NEWS

Slider

Wabup Beni Hernedi Sambut Kunker Kapolda Sumsel di Mapolres Muba

Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S, MM Kunjungi Muba


MUBA,DS. - Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Wakil Bupati Beni Hernedi bersama Kapolres Muba AKBP Yudi Surya Markus Pinem SIk., Komandan Kodim 0401Muba Letkol Arm M. Saifudin Khoiruzzamani Sambut Kunjungan Kerja Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S, MM di Mapolres Musi Banyuasin, Jumat (22/5/2020).

Kedatangan Kapolda Sumsel dan Rombongan di Mapolres Musi Banyuasin ini, dalam rangka memberikan arahan dan bimbingan kepada personil Polres Musi Banyuasin ditengah menghadapi pandemi Wabah Covid 19.

Dalam kesempatan ini, Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S, MM mengatakan bahwa tujuan dirinya melakukan Kunjungan ke Mapolres Muba untuk membangkitkan kinerja serta kedisiplinan Personil Polres Muba dalam pelaksanaan tugas kedepan yang semakin berat agar terciptanya situasi dan kondisi yang kondusif di wilayah hukum Polres Muba.

“Diharapkan, semoga dengan semakin baiknya kinerja dari Kepolisian akan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri," ungkapnya.

Dalam arahannya ini, Kapolda Sumsel juga menyampaikan arahan dan Prioritas yang direncanakan kedepan, diantaranya  pertama mewujudkan SDM yang berprestasi dan inovatif, menyelenggarakan Kamtibmas yang kondusif, membangun kerjasama dengan TNI, Pemerintah Daerah dan Elemen Masyarakat.

Selanjutnya, penegakan Hukum yang tegas, dan transparan dan prosedural, serta memastikan kehadiran anggota di setiap kegiatan masyarakat.

Sementara, Wakil Bupati Muba Beni Hernedi mengucapkan selamat datang di Bumi Serasan Sekate. 

Wabup Beni Hernedi dalam pertemuan ini, menyampaikan bahwa Pemkab Muba bersama Forkopimda di wilayah Muba terus bersinergi untuk membangunan Kabupaten Muba demi terwujudnya Muba Maju Berjaya 2022.

Terkait Percepatan Penanganan Covid-19 di Muba, dijelaskan Beni, Pemkab Muba bersama Polres dan Kodim 0401 Muba terus melakukan sosialisasi dan pemantuan terhadap kegiatan masyarakat sesuai dengan yang di amanatkan Maklumat Kapolri.

Dikatakan Beni, Pemkab Muba bersama Polres Muba serta Jajaran Forkopimda terus berupaya secara maksimal baik dalam mengantisipasi pencegahan, maupun dalam mengatasi dampak pandemi Covid-19 tersebut. 

“Pemkab Muuba bersama Polres Muba dan Jajaran Forkopimda ingin mewujudkan tujuan yang sama yakni memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dan mensukseskan pembangunan di Kabupaten Muba,”pungkas Beni.(ril) 

Solusi jitu PDI Perjuangan Muba, Beli Beras Hasil Petani Sendiri.

MUBA,DS. - Semangat Gotong Royong Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Melawan Corona Virus Diseanse (Covid-19) di kabupaten Musi Banyuasin. Adakan Gerakan Gotong Royong Sekala Besar (GSKB) diterjemahkan oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan kab. Musi Banyusin dengan membeli beras hasil petani Lalan untuk di distribusikan ke massa akar rumput dan mesin politik kader Struktural se Kab. Muba.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Musi Banyuasin Beni Hernedi mengatakan," gerakan beli beras petani lalan adalah bagian dari gotong royong “kemandirian dan kedaulatan pangan” dimasa pandemi Covid-19, membela dan membantu petani lalan ditengah situasi krisis ini adalah political will yg harus di lakukan “ politik kerakyatan dengan keberpihakan kepada petani sendiri. Bela beli beras hasil petani sendiri”, bukan pada mekanisme pasar saja yang selama ini sudah berjalan, “Bela Beli” diharapkan dapat mendorong kemandirian pangan daerah menuju kedaulatan pangan," ujarnya. Kamis (21/5/2020).

