NEWS

Slider

Bupati Muba DRA Instruksikan Kades, Pastikan Bansos dan Jaringan Pengamanan Sosial Tepat Sasaran

MUBA,DS. - Secara bergantian Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dr H Dodi Reza Alex Noerdin menerima Audiensi sekaligus penyerahan SK tugas Para Kepala Desa (Kades) yang baru saja dilantik dalam wilayah Kabupaten Muba. Kali ini giliran para Kades dari Kecamatan Lais, Keluang, Lawang Wetan, Sanga Desa dan Babat Supat, Jum'at (8/5/2020) di Ruang Audiensi Bupati Muba.

Pada kesempatan tersebut Bupati Muba minta Para Kades yang baru di lantik ditengah pandemi Covid-19,  untuk segera melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan massif meningkatkan antiisipasi penyebaran Covid-19  atau virus Corona di desanya masing-masing sesuai dengan regulasi dan himbauan Pemerintah yang wajib kita laksanakan bersama.

Dodi Reza Alex sangat serius dalam menangani penyaluran bantuan untuk penanganan Covid-19. Dirinya juga tidak mau masyarakat Kurang  Mampu di Kabupaten Muba yang seharusnya menjadi prioritas dalam bantuan kemanusiaan tersebut, justru tidak mendapatkan bantuan atau tidak terdata.

"Dalam kesempatan ini Saya minta seluruh Kades dan para  Camat agar data penerima bantuan sosial di buka secara transparan. Tempel di umumkan secara terbuka di tempat umum daftar nama-nama penerima bantuan, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman. Karena bantuan sosial ini untuk warga kurang mampu (miskin)  yang terdampak dari wabah Covid-19. Jadi jangan sampai ada warga yang seharusnya berhak mendapatkan bantuan tersebut namun tidak mendapat,"Himbaunya.

Bupati juga mengintruksikan agar Para Kepala Desa di dalam menjalankan roda pemerintahan dapat terus menjaga loyalitas terus melayani dengan baik sesuai tugas dan tanggung jawabnya bersama aparat desa BPD organisasi masyarakat organisasi kepemudaan termasuk dengan para tokoh agama tokoh masyarakat di desa masing masing berkoordinasi dan melaporkan setiap kejadian kepada camat diwilayah masing untuk dapat segera tindaklanjuti dengan baik. Disaat kondisi sulit sekarang ini kebersamaan dan kekompakan perlu dilakukan, hingga keadaan nanti normal kembali. 

Menanggapi arahan Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin tersebut, Salah satu Kades, Rusman Kades Ulak Teberau Kecamatan Lawang Wetan menyatakan Para Kades siap melaksanakan tugas dan mendukung program-program pemerintah kabupaten dalam mewujudkan Muba Maju Berjaya 2022.

"Kami siap melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan siap mendukung visi misi Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin dan Wakil Bupati Muba Beni Hernedi, serta kami siap melayani masyarakat di wilayah yang kami pimpin dengan sebaik-baiknya. Terkait dengan penyaluran bantuan sosial dan jaringan pengaman sosial ini, kami akan melaksanakan dengan secara benar dan tepat sasaran,"pungkasnya.

Audiensi ini, dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Richard Cahyadi AP, Kepala Dinkominfo Muba Herryandi Sinulingga AP, Para Camat dari Lima Kecamatan, yaitu Camat Lais, Camat Keluang, Camat Lawang Wetan, Camat Sanga Desa dan Camat Babat Supat.

Adapun kades pada rapat pertama yang hadir dari Kecamatan Lais sebanyak 7 orang Kepala Desa yaitu, Kades Tanjung Agung Selatan, Kades Danau Cala, Kades Teluk, Kades Petaling, Kades Teluk Kijing I, Kades Epil dan Kades
Rantau Keroya. Kemudian dari Kecamatan Keluang pada rapat kedua  sebanyak 5 orang yaitu Kades Tanjung Dalam, Kades Mekar Jaya, Kades Sumber Agung, Kades Karya Maju dan Kades Cipta Praja.

