NEWS

Slider

Hadapi Covid-19 Dan Karhutlah BPBD Ogan Ilir Gelar Doa Bersama

INDRALAYA.DS,- Dalam upaya meminta keselamatan dari penanggulangan dampak wabah Covid-19 dan menghadapi Musim Kemarau yang akan datang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan ilir menggelar Buka puasa bareng dilanjutkan dengan Doa bersama.
Kepala pelaksana BPBD Ogan Ilir,  Jamhuri Ssos Msi menjelaskan, dengan adanya bencana Pandemi Covid-19 yang masih melanda saat ini dan akan memasuki musim kemarau dipertengahan tahun 2020, seluruh Personil Grup Kantor BPBD Ogan Ilir dan Grup Posko Covid-19 BPBD Ogan Ilir yg tersebar di 12 posko serta tim administrasi (Khusus laki-laki) diundang untuk menghadiri acara berbuka bersama dengan dilanjutkan Doa serta Tadarusan Al-Quran guna meminta keselamatan dalam menghadapi bencana wabah Corona dan karhutlah yang akan datang, diprediksi BMKG Ogan Ilir bakal menghadapi musim kemarau selama tiga bulan dipertengahan tahun 2020 ini, kata Kepala pelaksa BPBD, selasa malam (12/5/2020) pukul 19.00 wib dikantornya.

Ditambahkan Jamhuri, saat ini dalam upaya penanggulangan Covid-19 Di Ogan Ilir, Tim gugus tugas bersama BPBD telah menyiapkan 12 posko Covid-19 yang tersebar dalam 16 Kecamatan yang ada, setiap Posko terdiri dari 36 orang yang bekerja dalam 3 Sip dalam 1 kali 24 Jam, adapun personil yang bertugas diambil dari unsur TNI, Polri,  Pol PP,  Dishub,  Dinkes serta personel satgas BPBD, ujar Jamhuri.

"Di Kecamatan Pemulutan Posko ditepatkan di perbatasan Kota Palembang-Ogan Ilir ( Desa Babatan Saudagar), Kecamatan Indralaya Utara (Desa Lorok), Kecamatan Muara kuang (Desa Munggu), Kecamatan Rambang kuang (Desa Tanjung Bulan), Kecamatan Sungai Pinang- Rantau Panjang (Desa Srijabo) serta beberapa Posko Di Kacamatan lainnya, kata nya.

Doa bersama diantaranya membaca Ayat ayat suci Al-Quran yang dipimpin Ustadz Basuki, diikuti seluruh personel satgas BPBD yang sempat hadir. (Red)

Kepala Desa Ulak Lebar Kecamatan Lahat Berikan BLT Ke Masyarakat Langsung Di Hadiri Bupati CIK Ujang

LAHAT.DS,--- Walau seorang wanita bukan berarti seluruh kegiatan mengenai dan pengurusan Desa akan terhambat, hal ini tidak berarti bagi Evi Fitrianti Kades Ulak Lebar Kecamatan Lahat. Perdana dan tercepat mengeluarkan Bantuan Langsung Tunai ( BLT) menggunakan Dana Desa tahun anggaran 2020.

Bertempat di Kantor Balai Desa Ulak Lebar pemberian bantuan langsung tunai ini diberikan pada Selasa 12 Mei 2020, dihadiri langsung oleh Bupati Lahat Cik Ujang, Kadis DPMD Ekman Mulyadi, S, Sos, Camat Lahat Zubhan Awali, S, STP, MSi, dan Forkomincam Lahat.
Cik Ujang kepada Awak Media disela kegiatan berpesan kepada warga Desa Ulak Lebar untuk mengunakan dana  seperlunya, beliau juga memberikan
Apresiasi kepada Kades Ulak Lebar yang perdana pembagian BLT top dari yang lain  " ujar Bupati.