DPC PDI Perjuangan Kab. Muba mempelopori aksi ini untuk membantu pemerintah dengan harapan dapat memberi dorongan bagi munculnya nilai tambah ekonomi dan hadirnya hilirisasi di sektor pertanian di Muba.

Selanjutnya Wakil Bupati Musi Banyuasin ini juga menerangkan," para petani sudah berjasa dalam mewujudkan swasembada produksi gabah dan beras hanya saja kelemahan nya ada pada belum tersedianya industri pengolahan beras (hilirisasi) lengkap dengan sistem dan alur distribusi hasil produksi didalam wilayah muba sendiri. Inilah yang dikatakan oleh bung karno “ politik ekonomi berdikari “ berdiri diatas kaki sendiri," jelasnya.

Sementara itu menurut ketua Lembaga Gerakan Masyarakat Peduli Lingkungan dan Hutan  (LEGMAS-PELHUT)  Kabupaten Musi Banyuasin Suharto menyampaikan," Capaian besar selalu dimulai dari sebuah langkah kecil, Gotong Royong PDI Perjuangan Kab. Muba dalam melawan dampak ekonomi pandemi Covid-19 merupakan satu langkah yang tepat. Dimana saat ini tradisi gotong royong itu sudah hampir hilang di hapus erah teknologi," ucapnya.

Lebih jauh Suharto menambahkan,"  sekarang semua sektor terdampak oleh Pademik Covid-19, dan untuk melawan penyebaran wabah Virus Corona ini kita butuh langkah-langkah yang jitu. Saya kira gerakan Gotong Royong PDI Perjuangan dalam bela beli hasil pertanian masyarakat ini merupakan langkah jitu untuk meningkatkan tarap hidup dan kesejeteraan rakyat," pungkasnya. (Rilis) 

Didatangi Sekda Muba, Samsul Hampir Teteskan Air Mata

Gubuk Reot Samsul Segera Diperbaiki

MUBA,DS.-- Nasib malang dialami keluarga Samsul, di tengah wabah Covid-19, keluarga Samsul justru mengalami nasib sial pasalnya rumah miliknya di Dusun 3 Desa Lumpatan Kabupaten Muba, Kamis (21/5/2020) mengalami insiden roboh karena kondisi bangunan yang sudah tua dan tidak layak. 

Mendapat informasi tersebut, Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi yang dalam kesempatan tersebut mewakili Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex bersama jajaran Dinas Sosial Muba, Jumat (22/5/2020) pagi mendatangi kediaman Samsul yang roboh tersebut. 

Meski tidak ada korban jiwa namun gubuk reot milik Samsul yang tinggal bersama satu orang istri dan tiga anaknya tersebut kini sudah rata dengan tanah dan tidak bisa dihuni lagi. 

Pantauan di lokasi, tampak saat melihat kedatangan Sekda Muba Drs Apriyadi MSi yang juga didampingi Camat Sekayu Marko Susanto SSTP MM, Samsul tampak terharu bahkan rasa harunya tersebut bertambah ketika mendengar informasi gubuk miliknya akan segera diperbaiki. 

"Alhamdulillah selain diantarkan bantuan sembako oleh Pemkab Muba yang diantar langsung pak Sekda Muba Apriyadi, tadi juga pak Sekda memberi tahu bahwa rumah kami akan segera diperbaiki melalui bantuan Baznas Muba," ucap Samsul. 

Dikatakan Samsul, rasa harunya tersebut tidak tertahan karena bentuk perhatian dan respon yang sangat cepat oleh Pemkab Muba untuk meringankan beban hidup dirinya bersama empat orang anak dan istrinya. 

"Kami sangat bangga punya pejabat pemerintah yang sangat peduli kepada warga dan bantuan ini sangat mengurangi beban saya bersama keluarga," tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Muba Drs Apriyadi MSi menyebutkan Pemkab Muba telah berkoordinasi dengan Basnaz Muba untuk segera memperbaiki rumah milik Samsul yang sudah roboh tersebut. 

