NEWS

Slider

Camat Ibir Himbau Warga Bayung Lencir Jangan Panik dan Tetap Patuhi Protokol Kesehatan Covid 19

MUBA,DS. - Pasca ditetapkannya tambahan 2 orang PDP berstatus positif covid 19 berdasarkan rilis resmi dari tim gugus tugas penanganan covid 19 kabupaten Musi Banyuasin, Sabtu(9/5/2020). Sehingga sekarang total pasien Covid 19 di Kabupaten Musi Banyuasin menjadi 4 orang dimana 1 diantaranya sudah sembuh dan telah diperbolehkan pulang, diketahui 1 orang diantaranya adalah karyawan dari salah satu Perusahaan di Bayung Lencir. 

Menanggapi hal itu, Minggu (10/5/2020) Camat Bayung Lencir Akhmad ToyIbir, SSTP.,MM menghimbau kepada warga Bayung Lencir untuk tetap tenang dan jangan panik sambil tetap mematuhi seluruh anjuran pemerintah.

"Kepada warga kecamatan Bayunģ Lencir untuk tetap tenang menanggapi berita ini, semuanya sudah ditangani oleh yang ahli dibidangnya, ujar Ibir.

Lanjutnya, Camat Bayung Lencir ini berharap agar setiap warga tetap selalu waspada dan saling mengingatkan antar sesama untuk mematuhi anjuran pemerintah dengan tetap mengurangi aktivitas diluar rumah, menerapkan social distancing dan fsykal distancing, jalani pola hidup bersih dan sehat, rajin cuci tangan serta disiplin menggunakan masker saat keluar rumah.

"Virus Covid 19 ini musuh kita bersama, kita hadapi dengan tenang namun tetap waspada, dan yang terpenting semuanya harus disiplin mentaati arahan dari pemerintah, kurangi aktivitas diluar rumah dan patuhi protokol kesehatan yang diberikan" beber nya.

Disamping itu Camat Bayung Lencir akan bahu membahu bersama unsur Forkopimcam Bayung Lencir untuk lebih memperketat penjagaan disepanjang jalur lintas timur dalam kecamatan Bayung Lencir serta menambah sosialisasi larangan mudik sesauai instruksi Bupati Musi Banyuasin Dr. H. Dodi Reza Alex Noerdin, MBA untuk meminimalisir terjadinya penyebaran Covid 19.

Ditambahkan Ibir, terkhusus kepada pihak perusahaan agar mematuhi protokol kesehatan yang telah di tetapkan dikamp nya masing masing, untuk melakukan karantina kepada karyawan yang baru datang terlebih datang dari zona merah, sesuai surat dari Kepala Dinas Kesehatan Kab Musi Banyuasin no 440/1293/kes/IV/2020 tanggal 29 April 2020, bahwa masyarakat pekerja/karyawan harus menyertakan persyaratan sebagai berikut sebelum memulai bekerja di wilayah kab Muba, diantaranya:
1) Surat pernyataan selesai isolasi mandiri selama 14 hari dari pelayanan kesehatan pemerintah wilayah asal dengan disertai hasil rafid test .
2) Jika tidak memenuhi persyaratan diatas masyarakat pekerja/karyawan harus mengikuti ketentuan sebagai berikut:
a) Membuat surat pernyataan bersedia dikarantina mandiri selama 14 hari
b) Wajib melakukan pemeriksaan rafid test , laboratorium dan rontgent. Jika hasilnya normal tetap melakukan isolasi mandiri selama 14 hari dilokasi kerja dan jika positif tidak diperkenankan memasuki lokasi kerja.

"Kami dari Forkopimcam Kecamatan Bayung Lencir sudah tidak henti hentinya memberikan himbauan kepada pihak perusahaan yang beroprasi di Bayung Lencir, namun disinyalir masih byk perusahaan khususnya subkon - subkon yg melanggar" terang Ibir.

"Kedepan kami akan memperketat lagi kepatuhan pihak perusahaan perihal ini" sambungnya.