Sementara itu Kades Ulak Lebar Evi Fitrianti mengatakan "Dengan adanya penyaluran BLT ini diharapkan kepada warganya untuk menggunakan dana tersebut tepat guna. nantinya  pemberian bantuan Langsung tunai ini akan diberikan secara dor to dor dan tidak ada pemotongan dari warga kita700 an KK  kita saring menjadi 84 KK dan sesuai dengan kreteria  yang ada keluarga sakit menahun, orang yang kehilangan mata pencaharian, gunakan uang 600 ribu ini sesuai dengan kebutuhan " ujar Kades Ulak Lebar. (NII)

Ditengah Wabah Covid-19 Aktivis Lahat Minta Bupati Tegur Keras Oknum Kades Bangun Fisik Proyek

LAHAT.DS, -- Pandemi covid-19 yang tak dapat kita predeksi kapan akan berahirnya menjadikan masyarakat yang terdampak corona kian berharap kepada Pemerintah agar dapat meyalurkan bantuan kemasyarakat lapisan menegah ke bawah.

Dimana diketahui di Kabupaten Lahat peyaluran BLT DD senilai Rp.600,000 perbulan untuk masyarakat selama tiga bulan dilakukan tidak secara serentak oleh Desa,soalnya masih ada Desa-desa yang melakukan kegiatan pembangunan Fisik Proyek di zaman wabah corona tanpa memikirkan masyarakat desa yang terdampak corona saar sekarang ini.

Subhan Camat Kota Lahat ketika dikonfirmasi via Telp 12/5 saat ditanya kenapa masih ada Desa. - desa diwilayah Kota Lahat melakukan kegiatan pembangunan fisik melalui Dana Desa dan tidak melaksanakan kegiatan Bantuan BLT DD yang bersifat membantu masyarakat yang terdampak Corona.

Subhan Camat Kota Lahat megatakan memang ada Desa diwilayah Kota Lahat belum melaksanakan kegiatan Bantuan BLT DD dan tetap melakukan pembangunan fisik Proyek dengan mengunakan dana desa tanpa menghiraukan Surat Dirjen Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Nomor 9 / PRI.00 / IV / 2020 Tanggal 16 April 2020 Perihal Petunjuk Teknis Pendataan Keluarga CaÅ‚on Penerima BLT-Dana Desa, serta Surat Nomor 10 / PRI.00 / IV / 2020 Tanggal 21 April 2020  Perihal Penegasan Petunjuk Teknis Pendataan Keluarga Calon Penerima BLT Dana Desa, yang salah satu nya di poin pertama nomor 1 yang berbunyi : Kepada seluruh Desa agar segera menyalurkan BLT Dana Desa untuk Bulan April Selambat-meningkatnya minggu pertama Bulan Mei 2020.

Elan Setiawan 41 Tahun salah satu Aktivis Lahat yang tergabung Aktivis Sumsel Bersatu (ASB) menilai kenapa BLT DD tidak dilaksanakan secara serentak dimana kita ketahui saat sekarang Rakyat Indonesia sedang tertimpa musibah dengan mewabahnya virus corona, untuk itu dengan adanya bantuan BLT DD Khususnya masyarakat Desa yang ada di Bumi Seganti Setungguan sangat berharap mendapat bantuan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Lahat.

Untuk itu Elan Setiawan meminta kepada Cik Ujang SH Bupati Lahat agar dapat menegur Keras Kepala Desa yang Desanya masih melakukan pembagunan Fisik Proyek dengan mengunakan Dana Desa dan belum melaksanakan kegiatan Bantuan BLT DD Sesuai arahan melalui Surat Dirjen Pegembangan masyarakat Desa. (Iin)

Bupati Ogan Ilir Berikan Bantuan Kepada Korban Rumah Roboh Di Pemulutan

INDRALAYA.DS, -- Bupati Kabupaten Ogan Ilir (OI) HM Ilyas Panji Alam, ditengah wabah Covid-19 menyempatkan diri bertemu dan memberi bantuan langsung dengan 4 kepala keluarga yang menjadi korban rumah roboh, akibat hujan dan angin kencang di Desa Muara Dua Kecamatan Pemulutan, Selasa (12/05/20).

