NEWS

Slider

9 Orang Perangkat Desa Ulak Pandan Mengundurkan diri

LAHAT.DS, --  Ulak pandan(18/5/2020) Desa Ulak Pandan Desa yang beberapa tahun kebelakang banyak menuai prestasi dan populer dengan desa yang kratif dan Inovatif. Ini dibuktikan dengan banyaknya prestasi yang pernah diraihnya baik Tingkat Nasional atau pun Daerah.

Desa yang pada tahun 2014,2015,2016 adalah Desa yang tertinggal, pada tahun 2017 berubah menjadi Desa yang berkembang dan pada tahun 2019 yang lalu berubah menjadi Desa yang maju.
Tetapi ditahun 2020 ini seperti meninggalkan begitu banyak persoalan, pasca bergantinya kepemimpinan pada tanggal 9 maret lalu Desa ini seperti tidak terdengar lagi aktifitas atau kegiatan apapun. Dan hari ini tiba-tiba terdengar kabar bahwa 8 perangkat desa serentak mengundurkan diri.  ini menjadi tanda tanya besar karena tak tanggung-tanggung 8 orang perangkat dan 1 staff kantor.  ada apa di Ulak Pandan..????

Pewarta mencoba menyelusuri dan menggali informasi melalui keterangan beberapa perangkat Desa yang mengundurkan diri pada hari ini,
Dedi Iswarlan yang awalnya menjabat sebagai Kasi Pemerintahan menjelaskan bahwa benar kami sepakat untuk mengundurkan diri,  karena kami sudah merasa tidak bisa sejalan lagi dengan kepemimpinan yang dipimpin PJS saat ini. Komunikasi tidak terjalin,  koordinasi pun tidak ada, kepemimpinan otoriter tidak mencerminkan musyawarah mufakat, penetapan Sekdes tanpa mekanisme musyawarah atau pemilihan,  pengangkatan LPM tanpa musyawarah. Begitu juga pembubaran/pemaksaan pengunduran diri  sepihak Lembaga Adat yang belum habis jabatan dan diganti tidak melalui musyawarah dan aturan. Tau-tau surat keputusan dibuat sendiri sudah diserahkan ke kecamatan tanpa ada berita acara,  daftar hadir,  perdes, tidak tiketahui BPD dan kami perangkat desa, bahkan orang-orang yang ditunjukpun tidak mencerminkan keterwakilan seluruh masyarakat, semuanya Mal administrasi terlalu ambisi, ujarnya.

Sementara Hartika awalnya adalah Kadus 3 Lah ngape kalu dide sejalan, dengan Kadus saje Pjs dide kenal makmane kami nak parak kalau die bae dide kenal dengan kami, pendekatan dikbedie, koordinasi apa lagi sekendak die saje.  Sementara Astini selama ini kalau mau berurusan tidak dilaksanakan dikantor desa tetapi dialihkan dirumah warga  yang ditunjuk pjs.

Beda lagi dengan Safta Ariansya Selaku Kasi Aset pun tak ketinggalan berkomentar bagaimana kami tidak kecewa seluruh Aset Desa saja ingin dikuasai padahal selaku Pjs tidak boleh untuk pengalihan aset,  seperti pelayanan mobil ambulan desa, dum truck angkutan, penerpalan,  jalan adat, semua diambil paksa tanpa ada musyawarah, kasian sopirnya selama ini gajinya tidak dibayar tetapi secara tidak hormat langsung diganti orang sesuai keinginan Pjs.

Ditempat terpisah Tomi Pratama awalnya kadus 5 menjelaskan bahwa bagaimana kami mau nyaman bekerja roda pemerintahan tidak jalan, kantor desa tutup terus,  PKK,  Pelayanan KB, Posyandu semuanya mati suri. Apa lagi saat ini Sedang dilanda wabah Covid-19 yang sangat berbahaya Untuk pencegahan, himbaun,  sosialisasi saja tidak ada,  posko tidak ada,  kalangan sebebas-bebasnya,  kalau Rapat selalu mengedepankan amarah tidak mengedepankan musyawarah. Ujarnya

'Masih ingat Video Bupati yang beredar dimedsos bupati marah-marah kenapa perangkat desa tidak hadir dikegiatan waktu itu, kegiatan pembagaian Sembako dari PT. BAU 'itu karena kami selaku perangkat desa tidak diberitahu sama sekali oleh PJS prihal kegiatan itu,  jadi bagaimana kami mau datang' ujar Deka Akbar yang awalnya Kadus 4 menambahkan.

