NEWS

Slider

Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM Kunjungi Mapolres OI,Ini Tanggapan Kapolres

INDRALAYA,DS. - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan sambangi markas Kepolisian Resort Ogan Ilir,Kegiatan Kapolda dalam rangka Kunjungan Kerja (Kunker) tersebut disambut langsung oleh Kepala Kepolisian Resort Ogan Ilir AKBP Imam Tarmudi beserta jajaran,Rabu (13/5/2020) di Mapolres Ogan Ilir Jalan Raya Lintas Palembang - Prabumulih Indralaya Ogan Ilir.
AKBP Imam Tarmudi mengatakan sangat Berbahagia keluarga Besar Polres Ogan Ilir Menghaturkan rasa terimah kasih yang setulus-tulusnya atas Kunjungan kerja Bapak Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr. Eko Indra Heri S MM di Mapolres Ogan Ilir  di Inderalaya,"Dengan penuh hiqmat, Sederhana serta Rasa kekeluargaan yang luar biasa Bapak Kapolda tunjukkan pada kami anggota satuan polres ogan ilir,"katanya.
Selanjutnya ia menyatakan selaku Kapolres Ogan Ilir mewakili anggota semuanya  Siap  Melakasanakan tugas dengan sebaik-baiknya apa yang menjadi Arahan  petunjuk serta kebijakan Strategi  Kapolda Sumsel yakni : 7 Program Prioritas Kapolda Sumsel, Polisi Dulur Kito Mang PDK
dan Tidak kalah Pentingnya menggelorakan 5 kebaikan dlm satu hari utk masyarakat bangsa dan negara,"Mudah-mudahan pertemuan penuh barokhah ini memberikan Motivasi kami dalam melaksanakan Tugas selaku Anggota Polri dengan Baik, Berintegritas, Transparan dan Objektif dalam memberikan pelayanan pada masyarakat,"terangnya (red)

Sekda Muba Salurkan BLT Dana Desa secara Simbolis kepada Warga Babat Supat

MUBA,DS. - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terus berupaya memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak wabah Covid-19. Kali ini Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex diwakil Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa kepada warga Desa Gajah Mati Kecamatan Babat Supat, Rabu (13/5/2020).

Bertempat di Embung Senja Desa Gajah Mati Sekda Muba menyerahkan BLT yang berjumlah Rp. 600.000 / KK tersebut secara simbolis kepada warga.

Apriyadi berharap BLT Dana Desa yang telah dilaunching penyalurannya oleh Bupati Muba pada tanggal 11 Mei 2020 lalu dapat digunakan dengan baik oleh masyarakat ditengah pandemi Corona.

"Semoga bantuan ini dapat bermanfaat, ,selain Bansos, Pemkab Muba juga menggratiskan selama tiga bulan bagi pelanggan saluran listrik Muba Electrik Power (MEP) dan pelanggan PDAM diseluruh Kecamatan dalam Kabupaten Muba untuk meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19," ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Muba Richard Cahyadi mengatakan di Kecamatan Babat Supat penerima BLT berjumlah 2.848 KK, untuk Desa Gajah Mati sendiri ada 195 KK dengan total dana yang akan diberikan Rp. 351.458.100.

"Bantuan yang akan diterima oleh penerima yang telah memenuhi kriteria, sudah melalui seleksi serta musyawarah khusus desa," kata Richard.

Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan Muba dr Azmi Dariusmansyah, Plt Kepala BPBD Muba Indita Purnama, Camat Babat Supat Rio Aditya SSTP, Direktur PDAM Firdaus, Kadinkominfo Muba Herryandi Sinulingga AP dan Kepala Desa Gajah Mati Suryana.(hsm) 

Diduga Kebakaran Sumur Bor di Muba Memakan Korban Jiwa

MUBA,DS. - Di tengah mewabahnya virus Corona Covid 19 di ada kegiatan Sumur bor tradisional Ilegal meledak  menyemburkan api dan  terbakar di lokasi pengeboran Ilegal, kejadian ini sudah dua kali di mewabanya virus covid 19.
Sedangkan di tempat lokasi penyulingan minyak tradisional Ilegal dan tempat pengeboran Ellegal sudah tepasang spanduk peringatan dari kapolres Muba bahwa kegiatan tersebut melanggar UU nomor 22 tahun 2001 dan ada sangsi pidananya. namun spanduk peringatan itu hanya sekedar di pasang saja tidak ada penindakan oleh petugas.