Bupati Ogan Ilir mengaku turut prihatin kepada 4 kepala keluarga yang tertimpa musibah rumah roboh tersebut dan sebagai bentuk kepeduliannya, melalui Dinas Sosial Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OI dan Baznas OI memberikan bantuan sembako dan uang tunai, sehingga diharapkan dengan bantuan yang diberikan dapat mengurangi beban keluarga yang terkena musibah tersebut.
“Kita sekarang lagi dalam fase dampak virus Covid-19 atau yang lebih sering dikenal dengan Virus Corona saya menghimbau kepada masyarakat untuk mentaati segala himbauan pemerintah dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19” Kata Bupati OI.

Ditambahkannya, “Upaya pencegahan yakni dengan jaga jarak, jaga kebersihan, selalu lakukan cuci tangan sebelum dan sesudah beraktifitas.

Selain itu, tambahnya, kalau ada masyarakat yang tiba-tiba sakit dan memiliki gejala Covid-19, segera laporkan ke Kepala Desa setempat, nanti ada bidan desa yang langsung melihat kondisi pasien di rumahnya. Jen

Dodi Reza Alex Gandeng BRI Salurkan Bantuan Top Up Bantuan Tunai APBD Terdampak Covid-19 untuk 18.146 KK Warga Muba

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran dan Tak Tumpang Tindih

MUBA,DS. - Sesuai komitmen dan janji Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Lic Econ MBA untuk meringankan beban warga terdampak Covid-19 di Bumi Serasan Sekate, Senin (11/5/2020) Bantuan Sosial Tunai APBD Kabupaten Muba Tahun 2020 untuk Masyarakat Terdampak Covid-19 mulai disalurkan. 

Dari bantuan tersebut, sedikitnya Bupati Muba Dodi Reza mengucurkan anggaran sebesar Rp.21.775.200.000 yang diperuntukkan bagi 18.146 Kepala Keluarga (KK) di 240 Desa dan Kelurahan di Muba.  

"Rinciannya setiap KK mendapatkan Rp 400 ribu dan pencairan akan diberikan selama tiga bulan, dimana dana ini bersumber dari APBD Muba," ungkap Dodi Reza di sela Launching Bantuan Sosial Tunai APBD Kabupaten Muba Tahun 2020 untuk Masyarakat Terdampak Covid-19 di Kantor Cabang BRI Sekayu, Senin (11/5/2020).

Dodi memastikan, bantuan untuk warga terdampak Covid-19 di Muba  tersebut diperuntukkan bagi warga yang berada diluar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang selama ini mendapatkan Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial. Dari hasil inventarisir data Dinas Sosial Muba  jumlah total keluarga penerima Bansos Jaring Pengaman Sosial (JPS) seluruhnya adalah 101.099 KK di Muba yang akan mendapatkan bantuan terdampak Covid-19. 

Untuk bantuan Bantuan Sosial Tunai APBD Kabupaten Muba Tahun 2020 ini, lanjut Dodi, Pemkab Muba bekerjasama dengan BRI dalam penyalurannya melalui e-Warung/BRI Link. 

"Kami pastikan dalam penyaluran bantuan ini menerapkan sistem kesesuaian data tentang nama dan alamat (by name and by address), sehingga tidak tumpang tindih dan benar-benar tepat sasaran," tegasnya.

Dodi menyebutkan, bantuan untuk warga terdampak Covid-19 di Muba tidak hanya mengandalkan Bantuan Sosial Tunai APBD Kabupaten Muba Tahun 2020, namun ada juga bantuan langsung tunai dan bantuan dari Dana Desa. 

"Selain itu pula guna mengakomodir warga yang belum terdata karena terdampak covid-19, Pemkab Muba juga menyiapkan Bansos cadangan untuk 15 ribu lebih KK di Muba. Jadi dipastikan tidak ada warga Muba yang terdampak Covid-19 di Muba yang tidak mendapatkan bantuan," tegasnya. 

