NEWS

Slider

Jelang Pilkada Ogan Ilir Partai Demokrat Santer Diisukan Sudah Merekom Paslon,Ketua DPC Partai Demokrat Addinul Ikhsan Akhirnya Angkat Bicara

INDRALAYA,DS. – Dalam menghadapi pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 yang tak lama lagi akan digelar di Kabupaten Ogan Ilir,berbagai isu santer didengungkan dikalangan masyarakat bahwa masing - masing partai telah merekom paslon masing - masing,itu terjadi akhir - akhir belakangan ini pada tubuh partai demokrat ,namun bantahan keras telah dilontarkan Addinul Ikhsan selaku ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Ogan Ilir, bahwasannya hingga saat ini, Partai Demokrat belum menentukan dan mengambil sikap.

“Hingga saat ini partai Demokrat belum menentukan sikap. Terkait pendapat di luar sana bahwa sudah mengusung siapa, itu terserah apa kata mereka,” ungkap Ketua DPC Partai yang berlambang mercy tersebut, saat jumpa pers dengan awak media, Rabu, (10/06/20).

Adinul Ikhsan menjelaskan, kami partai Demokrat dalam mengambil sikap atau untuk mengusung sebuah partai, penuh dengan pertimbangan.

“Diantaranya dari masyarakat, ranting-ranting PAC, DPC, DPD dan terakhir dari survei, baru menentukan sikap,” jelasnya.

Lebih lanjut Ia menuturkan, kami membuka seluas-luasnya bagi siapa saja yang akan mencalonkan diri ke partai.

“Kami punya kreteria sendiri dalam mengambil sikap, tentunya calon pemimpin itu tidak cacat hukum,” tuturnya.

“ Sebagai partai yang dipimpin seorang TNI, kami cuma bisa memberikan gambaran bahwa jikalau di dalam anggota TNI ada yang cacat hukum, atau diberhentikan secara tidak hormat saat sedang menjabat. maka dia tidak boleh lagi masuk ke dalam anggota TNI,” urainya.

“Lain kalau seorang TNI itu cuma diskors, maka dia bisa masuk dan bergabung lagi kedalam jajaran TNI,” ungkapnya.

Sebagai kabupaten yang dinyatakan sebagai kota santri, Adinul menambahkan, kita punya banyak putra putri yang baik, bersih dan tidak cacat hukum untuk memimpin Kabupaten Ogan Ilir.(red)

Sebanyak 334 KK Di Kecamatan Merapi Selatan Terima BST

LAHAT.DS, --- Sebanyak 334 kepala keluarga di 9 Desa  Kecamatan Merapi Selatan  menerima bantuan sosial tunai ( BST) sebesar RP 600.000  dari Dinas Sosial, bantuan sosial ini diperuntukkan bagi warga yang terkena dampak  Covid-19.

Pendistribuan bantuan langsung tunai ( BST) ini dihadiri Kadis Dinsos drs H,  Iskandar MM, selain memberikan bantuan beliau melihat langsung kondisi para lansia yang menerima bantuan.

Bertempat di Kantor Kecamatan Merapi Selatan dihadiri para Kades 10 Juni 2020, kepada Awak Media Camat Merapi Selatan Heri Yulianto S,Sos.MM.  Dengan  cairnya  dana BST   kami berharap
uang tersebut dapat   membantu masyarakat (penerima manfaat ) terkait dari  dampak Covid-  19, agar dapat bermanfaat.

Belanjakan  untuk  keperluan  pokok seperti  sembako jangan dibelanjakan hal- hal  yang  tidak  penting, kita tidak tau kapan wabah ini berakhir. Namun paling tidak kita harus mempunyai cadangan keuangan " pungkas  Camat (Nid)

Lima Arahan Presiden terkait Penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru

JAKARTA.DS, -- Pembukaan kembali sejumlah sektor menuju fase masyarakat yang produktif dan aman dari Covid-19 harus melalui tahapan-tahapan yang ketat dan hati-hati. Saat meninjau kantor Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Timur, pada Rabu, 10 Juni 2020, Presiden Jokowi menyampaikan lima arahan terkait adaptasi kebiasaan baru agar masyarakat tetap produktif dan aman dari penularan Covid-19.