Informasi yang di dapat media masyarakat setempat kejadian kebakaran sumur bor tersebut .
Pertama kebakaran sumur bor di desa Keban 1 lokasi K8 pinggir jalan di perkirakan kejadiannya seminggu sebelum masuk bulan Ramadhan mengakibatkan korban meninggal pemilik sumur bor atas nama Ari warga keban 1 kecamatan Sanga desa dan di lokasi kebakaran garis Police Line masih terlihat walau di tempat kebakaran sudah di timbun dengan tanah merah.

Dan kejadian yang kedua pada hari Sabtu sore ( 09/05/20)  di desa Terusan dari desa masuk kedalam lokasi Rompok lebih kurang 3 Km, kecamatan Sanga desa kabupaten Musi Banyuasin yang mengakibatkan 1 orang korban meninggal di lokasi dan 2 orang korban dalam kondisi luka bakar serius sekarang mendapat perawatan di RSUD Sekayu.

Sementara itu Kades Terusan Asmana ketika di konfirmasikan di rumahnya, Selasa (12/05/20) mengatakan kami sudah ada kabar, tapi belum jelas dan belum tau persis, lagi menunggu laporan dari kadus, saat di konfirmasi kades di dampingi suaminya dan menurut suaminya mengatakan  masalah ini kami tidak tau menau masalahnya orang ngebor tidak melapor ke kami, kebakaran tidak melapor ke kami, hasilnya juga kami tidak ada," ungkapnya.

kalau kamu nak nanya , tanyakan pada yang punya boran, kejadian seperti ini lah sering terjadi pak," cetus suami kades.

Terpisah Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem SIK melalui Kapolsek Sanga Desa IPTU Suvenfri SH saat dikonfirmasi awak media mengatakan, sudahlah jangan diangkat.

" Saya sudah temui salah satu Organisasi Pewarta dan satu oknum lainnya sudah kami temui juag, coba kamu kekantor saja," ujar Suven saat dibincangi awak media melalui Via Telepon, Senin (11/5/2020).

Saat awak media ingin menelusuri kejadian tersebut dengan menemui Kapolsek kekantornya pada, Selasa (12/5/2020). Kapolsek tidak berada ditempat.

" Saya lagi disekayu, nanti saya coba hubungi anggota disana," dikatakan Suven.(Tim)

Pererat Silaturahim, Polres Ogan Ilir Berikan Paket THR Kepada Awak Media

INDRALAYA.DS,— Polres Ogan Ilir AKBP.Imam Tarmudi,SIK,MH memberikan paket THR kepada awak media yang bertugas di Ogan Ilir yang senantiasa selalu bekerja sama hingga saat ini.

Penyerahan paket THR tersebut di serahkan langsung oleh Kapolres Ogan Ilir AKBP.Imam Tarmudi,SIK,MH melalui Kasubag Humas Polres Ogan Ilir Kompol Zainalsyah, Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Kasubag Humas Mapolres Ogan Ilir. Rabu (13/05/2020).

Dalam kesempatan tersebut Kapolres Ogan Ilir mengatakan bahwa Ini sebagai bentuk kemitraan dengan kami Polres Ogan Ilir terhadap awak media yang sudah berlangsung sejak lama.

“Dalam menghadapi Pandemi Virus Corona ( COvid-19 ) , awak media juga punya andil besar dalam mensosialisasikan pencegahan penyebarannya melalui media On lane atau media cetak” Katanya.

“Marilah kita sama sama mencegah penyebaran virus corona sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Sehingga, upaya memutus mata rantai virus berbahaya bisa tercapai,” Harapnya.

Lanjut Kapolres, Pemberian Paket THR  ini merupakan bentuk kepedulian Polres Ogan Ilir terhadap rekan-rekan wartawan yang selama ini telah menjadi mitra kepolisian dalam penyampaian informasi-informasi kepada masyarakat terkait kegiatan yang dilakukan.(Red)

Pemkab Tegaskan, Penerima Bantuan Sosial Tidak Boleh Ganda

Sekda : Jika Terjadi Pemotongan Bantuan Sosial Dampak, Oknum Bakal di Sanksi Tegas

MUBA,DS. - Penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Alokasi Dana Desa Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APB Desa) yang sudah mulai digulirkan sejak kemarin, tidak boleh sama dengan penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) yang bersumber dari Kementerian Sosial RI. Hal ini penting untuk menghindari bantuan jatuh pada orang yang sama alias penerima bantuan ganda.