Plt Kepala Dinas Sosial Muba, Drs Ahmad Nasuhi MM menjelaskan, pencairan Rp400 ribu yang berasal dari APBD Muba hari ini resmi mulai disalurkan dan dalam kaitan ini pencairan melalui sistem e-warung atau BRILINK. "Pencairan dilakukan serentak dengan mengacu data yang sudah kita terima dari penerima sembako Kementerian Sosial, dengan total 18.146 Kepala Keluarga (KK) penerima," terangnya.

Ia merinci, Pemkab Musi Banyuasin memberikan Bantuan Sosial (bansos) yang bersumber dari APBN dan APBD, antara lain bantuan yang bersumber dari Kemensos (1) Program Keluarga Harapan (PKH), (2) Sembako/Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan (3) Bantuan Langsung Tunai (BLT), dan (4) bantuan yang bersumber dari Kemendes berupa BLT Dana Desa, Sementara Pemerintah Daerah Musi Banyuasin sendiri memberikan bansos yang bersumber dari APBD, diantaranya (1) Bansos APBD Tunai, (2) Subsidi listrik PT. MEP dan PDAM, (3) Bansos Beras, dan (4) Bansos Top Up Sembako/BPNT sebagai tambahan senilai Rp.400.000 / KK. 

"Semua bantuan ini didistribusikan secara bertahap untuk 3 bulan ke depan, kecuali bansos PKH dan BPNT Kemensos yang dibayarkan rutin setiap bulannya," imbuhnya.

Pimpinan Cabang BRI Sekayu, Elisabet Primasari mengatakan, pihak BRI sangat siap untuk mendistribusikan bantuan Pemkab Muba tersebut. 

"Prinsipnya BRI Sekayu siap untuk mendistribusikannya sesuai dengan data yang diberikan Pemkab Muba, BRI-Pemkab Muba akan bersinergi mendistribusikan dengan baik bantuan untuk warga terdampak Covid-19 ini," terangnya.

Sementara itu, Ibu Erni  (53 ) salah satu warga Kecamatan Serasan jaya Kecamata sekayu mengaku sangat terbantu  dan berterimakasih kepada pak Bupati dodi uang bantuan tambahan sebesar Rp  400 ribu yang telah diterima melalui rekening BRI  dirinya  sebagai warga kurang mampu yang terdampak akibat wabah Covid-19 merasa sangat bersyukur sekali.

"Bantuan ini bisa meringankan beban kami sehari-hari, setidaknya bisa mencukupi untuk makan dan minum sekeluarga ,"  dan membantu keringan beli buku  sekolah anak anak ucapnya.

Ibu dua orang orang ini mengaku, sebagai seorang janda yang menghidupi anak anaknya namun dengan bantuan Pemkab Muba yang menambah dana Tunai 400 ribu rupiah  bisa menutupi kebutuhan hidup. "Terima kasih Pemerintah Kabupaten Muba, kami berharap semoga wabah ini segera berlalu agar bisa kembali lagi normal beraktifitas," pungkasnya.(hsm) 

PT Golden Great Borneo ( GGB), Berikan Bantuan Kepada Pemkab Lahat

LAHAT.DS,-- Sebagai wujud keprihatinan atas musibah mewabahnya Pandemi Covid-19 yang melanda lebih dari 215 Negara di dunia, sehingga menyedot perhatian semua kalangan untuk bersama memutus mata rantai peredaraannya. Selain itu juga menimbulkan keresahan yang berdampak pada Sosial dan Ekonomi yang kian merosot.

Bertempat di Oproom Setda Lahat Bupati Lahat menerima bantuan dari PT Golden Great Borneo ( GGB), Kodim 0405 dan Polres Lahat. Mengawali penerimaan bantuan ini Kapolres Lahat AKBP Irwansyah, SIK, MH, CLA " kita menyadari dampak Covid- 19 kegiatatan menjadi lumpuh 308  pekerja yang mulai dirumahkan ditambah lagi aktifitas pasar, atau aktifitas Ekonomi tentu saja membuat terganggu.

