NEWS

Slider

Selesai Serahkan Bibit Padi Unggul,Bupati Ogan Ilir Sempatkan Diri Serahkan Sembako Kepada 2 Warga Lansia Tanjung Raja

INDRALAYA,DS. - Bupati OI HM. Ilyas Panji Alam.SE,SH,MM menyerahkan langsung bantuan sosial (Bansos) berupa Bahan makanan pokok, sandang dan Pangan kepada 2 Orang Lansia di Kelurahan Tanjung Raja Barat Kecamatan Tannjung Raja Kabupaten Ogan Ilir,Kamis (4/6/2020).

Bupati Ogan Ilir menyerahkan langsung kerumah lansia, sembari menyampaikan semoga bantuan yang diberikan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan hidup di tengah wabah covid-19 yang saat ini sedang kita hadapi bersama,“Tetap jaga kesehatan, selalu patuhi Protokol kesehatan covid-19 dari Pemerintah seperti selalu mencuci tangan menggunakan sabun saat hendak atau sesudah beraktifitas, selalu jaga jarak dengan orang lain.”jelasnya

Selain itu juga Ilyas menghimbau warga menggunakan masker ketika hendak beraktifitas di luar rumah.

“Jangan keluar rumah ketika merasa diri mengalami gejala sakit segera hubungi aparat atau posko Covid Desa untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi keluarga atau masyarakat lainnya.”pungkasnya.(drs)

PT Buma Cinta Manis Buka Giling Produksi 2020,Dirut Putu Sukarmen : Kita Beraktifitas Buka Giling Sesuai Protokol Kesehatan

INDRALAYA,DS. - Dengan ditandai pelepasan tebu dan penekanan tombol sirine oleh Jajaran Direksi PTPN VII Nusantara dan PT Buma Cinta Manis Nusantara,PTPN VII Unit Usaha Pabrik Gula Cinta Manis resmi buka giling produksi gula tahun 2020,sabtu (6/6/2020) di halaman Produksi PTPN VII Nusantara Unit Usaha Cinta Manis Desa Ketiau Kecamatan Lubuk Keliat Kabupaten Ogan Ilir.

Direktur Utama PTPN VII Doni P Gandamiharja mengatakan,semoga buka giling tahun 2020 berjalan lancar tanpa halangan dan hambatan,kami mohon maaf apabila aktifitas kami selama ini ada kurang berkenan mohon dimaafkan,"ya,sekali lagi kami mohon do'a semoga tahun ini kami sukses,tahun kemaren terjadi kebakaran semoga tahun ini tidak terjadi kebakaran lahan,"katanya saat diwawancara awak media Dutasumsel.com.
Terpisah Direktur Utama PT Buma Cinta Manis Putu Sukarmen menjelaskaan kesuksesan buka giling tahun 2020 adalah kesuksesan semua pihak secara bersama,"ya,dalam situasi pandemi ini kita tetap beraktivitas sesuai protokol kesehatan sehingga buka giling ini akan sukses,dengan tetap memakai protokol kesehatan "ujarnya.

Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ogan Ilir H Herman SH MH mengharapkan,dengan buka giling produksi tahun 2020, produksi dapat meningkat dan untuk tenaga kerja buka giling bersumber dari tenaga kerja lokal,"ya,khususnya tenaga kerja kita berharap dari wilayah kabupaten Ogan Ilir dan semoga produksi untuk tahun 2020 ini meningkat,"harapnya.

Turut hadir dalam acara buka giling produksi diantaranya Dandim 0402 OKI/OI,Kapolres OI,para direksi,karyawan PTPN Cinta Manis,Unsur Muspika Kecamatan Tanjung Batu,serta para Kades sekecamatan Tanjung Batu dan Lubuk Keliat.(drs)

Haru Biru Penjemputan Pasien Sembuh Covid-19 di RSUD Lahat

LAHAT.DS,--- Usai dinyatakan positif Covid-19 dari hasil rapid test,dan Swab Didi 52 ( tahun) pekerjaan Supir Subkon Pertamina pada beberapa waktu lalu dan akhirnya menjalani karantina di RSUD Lahat selama  dinyatakan terpapar Virus Corana.
Sabtu ceria sekira pukul 11: 00 wib merupakan hari yang indah bagi Didi, setelah dinyatakan sembuh. Pasien ini di jemput untuk dikembalikan kerumahnya di RD PJKA RT 09 RW 03.  Penjemputan  Didi dipimpin KUPT Puskesmas Pagar Agung Elva Yudianti S, STT, Edeales Pokal , S, STP. MM, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Protokol Kesehatan Puskesmas Pagar Agung.