Sementara Direktur RSUD Bayung Lencir dr. Diyanti Novitasari, MARS membenarkan adanya pasien Covid 19 sedang dirawat di RSUD Bayung Lencir. 

"Pasien sudah dirawat di RSUD Bayung Lencir sejak masih berstatus PDP tertanggal 4 Mei 2020, dan kami sudah siap untuk melakukan penanganan Covid 19 sesuai standar pelayanan minimal" tutupnya.(hsm) 

Tim Gugus Tugas Kecamatan Sanga Desa Tempel Stiker Himbauan dan Ajak Masyarakat Patuhi Aturan Yang Berlaku

MUBA,DS. - Guna memutus Mata Rantai Penyebaran Virus Corona (Covid-19), tim gugus tugas kecamatan Sanga Desa, kabupaten Musi Banyuasin melaksanakan giat penempelan stiker Himbauan dan Mensosialisasikan Aturan Pencegahan Covid-19 sesuai dengan Protokol Kesehatan.

Dalam kesempatan ini Camat Kecamatan Sanga Desa Suganda AP MSi bersama tim Gugus Tugas kecamatan Sanga Desa menghimbau, kepada Masyarakat kecamatan Sanga Desa agar tetap tenang dan jangan panik terkait adanya penambahan Kasus Positif Virus Corona (Covid-19).

" Dalam rangka sosialisasi pencegahan penyebaran covid-19. Diharapkan masyarakat dapat membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat salah satunya dengan cara rajin mencuci tangan, pakai masker," ujar Suganda kepada tim awak media, Minggu (10/5/2020).

Ganda menambahkan, setiap keluar rumah dan biasakan mengkonsumsi buah dan sayur untuk meningkatkan imunitas tubuh, serta kami himbau kepada masyarakat kecamatan Sanga Desa untuk tetap bekerjasama dengan baik agar mata Rantai penyebaran Covid-19 segera berakhir.

"Diharapkan masyarakat dapat melaksanakan protokol kesehatan utk mencegah penyebaran pandemi Covid-19, giat hari ini juga kita sasar dibeberapa tempat seperti toko-toko manisan, pasar kalangan, maupun tempat-tempat yang menimbulkan keramaian," tandasnya.(hsm) 

Wujud Kepedulian Warga Terdampak Covid 19, Koramil 402 - 04 Tanjung Raja Bagikan Sembako

INDRALAYA.DS, - Wujud Kepedulian Terhadap Warga yang Terdampak Pandemi Covid 19, Kodim 0402/OKI -OI Bersama  CSR PT Arwana  Melalui Koramil  402/04 Tanjung Raja Bagi - Bagi sembako Kepada Masyarakat berupa beras 5 kg kepada  70 KK  yang ada di Wilayah sekitaran kecamatan Tanjung Raja Kabupaten  Ogan Ilir, Sabtu ( 09/05/ 2020).
Menurut Komandan  Koramil 402/04 Tanjung Raja  Kapten Kav Teguh Haryadi  mengatakan, Kègiatan  ini  diadakan sebagai rasa kepedulian terhadap masyarakat yang ada di sekitar , yang saat ini mengalami kesulitan ekonomi atau menurunnya hasil pendapatan sehari -hari yang di akibatkan oleh adanya covid-19. Seperti  para pedagang kecil atau pun para sopir angkot  dan para tukang becak, bahkan sopir bentor.

" Kami membagikan sembako berupa beras sebanyak 5kg ke kaum duafa yang tidak mampu dan juga warga masyarakat yang terdampak virus covid -19.sebanyak 70 kk yang ada di wilayah ke camatan Tanjung Raja. Seperti di kelurahan-kelurahan,Tanjung Raja barat, Tanjung Raja timur, Tanjung Raja selatan, Tanjung Raja kota, desa belanti dan di desa sri Dalam. dan juga sampai di kecamatan Rantau Panjang misalnya di desa
Jagolano dan desa Rantu panjang ulu. Kegiatan ini merupakan yang kedua kalinya kami lakukan. Oleh Koramil 402/04 Tanjung Raja," Katanya.