Pertama, Presiden mengingatkan pentingnya prakondisi yang ketat. Sosialisasi kepada masyarakat harus dilakukan secara masif terutama mengenai sejumlah protokol kesehatan yang harus diikuti seperti menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan atau keramaian, hingga menjaga imunitas tubuh.

"Saya kira ini terus disampaikan kepada masyarakat, diikuti dengan simulasi-simulasi yang baik, sehingga saat kita masuk ke dalam tatanan normal baru, kedisiplinan warga itu sudah betul-betul siap dan ada. Inilah prakondisi yang kita siapkan sehingga disiplin memakai masker, jaga jarak aman, sering cuci tangan, hindari kerumunan, tingkatkan imunitas saya kira perlu terus disampaikan kepada masyarakat," paparnya.

"Saya juga sudah perintahkan Panglima TNI dan Kapolri untuk menghadirkan aparat di titik-titik keramaian di daerah untuk mengingatkan warga agar disiplin dan mematuhi protokol kesehatan," imbuhnya.

Kedua, Presiden mengingatkan pentingnya perhitungan yang cermat dalam mengambil kebijakan yang harus didasarkan data dan fakta di lapangan. Terkait hal ini, Presiden meminta tiap kepala daerah yang ingin memutuskan daerahnya masuk ke fase adaptasi kebiasaan baru agar berkoordinasi dengan Gugus Tugas.

"Datanya seperti apa, pergerakannya seperti apa, faktanya seperti apa, karena saya lihat di sini datanya ada semua. Jadi lihat perkembangan data epidemiologi terutama angka Ro dan Rt. Perhatikan juga tingkat kepatuhan dan masyarakat. Pastikan manajemen di daerah siap atau tidak melaksanakan," jelasnya.

"Kemudian hitung kesiapan setiap daerah untuk pengujian yang masif, pelacakan yang agresif, kesiapan fasilitas kesehatan yang ada. Ini benar-benar semuanya harus kita hitung dan pastikan," tambahnya.

Ketiga, Presiden juga mengingatkan soal penentuan prioritas yang harus disiapkan secara matang mengenai sektor dan aktivitas mana saja yang bisa dimulai dan dibuka secara bertahap. Sebagai contoh, pembukaan tempat ibadah secara bertahap dengan terlebih dahulu menyiapkan dan menerapkan protokol kesehatan di tempat ibadah dinilai Presiden sudah sangat baik.

"Sektor ekonomi, sektor dengan penularan Covid yang rendah tapi memiliki dampak ekonomi yang tinggi itu didahulukan dan terutama ini sektor pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, industri manufaktur, sektor konstruksi, logistik, transportasi barang, sektor pertambangan, perminyakan, saya kira ini sudah disampaikan oleh Ketua Gugus Tugas agar hal ini menjadi catatan kita semua," ujarnya.

Keempat, Kepala Negara ingin agar konsolidasi dan koordinasi antara pemerintah pusat dengan daerah, mulai dari provinsi hingga tingkat RT, terus diperkuat. Ia juga meminta agar koordinasi di internal Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) diperkuat.

"Lebih penting lagi libatkan semua elemen masyarakat sehingga kita semuanya bergotong royong, bersinergi, bekerja menyelesaikan persoalan besar ini," imbuhnya.

Kelima, Presiden meminta agar dilakukan evaluasi secara rutin. Meskipun sebuah daerah kasus barunya sudah menurun, Presiden mengingatkan agar jajarannya tidak lengah terutama karena kondisi di lapangan masih sangat dinamis. Menurutnya, keberhasilan pengendalian Covid ini sangat ditentukan oleh kedisiplinan dan protokol kesehatan.

"Perlu saya ingatkan jika dalam perkembangan ditemukan kenaikan kasus baru, maka langsung akan kita lakukan pengetatan atau penutupan kembali," tegasnya.

