NEWS

Slider

Raperda LKPJ Pelaksanaan APBD TA 2019 dan Raperda Inisiatif Pemkab Muba disetujui Menjadi Perda

MUBA, DS. - Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Musi Banyuasin menyetujui bersama 3 (tiga) Rancangan Peraturan Daerah menjadi Peraturan Daerah yakni tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun 2019 Kabupaten Muba, Raperda Pembangunan Kepemudaan, dan Raperda Pajak Parkir.

Persetujuan bersama ini ditandatangani oleh Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex, Ketua DPRD Muba Sugondo, dan Wakil Ketua DPRD Muba, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Muba, Selasa (19/5/2020).

Dalam pendapat akhir Bupati Muba mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada segenap Anggota DPRD Muba atas selesainya melakukan pembahasan terhadap ketiga Raperda tersebut yang telah disampaikan pada tanggal 27 April 2020 lalu.

"Hal ini merupakan bukti bahwa eksekutif dan legislatif bukan hanya mitra kerja tapi lebih dari itu merupakan bagian dari unsur penyelenggaraan pemerintahan daerah, dengan telah selesai ditandatangani keputusan bersama tersebut diharapkan dapat menjadikan landasan hukum bagi kita semua dalam rangka mendukung kelancaran tugas pokok dan fungsi Pemerintahan Kabupaten Muba dengan mengedepankan kepentingan masyarakat. Semoga Raperda ini akan dapat menjadi motivasi meningkatkan kinerja kita dalam membangun Kabupaten Muba," ujarnya.

Selanjutnya Rapat Paripurna dilanjutkan dengan Penyampaian Laporan Hasil Reses II Tahun Anggaran 2020 DPRD Muba dalam wilayah Kabupaten Muba di empat daerah pilihan.

Ketua DPRD Muba Sugondo mengatakan pada tanggal 22-25 April 2020 anggota DPRD telah melaksanakan masa reses guna menyerap aspirasi masyarakat secara perseorangan atau kelompok sebagai tanggung jawab moral sebagai tempat daerah pemilihan.

"Hasil reses adalah salah satu bagian pokok pikiran yang disampaikan Anggota DPRD yang merupakan aspirasi masyarakat dengan memperhatikan Perundang-undangan yang berlaku," kata Sugondo.

Untuk Daerah Pemilihan (Dapil) I dengan Juru Bicara Ziadatulher SE MH yaitu Kecamatan Sekayu, Kecamatan Keluang, Kecamatan Sungai Keruh dan Kecamatan Jirak Jaya.

Dengan anggota Supriasihatin, Irwin Zulyani SH, Sodingun SH, Eni Erliza SE, Feri Yusmadi SE, Ziadatulher SE SH, Abdul Basit, Alpian, Damsih SH, H Rabik Hs SE SH MH, Nuti Romayana SPdI dan A Rahman Senen.

Dapil II dengan Juru Bicara Endi Susanto yaitu Kecamatan Lawang Wetan, Kecamatan Babat Toman, Kecamatan Batanghari Leko, Kecamatan Sanga Desa dan Kecamatan Plakat Tinggi.

Anggota Pelaksanaan Reses II Jon Kenedi SIP MSi, Muhamad Yamin, Rustam SSos, Evra Hariadhy SE, Karan Karnedi, M Amin SH, Senen, Yudi Trikarya, Endi Susanto dan M Tanzil Asrori.

Dapil III Juru Bicara Edi Pramono Kecamatan Tungkal Jaya, Kecamatan Bayung Lencir dan Kecamatan Lalan. Anggota Edi Hariyanto, H.ismail, Firman Akbar, SH, Edi Pramono, Andik Setiawan, ST, Amirul Muchtar, SE, Sugondo, Iwan Aldes, S.Sos.,M.Si, Afitni Junaidi Gumay, SE, Dedi Zulkarnain, SE, Hendra Wijaya dan Muhamad Isa.

