NEWS

Slider

Bupati Ogan Ilir Tinjau Kampung Tangkal Covid19 Di Desa Tanjung Baru Binaan Dari Kapoda Sumsel dan Kapolres OI

INDRALAYA.DS, -- Bupati Ogan Ilir HM.Ilyas Panji Alam,SE,SH,MM di Dampingi Ketua TP.PKK Kabupaten Ogan Ilir Hj.Meli Mustika,SE,MM,AKBP Imam Tarmufi, Sik MH, Dandim 0402 OKI-OI Letkol.Czi.Zamroni,S.sos, Kajari OI Adi Tyogunawan,SH,MH dan PJU Polda Sumsel meninjau Kampung Tangkal Covid-19 Binaan Dari Polres OI, di Desa Tanjung Baru, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Senin (15/6/2020).
Dalam kegiatan ini, Bupati Ogan Ilir HM.Ilyas Panji Alam,SE,SH,MM,Kapolres OI AKBP.Imam Tarmudi,SIK,MH, Dandim 0402 OKI-OI Letkol.Czi.Zamroni, Kajari OI Adi Tyogunawan,SH,MH,Pabung OI Mayor.Inf.Heribertus PJU Polda Sumsel Kombes Agus Santosa SIK,MH, Dirvam Obvit Polda Sumsel dan Sekda OI H.Herman,SH,MM bersama Kepala Dinas,Kepala Badan,dan Camat Indralaya Utara Zaidan Sukarno,S.sos,M.Si beserta Kepala Desa Sekecamatan Indralaya Utara.
Bupati Ogan Ilir HM.Ilyas Panji Alam,SE,SH,MM mengatakan, kegiatan ini adalah dalam rangka memberikan apresiasi kepada Camat dan Kades (Kepala Desa), serta masyarakat Desa Tanjung Baru yang telah aktif berinovasi, dalam memutus mata rantai penyebaran virus Corona (Covid-19).
Untuk diketahui, kampung tangkal Covid-19 yang dibuat adalah, ketahanan pangan dengan cara budi daya ikan lele, rumah isolasi di Desa Tanjung Baru dan gapura disinfektan di Desa Tanjung Baru. (Red)

KAPOLRES OI PIMPIN KURVE BERSIHKAN MASJID DAN GEREJA DI WILAYAH HUKUMNYA DALAM RANGKA HARI BHAYANGKARA KE 74

INDRALAYA.DS, --- Usai melaksanakan Apel bersama, Polres Ogan Ilir mengadakan bakti sosial di Masjid Masih d Al Hikmah Permata Indah,Masjid Al Hijrah Timbangan, Masjid Al Muhajirin Indralaya Indah, Gereja  HKBP di desa Parit. Indralaya Utara.
Seluruh Personil Polres Ogan Ilir melakukan pembersihan masjid dari lingkungannya hingga bagian dalam masjid termasuk WC dan trotoar pinggir jalan depan masjid.Tak hanya itu, Polres Ogan Ilir. "Dalam giat Kapolres Ogan Ilir  bersama para PJU, para Kasat dan Perwira serta  seluruh Personil Polres Melaksanakan  Bhakti Sosial sekaligus membagi kan Sembako dan pengecekan Kesehatan di Panti Jompo Indralaya Kapolres didampingi oleh Ibu Ketua Cabang Bhayangkari Ogan Ilir".
Kegiatan di hari Minggu tgl 14 Juni 2020 pukul 09.00 wib sd pukul 11.00 wib
Dalam Giat tersebut dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke  74. Dalam Giat Bhakti sosial tersebut juga dilaksanakan oleh seluruh Polsek Jajaran Polres Ogan Ilir yang dipimpin oleh masing masing Kapolsek nya.
Sebelum giat diawali apel bersama di Mapolres Ogan Ilir pukul 09.00 wib.
Kapolres Ogan Ilir AKBP Imam Tarmudi,SIK,MH mengatakan, kegiatan bakti sosial ini rutin dilaksanakan oleh jajarannya. Adapun kegiatan salah satunya, kurvey, pembersihan di area lingkungan masjid, gereja dan tempat ibadah lainnya yang ada di wilayah Hukum Polres Ogan Ilir.