Teguh Haryadi  menambahkan, Demi untuk menghindari kerumunan masa, pembagian  bantuan berupa beras ini dengan cara mendatangi  langsung ke rumah- rumah warga, agar tepat sasaran  dan juga di samping itu  koramil 402/04 ingin meningkatkan rasa silaturahmi  kepada masyarakat sekeliling  dan juga memberikan hadiah kapada para pengemudi bentor yang patuh memakai masker dengan memberikan nya juga beras sebanyak 5 kg" katanya.

Sementara  Salah Satu  Warga Masyarakat Desa Tanjung Raja Barat  Mengucapkan Terima kasih Kepada Damdim, Damramil dan juga Babinsa , yang sudah peduli dan memperhatikan Warga Sekeliling  dengan magikan beras sebanyak 5kg , " Kami sangat terbantu dan senang sekali, dikarenakan
Saat ini kami merasa sangat sulit sekali dalam mencari nafkah di sebabkan oleh adanya covid -19 ini. pendapatan kami ber
kurang, bahkan ada di antara kawan-kawan
Kami pada saat ini yang kehilangan mata pencariannya, sekali lagi Kami Ucapkan banyak Terima kasih Kepada Koramil Tanjung Raja " Pungkasnya. Ros

Bertambah, Kasus "Transmisi Lokal" Covid-19 Asal Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir Dinyatakan Sembuh

INDRALAYA.DS,--Kembali bertambah setelah sebelumnya bayi berusia empat bulan asal Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir (OI) dinyatakan sembuh dari covid-19 impor. Kini, seorang perempuan inisial S (70) pasien ke-77, warga Pemulutan juga dinyatakan sembuh. Pasien tersebut sembuh setelah menjalani perawatan medis di wisma Atlit Jakabaring Palembang dan diperkuat dengan hasil swab negatif covid-19 yang berasal dari transmisi lokal. Secara keseluruhan, sampai dengan saat ini, Minggu (10/5) pukul 12.00 pasien yang sembuh dari covid-19 asal Kabupaten OI berjumlah dua orang. Ini disampaikan juru bicara gugus tugas covid-19 Kabupaten OI Wahyudi Wibowo, Minggu (10/5).

Dipaparkan Wahyudi, sampai dengan saat ini, situasi tim gugus tugas percepatan penanggulangan covid-19 di Kabupaten OI, total ODP berjumlah 201 orang. Sedangkan, 188 orang dari 201 ODP tersebut sudah dinyatakan sehat. Sementara sisanya 13 orang masih dalam masa pemantauan. Total kasus konfirmasi positif sebanyak 9 orang, dua orang diantaranya sembuh, dan satu orang meninggal dunia. "Pasien yang meninggal balita laki-laki berusia dua tahun enam bulan, warga Kecamatan Sungai Pinang (kasus impor)," papar Juru Bicara Wahyudi Wibowo.

Balita yang tercatat sebagai kasus 276 di Sumsel itu telah lebih dulu meninggal dunia pada 4 Mei dan baru dinyatakan positif pada Sabtu (9/5). Karena hasil swabnya baru keluar Jumat (8/5). Balita yang meninggal dunia dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Rumah Sakit Umum Pusat Muhammad Hoesin pada 4 Mei lalu. Sebelum meninggal korban didiagnosis terdapat cairan pada paru-parunya.(Rill)

Antisipasi Pencegahan Covid19 Terus Ditingkatkan di Bulan Ramadhan

Tim Satgas Covid 19 Sidak 
di Pasar Kalangan Desa Sidomukti Plakat

MUBA,DS. - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terus meningkat antisipasi pencegahan wabah Covid-19 atau virus Corona serta mencegah beredarnya makanan berbahan di bulan suci Ramadhan.

