NEWS

Slider

Yuli Janda Empat Anak di Muba Akhirnya Bisa Tidur Nyenyak Lewat Baznas, Pemkab Muba Bangun Rumah Warga Miskin

MUBA,DS. - Setelah hampir enam tahun berteduh di rumah yang tidak layak dan serba kekurangan, Senin (1/6/2020) bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila akhirnya Yuli Nensi warga Desa Sukarami Kecamatan Sekayu dibangunkan rumah permanen oleh Pemerintah Kabupaten Muba melalui dana Baznas. 

Janda yang memiliki empat orang anak dan sehari-hari bekerja serabutan mengambil upah memotong karet tersebut tampak terharu dengan dimulainya pembangunan rumahnya secara permanen yang pada kesempatan itu langsung didatangi Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi bersama Baznas Muba serta jajaran Dinas Sosial Muba. 

Betapa tidak, selama ini Yuli tidur pun tak nyenyak dengan kondisi rumah yang reot dan tidak memiliki MCK. Hampir setiap malam dirinya bersama empat anaknya dihantui rasa cemas khawatir sewaktu-waktu rumahnya akan roboh. 

"Selama ini kalau hujan angin saya dan anak-anak selalu takut rumah kami roboh, Alhamdulillah mulai hari ni rumah kami dibangunkan secara permanen oleh Pemkab Muba, terima kasih yang tak terhingga," ucap Yuli yang sejak 2 tahun belakangan ditinggal suaminya. 

Ia menjelaskan, selama ini kondisi rumahnya merupakan bangunan kayu yang sudah tua dan tidak memiliki MCK. "Kalau mau MCK numpang ke tetangga, dan sekaran Alhamdulillah sudah dibuatkan oleh Pemkab Muba juga MCK untuk keluarga saya," ucapnya. 

Ketua Baznas Muba, Lukmanul Hakim menyebutkan bangunan permanen kediaman Yuli akan dibangun dengan ukuran 5 meter X 6 meter serta ditambah MCK ukuran 1,5 meter X 1,5 meter. 

"Bangunan jadi permanen dengan batu bata dan atap seng. Anggaran yang dikucurkan sebesar Rp29 juta, Insya Allah 10 hari ke depan proses pembangunan sudah selesai," ungkapnya. 

Lanjutnya, program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Muba tersebut merupakan program Bupati Muba Dodi Reza dalam upaya mengentaskan kemiskinan, lewat Baznas dana yang terkumpul merupakan hasil zakat warga Muba utamanya kalangan ASN Pemkab Muba. 

"Inisiasi pak Bupati Dodi Reza mengeluarkan Perda Zakat tersebut untuk inilah keperluannya salah satunya, meringankan beban sesama dan langkah konkrit mengentaskan kemiskinan," bebernya. 

Sekretaris Daerah Muba Drs Apriyadi MSi menceritakan awal mula mengetahui kondisi rumah tidak layak huni milik Yuli tersebut saat dirinya menyalurkan dana BLT Dana Desa di wilayah tersebut, kemudian melihat kondisi rumah Yuli sangat tidak layak huni.

"Kemudian saya minta Kades setempat mengusulkan agar rumah Yuli mendapatkan bantuan bedah rumah lewat dana Baznas, apalagi kondisi keseharian ibu Yuli tersebut sangat susah dan menafkahi 4 anaknya yang masih kecil," terangnya.

Kandidat Doktor Universitas Sriwijaya ini menyebutkan, dengan bantuan program bedah rumah tersebut sedikitnya bisa mengurangi beban ibu Yuli bersama anak-anaknya. 

"Untuk makan sehari-hari pun ibu Yuli ini sulit, tentu tidak dimungkinkan dirinya akan mampu memperbaiki rumahnya sendiri, kondisi warga yang seperti inilah harus segera dibantu sesuai komitmen pak Bupati Dodi Reza," pungkasnya.(hsmril). 

Iklan muba


Menuju kehidupan New Normal, Semua Wajib Disiplin Menerapkan Protokol Kesehatan

MUBA,DS. - Bupati Kabupaten Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Sekretaris Daerah Drs H Apriyadi MSi., pimpin Apel Gelar Pasukan dalam rangka Penegakan disiplin protokol Kesehatan pada masyarakat menuju kehidupan new normal di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin, kedepanya Senin (1/06/2020) di Halaman Makodim 0401 Muba.