“Untuk di Masjid Al- Hikmah Desa Permata Baru,Kapolres langsung memimpin kegiatan bakti sosial. Kami juga memberikan bantuan untuk pembangunan masjid,” ujarnya.
Pengurus Masjid Al- Hikmah berterimakasih atas kepedulian dan perhatian dari pihak Polres Ogan Ilir,
“Tentunya kami jamaah masjid berbangga hati, karena pihak Polres Ogan Ilir peduli lingkungan dan masjid,” tandasnya.

Disaat waktu bersamaan ini, jelas Kapolres, juga dilaksanakan bakti sosial ke Gereja HKBP di Desa Lorok/ Parit yang dimpin oleh Binmas bersama perwira dan personel Polres Ogan Ilir,“Kami bagi tim, yang masing- masing di Masjid dan tim lainnya ke Gereja HKBP,” ujar Kasubag Humas Polres OI Kompol. Zaenasyah kepada Dutasumsel.com.

Ketua Bangar DPR RI Apresiasi Terobosan Program Jaring Pengaman Sosial Bupati Muba

#Bupati Dodi Jadi Narasumber Diskusi Politik Anggaran Penanganan Covid-19#

MUBA,DS. -  Tidak hanya sekedar retorika, berbagai action telah dilakukan oleh Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin diantaranya  program Jaring Pengaman Sosial yang disalurkan untuk warga  miskin baru dan terdampak Covid-19 di Musi Banyuasin yang mendapat apresiasi dari berbagai pihak, kali ini apresiasi dari Ketua Badan Anggaran DPR RI MH Said Abdullah . Hal ini terungkap saat Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex menjadi narasumber melalui Video Conference pada diskusi dengan tema Politik Anggaran Penanganan Pandemi Covid-19 Komitmen dan Kiat Daerah, di Ruang Rapat Guest House Griya Bumi Serasan Sekate, Jumat (12/6/2020).

Diskusi yang diikuti oleh Ketua Badan Anggaran DPR RI MH Said Abdullah, Gubernur Sumsel yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum Edward Juliartha, Bupati Ogan Komering Ilir H Iskandar SE, serta Dosen Fisip Universitas Sriwijaya Dr M Musni Tahmrin sebagai moderator.

Dalam paparannya Bupati Muba menyampaikan untuk menangani wabah virus Corona selain dari sektor kesehatan yang maksimal dilakukan juga jaring pengaman sosial terkait kehidupan ekonomi masyarakat.

"Kemudian kita juga harus memikirkan dampak ekonomi dari pemulihan pendemi Covid-19 ini," ujarnya.

Lanjut Dodi, berdasarkan peraturan yang berlaku Pemkab Muba telah menganggaran percepatan penanganan Covid-19 sebesar 303.878.085. 264 (303 Milyar) anggaran untuk penanganan Covid-19 meliputi penanganan kesehatan sebesar 89.888.223.491(89 milyar), penanganan dampak ekonomi 103.436.958.000 (103 milyar), dan jaring pengaman sosial 110.552.903.773 (101 milyar) dari rencana awal penganggaran percepatan penanganan Covid-19 sebesar 500 milyar

"Penanganan kesehatan dalam rangka pencegahan dan penanggulangan adalah hal yang utama dimana dinas kesehatan dan RSUD di Muba yang untuk memperkuat sarana dan prasarana kesehatan, misalnya di RSUD Sekayu saya telah menganggarkan PSR Real-time agar lebih cepat penanganan dan mengurangi beban biaya Rumah sakit untuk bisa terkendali dengan baik penyebaran mata rantai Covid-19 begitu juga dengan menyiapkan 3 RS darurat di RSUD Sekayu, RSUD Bayung Lencir dan RSUD Sungai Lilin dengan fasilitas ruang isolasi bertekanan negatif lengkap dengan isolator", jelas Dodi

Penanganan dampak ekonomi selain bantuan pusat Pemkab Muba telah juga menggratiskan Pelanggan listrik PT Petro Muba, penggratisan pelanggan PDAM, program padat karya.

" Selanjutnya untuk Penyediaan Jaring Pengaman Sosial Pemkab Muba menyiapkan Jaring pengaman sosial untuk masyarakat yang tidak masuk di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yaitu melalui BLT APBD seperti  Top up KPM BPNT dan perluasan KPM BPNT sebesar 400.000, BLT untuk KPM Misbar diluar DTKS sebesar 600.000, , BLT APBD untuk ustadz dan ustadzah, serta BST civitas akademika universitas Rahmaniyah selain dari pusat seperti BST Kemensos, PKH Kemensos, BLT Dana Desa", terangnya.