"Akan segera diperbaiki, agar Samsul dan keluarga bisa berteduh dirumahnya kembali. Pemkab Muba akan berkoordinasi dengan Baznas Muba," ungkapnya. 

Ketua Baznas Muba, Lukmanul Hakim menargetkan akan menyelesaikan perbaikan rumah milik Samsul dalam waktu dua minggu ke depan. "Hari ini juga segera kita turunkan bahan bangunan, Insya Allah dua minggu rumah Samsul sudah bisa kembali dihuni," tandasnya.

Plt Kepala Dinsos H Ahmad Nasuhi SH MM, menambahkan bahwa pihaknya juga sudah menyalurkan bantuan.

"sembako berupa beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, mie instan, sarden, mie instan, kecap manis dan asin. Kemudian perlengkapan berupa matras, family kit, food ware, makanan anak dan paket makanan siap saji sudah disampaikan langsung.(hsm) 

PLN Gelar Apel Siaga Dan Gelar Peralatan Sambut Idul Fitri 1 Syawal 1441 H Tahun 2020

INDRALAYA.DS, -- Di tengah masa pandemi Covid-19 ini dalam rangka menyambut Idul Fitri 1441 H, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ogan Ilir menggelar apel siaga dan gelar peralatan untuk mengamankan pasokan listrik dengan tetap mengacu pada protokol kesehatan dan protokol bekerja yang dikeluarkan oleh Satgas Covid-19.

Apel dilaksanakan dengan menyiapkan personil dan peralatan kerja dalam menjaga keandalan pasokan listrik di seluruh wilayah kerja PLN UP3 Ogan Ilir.
Apel tersebut berlangsung di seluruh Unit Layanan Pelanggan (ULP) UP3 Ogan Ilir yaitu ULP Inderalaya, ULP Kayu Agung, ULP Prabumulih dan ULP Tugu Mulyo yang dikomando oleh Manager ULP masing-masing.

"Sebelum memasuki masa siaga PLN telah melakukan serangkaian upaya peningkatan keandalan melalui pemeliharaan komprehensif dan percepatan recovery pasca gangguan".

Tak hanya persiapan peralatan, masing-masing unit juga menekankan pada kesigapan petugas dalam mencegah dan menormalkan gangguan yang mungkin saja terjadi akibat faktor cuaca yang akhir-akhir ini sering diwarnai curah hujan yang tinggi. Sesuai komitmen, PLN selalu siap siaga 24 jam. Apalagi dalam momentum lebaran ini, optimalisasi pelayanan kepada pelanggan menjadi yang diutamakan.

“PLN akan melakukan berbagai upaya untuk memastikan bahwa pelanggan tetap menikmati listrik dengan nyaman tanpa gangguan. Listrik yang andal tanpa padam adalah tanggung jawab kita bersama. Saya yakin kita semua menyadari bahwa listrik sangat dibutuhkan terlebih saat perayaan-perayaan besar seperti ini dan dimana masyarakat dihimbau untuk tinggal dirumah dan tidak mudik di situasi Pandemi ini. Untuk itu PLN siap mengamankan pasokan listrik agar seluruh masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman dan lancar,” tegas Pimpinan PLN UP3 Ogan Ilir.Red

36 KK yang mendapat BLT DD Tahun 2020 Sudah Merata Dan Sesuai Prosudur

LAHAT.DS,--- dari 16 Desa  Kecamatan Mulak Ulu hampir merata telah usai di gelar pembagian Bantuan Langsung Tunai  ( BLT) Dana Desa ( DD),

Desa Babatan  yang dikomandoi oleh Rusidi Harto selaku Kepala Desa  mengatakan pembagian BLT DD hari ini untuk bulan April tahun 2020 senilai Rp 600.000  disaksikan langsung oleh Kasi Ekobang Omiati Amd mewakili Camat Mulak Ulu Sumarno SE, MSi, beserta Forkomincam, Pendamping Desa, BPD dan Perangkat Desa. 22/5.