Dalam Sambutan Bupati Musi Banyuasin yang disampaikan Sekda Muba Drs H Apriyadi menyampaikan ucapkan terima kasih kepada seluruh Jajaran Kodim 0401 Muba, Jajaran Polres Muba dan Jajaran Pemerintahan Kabupaten Musi Banyuasin yang terlibat langsung dalam satuan gugus tugas percepatan penanganan dan pencegahan covid 19 khususnya dalam rangka penegakan disiplin dan penerapan protokol kesehatan di lokasi-lokasi fasilitas umum baik milik pemerintah maupun fasilitas-fasilitas umum non pemerintah menuju kehidupan new normal kedepanya yang akan kita hadapi dan jalani secara bersama sama.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dan Ketua Satuan Gugus Tugas Kabupaten Musi Banyuasin mengingatkan kepada kita semua seluruh petugas gugus tugas khususnya rekan rekan yang akan bertugas melaksanakan penegakan disiplin dilapangan kita diminta oleh pimpinan dalam rangka menghadapi wabah Covid-19 ini, kita tidak bisa lagi hanya berdiam diri semua aktifitas sudah harus mulai menghadapi penerapan new normal (adaptasi Kehidupan Baru) dengan kuncinya wajib seluruhnya warga Muba untuk mentaati protokol kesehatan dalam kehidupan sehari hari kedepannya ", terangnya.

Artinya kalau semua aktivitas selama ini banyak yang dibatasi dan ditutup tidak diperbolehkan. Dan mulai kedepan secara bertahap dan berkesinambungan Lanjut Apriyadi akan mulai kita terapkan , dan akan mulai kita berikan kesempatan untuk melakukan aktivitas, akan tetapi dengan memenuhi persyaratan - persyaratan yaitu persyaratan protokol kesehatan dengan ketat kuncinya adalah meningkatkan disiplin dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, penerapan sosial distancing/physical distancing (jaga jarak minimal 1-2 Meter) cuci tangan pakai sabun di air mengalir dan tentunya wajib bermasker saat beraktifitas diluar rumah, terutama di fasilitas-fasilitas umum yang besar peluangnya, besar kemungkinannya menjadi cluster penularan virus Corona.

"Sasaran utama kita dalam hal penegakan disiplin protokol kesehatan ini ada pada fasilitas layanan publik dan pada pasar-pasar milik pemerintah daerah yang melakukan aktivitas setiap hari angkutan kendaraan umum, rumah ibadah, dan sekolah serta lokasi lainnya yang wajib kita antisipisai bersama selain itu fasiltas fasiltas pendukung seperti tempat cuci tangan dan atau hand sanitizer, petugas mengecek suhu tubuh dan lainnya wajib disediakan sesuai aturan protokol kesehatan.

Di Kabupaten Musi Banyuasin ini 6 pasar yang perlu kita lakukan penegakan disiplin protokol kesehatan. "Oleh karena itu, kami berpesan kepada Satgas Gugus Tugas yang akan turun ke lapangan ini, tegakkan disiplin dan aturan aturan berdasarkan protokol kesehatan dan edukasi kepada masyarakat, beri pengertian, dan jika perlu apabila tidak menurut berikan sanksi-sanksi sosial untuk menumbuhkan  kesadaran seperti pembersihan lokasi pasar dan fasum misalnya", tandasnya.

Terakhir, Apriyadi juga berharap agar kita semua warga Musi Banyuasin, "wajib disiplin mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, jaga jarak dan selalu cuci tangan meningkatkan imun tubuh", tegasnya.

Terpisah, Plt Kepala Disperindag Muba Azizah menerangkan bahwa 6 Pos Pasar tersebut meliputi
Pasar Randik, Pasar Perjuangan, Pasar Sungai Lilin, Pasar Babat Toman, Pasar Mangun Jaya, dan Pasar Bayung Lincir yang ada setiap hari dan ditambah pasar kalangan yang jadwalnya hanya setiap seminggu sekali 

"Dengan masih adanya pandemi Covid-19 tentunya ini awal baru. Kita harus membudayakan hidup bersih dan sehat untuk selamanya masa pandemi ini, pelaksaanan New normal dapat diterapkan di tempat-tempat umum khsusnya seluruh pasar tempat interaksi antar pedagang dan pembeli  wajib disipilin melaksanakan Sosial/physical Distancing, wajib menggunakan masker tumbuh dari kesadaran kita semua dan satuan gugus tugas akan berkolaborasi bersama melakuka. pengawasan baik dari  Pemkab Muba, TNI dan Polri,"pungkasnya.

