NEWS

Slider

Dili" Suara Dentuman Di Lawang Agung Itu HOAX "

LAHAT.DS,--- Warga Desa  Lawang Agung Mulak Kecamatan Mulak Ulu dibuat gempar akan beredarnya kabar suara dentuman yang dasyat entah datang dari mana, seperti diceritakan KT ( 33 tahun ) kepada Awak Media 9/5.

" Semalam sekira pukul 00: 37 ada suara dentuma  dan gempa besar" ujarnya singkat, mendengar berita ini Awak Medi langsung mengkonfirmasi kebenaran berita ini kepada Penjabat Kepala Desa Dili via Handphone pukul 07:00 wib beliau merasa tidak mendapat laporan dari ketua BPD atau perangkat Desa dan warga yang melapor kalau ada terjadi apa- apa " saya baru pulang dari Posko gugus tugas Covid-19 bersama Camat pukul 12 an malam, tolong lah kalau belum tentu benar jangan dulu disebar kemana- mana  " ujar Dili.

Sementara itu ketua BPD Desa Lawang Agung Gintan menapik adanya suara dentuman keras, itu tidak benar alias Hoax sementara saya piket semalaman di Posko Gugus tugas tidak terdengar sama sekali, tapi kalu getaran gempa memang terasa tapi itu tidak berlangsung lama " cetus ketua BPD.

Ketua BPD menghimbau kepada warganya untuk tidak menyebarkan berita Hoax yang belum tentu kebenarannya, apa lagi saat ini dilanda wabah Pandemi Virus Corona. Janganlah ditambah persoalan dengan menyebar berita Hoax, jangan ditambah kepanikan mari kita sama- sama berdoa munajat kepada Allah semoga situasi kembali normal " pungkas Gintan. (Nii)

TETAP PEDULI DITENGAH PANDEMI, PLN BERIKAN AMBULANS UNTUK MASYARAKAT OGAN ILIR

INDRALAYA.DS, - Ditengah terjadinya pandemi _Corona Virus Disease_ (Covid-19) yang terus meluas, PT PLN (Persero) terus menunjukkan komitmennya membantu masyarakat dengan menyerahkan bantuan berupa 1 unit mobil ambulans untuk masyarakat di Kabupaten Ogan Ilir dan sekitarnya, pada Jumat (08/05).
Bantuan yang merupakan program PLN Peduli ini diserahkan langsung oleh General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Selatan Jambi dan Bengkulu (UIW S2JB) dengan didampingi oleh Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ogan Ilir. Bantuan diberikan kepada Ketua Yayasan Rumah Anak Bangsa, M. Rizal, MT., di halaman Kantor PLN UP3 OI dengan tetap mengikuti protokol _physical distancing_ Covid-19.

GM PLN UIW S2JB, Daryono menjelaskan bahwa satu unit ambulans yang diberikan dari jenis mobil yang berkualitas baik dan disertai dengan peralatan ambulans lengkap, sehingga diharapkan dapat membantu masyarakat di Kabupaten OI dan sekitarnya dalam menjangkau rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya secara cepat.

"Ambulans yang diberikan ini _basic_nya dari mobil yang bagus dan secara dimensi cukup lega, selain itu alat-alat didalamnya sudah cukup lengkap. Semoga bisa membantu masyarakat nantinya terutama saat kondisi darurat yang memerlukan penanganan medis cepat," ungkap Daryono.

Terpisah, Manager PLN UP3 OI Lindawati Marpaung mengharapkan agar bantuan mobil ambulans tersebut dapat dijaga dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk keperluan masyarakat banyak. "Ini merupakan bentuk kepedulian PLN terhadap masyarakat luas, semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat," ucap Linda.

Senada, Ketua Yayasan Rumah Anak Bangsa mengatakan bahwa ambulans ini akan digunakan untuk mempermudah akses masyarakat kurang mampu ke fasilitas kesehatan, sehingga diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat yang sedang mengalami kesusahan atau musibah.

Yayasan Rumah Anak Bangsa sendiri merupakan yayasan yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan dan telah tersebar di beberapa kabupaten di sekitar Ogan Ilir. didirikan sejak Juli 2019, yayasan yang bertempat di Desa Meranjat Kabupaten OI ini telah terdaftar secara resmi di Kementrian Hukum dan HAM Republik Indonesia.