Selanjutnya dari Kecamatan Lawang Wetan sebanyak 2 orang yaitu Kades Ulak Teberau dan Kades Karang Ringin I. Kemudian rapat ketiga  Kecamatan Sanga Desa sebanyak 5 orang yaitu Kades Keban II, Kades Kemang, Kades Ngunang l, Kades Tanjung Raya dan Kades Jud II. Selanjutnya pada rapat ketiga dari Kecamatan Babat Supat sebanyak 6 orang yaitu Kades Tenggulang Baru, Kades Supat, Kades Tanjung Kerang, Kades Langkap, Kades Tenggulang Jaya dan Kades Letang.(hsm) 

Pasca Kebakaran Hebat, Pak Ahmad Dapat Bantuan Bedah Rumah.

MUBA,DS. - Gerak cepat dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin pasca terjadinya kebakaran hebat yang telah meratakan rumah beserta harta benda tempat tinggal pak Ahmad kamis kemarin.

Kini kakek yang merawat 2 orang cucu berkebutuhan khusus ini sedikit bernapas lega, pasalnya ia akan mendapatkan bantuan bedah rumah dari Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin Melalui Baznas Kabupaten Musi Banyuasin.

Hal ini dipastikan setelah Wakil ketua III Baznas Kab Musi Banyuasin H.Qodruddin.M.Si mendatangi langsung kediaman pak Ahmad sekaligus meninjau kelayakan untuk dilakukan program bedah rumah mengatakan, tugas Baznas tidak semata pengumpulan zakat, infaq dan sadakah masyarakat saja, namun juga menyalurkan bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang benar-benar membutuhkan, Jumat (8/5/2020).

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Musi Banyuasin Drs.H.Lukmanul Hakim.M.Si saat dikonfirmasi membenarkan bantuan bedah rumah tersebut.

"Kami sudah menurunkan tim untuk melihat langsung kondisinya, InsyaAllah segera dibangun RSS ukuran 5Mx6M dinding batubata atap seng tinggi dinding 3 m lantai floor, WC/kamar mandi 1,5Mx1,5M dan kami usahakan sebelum lebaran Idul Fitri ini sudah bisa ditempati" ujarnya.

Ditempat yang sama, Camat Bayung Lencir Akhmad ToyIbir S.STP.MM diwakili oleh Sekretaris Kecamatan Heru Kharisma S.IP menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten melalui Baznas Kabupaten Musi Banyuasin yang telah merespon cepat atas musibah yang menimpa warga Kecamatan Bayung Lencir.

"Kemarin pak Camat langsung melaporkan kejadian ini ke Pak Bupati, Alhamdulillah sudah direspon melalui Baznas Kab Musi Banyuasin, nanti sama-sama kita kawal supaya pengerjaannya cepat selesai" Ujar Heru.

Sementara Pak Ahmad dan keluarga tak mampu menahan haru setelah mendengar rumahnya akan dibangun kembali melalui program bedah rumah Baznas Kab. Musi Banyuasin.

"Terimakasih banyak pak, kami sangat sangat berterimakasih untuk semua bantuan ini" ujar pak Ahmad didampingi istri sambil matanya berkaca kaca menahan haru .(hsm) 

M Yamin: Terkait BLT, Diharapkan Jangan Ada Tumpang Tindih Data dan Penerima

MUBA,DS. - Ditengah masa Pandemic Virus Corona (Covid-19) banyak dampak yang timbul dikalangan masyarakat, khususnya yang berkekurangan dalam keadaan Perekonomian. Hal ini menyebabkan kekawatiran Masyarakat dalam mengatasi kebutuhan ekonomi pada setiap harinya.

Dalam hal ini, untuk saling meringankan akibat dampak Virus Corona (Covid-19) Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengeluarkan beberapa kebijakan yaitu berupa, Percepatan Pengobatan, Penurunan Tarif Listrik dan BBM, Relaksasi Pajak, Pemberian BLT, Jaga Pasokan dan Distribusi Bahan Pangan.