Apel gelar pasukan ini, dihadiri oleh Dandim 0401 Muba Letkol Arm Muhammad Saiffudin Khoiruzzamani SSos Mhan, Kajari Muba Suyanto SH MH, Perwakilan Kapolres, Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama Sekayu serta diikuti 20 orang personil dari Kodim 0401/Muba, 15 orang personil Polres Muba, 10 orang Pol-PP . Muba, 10 orang Dishub Muba, 10 orang BPBD Muba, Gugus Tugas Covid-19 serta 10 orang Dinkes Muba, dan Disperindag.(hsmril) 

Bareng Ricky Gunawan, Ketum Perbasi Dodi Reza Latih Coach se-Sumsel Secara Virtual Antusias, Diikuti 400 Coach se-Indonesia

MUBA,DS. - Guna menambah knowledge para pelatih bola basket di Indonesia Khususnya di Sumatera Selatan, khususnya di dalam masa pandemi Covid-19 saat ini Perbasi Sumsel mengadakan Coaching Class Season II bersama Coach Ricky Gunawan melalui zoom meeting tentang "Team offense concept" serta pentingnya pendidikan karakter bagi pemain basket, Minggu (31/5/2020) di Guest House Griya Bumi Serasan Sekate.

Kegiatan yang diikuti 400 coach dari seluruh Indonesia ini, disambut baik oleh Bupati Musi Banyuasin yang juga ketua Umum Perbasi Sumatera Selatan Dr H Dodi Reza Alex Noerdin bersama mantan Gubernur Sumsel dua periode H Alex Noerdin.

Kegiatan ini dibuka langsung Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin. Dalam kesempatan ini mengucapkan selamat atas terselenggaranya kegiatan tersebut. 

Dirinya juga mengatakan bahwa Perbasi tentu akan menjadi suatu tempat berkomunikasi dan konsultasi untuk mencapai hasil yang maksimal, serta mencapai tujuan yang diarahkan kepada kepentingan masyarakat.

"Saya berpesan dan mengimbau agar semua pihak tetap terus berusaha menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan.

Pada kesempatan ini, Dodi mensupport agar seluruh peserta Coaching Class tetap semangat, berpikir dan bertindak inovatif, kreatif dan energik agar olahraga basket, khususnya di Sumsel lebih berkembang.

"Kegiatan kita hari ini sangat luar biasa. Saya selaku pribadi dan Ketua Umum Perbasi Sumsel mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus Perbasi yang hadir ini. Kita juga harus persiapkan kedepannya new normal live termasuk terhadap event olahraga. Kita lihat event-event olahraga saat ini mengalami gangguan, tapi kita akan terus patuhi protokol kesehatan. Konsen saya kedepan bagaimana olahraga tetap berjalan tetap produktif dan tetap mengikuti protokol kesehatan. Harapan kita bersama, Perbasi menjadi stimulus yang terbesar dalam membangkitkan dunia olahraga, khususnya di Sumatera Selatan,"ungkapnya.

Senada, mantan Gubernur Sumsel dua periode H Alex Noerdin juga dalam kesempatan ini menyemangati para peserta coaching Class dengan cuitan katanya yang simpel tapi sangat membakar semangat peserta untuk lebih menggelora. "Kalau kita mau, kita pasti bisa," serunya.

Sementara, Ketua Perbasi Pusat Danny Kosasih dalam Coaching Class Part II melalui zoom meeting menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin yang juga Ketua Umum  Perbasi Sumsel yang telah mendukung terlaksananya kegiatan Coaching Class Season II.

"Terima kasih Ketum Perbasi Sumsel telah membantu Perbasi Pusat dengan mengadakan acara ini, paling tidak disaat covid seperti ini kita berharap semua pelatih atlet bisa belajar sampai covid ini selesai," ulasnya.

"Pemateri bagus, berpengalaman Apa yg dilakukan ini bisa bermanfaat dan saya berpesan jangan dulu melakukan kegiatan yg bergerombol sambil menunggu instruksi dari pemerintah, waktu kosong ini bisa kita berkumpul secara virtual, apalagi yg ikut hari ini sudah sampai 400 orang," tambahnya.