Kali ini, melalui Tim Satuan Tugas (SATGAS) Covid-19 Dinkes Musi Banyuasin didampingi Camat Plakat Tinggi, Polsek Plakat Tinggi, Kabid Kesmas, Kasi Kesling, Kasi Promkes Dinkes Muba dan PMI Plakat Tinggi
Kepala Desa dan Perangkat Desa serta BPD Desa Bukit Indah, melakukan pemeriksaan di Pasar Kalangan Desa Sidomukti Plakat Tinggi, kecamatan Plakat Tinggi, Sabtu (9/5/2020).

Dalam kegiatan tersebut, Tim Satgas Covid-19 melakukan pembagian leaflet pencegahan penyebaran covid19 dan  menghimbau masyarakat untuk mengikuti anjuran dari Pemerintah.

Selain kegiatan tersebut, tim Satgas Covid-19 juga melakukan pembagian masker, sosialisasi dan pembagian leaflet pencegahan penyebaran Covid-19, dan sekaligus menghimbau masyarakat untuk mengikuti anjuran dari Pemerintah khususnya Wajib bermasker, jaga jarak minimal 1 meter, cuci tangan pakai sabun, dan bila ada gejala demam tinggi mengarah gejala Covid-19 segera memeriksakan diri ke layanan kesehatan terdekat.

"Dalam rangka mencegah beredarnya makanan berbahaya selama bulan Suci ramadhan, hari ini kita melakukan pemeriksaan bahan makanan. Sasaran pemeriksaan adalah makanan kadaluarsa ataupun makanan yang mengandung zat berbahaya yang diperjualbelikan oleh pedagang,"ungkap dr Azmi.

Dirinya juga mengatakan bahwa  penting bagaimana pedagang-pedagang mengolah produksi dagangannya dengan baik, sehingga kualitas dan mutu, kemudian keamanan pada produk yang akan dijual terjaga baik dari makanan siap saji maupun makanan lainnya.

"Alhamdulillah, dengan kita melakukan kegiatan ini, Masyarakat tahu dan akan mengikuti anjuran pemerintah tentang  pentingnya penggunaan masker, jaga jarak, cuci tangan pakai sabun dan pakai sarung tangan. Dan masyarakat juga menjadi tahu dan mewaspadai makanan yang mengandung bahan berbahaya seperti borax, formalin dan Rodamin,"terangnya.

Sementara, Camat Plakat Tinggi Alpan Husin mengucapkan terima kasih atas perhatian Pemkab Muba terhadap warganya. Selain itu, Alpan menegaskan pihaknya bersama masyarakat mendukung Pemkab Muba dan siap membantu dalam mencegah penyebaran virus Corona tersebut.

"Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan perhatian Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin dan Wabup Beni Hernedi. Semoga kegiatan ini dapat meminimalisir Wabah Virus Corona ini,"pungkasnya.(hsm) 

Hari ini 2 orang Pasien Tekonfirmasi Positif Covid-19 di Muba

MUBA,DS. - Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) merilis data, Sabtu (9/5/2020) bahwa hari ini terkonfirmasi  dua kasus PDP Positif Covid-19, bertambahnya dua kasus ini menambah daftar kasus di Daerah Kita Musi Banyuasin  penularan Covid-19  dengan total menjadi 4 orang tetapi dari Total 4 orang tersebut Kasus 01 telah dinyatakan Sembuh dan telah kembali kerumah sedangkan kasus 02 masih dalam Perawatan, sedangkan Kasus 03 dan 04 dinyatakan hari ini dikabarkan terkonfirmasi positif.

"Ya, jadi dengan adanya penambahan dua kasus PDP yang terkonfimasi  Positif Covid-19 ini total kasus penularan positif covid-19 total kasus menjadi 4 orang," ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Muba,  Seftiani Peratita .SS.M.Kes Sabtu (9/5/2020). 