Berdasarkan pantau awak media ini daftar perangkat desa yang mengundurkan diri saat ini
1. Kasi pemerintahan
2. Kasi. Aset
3. Bendahara Desa
4. Operator Desa
5. Staff kantor Desa
6. Kadus 2
7. Kadusn3
8. Kadus 4
9. Kadus 5

Sementara BPD Desa Ulak Pandan saat dimeminta keterangan membenarkan, kami akan Rapat internal terlebih dahulu, Demikian juga Pjs Kepala Desa Ulak Pandan saat berita ini dibuat tidak berada ditempat sehingga belum dapat dikonfirmasi oleh awak media.NID

35 Pejabat Fungsional Pemkab Muba Dilantik Lewat Vidcon

MUBA,DS. - Sebanyak 35 Pejabat Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dilakukan 
Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji melalui Teleconference. 

Prosesi Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji tersebut dipimpin langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Muba Drs H Apriyadi MSi. 35 diantaranya Pejabat Fungsional yang dilantik untuk menempatkan di posisi Bagian Pengadaaan Barang dan Jasa, Rumah Sakit dan Puskesmas tersebar di Kabupaten Muba. 

"Prosesi pelantikan dilakukan lewat video teleconference dan mematuhi protokol kesehatan Covid-19," ungkap Sekda Muba, Drs H Apriyadi MSi, Senin (17/8/2020). 

Sementara itu, Kepala BKPSDM Muba Sunaryo SSTP MM menjelaskan, Berkenaan ditetapkannya Keputusan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 13.A Tahun 2020 tentang Penetapan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona dan Surat Edaran Kepala BKN Tentang Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji PNS atau Sumpah/Janji Jabatan Melalui Media Elektronik/Teleconference pada Masa Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona. 

"Maka pelaksanaan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Tertentu dilingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin akan
dilaksanakan melalui Teleconference," tandasnya.

Pelantikan JFT kali ini didominasi oleh Formasi CPNS 2018 yang merupakan ASN Milenial terutama Tenaga Kesehatan dengan tujuan untuk meningkatkat Profesional ASN terutama Tenaga Kesehatan apalagi disaat kita melawan Pandemi Covid-19.(hsm) 

PT.BA Tbk Bukit Asam Berikan Bantuan Sembako Kepada Pemkab Lahat Untuk Pandemi Corona Virus COVID-19

LAHAT.DS,--- Sebagai wujud keperdulian PT Bukit Asam Tbk, terhadap penanggulangan dampak Covid-19  di Kabupaten Lahat. Untuk kesekian kalinya  memberikan bantuan paket sembako, kali ini  2947 Paket Sembako.di serahkan PT.BA Tbk Bukit Asam.
Zulfikar Azhar Senior Manager CSR, Efensi  Manager Humas, Gito Prawoko Asisten Manager Bina Lingkungan PT Bukit Asam beserta rekan menyambangi Kantor Balai Desa Prabumenang menyerahkan bantuan tersebut disambut positif Bupati Lahat Cik Ujang.

Turut hadir pada kegiatan tersebut dihadiri Kadis DLH Agus Salman, Camat Merapi Timur Miharta SE, MSi, Yunisa Rahman Inspektur, Kapolsek Merapi AKP Adriansyah, SE, SiK, Koramil, beserta Kades dsn Lurah di Kecamatan Merapi Timur 18/5.
Satiun Solistian selaku Kades Prabu Menang merasa bersyukur atas dibantunya sembako oleh Management PT BA atas dampak Covid-19 sebanyak 300 paket sembako di Desa Prabu Menang, beliau juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Lahat.