Sementara itu pemateri, Coach Ricky Gunawan (Headcoach ITHB dan Headcoach Jabar PON 2012-2016) sharing tentang "Team Offence Concept" Serta "Pentingnya Pendidikan Karakter Bagi Pemain Basket".

"Sangat sayang jika kita hanya mengajarkan basket saja, alangkah lebih baik juga diajarkan kembangkan karakter," imbuhnya.

Ricky juga menambahkan bahwa pengembangan karakter sangatlah penting. "Karakter Pelatih memiliki dampak dan pengaruh yang luar biasa kepada para pemainnya, karena itu menjadi seorang pelatih adalah sebuah keistimewaan dan tanggung jawab yang tidak boleh dianggap enteng," tandasnya.(hsmril) 

POM Covid-19 Sinergi DisDagPerin Sosialisasi Semua Pasar Di Muba.

MUBA,DS. - persatuan Ormas Muba POM Covid-19 setelah melakukan Audensi Dengan Ketua Tim Gugus Tugas dan instansi lainnya, saptu (30/05/20) sekitar pukul 07.00. Wib. lansung turun kelapangan melakukan sosialisasi yang perdana ke pasar Randik, pasar Inpres dan pasar perjuangan yang terletak persis pada jantung Kota Sekayu.

Kegiatan itu berkat kerja sama yang baik antara Persatuan Ormas Muba POM Covid-19 dengan DisDagPerin Musi Banyuasin yang dikutip dari hasil Audensi POM dengan Ketua Gugus Tugas beberapa waktu lalu pada saat paparan ketua Gugus Tugas H. Dodi Reza Alex bahwa kalau terjadi kelonjakan meningkat Covid - 19 ini " yang perlu kita waspadai semua pasar yang ada di Muba (Red).

Ketua Persatu Ormas Muba POM Covid-19 Kurnaidi mengatakan kalau kegiatan ini merupakan kegiatan sosial yang termasuk bagian dari tugas kami untuk membantu Tim Gugus Tugas dalam percepatan penanganan, pemutusan mata rantai Covid-19 hal ini perlu disosialisasikan ke masyarakat bahwa bermula dari diri kita sendiri untuk mematuhi aturan Pertokol kesehatan.

Lebilanjut Kurnaidi menambahkan kalau melakukan sosialisasi di pasar-pasar ini sangatlah penting terutama pada pasar tradisional, kalangan-kalangan yang jauh dari jangkauan Tim Gugus Tugas atau instansi terkait, tentunya jadi pertanyaan mengapa orientasi kami ke pasar tradisional atau kalangan karena para pedagang itu hapir semuanya dari luar Muba. 

Begitu disinggung program apa yang dicanangkan POM kedepan setelah melakukan sosialisasi ke semua pasar dalam Kabupaten Musi Banyuasin. Sederhana sekali Kurnaidi mengatakan pihaknya akan berkerjasama dengan pihak yang terkait terus melakukan pengawasan seperti contoh kemarin keluar edaran dari Bupati Musi Banyuasin supaya semua Desa dan Kelurahan agar memfungsikan Pos Kamling, nah ini akan kami pantau ke semua Desa dan Kelurahan kemudian kami juga akan sosialisasi ke pihak perusahaan baik itu tambang maupun perkebunan guna mengrokcek setiap perusahaan apa yang sudah dilakukan mereka sesuai tidak dengan anjuran Tim Gugus Tugas dan Protokol Kesehatan dari hasil sosialisasi dan investigasi kami akan kami laporkan ke Tim Gugus Tugas katanya.

Ditempat terpisa Plt Kepala Disdagperin Azizah,S.sos. MT. begitu di konfirmasi wartawan lewat pesan singkat Watshaap nya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kegiatan Ormas POM yang telah turun langsung menyampaikan sosialisasi dalam rangka memutus rantai penyebaran virus Covid-19. Kegiatan ini perlu terus ditingkatkan guna menjaga Kabupaten Musi Banyuasin agar tetap kondusif dan terhindar dari lonjakan penambahan kasus positif corona Covid-19 dan kamipun mengharapkan
Peran serta aktif seluruh elemen masyarakat dalam sinergisitas penanganan penyebaran virus corona Covid-19 dan kami mengharapkan dapat membantu Pemerintah Musi Banyuasin dan Gugus Tugas dalam mengantisipasi penyebaran Corona Virus Covid-19 harap Azizah. (rilis/Tim) 