Elva Yudianti S,ST kepada Media ini menjelaskan " Alhamdulilah pasien Didi sudah dinyatakan sembuh, kita akan kembalikan kerumahnya dan akan melakukan Isolasi Mandiri  selama 14 hari terlebih dahulu" ujar KUPT.

Hal senada dikatakan Edeales Pokal S,ST. MM mengatakan "  penyakit covid-19 ini  bisa disembuhkan tidak usah di takut, apalagi   kita akan memasuki News Normal ( kehidupan baru), intinya kita harus tetap mematuhi protokol Kesehatan. Keluar rumah harus menggunakan masker, tak lupa cuci tangan dengan sabun." tutup Lurah RD PJKA (Nid)

Maraknya Asusila DP3A Muba Ajak Seluruh Stakeholder Bersinergi

MUBA,DS. - BUNGA (6) Gadis dibawah Umur Harus menanggung Malu dan Trauma Akibat perbuatan tak senonoh yang dilakukan Tersangka BW (17) yang merupakan Warga Kec. Sekayu.

Tersangka akhirnya menyerahkan diri dengan diantarkan keluarganya ke Unit PPA Sat Reserse Kriminal Polres Muba setelah sebelumnya penyidik berkoordinasi dengan perangkat desa dan keluarga, Selasa (02/06/2020) Sore.

"tersangka memang menyerahkan diri, saat ini masih dalam penyidikan Unit PPA kita"Beber Kasat Reskrim Polres Muba AKP DELI HARIS, SH, MH mewakili Kapolres Musi Banyuasin AKBP YUDHI SURYA MARKUS PINEM, S.ik.

Diceritakan DELI, Jumat 22 Mei 2020 pukul 17.30 Wib tersangka membujuk korban dengan membawa nya jalan - jalan kedalam kebun orang. Sesampainya, tersangka langsung menyetubuhi korban Bunga layaknya suami istri. Setelah selesai korban pun diantarkan tersangka ke ibunya untuk pulang.

" Si Korban ini kemudian menceritakan yang telah dialaminya kepada ibunya setelah sampai dirumah, yang akhirnya melaporkan ke Mapolres Muba"kata DELI.

Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 81 ayat (1) dan (2) Jo Pasal 76 D UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RO No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak sebagaimana dirubah dan ditambah dengan UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang perlindungan anak. Tutup DELI.(ril)

Transfer DAU Bulan Mei dan Juni ke Muba Lancar Jaya

Tanggal 8 Mei DAU Muba Sudah di Transfer

MUBA,DS. -Sekretaris Daerah Pemkab Muba, Apriyadi MSi menyebutkan transfer DAU dari Pemerintah Pusat Musi Banyuasin lancar hingga bulan Juni. Kabar ini bertolak belakang dengan berita di media massa dalam dua hari belakang yang menyebutkan Muba mengalami penundaan 35 persen Dana alokasi Umum (DAU) bulan Mei 2020.  Faktanya, kata Apriyadi, DAU bulan Mei 2020 sudah lunas ditransfer. "Bahkan untuk bulan Juni pun sudah masuk pada akhir Mei tadi. Kita tidak tahu sumber berita yang menyebutkan Muba tertunda. Malah Radiogram dari Kemenkeu yang kita terima akhir Mei menyebut secara nasional ada dua provinsi di Indonesia yang masih tertunda transfer DAUnya. Pertama Sumatera Selatan kedua Papua Barat. Sedangkan Kabupaten/Kota di Sumsel ada tiga. Saya lupa mana saja, nanti bisa dicek pada radiogramnya. Nah yang pasti Muba sudah aman hingga bulan berjalan sekarang," terang Apriyadi saat dikonfrimasi media, Jumat, 5/6/2020) di ruang kerjanya  

Menurut Apriyadi, Muba sudah tepat waktu dan termasuk daerah yang mematuhi SKB dua Menteri yakni Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan bernomor 119/2813/SJ dan 117/KMK.07/2020 tentang Percepatan Penyesuaian APBD Tahun 2020 Dalam Rangka Penanganan Covid-19, serta Pengamanan Daya Beli Masyarakat dan Perekonomian Nasional dan PMK No.35/PMK.07/2020.