Dikatakan, hasil PDP dinyatakan terkonfirmasi Positif Covid-19 tersebut diketahui setelah dilakukan uji swab di BBLK Palembang. "Kasus 03 berjenis kelamin perempuan berasal dari Kecamatan Sungai Lilin dan kasus 04 berjenis kelamin laki-laki berasal dari Deli Serdang Sumatera Utara yang di rawat di RSUD Bayung Lencir," status kasus (dalam penyelidikan) urainya. 

Ia menyebutkan, sebelumnya satu orang PDP Positif Covid-19 di Muba telah dinyatakan sembuh dan sudah dipulangkan ke rumah. "Kita berharap kesembuhan juga untuk 3 kasus PDP Positif Covid-19 yang saat ini sedang mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit," RSUD sungai lilin dan di RSUD Bayung lencir  harapnya. 

Update data pada hari ini 9 Mei 2020 tercatat Total ODP 285 Orang, Jumlah ODP Selesai Pemantauan 245 Orang, Jumalh ODP yang saat ini masih Dipantau sebanyak 40 Orang, Sedangkan Jumlah OTG saat ini terdata berjumlah 72 Orang, Jumlah OTG selesai Pemantauan 31 Orang dan Jumlah OTG yang masih dipantau berjumlah 41 Orang sedangkan Jumlah PDP keseluruhan terdata 42 PDP yang 30 diantaranya sudah dinyatakan negatif Covid-19 Total PDP yang dirawat saat ini 9 orang 


Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menghimbau dengan adanya penambahan 2 kasus positif Covid-19 tersebut agar warga Muba tetap waspada dan setiap saat kita mematuhi anjuran dan himbauan berdasarkan protokol kesehatan.

"Pengawasan wilayah terus diperketat khusus jalur wilayah lintar timur sebagai jalur Lintas Sumatera selain kami juga berharap agar warga selalu menjaga kebersihan serta melengkapi diri dengan masker dan APD saat berada di luar rumah dan di dalam ruang kerja," imbaunya.

Dodi Reza Alex menambahkan, agar kita terus mensuport dan memberikan dukungan penuh kepada tim tenaga medis dalam penanganan Covid-19 di Muba sebagai garda terdepan dalam memberikan perawatan kepada PDP Positif Covid-19 yang sedang dalam perawatan. 

Dan dalam kesempatan ini kami mengingatkan kembali agar warga Muba di perantauan untuk menunda mudik atau pulang kampung ke Muba tahun dengan mematuhi himbauan ini berarti sudah turut serta membantu pemerintah yang saat ini sangat serius untuk memutus matai rantai penyebaran Covid-19 ke daerah kita mari kita bersama mematuhi Surat Edaran Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid19)  No 4 Tahun 2020 dan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri No 450/2820/SJ tengang Pembatasan Kegiatan Mudik dan Pembentukan Posko Hari Raya Idul Fitri 1441 H/Tahun 2020 

"Selain itu, saya berpesan kepada PDP Positif Covid-19 di Muba yang saat ini menjalankan perawatan untuk tetap optimis bisa sembuh, yakinlah tim gugus tugas dan tenaga medis akan maksimal dalam memberikan perawatan sesuai dengan protokol kesehatan , apalagi kita di Muba sudah berhasil menyembuhkan satu orang PDP Positif Covid-19," di RSUD Sekayu  untuk itu bangun pikiran positif untuk meningkatkan imun tubuh kita pungkasnya.(hsm) 

Kian Berkembang Lahat 5 Orang Terinfeksi Wabah Virus Corona

LAHAT.DS,-  Mengejutkan data terbaru yang diterima dari Gugus Tugas Covid -19 Kabupaten Lahat per Tanggal 9 Mei 2020, ternyata pasien terinfeksi Covid - 19 bertambah 5 orang, dengan penambahan itu, total pasien terinfeksi Covid - 19 jadi 6 orang.

Ke 5 orang itu semuanya berasal dari Kota Lahat, namun pihak gugus tugas Covid - 19 Lahat enggan menyebutkan nama - nama pasien yang sudah terpapar Covid - 19.