Sementara itu Zulfikar Ashar selaku Senior Manager CSR PT BA Tbk pada arahannya mengatakan " sebanyak  7 Desa satu Kelurahan di Kecamatan Merapi Timur dan satu Desa di kecamatan Merapi Barat Desa Merapi, untuk setiap KK diberikan Satu Dus Mie Instan dan satu Kampil beras 5 Kilo,

Bupati Lahat Cik Ujang berpesan kepada warga di Merapi Timur "  bantuan dari PT Bukit Asam perlu kita syukuri, pergunakan lah sesuai kebutuhan, PT Bukit Asam merupakan perusahaan yang lama berkembang dan telah banyak membantu pemerintah daerah. Diharapkan kepada para Kades untuk saling mendukung dan bersinergi memutus mata rantai Covid-19 " pungkas Cik Ujang ( DNI)

Posko Perbatasan di Muba Diperketat pencegahan Covid 19 Masuk Wilayah Muba

Pengawasan Pintu Masuk dan Semprot Disinfektan

MUBA,DS. - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Muba terus maksimalkan antisipasi serta penanganan wabah Covid-19 di Kabupaten Musi Banyuasin terus. Beberapa Posko di wilayah perbatasan Muba pun diperketat guna meminimalisir penularan wabah Covid-19 yang masuk di wilayah Muba. 

Plt Kepala BPBD Muba, Indita Purnama menyebutkan, saat ini posko-posko penanganan dan pencegahan Covid-19 di area perbatasan Muba terus meningkatkan pengawasan dan antisipasi. 

"Penjagaan dilakukan selama 24 jam di tiap posko secara bergantian dengan melibatkan beberapa pihak diantaranya Jajaran Polres Muba, Kodim 0401,  Pol PP,  DAMKAR, BPBD, Dinkes Muba dan Jajaran Dishub Muba," ungkapnya. 

Lanjutnya, tidak hanya penjagaan, di tiap posko juga melakukan penyemprotan disinfektan di tiap kendaraan yang melintas. "Penyemprotan disinfektan juga dilakukan serta mengecek suhu tubuh pengendara. 

Dikatakan, adapun Posko yang disiagakan yakni diantaranya di Kecamatan Bayung Lencir, Babat Supat, Jirak Jaya, Keluang, Lais, Batanghari Leko, Sanga Desa, dan Sungai Keruh. 

"Untuk posko induk berada di Sekayu, selain penjagaan tiap posko juga membagikan masker untuk masyarakat dan pengendara," terangnya. 

Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex menyebutkan, agar para pihak yang berada siaga di posko untuk maksimal melakukan pengawasan. 

"Terlebih sebentar lagi akan lebaran, pengawasan untuk pengendara yang masuk wilayah Muba tentu harus dimaksimalkan," ucapnya.

Upaya tersebut, lanjut Dodi, tidak lain untuk melindungi warga Muba dari penularan wabah Covid-19. "Tetap jaga kesehatan, kurangi aktifitas di luar rumah serta tetap menggunakan masker," tandasnya.

Kapolsek Bayung Lencir AKP Jhon Roni Hasibuan juga melaporkan bahwa Kegiatan Pers Pos Pam Ops Ketupat Musi 2020 Polres Muba dan Posko Pelayanan Tanggap Darurat Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Perbatasan Provinsi Sumsel-Jambi di Desa Suka Jaya Kecamatan Bayung terus dilaksanakan baik penyemprotan desinfektan terhadap kendaraan pribadi, truk dan Bus yang melintas.

"Pada pemeriksaan suhu tubuh sopir dan penumpang tidak didapati suhu badan yang melebihi batas normal, selain itu kami terus menghimbau kepada para pengendara untuk tidak mudik", jelasnya.