Dengan mobil ambulans bantuan PLN ini, Yayasan Rumah Anak Bangsa berencana akan melakukan berbagai kegiatan sosial dan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu, menyediakan sarana transportasi bagi masyarakat yang membutuhkan akses ke rumah sakit atau faskes lainnya. Selain itu, ambulans ini juga disiapkan sebagai layanan tanggap darurat jika terjadi bencana alam.

"Kesehatan adalah kebutuhan dasar yang sangat penting bagi manusia, tanpa terkecuali. Sedangkan disekitar kita masih banyak masyarakat kurang mampu yang kesulitan dalam akses ke fasilitas kesehatan, untuk itu kami meminta bantuan dari BUMN dalam hal ini PLN," ungkap Rizal.

"Untuk itu kami sampaikan Terima Kasih yang sebesar-besarnya kepada PLN atas bantuannya. Kami yakin bantuan ini akan sangat membantu bagi masyarakat di Ogan Ilir dan sekitarnya," tutupnya.Red

Gugus Tugas Covid 19 Muba Siapkan 8 Posko Pembatasan Perjalanan Orang dan Posko hari Raya idulfitri Tahun 2020

MUBA,DS. - Guna meningkatkan antisipasi pencegahan Covid-19 atau virus Corona serta membatasi pemudik jelang menyambut hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah dan , Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin bersama Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid 19 Kabupaten Musi Banyuasin telah mendirikan 8 posko terpadu di setiap perbatasan Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Muba.

Selain mendirikan posko terpadu, Pemerintah kabupaten Muba juga menghimbau agar masyarakat untuk tidak mudik Lebaran Hari Raya Idul Fitri Dalam rangka Percepatan Penanganan orona Vistus Disease 2019 (Covid-19)

Dalam kesempatan ini, Kepala Dishub H Pathi Ridwan mengatakan bahwa Posko tersebut, berbeda dengan posko mudik di tahun-tahun sebelumnya, karena menerapkan standar pencegahan COVID-19.

Posko tersebut, diterangkannya terletak di kecamatan Bayung Lencir, Babat Supat, Sungai Lilin, Lais, Sanga Desa, Sekayu, Desa Tebing Bulang, dan posko pengalihan arus di Simpang Randik dan Simpang Balai Agung.

"Kami bersama satuan Gugus Tugas baik Polres Muba Kodim 0401 Satuan POL PP Damkar, BPBD, dan Dinas Kesehatan telah membangun ataupun mendirikan posko pelayanan terpadu dan pengamanan Idul Fitri Sesuai dengan protokol kesehatan COVID-19. Ada tahapan yang dilakukan aparat yang tergabung di pintu masuk. 

Posko ini juga berbeda dengan posko keadaan biasa di tahun lalu dalam rangka mudik. Posko ini lengkap seperti semacam tempat observasi, tempat di mana di posko tersebut ada kelengkapan COVID-19," kata Pathi saat mengadakan rapat evaluasi terhadap Posko terpadu Hari Raya Idul Fitri 1441 H/2020 yang sesuai standar protokol kesehatan, Jumat (8/5/2020).

Dikatakan Pathi, di dalam posko dilakukan sejumlah pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat yang melintas. Dari pemeriksaan ini, akan diketahui apakah masyarakat dalam keadaan sehat atau sebaliknya.

Sementara, Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Plt Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, H. Yudi Herzandi dalam sambutannya, mengarahkan agar para petugas posko tersebut dipersiapkan dengan maksimal begitu juga kebutuhan yang diperlukan oleh para petugas  di posko, baik fasilitas makan minum  dan vitamin.

