NEWS

Slider

Pastikan Kelancaran Distribusi Ditengah Pandemi Covid-19, Polres Ogan Ilir Siap Kawal Angkutan Logistik Hingga Pembagian Sembako Ke Masyarakat

INDRALAYA.DS, - Kepolisian Resor (Polres) Ogan Ilir pimpinan AKBP. Imam Tarmudi,SIK,MH siap memberikan pengawalan terhadap mobil pengangkut logistik penanganan Covid-19 baik berupa sembako, alat kesehatan Pengawalan ini dilakukan guna memastikan kelancaran distribusi kebutuhan pokok sampai kepada Masyarakat sekabupaten Ogan Ilir.
Kapolres Ogan Ilir, AKBP Imam Tarmudi,SIK,MH  mengatakan, pengawalan distribusi kebutuhan penanganan wabah Virus Corona untuk memastikan logistik tepat sasaran dan diterima dalam keadaan baik dan cukup. Jajarannya, kata Kapolres, siap siaga selama 24 jam untuk melayani masyarakat yang membutuhkan pengawalan ataupun pengamanan.

“Pengawalan ini sesuai dengan perintah Kapolri untuk kelancaran dan keamanan distribusi logistik di tengah wabah virus corona (Covid-19). Situasi sekarang ini harus memastikan kendaraan logistik sampai ke tempat tujuan dengan aman,” kata Kapolres saat mendampingi Bupati Ogan Ilir Membagikan Sembako di Desa Sukamerindu Kecamatan Pemulutan Barat.
Kapolres mengatakan, pengawalan logistik dilakukan mulai dari titik pemberangkatan hingga sampai tujuan, baik ke gudang ataupun lokasi tertentu. Bahkan pihaknya juga turut serta mengawal proses pembagian bantuan sembako untuk masyarakat.

“Polres Ogan Ilir juga turut mengawal proses pembagian bantuan logistik untuk masyarakat yang dlakukan langsung ke rumah warga guna menghindari kerumunan massa. Dalam pemberian langsung ini, kami menerapkan prinsip physical distancing saat proses pembagian sembako berlangsung,” ujar Kapolres kepada dutasumsel.com Jum'at 1/5/2020.

“Seperti yang ditekankan pimpinan, tugas pengawalan dilakukan mulai dari titik penjemputan hingga sampai tujuan,” ujar Kapolres.Red 

Bupati Di Dampinggi Forkominda Bagikan Sembako Ke Seluruh Masyarakat Kabupaten Ogan Ilir

INDRALAYA.DS, -- Bupati Ogan Ilir HM.Ilyas Panji Alam, SE,SH,MM bersama Ketua TP- PKK Kabupaten Ogan Ilir Hj.Meli Mustika,SE,MM di dampingi Kajari, Kapolres,Dandim 0402 OKI/OI Pabung Ogan Ilir,Sekda,Asisten dan seluruh Kepala OPD, Kepala Badan,  Camat mengambil langkah cepat dan preventif untuk seluruh warganya  karena Covid-19 . HM.Ilyas  memastikan seluruh warga terdampak di Kabupaten Ogan Ilir, harus mendapat bantuan Sembako gratis dan tambahan nutrisi dari Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir.

“Seluruh warga di Kabupaten Ogan Ilir berhak mendapat bantuan sembako gratis dari Pemda, ASN golongan bawah juga dapat. Kecuali pejabat dan pengusaha tidak akan kita beri ” tegasnya.

Bantuan sembako yang diserahkan ke warga Kecamatan Pemulutan Barat isinya berupa, beras 10Kg, Mie Instan 10 Bks, Kecap 1 Btl, Sarden 6 kaleng Dalam pembagian sembako itu Bupati mengingatkan Pemerintah Desa yang bertugas langsung dilapanagan, agar bekerja dengan ikhlas dan sungguh sungguh, tidak boleh ada pemotongan, dan jangan sampai ada warga yang terdampak yang tidak menerimanya .