Senada Kapolsek Sanga Desa Iptu Suventri SH dan Kapolsek Babat Supat Indra W Asahi pelaksanaan juga dilaksanakan rutin di Posko Kecamatan Sanga Desa dan di Posko di Desa Sukamaju Kecamatan Babat Supat

" Pemeriksaan suhu tubuh sopir dan pengendara serta desinfektan tetap dilakukan dan pelaksanan berjalan aman dan lancar", tukasnya.(hsm) 

Sisir Warga Miskin Tidak Terdata Dinsos Beri Bantuan

Salurkan Sembako di Desa Teluk Kijing

MUBA,DS. - Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Lic Econ MBA memastikan semua warga Muba yang berhak mendapatkan bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) akan  mendapatkan hak mereka di tengah wabah Covid-19 ini. 

Tercatat ratusan ribu warga Muba yang akan mendapatkan bantuan tersebut yang tidak hanya mengacu pada data DTKS, DD, PKH, dan BPNT, namun Pemkab Muba juga menyiapkan alokasi khusus untuk warga yang tidak terdata tetapi berhak mendapatkan bantuan.

Seperti yang dilakukan Dinas Sosial Muba yang langsung dipimpin Plt Kadinsos Muba Drs Ahmad Nasuhi SH MM yang mendatangi sejumlah warga di Desa Teluk Kijing 3 untuk menyalurkan bantuan sembako bagi warga Muba yang tidak terdata. 

"Jadi, pak Bupati Dodi Reza juga menyiapkan alokasi bantuan untuk warga Muba yang tidak masuk dalam data DTKS dan lainnya. Oleh sebab itu, kami sisir satu persatu warga di pelosok Muba untuk menyalurkan bantuan tersebut," ungkapnya. 

Dikatakan Nasuhi, Pemkab Muba melalui Dinsos Muba menyiapkan alokasi sekitar 15 ribu KK untuk bantuan kepada warga yang tidak terdata. "Di Desa Teluk Kijing 3 ini kami salurkan bantuan kepada 10 KK yang tidak terdata bantuan," terangnya. 

Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex memastikan, bantuan untuk warga terdampak Covid-19 di Muba  tersebut diperuntukkan bagi warga yang berada diluar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang selama ini mendapatkan Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial. 

Dari hasil inventarisir data Dinas Sosial Muba  jumlah total keluarga penerima Bansos Jaring Pengaman Sosial (JPS) seluruhnya adalah 101.099 KK di Muba yang akan mendapatkan bantuan terdampak Covid-19. 

Untuk bantuan Bantuan Sosial Tunai APBD Kabupaten Muba Tahun 2020 yang diberikan sebesar Rp.400.000/ KK ini, lanjut Dodi, Pemkab Muba bekerjasama dengan BRI dalam penyalurannya melalui e-Warung/BRI Link. 

"Kami pastikan dalam penyaluran bantuan ini menerapkan sistem kesesuaian data tentang nama dan alamat (by name and by address), sehingga tidak tumpang tindih dan benar-benar tepat sasaran," tegasnya.

Dodi menyebutkan, bantuan untuk warga terdampak Covid-19 di Muba tidak hanya mengandalkan Bantuan Sosial Tunai APBD Kabupaten Muba Tahun 2020, namun ada juga bantuan langsung tunai dan bantuan dari Dana Desa. 
"Bansos tersebut diperuntukkan bagi 86.099 KK; terdiri dari 81.758 KK yang tersebar di 227 Desa dan 4.341 KK tersebar di 13 Kelurahan", tukasnya.

Bansos yang distribusikan ke 81.758 KK di 227 Desa antara lain:
1. Bansos Penerima Keluarga Harapan (PKH), nilainya variatif per bulan untuk 17.545 KK
p2. Bansos Sembako/BPNT, Rp.600.000 untuk 16.435 KK selama 3 bulan
3. Bansos BLT Kemensos, Rp.600.000 untuk 7.530 KK selama 3 bulan
4. Bansos BLT Dana Desa, Rp.600.000 untuk 40.248 KK selama 3 bulan

Sementara Pemerintah Daerah Musi Banyuasin sendiri memberikan bansos yang bersumber dari APBD, diantaranya (1) Bansos APBD Tunai, (2) Subsidi listrik PT. MEP dan PDAM, (3) Bansos Beras, dan (4) Bansos Top Up Sembako/BPNT sebagai tambahan senilai Rp.400.000 / KK. Semua bantuan ini didistribusikan secara bertahap untuk 3 bulan ke depan, kecuali bansos PKH dan BPNT Kemensos yang dibayarkan rutin setiap bulannya.(hsm) 

Berdikari, Salam Tangguh Lawan Covid-19

MUBA,DS. - Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan kabupaten Musi Banyuasin Bangun aksi berdikari wujudkan Gotong Royong bersama dengan merangkul hasil asli daerah sebagai bukti kepedulian terhadap masyarakat terdampak Covid-19.

