NEWS

Slider

Elsye Hartuti S,STP.MM Gantikan Sumarno SE, MSI Jabat Camat Mulak Ulu

LAHAT.DS,--- Haru biru mengiringi pisah sambut Camat Mulak Ulu dari Sumarno SE, MSI yang bertugas menjadi Camat Merapi Barat digantikan Elsye S,STP .MM, dimana alih tugas itu hal biasa bagi Aparatur Sipil Negara. Bertempat di Aula Kecamatan Mulak Ulu Kabupaten Lahat pada 18 Juni 2020.
Rusdi Harto selaku Ketua Forum Kecamatan Mulak Ulu berharap dengan Camat yang baru untuk bisa memberikan yang terbaik bagi pembangunan Kecamatan Mulak Ulu, terlebih ucapan terima kasih kepada Bapak Sumarno SE, MSI yang telah bersinergi di Kecamatan Mulak Ulu " ujar Ketua Forum.
Menurut Sumarno SE, MM selama menjabat Camat selama 8 bulan merupakan tempat yang nyaman dan masyarakatnya sangat ramah dan berbudi pekerti, ucapan terima kasih beliau kepada para Kades yang telah bersinergi membangun Kecamatan Mulak Ulu " kenang Sumarno.

Pisah sambut ini di hadiri Kapolsek Mulak Ulu IPtu Romadon, Sekcam Lahat Jon Adrian Agustian SH, MM, seluruh  ketua TPKK 16  Desa, utusan dari Puakesmas Muara Tiga, Kepala KUA Mulak Ulu, Pendamping Desa, tokoh masyarakat Mulak Ulu dan seluruh Staf dan Kasi.

Selaku Aparatur Sipil.Negara kami siap menjalankan tugas dan Amanah menjadi Camat Mulak Ulu, ujar Elsye Hartuti S,S,TP,. MM pada sambutan perdananya. Beliau berharap demi mendukung roda Pemerintahan di Kecamatan Mulak Ulu diharapkan sinerginya kepada semua unsur menuju Kecamatan Mulak Ulu yang lebih baik lagi, " pungkas Camat Mulak Ulu.

Usai acara ini dilanjutkan pemberian cinderamata kepada Camat yang lama, poto bersama dan ramah tamah. Sesion terakhir Launcing pendistribusian BLT DD tahap 2 untuk bulan Mei. (Nid)

Pertahankan Zero Konflik di Muba, Bupati Muba Dodi Reza Silaturahmi ke BIN Sumsel

MUBA,DS. - Meski saat ini Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) masih dihadapi pandemi covid-19, namun Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Lic Econ MBA tidak mengenyampingkan untuk menjaga keamanan dan kondusifitas wilayah Muba. 

Bersama Forkopimda, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Bupati Muba Dodi Reza selalu bergandengan tangan dan berdiskusi bersama untuk tetap  menjaga zero konflik di Bumi Serasan Sekate. 

Bahkan, Rabu (17/6/2020) Bupati Muba Dodi Reza mendatangi kantor Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Sumsel guna melakukan  silaturahmi bersama Kepala BIN Sumsel Brigjen TNI Ruddy Prasemilsa Mahks MHan.

"Kunjungan silaturahmi  ke kantor BIN ini guna meningkatkan sinergi dan berkolaborasi agar wilayah Muba tetap kondusif dan selalu zero konflik," ungkap Bupati Muba Dodi Reza. 

Lanjutnya, saat ini hampir seluruh dunia utamanya Indonesia sedang dihadapi pandemi covid-19, meski demikian Kabupaten Muba khususnya tidak boleh lengah menjaga keamanan dan kondusifitas daerah. 

"Pemkab Muba akan selalu bersinergi dengan BIN Sumsel dan ini harus selalu ditingkatkan," jelasnya. 

Sementara itu, Kepala BIN Sumsel Brigjen TNI Ruddy Prasemilsa Mahks MHan mengapresiasi Bupati Muba Dodi Reza Alex yang selalu berkomitmen mempertahankan keamanan wilayah. 

"Selalu berupaya menjaga ketentraman masyarakat, kami menyambut baik upaya-upaya yang selama ini dilakukan pak Bupati," terangnya. 