Dengan tegas, Bupati mengatakan akan memproses secara hukum, bila ada aparat pemerintah yang melakukan penyelewangan dalam pembagian bantuan ini.
Berkali - kali dalam pengarahannya, Bupati OI meminta petugas teliti dan memastikan semua warga terdampak mendapatkan bantuan , Bupati Ogan Ilir HM.Ilyas Panji Alam ini juga melakukan pemeriksaan akhir atas paket bantuan sembako yang akan dibagikan ke warga.

Pada kesempatan memberikan bantuan secara simbolis di Desa Sukamerindu  Kecamatan Pemulutan Barat Bupati  juga melakukan pemantauan langsung ke pemukiman penduduk. Bupati menghimbau masyarakat untuk melakukan sosial distancing terkait upaya penghentian penyebaran virus Corona.

“Jaga stamina dengan pola hidup sehat, olah raga, dan jangan lupa menjaga jarak minimal 1 meter. Jangan keluar rumah kecuali kecuali ada urusan sangat mendesak atau penting, rajin mencuci tangan, mandi, membersihkan rumah dan pekarangan masing-masing, dan semua umat beragama berdoa di rumah masing masing , perbanyak ibadah untuk kebaikan kita semua “ Ujar Ilyas.

“Karena kami percaya, dengan doa bersama, ditambah dengan usaha terus menerus,mudah-mudahan Allah SWT menjauhan kita dari bencana Covid-19.” Tambahnya lagi Dalam upaya menyelamatkan warganya dari wabah Virus Covid-19 yang menjadi masalah global ini, Kabupaten Ogan Ilir mengambil langkah cepat dengan melakukan himbauan bagi warga dengan tetap menjamin kebutuhan hidup warga yang terdampak secara ekonomi akibat merebaknya wabah Corona ini .

Sedangkan untuk masalah pembagian sembako ini melibatkan banyak pihak yakni TNI, Polri hingga LSM dan wartawan juga turut mengawasi ini. Apabila dalam proses pembagian ini ada yang kurang dan terjadi penyimpangan maka laporkan. Sembako ini dibagikan ke seluruh warga di kabupaten Ogan Ilir tanpa terkecuali jadi apabila ada warga yang tidak menerima sembako maka silahkan melapor kepada Kades,RT atau Bupati langsung.Warga diam di rumah saja biarkan kami yang bekerja.Allah bersama kita jadi kepada seluruh warga agar mendengarkan himbauan dan aturan pemerintah. Red

Bantuan Sembako Warga Terdampak Covid 19 Rentan Diselewengkan,Sukarni S.Sos Fraksi Golkar DPRD Ogan Ilir : Jika Terindikasi Segera Laporkan

INDRALAYA,DS. - Bantuan Sembako dari Pemerintahan Kabupaten Ogan Ilir mulai digelontorkan  dan didistribusikan ke warga yang berada didesa - desa dalam wilayah Kabupaten Ogan Ilir,hari ini jum'at (1/5/2020) secara simbolis dilepas Bupati Ogan Ilir HM Ilyas Panji Alam SH SE MM, diduga rentan diselewengkan dilapangan.

Bantuan berbentuk sembako terdiri dari beras 10 kilo,sarden 6 kaleng,Mi instan 10 bungkus dan Kecap 1 botol diduga rentan penyelewengan tersebut membuat wakil rakyat yang berasal dari Daerah Pemilihan Ogan Ilir 3 angkat bicara.