Ditegaskan Apriyadi  pemberitaan di media yang menginformasikan ada 13 Pemda di Sumsel termasuk Pemkab Muba yang ditunda transfer DAU-nya tidak benar.

"Kalau Pemkab Muba sudah ditransfer pada 8 Mei sisa DAU-nya sebesar Rp10 Miliar lebih. Jadi, kalau Pemkab Muba tidak ditunda karena sudah menyesuaikan anggaran serta mematuhi SKB dua Menteri dan PMK No.35/PMK.07/2020," tegas Apriyadi.

Sementara itu, Kepala BPKAD Muba, Mirwan Susanto menjelaskan Pemkab Muba sudah menyesuaikan dan melaporkan pada 23 April 2020. "Setelah melapor dan menyesuaikan, pada 8 Mei 2020 sisa DAU sebesar Rp 10.138.258.550,- (35 %)", terangnya. 

Dikatakan Mirwan, setelah Pemkab Muba dilakukan transfer ada beberapa perwakilan Pemda di Sumsel yang berkonsultasi dengan Pemkab Muba.

Terpisah, Kepala BPPRD Muba, Riki Junaidi AP MSI menjelaskan,  DAU untuk Bulan Mei sudah masuk semua.
"DAU formula pada periode sebelumnya per bulan menerima sebesar Rp.34.935.828.000,-. DAU memang mengalami penurunan sesuai dengan Perpres 54/2020 dan PMK 35/2020 sekitar 11,83%.," bebernya.

Dijelaskan juga oleh Riki, bahwa DAU untuk bulan Juni juga sudah disalurkan Kemenkeu  sesuai PMK 35/2020 ke Kas Daerah Pemkab Muba pada tanggal 29 Mei 2020 yang lalu.(ril) 

BUPATI OI BERIKAN BANTUAN LANGSUNG KEPADA KELUARGA YANG RUMAHNYA ROBOH DI DESA KAPUK

INDRALAYA.DS, -- Bupati Kabupaten Ogan Ilir (OI), HM Ilyas Panji Alam,SE.SH,MM, ditengah wabah Pandemi Covid-19 menyempatkan diri bertemu dan memberi bantuan langsung dengan 2 kepala keluarga yang menjadi korban rumah roboh akibat hujan dan angin kencang di Desa Kapuk dan Desa Sungai Lebung Ulu Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir, Jum’at (05/06/20).

Bupati Ogan Ilir mengaku turut prihatin kepada Dua kepala keluarga yang tertimpa musibah rumah roboh. Dan Melalui Dinas Sosial Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OI dan Baznas OI memberikan bantuan sembako dan uang tunai, semoga dengan bantuan yang diberikan dapat mengurangi beban keluarga musibah rumah roboh tersebut.

“Kita sekarang lagi dalam fase Pandemi dampak coronavirus Covid-19 atau yang lebih sering dikenal dengan Virus Corona saya menghimbau kepada masyarakat untuk mentaati segala himbauan pemerintah dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19” Kata Bupati OI.

Ditambahkannya, ”Adapun upaya pencegahan yakni dengan jaga jarak, jaga kebersihan, selalu lakukan cuci tangan sebelum dan sesudah beraktifitas, serta kalau ada masyarakat yang tiba-tiba sakit dan memiliki gejala Covid-19, segera laporkan ke Kepala Desa setempat. Nanti ada bidan desa yang langsung melihat kondisi pasien di Rumahnya,” terangnya. 

Sementara Camat Pemulutan Selatan Haroman,S.Pd,M.Si mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir karena telah memberikan bantuan pada warga yang terkena musibah.

“Kepada Bapak Bupati Ogan Ilir, terima kasih karena telah memberikan bantuan pada warga kami, semoga dengan adanya bantuan ini bisa bermanfaat bagi warga masyarakat yang tertimpa rumah roboh” Ujarnya.