Dan Dapil IV dengan Juru Bicara Rudi Hartono SSos, Kecamatan Lais, Kecamatan Babat Supat dan Kecamatan Sungai Lilin. Anggota pelaksana Nupri Soleh SKom, Rudi Hartono SSos, Paimin SH, Drs Ahmad Fauzie SE MSi, Ahmadi Dausat, Nyadianto, Martinus, Sumarno, Heriyadi, Junsak Hasanudin dan Jepri Yansyah.(hsm) 

Dinas PPKBP3AD Kabupaten Ogan Ilir Bagikan Alat Kontrasepsi Gratis Ke Masyarakat Desa Palem Raya

INDRALAYA.DS, -- Warga Masyarakat yang tinggal di Desa Palemraya Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir, mendapat Masker gratis door to door dari Kepala Dinas PPKBP3AD Kabupaten Ogan Ilir bersama anggota Bhabinkamtibmas,Babinsa dan Kepala Balai KB Kecamatan Indralaya Utara Tidak hanya masker, warga juga dikasih alat kontrasepsi gratis.
Menurut Kepala DPPKBP3AD Kabupaten Ogan Ilir Bustami,SKM di dampinggi Sekertaris,Kabid dan Kepala Penyuluh Kecamatan Indralaya Utara, Kepala Desa Palemraya,Bhabinsa, Bhabinkamtibmas saat dikonfirmasi Selasa (19/5) mengatakan, kegiatan bertujuan untuk membantu warga masyarakat Kabupaten Ogan Ilir, yang terdampak pandemi virus Corona (Covid-19).Tujuan lain dari aksi sosial itu untuk mengingatkan masyarakat untuk tetap menggunakan alat kontrasepsi.

Kegiatan ini sendiri sesuai dengan program BKKBN Pusat yang menginginkan program keluarga berencana di Indonesia tetap terkondisikan, meski saat ini Indonesia sedang dilanda pandemi Covid-19.

Program bagi-bagi masker dan alat kontrasepsi ini rencananya akan dilakukan merata di seluruh wilayah Kabupaten Ogan Ilir," Dalam rangka untuk  mengantisipasi  putus pakai obat kontrasepsi dan terjadinya ledakan kelahiran pasca pandemi Covid-19, maka Dinas PPKBP3AD Kabupaten Ogan Ilir
Membagikan Alat kontrasepsinya seperti pil kb dan kondom" pungkasnya. Red
Red

Marsi SE, MM " Pelaksanaan Sholat Id Tunggu Instruksi"

LAHAT.DS, --- Bulan Ramadhan 1441 H akan segera berakhir, tentu saja diakhir kemenangan umat muslim didunia sangatlah ditunggu dan dinanti. Namun saat ini dunia terhenyak wabah Pandemi Virus Corona semakin meraja lela sudah hampir mencapai 215 Negara didunia.

Berbagai cara telah dilakukan demi memutus mata rantai peredarannya, penyemprotan Disinfektan, rajin cuci tangan , memakai masker bahkan menghindari diri dari berkerumun atau social distancing.

Marsi SE, MM selaku Camat Kota Agung disela launcing BLT DD tahun 2020 di Desa Singapore Kecamatan Kota Agung 19/5 kepada Awak Media mengatakan " mengingat kondisi ditengah Pandemi Global Virus Corona selain memutus mata rantai peredaran, untuk Sholat Id nanti walau daerah kita zona hijau namun kita tetap waspada. Sholat dirumah Stay Home dilarang untuk berkerumun.

Kita masih menunggu Instruksi dari pusat untuk melaksanakan Sholat Id dengan protokol Covid-19 atau dirumah " tutur Camat (Nid)

PEMBAGIAN DANA BLT DI DESAPENGENTAAN KECAMATAN MULAK ULU KONDUSIF

LAHAT.DS,-- Sebanyak 81 KK mendapat Bantuan langsung tunai ( BLT) DD tahun 2020 sejumlah Rp 600 ribu per KK di Desa Pengentaan Kecamatan Mulak Ulu pada hari ini 19 Mei 2020, pembagian BLT DD ini dibagikan di Balai Desa Pengentaan di hadiri langsung oleh Sumarno SE, MSI Camat Mulak Ulu.