Hal tersebut diungkapkan secara langsung oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ogan Ilir Fraksi Golkar Sukarni S.Sos, kepada unsur pemerintahan kecamatan Rantau Alai disela menyambut kedatangan armada angkutan pendistribusian bantuan sembako terdampak bencana covid 19, di desa Sukananti Kecamatan Rantau Alai ,ia mengungkapkan bahwasan ia bukan menuding,ia berharap supaya bantuan tersebut jangan sampai diselewengkan," jadi kami berharap nanti kepala desa menginstruksikan kepada relawan yang akan mengepak bantuan, sekiranya bantuan sembako teraebut jangan sampai dikurangi,bantuan ini merata untuk semua warga yang terkena dampak covid 19 tanpa kecuali,"katanya


Selanjutnya ia menyampaikan,nanti seandainya kalau memang ada kecurangan dilapangan dalam pendistribusian segera laporkan kepada pemerintahan kabupaten,"ya,kita meminta nanti kalau memang ada temuan dilapangan tindak kecurangan mengurangi jumlah bantuan segera laporkan ke Pemerintahan Kabupaten,"ujar politisi putra asli dari daerah kecamatan Rantau Alai ini.(drs)

Kabar Baik Satu Pasien Positif Covid-19 di Musi Banyuasin Sembuh

Bersyukur  Tim RSUD Sekayu Sembuhkan  Pasien Positif Covid 19 

MUBA, DS. - Kabar baik  khususnya di Kabupaten Musi Banyuasin.  Satu orang pasien positif Covid-19, Kamis (30/4/2020) dinyatakan sembuh.

Pasien positif covid19 sembuh  setelah menjalani perawatan lebih kurang 2 Minggu di RSUD Sekayu.  Kepastian kondisi pasien sembuh  setelah dua kali dilakukan swab dinyatakan  negatif dan sembuh. 

"Saat ini sudah dinyatakan sembuh. Sesuai protokol kesehatan  pasien tetap  menjalani isolasi mandiri  14 hari lagi di rumah. Setelah itu  bisa beraktifitas seperti biasa. Kita wajib bersyukur. Ini kabar baik karena menunjukan hasil membaik dan dinyatakan negatif," ujar dr Povi, jubir  Gugus Tugas Covid-19 Muba,

Dikatakan, Povi saat ini terpantau kondisi kesehatan Kasus 01 yang sebelumnya positif covid19 tersebut telah  sehat dan tidak ada keluhan medis. Sesuai protokol kesehatan, tambah Povi, pasien 01 segera  dipulangkan kerumah.

Update terkini, kata Povi lagi,  hari ini ada kabar gembira lainnya,  tercatat sebanyak 11 PDP Covid-19 dinyatakan negatif setelah semua pasien dilakukan swab sebanyak dua kali. "Pengawasan dan penanganan secara medis tetap akan dilakukan guna memastikan PDP ini benar-benar terhindar Covid-19," ulasnya. 

Hingga 30 April 2020 di Muba tercatat ada sebanyak 33 PDP dan 21 diantaranya dinyatakan negatif Covid-19 dan 18 diantaranya sembuh, 270 ODP, dan 77 OTG. "Kita harus terus menjaga kesehatan dan selalu menjaga kebersihan diri untuk memutus rantai penularan Covid-19 di Muba," tegasnya. 

Atas kabar gembira sembuhnya pasien  pertama positif covid 19 Kasus 01 dan 11 PDP  lainnya yang juga dinyatakan negatif,   Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin mengucapkan rasa syukur.  Dodi sangat apresiasi atas keberhasilan tim dokter dan paramedis sebagai gugus tugas terdepan dalam penanganan  covid 19 ini dan yang telah berhasil menangani pasien postif covid 19 hingga sembuh dan sudah dicek kembali dan dilakukan melalui uji 2 kali swab. "Ini menunjukkan pasien taat menjalani aturan petugas di RSUD. Ini juga bukti  penanganan tim medis berjalan maksimal dan luar biasa Alhamdulillah, tim RSUD Sekayu berhasil menangani dan merawat   pasien kasus 01  sebelumnya terkonfimasi positif  covid 19 hingga sembuh," ulasnya.