Ia berharap, agar wilayah Muba selalu menjadi daerah yang zero konflik dan mempertahankan keamanan dan kenyamanan masyarakat. 

"Tentu ini tidak hanya peran aparat penegak hukum, BIN dan Pemkab Muba saja tetapi kesadaran dan peran serta masyarakat sangat dibutuhkan untuk tetap menjaga Muba sebagai daerah yang zero konflik," tandasnya. 

Pada kesempatan audiensi bersama Kepala BIN Sumsel Brigjen TNI Ruddy Prasemilsa Mahks MHan, Bupati Muba Dodi Reza turut didampingi Kaban Kesbangpol Muba HM Soleh Naim SE MM, Kepala Dinas Kominfo Herryandi Sinulingga AP, dan Plt Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Rangga Perdana Putera SSTP.(hsril) 

Sempat Buron Selama 4 Bulan, AS Pelaku Penganiayaan Security Berhasil Ditangkap Di Banyu Asin

INDRALAYA, DS. - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Sektor Indralaya berhasil menangkap AS (19) pelaku tindak pidana penganiayaan yang dilakukannya Terhadap Korban Mulhadi (28) yang bekerja sehari - hari sebagai security.
Pelaku yang sempat buron selama 4 bulan tersebut berhasil diringkus unit reskrim polsek Indralaya ditempat persembunyian pelaku di Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin.

Kapolsek Indralaya melalui Kepala Unit (Kanit) Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Sektor Indralaya IPDA Dedi Afriansa menjelaskan Pada hari Jum'at (31/1/2020)  pukul 16.00  Wib,Telah terjadi tindak pidana Penganiayaan terhadap korban Mulhadi bin Mar'i  yang di lakukan oleh tersangka AS  bin AW," Pelaku memukul korban dengan menggunakan besi jenis sok sepeda motor sebanyak 1 kali dibagian kepala korban, sehingga korban terjatuh ke tanah, lalu pelaku kembali memukul korban dengan menggunakan tangan sebanyak berkali-kali," jelasnya.

Lanjut IPDA Dedi mengatakan, tidak lama kemudian pelaku di lerai oleh saksi yang bernama Hendri alias Lek dan pelaku melarikan diri dari desa tempat pelaku tinggal sampai 4 bulan, lalu pada hari selasa tgl 16 juni 2020 anggota reskrim polsek indralaya mengetahui tempat persembunyian pelaku," ya, lalu saya bersama anggota kita langsung melakukan penangkapan dan berhasil menangkap pelaku di Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin, dan atas kejadian tersebut tersangka langsung di amankan di Polsek guna proses lebih lanjut," ujarnya.(drs)

Rakor Melalui Vicon Penanggulangan Kebakaran Hutan, Kebun dan Lahan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah

MUBA,DS. - Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dr H Dodi Reza Alex diwakili Wakil Bupati Muba Beni Hernedi mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) melalui Video Conference terkait Kesiapan Penanggulangan Kebakaran Hutan, Kebun dan Lahan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Sumsel.

Rakor turut diikuti bersama unsur Forkopimda terdiri dari Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem SIk, Dandim 0401 Muba Letkol Arm M Saufudin Khoiruzzamani SSos, Kajari Muba Suyanto SH MH dan Ketua Pengadilan Negeri Sekayu Hendra Halomoan SH MH bertempat di Command Centre Polres Muba, Rabu (17/6/2020).

Rapat dipimpin Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya, disampaikan bahwa Pemprov Sumatera Selatan mulai mempersiapkan diri jelang musim kemarau yang diprediski terjadi di bulan Juli hingga Agustus mendatang. Rencananya, Pemprov bakal menetapkan status siaga Karhutbunlah sejak dini.

Dalam rapat tersebut, seluruh pihak membahas persiapan, pencegahan serta upaya penanggulangan sebelum terjadi kebakaran hutan kebun dan lahan. Bahkan ada pula pembahasan terkait peralatan yang harus dipersiapkan baik tim TNI, Polri dan pihak swasta di lapangan.