Demikian disampaikan Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dr H Dodi Reza Alex melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Muba, Drs H Apriyadi MSi saat menyerahkan BLT di Desa Ulak Paceh Kecamatan Lawang Wetan, Selasa (12/5/2020).

"Peneriman BST dan BLT adalah dua program yang berbeda,  Sebab program ini  memang sumber dananya juga berbeda. Kalau BST bersumber dari Kementerian Sosial, tapi BLT bersumber dari alokasi dana desa yang dianggakan APBD Desa. Namun yang terpenting bagi masyarakat miskin dan yang terdampak Covid-19 dimana belum tercover di program BST karena penambahanan jumlah, maka bisa dicover dengan program BLT.  Termasuk persyaratan penerima BLT adalah non penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Juga penting dipilah penerima BLT juga dibedakan dengan  penerima bantuan sembako dari provisi dan kabupaten,” jelas Sekda.

Terkait misalnya terjadi perbedaan kondisi penerima bantuan BST di lapangan terutama akibat  wabah Covid 19, Sekda menjelaskan bahwa data bisa dievaluasi untuk diusulkan penggantian.

“Menanggapi adanya berita yang menginfokan bahwa terjadi pemotongan uang bantuan tersebut pada suatu desa, sudah ditelusuri bahwasannya info tersebut tidak benar. Kami Pemkab Muba tegaskan, jika terjadi pemotongan uang BLT ataupun BST maka oknum tersebut akan diberi sanksi tegas,"pungkas Apriyadi.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Desa Kabupaten Muba Richard Cahyadi AP menjelaskan hari ini merupakan hari kedua pelaksanaan penyaluran BLT yang bersumber dari dana desa, dalam rangka bantuan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

"Untuk wilayah Kecamatan Lawang Wetan sendiri jumlah anggaran BLT sebanyak Rp 4.112.462.550 untuk kuota 2.284 Kepala Keluarga. Sedangkan untuk Desa Ulak Paceh yang diserahkan secara simbolis hari ini berjumlah Rp 283.601.100 untuk jumlah Kepala Keluarga (KK) sebanyak 157. Jumlah nominal yang diberikan sebesar Rp 600.000 per KK selama tiga bulan,"bebernya.

Terpisah salah satu warga Desa Ulak Paceh penerima BLT, Mupani Ahmad (70) mengucapkan syukur atas bantuan yang telah dirinya terima di bulan suci ramadhan ini.

"Alhamdullilah terimakasih Bupati Muba, Pak Dodi sudah memberikan bantuan tunai untuk kami. Kami sangat bersyukur di bulan puasa dan ditengah pandemi corona ini sangat membantu sekali, untuk membantu kami membeli kebutuhan keluarga,"ucapnya.(hsm) 

Hadapi Covid-19 Dan Karhutlah BPBD Ogan Ilir Gelar Doa Bersama

INDRALAYA.DS,- Dalam upaya meminta keselamatan dari penanggulangan dampak wabah Covid-19 dan menghadapi Musim Kemarau yang akan datang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan ilir menggelar Buka puasa bareng dilanjutkan dengan Doa bersama.
Kepala pelaksana BPBD Ogan Ilir,  Jamhuri Ssos Msi menjelaskan, dengan adanya bencana Pandemi Covid-19 yang masih melanda saat ini dan akan memasuki musim kemarau dipertengahan tahun 2020, seluruh Personil Grup Kantor BPBD Ogan Ilir dan Grup Posko Covid-19 BPBD Ogan Ilir yg tersebar di 12 posko serta tim administrasi (Khusus laki-laki) diundang untuk menghadiri acara berbuka bersama dengan dilanjutkan Doa serta Tadarusan Al-Quran guna meminta keselamatan dalam menghadapi bencana wabah Corona dan karhutlah yang akan datang, diprediksi BMKG Ogan Ilir bakal menghadapi musim kemarau selama tiga bulan dipertengahan tahun 2020 ini, kata Kepala pelaksa BPBD, selasa malam (12/5/2020) pukul 19.00 wib dikantornya.

Ditambahkan Jamhuri, saat ini dalam upaya penanggulangan Covid-19 Di Ogan Ilir, Tim gugus tugas bersama BPBD telah menyiapkan 12 posko Covid-19 yang tersebar dalam 16 Kecamatan yang ada, setiap Posko terdiri dari 36 orang yang bekerja dalam 3 Sip dalam 1 kali 24 Jam, adapun personil yang bertugas diambil dari unsur TNI, Polri,  Pol PP,  Dishub,  Dinkes serta personel satgas BPBD, ujar Jamhuri.