1 Pasien Kasus 04 (PDP-41) Covid-19 Muba Meninggal Dunia

2 Pasien Kasus 03 (PDP-37) dan kasus 09 (PDP-68) dinyatakan sembuh 

MUBA,DS.- Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Musi Banyuasin mengkonfirmasi data update 31 Mei 2020 dikabarkan bahwa kasus 04 (PDP41) umur 23 tahun Laki-laki dinyatakan pada hari ini 31 Mei telah Meninggal Dunia, pasien selama ini dirawat itensif di RSUD Bayung Lencir dan berdasarkan pengambilan swab follow up tanggal 16 dan 17 mei 2020 hasil swab pasien ini dinyatakan negatif oleh BBLK pada tanggal 30 mei 2020. Dan status kematian pasien saat ini dalam proses penyelidikan pihak Rumah sakit Ungkap dr Povi Pada Indarta SP P. 

Selanjutnya dr povi merangkan bahwa Jenazah akan dimakamkan oleh pihak keluarga akan dibawa lewat darat ke Deli serdang Sumatera utara dengan mobil ambulance, pasien meninggal ini telah  diberangkatkan dari RSUD Bayung lencir sore hari ini ungkapnya. 

Dr povi juga nemjelaskan mengenai 2 pasien sembuh yakni Kasus 03 (PDP37) Telah sembuh yang dirawat RSUD Sungai lilin dengan hasil swab follow up negatif 2 kali tanggal 24 mei dan 28 mei 2020 dinyatakan sembuh oleh BBLK dan telah di rilis jumat tanggal 29 mei 2020 dan Kasus 09 (PDP68) warga NTB pekerja sub kontraktor Pertamina juga dinyatakan Sembuh yang  dirawat RS. Siloam palembang dengan hasil swab follow up negatif 2 kali tanggal 23 mei dan 28 mei 2020 dinyatakan sembuh oleh RS. Siloam palembang, tanggal 29 mei 2020 pasien keluar dari rumah sakit sabtu tanggal 30 mei 2020. 

Povi menyebutkan, saat ini tercatat ada 4 orang kasus positif Covid-19 di Muba yang telah dinyatakan sembuh. Yakni diantaranya kasus 01 laki-laki umur 24 Tahun asal Sekayu, kasus 02 laki laki umur  41 tahun asal jambi,  kasus 03 perempuan umur 29 tahun asal Sungai Lilin, dan kasus 09 laki-laki umur 41  Pekerja subkon PT pertamina EP ramba asal NTB.

Dikatakan, tercatat hingga 31 Mei 2020 di Muba terdata ada sebanyak 340 ODP selesai dilakukan pengawasan 312, proses Pemantauan 28 orang sedangkan 191 OTG telah selesai dilakukan pengawasan sebanyak  123 orang, dan 58 orang dalam pemantauan dilanjutkan jumlah PDP 77 orang, selesai pengawasan 41 orang dan 36 orang proses pengawasan .(hsmril) 

Muba Terus Tingkatkan Upaya Antisipasi Penyebaran Wabah Covid-19

Maksimalkan pencegahan, Pemkab Muba Perpanjangan Belajar Mandiri di Rumah dan Libur Kenaikan Kelas

MUBA,DS. - Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 atau virus Corona, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin yang dikomandoi Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin bersama jajarannya meminta agar warga masyarakat Muba tidak keluar rumah dan mematuhi protokol Kesehatan, serta anjuran dari Pemerintah Pusat dan pemerintah Daerah.

Bahkan untuk memaksimalkan upaya pencegahan, Pemkab Muba melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah mengeluarkan Surat Edaran Perpanjangan Libur Sekolah/ Belajar Mandiri di Rumah dan Libur Kenaikan Kelas yang diperpanjang sampai dengan tanggal 25 Juni 2020, dan masuk sekolah kembali 26, 27 Juni 2020 untuk melaksanakan pembagian Rapor.

"Selanjutnya, untuk liburan kenaikan kelas /tahun ajaran  baru 2020/2021 mulai tanggal 28 Juni 2020 sampai dengan tanggal 12 Juli 2020 dan masuk sekolah tahun pelajaran baru tahun 2020/2021 pada tanggal 13 Juli 2020", ungkap Kadisdikbud Muba Musni Wijaya.