Sementara itu Wakil Bupati Muba mengatakan, dengan penetapan status siaga bencana karhutla lebih dini, dirinya pun optimis pemerintah dapat mengatasi, mencegah dan meminiimalisir terjadinya kebakaran. Apalagi Sumatera Selatan menjadi salah satu provinsi yang rawan terjadi karhutbunlah, maka dari itu untuk di Kabupaten Muba akan lebih berkomitmen untuk antisipasi dan penanganan cepat jika terjadi karhutbunlah nantinya.

"Wilayah kita ini banyak lahan gambut, kita tak ingin kembali terulang karhutbunlah yang luasan terbakarnya cukup banyak. Pengendalian karhutbunlah harus matang di semua kecamatan dalam wilayah Muba, persiapan pasti harus lebih matang sebelum memasuki musim kemarau," katanya.(hsril) 

Bupati Ogan Ilir Berikan Semangat dan Dukungan Moril Kepada Mantan Pasien Covid 19, HM Ilyas Panji Alam SH SE MM : Virus Corona Bukan Aib Dan Bisa Sembuh

INDRALAYA,DS. - Sebagai Bentuk Perhatian dan Kepedulian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Ilir (OI) terhadap warga yang terpapar Covid-19 dan dinyatakan sembuh dari Virus Corona, atau Covid-19 setelah dilakukan perawatan Bupati berikan sembako dan dukungan moril kepada Pasien yang telah dinyatakan sembuh.

Dengan didampingi Camat Indralaya Rahmini, Kades Sakatiga Sebrang Muhammad Kamil, serta Bidan Desa Sakatiga Sebrang Meyrina Ayu Pertiwi, Bupati OI H.M. Ilyas Panji Alam Kunjungi serta bantu pasien yang sembuh dari Covid-19 yang berada di Desa Sakatiga Sebrang Kecamatan Indralaya Kabupaten OI, Rabu (17/06/2020), bantuan tersebut berupa Sembako serta uang saku.

Bupati OI H.M Ilyas Panji Alam ketika diwawancarai mengatakan bahwa Virus Corona ini bukan aib dan bisa disembuhkan, juga pemerintah membantu kepada pasien yang dikarantina, baik karantina mandiri maupun karantina di Rumah Sakit.


"Mereka akan dibantu oleh Pemerintah sebesar Rp 100 ribu Perhari untuk mengganti selama mereka tidak mempunyai Penghasilan, kalau dia (Kata Bupati, red) selama 14 hari, paling tidak mendapatkan 1 juta 400 ribu rupiah, lebih dari itu kita kalikan dua,  per 14 hari, karena setelah pulang pun mereka kita diwajibkan untuk  karantina lokal sampai benar-benar sembuh " Ujarnya. (Red)

Kondisi Perut Makin Membesar, Erna Butuh Uluran Tangan Sang Dermawan

INDRALAYA,DS. - Erna (49)  warga Desa Seri Dalam Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir Kini terbaring lemah ditempat tidur,dan hanya bisa duduk dengan bantuan 3 orang anaknya yang masih duduk dibangku SD dan putrinya yang masih berstatus pelajar di SMA yang ada di Kecamatan Tanjung Raja.

Dengan kondisi perutnya yang semakin hari semakin besar membuat beberapa donatur telah memberikan uluran tangannya kepada pasien yang divonis penyakit liver yang disebabkan dari sakit maagh kronis.
Sahimah orang tua Erna menuturkan, awal muasal anaknya menderita penyakit liver kronis yang mengakibatkan perutnya membesar, dan kakinya membengkak diakibatkan sering melalaikan makan dan sebelumnya menderita maagh kronis," ya,waktu itu kira - kira sebelum bulan puasa ia sempat makan buah mangga padahal ia belum makan nasi,"katanya.

Lanjut Sahimah, setelah itu selang beberapa jam tepat sore harinya Erna mengeluh ingin muntah ditambah perasaan badan ingin demam," ya, setelah makan mangga tersebut  erna mengeluh tidak enak badan dan ingin muntah ,waktu itulah erna muntah darah sampai sekarang perutnya membesar," ujarnya.

Masih kata Sahimah, mendapati anaknya erna muntah darah pihak keluarga langsung membawa  erna ke RSUD Ogan Komering Ilir," ya, waktu itu dokter memvonis anak saya terjangkit Maagh Kronis, sejak itulah perutnya mulai membesar dan sampai saat ini baru  diajak kerumah sakit dan perutnya sempat disedot, banyak keluar air sebanyak 17 botol," jelasnya.