“ 36 KK yang mendapat BLT DD tahun 2020  ini merupakan warga yang sama sekali belum Pernah tersentuh bantuan sosial (bansos) lainnya seperti PKH, BPNT, BST. Jadi tidak ada tumpang tindih dan sesuai kreteria ' ujar Rusidi.

Semwntara itu Camat Mulak Ulu yang diwakili Kasi Ekobang   menghimbau kepada warga  Penerima bantuan agar kiranya dapat manfaatkan Dana BLT  ini dengan seperlunya, beliau juga menghimbau untuk tetap dirumah saja Home Stay dan bila keluar rumah mengenakan masker. (Nid)

Kades Letang Serahkan Bantuan BLT Tahap II Sebanyak 175 KK Ke Warga

MUBA,DS. – Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana desa Tahap II sebanyak 175 KK di terimah oleh masyarakat tidak mampu dan terdampak covit 19 desa Letang kecamatan Babat Supat kabupaten Musi banyiasin Kamis ( 21/05/20).

Pada penyerahan BLT di desa Letang di saksikan oleh Anggota Polsek Babat Supat, Koramil Sungai Lilin, Anggota BPD dan para perangkat desa. Bantuan Langsung Tunai tahap II ini sebesar Rp 600.000 Melalui Dana Desa tahun 2020.

Kepala Desa Letang Ufrady S.SPi mengatakan bantuan BLT DD tahap II memang di berikan menjelang hari raya Idul Fitri ini atas perintah Bapak Bupati Dodi Reza Alek agar masyarakat tidak mampu dapat menggunakan bantuan ini saat menghadapi hari raya Idul Fitri dan masyarakat penerima bantuan ini berjumlah 175 KK dengan besaran Rp 600.000/ KK Langsung di terima tunai tanpa adanya potongan sepeserpun,” Ungkapnya.

Sementara itu di tempat terpisah kepala dinas PMD Kabupaten Muba Richard Cahyadi AP.MSi mengatakan untuk pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) DD tahap II tahun 2020 memang kita berikan pada saat menjelang hari Raya Idul Fitri kepada masyarakat yang kurang mampu terdampak mewabahnya Covid 19, agar masyarakat penerima dapat mempergunakan sebaik mungkin untuk kebutuhan hidup untuk keperluan lebaran ini.

Pemberian BLT tahap III nanti pada bulan Juni, jadi bantuan BLT yang di terimah masyarakat selama tiga bulan , dan setiap bulannya masyarakat menerima sebesar Rp 600.000, tanpa adanya potongan apapun, apabila ada oknum perangkat desa yang berani memotong bantuan tersebut segera laporkan pada kami, dan akan kami tindak tegas oknum tersebut,” jelasnya. (hsm) 

Tahap II, Bupati Muba kembali Salurkan Bantuan ke 8.496 KPM yang bersumber dari APBD

Warga Muba Dibuatkan ATM Gratis Hingga Dapat Saldo Rp600 Ribu

MUBA,DS. - Bantuan dari Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kabupaten Musi Banyuasin, terus mengalir untuk warga terdampak Covid-19, setelah beberapa waktu lalu Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang bekerjasama dengan BRI telah menyalurkan bantuan kepada 18.146 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdampak Covid-19, Rabu (20/5/2020) ketua Gugus Tugas yang juga Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Lic Econ MBA didampingi para wakil ketua Gugus Tugas Kapolres Musi Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, Dandim 0401 Letkol Arm Muhammad Saiffudin Khoiruzzamani SSos Mhan, Sekda Musi Banyuasin H.Apriyadi pada hari ini rabu kembali menyalurkan bantuan tahap dua yakni Bantuan Sosial Tunai (BST) APBD Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2020 untuk masyarakat terdampak Covid-19 di Muba. 

Bantuan tersebut diperuntukkan bagi 8.496 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di luar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)  yang tersebar di 13 Kelurahan untuk warga miskin baru, PHK, ataupun UMKM yang juga terdampak Covid-19 di wilayah Muba. 