Sementara itu dirut RSUD sekayu dr Makson Parulian Purba menjelaskan bahwa dengan sembuhnya pasien positif pertama di Muba menunjukkan bahwa apa yang telah di lakukan oleh RSUD sekayu sudah on the track dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyebaran pandemi covid 19 di kabupaten Muba. Dengan berhasilnya pasien covid 19 sembuh dalam 2 minggu setelah di konfirmasi positif di rsud sekayu dan merupakan tercepat sembuh di sumsel ini menunjukan apa yang sudah di lakukan oleh pemerintah kab muba dalam hal ini gugus tugas covid 19 yang langsung di komandoi oleh Bupati Dr. H.Dodi Reza Alex  sudah tepat dalam strategi pencegahan dan penanganan virus covid 19 di kabupaten di Muba. Harapan kami adalah masyarakat tidak perlu takut berlebihan dan jangan memberikan stigma negatif kepada pasien dan keluarganya ataupun petugas kesehatan yang menangani covid 19 ini . Karena sudah terbukti di RSUD sekayu pasien covid 19 bisa di sembuhkan dan sampai saat ini belum ada petugas kesehatan dan atau  pasien lainnya yang tertular karena patuh terhadap anjuran pemerintah serta protokol kesehatan yang taat dilaksanakan semua pihak tuturnya.(hsm) 

Tinjau Gudang Logistik Beras Bantuan Warga Terdampak Covid 19,Ketua DPRD Ogan Ilir : Berasnya Sangat Layak Dikonsumsi

INDRALAYA,DS. - Dalam Rangka Pendistribusian Sembako Bantuan Bupati Ogan Ilir Untuk Masyarakat yang terdampak pandemi covid 19 diwilayah Kabupaten Ogan Ilir,Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Ogan Ilir didampingi anggota fraksi golkar tinjau Gudang Logistik Kementerian Sosial Wilayah Sumatera Selatan,Jum'at pagi (1/5/2020).
Ketua DPRD Ogan Ilir H Suharto SH HS mengatakan, dalam rangka pendistribusian sembako untuk masyarakat yang terdampak pandemi covid 19,bersama anggota fraksi golkar meninjau gudang logistik kementerian sosial,"ya hari ini kita bersama anggota fraksi golkar tinjau langsung keberadaan beras digudang logistik kemensos wilayah sumsel,dan secara acak satu persatu kita cek ternyata beras sangat layak konsumsi,"katanya.


Lebih lanjut ia menambahkan, pendistribusian sembako untuk hari ini,jum'at (1/5/2020) sebanyak 10 ribu paket untuk 24 Desa yang ada diwilayah kabupaten Ogan Ilir,"ya,nanti secara bersama dengan pak bupati kita kawal pendistribusiani kekecamatan,yang pertama adalah Kecamatan Indralaya,"ujar ketua DPRD Ogan Ilir yang juga politisi partai golkar ini.(red)

Bantuan Bupati Murni Kepedulian Tanggap Darurat Bukan Kampanye Pilkada

*Wakil Ketua DPRD OI Wahyudi ST Sesalkan Komentar Negatif dan Nyinyiran di Medsos

INDRALAYA.DS, -- Langkah kebijakan yang diambil oleh Bupati Ogan Ilir (OI) HM Ilyas Panji Alam  untuk membagikan ratusan ribu paket bantuan sosial berupa Sembilan Bahan Pokok (Sembako) kepada masyarakat OI, merupakan murni bentuk kepedulian seorang kepala daerah guna meringankan beban  rakyatnya, akibat dampak pandemi (wabah) virus covid 19 yang sedang menyerang seluruh dunia khususnya di Bumi Caram Seguguk ini. Hal tersebut diungkapkan langsung Wakil Ketua DPRD OI Wahyudi ST, Jumat (1/5).

Wahyudi ST menyesalkan komentar dan berita negatif bernada nyinyiran di media sosial, yang mengaitkan kebijakan bantuan sosial itu sebagai bentuk kampanye menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) OI.