Dalam hal ini Ketua DPC PDI-Perjuangan kabupaten Musi Banyuasin Beni Hernedi menjelaskan, Gotong Royong PDI-Perjuangan melawan Covid-19 di kabupaten Musi Banyuasin diterjemahkan oleh DPC PDI-Perjuangan kabupaten Musi Banyuasin dengan membeli beras Petani Lalan untuk di distribusikan ke massa akar rumput dan mesin politik kader Struktural Se-kabupaten Musi Banyuasin.

" Bergerak beli beras petani lalan adalah bagian dari gotong royong “Kemandirian dan Kedaulatan Pangan” dimasa pandemi Covid-19, membela dan membantu petani lalan ditengah situasi krisis ini adalah Political Will yang harus di lakukan “Politik kerakyatan dengan keberpihakan kepada petani sendiri, bela beli dari petani sendiri”, bukan pada mekanisme pasar saja yang selama ini sudah berjalan, “Bela Beli” diharapkan dapat mendorong kemandirian pangan daerah menuju kedaulatan pangan," dijelaskan Beni, Minggu (17/5/2020).

Lanjutnya, DPC PDI Perjuangan Kab. Muba mempelopori aksi ini untuk membantu pemerintah dengan harapan dapat memberi dorongan bagi munculnya nilai tambah ekonomi dan hadirnya hilirisasi di sektor pertanian di Muba .

" Para petani sudah berjasa dalam mewujudkan swasembada produksi gabah dan beras hanya saja kelemahan nya ada pada belum tersedianya industri pengolahan beras (hilirisasi) lengkap dengan sistem dan alur distribusi hasil produksi didalam wilayah muba sendiri"

" Inilah yang dikatakan oleh bung karno “politik ekonomi berdikari “berdiri diatas kaki sendiri . 
Salam Tangguh Melawan Covid19," ucapnya.(hsm) 

Dua Curat Di Tangkap Polsek Babat Toman,Beserta Barang Bukti Dan Dua Masih (DPO)

MUBA,DS. -- Dua Pria di kelurahan Mangun Jaya bernama Yayan Saputra (34) dan Putra Argamanensyah (28), ditangkap Kepolisian Sektor Babat Toman. Karena diduga melakukan Pencurian dengan pemberatan yang kita sebut (CURAT), Kamis (14/05/2020). 

Keduanya sudah di mapolsek beserta barang bukti berupa 2 (dua) buah Gergaji besi, 9 (sembilan) batang besi pipa ukuran 3 meter, 1 (satu) batang besi pipa ukuran 6 meter, 2 (dua) batang besi pipa ukuran 9 meter, 1(satu) batang besi pipa bentu L ukuran 1 meter. 

Dikatakan Ali, tindak pidana Curat terjadi Kamis 14 Mei 2020 sekira jam 19.00 wib, kedua tersangka yang tertangkap melakukan pencurian besi cubing milik Pertamina dengan memotong saluran minyak sepanjang 52 meter dengan menggunakan gergaji besi bersama dua rekan lainnya yang masih dalam pengejaran petugas yakni AB (DPO) dan AN (DPO). 