Terkait Bantuan Langsung Tunai (BLT) dalam Instruksi Presiden Joko Widodo menginstruksikan Menteri, Gubernur, Wali Kota dan Bupati untuk menjaga daya beli masyarakat bawah dengan memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat yang mengalami penurunan pendapatan dan mengalami Pemutusan Hubungan Kerja.

" Penyaluran BLT juga perlu diikuti dengan ketepatan data penerima bantuan dan perbaikan mekanisme dan kelembagaan dalam penyalurannya sehingga dana BLT tidak salah sasaran dan diterima oleh seluruh masyarakat yang semestinya mendapatkannya," ujar Presiden Jokowi dilansir dari Sindonews.com

Sementara itu senada disampaikan oleh Presiden Joko Widodo, Ketua Komisi II DPRD kabupaten Musi Banyuasin Muhammad Yamin saat dimintai tanggapannya oleh awak media mengungkapkan, Kita apresiasi langkah pemerintah kabupaten Musi Banyuasin, yang mana telah melakukan penggeseran anggaran untuk penanganan dan pencegahan, serta upaya pemutusan mata rantai covid-19 hal ini juga berdasarkan instruksi dari pemerintah pusat.

" Didalam penggeseran anggaran tersebut terdapat beberapa persen untuk Jaring Pengamanan Sosial (JPS), yaitu yang berupa BLT dana desa,BLT kemensos, BPNT, dan PKH, yang kesemuanya berdasarkan mekanisme yang telah ditentukan oleh pemerintah dan termasuk orang miskin baru yang terdampak, seperti para saudara kita yang terkena PHK perusahaan, dan contoh yang lainnya juga,sehingga dengan adanya wabah ini mereka sangat terdampak ekonominya," dijelaskan Yamin, Sabtu (9/5/2020).

Yamin menambahkan, Dalam persiapan pra pelaksanaan pendistribusian, yang kami dengar dalam waktu beberapa hari kedepan tentunya sekali lagi pihak pemerintah kami harapkan agar betul - betul teliti dalam melakukan pendataan, dan jangan sampai  menimbulkan polemik dan rasa ketidak adilan ditengah-tengah masyarakat, dalam hal ini kami maksudkan keadilan disini yaitu ada beberapa kriteria kepala keluarga yang seharusnya mendapatkan, namun tidak mendapatkan, namun sebaliknya yang seharusnya belum masuk kriteria telah terlebih dahulu masuk kedalam daftar tersebut.

" Dan kami DPRD kabupaten Musi Banyuasin akan melakukan pemantauan dan monitoring secara seksama dalam pelaksanaan tahapan Pendistribusian tersebut dan sekaligus menghimbau kepada seluruh perusahaan agar sekali lagi untuk tidak melakukan PHK terhadap karyawannya, agar tidak menambah beban pemetintah daerah apalagi mendekati hari raya idul fitri, dan tentunya kami Komisi II akan memanggil perusahaan yang melakukan PHK terhadap karyawannya, untuk menanyakan langsung tentang persoalan tersebut, dan tentunya memberikan beberapa catatan dan Rekomendasi, hingga peninjauan izin Operasional perusahaan bersangkutan," cetusnya.(hsm) 

Dili" Suara Dentuman Di Lawang Agung Itu HOAX "

LAHAT.DS,--- Warga Desa  Lawang Agung Mulak Kecamatan Mulak Ulu dibuat gempar akan beredarnya kabar suara dentuman yang dasyat entah datang dari mana, seperti diceritakan KT ( 33 tahun ) kepada Awak Media 9/5.

" Semalam sekira pukul 00: 37 ada suara dentuma  dan gempa besar" ujarnya singkat, mendengar berita ini Awak Medi langsung mengkonfirmasi kebenaran berita ini kepada Penjabat Kepala Desa Dili via Handphone pukul 07:00 wib beliau merasa tidak mendapat laporan dari ketua BPD atau perangkat Desa dan warga yang melapor kalau ada terjadi apa- apa " saya baru pulang dari Posko gugus tugas Covid-19 bersama Camat pukul 12 an malam, tolong lah kalau belum tentu benar jangan dulu disebar kemana- mana  " ujar Dili.