Dalam hal penangan Covid-19 ini Bupati Muba menyarankan agar pemerintah daerah harus proaktif dan menjemput bola.

Ketua Badan Anggaran DPR RI MH Said Abdullah, mengapresiasi terobosan Bupati Muba yg menyiapkan jaring pengaman sosial untuk masyarakat terdampak Covid-19 yg tidak masuk di DTKS pusat.

"Saya mengapresiasi yang dilakukan oleh Pak Dodi dan luar biasa biasa bagi kami dan sebagai Banggar DPR RI akan kami bicarakan dengan menteri keuangan dimana Daerah membantu dengan bansos untuk masyarakat yang tidak masuk didalam DTKS," ucapnya.

Said Abdullah menghimbau kepada semua pihak dan Banggar DPR supaya berdamai dengan Covid-19 untuk mulai membuka diri karena keterbatasan anggaran agar ekonomi bisa segera pulih.

"Kita harus memastikan pandemi covid kuartal ketiga selesai atau tidak selesai kita harus berkompromi dan berdamai dengan protokol kesehatan agar ekonomi kita pulih. Kombinasi kebijakan ini antara penanganan covid dengan pemulihan ekonomi, segera dan tegas sambil tetap istiqamah agar covid cepat berlalu," Said.

Sementara itu moderator Husni Thamrin menyampaikan, penanganan covid 19 adalah tugas dan komitmen Pemerintah tentang pengalokasian anggaran dan fokus dari pengelolaan anggaran.

"tujuan kegiatan diskusi hari ini untuk melakukan edukasi kepada masyarakat dan halayak ramai terkait apa saja yang sudah dikerjakan oleh Pemerintah," katanya.

Ia mengungkapkan, pola dalam mengalokasikan anggaran tersebut selalu sama, karena melihat arah kebijakan makro dari pusat serta pemerintah daerah di lapangan.

Pasalnya sejauh ini masyarakat melihat konsep telah bagus tapi bagaimana di lapangan, masyarakat menuntut bagaimana konsep lokasi di lapangan yang sesuai aturan.

"Yang penting apa yang sudah diniatkan maka di lapangan akan terjadi," tutupnya.(hsril) 

Miris, Ada ada Aja Pasien Diduga Covid 19 Ogan Ilir Pulang Sendiri Dengan Angkutan Umum Tanpa Kejelasan

INDRALAYA,DS. - Keluarga Hasanudin alias Anang (45) Warga Kelurahan Tanjung Raja Barat Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir sangat kecewa dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bari yang merawatnya saat dihebohkan terjangkit virus Corona covid 19.

Ia menuturkan, dirinya sekiranya Sebelum lebaran idul fitri kemarin dirinya sempat dijemput pihak RSUD Ogan Ilir dengan menggunakan ambulance bersama petugas lengkap menggunakan Alat Pelindung Diri (APD)," ya,saya dijemput pakai ambulance dengan petugas yang memakai APD dan saya sempat dirawat di RSUD Ogan Ilir selama 3 hari 3 malam, selanjutnya dikirim ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bari untuk menjalani perawatan selama kurang lebih 21 hari,setelah itu saya disuruh pulang tanpa surat keterangan dan saya pulang sendiri dengan menggunakan kendaraan umum tanpa bekal ongkos,"katanya polos,minggu (14/6/2020).

Terpisah Marna (50) istri dari pasien menuturkan,jauh sebelumnya suaminya dijemput pihak RSUD Ogan Ilir sesuai protokol covid 19, ia merasa tidak senang karena kepulangan suaminya kerumah tidak ada kejelasan dari pihak rumah sakit Bari, "ya, kami kecewa suami saya pulang sendiri dari rumah sakit tanpa kejelasan mengidap penyakit apa,dan tanpa adanya surat keterangan hasil dari perawatan selama suami saya dirawat.karena dilingkungan masyarakat kami sudah malu dihebohkan terjangkit corona,"ujarnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, dirinya sangat sedih dengan kepulangan suaminya tanpa kejelasan,dan dengan tanpa alasan keluarganya dikucilkan dari masyarakat,maka dari itu keluarganya meminta pemulihan nama baik yang sudah tercoreng karena diduga sudah menderita covid 19,"ya,kami meminta kejelasan suami saya menderita penyakit apa dan pulang dari rumah sakit juga kami tidak tahu,tiba - tiba suami saya sudah pulang,"terangnya kepada awak media disertai linangan air mata.(drs)

