NEWS

Slider

Marlina,S.Pd

Satu Pemuja Narkotika Di Bekuk Polsek Tungkal Jaya

MUBA,DS. - Jajaran  unit Reskrim Polsek Tungkal Jaya Resor Muba membekuk Pemuja Narkotika Jenis Ganja di depan Toko Lola Simpang telkom Jalan Lintas Palembang jambi Desa Simp.Tungkal Kec.Tungkal Jaya Kab.Muba, Sabtu (23/05/2020) sekira pukul 20.30 Wib. 

Tersangka Sendiri bernama LEO SAPUTRA (29) yang tinggal di Desa Marga Mulyo kec. Tungkal Jaya, Petani Penen Sawit ini ditangkap tanpa perlawanan dengan barang bukti narkotika jenis ganja. "Pelaku ini kita tangkap saat anggota melaksanakan Giat KKYD, pelaku ini ngikutin orang tua nya yang berpindah - pindah. Dia mulai make saat di Sungai bahar - Jambi. Dia di Tungkal Jaya baru enam bulan" Ujar  kapolsek Tungkal Jaya IPTU RUDIN SUPRIANTOKO, SH yang mewakili Kapolres Musi Banyuasin AKBP YUDHI SURYA MARKUS PINEM, S.ik, Selasa (25/05/2020) siang tadi via HP. 

Penangkapan terhadap Leo berkat adanya kegiatan KKYD Personil Polsek yang menyebutkan, Pelaku saat itu gerak - geriknya mencurigakan sehingga saat itu juga petugas memintai identitas pribadi nya oleh Anggota Polsek Tungkal, tak sampai disitu Polisi juga melakukan pengeledahan Badan. Alhasil, berhasil didapati sebuah kaleng rokok Merk Apache di dalam saku sebelah kiri celana Pelaku Leo saputra. Saat ditunjukkan, pelaku mengakui bahwa barang tersebut miliknya.

"Aku la make waktu didaerah jambi pak, la dua tahun ini aku make pak" Kata pelaku kepada Humas Polres. 

Saat ini tersangka dan barang bukti tengah diamankan di Mapolsek Tungkal untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif. Ia terancam dijerat dengan Pasal 111 ayat (1) subsider pasal 132 ayat (1) sub subsider Pasal 127 ayat (1) dan untuk barang bukti dengan Berat bruto 7,16 Gram dan kertas Paper merk Toreado juga turut diamankan.(AJM-HMS) 

Bantuan Sosial Ala Moncong Putih Kabupaten MUBA

MUBA,DS. - Dalam rangka Pencegahan dan penanganan Virus Corona (Covid-19) dalam wilayah kabupaten Musi Banyuasin. DPC PDI-Perjuangan menyalurkan bantuan Sosial ala "Moncong Putih" berupa paket sembako.

Hal ini seperti yang dilakukan oleh H Ismail di kecamatan Tungkal Jaya yang membagikan, Sebanyak 1000 Paket Sembako yang berisikan 3 kg beras, 1 kg gula, 1 kg Gandum, dan 1 kg susu serta 500 Masker Moncong Putih dibagikan kepada masyarakat. 

Anggota Fraksi PDI-Perjuangan H Ismail dalam kesempatannya mengungkapkan, kegiatan ini bersumber gotong royong partai.

" Yaitu berupa gaji bapak ketua DPC Beni Hernedi selaku wakil Bupati Musi Banyuasin selama 6 Bulan, dan 7 Anggota Fraksi PDI-Perjuangan yang ada di DPRD kabupaten Musi Banyuasin ikut mendonasikan," ujar H Ismail, Minggu (24/5/2020).

Sementara itu Ketua DPC Beni Hernedi dalam kesempatannya menjelaskan, sengaja kami membeli beras asli asal petani lokal di kecamatan Lalan, dikarenakan Kecamatan Lalan masuk sebagai lumbung pangan nasional untuk Sumatera Selatan ini adalah sebagian dari membangkitkan daya beli kita untuk hasil daerah.

" Alhamdulilah kita telah membantu perekonomian Petani kita sendiri, coba bayangkan kecamatan Lalan mempunyai 27.000 ribu hektar lahan sawah dan banyak juga fasilitas yang dimiliki seperti penggilingan padi yang tersebar," bebernya.