Kades Pengentaan Dadi Aprizon pada arahannya sebelum pembagian BLT mengatakan " pada pembagian BLT DD tahun 2020 ini benar- benar yang berhak dan tidak tumpang tindih seperti mendapat BPNT, PKH dan BST ( bantuan sosial tunai), dan ada penambahan 12 KK " ujar Kades.
Sementara itu Camat Mulak Ulu Sumarno SE, MSI berpesan kepada warga Desa Pengentaan untuk menggunakan BLT tersebut sesuai dengan fungsinya, kita tidak pernah tahu kapan Covid-19 ini akan berakhir. Untuk Sholat Id nanti kita lihat situasi dan kondisi dahulu.

Bagi pelaku pejalan yang datang dari luar Mulak diharapkan melapor kepada gugus tugas Covid-19 dan melaksanakan Isolasi secara mandiri " tandas Camat. (NID)

DESA SINGAPORE KECAMATAN KOTA AGUNG LAUCHING 77 KK YANG BERHAK MENERIMA BLT

LAHAT.DS,-- Senyum bahagia tampak sumringah terlihat dibibir warga penerima Bantuan langsung tunai ( BLT) dengan menggunakan dana Desa Tahun 2020 pada suasana Covid-19    di Desa  Singapore Kecamatan Kota- Agung, bertempat di Balai Desa Desa Singapore Kecamatan Kota Agung kegiatan ini di Lauching 19/ 5
M Ickshan Fadli selaku Seketaris Inspektur yang mewakili Bupati Lahat, hadir pula Camat Tiga serangkai yakni  Camat Kota Agung Marsi SE, MM, Ariapulun SE Camat Tanjung Tebat, Camat Mulak Ulu Sumarno SE, MSI beserta Forkomincam dan dihadiri Para Kades di Kecamatan Kota Agung
Melalui proses yang panjang menyita waktu dan tenaga sehingga pada hari ini pembagiaan BLT melalui dana Desa terlaksana, sesuai dengan peraturan dana Desa  pembagian Dana Desa telah sesuai. Untuk Desa Singapore berjumlah 77 KK dan itupun sesuai dengan data dan penghasilan. Bagi PNS dan Pegawai Swasta tidak berhak menerima Bantuan langsung tunai melalui proses Musdes gugus Tugas Covid-19. Penerimaan dana BLT tidak tumpang tindih. Untuk 11 Desa untuk Kecamatan Kota Agung masih belum cair sehingga belum bisa mencairkan BLT DD." ujar Kades Singapore sekaligus ketua Forum Kades Kota Agung pada sambutannya

Sementara itu M. Ickshan Fadli, SIP,  MM  sekaligus melaunching BLT DD pada arahannya mengatakan " Sesuai arahan Bupati melalui Sekda, untuk memonitoring Dana Desa, bila tidak sesuai dengan penggunaannya   dengan peraturan maka Dana Desa akan dipangkas. Selain itu Seketaris Inspektur mengharapkan  laporan pada akhir Mei harus selesai, Kades hendaknya mengadakan Musdes Khusus agar tidak ada rasa curiga warganya dan tidak boleh penerima bantuan secara tumpang tindih
Selain beliau berpesan kepada Kades untuk menyerahkan Dokumen berkas pergeseran Dana Desa karena Covid-19 " Tandas Seketaris Inspektur (NID)

KPM Sakit dan Lansia di Muba Cukup Tunggu di Rumah

Penyaluran Bantuan JPS di Muba Terus didistribusikan oleh satuan gugus tugas 

MUBA,DS. - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dibawah komando Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid- 19  tidak henti-hentinya mengajak masyarakat Muba untuk patuh dan taat terhadap protokol kesehatan Covid-19. 

Sosialisasi Ini juga terus digaungkan kepada seluruh warga warga masyarakat  Musi Banyuasin tujuanya tidak lain untuk memutus mata rantai penyebaran Covid 19

Sedangkan bantuan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menerima bantuan program Jaring Pengaman Sosial (JPS) terdampak Covid-19. Ketua Gugus Tugas Penangan Covid-19 Dodi Reza memerintahkan gugus tugas tim penyalur bantuan agar KPM yang sedang sakit dan lanjut usia (lansia) untuk tidak mengambil bantuan secara langsung melainkan Petugas gugus tugas kita yang door to door memberikan bantuan dimaksud kerumah mereka langsung.