"Sebaiknya kita mengapresiasi dan bersimpati atas program kebijakan Bupati OI HM Ilyas Panji Alam yang telah bertindak cepat dan tanggap terhadap masyarakat yang terkena dampak Covid-19, ini bentuk respon pemimpin yang betul - betul peka terhadap penderitaan masyarakat, saya menyesalkan pernyataan - pernyatan negatif nitizen yang nyinyir mengenai ada nya foto bupati dipaket bantuan kepada masyarakat, secara hukum tdk ada yang dilanggar, secara etika juga tidak ada yang di tabrak," ujar Wahyudi ST yang menjabat juga sebagai Ketua Karang Taruna OI.

Menurutnya, sangat dangkal cara nalar dan akal sehat saat menerjemahkan paket bantuan sosial Bupati OI sebagai hal yang negatif jelang pilkada, seperti yang diketahui tambahnya virus Covid-19 ini wabah dunia, bukan hanya Indonesia, semua masyarakat Indonesia merasakan dampak dari wabah Covid-19, mulai dari kehilangan pekerjaan, hingga kehilangan penghasilan. Saat ini Pemerintah pusat melalui Presiden dan pemerintah Provinsi melalui gubernur, dan  kepala daerah baik bupati serta serta walikota semua bahu membahu untuk mengatasi wabah covid-19 ini, ada yang cepat tanggap dan ada yang gagap tanggap, bupati Ogan ilir termasuk yang cepat tanggap, artinya apa ? Beliau sebagai kepala daerah merespon wabah ini dengan berpikir dan bertindak positif,  yang tujuan nya untuk mensosialisasikan dan mengimbau masyarakat Ogan ilir untuk tetap stay at home (tetap), jaga jarak, hindari aktifitas diluar sebagai pencegahan sehingga bisa memutus rantai penularan wabah covid-19.

"Pemerintah memberikan bantuan kepada masyarakat untuk mengurangi beban penderitaan akibat wabah covid-19 ini,"tegas Wahyudi.

Disisi lain Wahyudi mencontohkan jika masih ada pemerintah dikota lain yang justru menganggap wabah covid-19 ini sepele dan hal yang biasa, justru malah berakibat ditetapkan sebagai zona merah terpapar wabah covid-19.

" Disini kita melihat tidak ada aturan undang-undang yang ditabrak dalam bantuan kepada masyarakat ! Kalau soal foto bupati emang kenapa ? Sudah sangat Wajar Memang beliau sampai saat ini masih menjabat sebagai seorang Bupati OI,"uangkapnya.

Ia berharap persoalan wabah covid-19 ini jangan dikaitkan dengan isu pilkada, mari fokus dulu bersama -sama bahu membahu meringankan beban masyarakat, bagaimana wabah covid-19 ini segera berahir dan masyarakat bisa kembali dalam kehidupan normal.

"Persoalan pilkada itu persoalan lain lagi, kita belum tahu kapan kepastian wabah ini berahir, bisa saja sampe tahun 2021, bisa saja pelaksaan pilkada ini tertunda sampe tahun 2021, terlalu prematur nalar dan akal menyikapi bantuan ini dikaitkan dengan pilkada. Ini bukan kampanye, ini murni bantuan pemerintah kabupaten ogan ilir, kampanye nanti setelah pendaftaran kepala daerah ditetapkan oleh KPUD,"jelasnya.(H2y)

Wakil Ketua DPRD Wahyudi,Ironisnya Ketulusan Dan Keikhlasan Hati Sang Bupati Ogan Ilir Justru Ditanggapi Nyinyir Oleh Segelintir Orang

INDRALAYA.DS, - Sebagai wujud perhatian tulusnya kepada warga setempat, Bupati Ogan Ilir HM Ilyas Panji Alam bergerak cepat dengan mulai mendistribusikan bantuan berupa sembako kepada masyarakat bumi caram seguguk yang terdampak wabah virus corona (covid-19), Kamis (30/4).

