NEWS

Slider

Kondisi Perut Makin Membesar, Erna Butuh Uluran Tangan Sang Dermawan

INDRALAYA,DS. - Erna (49)  warga Desa Seri Dalam Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir Kini terbaring lemah ditempat tidur,dan hanya bisa duduk dengan bantuan 3 orang anaknya yang masih duduk dibangku SD dan putrinya yang masih berstatus pelajar di SMA yang ada di Kecamatan Tanjung Raja.

Dengan kondisi perutnya yang semakin hari semakin besar membuat beberapa donatur telah memberikan uluran tangannya kepada pasien yang divonis penyakit liver yang disebabkan dari sakit maagh kronis.
Sahimah orang tua Erna menuturkan, awal muasal anaknya menderita penyakit liver kronis yang mengakibatkan perutnya membesar, dan kakinya membengkak diakibatkan sering melalaikan makan dan sebelumnya menderita maagh kronis," ya,waktu itu kira - kira sebelum bulan puasa ia sempat makan buah mangga padahal ia belum makan nasi,"katanya.

Lanjut Sahimah, setelah itu selang beberapa jam tepat sore harinya Erna mengeluh ingin muntah ditambah perasaan badan ingin demam," ya, setelah makan mangga tersebut  erna mengeluh tidak enak badan dan ingin muntah ,waktu itulah erna muntah darah sampai sekarang perutnya membesar," ujarnya.

Masih kata Sahimah, mendapati anaknya erna muntah darah pihak keluarga langsung membawa  erna ke RSUD Ogan Komering Ilir," ya, waktu itu dokter memvonis anak saya terjangkit Maagh Kronis, sejak itulah perutnya mulai membesar dan sampai saat ini baru  diajak kerumah sakit dan perutnya sempat disedot, banyak keluar air sebanyak 17 botol," jelasnya.

Lebih lanjut Sahimah menjelaskan, bahwasannya Erna merupakan tulang punggung keluarga, apalagi pasca suami Erna meninggal 4 tahun lalu," suaminya sudah meninggal 4 tahun lalu,dia tulang punggung keluarga untuk menghidupi 3 orang anaknya,"terangnya.

Disinggung tentang bantuan yang ia dapatkan, erna sudah me dapat bantuan sembako dari Dinas Sosial Kabupaten Ogan Ilir sekitar 3 minggu yang lalu dan pemerintah Desa Seri Dalam diakuinya sudah memberikan bantuan juga.

Sementara Kepala Desa Seri Dalam Sari Puspita melalui Sekretaris Desa Zulkarnain Berlian menjelaskan, sehari sebelum lebaran pemerintah Desa sempat membuat surat untuk dinsos dan sempat membuat postingan dompet peduli untuk erna," alhamdulillah donatur donatur berdatangan dan nilai jumlah uang langsung kami berikan,dan kotak dompet peduli dari pemdes kami tutup 10 hari yang lewat, karena kami tidak mau menimbulkan suuzon lebih baik dompet peduli dari pemdes kita tutup," terangnya.

Lanjut zulkarnain menyampaikan bahwasannya di Desa Seri Dalam ada 2 pasien yang sama dan sangat membutuhkan uluran tangan sang dermawan.(drs)

Sumarno SE, MSI Di Daulatkan Menjadi Camat Merapi Barat

LAHAT.DS,--- Rolling Jabatan merupakan hal biasa bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) mau ditempatkan dimana saja itu harus dan sudah menjadi ketentuan,  sama halnya pada Jabatan yang disandang Sumarno SE, MSI di daulatkan menjadi Camat Merapi Barat.

Sumarno SE, MSI sebelumnya menjabat Camat Mulak Ulu menggantikan Eti Listina, SP,  MM, beliau menjabat Kabag umum Seketariat DPRD Lahat. Serah terima Jabatan ini di gelar pada 17 Juni 2020 bertempat di Aula Kecamatan Merapi Barat.