Besi pipa cubing saluran minyak milik PT. Pertamina EP Kel. Mangun Jaya tepatnya dilokasi MJ 42. Berhasil memotong kemudian pipa pertamina Ep tersebut disimpan di belakang rumah tersangka YAYAN dalam keadaan sudah terpotong menjadi 12 batang pipa cubing dan 1 batang pipa cubing berbentuk L. Pihak Security yang sedang berpatroli melihat kondisi pipa sudah terpotong langsung berkoordinasi dengan bagian produksi PT. Pertamina EP dan langsung melaporkan ke Polsek Babat Toman. "Keduanya sudah ditangkap dan dalam proses kita. Total kerugian ditaksir Pertamina Ep tersebut Kurang Lebih Rp. 12.000.000,-"Ujar Kapolsek Babat toman ALI ROJIKIN, SH, MH yang mewakili kapolres Musi Banyuasin AKBP YUDHI SURYA MARKUS PINEM, S.ik.

Diketahui, terduga kedua pelaku itu ditangkap di rumah pelaku Yayang di jalan Kel. Mangun Jaya Kec. Babat Toman Kab. Muba, Kamis (14/05/2020). Terhadap terduga pelaku disangkakan tindak pidana pencurian dengan pemberatan, yakni Pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan penjara selama 6 tahun. (AAJM-HMS)ril 

823 KEPALA KELUARGA DI DUA DESA ULAK KEMBAHANG SATU DAN DUA DI DISTRIBUSIKAN PEMBAGIAN SEMBAKO GRATIS OLEH PEMKAB OI

INDRALAYA,DS. -- Pembagian Sembako Pandemi Covid 19 yang terus didistribusikan kepada semua warga di Bumi Caram Seguguk ini, seperti pembagian Sembako Kepada Warga yang berdampak Covid 19 bertempat di Desa Ulak Kembahang 1 dan Ulak Kembahang 2 Kecamatan Pemulutan Barat,Bupati Ogan Ilir HM Ilyas Panji Alam, Minggu 17/05/20 Sebanyak 823 KK untuk Dua Desa Di Ulak Kembahang 1 dan 2 Kecamatan Pemulutan Barat.
Bupati Ogan Ilir  HM Ilyas Panji Alam, yang di wakili oleh Kepala Dinas PPKBP3AD Kabupaten Ogan Ilir Bustami,SKM,Kepala Dinas Perijinan Badrun,SE,MM Camat Pemulutan Barat Askari, Kapospol Pemulutan Barat Brigadir Sugianto, Kepala Desa Ulak Kembahang 1 Hairudin, menjelaskan bahwasannya bantuan ini di distribusikan secara bertahap agar seluruh masyarakat di 16 Kecamatan 241 Desa dan Kelurahan di Ogan Ilir kebagian rata tanpa terkecuali. Hal ini merupakan salah satu bentuk hadir Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir ditengah wabah Covid-19 di Bulan Ramadhan yang penuh berkah ini.

Bupati OI melalui Camat Pemulutan Barat menjelaskan Bagi masyarakat, tunggu saja di rumah masing-masing nanti ada relawan yang didampingi TNI dan Polri yang akan datang kerumah untuk memberikan paket sembako ini," semua pasti kebagian,jangan sampai ada yang tidak kebagian", katanya saat mengecek sembako di Balai Desa Ulak Kembahang 1 dan Ulak Kembahang 2 yang didampingi Kapolpos dan Kepala Desa.

Dan di Pastikan 241 Desa/Kelurahan Di Ogan Ilir Menerima Bantuan Sembako, dipastikan setiap Desa/Kelurahan menerima secara merata tanpa terkecuali, dengan harapan meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19, seperti di dua Desa Ulak Kembahang 1 dan Dua yang berjumlah 823  KK.

"Mohon doanya, bagi yg belum dapat sembako mohon bersabar karena Masih dalam proses pendistribusian."ujarnya.

Sementara Kepala Desa Ulak Kembahang 1 Hairudin mengucapkan terima kasih Kepada Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir , khususnya Bupati Ogan Ilir HM Ilyas Panji Alam serta Semua pihak yang terkait "ini sembako telah datang ke desa kami, malam ini tim relawan Covid akan mengemas sembako untuk Warga dan besok pagi akan kami antar kerumah masing - masing " terangnya.