Cegah Karhutlah Di Musim Kemarau Pemkab Muba Gelar Apel Penanggulangan dan Pencegahan Karhutlah

Persiapan Dan Kesiagaan Pemkab Muba Rangka Penanggulangan dan Pencegahan (Karhutla) Tahun 2020 Di Wilayah Muba.

MUBA,DS.- Menjadi sebuah rutinitas di setiap tahunnya untuk dapat mengantisipasi musibah kebakaran hutan, kebun dan lahan dimusim kemarau, perlunya kewaspadaan semua pihak. Hari ini Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin bersama dengan Dandim 0401 Muba, Kapolres Muba, Ketua DPRD dan, instansi terkait lainnya, menggelar Apel dalam rangka menyiapkan kesiagaan personil dan peralatan untuk penanggulangan dan pencegahan menghadapi kebakaran hutan, kebun dan lahan tahun 2020 di wilayah kabupaten Muba, Jum’at (12/6/2020) bertempat di Halaman Mapolres Muba. 

Sebagai pemimpin dalam kegiatan apel tersebut Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin, yang diwakili oleh Wakil Bupati Muba Beni Hernedi. Dalam Apel gelar pasukan pencegahan dan kesiapsiagaan kebakaran hutan, kebun dan lahan, Wabup Muba terlebih dahulu melakukan pengecekan pasukan. Selain itu juga disampaikan dalam sambutan nya mengucapkan terima kasih atas inisiatif nya yang telah di fasilitas oleh Polres Muba.

Berdasarkan prediksi terakhir terhadap kondisi cuaca oleh Stasiun Meteorologi, Klimatologi Dan Geofisika Sultan Mahmud Badarudin II Palembang, diperkirakan kemarau di tahun 2020 di Sumatera Selatan khususnya di Kabupaten Musi Banyuasin akan berlangsung mulai awal April hingga Oktober 2020, dengan kondisi suhu panas dan kering yang dapat mengakibatkan kebakaran hutan.

“Adapun tingkat kebakaran di tahun lalu itu menjadi pelajaran untuk dalam menghadapi Karhutla di tahun 2020. Tidak menutup kemungkin ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya kebakaran yang salah satunya faktor manusia. Nah ini, sebagai tantangan bagaimana proses pencegahnya kebakaran hutan. Kita harus dapat meminimalisir Kebakaran Hutan, Kebun dan Lahan di wilayah Kabupaten Muba. Lakukan patroli mulai dari kecamatan hingga ke desa-desa desa. Sering lakukan koordinasi yang lebih baik lagi, ketersediaan alat berat harus di siapkan sejak awal. Jika minim nya tingkat kebakaran itu terjadi maka dapat menjadi sebuah prestasi di Muba,” Ungkapnya. 
.
Ditegaskan kembali oleh Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin, yang diwakili oleh Wakil Bupati Muba Beni Hernedi, mengatakan untuk kesiapan dan kesiagaan daerah dalam mengendalikan kebakaran hutan, kebun, dan lahan harus dilaksanakan, diawasi pelaksanaannya dan terus dilakukan evaluasi.

"Sebagaimana  sesuai rencana aksi yang dapat disimpulkan dari hasil Rapat Koordinasi Khusus Tingkat Menteri Pada Rabu 23 Januari 2019 Di Kantor Menkopolhukam RI di Jakarta yaitu, koordinasi pengendalian Tingkat Nasional, Provinsi, dan Kabupaten. Yaitu mendorong penetapan siaga darurat lebih awal. Pengaktifan satgas, peningkatan upaya deteksi dini dan penyebarluasan informasi pengendalian, peningkatan patroli, pembuatan hujan buatan, peningkatan upaya manajemen gambut, peningkatan pelibatan masyarakat dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan", tambah nya. 