Pisah sambut ini dihadiri Camat Merapi Selatan Heri Yulianto S,Sos. MM, Camat Merapi Timur Miharta SE, MSI,  Danramil Merapi Sudiono, Kapolsek Merapi Barat  AKP Adriansyah SE, SIK, dan 19 Kades di Kecamatan Merapi Barat beserta undangan dari beberapa perwakilan Perusahaan di Merapi Barat dan tamu lainnya.

Menurut Eti Listina, SP,  MM sudah kurang lebih menjabat Camat Merapi Barat selama 2 tahun telah berbuat semaksimal menjabat, beliau menitip pesan kepada Camat yang baru untuk meneruskan pembangunan di Kecamatan Merapi Barat "ujar Eti Listina SP, MM.

Sementara itu Camat Merapi Barat yang baru pada sambutannya mengatakan "
Dengan kebersamaan serta sinergi semua pihak Insya Allah Kecamatan Merapi Barat Pembangunan dari Camat sebelumnya akan dilanjutkan, terutama mengenai Desa dan Perusahaan yang ada  dan demi kemajuan di Merapi Barat. Seperti dikatakan Sumarno SE, MSI Camat Merapi Barat yang baru.

Beliau juga menghimbau kepada masyarakat di Kecamatan Merapi Barat dalam rangka menyambut New Normal atau kehidupan baru untuk selalu mematuhi aturan dari Pemerintah." pungkas Camat Merapi Barat mengakhiri pidato perdananya.
Usai acara inti dilanjutkan dengan ramah tamah dan poto bersama. (Nid)

Gandeng Kejari, Pemkab Muba Tindaklanjuti Temuan BPK Tuntaskan Lebih Bayar 130 Proyek TA 2018-2019

MUBA,DS. - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dibawah kepemimpinan Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Lic Econ MBA terus berkomitmen menyelenggarakan pengelolaan keuangan negara yang transparan dan akuntabel.
Dalam kaitan kali ini, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin kembali menggandeng Kejaksaan Negeri Musi Banyuasin untuk menindaklanjuti laporan hasil pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumatera Selatan.

Diketahui, LHP BPK tersebut merupakan hasil audit kegiatan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Muba terkait lebih bayar 130 kegiatan atau proyek dengan besaran Rp 17.781.681.553,06 tahun anggaran 2018 dan 2019.

"MoU dengan Kejari Muba ini menindaklanjuti hasil pemeriksaan BPK terkait LHP 2018 dan 2019 dengan total Rp 17.781.681.553,06, rinciannya Rp 2.094.720.934 tahun 2018 dan Rp 15.686.960.618 tahun 2019," ujar Kepala Dinas PUPR Muba, Herman Mayori ST MT, Selasa (16/6/2020).

Sekretaris Daerah Muba, Drs Apriyadi MSi, mengatakan penandatanganan MoU dengan pemberian Surat Kuasa Khusus (SKK) kepada Kejari Muba sangatlah penting dilakukan untuk menindaklanjuti LHP BPK periode 2018 dan 2019.

"Ini sesuai amanah bahwa temuan BPK wajib ditindaklanjuti, jika tidak akan menjadi ranah hukum dan masuk dalam tindak pidana korupsi. Jadi, temuan BPK ini harus dikembalikan pihak ketiga," jelas Apriyadi.

Dalam menindaklanjuti temuan BPK ini, sambung Apriyadi, pihaknya telah berusaha melalui Inspektorat dan Dinas PUPR dengan menyurati pihak ketiga atau kontraktor agar mengembalikan kelebihan bayar. Namun, upaya itu ternyata belum maksimal, sehingga pihaknya menggandeng Kejari Muba

"Tahun lalu, SKK yang sudah dilaksanakan telah memberikan hasil positif. Kita mengimbau kepada kontraktor untuk kooperatif memenuhi panggilan dan melunasi kewajiban sesuai dengan LHP BPK. Jika tidak akan diproses secara hukum oleh pihak kejaksaan," tegas dia.

Sementara, Kepala Kejaksaan Negeri Muba, Suyanto SH MH, mengatakan, pihaknya menyambut baik langkah Pemkab Muba dalam menindaklanjuti temuan BPK untuk mengambalikan uang negara.