Beni Hernedi menjelaskan, beras yang telah kita beli ini diangkut dengan menggunakan Transportasi Sungai pekerja-pekerja angkat angkut muatan barang Transportasi juga terbantukan sekaligus Masyarakat yang memiliki Perahu (Tongkang).

" Sehingga dalam pengemasan Paket bantuan ini kita mempekerjakan lebih kurang 50 tenaga kerja harian, ternyata dengan hal kecil ini pun sebenarnya kita bisa mendapatkan dampak yang besar kepada masyarakat kita sendiri, tergantung bagaimana kita mengelolahnya," pungkas Beni Hernedi.(hsm) 

1 orang Terkonfirmasi Positif Covid-19 Warga NTB bekerja di salah satu Perusahaan di Muba

MUBA,DS. - Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Musi Banyuasin menginformasikan  bahwa saat ini Muba tercatat Bertambah satu  orang Terkonfirmasi  positif Covid-19 , Pasien kasus 09 ini  dirawat di RS Siloam Palembang 

Hal ini diungkapkan Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Muba, Seftiani Pratita,SS.M.Kes. Ia mengatakan, Kasus 09 ini saat ini mendapatkan perawatan di RS Siloam tersebut merupakan warga Nusa Tenggara Barat namun bekerja sebagai karyawan kontrak subkon PT Pertamina Ramba. 

"Kasus 09 ini bekerja di PT Pertamina Ramba namun yang bersangkutan berdomisli di Muba," ungkapnya.

Kasus 09 ini riwayatnya bahwa setelah diumumkan BBLK dan diambil hasil swab pada 12 Mei lalu. "Untuk track kontak erat kasus sudah dilakukan oleh pihak perusahaan dan Dinas Kesehatan. Riwayat Kasus 09 tidak berpergian dan tidak pulang ke rumah, hanya di lokasi rig PT Pertamina EP Ramba," imbuhnya.

"Semua kontak dengan kasus kasus 09 telah dilakukan rapid test dan dilakukan swab sebanyak 3 orang . 2  orang di gedung sehat Sekayu  saat ini kita tinggal menunggu hasil swab   dan 1 orang lagi di menjadi PDP dan di rawat di Rs Jambi tambahnya 

Ia menambahkan, update data hari ini untuk di Muba tercatat ada sebanyak 321 ODP dan telah selesai dilakukan pemantauan 286, saat ini dalam proses Pemantauan 35 dilanjutkan, 161 orang OTG selesai  pemantauan 54, saat inj proses pemantauan 107 orang dan 67 PDP selesai dilakukan pengawasan 35 orang dan saat ini proses pengawasan berjumlah 32 orang. 

Diketahui, saat ini masih ada 6 PDP Positif Covid-19 di Muba yang masih menjalani perawatan intensif. Yakni diantaranya Kasus 03 (PDP37) 29 Tahun Perempuan Sungai Lilin (Lokal), Kasus 04
(PDP41) 23 Tahun Laki-Laki Bayung Lencir (Dalam Penyelidikan), Kasus 05
(PDP39) 29 Tahun Laki-Laki Desa Layan Jirak Jaya (Impor). 

Kemudian, Kasus 06 (PDP42) Desa Tanjung Kerang Babat Supat (Lokal), Kasus 07 (OTG 01) TPE Kaliberau Bayung Lencir (Lokal), dan Kasus 08 (PDP55) Desa Ramba Babat Supat 

Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex  terus menghimbau kepada seluruh warga Muba  saat merayakan Idul Fitri Tahun ini untuk tetap menjaga kesehatan, stamina tubuh, bermasker jika terpaksa keluar rumah, jaga jarak minimal 1 meter dan usai beraktivitas bersihkan diri dengan mencuci tangan dengan sabun serta meminimalisir  melakukan silaturahmi dengan kontak fisik

"Hindari kerumunan dan tidak melakukan silaturahmi dengan kontak fisik. Ini demi upaya kita semua memutus rantai penularan Covid-19 di Muba," ucapnya.(hsm) 

Rayakan Idul Fitri, DRA Ingatkan Warga Muba Taat Protokol Kesehatan

MUBA, DS. - Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah kali ini dipastikan akan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dikarenakan wabah Corona Virus Disease 2019 yang tengah melanda diseluruh dunia tak terkecuali di Kabupaten Musi Banyuasin.

Untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran virus ini Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin menghimbau kepada masyarakatnya agar dalam melakukan Perayaan Idul Fitri tetap menerapkan protokol kesehatan.

Hal ini disampaikan Bupati Muba saat memimpin Apel Patroli Bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD)  Kabupaten Muba dalam rangka Malam Takbiran Hari Raya Idul Fitri 1441 H, di Halaman Mapolres Muba, Sabtu (23/5/2020).

"Kami kembali menyerukan kepada masyarakat Muba yang merayakan Idul Fitri agar sekiranya dapat beribadah dirumah pada Hari Raya Idul Fitri, malam takbiran seyogyanya dapat dilakukan dirumah masing-masing dan beribadah dengan suasana yang khusyuk bersama keluarga terdekat. Dengan melakukan hal-hal tersebut mudah-mudahan dapat berguna bagi masyarakat," ujarnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh komponen atas dilaksanakannya Patroli Bersama FKPD Muba tersebut.

"Kepada FKPD Muba selamat melaksanakan tugas sebaik-baiknya beserta seluruh warga masyarakat yang hadir kita bahu-membahu bersatu untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dibumi yang kita cintai ini, semoga Allah SWT melindungi dan merestui usaha kita semua," pungkasnya.

Kegiatan dilanjutkan patroli bersama, yang juga didampingi Dandim 0401 Muba Letkol Arm Muh Saifuddin Khoiruzzamani SSos Mhan, Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem SIk, Kepala Perangkat Daerah Muba diantaranya Kasat Pol PP Muba Jonni Martohonan AP MM, Plt Kepala BPBD Muba Indita Purnama SSos MSi, Kepala Kesbangpol Muba H M Soleh Naim, Kepala Dinkominfo Muba Herryandi Sinulingga AP, dan Kabag Kesra Setda Muba H Opi Pahlopi MA.(hsmril) 

Sebanyak 89 KK Mendapat BLT Dari Desa Muara Tiga

LAHAT.DS,---- Sebanyak 89 dari 220   kepala keluarga (KK) di Desa Muara Tiga , Kecamatan Mulak Ulu , Kabupaten Lahat  Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menerima bantuan langsung tunai (BLT) dana Desa (DD) tahap pertama tahun 2020

BLT DD per KK sebesar Rp 600 ribu ini dibagikan secara langsung oleh Kades Muara Tiga  Eldiansyah bersama Kasi Ekobang Omiati Amd mewakili Camat Mulak Ulu Sumarno SE, MSI,  Perangkat Desa, Babinsa, Babinkamtibmas,  BPD serta Pendamping Desa.

Pembagian BLT DD ini dilakukan secara simbolis di Balai Desa pada hari Kamis 21 Mei, kepada Awak Media 23/ 5  Eldiansyah mengatakan " Alhamdulilah pendistribusian BLT DD kepada 89 KK yang berhak menerima berjalan lancar tanpa hambatan apapun " ujar Kades

Selain itu juga Kades Muara Tiga menghimbau kepada warganya untuk tetap memperhatikan kebersihan setiap kali usai melakukan aktifitas diluar rumah hendaknya seserinf mungkin cuci tangan dan selalu mengenakan masker Kita tak pernah tahu bahaya mengancam Insya Allah bila kita slalu menuruti aturan maka kita juga telah memutus mata rantai peredaran covid-19 " pungkas Eldiansyah. (Nid)



Serukan Indonesia Jangan Menyerah, Video Tim Isolasi Covid 19 Muba Viral

MUBA,DS. - Di saat tim medis dan tenaga kesehatan yang menangani Covid-19 di Indonesia telah menyerukan kepasrahan dan kalimat menyerah lainnya menangani Covid-19, justru berbanding terbalik yang dialami tenaga medis dan tim isolasi di Kabupaten Musi Banyuasin. 

Di Kabupaten Muba, tenaga medis dan tenaga medis yang menangani Covid-19 mengajak para tenaga medis lainnya di Indonesia untuk tidak menyerah dan menyerukan tagar #Indonesiajanganmenyerah. Bahkan, tagar inipun viral di media sosial dan menjadi penyemangat warganet dan masyarakat untuk melawan Covid-19 serta patuh terhadap protokol kesehatan. 