Lebih lanjut Sahimah menjelaskan, bahwasannya Erna merupakan tulang punggung keluarga, apalagi pasca suami Erna meninggal 4 tahun lalu," suaminya sudah meninggal 4 tahun lalu,dia tulang punggung keluarga untuk menghidupi 3 orang anaknya,"terangnya.

Disinggung tentang bantuan yang ia dapatkan, erna sudah me dapat bantuan sembako dari Dinas Sosial Kabupaten Ogan Ilir sekitar 3 minggu yang lalu dan pemerintah Desa Seri Dalam diakuinya sudah memberikan bantuan juga.

Sementara Kepala Desa Seri Dalam Sari Puspita melalui Sekretaris Desa Zulkarnain Berlian menjelaskan, sehari sebelum lebaran pemerintah Desa sempat membuat surat untuk dinsos dan sempat membuat postingan dompet peduli untuk erna," alhamdulillah donatur donatur berdatangan dan nilai jumlah uang langsung kami berikan,dan kotak dompet peduli dari pemdes kami tutup 10 hari yang lewat, karena kami tidak mau menimbulkan suuzon lebih baik dompet peduli dari pemdes kita tutup," terangnya.

Lanjut zulkarnain menyampaikan bahwasannya di Desa Seri Dalam ada 2 pasien yang sama dan sangat membutuhkan uluran tangan sang dermawan.(drs)

Sumarno SE, MSI Di Daulatkan Menjadi Camat Merapi Barat

LAHAT.DS,--- Rolling Jabatan merupakan hal biasa bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) mau ditempatkan dimana saja itu harus dan sudah menjadi ketentuan,  sama halnya pada Jabatan yang disandang Sumarno SE, MSI di daulatkan menjadi Camat Merapi Barat.

Sumarno SE, MSI sebelumnya menjabat Camat Mulak Ulu menggantikan Eti Listina, SP,  MM, beliau menjabat Kabag umum Seketariat DPRD Lahat. Serah terima Jabatan ini di gelar pada 17 Juni 2020 bertempat di Aula Kecamatan Merapi Barat.

Pisah sambut ini dihadiri Camat Merapi Selatan Heri Yulianto S,Sos. MM, Camat Merapi Timur Miharta SE, MSI,  Danramil Merapi Sudiono, Kapolsek Merapi Barat  AKP Adriansyah SE, SIK, dan 19 Kades di Kecamatan Merapi Barat beserta undangan dari beberapa perwakilan Perusahaan di Merapi Barat dan tamu lainnya.

Menurut Eti Listina, SP,  MM sudah kurang lebih menjabat Camat Merapi Barat selama 2 tahun telah berbuat semaksimal menjabat, beliau menitip pesan kepada Camat yang baru untuk meneruskan pembangunan di Kecamatan Merapi Barat "ujar Eti Listina SP, MM.

Sementara itu Camat Merapi Barat yang baru pada sambutannya mengatakan "
Dengan kebersamaan serta sinergi semua pihak Insya Allah Kecamatan Merapi Barat Pembangunan dari Camat sebelumnya akan dilanjutkan, terutama mengenai Desa dan Perusahaan yang ada  dan demi kemajuan di Merapi Barat. Seperti dikatakan Sumarno SE, MSI Camat Merapi Barat yang baru.

Beliau juga menghimbau kepada masyarakat di Kecamatan Merapi Barat dalam rangka menyambut New Normal atau kehidupan baru untuk selalu mematuhi aturan dari Pemerintah." pungkas Camat Merapi Barat mengakhiri pidato perdananya.
Usai acara inti dilanjutkan dengan ramah tamah dan poto bersama. (Nid)

Gandeng Kejari, Pemkab Muba Tindaklanjuti Temuan BPK Tuntaskan Lebih Bayar 130 Proyek TA 2018-2019

MUBA,DS. - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dibawah kepemimpinan Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Lic Econ MBA terus berkomitmen menyelenggarakan pengelolaan keuangan negara yang transparan dan akuntabel.
Dalam kaitan kali ini, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin kembali menggandeng Kejaksaan Negeri Musi Banyuasin untuk menindaklanjuti laporan hasil pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumatera Selatan.