Adapun bantuan yang diberikan oleh Bupati Ogan Ilir lanjutnya, berupa Sembako dan juga uang tunai, “Sekali lagi kami Pemerintah Kecamatan Pemulutan Selatan, mewakili masyarakat Kecamatan Pemulutan Selatan mengucapkan terima kasih,” paparnya. (Zen)

Kisah Pilu Bayi Kembar Tiga Di Pal 1 Desa Toman, Butu Perhatian Pemerintah

MUBA,DS. - Di tengah pademi covid 19 ibu Reni Marlina ( 36) istri dari BPK Edi Yanto ( 40 ) warga Dusun 2 Desa Lubuk Buah, Sungai Sialang kecamatan Batang Hari Leko ( BHL) kabupaten Musi Banyuasin yang sekarang berdomisili di desa Toman dusun 1 RT 8 kecamatan Babat Toman melahirkan bayi laki-laki  kembar 3 pada hari Minggu 10 Mei 2020 di RSUD Sekayu.

Reni Marlina guru honorer di SD Negeri Bedeng Seng desa bangun sari kecamatan Babat Toman kabupaten Muba dan suami nya buruh sadap karet yang berpenghasilan tidak tetap ini selain mendapatkan bayi kembar 3 , keluarga ini mempunyai 3 orang anak yang tertua duduk pelajar di SMK Ulak Paceh kecamatan Lawang Wetan dan 2 anaknya sekolah di SMP Muhamadiyah.

Ketiga bayi kembar ibu Reni Marlina di beri nama David Ramadhan, Dafa Alfarizi dan Dani Ardafa  keseniannya lahir dengan berat badan David 1,8 kg, Danu dan Dani beratnya 1,75 kg ,  kondisinya dalam  keadaan sehat.

Kelahiran ke tiga putra ibu Reni dan Edi di tengah penyebaran covid 19 , luput dari perhatian pemerintahan kabupaten Muba, menurut bapak bayi kembar ini yang sehari-harinya sebagai buruh penyadap karet sangat kesulitan untuk membelikan susu ke tiga bayi nya, susu dan tempat tinggal kami ini dapat dari belas kasihan para tenggara di sekitar ini, karena di tengah musim Corona sangat sulit mendapatkan duit untuk membeli susu apa lagi saya ini nyadap karet milik kebun orang yang sekarang ini harga karet sedang murah, sedangkan istri saya guru honor yang setiap 3 bulan baru menerima hadiah honor, terimakasih tetangga di sekitar sini basuh perhatian dengan membantu ngasi susu pada anak kembar kami dan memberikan tumpangan tempat tinggal tidak di haruskan sewa," ungkap Edi.

Kami sangat berharap sekali bantuan pada pemerintahan agar kami di beri bantuan untuk mendapatkan susu bagi bayi kembar kami ini," harapnya.

Jon Faizar Sala- satu warga mengatakan pada media kondisi pak Edi Yanto yang mempunyai anak kembar tiga ini kehidupannya sangat kekurangan , sebagai buruh sadap karet di tengah harga karet yang menurun ini, ini pun kami berupaya membantu  memberikan susu untuk ketiga bayi kembar in sedangkan tempat tingg alnya sekarang ini baru di tempatnya di beri tumpangan oleh warga yang punya Bedeng karena di tempat yang lama di depan Bedeng ini sangat sempit , maka di suruh menunggu di sini ," jelasnya.(hsm)

Ratusan Partisipan Webinar Persiapan New Normal Muba Antusias

Melaksanakan Tatanan New Normal Life Kuncinya Disiplin Melaksanakan Protokol Kesehatan

MUBA,DS. - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin akan lebih mematangkan persiapan New Normal Life. Seperti diketahui pandemi Covid-19 mensyaratkan masyarakat ke depan merubah tatanan hidup menjadi yang baru, harus menyesuaikan dan beradaptasi dengan apa yang sudah ditentukan WHO.

"New Normal Life ini bukan untuk melonggarkan protokol kesehatan yang sudah ada tetapi justru merubah prilaku sehari-hari untuk dapat bekerja secara produktif dan aman. Karena kita tidak tahu dimana virus Corona ini berada. Ini tatanan baru yang bakal dijalani,  yang harus diperhatikan dan dijadikan kebiasan baru," ujar Bupati Muba Dodi Reza saat Webinar dengan Tema Kesiapan Kabupaten Muba dalam Menghadapi New Normal Life, Kamis (4/6/2020). 

Kickoff New Normal Life bukanlah ramai-ramai deklarasi buka mall, tempat ibadah dan fasilitas umum lainnya, tapi bagaimana kita juga mengedukasi seluruh masyarakat sudah terbiasa tanpa paksaan mengikuti tantanan hidup yang baru yang disiplin melaksanakan protokol kesehatan.