Yudi pun berharap, dari segala kesiapan tersebut, Seluruh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Musi Banyuasin  bisa meminimalisir penularan COVID-19. "Mudik tahun ini sangat berbeda sekali, karena situasinya berbeda masa pandemi ini, ada perlakuan kemanusiaan, kita untuk menjaga dengan ketat guna memutuskan rantai penularan virus Corona di Muba, selain itu untuk Pembatasan Kegiatan Mudik dan Pembentukan Posko Hari raya Idul fitri 1441 tahun 2020 kita mengacu kepada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri No 450/2820/SJ  dan untuk Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang dalam rangka percepatan Penanganan Covid-19  kita tindaklanjuti berdasarkan SE Ketua Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid 19 No 4 Tahun 2020 dengan Ruang Lingkup kriteria Pembatasan perjalanan orang keluar atau masuk wilayah batas negara dan atau batas wikayah administrasi dengan kenderaan pribadi atau sarana transportasi umum( darat,kereta api,penyebarangab laut dan udara) diseluruh Indoneisa dan dalam Surat Edaran tersebut Dapat menjadi Acuan dasar Petugas posko kita ada kriteria pengecualian dan persyaratan pengecualian yang mesti petugas kita pedomani bersama sama Tegas Yudi.
Turut hadir dalam acara ini, Kadis Kominfo Herryandi Sinulingga, Kasat Pol PP, Muba Jonni Martohonan, Perwakilan Dandim 0401 Marwan, Kabag Ops Polres Muba  Erlangga Perwakilan Dinkes, dan Perwakilan BPBD.(hsm) 

KETUA YAYASAN RUMAH ANAK BANGSA DAPAT HIBAH MOBIL AMBULANCE DARI PT PLN UIWS2JB INDRALAYA

INDRALAYA.DS, -- Dalam rangka mengoptimalkan pelayanan dalam membantu masyarakat di Kabupaten Ogan Ilir, Yayasan Rumah Anak Bangsa menerima bantuan satu unit kendaraan ambulans dari PLN UIWS2JB.

Serah terima bantuan hibah Ambulance ini diserahkan oleh General Manager PLN UIWS2JB, Daryono kepada Ketua Yayasan Anak Bangsa (RANBA) Muhammad Rizal,ST didampingi Sekretaris, Awang Darmawan dan Bendahara, Aulia Rahman berlangsung di Halaman Kantor PLN Indralaya Km 35 (Jalintim Palembang-Kayuagung).
Dalam kesempatan tersebut GM PLN UIWS2JB Daryono melalui Humas, Indra Mulyo mengatakan bantuan ini merupakan hibah dari PLN UIWS2JB kepada Yayasan RANBA guna mendukung pelayanan sosial kepada masyarakat Bumi Caram Seguguk.

“Semoga Ambulance ini dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya usai acara serah terima tersebut.

Sementara Ketua Yayasan RANBA Muhammad Rizal,ST sangat berterima kasih dengan bantuan kendaraan yang diberikan oleh PLN UIWS2JB. menurutnya, bantuan kendaraan tersebut akan dipergunakan untuk mobilitas pengurus dan masyarakat yang benar- benar membutuhkan.

,”Kendaraan ini akan dipergunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari bantuan sosial hingga pelayanan lainnya yang menyangkut kepentingan masyarakat banyak,” ujar Muhammad Rizal.

Lebih lanjut disampaikan, mulai pekan ini, Ambulance tersebut sudah mulai dioperasikan.

“Bagi warga yang membutuhkan angkutan darurat bisa menghubungi No 085267971166, dan layanan ini gratis, ” tegasnya.

Untuk diketahui bahwasanya Yayasan RANBA telah melakukan pemberian bantuan sosial kepada balita hidrosefalus di Indralaya, pembagian bibit dan kedepan pengurus akan bekerjasama dengan berbagai pihak untuk pengembangan ekonomi kreatif bagi masyarakat.Red

Thia Yufadha : Hasil Penjualan Masker Gambo Muba Disalurkan untuk Warga Terdampak Covid-19

MUBA,DS. - Tidak hanya disalurkan untuk tenaga medis dan tim penanganan Covid-19 saja, namun keuntungan dari penjualan masker Gambo Muba yang di inisiasi Ketua TP PKK Muba Thia Yufada Dodi Reza juga disalurkan untuk warga Muba yang terdampak Covid-19. 

"Jadi, selain masker ini dibagikan untuk inspirasi  dalam perjuangan melawan covid-19, dari keuntungan hasil penjualan masker Gambo Muba ini juga kami salurkan untuk warga yang terdampak covid-19," Nah dalam kesempatan ini mari lita bersatu melawan covid 19, stay at home, bekerja, beribadah dari rumah dan jika terpaksa wajib keluar rumah mari kita saling mengingatkan kiranya wajib  menggunakan Masker, saat pulang kerumah kembali bersihkan diri mandi dan rutin cuci tangan dengan sabun ungkap Thia Yufada.