"Pak Bupati Muba Dodi Reza sangat peduli dan terus berusaha untuk meminimalisir penularan Covid-19, jadi kalau ada KPM yang sedang sakit dan sudah lanjut usia (lansia) dan rentan terhadap covid-19 Maka bantuan yang akan diberi langsung diantar tim ke rumah KPM, jadi KPM cukup tunggu di rumah saja," ungkap Plt Kadinsos Muba, Drs Ahmad Nasuhi SH MM. 

Nasuhi menyebutkan, saat ini bantuan JPS di Muba terus disalurkan bertahap ke desa-desa di wilayah Muba, meski di hari libur namun tim tetap melakukan penyaluran bantuan langsung ke KPM. 

"Minggu lalu misalnya mulai pukul 09.00 tim penyalur menyalurkan bantuan di Desa Purwosarari dan Desa Lais, bantuan disalurkan kepada 324 KPM di Desa Purwosari dan 253 KPM di Desa Lais. Jadi, meski hari libur tim penyalur bantuan tetap bekerja menyalurkan bantuan dengan selalu mematuhi protokol kesehatan Covid-19," terangnya.  

Kemudian, di Lalan Senin (18/5/2020) penyaluran JPS yakni BLT Dana Desa 453 KK juga telah disalurkan. Tidak hanya BLT Dana Desa namun jajaran Pemerintah Kecamatan Lalan juga menyalurkan 500 nasi kotak gratis untuk warga Kecamatan Lalan. 

"Berdasarkan data KPM di Lalan ada sebanyak 567 KK, namun 104 KK tidak bisa dibagikan karena KPM sudah pindah dan ada juga yang sudah meninggal dunia," jelasnya. 

Sementara itu, Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Lic Econ MBA memerintahkan kepada seluruh satuan gugus tugas kiranya dalam penyaluran bantuan JPS di Muba akan terus berjalan, pastikan seluruh warga  kurang mampu Muba dan yang terdampak Covid-19 harus mendapatkan bantuan baik dari Pemerintah pusat maupun Pemerintah Daerah sesuai dengan kriteria Keluarga Penerima Manfaat 

Seluruh kepala OPD yang bertugas di kabupaten Musi banyuasin yang telah ditunjuk sebagai Penanggung jawab perwilayah kecamatan untuk dapat mengawasi memantau pelaksaanan dilapangan dan setiap temuan dan permasalahan yang ada untuk dapat diminilamisir dan hasilnya kita tindak lanjuti dan memberikan solusi setiap persoalan dan kendala yang didapatkan sekali lagi saya minta pastikan seluruh warga kurang Mampu dan seluruh warga terdampak Covid-19 di Muba mendapatkan bantuan, tegas Dodi Selaku ketua gugus tugas percepatan penangan covid-19 di kabupaten Musi Banyuasin.(hsm) 

Disahkan Sebagai Mustasyar NU Sumsel, Dodi Reza Juga Diangkat Sebagai Pembina LAZISNU

DRA Bakal Salurkan Bantuan Terdampak Covid-19 untuk Warga NU di Sumsel

MUBA,DS. - Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dr H Dodi Reza Alex Lic Econ MBA tidak bisa dipisahkan dari Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (NU), setelah ditunjuk Ketua PBNU Prof KH Said Aqil Siradj menjadi Mustasyar PWNU Sumatera Selatan.

Kini Dodi Reza Alex yang kerap disapa kalangan warga NU DRA tersebut juga ditunjuk Ketua PWNU Sumsel KH Amirudin Nahrawi (Cak Amir) menjadi Pembina Kepengurusan Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU)  Sumatera Selatan periode 2020 - 2025.

Ini ditandai dengan diserahkan langsung Surat Keputusan  Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Provinsi Sumatera Selatan No 51/A.11/PW/06/04/2020 tanggal 26 Sya'ban 1441 H/ 20 April 2020 oleh Ketua PWNU, KH Amirudin Nahrawi (Cak Amir) kepada Bupati Muba DRA saat melakukan Audiensi di Ruang Audiensi Bupati Muba, Senin (18/5/2020).