Selain itu, dirinya juga minta seluruh Kepala Sekolah
dan Dewan Guru agar tetap menyelenggarakan kegiatan administrasi sekolah seperti PPBD, pengolahan nilai kelulusan dan kenaikan kelas, pertanggungjawaban keuangan, petugas piket dan lain-lainnya yang menyangkut pengelolaan sekolah, dengan mengikuti protokol kesehatan Covid-19.

Sementara itu Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin menambahkan Persebaran virus Corona atau Covid-19 yang saat ini kian masif, makanya kita perpanjang lagi belajar mandiri di rumah dan libur kenaikan kelasnya. "Selain itu, Pemkab Muba mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Muba mari kita bersama-sama memerangi atau lawan wabah covid-19 ini, dengan tetap dirumah, patuhi protokol kesehatan dan menjaga kesehatan ,"ungkap Bupati Dr H Dodi Reza.

Kepala Sekolah juga harus memastikan para guru memberikan layanan belajar mandiri di rumah. "Kita juga menghimbau orang tua/wali memastikan putra/putrinya untuk tidak melakukan kegiatan diluar rumah seperti di pusat olahraga, tempat rekreasi, warung internet, pusat perbelanjaan, pusat permainan, atau tempat berkumpul lainnya,"Pungkasnya.(hsmril)

Tingkatkan Keamanan Kampung, Dodi Reza Aktifkan Siskamling di Muba

Siskamling Andil Cegah Penularan Covid-19

MUBA,DS. - Guna meningkatkan keamanan wilayah perkampungan hingga ke kawasan pedesaan, Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Lic Econ MBA menginstruksikan para Lurah dan Kepala Desa di Kabupaten Muba untuk kembali mengaktifkan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling). 

Instruksi Bupati Muba Dodi Reza ini juga tertuang dalam Surat Edaran Bupati Nomor 300/130/KESBANGPOL/2020 Tentang Pengaktifan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) dan PAM Swakarsa di Kelurahan dan Desa guna menindaklanjuti Surat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 440/2014/Polpum perihal antisipasi pencegahan penyebaran corona virus Desease 2019.

"Hal ini juga bertujuan agar tetap terciptanya situasi dan kondisi yang tertib tentram dan aman di tengah masyarakat, terlebih dalam kondisi saat ini wabah covid-19," ucap Dodi Reza. 

Dodi juga meminta, dengan keberadaan siskamling agar dapat melakukan koordinasi dengan instansi terkait TNI, Polri dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Desease (Covid) 2019 apabila ada pendatang/pemudik utamanya dari wilayah zona merah. 

"Kemudian, dihimbau pada masyarakat untuk tidak mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya masa dengan jumlah banyak di tempat umum melalui berbagai upaya yang bersifat mendidik dan menimbulkan kepanikan masyarakat," imbuhnya.

"Lalu, juga masyarakat agar senantiasa menggunakan masker mencuci tangan dan menjaga jarak dalam aktivitas sosial bermasyarakat," tambahnya. 

Dodi menyebutkan, dengan diaktifkan kembali Siskamling nantinya akan turut andil mencegah meluasnya penularan wabah Covid-19 di Muba. "Sebagai bentuk antisipasi agar rantai penularan wabah Covid-19 terhenti di wilayah Muba,dan juga untuk mengamankan lingkungan dari  hal hal yang tidak kita inginkan  " pungkasnya.(hsmril) 

Siap Siap, Tidak Ada Halangan Awal Juni BLT Desa Seri Dalam Akan Cair, Sekdes Zulkarnain Berlian : Kita Masih Menunggu Proses Penyelesaian Buku Rekening