'Namanya New Normal Life, sehingga untuk menuju kesana diperlukan kesiapan semua pihak baik Pemerintah, para stakeholder, akademisi, penegak hukum, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tentunya Warga Masyarakat kita untuk bersiap apabila New Normal Life sudah bisa kita terapkan nantinya.  

Kita harus  rela dan ikhlas mengikuti batasan yang ada, dan wajib disiplin mematuhi protokol kesehatan dalam menjalani kehidupan sehari hari saat penerapan New Normal nantinya", ucapnya. 

Sekarang ini, lanjutnya, Pemkab Muba sedang konsen dalam fase persiapkan seluruh elemen masyarakat untuk masuk fase baru. Mulai dari mempersiapkan sarana kesehatan misalnya nanti akan ada PCR tes di Muba dan sarana prasarana kesehatan lainya wajib terpenuhi sesuai ketentuan dengan mengacu Protokol kesehatan, Meringankan beban warga masyarakat melalui jaringan Pengaman Sosial dan Mengedukasi seluruh warga masyarakat muba yang melibatkan seluruh elemen masyarakat Muba untuk dapat patuh dan Disiplin Melaksanakan Protokol Kesehatan sampai ke Tingkat Desa Rt/Rw sehingga diharapkan semua elemen masyarakat dengan kesadaran sendiri disiplin melaksanakan semua aturan protokol kesehatan tersebut.

"Secara masif akan dilakukan uji tes di Muba.  Selama ini butuh 15 hari hingga hasil uji tes keluar, maka kami putuskan mengadakan PCR real time di Kabupaten Muba yang saat ini dalam proses, Rumah sehat dan tempat isolasi mandiri kita siapkan dengan lebih masif lagi," terangya. 

Ikut menyikapi langkah langkah tatanan kehidupan “New Normal“  sebagaimana direkomendasikan Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Sumsel, Prof Dr dr Yuwono M Biomed. Ia menyampaikan syarat menjalani New Normal Life (NNL) yaitu pertama, pemerintah bisa membuktikan bahwa transmisi sudah dikendalikan yaitu 
angka Ro (R) kurang dari 1(satu). Kedua, Sistem kesehatan tersedia untuk melacak kontak (tracing), mendiagnosis (testing) & merawat (treatment) kasus positif Covid-19. "Ketiga, risiko penularan sudah terkendali terutama di tempat dengan kerentanan
tinggi. Keempat, langkah pencegahan di lingkungan kerja/bisnis seperti jaga jarak, cuci tangan dan etika batuk bersin berjalan baik. Kelima, mencegah kasus impor virus corona, dan Keenam, menghimbau masyarakat untuk berpartisipasi dan terlibat transisi NNL," dan saya mengikuti dan memantau Muba saat ini lagi gencar melaksanakan  itu semua jelasnya.

Nara sumber lainnya, Guru Besar FISIP UNSRI, Prof Dr Alfitri MSi mengatakan bahwa New Normal Life ialah perubahan prilaku untuk tetap menjalankan aktifitas normal ditambah penerapan protokol kesehatan mencegah penularan Covid -19.

"Adaptasi perubahan prilaku kearah pencegahan penularan Covid-19 yang pertama akan berada pada fase sistem bersifat paksaan dalam ketertiban dan kedisiplinan bersama . Kemudian meningkat pada partisipasi, dimana tumbuh kesadaran prilaku tertib dan disiplin hingga berlanjut pada fase inisiasi dimana muncul inovasi dan kreasi dalam menjalani kehidupan New Normal  sehingga kita bisa beradaptasi dan pencegahan terhadap covid19 dapat dilakukan ," pungkasnya. 

Dalam rangkaian webinar dipandu oleh moderator Bung FK (Fakturohman) dengan tema Kesiapan Kabupaten Muba dalam Menghadapi New Normal Life tersebut Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin didampingi oleh Ketua TP PKK Muba Hj Thia Yufada Dodi Reza, Kepala Dinas Kesehatan Muba dr Azmi Dariusmansyah, Kepala Dinkominfo Muba Herryandi Sinulingga AP serta turut diikuti sebanyak 485 partisipan, yang berasal dari berbagai kalangan yaitu Kapolres Muba, Dandim 0401 Muba, Kejari Muba, FKPD, Sekda Muba, OPD, Pemerintah Kecamatan dan desa Rumah Sakit, Puskesmas, Organisasi masyarakat, Kepala Sekolah, Tokoh pemuda, Tokoh masyarakat dan masyarakat umum lainnya.(hsmril) 

4 Juni Positif Covid-19 Muba Bertambah 2 Orang, sebelumnya 4 Kasus positif telah Sembuh

MUBA,DS. - Sempat satu hari yakni Rabu (3/6/2020) tidak ada penambahan kasus positif Covid-19 , Kamis (4/6/2020) Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Muba mengkonfirmasi ada penambahan 2 kasus positif covid-19.