Ironisnya ketulusan dan keikhlasan hati sang bupati justru ditanggapi nyinyir oleh segelintir orang yang menilai bantuan ini sangat tidak pantas dan menganggap apa yang dilakukan Bupati OI seolah menari-nari diatas penderitaan rakyat.

Menyikapi pemberitaan bernada nyinyir yang dibagikan kelompok tertentu di media sosial, Wakil Ketua I DPRD Ogan Ilir Wahyudi ST menyatakan kalaupun ada gambar Bupati OI yang tertera di karung beras tersebut, tentunya hal ini bukan suatu perbuatan tercela apalagi melanggar hukum.

“Sebagai warga OI kita sepatutnya mengapresiasi semangat dan gerak cepat Bupati OI dalam menanggapi warga yang terdampak Covid-19. Ini bentuk respon pemimpin yang betul-betul peka terhadap penderitaan masyarakat.” Ujar Wahyudi.

Wahyudi menyesalkan pernyataan-pernyataan nyinyir menyikapi adanya foto bupati  pada paket bantuan yang disampaikan kepada masyarakat. “Secara hukum tentunya tidak ada yang dilanggar, dan secara etika tidak ada yang di tabrak” kata Wahyudi.

Jika orang tersebut menganggap munculnya foto Bupati OI ini terkait dengan pelaksanaan Pilkada, dikatakan Wahyudi pemikiran semacam ini sangat dangkal sekali baik secara penalaran maupun akal sehat yang bersangkutan dalam menterjemahkannya.

Apalagi menurut Wahyudi, pelaksanaan Pilkada serentak di seluruh Indonesia telah disepakati di undur menjadi tanggal 9 Desember 2020.

“Untuk Pilkada sendiri kan masih lama, sesuai kesepakatan bersama Komisi II DPR RI dalam Rapat Kerja bersama Menteri Dalam Negeri, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP), Pilkada serentak diubah menjadi tanggal 9 Desember 2020. Inipun baru kesepakatan lho, belum disahkan menjadi Undang-Undang. Bisa saja hal ini dilaksanakan 2021 mendatang ” Terangnya

Terkait Covid-19 ini kata Wahyudi merupakan wabah dunia, bukan hanya Indonesia, semua masyarakat Indonesia merasakan dampak dari wabah Covid-19, kehilangan pekerjaan, kehilangan penghasilan, akibat dari wabah covid-19 ini.

Pemerintah pusat melalui Presiden dan pemerintah Provinsi melalui gubernur, dan kepala daerah baik bupati dan walikota semua bahu membahu mengatasi dan mengantisipasi penyebaran wabah covid-19 ini.

“Ada yang cepat tanggap seperti Bupati OI dan ada juga yang gagap tanggap, artinya apa ? Beliau sebagai kepala daerah merespon wabah ini dengan berpikir dan bertindak positif,  yang tujuan nya mengajak masyarakat Oagn ilir untuk bahu membahu memutus mata rantai penyebaran Virus Covid-19 ini dengan stay at home (tetap berada dirumah), jaga jarak (social distance) dan kurangi aktifitas diluar rumah.” Imbuhnya.

Guna mencegah penularan wabah covid-19 ini pemerintah memberikan bantuan kepada masyarakat untuk mengurangi dampak ekonomi akibat wabah covid-19 ini.

“Malah ada pemerintahan dikota lain yang justru menganggap wabah covid-19 ini hal sepele dan biasa-biasa saja, namun justru berakibat fatal sehingga kota tersebut ditetapkan sebagai zona merah akibat terpapar wabah covid-19.” Kata Wahyudi.

Sebagaimana diketahui, sampai hari ini di Provinsi Sumatera Selatan telah menyentuh angka 150 kasus positif Covid 19 dengan rincian Kota Palembang 88 kasus, Lubuk Linggau 13 kasus dan Prabumulih sebanyak 12 kasus positif.