Kades Menghimbau Kepada Masyarakat Desa Ulak Kembahang 1 dan 2 untuk menunggu dirumah dan  Tim Relawan Covid dibantu ketua RT yang akan mengantar langsung kerumah warga,"Sekali lagi saya ucapkan terima kasih, kepada Bupati Ogan Ilir, Bapak HM.Ilyas Panji alam,SE,SH,MM atas nama seluruh masyarakat Desa Ulak Kembahang 1 dan 2 mengucapkan terima kasih yang sebesar- besar nya." jelasnya.Red

Seluruh Kecamatan di Muba Salurkan BLT Dana Desa Masyarakat Terdampak Covid-19

MUBA,DS. - Menjalani amanah dan kerja ikhlas terkait Instruksi dari Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Kabupaten Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin bersama Jajaran Satuan Gugus Tugas Kabupaten Musi Banyuasin, setiap Kecamatan bersama Forum komunikasi pimpinan kecamatan (Forkopimcam). 

Tim  bergerak  tepat,  cepat melakukan penyaluran bantuan di saat kondisi pandemi Covid-19. Tim beranggotakan hingga  level pemerintahan paling bawah yakni Kepala Dusun,  RT/RW.  Sinergi semua anggota mampu memberikan pelayanan terbaik mengedepankan transparansi bantuan yang diberikan untuk warga Muba.

Hari ini Sabtu (16/05/2020) Kecamatan Sungai Lilin menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa sebagai tindakan dalam penanggulangan dampak Covid-19. Semua ini menjadi bukti kepedulian dan tanggung jawab pemerintah terhadap rakyatnya dalam mengatasi dampak  Covid-19. 

Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan  upaya penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 ini, penyaluran BLT Dana Desa  harus transparan, jangan tumpang tindih dan tepat sasaran. Bantuan yang telah disalurkan ini diharapkan benar-benar bisa di manfaatkan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi, rumah tangga masing-masing bagi masyarakat yang terdampak. Bantuan dimaksudkan agar warga mampu bertahan  selama beberapa bulan ke depan sampai keadaan dinyatakan normal kembali.

“Selain itu, tak henti-hentinya saya mengingatkan kembali kepada masyarakat Kabupaten Muba untuk  tidak usah  panik tetapi tetap waspada dengan mengikuti instruksi  pemerintah, menerapkan protokol kesehatan, jaga jarak, selalu cuci tangan dengan sabun dan selalu menggunakan masker pada saat beraktivitas diluar rumah,"jelas Dodi Reza. 

Dodi juga menyarankan untuk  bersama-sama menjaga iman dan imun  saat Bulan Ramadhan.

Camat Sungai Lilin Emilya Afrianita SSTP MM menyampaikan setelah dilakukan pendataan dengan benar agar bantuan tidak tumpang tindih dan BLT Dana Desa ini bisa tepat sasaran.  Hari ini diadakan pembagian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT) kepada keluarga miskin yang tidak mendapatkan bantuan PKH atau bantuan pangan non tunai (BPNT) yang kehilangan mata pencaharian, belum terdata, dan memiliki anggota keluarga yang rentan sakit menahun atau kronis.

“BLT Dana Desa untuk Kecamatan Sungai Lilin  berjumlah 1.382 KK  dengan besaran bantuan  Rp.600 ribu Per KK,” ungkap dia.

Camat Lais, Deni Sukmana AP melaporkan  Sabtu, 16 Mei 2020  Kecamatan Lais melaksanakan Pembagian  BLT Dana Desa untuk Desa Epil Kecamatan Lais sebanyak 319 KPM di delapan dusun dengan langsung kepada Keluarga Penerima Manfaat.  Dihadiri tim pengawas kabupaten dan serta menandatangani fakta integritas oleh Kades, BPD serta Perangkat Desa.

" Selain BLT Dana Desa juga dilaksanakan pembagian Bantuan Sosial Tunai (BST) dari kantor pos besar kepada 1020 KPM dan kami dari Pemerintah Kecamatan mengatur jadwal desa-desa yg hadir per 2 jam dan Alhamdulillah jam 17.15 wib selesai pembagiannya dengan aman, lancar mengikuti protokol kesehatan", lapornya. 