"Kami tim isolasi covid 19 tetap semangat dan kami harapkan “Indonesia jangan terserah” karena kami juga tim medis tidak akan menyerah sampai wabah ini selesai dan kami berharap masyarakat indonesia khususnya Musi Banyuasin untuk dapat mematuhi aturan dan himbau himbau Pemerintah jaga jarak pake masker jika terpaksa keluar rumah cuci tangan usai beraktivitas dan menjaga imun tubuh dan rajin olahraga," ajak Tim Isolasi Covid-19 RSUD Bayung Lencir, Rismawati SKep Ners, bersama Nira Kartika Skep, dan Salmawari Skep Ners

Menurut mereka saat ini kata menyerah bukan sesuatu yang harus dilakukan tetapi rasa semangat dan optimisme menjadi pendorong untuk melawan wabah Covid-19 agar tidak terus menerus meluas. 

"Ini tanggung jawab kita bersama, Covid-19 musuh kita. Tetap sehat dan tidak boleh menyerah," tegasnya.

Sebelumnya, apresiasi terhadap kinerja Tim Medis dan Tenaga Kesehatan Covid-19 di Muba datang dari Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA, terhitung sejak Rabu (13/5/2020) lalu melalui dana APBD Muba Dodi Reza mulai mencairkan insentif kepada Tenaga Medis dan Pegawai non medis yang terlibat dalam penanganan Covid-19. 

Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu misalnya sedikitnya ada sebanyak 960 Tenaga Medis dan Non Medis yang terlibat dalam penanganan wabah Covid-19, di RSUD Sekayu ini Bupati Muba Dodi Reza mengucurkan Rp6.296.560.000 untuk tiga bulan pencairan insentif. 

Kepala Dinas Kesehatan Muba dr Azmi Dariusmansyah MARS mengatakan insentif Tenaga Medis bukan hanya diberikan untuk Tenaga PNS di RSUD, namun Pegawai tetap, Kontrak, PHL, Magang mulai Dokter Spesialis hingga  tenaga CS (Cleaning Servis) juga dapat. Untuk besaran berapa yang diperoleh sesuai dengan aturan yang di tetapkan. 

Lanjut Azmi, anggaran serupa juga digelontorkan untuk RSUD Bayung Lencir dan Sungai Lilin. "Jumlah insentif anggaran seluruh Rp18.397.400.000 untuk mengakomodir insentif 1.410 jumlah tenaga medis dan non medis di Muba," ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan reward berupa insentif tersebut bentuk upaya Pemkab Muba memberikan semangat bagi tenaga medis maupun non medis yang terlibat dalam penanganan Covid-19. 

"Insentif ini diberi menggunakan APBD Muba, kami berharap bisa sedikit menghilangkan rasa lelah mereka yang berada di garda terdepan penanganan Covid-19 di Muba," ujarnya. 

Lanjutnya, pihaknya juga tidak hanya menyiapkan insentif tetapi juga telah menyiapkan anggaran proteksi diri tim medis penanganan covid-19  untuk santunan apabila ada tenaga medis dan non medis yang sakit maupun meninggal dunia. 

"Apabila terjadi hal demikian untuk tiap tenaga medis akan diberikan Rp750.000.000, namun kita tidak berharap demikian. Semoga seluruh tim penangan Covid-19 Muba  Khususnya Tenaga Kesehatan yang berada di garda terdepan penanganan selalu diberikan kesehatan dan tetap semangat," dan salam sehat tandasnya.(hsm) 


Elpa Edison " Alhamdulilah Pembagian BLT DD Desa Datar Balam Kondusif"

LAHAT.DS,---Pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa(DD) tahun 2020  di Desa Datar Balam  Kecamatan Mulak Ulu berlangsung kondusif aman dan terkendali pada hari ini demikian dikatakan Elpa Edison selaku Kades kepada Awak.Media 23/5.

Menurut Elpa Edison ada 123 Kepala Keluarga yang mendapat bantuan dana tersebut, berdasarkan keputusan Musyawarah Desa beberapa waktu lalu. BLT DD merupakan bantuan mengatasi dampak Virus Corona sehingga menghambat perekonomian.

Turut hadir pada pembagian dana BLT DD dihadiri Ketua TPKK Desa Datar Balam, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Pihak Kecamatan dan Pendamping Desa. Pembagian BLT DD secara simbolis digelar di Kantor Balai Desa dan diteruskan secara dor to dor.