Di Kabupaten OKU terdapat 10 kasus Positif, OKI 9 kasus, Banyuasin 6 kasus, Ogan Ilir 4 kasus dan Kabupaten Muara Enim 2 kasus positif. Sementara Kabupaten Lahat, Muba, Musi Rawas, Pagaralam dan Musi Rawas Utara masing-masing terdapat 1 kasus Positif Covid 19.

Sedangkan 4 Kabupaten lainnya yakni OKU Timur, OKU Selatan, Empat Lawang dan Pali masih dikatakan zona hijau karena zero positif Covid19.Af/Je 

Besok Pemkab Ogan Ilir Distribusikan Sembako,Gambar Bupati Terpajang di Kantong Kemasan Beras Bantuan, Bawaslu OI : Itu Sah Saja, Fhoto Itu Menunjukkan Beliau Sebagai Kepala Daerah,Tidak Ada Unsur Kampanye

INDRALAYA,DS. - Ditengah wabah pandemi covid-19 yang melanda sejumlah wilayah di tanah air tentu saja berhimbas terhadap perekonomian warga. Untuk itu, guna meringankan beban warga masyatakat baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah mulai menyalurkan bantuan sembako. Di Kabupaten Ogan Ilir (OI), dalam waktu dekat pemerintah setempat mulai menyalurkan bantuan sembako berupa beras. Namun, ditengah upaya persiapan pemerintah dalam menyalurkan bantuan sembako muncul polemik dikalangan warga masyarakat,mengingat, pada bagian bungkus kantong beras bantuan tersebut, terpajang stiker photo Bupati OI HM Ilyas Panji Alam.

Terkait hal tersebut, sejumlah pihak menilai bila hal itu, berkaitan dengan unsur kampanye apalagi dijadwalkan dalam waktu dekat Kabupaten OI bakal menjalani Pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah serentak.

Saat dikonfirmasi Ketua Bawaslu OI Dermawan Iskandar SH didampingi Divisi Hukum Idris SHi menjelaskan, terkait photo yang dipajang pada bagian permukaan karung beras, ia menyatakan bila hal itu sah-sah saja. "Tidak ada pelanggaran," jelasnya. Mengingat ditambahkan Idris, pelaksanaan masa kampanye belum berlangsung. "Poto itu menunjukkan beliau sebagai kepala daerah. Itu murni bantuan Bupati Ogan Ilir tidak ada unsur kampanye," tandasnya.

Sementara diketahui, ditengah wabah pandemi covid-19 yang melanda, Pemerintah setempat telah mengganggarkan dana bantuan sembako bagi warga yang bersumber dari APBD. Kepala Dinas Sosial Ogan Ilir Irawan Sulaiman membenarkan adanya kemasan beras bergambar Bupati OI HM Ilyas Panji Alam. Ia mengatakan, seharusnya bantuan yang diterima masyarakat dalam bentuk 10 kilogram. "Terkait beras kemasan 5 kilogram itu, yang kemasan 10 kilonya habis. Jadi pihak penyedia ada kantong 5 kilo, jadi saya pikir ga masalah. Jadi kalau isinya 5 kilo dia (masyarakat) nanti dapat 2 kantong, jadi ukurannya tetap 10 kilo," ujar Kadinsos OI.

Seperti diketahui, secara keseluruhan pemerintah menargetkan seluruh warga masyarakat Ogan Ilir yang berjumlah 122.516 Kepala Keluarga (KK) tanpa terkecuali menerima bantuan sembako dari pemerintah. Bantuan tersebut berupa paket sembako yang berisi beras 10 kilogram, 6 kaleng Sarden, 1 bungkus Kecap, dan 10 bungkus Mie. Paket tersebut akan langsung didistribusikan ke tingkat Kecamatan, untuk kemudian diteruskan ke kelurahan dan desa dibawahnya. "Jadi distribusinya langsung ke rumah-rumah, sebab instruksi yang kita dapat tidak boleh ada kerumunan," katanya.(red)

BANTUAN BERGAMBAR KEPALA DAERAH MENURUT BAWASLU ITU SAH- SAH SAJA ,UNTUK ANTISIPASI AGAR TIDAK DI PERJUAL BELIKAN OLEH OKNUM YANG TIDAK BERTANGGUNG JAWAB

INDRALAYA.DS, -- Beredarnya beras bantuan bergambar Bupati Ogan Ilir H.M Ilyas Panji Alam membuat heboh dunia maya dan menjadi bahan gunjingan disejumlah sosial media. Terkait hal tersebut Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Ogan Ilir angkat bicara.