" Ya benar ada penambahan 5 kasus Covid - 19 semuanya berasal dari Kota Lahat. Tapi maaf untuk nama pasiennya terpaksa kita rahasiakan untuk melindungi keluarga pasien dari pengucilan masyarakat;" jelas juru bicara Gugus Tugas Covid - 19 Kabupaten Lahat, Taufik.

Dia menyampaikan, dengan adanya penambahan jumlah kasua Covid - 19 di Kabupaten Lahat, masyarakat diminta untuk waspada dan menjaga kesehatan.

" Hindari kerumunan lebih dari 2 orang, cuci tangan setelah bepergian dan tak kalah pentingnya jangan kucilkan pasien maupun keluarga pasien covid - 19." imbaunya. (In)

Bupati Muba DRA Instruksikan Kades, Pastikan Bansos dan Jaringan Pengamanan Sosial Tepat Sasaran

MUBA,DS. - Secara bergantian Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dr H Dodi Reza Alex Noerdin menerima Audiensi sekaligus penyerahan SK tugas Para Kepala Desa (Kades) yang baru saja dilantik dalam wilayah Kabupaten Muba. Kali ini giliran para Kades dari Kecamatan Lais, Keluang, Lawang Wetan, Sanga Desa dan Babat Supat, Jum'at (8/5/2020) di Ruang Audiensi Bupati Muba.

Pada kesempatan tersebut Bupati Muba minta Para Kades yang baru di lantik ditengah pandemi Covid-19,  untuk segera melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan massif meningkatkan antiisipasi penyebaran Covid-19  atau virus Corona di desanya masing-masing sesuai dengan regulasi dan himbauan Pemerintah yang wajib kita laksanakan bersama.

Dodi Reza Alex sangat serius dalam menangani penyaluran bantuan untuk penanganan Covid-19. Dirinya juga tidak mau masyarakat Kurang  Mampu di Kabupaten Muba yang seharusnya menjadi prioritas dalam bantuan kemanusiaan tersebut, justru tidak mendapatkan bantuan atau tidak terdata.

"Dalam kesempatan ini Saya minta seluruh Kades dan para  Camat agar data penerima bantuan sosial di buka secara transparan. Tempel di umumkan secara terbuka di tempat umum daftar nama-nama penerima bantuan, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman. Karena bantuan sosial ini untuk warga kurang mampu (miskin)  yang terdampak dari wabah Covid-19. Jadi jangan sampai ada warga yang seharusnya berhak mendapatkan bantuan tersebut namun tidak mendapat,"Himbaunya.

Bupati juga mengintruksikan agar Para Kepala Desa di dalam menjalankan roda pemerintahan dapat terus menjaga loyalitas terus melayani dengan baik sesuai tugas dan tanggung jawabnya bersama aparat desa BPD organisasi masyarakat organisasi kepemudaan termasuk dengan para tokoh agama tokoh masyarakat di desa masing masing berkoordinasi dan melaporkan setiap kejadian kepada camat diwilayah masing untuk dapat segera tindaklanjuti dengan baik. Disaat kondisi sulit sekarang ini kebersamaan dan kekompakan perlu dilakukan, hingga keadaan nanti normal kembali. 

Menanggapi arahan Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin tersebut, Salah satu Kades, Rusman Kades Ulak Teberau Kecamatan Lawang Wetan menyatakan Para Kades siap melaksanakan tugas dan mendukung program-program pemerintah kabupaten dalam mewujudkan Muba Maju Berjaya 2022.

"Kami siap melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan siap mendukung visi misi Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin dan Wakil Bupati Muba Beni Hernedi, serta kami siap melayani masyarakat di wilayah yang kami pimpin dengan sebaik-baiknya. Terkait dengan penyaluran bantuan sosial dan jaringan pengaman sosial ini, kami akan melaksanakan dengan secara benar dan tepat sasaran,"pungkasnya.