INDRALAYA.DS, – Pemerintah Desa (Pemdes) Seri Dalam Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir telah menetapkan dan memastikan alokasi Dana Desa Tahun anggaran 2020 sebesar 30 persen akan digunakan untuk penanganan dampak covid 19 berbentuk Bantuan Langsung Tunai ( BLT) bagi 93 orang warga masyarakat pedesaan di wilayah itu.
Untuk Pencairan Tahap 1 telah dikucurkan pada 23 mei 2020 sehari sebelum Idul Fitri 1441 H, secara simbolis kepada 9 orang Penerima Manfaat dari 3 Dusun,selebihnya diserahkan langsung kerumah warga penerima manfaat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Desa Seri Dalam melalui Sekretaris Desa (Sekdes) Zulkarnain Berlian,ia mengatakan total untuk keluarga penerima manfaat berjumlah 93 orang , tidak ada aral rintangan awal bulan juni  akan dilanjutkan pencairan tahap II (dua) BLT Dana Desa untuk bulan mei,"ya sekarang kita sedang menunggu proses pembuatan buku rekening bank ,sedangkan dana sudah siap untuk di transfer kebank yang ditunjuk,yang mana pencairan tahap II (dua) ini melalui rekening,"katanya,sabtu (30/5/2020).

Selanjutnya ia menambahkan,bahwasannya pencairan untuk bulan april tahap pertama kemarin,pihak pemerintah Desa telah memberikan secara langsung dan simbolis kepada 9 orang penerima manfaat dan selebihnya 84 orang diberikan langsung kerumah warga penerima manfaat,"ya,untuk 84 orang sisa dari yang sudah kami berikan secara simbolis kemarin itu,kita antarkan langsung kerumah penerima manfaat,"ujarnya.

"Selanjutnya yang menyerahkan bantuan tahap pertama kerumah penerima manfaat itu adalah kepala Desa,Ketua BPD,relawan,Bhabinkamtibmas, Babinsa dan linmas kerumah penerima manfat,"jelas Zulkarnain yang juga Ketua Badan Koordinasi Antar Desa Kecamatan Tanjung Raja.(drs)

Penyerahan BLT DD Tahun 2020 Di Desa Tebing Tinggi Mulak Ulu Kondusif.

LAHAT.DS,--  Setelah sehari usai Musdes mengenai pembagian BLT DD ( bantuan langsung tunai Dana Desa) yang dihadiri Camat Mulak Ulu Sumarno SE, MSI, maka Sebanyak 22 KK dari 98 KK,  yang benar belum tersentuh oleh bantuan lainnya. Hal ini dikatakan Maryudi Rahmat Amd disela pembagian BLT DD tahun 2020 di Gedung Paud Desa Tebing Tinggi 30 Mei 2020.

Menurut Kades Pembagian BLT DD ini sudah sesuai prosedur dan pengcoveran warga yang belum tersentuh dana lainnya, selain Kades mengatakan alasannya kenapa dibagikan usai Lebaran Idul Fitri 1441 H diharapkan warganya dengan dana 600 ribu untuk keperluan sehari- hari nya bukan untuk dana Lebaran " pungkas Kades.
Omiati Amd, Kasi Ekobang mewakili Camat Mulak Ulu Sumarno SE, MSI mengatakan " pembagian BLT DD untuk Desa Tebing Tinggi merupakan urutan terakhir dan telah sesuai dengan aturan, bantuan BLT ini dibagikan sebesar RP 600.000 dan untuk selanjutnya RP 300.000 diharapkan untuk menggunakan dana sehemat mungkin dan bukan salah guna. Mari sama- sama kita mengikuti aturan dari Pemerintah untuk bersama memutus mata rantai Covid-19 agar hilang dari muka bumi ini " ujar Kasi Ekobang.

Turut hadir Koramil Kota Agung Kapten Ferryson, Bhabin Kamtibmas Mulak Ulu, Babinsa, Pendamping Desa, Ketua BPD serta perangkat Desa. Danramil Kota Agung  menambahkan " Alhamdulilah mengenai bantuan BLT DD di Desa ini tidak tumpang tindih, karena rasa empati terhadap warga begitu tinggi. ujar Danramil.

Selain itu juga Danramil 4 Kecamatan ini ( Kecamatan Tanjung Tebat, Mulak Ulu, Mulak Sebingkai dan Kota Agung) berpesan "  memasuki Era New Normal  ini diharapkan kita untuk menyiapkan diri, namun yang punya wewenang itu Pemerintahan yang mengatur, kita menunggu Instruksi dari Atasan apa yang harus  Kita dibiasakan  seperti selama ini rumah ibadah di tutup karena  Covid-19, dengan New Normal  kita akan dibiasakan dengan Virus Corona.    slalu waspada dan tidak takut dengan keadaan ini " pesan Danramil.

Usai wejangan Danramil dilanjutkan pembagian BLT DD berlansung kondusif .(Nid)