Sementara itu ketua BPD Desa Lawang Agung Gintan menapik adanya suara dentuman keras, itu tidak benar alias Hoax sementara saya piket semalaman di Posko Gugus tugas tidak terdengar sama sekali, tapi kalu getaran gempa memang terasa tapi itu tidak berlangsung lama " cetus ketua BPD.

Ketua BPD menghimbau kepada warganya untuk tidak menyebarkan berita Hoax yang belum tentu kebenarannya, apa lagi saat ini dilanda wabah Pandemi Virus Corona. Janganlah ditambah persoalan dengan menyebar berita Hoax, jangan ditambah kepanikan mari kita sama- sama berdoa munajat kepada Allah semoga situasi kembali normal " pungkas Gintan. (Nii)

TETAP PEDULI DITENGAH PANDEMI, PLN BERIKAN AMBULANS UNTUK MASYARAKAT OGAN ILIR

INDRALAYA.DS, - Ditengah terjadinya pandemi _Corona Virus Disease_ (Covid-19) yang terus meluas, PT PLN (Persero) terus menunjukkan komitmennya membantu masyarakat dengan menyerahkan bantuan berupa 1 unit mobil ambulans untuk masyarakat di Kabupaten Ogan Ilir dan sekitarnya, pada Jumat (08/05).
Bantuan yang merupakan program PLN Peduli ini diserahkan langsung oleh General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Selatan Jambi dan Bengkulu (UIW S2JB) dengan didampingi oleh Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ogan Ilir. Bantuan diberikan kepada Ketua Yayasan Rumah Anak Bangsa, M. Rizal, MT., di halaman Kantor PLN UP3 OI dengan tetap mengikuti protokol _physical distancing_ Covid-19.

GM PLN UIW S2JB, Daryono menjelaskan bahwa satu unit ambulans yang diberikan dari jenis mobil yang berkualitas baik dan disertai dengan peralatan ambulans lengkap, sehingga diharapkan dapat membantu masyarakat di Kabupaten OI dan sekitarnya dalam menjangkau rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya secara cepat.

"Ambulans yang diberikan ini _basic_nya dari mobil yang bagus dan secara dimensi cukup lega, selain itu alat-alat didalamnya sudah cukup lengkap. Semoga bisa membantu masyarakat nantinya terutama saat kondisi darurat yang memerlukan penanganan medis cepat," ungkap Daryono.

Terpisah, Manager PLN UP3 OI Lindawati Marpaung mengharapkan agar bantuan mobil ambulans tersebut dapat dijaga dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk keperluan masyarakat banyak. "Ini merupakan bentuk kepedulian PLN terhadap masyarakat luas, semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat," ucap Linda.

Senada, Ketua Yayasan Rumah Anak Bangsa mengatakan bahwa ambulans ini akan digunakan untuk mempermudah akses masyarakat kurang mampu ke fasilitas kesehatan, sehingga diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat yang sedang mengalami kesusahan atau musibah.

Yayasan Rumah Anak Bangsa sendiri merupakan yayasan yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan dan telah tersebar di beberapa kabupaten di sekitar Ogan Ilir. didirikan sejak Juli 2019, yayasan yang bertempat di Desa Meranjat Kabupaten OI ini telah terdaftar secara resmi di Kementrian Hukum dan HAM Republik Indonesia.

Dengan mobil ambulans bantuan PLN ini, Yayasan Rumah Anak Bangsa berencana akan melakukan berbagai kegiatan sosial dan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu, menyediakan sarana transportasi bagi masyarakat yang membutuhkan akses ke rumah sakit atau faskes lainnya. Selain itu, ambulans ini juga disiapkan sebagai layanan tanggap darurat jika terjadi bencana alam.

"Kesehatan adalah kebutuhan dasar yang sangat penting bagi manusia, tanpa terkecuali. Sedangkan disekitar kita masih banyak masyarakat kurang mampu yang kesulitan dalam akses ke fasilitas kesehatan, untuk itu kami meminta bantuan dari BUMN dalam hal ini PLN," ungkap Rizal.