Selain itu dikatakan , hasil penjualan masker kain  gambo muba   yang disalurkan  kepada warga kecamatan sekayu dan sekitarnya khususnya berupa makanan buka puasa dan lainya ," ujar Wanita Inspirasi Sumsel itu. 

Tak pelak, donasi yang di inisiasi istri Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex ini mendapat apresiasi dari berbagai kalangan termasuk influencer di Indonesia. 

Seperti yang diungkapkan Putri Indonesia 2017, Bunga Jelitha, ia mengungkapkan kebangaan dirinya terhadap Thia Yufada yang di masa pandemi saat ini tak berhenti melakukan donasi dengan mendonasikan keuntungan penjualan masker Gambo Muba untuk disalurkan ke warga terdampak Covid-19.

"Ini seratus persen produk Indonesia, saya salut dan bangga. Di saat ini produk Gambo Muba tetap bisa memberikan kontribusi positif untuk para penjahit lokal bahkan warga terdampak Covid-19," ucap istri Pemain Sepakbola Syamsir Alam tersebut.

Hal senada juga diungkapkan Direktur Charta Politika Yunarto Wijaya, di akun media sosial Yunarto mengucapkan terima kasih atas kontribusi dan donasi yang disalurkan dari penjualan masker Gambo Muba.

"Semoga ini dapat menginspirasi pelaku UMKM lainnya, tetap bisa berbuat kebaikan di tengah wabah Covid-19 ini serta tetap mendapatkan penghasilan untuk kelangsungan hidup," tandasnya.(hsm) 

Barisan Pemuda Adat Nusantara Musi Banyuasin Edukasi Warga Dawas Pakai Masker

MUBA,DS. - Dampak Virus Corona (Covid-19) yang mewabah di hampir seluruh wilayah Indonesia nampaknya menjadi salah satu Fokus utama Pemerintah Indonesia yang dalam hal ini Presiden Republik Indonesia telah mengeluarkan beberapa Aturan melalui Protokol Kesehatan.
Dalam hal ini pun sejumlah Provinsi maupun Kabupaten Indonesia telah melaksanakan instruksi yang dikeluarkan oleh Presiden Indonesia Joko Widodo baik kepada Gubernur, Walikota, Bupati maupun pejabat daerah tingkat bawah.

Tak hanya elemen Pemerintahan, hal itu juga didukung oleh sejumlah elemen Lapisan Masyarakat baik Ormas, OKP, maupun LSM. Hal itu pun senada dilaksanakan oleh BPAN (Barisan Pemuda Adat Nusantara) kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan yang mengedukasi Warga desa Dawas kecamatan Keluang untuk menggunakan Masker.

Dalam kesempatan tersebut Kader BPAN kabupaten Musi Banyuasin Haimah dalam kesempatannya mengatakan, Alhamdulilah kita dari Barisan Pemuda Adat Nusantara kabupaten Musi Banyuasin melaksankan #GerakanWajibMasker untuk mengedukasi warga agar bepergian tetap menggunakan Masker.


" Kami Barisan Pemuda Adat Nusantara (BPAN) kabupaten Musi Banyuasin melaksanakan giat pembagian masker di desa Dawas, dimana dalam hal ini kami juga menyampaikan kepada warga agar selalu melaksanakan aturan-aturan yang ditetapkan oleh Protokol Kesehatan," ungkap Haimah.

Lanjutnya, kami berharap edukasi ini dapat sampai dihati warga, agar mereka dapat membantu Pemerintah dalam memutus mata rantai Covid-19, serta melaksanakan beberapa Point pola hidup bersih dengan cara mencuci tangan dengan sabun, tetap berdiam diri dirumah saja, dan Social Distancing.

" Sesuai dengan instruksi dari Presiden Republik Indonesia dalam pemutusan mata Rantai Covid-19, dalam hal ini kami sampaikan agar warga tetap diam dirumah saja, jika bepergian untuk tetap melaksanakan Social Distancing dan Phisical Distancing," tandasnya.(hsm) 

PMI Muba Salurkan Bantuan Kemanusian Ke Suku Anak Dalam

MUBA,DS. -  Palang merah Indonesia (PMI) Kabupaten Musi Banyuasin menyalurkan paket bantuan kemanusiaan kepada komunitas suku anak dalam (SAD) terkhusus yang berdiam di kawasan hutan Desa Muara Medak Kecamatan Bayung Lencir Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Bantuan yang disalurkan didistribusikan ke 77 kepala keluarga (KK) sesuai Data yang masuk di PMI Muba, bantuan itu akan disalurkan dua titik atau dua lokasi dimana masing -masing bantuan terdiri dari 38 KK di dusun delapan Muara Medak 39 KK di dusun lima Muara Medak, khusus dusun lima ini harus masuk melewati provinsi jambi.