Sementara itu,  Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem SIK menyampaiakan ada 4 metode dalam penanggulangan Karhutla yaitu, lakukan pencegahan harus dapat merubah mindset masyarakat, pemadaman titik api dengan tepat dan baik dan tidak dilewatkan adanya penegakan hukum. Selain itu Perangkat Daerah harus dapat berperan aktif, menyiapkan alat berat, yang paling penting sumber air nya. 

“Bersama padamkan api, bentuk sinergitas yang baik dalam menanggulangi dan pencegahan kebakaran hutan, kebun dan lahan di wilayah Kabupaten Muba,” Ucapnya.

Ditambahkan oleh Ketua DPRD Muba Sugondo sebagai Wakil Rakyat akan mendukung dan memberikan suport penanggulangan kahutla dalam pendanaan anggarannya. "Kami juga akan turut membantu menjelaskan kepada masyarakat," ungkap Sugondo. 

Dandim 0401 Muba Letkol Arm Muh. Saifudin Khoiruzzamani, S.Sos menambahkan bahwa persiapan Personil di tahun ini dan akan membuat konsep lebih baik dari tahun kemarin. "Dan untuk sekarang sudah melaksanakan sosialisasi tentang larangan membakar hutan. Mudah-mudahan dapat mengantisipasi lebih awal", jelasnya.

Kepala Manggala Agni Operasi Daerah Muba Adi Nofriyansyah turut menjelaskan pihak menjelaskan tetap siap siaga seperti biasanya. Di tahun ini Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI ada program TMC (Teknologi Modifikasi Cuaca) yang di mana kondisi sekarang masih hujan. 

“Sudah bekerja sama dengan TNI, Polri dan juga masyarakat desa untuk melakukan pencegahan didaerah-daerah rawan. Potensi Kebakaran Hutan untuk di Muba berdasarkan hasil pantauan kami khusus daerah yang rawan akan kebakaran itu ada potensi,” Pungkasnya(hsril) 

Diduga Lapas Lahat Langgar pasal 14 Ayat 1Tahun 1995 Undang -- undang. Pemasyarakatan

# Napi Lahat Harapkan Pelayanan yang Manusiawi#

LAHAT.DS, --- Sesuai undang -- undang yang.berlaku di NKRI masyarakat yang melakukan kejahatan akan ditindak juga mendapat hukuman sesuai kesalahan yang diperbuat melalui keputusan Pegadilan Negeri.

Namun bagi mereka yang terhukum sebagai nara pidana tetap memiliki hak untuk pelayanan Jasmani dan Rohani juga manusiawi sesuai hak-- hak narapidana yang telah diatur dalam pasal 14 ayat 1 Undang -- undang Pemasyarakatan diantaranya melakukan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaanya,mendapat perawatan baik perawatan rohani maupun jasmani,mendapat pendudikan dan pelajaran,mendapat. pelayanan kesehatan dan makanan yang layak,menyampaikan keluhan.

Namun yang terjadi di Lembaga Pemasyarakatan Kabupaten Lahat diduga dalam membina dan menjaga narapidana yang menjalani hukuman diperlakukan tidak sesuai dengan Pasal 14 Ayat 1. tahun 1995  Undang -- undang. Pemasyarakatan

Seperti yang disampaikan AI 40 Tahun (nama disamarkan) megatakan 12/6 Gara -- gara narapidana tertangkap membawa Hp,napi terkena sanksi tanpa manusiawi ini berlaku baik kepada narapidana pria maupun wanita.

Dimana narapidana di Lapas Lahat yang tertangkap. membawa Hp mereka di sanksi disiplin dan dikurung di sel yang sempit tanpa diberi tikar dan penerangan bila malam tiba tanpa ada batas waktu kapan mereka dibebaskan.

AI juga menambahkan di Lapas.  Lahat diketahui banyak narapidana ada juga yang pegang Hp, namun tidak ditindak .
Sedangkan bila ada napi yang kurang disenangi oleh petugas mereka akan menjadi sasaran untuk di perlakukan secara tidak manusiawi.

Maliki Ka Lapas Lahat ketika di wawancarai via telp 12/6  terkait adanya perlakuan terhadap narapidana yang tidak manusiawi dan melanggar pasal 14 Ayat 1 Undang -- undang Pemasyarakatan Ia. menjelaskan Lapas Lahat dibawa pimpinanya menerapkan akan bebas Korupsi,Kolusi Nepotisme juga bebas dari peredaran narkoba untuk itu diterapkan sanksi tegas kepada narapidana yang melanggar aturan.