"Saya kira kita harus optimistis bahwa tantangan yang kita hadapi ini bisa kita kendalikan dengan baik, dengan harapan kita bisa menyelesaikan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya sehingga kita bisa beraktivitas kembali," tandasnya.(Rill)

Cek Keaktifan Siskamling, Kesbangpol Muba Tinjau Kesiapan Kecamatan Keluang

MUBA,DS. - Sesuai instruksi Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex tertuang dalam Surat Edaran Bupati Nomor 300/130/90/2020 Tentang Pengaktifan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) dan PAM Swakarsa di Kelurahan dan Desa, Pemerintah Kabupaten Muba melalui Kesbangpol Muba mulai turun ke pedesaan dan perkampungan guna memastikan masing-masing wilayah mulai mengaktifkan siskamling. 

Kesbangpol Muba yang dipimpin langsung Kaban Kesbangpol Muba, Soleh Naim yang didampingi Camat Keluang Debby Heryanto, Selasa (9/6/2020) turun ke lapangan Desa Tegal Mulyo Kecamatan Keluang guna berkoordinasi dengan Kepala Desa dan memantau kesigapan/ perlengkapan fasilitas yang disediakan pada setiap pos Kamling salah satunya Poskamling Dusun I Desa Tegal Mulyo.
Dalam kesempatan itu Soleh Naim meminta, dengan keberadaan siskamling agar dapat melakukan koordinasi dengan instansi terkait TNI, Polri dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Desease (Covid) 2019 apabila ada pendatang/pemudik utamanya dari wilayah zona merah.

“Kemudian, dihimbau pada masyarakat untuk tidak mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya masa dengan jumlah banyak di tempat umum melalui berbagai upaya yang bersifat mendidik dan menimbulkan kepanikan masyarakat,” imbuhnya.

“Lalu, juga masyarakat agar senantiasa menggunakan masker mencuci tangan dan menjaga jarak dalam aktivitas sosial bermasyarakat,” tambahnya.

Ia menambahkan, dengan diaktifkan kembali Siskamling nantinya akan turut andil mencegah meluasnya penularan wabah Covid-19 di Muba. 

“Sebagai bentuk antisipasi agar rantai penularan wabah Covid-19 terhenti di wilayah Muba,dan juga untuk mengamankan lingkungan dari hal hal yang tidak kita inginkan,” ulasnya.

Sementara itu, Camat Keluang Debby Heryanto menyebutkan perangkat Kecamatan beserta Forkopimcam akan semaksimal mungkin mengaktifkan siskamling sebagaimana instruksi Bupati Muba. 

"Forkopimcam akan terus berkoordinasi dengan perangkat Desa agar keaktifan siskamling di setiap dusun bisa maksimal, ini juga selain dari meningkatkan keamanan wilayah juga bagian dari sinergi guna memutus mata rantai penularan wabah covid-19," pungkasnya.(hsril) 

Jalin Sinergitas Dengan Ponpes Sriwijaya,Warga Binaan Lapas Kelas 2A Tanjung Raja Gelar Pembersihan Lingkungan

INDRALAYA,DS. -  Sebagai wujud Menjalin Sinergitas antara Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas 2A Tanjung Raja dengan Pondok Pesantren (Ponpes) Sriwijaya Tanjung Raja menggelar Kerja bhakti Pembersihan lingkungan,rabu (10/06/2020) dipondok Pesantren Sriwijaya yang terletak di Jalan raya Tanjung Raja - Cinta Manis Desa Tanjung Temiang Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir.
Kegiatan gotong royong bersih - bersih diponpes sriwijaya yang dilakukan oleh warga binaan sebagai bentuk sinergitas dengan ponpes sriwijaya.
Ramdani Boy S.Sos MSi selaku Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas 2A mengatakan pimpinan ponpes sriwijaya ini juga melakukan pembinaan pesantren dilapas kelas 2A Tanjung Raja,jadi warga binaan kami yang menjadi santri santri yang sudah masuk program asimilasi melakukan kerja bakti diponpes ini,"ya,karena ustad idrus selaku pimpinan ponpes merupakan pelindung ponpes lapas,kami akan canangkan selain kerja bakti diponpes ini,kami akan memperkenalkan warga binaan kami yang sudah asimilasi yang berkelakuan baik yang sudah persiapan mau bebas untuk membersihkan masjid dan jalan minimal dalam wilayah kecamatan Tanjung Raja,"katanya.