Dikatakan Dodi, dirinya sangat berbahagia sekali dan suatu kehormatan karena mendapatkan kunjungan langsung oleh Ketua Tanfidziyah PWNU Sumsel, Cak Amir bersama rombongan pengurus wilayah NU Sumsel lainnya juga.

"Alhamdullilah mulai hari ini saya aktif sebagai Pembina LAZISNU Provinsi Sumsel. Ini tanggung jawab dan amanah bagi kami, dan prinsipnya kami akan mengedepankan kemaslahatan umat terutama umat NU, bukan hanya di Kabupaten Muba tapi juga di Provinsi Sumsel," ujar Dewan Pembina GP Ansor Sumsel itu.

Dalam kesempatan tersebut, Dodi Reza juga mengatakan, bahwa dirinya akan memberikan bantuan sebanyak 5 ton beras untuk para umat NU yang terdampak wabah Covid-19.

"Insha Allah hubungan kita Pemkab Muba dengan NU akan terus kita jaga sebaik-baiknya, memang sejak dulu hingga kini hubungan kami keluarga besar begitu erat, dan semoga akan terus begini sampai kedepannya,"ujar Dodi.

Sementara itu Ketua PWNU, KH Amirudin Nahrawi (Cak Amir) mengapresiasi atas kepedulian dan semangat Bupati Muba H Dodi Reza Alex sebagai Pembina LAZISNU Sumsel.

"Kami tahu betul keluarga besar beliau mengalir darah NU, maka wajar saja sosok seorang pemimpin Kabupaten Muba ini begitu aktif mendorong kemajuan umat NU. Kami ucapkan terimakasih kepada pak Dodi atas kontribusi yang telah diberikan, Lima ton beras ini insya'allah akan kami bagikan secara merata kepada umat NU yang terdampak Covid-19,"pungkasnya.(hsm)

USAI PIMPIN RAPAT PARIPURNA KETUA DPRD BERIKAN NASI KOTAK DAN UANG TUNAI KE PANTI JOMPO

INDRALAYA.DS, -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD)Kabupaten Ogan ilir menggelar rapat paripurna dalam rangka pandangan umum Fraksi fraksi terhadap nota penjelasan dua Raperda Kab. Ogan Ilir atas usul Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir, bertempat diruang rapat Paripurna DPRD KPT Tanjung Senai” Senin (18/05/20).

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Soeharto HS, SH yang didampngi wakil ketua DPRD Ahmad Syafe’i.S.Sos.,M.Si yang dihadiri Perwakilan fraksi, selebihnya mengikuti diruang kerja masing masing melalui video comperence.

” Hadir Bupati Kabupaten Ogan ilir yang diwakil Sekretaris daerah Herman,SH,MM, Sekretaris DPRD Mukhsina,SE,M.Si, Kabag Legislasi Yubhar, S.IP, Kasubag Persidangan Dedi Afrizal,ST dan semua OPD mengikuti di ruang dinas masing masing melalui Vidcom.

Dalam penyampaiannya pandangan fraksi Golkar disampaikan oleh Basri M, Zahri.S.Pd,M.Si, Fraksi PDI Perjuangan disampaikan Zainab.S.Pd, Fraksi Nasdem disampaikan oleh Afrizal,SH, Fraksi PPP disampaikan oleh Zahrudin,SE, Fraksi PAN disampaikan oleh Arsudin Ruslan,ST, Fraksi Bergerak disampaikan oleh Taufik Artama,SE dan Fraksi Persatuan Bangsa disampaikan oleh Rosita dewi.

Ketujuh fraksi DPRD OI menyetujui, bahwa Raperda Tentang Pengawasan dan Pembinaan Sumber Daya Perikanan dan Raperda Tentang Pembentukan Organsasi dan Tata Kerja Badan Kesatuan dan Politik menjadi Perda Kabupaten Ogan Ilir.