Audiensi ini, dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Richard Cahyadi AP, Kepala Dinkominfo Muba Herryandi Sinulingga AP, Para Camat dari Lima Kecamatan, yaitu Camat Lais, Camat Keluang, Camat Lawang Wetan, Camat Sanga Desa dan Camat Babat Supat.

Adapun kades pada rapat pertama yang hadir dari Kecamatan Lais sebanyak 7 orang Kepala Desa yaitu, Kades Tanjung Agung Selatan, Kades Danau Cala, Kades Teluk, Kades Petaling, Kades Teluk Kijing I, Kades Epil dan Kades
Rantau Keroya. Kemudian dari Kecamatan Keluang pada rapat kedua  sebanyak 5 orang yaitu Kades Tanjung Dalam, Kades Mekar Jaya, Kades Sumber Agung, Kades Karya Maju dan Kades Cipta Praja.

Selanjutnya dari Kecamatan Lawang Wetan sebanyak 2 orang yaitu Kades Ulak Teberau dan Kades Karang Ringin I. Kemudian rapat ketiga  Kecamatan Sanga Desa sebanyak 5 orang yaitu Kades Keban II, Kades Kemang, Kades Ngunang l, Kades Tanjung Raya dan Kades Jud II. Selanjutnya pada rapat ketiga dari Kecamatan Babat Supat sebanyak 6 orang yaitu Kades Tenggulang Baru, Kades Supat, Kades Tanjung Kerang, Kades Langkap, Kades Tenggulang Jaya dan Kades Letang.(hsm) 

Pasca Kebakaran Hebat, Pak Ahmad Dapat Bantuan Bedah Rumah.

MUBA,DS. - Gerak cepat dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin pasca terjadinya kebakaran hebat yang telah meratakan rumah beserta harta benda tempat tinggal pak Ahmad kamis kemarin.

Kini kakek yang merawat 2 orang cucu berkebutuhan khusus ini sedikit bernapas lega, pasalnya ia akan mendapatkan bantuan bedah rumah dari Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin Melalui Baznas Kabupaten Musi Banyuasin.

Hal ini dipastikan setelah Wakil ketua III Baznas Kab Musi Banyuasin H.Qodruddin.M.Si mendatangi langsung kediaman pak Ahmad sekaligus meninjau kelayakan untuk dilakukan program bedah rumah mengatakan, tugas Baznas tidak semata pengumpulan zakat, infaq dan sadakah masyarakat saja, namun juga menyalurkan bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang benar-benar membutuhkan, Jumat (8/5/2020).

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Musi Banyuasin Drs.H.Lukmanul Hakim.M.Si saat dikonfirmasi membenarkan bantuan bedah rumah tersebut.

"Kami sudah menurunkan tim untuk melihat langsung kondisinya, InsyaAllah segera dibangun RSS ukuran 5Mx6M dinding batubata atap seng tinggi dinding 3 m lantai floor, WC/kamar mandi 1,5Mx1,5M dan kami usahakan sebelum lebaran Idul Fitri ini sudah bisa ditempati" ujarnya.

Ditempat yang sama, Camat Bayung Lencir Akhmad ToyIbir S.STP.MM diwakili oleh Sekretaris Kecamatan Heru Kharisma S.IP menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten melalui Baznas Kabupaten Musi Banyuasin yang telah merespon cepat atas musibah yang menimpa warga Kecamatan Bayung Lencir.

"Kemarin pak Camat langsung melaporkan kejadian ini ke Pak Bupati, Alhamdulillah sudah direspon melalui Baznas Kab Musi Banyuasin, nanti sama-sama kita kawal supaya pengerjaannya cepat selesai" Ujar Heru.

Sementara Pak Ahmad dan keluarga tak mampu menahan haru setelah mendengar rumahnya akan dibangun kembali melalui program bedah rumah Baznas Kab. Musi Banyuasin.