Selanjutnya ia menambahkan Ini merupakan program pertama kali karena ia juga baru menjabat 5 bulan,"ya, kemarin kami fokus didalam lapas ,kami lakukan pembenahan baik sarana maupun prasarana, sudah selesai program 100 hari jadi ini sebagai bukti bentuk aksi kemasyarakat,"ujarnya.

Ia juga berharap masyarakat bisa melihat hasil pembinaan didalam lapas bahwa mereka dibina dan dipersiapkan menjadi tenaga yang punya keahlian,"ya, karena didalam ada pembinaan keterampilan pertukangan, perkebunan kerajinan tangan,dan paving blok ,itu semua untuk bekal mereka setelah bebas, dan produk dalam lapas ini siap kembali kemasyarakat dan tidak perlu ditakuti,karena mereka dibina dan diberikan juga pendidikan rohani ponpes,"tegasnya.

Terpisah Kepala Ponpes Sriwijaya Idrus Junaidi mengungkapkan ,kegiatan yang dilakukan oleh pihak lapas merupakan sebuah kegiatan yang positif yang patut diapresiasi setinggi - tingginya,"ini merupakan inisiatif dari kalapas yang ingin mensinergikan kegiatan warga binaan dengan pesantren sriwijaya, kemarin kita sudah merancang sebuah kegiatan bersama,yaitu pesantren terpadu. insyaallah ini menjadi salah satu kegiatan untuk dilanjutkan, baik untuk lapas lapas yang lainnya maupun juga Departemen kehakiman secara umum, bahwa ini merupakan contoh kegiatan yang patut dijadikan pilot project bagi yang lain,sehingga ada manfaat yang besar. nanti insyaallah gantian kita akan kunjungan oleh anak - anak ponpes ke lapas kelas 2A Tanjung Raja, biar mereka mendapatkan edukasi bagaimana tentang kehidupan diluar sesungguhnya ,kalau bila salah jalan akan begini akibatnya,jadi insyaallah kerjasama ini akan kami teruskan bahkan akan kami tingkatkan,"terangnya.(drs)

Kades Pandan Arang Salurkan BLT DD Tahap Ke Dua Dan Zakat Dari Baznas

LAHAT.DS,--- Penyaluran BLT DD ( bantuan langsung tunai dana desa) hendaknya benar menyentuh kepada masyarakat yang terdampak Covid-19, hal ini dikatakan Januarsa Hambali SH, MM selaku Sekda Lahat mewakili Bupati Lahat Cik Ujang disela- sela penyaluran BLT DD tahap kedua secara simbolis di Gedung Serba Guna Kecamatan Kota Agung Kabupaten Lahat 10/6.
Menurut Sekda selain penyaluran BLT DD juga penyaluran Baznas, tiga Desa dalam Kecamatan Kota Agung yaitu  Desa Tanjung Beringin, Pandan Arang Ulu dan Desa Kebun Jati.

Selain Sekda turut hadir ketua Baznas Lahat H, MNasir, Kadis DPMD, Kepala BPBD sekaligus ketua Gugus tugas Covid-19 Kabupaten Lahat, Anggota DPRD Lahat Dapil 3 Baktiansyah, Kepala Kesbangpol Surya Desman, Kadis Perikanan Deswan Irsyad, Camat 4 serangkai ( Camat Kota Agung, Camat Mulak Ulu, Camat Mulak Sebingkai dan Camat Tanjung Tebat), Para Kades Kecamatan Kota Agung serta penerima BLT DD dan Penerima Baznas.

 Sementara itu  Ketua Baznas  penyalurkan bantuan zakat pada warga yang terdampak Covid-  19 secara bersamaan dengan bantuan BLT DD, Zakat yng disalurkan per hari ini bila dirupiahkan mencapai 429.440.000 yang dikhusus pada Mustahiq di 13 Kecamatan yang ada di Kabupaten Lahat, tinggal 11 Kecamatan yang belum disalurkan masih diverifikasi datanya" ujar Nashir.