“Usai Memimpin Rapat Paripurna Pandangan Fraksi Dua Raperda, Ketua DPRD OI Soeharto Hs langsung berkunjung ke dinas sosial Panti Jompo untuk berbagi dengan memberikan nasi sebanyak 100 Kotak untuk berbuka puasa dan uang Tunai sejumlah Empat Juta Rupiah kepada penghuni panti jompo tersebut, dan dilanjutkan ke panti social anak anak dengan memberikan nasi kotak untuk berbuka puasa”,pungkas. Red

Dodi Reza Alex dan Dinskominfo Muba Dinobatkan Tribun Institute Sebagai Influencer Good Content Award Againts Covid-19

Muba Dinilai Sukses Beri Pengaruh Positif Gerakan Lawan Covid-19 

MUBA,DS. - Meski sedang dihadapi wabah Covid-19, namun sejumlah Tokoh dan Pejabat Publik tetap ada yang menginspirasi masyarakat khususnya kalangan generasi millenial untuk menghadapi masa pandemi Covid-19 dengan cara menghasilkan konten-konten positif di media sosial (medsos). 

Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Lic Econ MBA salah satunya, yang dinilai menjadi salah satu Influencer warganet karena getol mensosialisasikan gerakan lawan Covid-19 lewat akun medsos instagram miliknya @dodirezaalexnoerdin. Bahkan, atas kegetolannya tersebut Ketua DPD Partai Golkar Sumsel itu dinobatkan Kompas Group dalam hal ini Tribun Institute menjadi Influencer Good Content Award Againts Covid-19. 

"Penghargaan ini diberikan pada para influencer media sosial baik perorangan atau lembaga yang menghasilkan konten positif dalam kampanye bersama melawan Covid-19. Nah, pak Dodi Reza ini satu-satunya Kepala Daerah sekaligus Tokoh Politik di Sumsel yang sangat gencar mensosialisasikan dan menginspirasi gerakan lawan Covid-19," ungkap Kepala Newsroom Sripo-Tribun Sumsel, Hj L Wenny Ramdiastuti. 

Wenny mengaku, di tengah wabah Covid-19 sosok Dodi Reza Alex sangat gencar mengedukasi dan sosialisasi gerakan bersatu lawan Covid-19. Khususnya, dalam menyebarkan konten-konten yang baik dan mendidik bagi masyarakat. 

"Kami percaya peran influencer sosial media sangat penting dalam menyampaikan pesan-pesan kebaikan, dan di tengah wabah Covid-19 dapat memberikan energi positif untuk melawan covid-19, oleh sebab itu kami merasa Tokoh-Tokoh dan sosok seperti pak Dodi Reza ini harus diberikan award," ucapnya.

Tidak hanya, Bupati Muba Dodi Reza Alex yang dinobatkan Influencer Good Content Award Againts Covid-19, di kategori Lembaga Pemerintah, Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Muba juga dinobatkan 
Influencer Good Content Award Againts Covid-19 yang dinilai dan update dalam mengkampanyekan gerakan lawan Covid-19. 

Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Lic Econ MBA mengucapkan terima kasih atas pemberian Award Influencer Good Content Award Againts Covid-19. Ia mengaku, tindakannya tersebut merupakan upaya untuk menyemangati masyarakat yang saat ini sedang dihadapkan wabah Covid-19. 

"Saat ini masyarakat lebih banyak beraktifitas di rumah dan menggunakan gadget, tentu banyak waktu pula menggunakan media sosial, nah inilah momen untuk mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat dengan konten-konten positif agar tetap semangat menghadapi dan melawan wabah Covid-19," terangnya. 

Doktor alumni Universitas Padjajaran ini juga mengajak, agar saat ini harus banyak membuat konten positif di media sosial yang memberikan semangat,  seperti tiktok cuci tangan yang simple dengan tindakan tersebut tentu menjadi contoh dan akan menghasilkan energi positif yang dapat meminimalisir penularan Covid-19.

"Mari kita selalu saling menyemangati dan membekali diri kita dengan perbuatan-perbuatan positif agat kita semua terhindar dari penularan wabah Covid-19," tandasnya.

Senada, pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Komunikasi dan informatika Muba, Herryandi Sinulingga yang juga mendapat penghargaan tersebut mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan sebagai penyemangat dan motivasi bagi Tim Dinkominfo sesuai Tusinya tetap bekerja saat masa pendemi ini untuk menyampaikan informasi terupdate percepatan penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 yang dilakukan dibawah komando Ketua Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Dr H Dodi Reza Alex Noerdin di Kabupaten Musi Banyuasin, yang kami informasikan ke
Masyarakat luas melalui Sosial Media salah satunya melalui Instagram Beritamuba dan Sosial Media Resmi Dinkominfo Muba yang terus kami unggah tujuannya adalah untuk bahan informasi yang benar bagi masyarakat pembacanya. 