“Paket bantuan yang di salurkan ke suku anak dalam tersebut berupa kebutuhan pokok seperti beras dan lainya, ada juga paket hygiene KIT untuk untuk kehidupan sehari-hari serta beberapa alat untuk kebersihan diri dan lingkungan di tangan termasuk juga pakaian pakaian layak pakai”,kata Beni, Kamis (7/5).

Dikatanya, bantuan yang disalurkan ke SAD tersebut diberikan atas dasar kemanusiaan menginggat kondisi pandemi covid -19 masih melanda. Penyaluran bisa dilakukan Atas kerjasama palang merah Indonesia Kabupaten Musi Banyuasin dengan aliansi masyarakat adat nusantara dimana aliansi ini memiliki anggota komunitas suku anak dalam.

Untuk mekanisme penyaluran sendiri, nantinay barang-barang yang disalurkan oleh PMI Kabupaten nantinya akan di drop oleh PMI Kabupaten di posko PMI di lapangan.Dimana barang-barang tersebut nantinya di drop posko PMI yang berada di Muara Medak di Dusun delapan.

“Dari posko itu, relawan -relawan PMI akan mendistribusikan bantuan tersebut ke 77 KK suku anak dalam. Kami Ingatkan Kembali agar Dalam pendistribusian bantuan kemanusiaan tersebut para relawan harus mengedepankan physical distensing”,terangnya.

Selain itu beni menyebutkan, PMI Muba membentuk posko di lapangan yang berada di Muara Medak bukan hanya untuk posko covid-19 namun juga, digunakan untuk sebagai posko pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kerap terjadi di Desa Muara Medak.

“Jadi kita bentuk posko covid -19 rasa karuhtla, di posko itu nanti relawan -relawan sekaligus akan melakukan sosialisasi dan edukasi pada dua hal, pertama pencegahan Covid-19 kemudian juga edukasi persiapan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan kenapa ini penting dilakukan, karena di muara medak kita ketahui bersama pada tahun lalu merupakan wilayah kebakaran kita ingat di situ ada 1925 titik kebakaran. Dari itu kita harapkan relawa- relawan PMI di lapangan sudah mulai melakukan sosialisasi di lapangan sembari bersamaan memberikan edukasi terkait covid-19 juga memberikan sosialisasi dan edukasi terhadap pencegahan karhutla,”bebernya.

Untuk itu, PMI Kabupaten Muba mengajak semua pihak untuk mencegah secara bersamaan covid-19 dan Karhutlah,Polanya sama covid-19 mengawasi pergerakan orang jangan menularkan virus, sementara karhutla juga harus dicegah dengan pengawasan aktivitas orang yg masuk kedalam hutan untuk melakukan pembakaran.

Orang nomor dua di Bumi Serasan Sekate ini juga mengatakan, BMKG memprediksi tahun ini sekitar bulan juli akan mulai musim kemarau dan di prediksi lebih kering , Nah jangan sampai ditengah corona justru ditambah paparan asap karhutlah apalagi gambut di Merang dan Muara Medak terbakar sulit utk dipadamkan sebagaimana pengalaman selama ini.

“Bayangkan alangkah menderitanya warga Situasi Covid-19 ditambah Karhutla dari itu, jaga jarak juga jaga api , apakah bisa memdamkan apiapi dengan situasi work from home (WFH) seperti kondisi saat ini.Kuncinya ada di pencegahan , perlu kolaborasi semua pihak utk ini . Tugas PMI Muba melakukan edukasi agar terhindar dari terjadinya bencana kemanusiaan,”tukasnya.(ham) 