"Di Kecamatan Pemulutan Posko ditepatkan di perbatasan Kota Palembang-Ogan Ilir ( Desa Babatan Saudagar), Kecamatan Indralaya Utara (Desa Lorok), Kecamatan Muara kuang (Desa Munggu), Kecamatan Rambang kuang (Desa Tanjung Bulan), Kecamatan Sungai Pinang- Rantau Panjang (Desa Srijabo) serta beberapa Posko Di Kacamatan lainnya, kata nya.

Doa bersama diantaranya membaca Ayat ayat suci Al-Quran yang dipimpin Ustadz Basuki, diikuti seluruh personel satgas BPBD yang sempat hadir. (Red)

Kepala Desa Ulak Lebar Kecamatan Lahat Berikan BLT Ke Masyarakat Langsung Di Hadiri Bupati CIK Ujang

LAHAT.DS,--- Walau seorang wanita bukan berarti seluruh kegiatan mengenai dan pengurusan Desa akan terhambat, hal ini tidak berarti bagi Evi Fitrianti Kades Ulak Lebar Kecamatan Lahat. Perdana dan tercepat mengeluarkan Bantuan Langsung Tunai ( BLT) menggunakan Dana Desa tahun anggaran 2020.

Bertempat di Kantor Balai Desa Ulak Lebar pemberian bantuan langsung tunai ini diberikan pada Selasa 12 Mei 2020, dihadiri langsung oleh Bupati Lahat Cik Ujang, Kadis DPMD Ekman Mulyadi, S, Sos, Camat Lahat Zubhan Awali, S, STP, MSi, dan Forkomincam Lahat.
Cik Ujang kepada Awak Media disela kegiatan berpesan kepada warga Desa Ulak Lebar untuk mengunakan dana  seperlunya, beliau juga memberikan
Apresiasi kepada Kades Ulak Lebar yang perdana pembagian BLT top dari yang lain  " ujar Bupati.

Sementara itu Kades Ulak Lebar Evi Fitrianti mengatakan "Dengan adanya penyaluran BLT ini diharapkan kepada warganya untuk menggunakan dana tersebut tepat guna. nantinya  pemberian bantuan Langsung tunai ini akan diberikan secara dor to dor dan tidak ada pemotongan dari warga kita700 an KK  kita saring menjadi 84 KK dan sesuai dengan kreteria  yang ada keluarga sakit menahun, orang yang kehilangan mata pencaharian, gunakan uang 600 ribu ini sesuai dengan kebutuhan " ujar Kades Ulak Lebar. (NII)

Ditengah Wabah Covid-19 Aktivis Lahat Minta Bupati Tegur Keras Oknum Kades Bangun Fisik Proyek

LAHAT.DS, -- Pandemi covid-19 yang tak dapat kita predeksi kapan akan berahirnya menjadikan masyarakat yang terdampak corona kian berharap kepada Pemerintah agar dapat meyalurkan bantuan kemasyarakat lapisan menegah ke bawah.

Dimana diketahui di Kabupaten Lahat peyaluran BLT DD senilai Rp.600,000 perbulan untuk masyarakat selama tiga bulan dilakukan tidak secara serentak oleh Desa,soalnya masih ada Desa-desa yang melakukan kegiatan pembangunan Fisik Proyek di zaman wabah corona tanpa memikirkan masyarakat desa yang terdampak corona saar sekarang ini.

Subhan Camat Kota Lahat ketika dikonfirmasi via Telp 12/5 saat ditanya kenapa masih ada Desa. - desa diwilayah Kota Lahat melakukan kegiatan pembangunan fisik melalui Dana Desa dan tidak melaksanakan kegiatan Bantuan BLT DD yang bersifat membantu masyarakat yang terdampak Corona.

Subhan Camat Kota Lahat megatakan memang ada Desa diwilayah Kota Lahat belum melaksanakan kegiatan Bantuan BLT DD dan tetap melakukan pembangunan fisik Proyek dengan mengunakan dana desa tanpa menghiraukan Surat Dirjen Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Nomor 9 / PRI.00 / IV / 2020 Tanggal 16 April 2020 Perihal Petunjuk Teknis Pendataan Keluarga CaÅ‚on Penerima BLT-Dana Desa, serta Surat Nomor 10 / PRI.00 / IV / 2020 Tanggal 21 April 2020  Perihal Penegasan Petunjuk Teknis Pendataan Keluarga Calon Penerima BLT Dana Desa, yang salah satu nya di poin pertama nomor 1 yang berbunyi : Kepada seluruh Desa agar segera menyalurkan BLT Dana Desa untuk Bulan April Selambat-meningkatnya minggu pertama Bulan Mei 2020.