"Kami Dinskominfo Muba bangga atas apresiasi ini sehingga menginspirasi bagi Tim kami untuk terus membuat konten-konten yang positif, dan memberikan Informasi yang mendidik kepada masyarakat melalui media sosial termasuk media lainnya, sehingga apa yang telah dilakukan dapat lebih bermanfaat bagi masyarakat. "Mari kita bersatu melawan dan meminimalisir Penyebaran Covid-19 di daerah kita masing masing dan juga perang terhadap berita-berita Hoax", pungkasnya.(hsm) 

Diduga Tak Transparan Memberi Insentif ,Tenaga Medis RSUD Ogan Ilir Adukan Nasibnya Ke Dewan ,Direktur Terancam di Copot

INDRALAYA.DS,-- Ratusan tenaga Medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ogan Ilir dokter, perawat, bidan, analis, sopir ambulance dan petugas kesehatan lainnya mendatangi Komisi IV DPRD Ogan Ilir,mereka menuntut keterbukaan pimpinan rumah sakit dalam penanganan Covid-19, Senin (18/5/2020).

Kedatangan ratusan tenaga medis ini dikarenakan selama ini diduga tidak ada kejelasan terhadap besarnya jumlah  insentif, serta ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) yang memiliki standar, serta perlindungan hukum di dalam menjalankan tugas.
Semua tugas medis berada di garda terdepan dalam menangani pasien Covid-19 dengan mempertaruhkan nyawa.

Kedatangan Mereka  diterima langsung oleh Komisi IV DPRD Ogan Ilir, dalam Pertemuan yang berlangsung tertutup yang diwakili 10 orang tertutup.

Usai pertemuan salah seorang tenaga medis dari bagian Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Ogan Ilir, kepada sejumlah awak media mengatakan, alasan para tenaga medis RSUD Ogan Ilir melakukan mogok kerja karena soal transparansi insentif atau uang lelah yang tidak diketahui rinciannya, Kedua masalah perlindungan karena sebagai garda terdepan penanganan Covid-19 kami butuh perlindungan APD yang standar, Ketiga rumah singgah yang representatif untuk kami berganti pakaian sebelum pulang ke rumah,"ya,kami mogok karena soal transparansi insentif,sarana dan prasarana seperti APD berstandar yang belum memadai serta rumah singgah untuk kami berganti pakaian sebelum pulang kerumah,"katanya.

Selanjutnya Ia kemudian menepis tuduhan pihak managemen RSUD Ogan Ilir yang mengatakan mereka mogok kerja karena takut menangani pasien Covid-19,"Tidak benar kalau dikatakan kami takut menangani pasien Covid-19, kami garda terdepan pak, tidak hanya Covid-19 tapi kami menangani seluruh pasien tertular,” jelasnya.

Sementara Ketua Komisi IV DPRD Ogan Ilir Rizal Mustopa menyesalkan adanya mogok kerja para tenaga medis di RSUD Ogan Ilir di tengah pandemi Covid-19. Untuk itu Komisi IV DPRD Ogan Ilir jelas Rizal, akan mencari jakan keluar dan memfasilitasi kedua belah pihak terutama yang berkaitan dengan poin-poin yang menjadi tuntutan tenaga paramedis tersebut.

"Kami juga sudah  menerima perwakilan para tenaga medis, ada beberapa tuntutan yang mereka sampaikan terkait penanganan pasien yang khusus terpapar Covid-19. Ini akan kita fasilitasi ke pemerintah Kabupaten Ogan Ilir." Terangnya.

Rizal Mustofa mengingatkan Pihak Manajeman RSUD Ogan Ilir tidak menolak Pasien yang akan berobat, karena sesuai sumpah jabatan harus melayani Pasien dengan maksimal " yang bertanggung jawab adalah direktur, kalau tidak menjalankan tugas untuk menangani pasien, sebaiknya diganti saja,"tegasnya.(drs)