Penambahan positif Covid-19 tersebut yakni kasus 20 perempuan usia 60 tahun Dusun 3 Ramba Jaya Kecamatan Babat Supat (Lokal) dan kasus 21 laki-laki usia 20 tahun Dusun 3 Ramba Jaya Kecamatan Babat Supat (Lokal). 

"Dengan adanya penambahan 2 kasus ini, total positif Covid-19 di Muba ada sebanyak 21 kasus," ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Muba, Seftiani Peratita SS MKes.

Seftiani menyebutkan, berdasarkan data update Gugus Tugas Covid-19 Muba tercatat total ODP sebanyak 351 yang selesai pemantauan 317 orang junalh masih dipantau 34 orang , sedangkan OTG 236 orang yang selesai pemantauan 130 orang, jumlah  yang masih  pantau 106 orang dan PDP 88 orang yang selesai pengawasan 45 orang dan saat ini proses pengawasan 43 orang 

"16 kasus konfirmasi masih dirawat di rumah sakit yakni diantaranya 6 orang di RSUD Sekayu, 1 orang RSUD Sungai Lilin, 9 orang RSUD Bayung Lencir, dan 4 kasus sembuh," paparnya. 

Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex mengatakan dengan adanya penambahan 2 kasus positif tersebut hari ini  dirinya bersama jajaran satuan gugus tugas percepatan penanganan  covid-19 di Kabupaten Musi Banyuasin bersama stakeholder terkait akan lebih memaksimalkan upaya pemutusan rantai penularan covid-19 dan kita sangat serius bekerja, untuk itu sehingga penambahan yang terkonfirmasi positif di Kabupaten yang kita cintai ini  berjalan landai dan kita berharap dapat terus diminimalisir dan semua ini dapat dilakukan jika seluruh warga   disiplin menerapkan protokol kesehatan. 

"Selain itu Upaya-upaya pencegahan  akan terus dimaksimalkan, memperketat wilayah perbatasan akan terus diintensifkan," edukasi bagi masyarakat terus dilaksanakan tegasnya. 

Dodi menambahkan,  para tim tenaga medis penanganan Covid-19 di Muba kita beri semangat dan kita wajib suport untuk lebih intensif memberikan perawatan kepada PDP Positif Covid-19 yang sedang dalam perawatan dan khusus  kepada warga masyarakat Muba “ ayo terus kita jalankan protokol kesehatan Gunakan Masker saat Keluar Rumah Cuci Tangan dengan sabun biasakan disiplin menerapkan pola hidup sehat, hindari kerumunan jaga karak minimal 1-2 meter, minum vitamin jaga imun tubuh kita karena diri kita sendiri sebagai  Garda Terdepan dalam menghadapi virus covid-19 ini  sedangkan Rumah Sakit Adalah Benteng terakhir kita dalam upaya proses penyembuhan jika terkena virus ini.

"Selain itu, saya berpesan kepada PDP Positif Covid-19 di Muba yang saat ini menjalankan perawatan untuk tetap optimis bisa sembuh, yakinlah tim gugus tugas dan tenaga medis akan maksimal dalam memberikan perawatan, apalagi kita di Muba sudah berhasil menyembuhkan empat Orang terkonfirmasi  Positif Covid-19," pungkasnya.(hsmril) 

Pemkab Muba Bersama DPR RI dan KKP ajak Masyarakat Gemarikan

Wabup Beni Hernedi : Gemarikan Tingkatkan Imun tubuh hadapi  Covid19

MUBA,DS. - Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Wakil Bupati Muba Beni Hernedi bersama Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Riezky Aprilia SH MH dan Direktur Sistem Logistik Kementerian Kelautan dan Perikanan RI Innes Rahmania API SSos MM melaksanakan Kunjungan kerja di Kecamatan Tungkal Jaya, dan Kecamatan Sungai Lilin, Kamis (04/06/2020) tepatnya di Balai Desa Sinar Tungkal Kecamatan Tungkal Jaya, dan Desa Pinang Banjar Kecamatan Sungai Lilin.