Elan Setiawan 41 Tahun salah satu Aktivis Lahat yang tergabung Aktivis Sumsel Bersatu (ASB) menilai kenapa BLT DD tidak dilaksanakan secara serentak dimana kita ketahui saat sekarang Rakyat Indonesia sedang tertimpa musibah dengan mewabahnya virus corona, untuk itu dengan adanya bantuan BLT DD Khususnya masyarakat Desa yang ada di Bumi Seganti Setungguan sangat berharap mendapat bantuan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Lahat.

Untuk itu Elan Setiawan meminta kepada Cik Ujang SH Bupati Lahat agar dapat menegur Keras Kepala Desa yang Desanya masih melakukan pembagunan Fisik Proyek dengan mengunakan Dana Desa dan belum melaksanakan kegiatan Bantuan BLT DD Sesuai arahan melalui Surat Dirjen Pegembangan masyarakat Desa. (Iin)

Bupati Ogan Ilir Berikan Bantuan Kepada Korban Rumah Roboh Di Pemulutan

INDRALAYA.DS, -- Bupati Kabupaten Ogan Ilir (OI) HM Ilyas Panji Alam, ditengah wabah Covid-19 menyempatkan diri bertemu dan memberi bantuan langsung dengan 4 kepala keluarga yang menjadi korban rumah roboh, akibat hujan dan angin kencang di Desa Muara Dua Kecamatan Pemulutan, Selasa (12/05/20).

Bupati Ogan Ilir mengaku turut prihatin kepada 4 kepala keluarga yang tertimpa musibah rumah roboh tersebut dan sebagai bentuk kepeduliannya, melalui Dinas Sosial Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OI dan Baznas OI memberikan bantuan sembako dan uang tunai, sehingga diharapkan dengan bantuan yang diberikan dapat mengurangi beban keluarga yang terkena musibah tersebut.
“Kita sekarang lagi dalam fase dampak virus Covid-19 atau yang lebih sering dikenal dengan Virus Corona saya menghimbau kepada masyarakat untuk mentaati segala himbauan pemerintah dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19” Kata Bupati OI.

Ditambahkannya, “Upaya pencegahan yakni dengan jaga jarak, jaga kebersihan, selalu lakukan cuci tangan sebelum dan sesudah beraktifitas.

Selain itu, tambahnya, kalau ada masyarakat yang tiba-tiba sakit dan memiliki gejala Covid-19, segera laporkan ke Kepala Desa setempat, nanti ada bidan desa yang langsung melihat kondisi pasien di rumahnya. Jen

Dodi Reza Alex Gandeng BRI Salurkan Bantuan Top Up Bantuan Tunai APBD Terdampak Covid-19 untuk 18.146 KK Warga Muba

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran dan Tak Tumpang Tindih

MUBA,DS. - Sesuai komitmen dan janji Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Lic Econ MBA untuk meringankan beban warga terdampak Covid-19 di Bumi Serasan Sekate, Senin (11/5/2020) Bantuan Sosial Tunai APBD Kabupaten Muba Tahun 2020 untuk Masyarakat Terdampak Covid-19 mulai disalurkan. 

Dari bantuan tersebut, sedikitnya Bupati Muba Dodi Reza mengucurkan anggaran sebesar Rp.21.775.200.000 yang diperuntukkan bagi 18.146 Kepala Keluarga (KK) di 240 Desa dan Kelurahan di Muba.  

"Rinciannya setiap KK mendapatkan Rp 400 ribu dan pencairan akan diberikan selama tiga bulan, dimana dana ini bersumber dari APBD Muba," ungkap Dodi Reza di sela Launching Bantuan Sosial Tunai APBD Kabupaten Muba Tahun 2020 untuk Masyarakat Terdampak Covid-19 di Kantor Cabang BRI Sekayu, Senin (11/5/2020).