Terkait adanya narapidana yang terkena Sanksi disiplin dan mendapat hukuman dikurung dalam sel sempit tanpa diberikan tikar maupun penerangan bila malam tiba itu tidak benar yang benar narapidana yang terkena sanksi disiplin dan mendapat. hukuman akan di bina dikurung dan diberikan alas tikar namun tidak diberikan penerangan, sanksi disiplin dan hukuman ini berlaku selama 6 hari dan bisa diperpanjang 6 hari lagi pungkasnya.( Dni)

Tahun Ajaran 2019-2020 Ujian Nasional Di Tiadakan Anak Didik Lulus Karena Pandemi Covid19

LAHAT.DS,--- Sudah hampir tiga bulan lamanya, dunia Pendidikan lumpuh, semenjak merebaknya Virus Corona. Tahun Ajaran 2019-2020 tidak ada UN ( ujian Nasional) , anak- anak terpaksa lulus karena Corona.

Walau covid-19 terus mewabah secara Pandemi Global, bila terus begini keadaannya maka kehidupan akan lumpuh total, setiap Negara mengambil kebijakan untuk kehidupan baru atau New Normal. Yaitu dimana masa harus terus terbiasa berdampingan dengan Virus.

Menjelang New Normal menjelang Tahun Pelajaran baru, IGI ( ikatan guru Indonesia)  Lahat menyarankan
Proses Pembelajaran Selanjutnya di Bumi Seganti Setungguan. Kepada Awak Media  Repiandi MPdi  12/6 berpendapat bahwa.


1. Perlu ada Aplikasi khusus yg dibuat Dinas terkait untuk pembelajaran daring yang bisa mengubungkan siswa, guru dan orang tua.

2. Menjelang tanggal 13 Juli 2020 Pemerintah (diknas) mempersiapkan (pelatihan) guru agar siap menjalankan program2 daring (Sesuai kebutuhan), termasuk targetan yg ingin dicapai.

3. Diterbitkan petunjuk teknis agar ada acuan, yang yang terpenting selalu mengikuti Protokol Kesehatan " ujar Ketua IGI.(Nid)

Aktif Sosialisasi dan Edukasi Lewat Posko Gabungan New Normal

MUBA,DS. - Pasar merupakan kluster yang beresiko tinggi terjadinya penularan pandemi covid-19 untuk meminimalisir hal hal yang tidak diharapkan tersebut, Satuan Gugus Tugas Kabupaten Musi Banyuasin yang dikomandoi Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin terus berupaya maksimal. Salah satunya Gugus Tugas wajib memberikan edukasi dan sosialisasi kepada warga masyarakat di pasar.

Satuan Gugus Tugas, Jumat (12/6/2020) yang terdiri dari Tim Gugus Tugas Kecamatan Bayung Lencir yang terdiri dari Polsek Bayung Lencir, Danramil, Bayung Lencir, BPBD, Satpol PP, Tim Kesehatan dan Dishub tergabung dalam Posko New Normal melaksanakan edukasi dan sosialisasi di pasar Bayung Lencir.

"Kita melakukan sosialisasi agar warga tetap mematuhi protokol kesehatan melalui kegiatan Pers Posko gabungan New Normal," ungkap Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus SIK melalui Kapolsek Bayung Lincir AKP Jonroni SH.

Dikatakan, adapun Kegiatan Pers Posko gabungan New Normal di Pasar Bayung Lencir Kec. Bayung Lencir diantaranya menyuruh masyarakat untuk mengunakan masker dan selalu mencuci tangan.

"Kemudian, mengecek suhu tubuh para pengunjung pasar dan ini rutin dilakukan secara berkala," ulasnya.

Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex melalui Plt Kepala BPBD Indita Purnama menyebutkan, pihak Pemkab Muba akan terus bersinergi melakukan sosialisasi dan edukasi menjelang new normal life. 

"Karena kita tidak tahu dimana virus corona ini berada, oleh karena kebiasaan yang selama ini belum terbiasa, itulah yang harus diperhatikan dan dijadikan kebiasan baru," ujarnya.