Kunker ini dalam rangka Safari Perluasan Gemar Makan Ikan di Kabupaten Musi Banyuasin sekaligus menyerahkan bantuan Ikan atau olahan ikan kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 di wilayah Kabupaten Muba.

Dalam kesempatan ini, Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Wabup Muba Beni Hernedi menyampaikan bahwa Pemkab Muba menyambut baik gerakan memasyarakatkan ikan tersebut.

Tentunya, lanjut Beni dengan semangat dan tekad yang baik untuk bersama-sama melanjutkan tugas dan pengabdian kita kepada daerah yang kita cintai ini.

"Saya atas nama pribadi, masyarakat, dan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin mengucapkan terima kasih kepada Anggota DPR RI Riezky Aprilia SH MH dan Direktur Sistem Logistik Kementerian Kelautan dan Perikanan RI Innes Rahmania API SSos MM yang telah hadir mengunjungi masyarakat Muba. Semoga kunjungan ini akan lebih meningkatkan silaturahmi antara kita, sekaligus dapat mendukung kegiatan Safari Gemarikan kepada masyarakat terdampak covid-19,"ungkapnya.

Dirinya juga mengatakan mengkonsumsi ikan sangat baik bagi kebutuhan tubuh kita karena memiliki nutrisi yang tinggi, terutama dikonsumsi bagi anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan. Untuk meningkatkan konsumsi ikan, maka sudah menjadi keharusan untuk dibudayakan makan ikan di masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin. 

Apalagi, lanjut Beni ditegah pandemi Covid-19, memakan ikan adalah salah satu upaya untuk mencegah wabah Covid-19. Selain itu, Beni juga menghimbau kepada masyarakat untuk terus menjaga kesehatan, dan mematuhi protokol kesehatan guna mencegah meluasnya wabah Covid-19 tersebut.

"Kami Pemkab Muba mengajak kita semua tetap cegah dan Waspadai wabah Covid-19 dengan terus patuhi protokol kesehatan, dan tetap jaga imunitas. Dan mari kita bersiap menghadapi kehidupan New Normal atau kebiasaan baru yaitu selalu menggunakan masker, jaga jarak, dan lainnya sesuai dengan protokol kesehatan," terangnya.

Direktur Sistem Logistik Kementerian Kelautan dan Perikanan RI Innes Rahmania API SSos MM dalam sambutannya, mengatakan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) akan terus diperluaskan di wilayah Sumatera Selatan, khususnya bagi warga masyarakat Kabupaten Muba.

Karena, Ikan menjadi salah satu bagian penting dalam pemenuhan kebutuhan pangan nasional, lanjutnya, oleh karena itu, ketersediaannya harus cukup, baik diperoleh dari perikanan tangkap maupun hasil budidaya.

Sementara, Anggota DPR RI Riezky Aprilia, SH.,MH., menjelaskan bahwa Ikan sebagai salah satu sumber protein yang murah dibandingkan dengan daging harus menjadi hidangan prioritas mulai dari sekarang. Ikan dapat diolah menjadi menu hidangan yang menarik seperti sosis, bakso, nugget, dan abon ikan.

Menurutnya, berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa protein yang dikandung ikan berkualitas tinggi. Beberapa keunggulannya yakni, kadar kolesterol rendah, mengandung asam lemak tidak jenuh, penyerapan daging ikan lebih tinggi, kaya akan fosfor, zat besi dan iodine, serta mengandung zinsum yang penting untuk perkembangan sel-sel otak.

"Sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk memberikan hak bagi anak. Salah satunya adalah dengan memberikan asupan gizi seimbang dan cukup, agar mereka tumbuh dan berkembang menjadi generasi emas yang sehat dan cerdas untuk membangun bangsa, dan khususnya Kabupaten Muba dimasa yang akan datang,"Tandasnya.

Turut dihadiri, Anggota DPRD Sumsel Susi Imelda Beni Hernedi, Para Kepala Perangkat Daerah, Camat Tungkal Jaya Yugo Valentino, Camat Sungai Lilin Emilya Afrianita, kepala Desa Sinar Tungkal jaya Indra Gunawan beserta Perangkat Desa, Kepala Desa Pinang Banjar Aman Mahmud beserta Perangkat Desa, dan masyarakat.(hsmril)