"Untuk itu kami sampaikan Terima Kasih yang sebesar-besarnya kepada PLN atas bantuannya. Kami yakin bantuan ini akan sangat membantu bagi masyarakat di Ogan Ilir dan sekitarnya," tutupnya.Red

Gugus Tugas Covid 19 Muba Siapkan 8 Posko Pembatasan Perjalanan Orang dan Posko hari Raya idulfitri Tahun 2020

MUBA,DS. - Guna meningkatkan antisipasi pencegahan Covid-19 atau virus Corona serta membatasi pemudik jelang menyambut hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah dan , Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin bersama Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid 19 Kabupaten Musi Banyuasin telah mendirikan 8 posko terpadu di setiap perbatasan Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Muba.

Selain mendirikan posko terpadu, Pemerintah kabupaten Muba juga menghimbau agar masyarakat untuk tidak mudik Lebaran Hari Raya Idul Fitri Dalam rangka Percepatan Penanganan orona Vistus Disease 2019 (Covid-19)

Dalam kesempatan ini, Kepala Dishub H Pathi Ridwan mengatakan bahwa Posko tersebut, berbeda dengan posko mudik di tahun-tahun sebelumnya, karena menerapkan standar pencegahan COVID-19.

Posko tersebut, diterangkannya terletak di kecamatan Bayung Lencir, Babat Supat, Sungai Lilin, Lais, Sanga Desa, Sekayu, Desa Tebing Bulang, dan posko pengalihan arus di Simpang Randik dan Simpang Balai Agung.

"Kami bersama satuan Gugus Tugas baik Polres Muba Kodim 0401 Satuan POL PP Damkar, BPBD, dan Dinas Kesehatan telah membangun ataupun mendirikan posko pelayanan terpadu dan pengamanan Idul Fitri Sesuai dengan protokol kesehatan COVID-19. Ada tahapan yang dilakukan aparat yang tergabung di pintu masuk. 

Posko ini juga berbeda dengan posko keadaan biasa di tahun lalu dalam rangka mudik. Posko ini lengkap seperti semacam tempat observasi, tempat di mana di posko tersebut ada kelengkapan COVID-19," kata Pathi saat mengadakan rapat evaluasi terhadap Posko terpadu Hari Raya Idul Fitri 1441 H/2020 yang sesuai standar protokol kesehatan, Jumat (8/5/2020).

Dikatakan Pathi, di dalam posko dilakukan sejumlah pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat yang melintas. Dari pemeriksaan ini, akan diketahui apakah masyarakat dalam keadaan sehat atau sebaliknya.

Sementara, Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Plt Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, H. Yudi Herzandi dalam sambutannya, mengarahkan agar para petugas posko tersebut dipersiapkan dengan maksimal begitu juga kebutuhan yang diperlukan oleh para petugas  di posko, baik fasilitas makan minum  dan vitamin.

Yudi pun berharap, dari segala kesiapan tersebut, Seluruh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Musi Banyuasin  bisa meminimalisir penularan COVID-19. "Mudik tahun ini sangat berbeda sekali, karena situasinya berbeda masa pandemi ini, ada perlakuan kemanusiaan, kita untuk menjaga dengan ketat guna memutuskan rantai penularan virus Corona di Muba, selain itu untuk Pembatasan Kegiatan Mudik dan Pembentukan Posko Hari raya Idul fitri 1441 tahun 2020 kita mengacu kepada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri No 450/2820/SJ  dan untuk Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang dalam rangka percepatan Penanganan Covid-19  kita tindaklanjuti berdasarkan SE Ketua Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid 19 No 4 Tahun 2020 dengan Ruang Lingkup kriteria Pembatasan perjalanan orang keluar atau masuk wilayah batas negara dan atau batas wikayah administrasi dengan kenderaan pribadi atau sarana transportasi umum( darat,kereta api,penyebarangab laut dan udara) diseluruh Indoneisa dan dalam Surat Edaran tersebut Dapat menjadi Acuan dasar Petugas posko kita ada kriteria pengecualian dan persyaratan pengecualian yang mesti petugas kita pedomani bersama sama Tegas Yudi.
Turut hadir dalam acara ini, Kadis Kominfo Herryandi Sinulingga, Kasat Pol PP, Muba Jonni Martohonan, Perwakilan Dandim 0401 Marwan, Kabag Ops Polres Muba  Erlangga Perwakilan Dinkes, dan Perwakilan BPBD.(hsm) 