"Bantuan akan terus disalurkan, Pemkab Muba ingin mengakomodir semua warga terdampak Covid-19," ungkap Dodi Reza di sela Launching Bantuan Sosial Tunai (BST) APBD Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2020 untuk Masyarakat Terdampak Covid-19 di Kantor BRI Cabang Sekayu, Rabu (20/5/2020). 

Dikatakan, bantuan yang dikucurkan melalui APBD Muba sebesar Rp.15.292.800.000 untuk 8.496 KPM. "Pencairan diberikan untuk tiga bulan Mei-Juli dan setiap KPM mendapatkan Rp.600 ribu," terangnya. 

Lanjutnya, bantuan ini menunjukkan peran terhadap penanganan Covid-19 dengan menyediakan Jaring Pengaman Sosial (JPS) yang jika diimplementasikan mulai pendataan, klarifikasi dan validasi data, pendistribusian, dan pengawasan bisa dilakukan dengan baik.

"Insha Allah akan menjadi program dimana Pemerintah harus hadir untuk warganya yang tidak mendapatkan bantuan," dari Program  Pemerintah Pusat tuturnya. 

Bupati Muba ini menegaskan, agar penyaluran bantuan tidak tumpang tindih dan tepat sasaran serta meminimalisir kecurangan pungli dan lainya kita gandeng BRI untuk menyalurkan bantuan dimaksud dan Pihak BRI membuat ATM Gratis dan uang bantuan tersebut masuk kerekening 8.496 KPM dan saya harapkan Keluarga Penerima Manfaat yang mendapatkan bantuan ini dapat memanfaatkan sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan hidup. 

"Jangan gunakan uang untuk hal yang tidak mendesak, manfaatkan sebaik mungkin karena kita masih dihadapkan pada pandemi Covid-19," tegasnya. 

Sementara itu, Pimpinan Cabang BRI Sekayu, Margareth Primasari menjelaskan para penerima KPM tahap dua ini dibuatkan rekening tabunganku, dengan ATM privat brand.

"Tabungan ini gratis tanpa biaya administrasi sebagai langkah kami inklusi di Kabupaten Musi Banyuasin, karena konsepnya berupa saldo yang dapat ditarik langsung di Bank BRI atau di 1.033 agen BRILink yang tersebar di Kabupaten Muba," terangnya.

Sementara Warga Balai Agung Usman mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Muba terutama kepada Bapak Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin yang telah bekerja keras memikirkan solusi bagi rakyatnya saat menghadapi pandemi Covid-19 ini  dan Pemkab Muba sangat peduli kepada kami masyarakat miskin di tengah wabah Covid-19 ini. 

"Alhamdulillah, terima kasih banyak dengan Bupati Muba atas bantuannya. Bantuan ini, sangat bermanfaat bagi saya seorang petani, apalagi disaat wabah Corona,  tidak ada pemasukan sama sekali. Semoga Pemkab Muba semakin terdepan Maju Berjaya, amin,"pungkasnya.(hsm) 

Miris Jalan Desa Bintiale Bak Kubangan Kerbau

MUBA,DS. - Akibat di guyur hujan yang sangat deras dari, malam Jumat sampai pagi Jumat (22/05/2020) dan angkutan batu bara nonstop yang kapasitas mencapai 30 ton setiap kendaraan  jalan di desa Binti ale dusun 5 dan dusun 7 kecamatan Batang Hari Leko kabupaten Musi Banyuasin  bagaikan kubangan kerbau.

Eko salah satu warga yang sedang melintas di jalan tersebut mengatakan sangat sulit sekali untuk menempuh jalan di desa bintiale di karenakan tadi malam dan sampai pagi ini hujan turun sangat deras sekali belum lagi mobil pengangkut batu bara yang sangat besar dengan muatan penuh melintas di jalan ini.

" Jadi jalannya bertambah hancur sulit kami untuk lewat, sedangkan pihak perusahaan batu bara terkesan lambat memperbaiki," ungkapnya.

Kades Bintiale Sunarto saat di konfirmasikan melalui whatsapps membenarkan kalau jalan tersebut rusak parah karna dari tadi malam hujan turun sangat lebat sampai pagi ini.