Untuk itulah kami bersama Dandim dan pihak Perusahaan bergandeng tangan untuk menyerahkan bantuan kepada Pemerintah Daerah. Pemberian bantuan ini satu pintu agar tidak terjadi tumpang tindih hari ini diberikan bantuan 10 Ton beras dan 300 mie Instan" ujar Kapolres.

Cik Ujang selaku Bupati Lahat menyambut antusias atas bantuan ini, menurut Bupati " nantinya bantuan ini akan diserahkan kepada orang yang berhak menerimanya, serta ucapan terima kasih kepada PT GGB, Polres Lahat dan Dandim 0405.

menurut laporan Kepala BPBD bahwa saat ini jumlah bantuan yang ada
607 paket dan 32 ton.

GGB bergandeng tangan dengan Polres Lahat dan Kodim 0405, harapan kita disalurkan kepada penerima yang berhak, selai itu kami juga mengadakan penyemprotan Disinfektan serta pemberian setiap Desa berupa 250 paket sembako di Ring satu Banjar Sari, Desa Gunung Kembang,  Arahan dan Prabumenang " ujar Syam Adim   Divisi  Humas PT GGB (NII)

Kantor Hukum poeyank Dan Sekretaris salah satu parpol laporkan Anggota DPRD inisial (JL)

PAGAR ALAM,DS. -- Diduga adanya Pemalsuaan Laporan Pertanggung jawaban (LPJ) kegiatan partai oleh ketua DPC dan bendaharanya, membuat Sekretaris salah satu parpol dikota Pagaralam bersama tim kuasa hukumnya laporkan hal tersebut ke Polres Pagar Alam, Senin (11/5/20).

Terlapor inisial (JL) Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Pagar Alam, dalam hal ini terlapor (JL) di anggap telah melakukan tindakan yang menyalahi aturan di tubuh partai itu sendiri, diantara pemalsuan data melalui penanda tanganan beberapa berkas yang seharusnya di tanda tangani oleh Sekretaris Parpol nyatanya tanda tanganya di palsukan,” kata Yudi Febriansyah S.Ag.

Lebih dalam dirinya menerangkan nama Bendahara ikut diganti dengan nama orang lain yang tidak terdaftar pada struktur kepengurusan parpol, Yudi sendiri merasa di rugikan atas tindakan yang dilakukan oleh ketua DPC Hanura tersebut.

“Ini kan, bukan tanda tangan aku berarti kegiatan ini fiktif, setiap kegiatan ini belum pernah di cairkan same jeme-jame ini palsu gale” sambil menujukan berkas-berkas fiktif yang ada di tangannya kepada awak media lebih dalam dirinya menyebutkan tujuan pelaporan ini untuk membenarkan bahwa hal ini perbuatan tidak benar, karena ini menyangkut pribadi aku, aku di rugikan, tegasnya (sambil membacakan beberapa poin pertanggungjawaban yang sudah tertulis), belum pernah sama sekali aku membuat permohonan ke kesbangpol selama aku jadi sekretaris,” tuturnya.

Sementara Pihak Polres Pagar Alam dalam hal ini Kapolres Pagar Alam AKBP Dolly Gumara Sik MH melalui Kasat Reskrim AKP Acep Yuli Sahara SH saat di konfirmasi tentang laporan ini membenarkan bahwa saudara Yudi Febriansyah SAg di dampingi Kuasa Hukumnya Neko Ferliyo SH MH Cpl melakukan pelaporan kepihak Polres Pagar Alam melalui Surat Laporan Nomor : LP/B32/V/ 2020/Sumsel/Pagaralam tertanggal 11 Mei 2020.

“Memang benar laporannya sudah ada dan nanti kita tindak lanjuti” ujar Kasat.