KETUA YAYASAN RUMAH ANAK BANGSA DAPAT HIBAH MOBIL AMBULANCE DARI PT PLN UIWS2JB INDRALAYA

INDRALAYA.DS, -- Dalam rangka mengoptimalkan pelayanan dalam membantu masyarakat di Kabupaten Ogan Ilir, Yayasan Rumah Anak Bangsa menerima bantuan satu unit kendaraan ambulans dari PLN UIWS2JB.

Serah terima bantuan hibah Ambulance ini diserahkan oleh General Manager PLN UIWS2JB, Daryono kepada Ketua Yayasan Anak Bangsa (RANBA) Muhammad Rizal,ST didampingi Sekretaris, Awang Darmawan dan Bendahara, Aulia Rahman berlangsung di Halaman Kantor PLN Indralaya Km 35 (Jalintim Palembang-Kayuagung).
Dalam kesempatan tersebut GM PLN UIWS2JB Daryono melalui Humas, Indra Mulyo mengatakan bantuan ini merupakan hibah dari PLN UIWS2JB kepada Yayasan RANBA guna mendukung pelayanan sosial kepada masyarakat Bumi Caram Seguguk.

“Semoga Ambulance ini dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya usai acara serah terima tersebut.

Sementara Ketua Yayasan RANBA Muhammad Rizal,ST sangat berterima kasih dengan bantuan kendaraan yang diberikan oleh PLN UIWS2JB. menurutnya, bantuan kendaraan tersebut akan dipergunakan untuk mobilitas pengurus dan masyarakat yang benar- benar membutuhkan.

,”Kendaraan ini akan dipergunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari bantuan sosial hingga pelayanan lainnya yang menyangkut kepentingan masyarakat banyak,” ujar Muhammad Rizal.

Lebih lanjut disampaikan, mulai pekan ini, Ambulance tersebut sudah mulai dioperasikan.

“Bagi warga yang membutuhkan angkutan darurat bisa menghubungi No 085267971166, dan layanan ini gratis, ” tegasnya.

Untuk diketahui bahwasanya Yayasan RANBA telah melakukan pemberian bantuan sosial kepada balita hidrosefalus di Indralaya, pembagian bibit dan kedepan pengurus akan bekerjasama dengan berbagai pihak untuk pengembangan ekonomi kreatif bagi masyarakat.Red

Thia Yufadha : Hasil Penjualan Masker Gambo Muba Disalurkan untuk Warga Terdampak Covid-19

MUBA,DS. - Tidak hanya disalurkan untuk tenaga medis dan tim penanganan Covid-19 saja, namun keuntungan dari penjualan masker Gambo Muba yang di inisiasi Ketua TP PKK Muba Thia Yufada Dodi Reza juga disalurkan untuk warga Muba yang terdampak Covid-19. 

"Jadi, selain masker ini dibagikan untuk inspirasi  dalam perjuangan melawan covid-19, dari keuntungan hasil penjualan masker Gambo Muba ini juga kami salurkan untuk warga yang terdampak covid-19," Nah dalam kesempatan ini mari lita bersatu melawan covid 19, stay at home, bekerja, beribadah dari rumah dan jika terpaksa wajib keluar rumah mari kita saling mengingatkan kiranya wajib  menggunakan Masker, saat pulang kerumah kembali bersihkan diri mandi dan rutin cuci tangan dengan sabun ungkap Thia Yufada.

Selain itu dikatakan , hasil penjualan masker kain  gambo muba   yang disalurkan  kepada warga kecamatan sekayu dan sekitarnya khususnya berupa makanan buka puasa dan lainya ," ujar Wanita Inspirasi Sumsel itu. 