'Peduli Kemanusiaan' YRAB Kunjungi Rozali Warga Ogan Ilir Penderita Hidrosefalus

INDRALAYA.DS, - Pengurus Yayasan Rumah Anak Bangsa (YRAB) atau disingkat RANBA mendatangi kediaman salah satu warga Ogan Ilir M Rozali (9 Tahun) penderita Hidrosefalus dari usia 2 Bulan yang kini tinggal di Areal Komplek Taman Gading II Kelurahan Indralaya Raya Kecamatan Indralaya Ogan Ilir Sumsel, Kedatangan Pengurus YRAB ini dalam upaya misi kemanusiaan guna meringankan beban penderita dan orang tua yang megurusnya, kedatangan YRAB ini berlangsung kamis (7/5/2020) dihadiri Muhammad Rizal selaku Ketua,  Awang Darmawan Sekretaris dan Aulia rahman sebagai bendahara didampingi beberapa anggota Yayasan.
Ketua YRAB Muhammad Rizal mengatakan, baru baru ini dirinya bersama pengurus Yayasan membaca postingan di media sosial dan mendengar cerita dari mulut ke mulut terkait adanya  warga Ogan Ilir di Taman gading yang saat ini menderita penyakit Hidrosefalus, melihat kondisi ini saya bersama pengurus YRAB berinisiatif memberikan bantuan semampunya,  sebagai bentuk kepedulian sosial dengan misi kemanusiaan, meskipun bantuan ini tidak seberapa namun diharapkan mampu meringankan beban yang diderita Muhammad Rozali serta kedua orang tua yang mengurus nya.

Tambah Rizal, setelah melihat langsung keadaan Muhammad Rozali dikediamannya, kami merasa terenyuh dan sangat prihatin dengan penyakit yang dideritanya, semoga penyakit yang dideritanya bisa membaik, kedepan YRAB siap mencarikan alternatif pengobatan untuk Penderita diagnosa hidrosefalus ini dengan menghubungkannya ke mitra mitra Yayasan supaya bisa ditangani secara Medis, kami ada sedikit rezeki dari yayasan sebesar Rp. 2 juta (dua juta rupiah) untuk dimanfaatkan orang tua muhammad Rozali dalam menghadapi situasi sulit saat ini,  apalagi wabah Corona masih terus kita waspadai, meskipun jumlah nya sedikit diharapkan dapat membantu meringankan beban, kata Rizal.

"Diharapkan kepada kaum Dermawan ataupun orang yang mampu dalam hal finansial, agar kiranya   
membantu saudara saudara kita yang mengalami kesulitan, di bulan suci Ramadhan ini mari kita mengejar kebaikan agar kita sama sama mendapat faedah dan ampunan dari Allah SWT, katanya.

Sementara itu, ibu penderita Zarona menceritakan, sembilan tahun yang lalu, dirinya dikaruniai anak laki-laki yang diberi nama Muhammad Rozali, saat usia 2 bulan anak nya tersebut menyalami pembengkakan dibagian kepala, waktu itu kami masih tinggal menetap di wilayah Pemulutan, banyak yang mengatakan anak nya ini didiagnosa menderita hidrosefalus, hingga akhirnya kondisi anak nya itu menjadi seperti hari ini, tidak banyak yang kami bisa perbuat kecuali berdoa dan berusaha semoga keadaan membaik, dengan segala kekurangan dan keaadan apa adanya, saya terus mengurus dan menjaga nya, tak ada pilihan lain, kami tetap sayang dan mengurus muhammad rozali dengan kesabaran sambil berharap ada Mukjizat yang memberikan kesembuhan, semoga Allah memberikan Hidayah dan hikmah dari semua ini, ujar Zarona sedih.

Seperti diketahui, Hidrosefalus adalah penumpukan cairan di rongga otak, sehingga meningkatkan tekanan pada otak. Pada bayi dan anak-anak, hidrosefalus membuat ukuran kepala membesar. Sedangkan pada orang dewasa, kondisi ini bisa menimbulkan sakit kepala hebat, cairan otak diproduksi oleh otak secara terus menerus, dan diserap oleh pembuluh darah. Fungsinya sangat penting, antara lain melindungi otak dari cedera, menjaga tekanan pada otak, dan membuang limbah sisa metabolisme dari otak. Hidrosefalus terjadi ketika produksi dan penyerapan cairan otak tidak seimbang. (Tim)

Program Satu Desa Satu Diniyah, Bupati Ogan Ilir, Benteng Anak Dari Pengaruh Negatif..!!