Terpisah saudara (JL) saat dimintai tanggapanya terkait laporan ini dirinya menerangkan Selaku Ketua DPC Partai Hanura Kota Pagaralam sekaligus sebagai terlapor ketika dihubungi awak media melalui aplikasi WhatsApp mengaku, baru tahu dengan adanya laporan tersebut.

Menurutnya, saat ini pihaknya masih menunggu terkait laporan tersebut. Mengenai adanya bendahara berinisial DH yang ikut menanda tangani dokumen tersebut, menurut (JL) nama tersebut resmi masuk struktur partai.Vit

PMI MUBA BANTU 58 PONDOK PESANTREN ANTISIPASI SEBARAN COVID-19

MUBA,DS. - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) memberikan paket bantuan untuk antisipasi penyebaran Corona Virus Diseas 2019 (COVID-19) kepada Pondok Pesantren yang ada di Kabupaten Muba. Hal ini diungkapkan Kepala Markas PMI Muba Ahmad Syaifuddin Zuhri, senin malam (11/05/20) di Posko Informasi dan Bantuan Kemanusiaan PMI Muba.

"Bantuan sudah diserahkan melalui Pengurus Forum Pondok Pesantren berupa bahan desinfektan, desinfektan cair, handsanitizer dan 2.000 masker untuk dibagikan kepada 58 Pondok Pesantren di Muba", kata Zuhri.

Sementara itu, Wakil Ketua Forum Pesantren Muba Kyai M. Athoillah Kasum yang menerima bantuan dari menyampaikan ucapan terima kasih kepada PMI Muba.

"Mewakili 58 Pondok Pesantren yang ada di Muba, saya mengucapkan terima kasih kepada PMI Muba, khususnya kepada Bapak Beni Hernedi selaku Ketua PMI Muba yang telah memberikan perhatian kepada Pondok Pesantren di Muba membantu peralatan untuk melindungi diri dari penyebaran COVID-19. Tentu bantuan ini sangat bermanfaat sekali bagi kami", ujar Athoillah.

Terpisah Ketua PMI Muba Beni Hernedi mengatakan Gerakan Kemanusiaan Gotong Royong Hadapi COVID-19 yang diserukan PMI Muba dalam bentuk Bantuan Kemanusiaan ini akan menyasar semua lapisan dan komponen masyarakat yang ada.

"PMI Muba berkeinginan untuk membantu setiap komponen masyarakat termasuk Pondok Pesantren perlu juga mendapatkan perhatian untuk dibantu dalam mengantisipasi sebaran COVID-19 dilingkungannya. Disamping itu kami juga berharap pihak Forum Pondok Pesantren Muba dapat berperan dalam membantu mengedukasi masyarakat sekitarnya tentang cara pencegahan COVID-19", harap Beni.(Hsm)

Tiga Desa Dalam Kecamatan Merapi Timur Terima Bantuan Dari Bupati Lahat.

LAHAT.DS, - Tak hanya sebatas memantau perkembangan Covid - 19 namun Bupati Lahat Cik Ujang, SH, juga turun langsung Door To Door atau kerumah - rumah warga untuk menyerahkan bantuan langsung bagi masyarakat yang terdampak akibat wabah Covid - 19 di tiga desa di kawasan Merapi Timur, Lahat. Senin (11/05/20).

Selain itu, Cik Ujang juga mengintruksikan kepada jajarannya untuk fokus kepada penanganan Covid - 19. Dia meminta kepada pihak - pihak terkait agar dapat memantau para pendatang dari luar.

" Kita jangan sampai kecolongan oleh pendatang dari luar yang mungkin saja sudah terpapar virus Corona. Saya tekankan semua personil yang menjaga di pos Covid - 19 dapat menjaga kesehatan," imbaunya.

Pada Kesempatan itu Cik Ujang menyempatkan diri meninjau posko penanganan Covid 19 di Desa Lebuay Bandung perbatasan Muara Enim dan hasil pemantauan itu Bupati Lahat meminta kepada Kepala BPBD, Kadis Kesehatan, Kasat Pol PP dan Dishub agar menambah anggotanya.