Tak pelak, donasi yang di inisiasi istri Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex ini mendapat apresiasi dari berbagai kalangan termasuk influencer di Indonesia. 

Seperti yang diungkapkan Putri Indonesia 2017, Bunga Jelitha, ia mengungkapkan kebangaan dirinya terhadap Thia Yufada yang di masa pandemi saat ini tak berhenti melakukan donasi dengan mendonasikan keuntungan penjualan masker Gambo Muba untuk disalurkan ke warga terdampak Covid-19.

"Ini seratus persen produk Indonesia, saya salut dan bangga. Di saat ini produk Gambo Muba tetap bisa memberikan kontribusi positif untuk para penjahit lokal bahkan warga terdampak Covid-19," ucap istri Pemain Sepakbola Syamsir Alam tersebut.

Hal senada juga diungkapkan Direktur Charta Politika Yunarto Wijaya, di akun media sosial Yunarto mengucapkan terima kasih atas kontribusi dan donasi yang disalurkan dari penjualan masker Gambo Muba.

"Semoga ini dapat menginspirasi pelaku UMKM lainnya, tetap bisa berbuat kebaikan di tengah wabah Covid-19 ini serta tetap mendapatkan penghasilan untuk kelangsungan hidup," tandasnya.(hsm) 

Barisan Pemuda Adat Nusantara Musi Banyuasin Edukasi Warga Dawas Pakai Masker

MUBA,DS. - Dampak Virus Corona (Covid-19) yang mewabah di hampir seluruh wilayah Indonesia nampaknya menjadi salah satu Fokus utama Pemerintah Indonesia yang dalam hal ini Presiden Republik Indonesia telah mengeluarkan beberapa Aturan melalui Protokol Kesehatan.
Dalam hal ini pun sejumlah Provinsi maupun Kabupaten Indonesia telah melaksanakan instruksi yang dikeluarkan oleh Presiden Indonesia Joko Widodo baik kepada Gubernur, Walikota, Bupati maupun pejabat daerah tingkat bawah.

Tak hanya elemen Pemerintahan, hal itu juga didukung oleh sejumlah elemen Lapisan Masyarakat baik Ormas, OKP, maupun LSM. Hal itu pun senada dilaksanakan oleh BPAN (Barisan Pemuda Adat Nusantara) kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan yang mengedukasi Warga desa Dawas kecamatan Keluang untuk menggunakan Masker.

Dalam kesempatan tersebut Kader BPAN kabupaten Musi Banyuasin Haimah dalam kesempatannya mengatakan, Alhamdulilah kita dari Barisan Pemuda Adat Nusantara kabupaten Musi Banyuasin melaksankan #GerakanWajibMasker untuk mengedukasi warga agar bepergian tetap menggunakan Masker.


" Kami Barisan Pemuda Adat Nusantara (BPAN) kabupaten Musi Banyuasin melaksanakan giat pembagian masker di desa Dawas, dimana dalam hal ini kami juga menyampaikan kepada warga agar selalu melaksanakan aturan-aturan yang ditetapkan oleh Protokol Kesehatan," ungkap Haimah.

Lanjutnya, kami berharap edukasi ini dapat sampai dihati warga, agar mereka dapat membantu Pemerintah dalam memutus mata rantai Covid-19, serta melaksanakan beberapa Point pola hidup bersih dengan cara mencuci tangan dengan sabun, tetap berdiam diri dirumah saja, dan Social Distancing.

" Sesuai dengan instruksi dari Presiden Republik Indonesia dalam pemutusan mata Rantai Covid-19, dalam hal ini kami sampaikan agar warga tetap diam dirumah saja, jika bepergian untuk tetap melaksanakan Social Distancing dan Phisical Distancing," tandasnya.(hsm) 

PMI Muba Salurkan Bantuan Kemanusian Ke Suku Anak Dalam

MUBA,DS. -  Palang merah Indonesia (PMI) Kabupaten Musi Banyuasin menyalurkan paket bantuan kemanusiaan kepada komunitas suku anak dalam (SAD) terkhusus yang berdiam di kawasan hutan Desa Muara Medak Kecamatan Bayung Lencir Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Bantuan yang disalurkan didistribusikan ke 77 kepala keluarga (KK) sesuai Data yang masuk di PMI Muba, bantuan itu akan disalurkan dua titik atau dua lokasi dimana masing -masing bantuan terdiri dari 38 KK di dusun delapan Muara Medak 39 KK di dusun lima Muara Medak, khusus dusun lima ini harus masuk melewati provinsi jambi.