Masih menurut Nashir bahwa  Penerima zakat  sebanyak 1008 orang dari  13 kecamatan telah disalurkan. (Nid)

Sekda Lahat Berikan BLT Tahap Dua Secara Simbolis Di Kecamatan Kota Agung

LAHAT.DS,-- Penyaluran BLT DD ( bantuan langsung tunai dana desa) hendaknya benar menyentuh keBerikan pada masyarakat yang terdampak Covid-19, hal ini dikatakan Januarsa Hambali SH, MM selaku Sekda Lahat mewakili Bupati Lahat Cik Ujang disela- sela penyaluran BLT DD tahap kedua secara simbolis di Gedung Serba Guna Kecamatan Kota Agung Kabupaten Lahat 10/6.
Menurut Sekda selain penyaluran BLT DD juga penyaluran Baznas, tiga Desa dalam Kecamatan Kota Agung yaitu  Desa Tanjung Beringin, Pandan Arang Ulu dan Desa Kebun Jati.

Selain Sekda turut hadir ketua Baznas Lahat H, MNasir, Kadis DPMD, Kepala BPBD sekaligus ketua Gugus tugas Covid-19 Kabupaten Lahat, Anggota DPRD Lahat Dapil 3 Baktiansyah, Kepala Kesbangpol Surya Desman, Kadis Perikanan Deswan Irsyad, Camat 4 serangkai ( Camat Kota Agung, Camat Mulak Ulu, Camat Mulak Sebingkai dan Camat Tanjung Tebat), Para Kades Kecamatan Kota Agung serta penerima BLT DD dan Penerima Baznas.

 Sementara itu  Ketua Baznas  penyalurkan bantuan zakat pada warga yang terdampak Covid-  19 secara bersamaan dengan bantuan BLT DD, Zakat yng disalurkan per hari ini bila dirupiahkan mencapai 429.440.000 yang dikhusus pada Mustahiq di 13 Kecamatan yang ada di Kabupaten Lahat, tinggal 11 Kecamatan yang belum disalurkan masih diverifikasi datanya" ujar Nashir.

Masih menurut Nashir bahwa  Penerima zakat  sebanyak 1008 orang dari  13 kecamatan telah disalurkan. (Nid)

Sertijap Direktur PDAM Tirta Lematang Penuh Hikmad

LAHAT.DS,--- Ketidak berhasilan Direktur PDAM  sebelumnya dalam mengatasi krisis air bersih dan PDAM Tirta Lematang yang sempat di kategorikan Sakit. Bupati Lahat mengambil kebijakan dengan menempatkan  H. Stepanus dari PDAM Tirta Musi sebagai Plt Direktur PDAM Tirta Lematang selama kurang lebih satu tahun.

Setelah masa kerja beliau berakhir, melalui penyaringan dan tahapan maka H. Anda Wijaya S, Kom. PIA di lantik sebagai direktur PDAM Tirta Lematang Lahat. Pelantikan ini bertempat di Oproom Setda Lahat pada 10 Juni 2020. Pengkuhan dan pelantikan ini dikomandoi Cik Ujang selaku Bupati Lahat.

Turut hadir Habirin Mustofa pengawasan PDAM Tirta Musi, Ketua DPRD Lahat Fitrizal Homizi, ST, Kadis DLH, Kadis Komimfo, Insfektur, Kadis BKSDM, Kadis PU, Asisten, Kaban, serta undangan lainnya. Usai dilantik penandatanganan fakta Integritas.

Bupati Lahat berharap kepada Direktur yang baru untuk melaksanakan fungsinya selaku Direktur PDAM Tirta Lematang, karena tingginya permintaan masyarakat akan permintaan air bersih, Bupati tak lupa mengucapkan selamat kepada H. Anda Wijaya, S, Kom, PIA  atas pelantikan ini. Serta dapat mewujudkan keinginan masyarakat akan air bersih. (Nid)

Di Ogan Ilir Jumlah Pasien Positif Covid 19 Berjumlah 61 Orang, Dinyatakan Sembuh 37 Orang Dan1 Orang Meninggal,Bupati Ogan Ilir : Warga OI Hendaknya Tetap Mematuhi Himbau Pemerintah

INDRALAYA,DS. - Desa Tanjung Gelam Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir menjadi Desa Tangkal covid 19 yang diprakarsai oleh Kapolres Ogan Ilir dan didukung oleh Kapolda Sumsel, Pemerintah kabupaten Ogan Ilir berencana membentuk desa tangkal di beberapa desa di Bumi caram Seguguk dalam rangka memutus mata rantai penyebaran covid-19.