Ia mengingatkan, agar setiap fasilitas cuci tangan harus disiapkan di setiap titik pasar dan pelayanan publik. "Tetap menjaga jarak dan menggunakan masker. Kebiasaan inilah yang harus terus digencarkan di Muba, sehingga kita semua tetap terlindung dari penularan covid-19," ulasnya.

Sekarang ini, lanjutnya, Pemkab Muba sedang konsen dalam fase mempersiapkan seluruh elemen masyarakat masuk fase baru, mulai dari mempersiapkan sarana kesehatannya misalnya nanti akan ada PCR tes.

"Secara masif akan dilakukan uji tes karena berdasarkan pengalaman kami selama ini hampir 15 hari baru keluar hasil uji tes, maka kami putuskan mengadakan PCR real time dipasang di Kabupaten Muba, kemudian juga disediakan rumah sehat dan tempat isolasi mandiri kita siapkan dengan lebih masif lagi," terangnya.(hsm) 

Desa Air Puar Desa Terakhir Mendapat BLT DD

LAHAT.DS,--- Usai menghadiri penerimaan BLT DD tahap 1  di Desa Lesung Batu, rombongan Kecamatan Mulak Ulu bertolak ke Desa Air Puar untuk melakukan hal yang sama. Bertempat di Posko Covid-19 Desa Air Puar 12/6.

Sebanyak  114 KK dari 387 KK Desa Air Puar menerima BLT DD tahun 2020 tahap 1, manfaatkanlah dana ini untuk keperluan  pokok. selaku PJS Kades saya mohon dukungan dan kerjasama yang baik agar terciptanya kondisi iklim pemerintah Desa yang kondusif " ujar  Eka Noprianto.

Searas dikatakan Mirsal Susanto Kasi Tapem mewakili Camat Mulak Ulu Sumarno SE, MSI " baru satu minggu menjabat PJS Desa Air Puar diharapkan kerjasama dan sinerginya antara Kades dengan warga. " tutur Mirsal.

Sementara itu Balkisri Anggota DPRD Lahat dapil 3 mengharapkan kepada Pemerintah Desa Air Puar untuk tetap menggerakan Posko Copid-19 dan mengingatkan kepada warga untuk tetap selalu menggunakan masker serta sesering mungkin cuci tangan demi terputusnya mata rantai virus Corona .(Nid)

Sempat Tertunda Akhirnya Warga Desa Lesung Batu Menerima BLT DD Tahap 1.

LAHAT.DS,--- Setelah melalui proses karena sempat vakumnya Kades beberapa saat, dan berkat kerjasama tim relawan Covid-19 di Desa Lesung Batu Kecamatan Mulak Ulu, Alhamdulilah pembagian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa tahun 2020 dilaksanakan pada hari ini.

Hal ini dikatakan Didi Utomo selaku penjabat Desa Lesung Batu Kecamatan Mulak Ulu disela pembagian BLT DD tahun 2020 tahap 1, menurut Kades jumlah penerima manfaat berjumlah 113 KK dari 216 KK. 12/ 6.
Misral Susanto  Kasi Pemerintahan mewakili Camat Mulak Ulu Sumarno SE, MM  mengharapkan kepada warga Desa Lesung Batu untuk memanfaatkan dana ini sesuai dengan keperluan, Misral juga menegaskan untuk bersinergi dan membantu PJS Kades. Agar tercipta keadaan yang kondusif dan berjalannya roda Pemerintahan Desa.

Hal senada dikatakan Aipda Rd Tabrani  Kanit Bhabinkamtimas mengatakan " walau agak terhambat pembagian BLT DD Desa  Alhamdulilah terlaksana, gunakan dana tersebut untuk keperluan yang positif. Diharapkan Posko Covid-19 jangan sampai dikosongkan, ini membantu kita dalam rangka menyambut kehidupan baru atau News Normal" pungkas Ipda Rd Thabrani.

Pantauan Awak Media pada pembagian BLT DD di Desa Lesung Batu Kecamatan Mulak Ulu kondusif, kegiatan ini dihadiri Pihak Kecamatan Mulak Ulu, Babinsa, Bhabin Kamtimas Polsek Mulak.Ulu, Anggota DPRD Lahat  dapil 3   Balkisri,  Perangkat Desa.(Nid)