INDRALAYA, DS. - Program pendidikan Islam Satu Desa Satu Diniyah merupakan Program Keinginanan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir, untuk Memberlakukan secara imbang antara Ilmu agama dengan ilmu pengetahuan umum dalam kegiatan pendidikan dikalangan umat Islam.
Program tersebut, Sebagai upaya untuk menjembatani antara sistem pendidikan tradisional yang dilaksanakan oleh pesantren dan sistem pendidikan modern.

Kemajuan ilmu pengetahuan dan
tekhnologi saat ini, terutama internet, media sosial, dan acara televisi, dapat  memberikan dampak positif, namun juga menimbulkan pengaruh negatif pada anak  khususnya permasalahan moral.

Melalui Progaram Satu Desa Datu Diniyah ini lah , upaya Pemerintah Ogan Ilir,  membentengi anak bangsa dari pengaruh Negatif,  membentengi Anak dari bahaya narkoba , dan

membentengi moral akhlak Anak-anak  dari pengaruh negatif kemajuan IPTEK dan budaya milenium.

Sebagai Daerah Santri yang mempunyai Sopan Santun , “program satu desa satu diniyah”  adalah bentuk  inovasi penerapan pendidikan karakter anak-anak di kabupaten Ogan Ilir, pendekatan pendidikan non formal berjenjang sisi keagamaan dan budaya suatu Daerah atau Desa.

Kurikulum yang diajarkan dalam Program Satu Desa Satu Diniyah, adalah, Baca tulis Al-Qur’an; ( pemahaman Tajwid ) , Pelajaran Hadist,  Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam , Pelajaran Akidah Akhlag, Praktek Ibadah,  Hapalan Al-Qur'an,  dan kemudian Pelajaran yang dibutuhkan Anak-anak lainnya, sesuai Kebutuhan Peserta Didik disetiap Desa.

Saat ini , Jumlah Sekolah pendidikan Islam  Progran Diniyah  ialah ,  227 Madrasah,  tersebar disetiap Desa yang ada di 16 Kecamatan , wilayah Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Ketua Pembina Program Satu Desa Satu Diniyah  Kabupaten Ogan Ilir, Marwansyah,  menyampaikan, saat ini program pendidikan islam Madrasah Diniyah yang di Gagas Bapak Bupati Ogan Ilir H.M.Ilyas Panji Alam, berjalan dengan sangat lancar dan teroprgram, sudah tersebar diseluruh wilayah Ogan Ilir.

" Untuk Tenaga pengajar dan Adimistrasinya, berjumlah 8 Orang  pada setiap Desa Masing-masing, Selaku Pembinanya ialah Kepala Desa setempat, usia Anak didik yang Kita ambil  untuk menjadi Santri Diniyah adalah Murid  Sekolah Dasar yang duduk dibangku Kelas 3 sampai Kelas 6 " Terang Ketua Pembina Madrasah Diniyah Ogan Ilir.

Program Satu Desa Satu Diniyah Kabupaten Ogan Ilir, adalah program pendidikan Isalam pertama di Sumatera Selatan, bahkan program pertama kali di Indonesia. (red)

Polsek Merapi Gelar Sahur Bersama Warga Rutan Kepolisian

LAHAT.DS,--- Indahnya berbagi dibulan suci Ramadhan 1441 H, jajaran Kepolisian Sektor Merapi Barat menggelar sahur bersama warga Rutan ( Rumah Tahanan) pada Kamis tanggal 07 Mei 2020  Pukul 03.30 s/d 04.00 Wib.

Ditengah wabah Pandemi Covid-19 Kepolisian Sektor Merapi Barat selain memutus mata rantai peredarannya juga aktif mengadakan siraman rohani
Kapolsek Merapi Barat, AKP ADRIANSYAH, SE, S.I.K memimpin sahur bersama,  turut hadir Bhabinkamtibmas Polsek Merapi Barat Briptu Herdianto beserta jajaran  Polsek Merapi Barat.

Menurut Adriansyah, selain makan sahur bersama juga penghuni rutan diberikan pencerahan agar supaya perbuatan buruk dan tercela tidak terulang kembali. Untuk itulah kita sebagai sesama muslim saling mengingatkan, serta menyadarkan agar kedepannya jauh lebih baik lagi ujar Kapolsek. ( NII)