HM Ilyas Panji Alam SH SE MM mengatakan Dengan pembentukan Desa Tangkal ini, diharapkan selain memutus mata rantai covid-19, diharapkan juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat ,"ya,mengenai data pasien sendiri, lanjut Ilyas, alhamdulillah ada kemajuan dimana dari 61 pasien positif, ada 37 pasien sembuh dan hanya 1 yang meninggal dunia, namun belum bisa dipastikan terpapar Corona atau tidak lantaran pasien terlebih dulu meninggal, sebelum dinyatakan positif corona namun dimakamkan dengan prosedur covid-19"singkat Bupati.

Lebih lanjut Bupati Ogan Ilir menghimbau kepada warga Ogan Ilir sekiranya tetap mematuhi aturan yang sudah dikeluarkan pemerintah,"ya,kami menghimbau kepada seluruh warga untuk tetap mmematuhi himbauan pemerintah diantaranya tetap menggunakan masker saat bepergian keluar rumah,cuci tangan,jaga jarak dan bila merasa badan kurang sehat segerakan konsultasikan kepuskesmas terdekat,"himbau bupati saat diwawancara awak media dutasumsel.com.(Tim)

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, ASN di Inspektorat Muba Tes Urine

MUBA,DS. - Inspektorat Kabupaten Musi Banyuasin menggelar kegiatan tes urine terhadap seluruh anggota kepagawaian guna memastikan terbebas dari narkoba. 

Puluhan ASN mengikuti Tes Urine, kegiatan ini bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Muba yang berlangsung di halaman Kantor Inspektorat dan dilakukan secara inspeksi mendadak atau sidak, Selasa (9/6/2020).

Pada kesempatan ini, Inspektorat Kabupaten Muba Drs. H R.E Aidil  Fitri mengatakan di lakukan tes urine ini secara mendadak mengantisipasi penyalahgunaan narkoba. Dalam rangka rutinitas untuk meyakinkan bahwa inspektorat yang merupakan badan pengawasan internal pemerintah secara fisik itu harus kuat jasmani dan rohaninya sehat bebas dari narkoba. Selain itu juga di lakukan assessment pencapaian kompetensi terhadap pegawai inspektorat yang diperiksa secara rutin. 

Sebelum dilakukan tes urine, kemarin juga berhubungan dengan pandemi covid-19 inspektorat juga menjalankan rapid tes karena selaku orang APIP sangat banyak melakukan interaksi dan pegawalan terhadap Pemerintah Kabupaten Muba.

“Meskipun di lakukan secara acak dan mendadak seluruh ASN Inspektorat hari ini ikuti tes urine yang terdiri dari 71 PNS dan 28 Tenaga Kerja Kontrak. Rutinitas tes urine ini di lakukan per-enam bulan satu kali. Tujuan dari kegiatan ini guna memastikan anggota pegawaian Inspektorat agar terbebas dari narkoba," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Dr. H Azmi Dariusmansyah menyampaikan tes urine yang di lakukan di Inspektorat hari ini berjalan dengan lancar meskipun sedikit membuat kaget para pegawainya. Seharusnya kegiatan ini sangat penting di lakukan. Guna menertibkan pegawai yang  terbebas dari narkotika dan obat terlarang.

“Dalam melakukan pemeriksaan tes urine juga di terapkan protokol kesehatannya dengan menjaga jarak, menggunakan masker dan tidak berjabat tangan," tandasnya.

Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex memastikan akan menggilir setiap perangkat daerah atau instansi di Pemkab Muba untuk melaksanakan tes urine. "Guna memastikan ASN dan pegawai lainnya di Muba tidak mengkonsumsi narkoba," tegasnya.

Dodi menambahkan, pelaksanaan tes urine di lingkungan Pemkab Muba dilakukan rutin dan mendadak. "Kalau ada yang positif tentu akan ditindak sesuai prosedur," pungkasnya.(hsril)