" Saya sudah meminta pada pihak perusahaan batu bara agar menurutkan alat berat untuk memperbaikinya, agar masyarakat dapat melalui dan beraktifitas," jelasnya.

Sala-satu warga yang bertempat tinggal di dusun 7 desa bintiale mengatakan pekerjaan perbaikan jalan ini kurang maksimal, sehingga masyarakat desa bintiale dan sekitar sini terhambat," ungkapnya 

Sementara itu pihak perusahaan Batu bara yang melalui jalan tersebut belum dapat di konfirmasikan.(tim) 

DANA DESA BLT DIMINTA UNTUK YANG BENAR-BENAR MASUK KRETERIA,DAN HARUS SESUAI DENGAN TUPOKSINYA

LAHAT.DS,---Sebanyak 44 Kepala Keluarga  dari 115 KK  Desa Padang Masat Kecamatan Mulak Ulu  hari ini mendapat BLT DD tahun 2020 tahap pertama, pembagian dana ini diberikan secara simbolis oleh Penjabat sementara  Kades Amri disaksikan  Kasi Ekobang Kecamatan Mulak Ulu Omiati Amd, Bhabin Kamtibmas, Babinsa, Pendamping Desa, BPD, dan Relawan Covid-19 Desa Padang Masat. 22/5.

Menurut Amri selaku PJS Kades, bahwa  pemberian BLT DD  tahun 2020 ini berdasarkan hasil Musdes Desa Padang Masat dari 115 KK kami simpulkan 44 KK yang terpilih dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sementara itu Aipda Thabrani mewakili Kapolsek menambahkan " gunakankan dana 600 ribu BLT DD ini untuk keperluan selama Pandemi Global ini, bantuan ini merupakan dampak Covid-19 yang berimbas pada perekonomian.

Rihansyah 60 tahun kepada Awak Media mengucapkan terima kasih kepada PJS Kades dan Pemerintah Kecamatan serta perangkat Desa lainnya yang telah memberikan dana BLT DD tahun 2020 menurutnya dana 600  ribu ini akan digunakan sesuai dengan kebutuhan. (Nid)

Pembagian BLT DD tahun 2020 Desa Karang Lebak Kondusif

LAHAT.DS,--- Sebanyak 48 KK dari 113 KK di Desa Karang Lebak Mendapat bantuan Langsung Tunai ( BLT) tahun 2020,  bantuan ini dikucurkan untuk mengcover warga yang tidak mendapat bantuan, KKS,
PKH, BPNT, BST dan bantuan sosial lainnya. Hal ini dikatakan Herdiansyah disela pemberian BLT di Kantor Desa Karang Lebak 22/5.
Menurut Kades, perangkat Desa, BPD tidak dapat bantuan. Pengajuan BLT DD tahun 2020  untuk Desa Karang Lebak berjumlah 50 KK namun ada dua KK yang mengundurkan diri karena  mendapat bantuan lainnya maka untuk Karang Lebak hanya 48 BLT DD, Alhamdulilah pembagian BLT DD tahun 2020 Kondusif " ujar Kades Karang Lebak Herdiansyah.

Sementara itu Kasi Ekobang Omiati Amd mewakili Camat Mulak Ulu menambahkan " Apresiasi kepada Kades Karang Lebak yang telah berkerja dengan baik mengenai pembagian BLT DD tahun 2020, sebenarnya bantuan BLT DD pembagiannya tidak sesuai kretria karena dampak Covid-19  akhirnya dibagikan. Maka berdasarkan prosedur dan karena perekonomian berdampak  Covid- 19 ini sangat berpengaruh pada perekonomian keluarga." Imbuh Omiati.

Selain itu beliau berpesan kepada warga Karang Lebak untuk selalu menjaga jarak (Social Distancing) hindari kerumunan, Lebaran tahun ini jangan dahulu mengadakan pantauan ( Anjang sana) rami- rami cukup giliran saja, selalu keluar makai masker kita berharap wabah Pandemi Corona ini cepat berlalu" tandas Kasi Ekobang.(NID)