Sementara hadir mendampingi Bupati Lahat pada kegiatan tersebut Kadin PU Limra Naupan ST. MT,  Ekman Mulyadi S.Sos Kadis PMD, Miarta Camat Merapi Timur, Camat Merapi Barat Eti Lestiani SP MM dan Danramil serta Kapolsek Merapi Timur, Lahat. (Iin)

Dodi Bagikan BLT Di Kecamatan Jirak Jaya, Dan Camat Sungai Keruh Bagikan BLT Di Desa Gaja Mati.

MUBA,DS. -Bupati Muba Dodi Reza Alek secara simbolis memberikan Bantuan Tunai Langsung kepada masyarakat desa Baru jaya kecamatan Jirak Jaya kabupaten Muba yang menandakan bantuan tunai yang di berikan kepada masyarakat penerimah BLT akibat dari dampak covid 19, yang bearti masyarakaat di kabupaten muba secara bertahap dapat menerimah Bantuan Tunai Langsung dari Dana Desa, ini dapat di terimah masyarakat selama tiga bulan berturut, mulai dari bulan April, Mei, dan Juni.2020 setiap masyarakat.

Bupati Dodi membagikan secara simbolis di kecamatan Jirak dan diiringi juga oleh Camat Sungai Keruh Muhamad Imron S.SOs, MSi membagikan juga BLT di desa Gajah mati dan desa Tebing Bulang, yang secara langsung mendatangi rumah - rumah warga yang mendapatkan Bantuan BLT tersebut.

Ini perintah bapak bupati musi banyuasin bahwa  kita pada ( 11/05/20) seluruh Jaringan Pengaman Sosial ( JPS ) dibagikan , kebetulan kita  di kecamatan  sungai keruh hari ini BLT Dana Desa per KK sebesar Rp 600.000 dan dua hari yang lalu kita sudah perintahkan kades untuk menempelkan daftar penerimah di kantor kades agar masyarakat bisa mengkoreksi dan tranparansi ini adalah bentuk tranparansi kepada warganya, pada hari ini kami kepala desa telah memberikan secara langsung kepada warga penerimah BLT dan mewajibkan memberikan stiker dan memasangkan pada rumah mereka yang menerimah BLT khususnya di kecamatan Sungai Keruh. sebagai tanda kalau rumah ini sebagai penerimah BLT  Dana Desa tahun 2020.
Untuk menghindari kerumunan  masa, kami di sungai keruh menghimbau/ memerintahkan  kepada kepala desa untuk langsung memberikan BLT itu ke rumah-rumah tidak menumpuk  atau kerumunan di kantor kades atau di tempat lainnya.

Jumlah KK yang mendapatkan BLT di Sungai keruh sebanyak 896 KK setiap KK menerimah Rp 1.800.000 untuk tiga bulan dan di berikan mulai dari bulan April, Mei dan Juni 2020, setiap bulannya menerimah BLT Dana Desa Sebesar RP 600.000. 

Sementara itu salah satu penerimah BLT Diana janda beranak 2 yang sehari- hari nya buru sadap karet, mengatakan sangat berterimah kasih kepada pemerintahan kabupaten Muba terutama bapak bupati Dodi dan pak camat serta pemerintahan desa yang telah memberikan kami bantuan berupa duit tunai, uang ini akan saya pergunakan untuk kebutuhan hidup terlebih untuk saya dan anak- anak makan, karna pada saat ini kami banyak berdiam di rumah takut terkena virus dan disamping itu sebagai buru sadap karet yang saat ini harga getah sangat murah sekali, alhamdulillah terimah kasih pak Bupati , pak camat dan pak kades serta pak polisi dan tentara yang telah datang kerumah kami memberikan bantuan, paling tidak saya dan anak- anak dengan bantuan ini kami dapat menyambung hidup," ungkapnya.(hsm)