Diketahui, LHP BPK tersebut merupakan hasil audit kegiatan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Muba terkait lebih bayar 130 kegiatan atau proyek dengan besaran Rp 17.781.681.553,06 tahun anggaran 2018 dan 2019.

"MoU dengan Kejari Muba ini menindaklanjuti hasil pemeriksaan BPK terkait LHP 2018 dan 2019 dengan total Rp 17.781.681.553,06, rinciannya Rp 2.094.720.934 tahun 2018 dan Rp 15.686.960.618 tahun 2019," ujar Kepala Dinas PUPR Muba, Herman Mayori ST MT, Selasa (16/6/2020).

Sekretaris Daerah Muba, Drs Apriyadi MSi, mengatakan penandatanganan MoU dengan pemberian Surat Kuasa Khusus (SKK) kepada Kejari Muba sangatlah penting dilakukan untuk menindaklanjuti LHP BPK periode 2018 dan 2019.

"Ini sesuai amanah bahwa temuan BPK wajib ditindaklanjuti, jika tidak akan menjadi ranah hukum dan masuk dalam tindak pidana korupsi. Jadi, temuan BPK ini harus dikembalikan pihak ketiga," jelas Apriyadi.

Dalam menindaklanjuti temuan BPK ini, sambung Apriyadi, pihaknya telah berusaha melalui Inspektorat dan Dinas PUPR dengan menyurati pihak ketiga atau kontraktor agar mengembalikan kelebihan bayar. Namun, upaya itu ternyata belum maksimal, sehingga pihaknya menggandeng Kejari Muba

"Tahun lalu, SKK yang sudah dilaksanakan telah memberikan hasil positif. Kita mengimbau kepada kontraktor untuk kooperatif memenuhi panggilan dan melunasi kewajiban sesuai dengan LHP BPK. Jika tidak akan diproses secara hukum oleh pihak kejaksaan," tegas dia.

Sementara, Kepala Kejaksaan Negeri Muba, Suyanto SH MH, mengatakan, pihaknya menyambut baik langkah Pemkab Muba dalam menindaklanjuti temuan BPK untuk mengambalikan uang negara.

"Ini merupakan perpanjangan MoU tahun lalu, kita perbaharui lagi untuk 130 paket atau pekerjaan yang lebih bayar dengan total Rp 17.781.681.553,06. Kita lakukan secara maksimal," jelas dia.

Diakui Suyanto, dalam upaya pengembalian uang negara, diperlukan kehati-hatian agar pihak ketiga dapat melaksanakan kewajibannya dengan mengembalikan kelebihan bayar kegiatan atau proyek.

"Hal yang kita lakukan itu mengambil kepercayaan pihak ketiga atau kontraktor agar mengembalikan uang negara. Itu memang berat, tapi bukan tidak dapat kita lakukan. Tahun lalu saja, kita bisa mengembalikan uang negara Rp5 miliar lebih dari total kelebihan bayar Rp6,8 miliar. Tahun ini pasti bisa lebih baik," tandasnya(hsril) 

Peduli Terhadap Warga Yang Kurang Beruntung,M Rizal Ketua Yayasan RANBA : Ini Tanggung Jawab Bersama Untuk Saling Peduli

INDRALAYA,DS. - Ketua Yayasan Rumah Anak Bangsa Kabupaten Ogan Ilir (OI) yang juga sekaligus Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDI Perjuangan) OI, Rizal, melaksanakan kegiatan pemberian bantuan kesehatan kepada warga yang kurang beruntung di dua tempat yakni Indralaya dan Desa Ulak Segelung, Kabupaten OI, Selasa (16/6/2020).

Ketua Yayasan Rumah Anak Bangsa yang juga Sekjen DPC PDI Perjuangan, Rizal menjelaskan kegiatan pemberian bantuan ini sebagai bentuk kepedulian pihaknya terhadap warga yang kurang beruntung.

Menurut Rizal, hal ini sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk saling peduli terhadap kesulitan yang sedang menimpah sesama.

"Sebagai makhluk sosial, sudah kewajiban kita untuk saling membantu, apalagi saudara kita ini, secara ekonomi kurang mampu," jelasnya.