"Ini merupakan perpanjangan MoU tahun lalu, kita perbaharui lagi untuk 130 paket atau pekerjaan yang lebih bayar dengan total Rp 17.781.681.553,06. Kita lakukan secara maksimal," jelas dia.

Diakui Suyanto, dalam upaya pengembalian uang negara, diperlukan kehati-hatian agar pihak ketiga dapat melaksanakan kewajibannya dengan mengembalikan kelebihan bayar kegiatan atau proyek.

"Hal yang kita lakukan itu mengambil kepercayaan pihak ketiga atau kontraktor agar mengembalikan uang negara. Itu memang berat, tapi bukan tidak dapat kita lakukan. Tahun lalu saja, kita bisa mengembalikan uang negara Rp5 miliar lebih dari total kelebihan bayar Rp6,8 miliar. Tahun ini pasti bisa lebih baik," tandasnya(hsril) 

Peduli Terhadap Warga Yang Kurang Beruntung,M Rizal Ketua Yayasan RANBA : Ini Tanggung Jawab Bersama Untuk Saling Peduli

INDRALAYA,DS. - Ketua Yayasan Rumah Anak Bangsa Kabupaten Ogan Ilir (OI) yang juga sekaligus Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDI Perjuangan) OI, Rizal, melaksanakan kegiatan pemberian bantuan kesehatan kepada warga yang kurang beruntung di dua tempat yakni Indralaya dan Desa Ulak Segelung, Kabupaten OI, Selasa (16/6/2020).

Ketua Yayasan Rumah Anak Bangsa yang juga Sekjen DPC PDI Perjuangan, Rizal menjelaskan kegiatan pemberian bantuan ini sebagai bentuk kepedulian pihaknya terhadap warga yang kurang beruntung.

Menurut Rizal, hal ini sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk saling peduli terhadap kesulitan yang sedang menimpah sesama.

"Sebagai makhluk sosial, sudah kewajiban kita untuk saling membantu, apalagi saudara kita ini, secara ekonomi kurang mampu," jelasnya.

Rizal juga menjelaskan bahwa sebelum berkunjung ke Desa Ulak Segelung, pihaknya lebih dulu berkunjung ke Indralaya untuk memberikan bantuan kesehatan kepada salah satu warga.

"Kita hari ini mendatangi dua orang pasien, yang pertama di Indralaya, kemudian di Desa Ulak Segelung. Di Desa Ulak Segelung ini kita mengunjungi adik kita Aulia Safitri yang menderita sakit Hydrocephalus," terangnya.

Untuk kasus ini, lanjut Rizal, pihaknya berencana akan melakukan pengobatan sampai tuntas.

"Mulai dari pendaftaran di Rumah  Sakit sampai nanti dioperasi atau tidak pokonya sampai sembuh," terangnya.

Masih kata Rizal, untuk biaya pengobatan ditanggung oleh Yayasan Insan Bumi Mandiri, kerjasama dengan Yayasan Umi Romlah dan Yayasan Anak Bangsa.

Sejauh ini pemberian bantuan sudah dilakukan terhadap tiga pasien hydrocepahalus dan juga pasien-pasien lainnya seperti bibir sumbing, bocor jantung dan penyakit-penyakit kronis lainnya.

"Kita juga masih dalam tahapan pemantauan. Kalau untuk yang bocor jantung sebelah kiri kita bawa ke Jakarta dan sudah dalam penanganan," bebernya.

Lebih jauh Rizal menjelaskan sejauh ini  masih ada keluar pasien yang menolak untuk diberikan bantuan pengobatan.

"Kita tidak bisa memaksa, namun pengobatan akan terus kita lakukan terhadap pasien yang membutuhkan bantuan dengan semaksimal mungkin," pungkasnya.(Drs)

Dengan Didampingi Camat Kandis, Bupati Ogan Ilir Bersilaturahmi Dan Berikan Bantuan Sembako Kepada Korban Kebakaran

INDRALAYA,DS. - Bupati Ogan Ilir HM Ilyas Panji Alam SH SE MM, didampingi Pelaksana Tugas (PLT) Camat Kandis Yus Afriadi ST MSi bersilaturahmi dan berikan bantuan kepada warga yang terkena musibah Kebakaran rumah berupa sembako dan Pakaian,Selasa (16/6/2020) di desa Santapan Barat Kecamatan Kandis Kabupaten Ogan Ilir.

Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Ogan Ilir di Desa Santapan, Kecamatan Kandis ini disambut penuh antusias oleh warga masyarakat setempat.

HM Ilyas Panji Alam SH SE MM dalam sambutannya meminta kepada kepala desa dengan masyarakat Desa Santapan Barat untuk saling membantu gotong royong membangun kembali rumah yang sudah habis terbakar," kiranya gotong royong ini dapat menjadi tradisi masyarakat Ogan Ilir,karena dengan gotong royong semua terasa ringan dan mudah,"katanya.

Selanjutnya Bupati juga mengharapkan Bagi masyarakat yang sudah mendapat bantuan Sosial tidak boleh mendapat bantuan sosial lain,"ya, umpamanya ada warga yang sudah mendapat BST Kemensos, artinya dia tidak boleh lagi diberi BLT Dana Desa dan seterusnya, dan untuk gelombang ke 2 hanya untuk masyarakat miskin saja, nanti akan kita gulirkan melalui kepala desa untuk masyarakat, jadi nanti kades tolong didata mana yg miskin untuk diajukan melalui dinas sosial,"ujarnya.

Bupati juga berharap nanti para kepala desa tidak mengambil yang bukan kebijakannya,"ya, hendaknya nanti para kades tidak mengambil yang bukan kebijakannya,"harapnya.
Terpisah Camat Kandis Yus Afriadi ST MSi mengucapkan terima kasih atas kedatangan bupati Ogan Ilir yang telah datang mengunjungi warga yang menjadi korban kebakaran yang melahap 2 unit rumah sekaligus,minggu (14/6/2020) kemarin,"ya, kami mengucapkan terima kasih kepada pak bupati yang telah datang untuk memberikan bantuan berupa sembako dan pakaian,bantuan tersebut sangat berharga bagi mereka yang terkena dampak kebakaran,"jelasnya.(drs)

Kodim 0402/OKI-OI Gelar Pra TMMD Di Desa Sarang Lang Kecamatan Pemulutan Barat Kabupaten Ogan Ilir

INDRALAYA.DS, -- Dalam Persiapan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-108 TA 2020 Kodim 0402/OKI-OI yang bertempat di Desa Sarang Lang Kecamatan Pemulutan Barat Kabupaten Ogan Ilir mulai dilakukan oleh prajurit Kodim 0402/OKI-OI bersama-sama masyarakat Desa Sarang Lang, Selasa (16/06/2020).
Diantaranya adalah melaksanakan kegiatan Pra TMMD khususnya pada sasaran fisik pekerjaan pembersihan dan pembuatan patok untuk jalan tembus yang menghubungkan antara Desa Sarang Lang dengan Desa Pulau Negara Kecamatan Pemulutan Barat Ogan Ilir sepanjang 1.8 Km dengan lebar 7 meter. “Mulai hari kemaren (Red. Senin) setiap hari Kodim menerjunkan personel sebanyak 40 personel dibantu dari Dinas terkait dan masyarakat untuk kegiatan Pra TMMD ini” kata Pasiter Kodim Kapten Inf Jauhari.

Lanjut Pasiter Kodim 0402/OKI-OI, pelaksanaan TMMD ke-108 ini nantinya hanya dibatasi waktu selama 30 hari, dan harus mampu menuntaskan semua pekerjaan fisik yang ada. “Sehingga pelaksanaan Pra TMMD ini harus dimaksimalkan, dengan harapan sebelum pelaksanaan penutupan TMMD semua sasaran kegiatan fisik TMMD dapat tercapai 100 persen. Dan semoga program TMMD ke-108 Kodim 0402/OKI-OI berjalan lancar dan sukses,” ungkapnya.