Terpantau pembagian BLT Dana Desa di Kecamatan Batang Leko,  dipantau langsung tim pngawas kabupaten dan pelaksaannya juga berjalan aman, tertib dan lancar.

Salah satu warga dari Kecamatan Sungai Lilin, Sami mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah yang telah mengulurkan bantuan ini, sungguh besar manfaatnya bagi saya yang sudah sakit ini.

“Dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari – hari yang awalnya kesusahan sekarang sangatlah terbantu dengan diberikan bantuan sebesar Rp.600 Ribu,”. Pungkasnya.(hsm) 

Otak Pelaku Curas Di Tangakap, 1 Masih DPO

MUBA,DS. -- Helmi saribani (29) warga Dusun 1 Desa Purwosari Kec Lais Kab. Muba karyawan le'asing Motor, mengalami Luka - Luka saat hendak menagih pembayaran pertama sepeda motor pelaku yang baru Jalan Sebulan. Satu dari dua orang pelaku Otak Curas berhasil 
Ditangkap. Sedangkan satu masih dalam daftar pencarian Orang (DPO) berinisial C. 

"Ini sudah direncanakan pelaku yang tertangkap, dia baru beli motor namun saat memasukin pembayaran pertama yang ditagih korban, dia tidak bisa membayar" Ujar Kapolsek Lais AKP SYAFRUDDIN, SH mewakili kapolres Musi Banyuasin AKBP YUDHI SURYA MARKUS PINEM, S.ik.

Singkat cerita, Selasa 12 Mei 2020 Sekira Jam 13.15 wib Korban Helmi sebelumnya menelpon pelaku Hendra Saputra (32) warga Dusun II Desa Teluk Kijing II Kec Lais Kab Muba dengan maksud menagih uang jatuh tempo kredit pembayaran pertama sepeda motornya, Pelaku pun mengajak janjian di Lais. 

Di tengah perjalanan saat hendak menuju ke tempat janjian, korban tak sadar bahwa telah dibuntuti oleh pelaku dan rekannya yang dpo. Di tempat sepi di jalan umum Desa Teluk Kijing 2 Kec Lais korban dihadang pelaku dan langsung memukul korban dengan menggunakan sebatang kayu hingga korban terjatuh dari sepeda motor, lalu rekan pelaku yang satu langaung mengeluarkan senjata tajam jenis celurit dan membacokkan ke arah korban akan tetapi korban dapat menghindar dan berhasil memegang pergelangan tangan pelaku yang memegang senjata tajam jenis clurit. 

Duel pun terjadi dalam perebutan celurit, pelaku sempat berteriak ke rekannya untuk mengambil parang. Belum sempat mengambil parang, korban yang telah berhasil merebutkan clurit langsung membacokkan kearah salah satu pelaku sebelum melarikan diri ke arah pemukiman sambil berteriak meminta tolong. setelah itu pelaku melarikan diri dengan membawa sepeda korban, sedangkan korban dibawa masyarakat berobat ke puskesmas.  Aparat kepolisian yang mendengar kejadian tersebut langsung ke TKP dan langsung mengumpulkan bukti bukti. 

"Ini sudah termaksud katagori tindak pidana CURAS"Untuk pelaku C (dpo) Agar segera menyerahkan diri ke Mapolsek Lais"Beber Kapolsek. 

Mendapatkan informasi dari masyarakat, Rabu 13 Mei 2020 sekira pukul 15.00 Wib Pelaku utama akhirnya ditangkap di RS. Charitas setelah menjalani operasi oleh Unit Reskrim Polsek Lais setelah berkoordinasi dengan Pihak Charitas. Saat ini pelaku dalam penyidikan dan barang bukti berupa 1 (satu) unit sepeda motor honda vario, 1 ( satu ) buah helm warna hitam motif kembang merk maz,  (satu) buah topi warna hitam, 1 (satu) buah sendal, 1 (satu) keping papan (kayu) untuk proses ke tahap selanjutnya. Tutup kapolsek.(ril)