Dodi memastikan, bantuan untuk warga terdampak Covid-19 di Muba  tersebut diperuntukkan bagi warga yang berada diluar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang selama ini mendapatkan Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial. Dari hasil inventarisir data Dinas Sosial Muba  jumlah total keluarga penerima Bansos Jaring Pengaman Sosial (JPS) seluruhnya adalah 101.099 KK di Muba yang akan mendapatkan bantuan terdampak Covid-19. 

Untuk bantuan Bantuan Sosial Tunai APBD Kabupaten Muba Tahun 2020 ini, lanjut Dodi, Pemkab Muba bekerjasama dengan BRI dalam penyalurannya melalui e-Warung/BRI Link. 

"Kami pastikan dalam penyaluran bantuan ini menerapkan sistem kesesuaian data tentang nama dan alamat (by name and by address), sehingga tidak tumpang tindih dan benar-benar tepat sasaran," tegasnya.

Dodi menyebutkan, bantuan untuk warga terdampak Covid-19 di Muba tidak hanya mengandalkan Bantuan Sosial Tunai APBD Kabupaten Muba Tahun 2020, namun ada juga bantuan langsung tunai dan bantuan dari Dana Desa. 

"Selain itu pula guna mengakomodir warga yang belum terdata karena terdampak covid-19, Pemkab Muba juga menyiapkan Bansos cadangan untuk 15 ribu lebih KK di Muba. Jadi dipastikan tidak ada warga Muba yang terdampak Covid-19 di Muba yang tidak mendapatkan bantuan," tegasnya. 

Plt Kepala Dinas Sosial Muba, Drs Ahmad Nasuhi MM menjelaskan, pencairan Rp400 ribu yang berasal dari APBD Muba hari ini resmi mulai disalurkan dan dalam kaitan ini pencairan melalui sistem e-warung atau BRILINK. "Pencairan dilakukan serentak dengan mengacu data yang sudah kita terima dari penerima sembako Kementerian Sosial, dengan total 18.146 Kepala Keluarga (KK) penerima," terangnya.

Ia merinci, Pemkab Musi Banyuasin memberikan Bantuan Sosial (bansos) yang bersumber dari APBN dan APBD, antara lain bantuan yang bersumber dari Kemensos (1) Program Keluarga Harapan (PKH), (2) Sembako/Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan (3) Bantuan Langsung Tunai (BLT), dan (4) bantuan yang bersumber dari Kemendes berupa BLT Dana Desa, Sementara Pemerintah Daerah Musi Banyuasin sendiri memberikan bansos yang bersumber dari APBD, diantaranya (1) Bansos APBD Tunai, (2) Subsidi listrik PT. MEP dan PDAM, (3) Bansos Beras, dan (4) Bansos Top Up Sembako/BPNT sebagai tambahan senilai Rp.400.000 / KK. 

"Semua bantuan ini didistribusikan secara bertahap untuk 3 bulan ke depan, kecuali bansos PKH dan BPNT Kemensos yang dibayarkan rutin setiap bulannya," imbuhnya.

Pimpinan Cabang BRI Sekayu, Elisabet Primasari mengatakan, pihak BRI sangat siap untuk mendistribusikan bantuan Pemkab Muba tersebut. 

"Prinsipnya BRI Sekayu siap untuk mendistribusikannya sesuai dengan data yang diberikan Pemkab Muba, BRI-Pemkab Muba akan bersinergi mendistribusikan dengan baik bantuan untuk warga terdampak Covid-19 ini," terangnya.

Sementara itu, Ibu Erni  (53 ) salah satu warga Kecamatan Serasan jaya Kecamata sekayu mengaku sangat terbantu  dan berterimakasih kepada pak Bupati dodi uang bantuan tambahan sebesar Rp  400 ribu yang telah diterima melalui rekening BRI  dirinya  sebagai warga kurang mampu yang terdampak akibat wabah Covid-19 merasa sangat bersyukur sekali.

"Bantuan ini bisa meringankan beban kami sehari-hari, setidaknya bisa mencukupi untuk makan dan minum sekeluarga ,"  dan membantu keringan beli buku  sekolah anak anak ucapnya.

Ibu dua orang orang ini mengaku, sebagai seorang janda yang menghidupi anak anaknya namun dengan bantuan Pemkab Muba yang menambah dana Tunai 400 ribu rupiah  bisa menutupi kebutuhan hidup. "Terima kasih Pemerintah Kabupaten Muba, kami berharap semoga wabah ini segera berlalu agar bisa kembali lagi normal beraktifitas," pungkasnya.(hsm)