“Paket bantuan yang di salurkan ke suku anak dalam tersebut berupa kebutuhan pokok seperti beras dan lainya, ada juga paket hygiene KIT untuk untuk kehidupan sehari-hari serta beberapa alat untuk kebersihan diri dan lingkungan di tangan termasuk juga pakaian pakaian layak pakai”,kata Beni, Kamis (7/5).

Dikatanya, bantuan yang disalurkan ke SAD tersebut diberikan atas dasar kemanusiaan menginggat kondisi pandemi covid -19 masih melanda. Penyaluran bisa dilakukan Atas kerjasama palang merah Indonesia Kabupaten Musi Banyuasin dengan aliansi masyarakat adat nusantara dimana aliansi ini memiliki anggota komunitas suku anak dalam.

Untuk mekanisme penyaluran sendiri, nantinay barang-barang yang disalurkan oleh PMI Kabupaten nantinya akan di drop oleh PMI Kabupaten di posko PMI di lapangan.Dimana barang-barang tersebut nantinya di drop posko PMI yang berada di Muara Medak di Dusun delapan.

“Dari posko itu, relawan -relawan PMI akan mendistribusikan bantuan tersebut ke 77 KK suku anak dalam. Kami Ingatkan Kembali agar Dalam pendistribusian bantuan kemanusiaan tersebut para relawan harus mengedepankan physical distensing”,terangnya.

Selain itu beni menyebutkan, PMI Muba membentuk posko di lapangan yang berada di Muara Medak bukan hanya untuk posko covid-19 namun juga, digunakan untuk sebagai posko pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kerap terjadi di Desa Muara Medak.

“Jadi kita bentuk posko covid -19 rasa karuhtla, di posko itu nanti relawan -relawan sekaligus akan melakukan sosialisasi dan edukasi pada dua hal, pertama pencegahan Covid-19 kemudian juga edukasi persiapan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan kenapa ini penting dilakukan, karena di muara medak kita ketahui bersama pada tahun lalu merupakan wilayah kebakaran kita ingat di situ ada 1925 titik kebakaran. Dari itu kita harapkan relawa- relawan PMI di lapangan sudah mulai melakukan sosialisasi di lapangan sembari bersamaan memberikan edukasi terkait covid-19 juga memberikan sosialisasi dan edukasi terhadap pencegahan karhutla,”bebernya.

Untuk itu, PMI Kabupaten Muba mengajak semua pihak untuk mencegah secara bersamaan covid-19 dan Karhutlah,Polanya sama covid-19 mengawasi pergerakan orang jangan menularkan virus, sementara karhutla juga harus dicegah dengan pengawasan aktivitas orang yg masuk kedalam hutan untuk melakukan pembakaran.

Orang nomor dua di Bumi Serasan Sekate ini juga mengatakan, BMKG memprediksi tahun ini sekitar bulan juli akan mulai musim kemarau dan di prediksi lebih kering , Nah jangan sampai ditengah corona justru ditambah paparan asap karhutlah apalagi gambut di Merang dan Muara Medak terbakar sulit utk dipadamkan sebagaimana pengalaman selama ini.

“Bayangkan alangkah menderitanya warga Situasi Covid-19 ditambah Karhutla dari itu, jaga jarak juga jaga api , apakah bisa memdamkan apiapi dengan situasi work from home (WFH) seperti kondisi saat ini.Kuncinya ada di pencegahan , perlu kolaborasi semua pihak utk ini . Tugas PMI Muba melakukan edukasi agar terhindar dari terjadinya bencana kemanusiaan,”tukasnya.(ham)