Rizal juga menjelaskan bahwa sebelum berkunjung ke Desa Ulak Segelung, pihaknya lebih dulu berkunjung ke Indralaya untuk memberikan bantuan kesehatan kepada salah satu warga.

"Kita hari ini mendatangi dua orang pasien, yang pertama di Indralaya, kemudian di Desa Ulak Segelung. Di Desa Ulak Segelung ini kita mengunjungi adik kita Aulia Safitri yang menderita sakit Hydrocephalus," terangnya.

Untuk kasus ini, lanjut Rizal, pihaknya berencana akan melakukan pengobatan sampai tuntas.

"Mulai dari pendaftaran di Rumah  Sakit sampai nanti dioperasi atau tidak pokonya sampai sembuh," terangnya.

Masih kata Rizal, untuk biaya pengobatan ditanggung oleh Yayasan Insan Bumi Mandiri, kerjasama dengan Yayasan Umi Romlah dan Yayasan Anak Bangsa.

Sejauh ini pemberian bantuan sudah dilakukan terhadap tiga pasien hydrocepahalus dan juga pasien-pasien lainnya seperti bibir sumbing, bocor jantung dan penyakit-penyakit kronis lainnya.

"Kita juga masih dalam tahapan pemantauan. Kalau untuk yang bocor jantung sebelah kiri kita bawa ke Jakarta dan sudah dalam penanganan," bebernya.

Lebih jauh Rizal menjelaskan sejauh ini  masih ada keluar pasien yang menolak untuk diberikan bantuan pengobatan.

"Kita tidak bisa memaksa, namun pengobatan akan terus kita lakukan terhadap pasien yang membutuhkan bantuan dengan semaksimal mungkin," pungkasnya.(Drs)

Dengan Didampingi Camat Kandis, Bupati Ogan Ilir Bersilaturahmi Dan Berikan Bantuan Sembako Kepada Korban Kebakaran

INDRALAYA,DS. - Bupati Ogan Ilir HM Ilyas Panji Alam SH SE MM, didampingi Pelaksana Tugas (PLT) Camat Kandis Yus Afriadi ST MSi bersilaturahmi dan berikan bantuan kepada warga yang terkena musibah Kebakaran rumah berupa sembako dan Pakaian,Selasa (16/6/2020) di desa Santapan Barat Kecamatan Kandis Kabupaten Ogan Ilir.

Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Ogan Ilir di Desa Santapan, Kecamatan Kandis ini disambut penuh antusias oleh warga masyarakat setempat.

HM Ilyas Panji Alam SH SE MM dalam sambutannya meminta kepada kepala desa dengan masyarakat Desa Santapan Barat untuk saling membantu gotong royong membangun kembali rumah yang sudah habis terbakar," kiranya gotong royong ini dapat menjadi tradisi masyarakat Ogan Ilir,karena dengan gotong royong semua terasa ringan dan mudah,"katanya.

Selanjutnya Bupati juga mengharapkan Bagi masyarakat yang sudah mendapat bantuan Sosial tidak boleh mendapat bantuan sosial lain,"ya, umpamanya ada warga yang sudah mendapat BST Kemensos, artinya dia tidak boleh lagi diberi BLT Dana Desa dan seterusnya, dan untuk gelombang ke 2 hanya untuk masyarakat miskin saja, nanti akan kita gulirkan melalui kepala desa untuk masyarakat, jadi nanti kades tolong didata mana yg miskin untuk diajukan melalui dinas sosial,"ujarnya.

Bupati juga berharap nanti para kepala desa tidak mengambil yang bukan kebijakannya,"ya, hendaknya nanti para kades tidak mengambil yang bukan kebijakannya,"harapnya.
Terpisah Camat Kandis Yus Afriadi ST MSi mengucapkan terima kasih atas kedatangan bupati Ogan Ilir yang telah datang mengunjungi warga yang menjadi korban kebakaran yang melahap 2 unit rumah sekaligus,minggu (14/6/2020) kemarin,"ya, kami mengucapkan terima kasih kepada pak bupati yang telah datang untuk memberikan bantuan berupa sembako dan pakaian,bantuan tersebut sangat berharga bagi mereka yang terkena dampak kebakaran,"jelasnya.(drs)