"Terimakasih banyak pak, kami sangat sangat berterimakasih untuk semua bantuan ini" ujar pak Ahmad didampingi istri sambil matanya berkaca kaca menahan haru .(hsm) 

M Yamin: Terkait BLT, Diharapkan Jangan Ada Tumpang Tindih Data dan Penerima

MUBA,DS. - Ditengah masa Pandemic Virus Corona (Covid-19) banyak dampak yang timbul dikalangan masyarakat, khususnya yang berkekurangan dalam keadaan Perekonomian. Hal ini menyebabkan kekawatiran Masyarakat dalam mengatasi kebutuhan ekonomi pada setiap harinya.

Dalam hal ini, untuk saling meringankan akibat dampak Virus Corona (Covid-19) Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengeluarkan beberapa kebijakan yaitu berupa, Percepatan Pengobatan, Penurunan Tarif Listrik dan BBM, Relaksasi Pajak, Pemberian BLT, Jaga Pasokan dan Distribusi Bahan Pangan.

Terkait Bantuan Langsung Tunai (BLT) dalam Instruksi Presiden Joko Widodo menginstruksikan Menteri, Gubernur, Wali Kota dan Bupati untuk menjaga daya beli masyarakat bawah dengan memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat yang mengalami penurunan pendapatan dan mengalami Pemutusan Hubungan Kerja.

" Penyaluran BLT juga perlu diikuti dengan ketepatan data penerima bantuan dan perbaikan mekanisme dan kelembagaan dalam penyalurannya sehingga dana BLT tidak salah sasaran dan diterima oleh seluruh masyarakat yang semestinya mendapatkannya," ujar Presiden Jokowi dilansir dari Sindonews.com

Sementara itu senada disampaikan oleh Presiden Joko Widodo, Ketua Komisi II DPRD kabupaten Musi Banyuasin Muhammad Yamin saat dimintai tanggapannya oleh awak media mengungkapkan, Kita apresiasi langkah pemerintah kabupaten Musi Banyuasin, yang mana telah melakukan penggeseran anggaran untuk penanganan dan pencegahan, serta upaya pemutusan mata rantai covid-19 hal ini juga berdasarkan instruksi dari pemerintah pusat.

" Didalam penggeseran anggaran tersebut terdapat beberapa persen untuk Jaring Pengamanan Sosial (JPS), yaitu yang berupa BLT dana desa,BLT kemensos, BPNT, dan PKH, yang kesemuanya berdasarkan mekanisme yang telah ditentukan oleh pemerintah dan termasuk orang miskin baru yang terdampak, seperti para saudara kita yang terkena PHK perusahaan, dan contoh yang lainnya juga,sehingga dengan adanya wabah ini mereka sangat terdampak ekonominya," dijelaskan Yamin, Sabtu (9/5/2020).

Yamin menambahkan, Dalam persiapan pra pelaksanaan pendistribusian, yang kami dengar dalam waktu beberapa hari kedepan tentunya sekali lagi pihak pemerintah kami harapkan agar betul - betul teliti dalam melakukan pendataan, dan jangan sampai  menimbulkan polemik dan rasa ketidak adilan ditengah-tengah masyarakat, dalam hal ini kami maksudkan keadilan disini yaitu ada beberapa kriteria kepala keluarga yang seharusnya mendapatkan, namun tidak mendapatkan, namun sebaliknya yang seharusnya belum masuk kriteria telah terlebih dahulu masuk kedalam daftar tersebut.

" Dan kami DPRD kabupaten Musi Banyuasin akan melakukan pemantauan dan monitoring secara seksama dalam pelaksanaan tahapan Pendistribusian tersebut dan sekaligus menghimbau kepada seluruh perusahaan agar sekali lagi untuk tidak melakukan PHK terhadap karyawannya, agar tidak menambah beban pemetintah daerah apalagi mendekati hari raya idul fitri, dan tentunya kami Komisi II akan memanggil perusahaan yang melakukan PHK terhadap karyawannya, untuk menanyakan langsung tentang persoalan tersebut, dan tentunya memberikan beberapa catatan dan Rekomendasi, hingga peninjauan izin Operasional perusahaan bersangkutan," cetusnya.(hsm)