Selain pengerjaan pembuatan jalan sepanjang 1,8 kilometer, kegiatan TMMD ini juga akan memperbaiki atap dua buah Masjid di Desa Sarang Lang dan di Desa Pulau Negara. “Gorong-gorong juga nanti kita akan buat sebagai saluran drainase di sepanjang jalan yang akan dibuat,” ujar Kapten Jauhari.

Dalam pelaksanaan kegiatan Pra TMMD yang akan digelar selama 15 hari itu, kata dia, melibatkan personel baik dari TNI dan Polri serta masyarakat di dua Desa tersebut.Tim

Bupati Ogan Ilir Sambangi Pasien Dinyatakan Sembuh Dari Covid19 Di Kelurahan Tanjung Raja Barat

INDRALAYA.DS, -- Bentuk Perhatian dan Peduli Pemerintah Daerah Kabupaten Ogan Ilir Terhadap Warga yang Terpapar Postif Covid 19 beberapa waktu lalu dan setelah melakukan Perawatan di RSUD Ogan Ilir dinyatakan sembuh dari Coronavirus (Covid 19).

Kali ini Bupati Ogan Ilir HM Ilyas Panji Alam SE,SH,MM  mengunjungi Pasien Sembuh dari Covid 19 di Kelurahan Tanjung Raja Barat yang didampingi Camat Tanjung Raja Faisal Bermawi serta Lurah Tanjung Raja Barat Awaluddin dan Kepala Puskemas Tanjung Raja Hj.Nelly Anggia Murni pada hari Selasa (16/06/20).

Dalam Kesempatan tersebut Bupati Ogan Ilir HM Ilyas Panji Alam,SE,SH,MM Memberikan bantuan kepada Warga yang dinyatakan sembuh dari Corona Virus (Covid 19), berupa Sembako serta uang saku.

Menurut Bupati Ogan Ilir HM Ilyas Panji Alam ada 48 Pasien Positif Corona dan dinyatakan sembuh sebanyak 47 Orang, tinggal 1 orang lagi yang masih sekarang karantina mandiri.

Bupati berpesan kepada Masyarakat bahwa Coronavirus ini bukan aib dan bisa disembuhkan, Juga pemerintah membantu kepada Pasien yang dikarantina, baik karantina mandiri maupun karantina di Rumah Sakit, mereka akan dibantu oleh Pemerintah sebesar Rp 100 ribu Perhari untuk mengganti selama mereka tidak mempunyai Penghasilan.

“Kalau dia 14 hari paling tidak mendapatkan 1 juta 400, lebih dari itu kita kalikan dua, per 14 hari, karena setelah pulang pun mereka kita diwajibkan untuk karantina lokal sampai benar – benar sembuh ” terangnya.

Diketahui jumlah kasus pasien yang terpapar dari Kabupaten Ogan Ilir (OI) yang dinyatakan sembuh 2 orang, dengan demikian jumlah pasien yang dinyatakan sembuh total sebanyak 47 orang.Hal Ini disampaikan juru bicara penanggulangan covid-19 Ogan Ilir Wahyudi Wibowo.

Masih dari data yang diterima, 2 pasien yang dinyatakan sembuh ini inisial A Kasus 848 umur 64 tahun asal Kecamatan Indralaya, dan inisial H Kasus 617 umur 50tahun dari Kecamatan Tanjung Raja.

Hal Ini disampaikan juru bicara penanggulangan covid-19 Ogan Ilir Wahyudi Wibowo. “Hari ini ada penambahan dua pasien sembuh hingga total saat ini 47 pasien”, Kata Jubir Covid19 Wahyudi Wibowo

Diakui Wahyudi, bahwa diketahui dari hasil swab tim medis yang menangani kasus covid-19 di Sumsel, angka kasus konfirmasi positif covid-19 yang terjadi Kabupaten OI terus mengalami peningkatan. Faktor minimnya kesadaran dan pemahaman baik pasien maupun warga masyarakat akan bahayanya virus corona ini. (Zen/Drs)

Pendistribusian BLT DD Tahap Ke 2 Desa Payo Kondusif

LAHAT.DS, -- Pendistribusian penerima manfaat Bantuan langsung tunai Dana Desa tahun 2020 tahap kedua Desa Payo Kecamatan Merapi Barat berlangsung khidmat dan kondusif, hal ini disampaikan Harun Rasyid selaku Kades disela- sela pembagian BLT DD tahap ke dua.