Selain itu juga Kades berpesan kepada warganya untuk selalu menjaga kebersihan dengan selalu mencuci tangan  usai melakukan aktifitas, gunakan masker dan dilarang berkerumun. Semoga wabah ini cepat berlalu " pungkas Elpa Edison.(Nid)

Satu Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Sungai Lilin Muba Sembuh

MUBA,DS. - Kabar gembira kembali terjadi bagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Muba. Setelah beberapa waktu lalu Kasus 01 PDP 13 yang mendapatkan perawatan di RSUD Sekayu dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Pada hari Jumat (22/5/2020) Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Muba kembali mengkonfirmasi bahwa pasien Terkonfirmasi Positif Kasus 02 PDP 25 yang merupakan kasus impor Jambi berjenis kelamin laki-laki berumur 41 Tahun yang di Rawat Di RSUD Sungai Lilin dinyatakan sembuh.

"Ya, saat ini Kasus 02 PDP 25 dinyatakan sembuh, namun berdasarkan Protokol Kesehatan tetap mendapatkan pengawasan dari Tenaga Kesehatan dan melaksanakan isolasi mandiri dirumah selama 14 Hari ," ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Muba, Herryandi Sinulingga Jumat (22/5/2020). Sinulingga juga melaporkan bahwa berdasarkan data update Gugus Tugas Covid-19 Muba diketahui per tanggal 22 Mei 2020 tercatat 320 ODP dan 284 diantaranya sudah selesai pemantauan 36 masih dalam Proses Pemantauan dilanjutkan 161 OTG (Orang Tanpa Gejala) 107 diantaranya telah selesai pemantauan dan 54 orang masih dalam pemantauan "Kemudian, saat ini Jumblah PDP (Pasien Dalam Pengawasan ) berjumlah 59 orang telah selesai pengawasan 33 orang dan masih dalam proses pengawasan 26 orang ungkapnya.

Sementara itu, kita patut mengucapkan rasa syukur atas 2 kali hasil swab negatif pada PDP 25 kasus 02 yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19. Telah sembuh dan direncanakan besok sudah bisa keluar dari RSUD Sungai Lilin Musi Banyuasin "Ini menunjukan bahwa penanganan tim medis berjalan maksimal dan bahwasannya virus ini bisa sembuh," ulasnya. Meski demikian, pasien yang telah dinyatakan sembuh ini tetap menjalani prosedur sesuai protokol kesehatan selama 14 hari serta pengawasan dan penanganan medis kepada PDP 25 ( Kasus 02) tersebut. "Penanganan medis tetap harus dilakukan dan melakukan kontrol medis yang maksimal," ucapnya. Update data per hari ini di Kabupaten Musi Banyuasin, total kasus Terkonfirmasi Positif ada berjumlah 8 Kasus dan ada dua Pasien yang telah Dinyatakan Sembuh yakni Kasus 01 dan Kasus 02, sedangkan masih ada 6 PDP Positif Covid-19 di Muba yang masih menjalani perawatan intensif.

Yang diantaranya Kasus 03 (PDP37) 29 Tahun Perempuan Sungai Lilin (Lokal), Kasus 04 (PDP41) 23 Tahun Laki-Laki Bayung Lencir (Dalam Penyelidikan), Kasus 05 (PDP39) 29 Tahun Laki-Laki Desa Layan Jirak Jaya (Impor). Kemudian, Kasus 06 (PDP42) Desa Tanjung Kerang Babat Supat (Lokal), Kasus 07 (OTG 01) TPE Kaliberau Bayung Lencir (Lokal), dan kasus ke 08 adalah kasus tambahan terkonfirmasi postif pada hari ini. Satu tambahan Pasien Terkonfirmasi positif ini berjenis Kelamin Laki Laki umur 38 tahun (PDP55) bahwa berdasarkan hasil swab yang telah diterima oleh Tim Medis RSUD Sungai Lilin yang dinyatakan terkonfirmasi postif Covid-19 Merupakan Warga Desa Ramba Babat Supat yang saat ini telah dirawat itensif di RSUD Sungai Lilin Musi Banyuasin ungkapnya.(hsm)

Kepala SMP N 1 Tanjung Raja