Bertempat di Gedung Serba Guna Desa Payo 16 Juni 2020, menurut Kades
94 KK dari 401 KK yang mendapat bantuan, tidak tumpang tindih dengan bantuan lainnya. Pemerintah Desa sudah berapa kali menggelar Musdes untuk memvalidasikan jumlah berapa KK yang mendapat bantuan " ujar Kades.
Sementara itu Anton Akbar  Maw SE, MM. selaku Kasi Ekobang Kecamatan Merapi Barat mewakili Camat Sumarno SE, MSI mengatakan " Bila Desa sudah merasa siap untuk mendistribusikan BLT DD segera lah dilaksanakan, menginggat banyaknya kebutuhan yang mendesak akibat dampak Virus Corona. " tambah Kasi Ekobang.

Tak lupa beliau berpesan kepada warga untuk menggunakan dana sebesar Rp 600.000 untuk keperluan pokok  jangan salah guna, selain itu juga warga harus mencuci tangan sesering mungkin menggunakan sabun dan menggunakan masker bila berada di luar ruangan. Mari bersama memutus mata rantai virus Corona " pungkas Kasi Ekobang.

Turut hadir pada pendistribusian BLT DD Desa Payo dihadiri pula oleh, Babinsa Merapi Koptu Amrul Efendi, Bhabinkamtimas Bripka Andi W, Ketua BPD Ferdi Sanjoyo, Pendampil Lokal Desa Happy Yunika serta Perangkat Desa.(Nid)

Tips Belajar Yang Tidak Membosankan Ala Ketua IGI Lahat di Tengah Pandemi Covid-19

LAHAT.DS,--- Dimasa wabah Pandemi Global, membuat segala aktifitas lumpuh total, baik Perekonomian maupun aktifitas lainya. Apalagi Pemerintah menyuruh untuk tetap dirumah saja atau Lockdown.

Awal wabah pandemi di mulai Maret 2020, setelah hampir tiga bulan juga Pendidikan di Indonesia mati suri. Walau Pandemi belum berakhir dan belum normal Repiandi MPdI selaku ketua IGI Kabupaten Lahat punya trik tersendiri.

Ini berlaku untuk Green Zona menurut Menteri Pendidikan Nadim Makarim " untuk melanjutkan pembelajaran tahun baru 2019/ 2020. Pembelanjaran model belajaran dirumah ( BDR) ujar Repiandi MPdI " Tips agar tidak membosankan ketika belajar di rumah, ada empat saya singkat WANCAR

1. Waktu belajar; Susun waktu belajar, tidak perlu lama  yg penting bisa continu. misalanya cukup 25 sampai 45 menit, dibuat tuga sesi,  pagi,  siang dan  malam.

2. Cari temat yang Nyaman dan terhindar dari gangguan dari luar.

3. Kenali cara belajar : Auditori (pendengaran ), visual (melihat) dan kinestetik (gerak). Lakukan sentuhan sesuai dengan kencerungan diri kita masing-masing.

4. Lakukan refresh (penyegaran) misalnya : bermain dengan hewan peliharaan, taman rumah, olah raga ringan, atau membaca buku-buku motivasi.

Saya yakin bila 4 ( empat ) tips ini diterapkan anak- anak tidak akan merasa jenuh dan bosan " pungkas Ketua IGI.(Nid)

Ini dia Camping di klinik outbond RSUD Sekayu. #Mau tau Jadwal Terapi Holistik Covid-19 RSUD Sekayu ?

MUBA,DS. - Pekan awal hingga medio Juni 2020 menjadi hari 'peradaban baru', new normal life, bagi semua warga Indonesia. Wabah Covid19 menjadi pemicunya. Perjalanan mengatasinya juga gigih dan terus estafet. Dari perang melawan serbuan virus pandemik, mencegah, damai, sampai keputusan hidup berdampingan dengan Covid19. 

Dalam hidup normal baru ini semua orang terikat dengan aturan dan disiplin. Jaga jarak, pakai masker dan tetap   melakukan pola hidup bersih dan sehat. Akhirnya tak hanya normal baru yang melingkupi perjalanan manusia di 2020 ini. Demi terjaga dari penularan virus ini warga dunia juga harus mejalani norma kehidupan yang baru.

Rumah sakit umum daerah Sekayu, (RSUD Sekayu), salah satu rumah sakit milik Pemkab Musi Banyuasin, juga secara maraton melakukan penanganan Covid19 bagi masyarakat dan pasien. Namanya camping  outdoor di RSUD Sekayu. Ini klinik luar ruangan yang didisain untuk terapi pasien. 

"Keberadaan klinik outdoor yang disainnya mirip areal outbond ini persiapan tatanan baru  ( New Normal) dan demi areal penyembuhan pasien covid19. Kegiatannya, berupa isolasi outdoor. Ini bagian dari terapi holistik covid19. Ketika pasien covid harus  dikarantina atau diisolasi selama minimal 2 minggu pasti bosan.  Kita jaga mereka agar tak dilanda kebosanan dan depresi dengan klinik outdour," ungkap Bupati Musi Banyuasin Dr.H. Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA Selasa , (16/6/2020). 

Sementara itu Direktur RSUD Sekayu  dokter Makson Parulian Purba, MARS menjelaskan bahwa Terapi dengan suasana alam ini punya program camp covid. Ada olahraga sore hari, kegiatan api unggun untuk merefleksi diri selama sebelum terkena covid, pentas oleh pasien. Muaranya, membangun kepercayaan diri melalui dinamika out bound agar kuat menghadapi stigma di masyarakat pasca isolasi.

Semua lini di RSUD Sekayu terlibat. Selain fasilitas medis,  klinik lapangan covid dengan fasilitas medis, fasilitas out bound. Tenaga medis dan pasien covid serta instruktur dari pegawai rumah sakit. 

Saat ini menurut Makson bila pasien happy tidak tertekan atau depresi  imunitas pasien akan meningkat . Antibodi akan di produksi lebih banyak. Sehingga bisa mengikat dan menetralkan virus. Fasilitas ini bisa menampung 8 pasien. 

Ini dia camping di klinik outbond RSUD Sekayu. 
Dimulai dari siang hari. 
Setelah pasien check in pukul14.00. petugas medis langsung mengajak pengenalan tenda dan persiapan kebutuhan di tenda. Tentu saja ada sesi foto dokumentasi untuk pendataan dan pemantaun pasien. Di sini pasien menjalani terapi santai, berbincang banyak hal terutama hobi dan perhatian dan kesukaan. 

Hingga masuk pukul 16.00 -17.00 saatnya olahraga sore bebas. Diteruskan  jalan santai. Yakni mulai 17.00 sd 18.00 visit ke enabling garden. Ini bagian dari psycoterapi supportif. 

Usai maghrib adalah waktu istirahat mulai 18.00 sd 19.00. Nah tibalah acara api unggun pada 19.00 sd 21.00. Pada sesi ini dilakukan refleksi diri yang merupakan bagian dari psycho terapi. Usai api unghun, dilakukan cek kesehatan pada 21.00 sd 22.00. 

Jelang dinihari  pasien menjalani camp. Pukul 22.00 hingga 04.30 camping di tenda. 

04.30 sd 7.00 sholat subuh lalu mandi dilanjutkan sarapan pagi di alam terbuka pukul 07.00 sd 08.00. Dan dilanjutkan jam 
08.00 sd 09.00 olah raga pagi dan berjemur. Sesi penyembuhan berlanjut pukul 09.00 sd 11.00 dengan materi psycho terapi out bound. 

11.00 sd 12.00 sesi foto booth. Yakni berfoto di areal klinik luar ruang sebelum tiba waktu makan siang. Pasien, kemudian kembali pada fasilitas penyembuhan indoor setelah
13.00 check out. Sejak siang hari ini pasien kembali ke ruang isolasi indoor di rumah sakit darurat covid RSUD Sekayu.(hsril)