Menurut Ketua Bawaslu OI Dermawan Iskandar Melalui Idris Ketua Divisi Pengawasan dan Hubungan Antarlembaga (PHL) mengatakan gambar Bupati OI H.M Ilyas Panji Alam dikemasan beras bantuan covid-19 tersebut sah-sah saja dengan kata lain tidak langgar aturan pasalnya kampanye belum berlangsung.

“Hal tersebut tidak melanggar dan itu sah – sah saja karena mengingat masa kampanye belum berlangsung dan gambar tersebut tidak ada unsur kampanye karna foto yg di kantong beras itu menunjukkan beliau sebagai kepala daerah dan merupakan murni bantuan Bupati Ogan Ilir tidak ada unsur kampanye ” ungkapnya melalui sambungan telepon, Kamis (30-4-2020).

Sementara menurut Kepala Dinas Sosial Ogan Ilir Irawan Sulaiman membenarkan adanya kemasan 5 kilogram bergambar Bupati tersebut.

Ia mengatakan, seharusnya bantuan yang diterima masyarakat dalam bentuk 10 kilogram.

“Terkait beras kemasan 5 kilogram itu, yang kemasan 10 kilonya habis. Jadi pihak penyedia ada kantong 5 kilo, jadi saya pikir ga masalah. Jadi kalau isinya 5 kilo dia (masyarakat) nanti dapat 2 kantong, jadi tetap 10 kilo,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Sedangkan gambar Bupati Ogan Ilir yang ada di stiker dan kemasan beras 5 kilogram, ia menampik jika ada kepentingan politik mengingat Ilyas Panji Alam juga Calon Incumbent di Bumi Caram Seguguk.

Sebab saat ini, Ilyas masih merupakan Bupati aktif, ditambah lagi pelaksanaan Pilkada 2020 diundur.

“Kami tidak berfikir ke situ (politik), karena ini ada imbauan Bupati. Jadi di situ ada foto Bupati memakai pakaian dinas, bukan sebagai calon bupati,” tambahnya.

Sekedar data, beras tersebut merupakan bantuan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Ogan Ilir untuk seluruh masyarakat Ogan Ilir, tanpa pandang bulu.

Menurut catatan yang dipegang oleh Dinas Sosial, target masyarakat yang menerima ialah seluruh masyarakat Ogan Ilir yang berjumlah 122.516 Kepala Keluarga (KK).

Bantuan tersebut berupa paket sembako yang berisi beras 10 kilogram, 6 kaleng Sarden, 1 bungkus Kecap, dan 10 bungkus Mie.

Paket tersebut akan langsung didistribusikan ke tingkat Kecamatan, untuk kemudian diteruskan ke kelurahan dan desa dibawahnya.

“Jadi distribusinya langsung ke rumah-rumah, sebab instruksi yang kita dapat tidak boleh ada kerumunan,” katanya.

Dana untuk paket sembako itu didapat dari BTT APBD Ogan Ilir. Sedangkan pendistribusiannya akan dimulai pada Jumat (1/5/2020) ini. “Besok akan didistribusikan ke kecamatan masing-masing,” Pungkasnya. (Jen/Tim)

PEDULI COVID 19 DPC HANURA OGAN ILIR BERSAMA SOMA SCART BAGIKAN TAKJIL DAN MASKER GRATIS

INDRALAYA.DS, -- DPC Hanura Kabupaten Ogan Ilir Pimpinan H. Sobli Rozali,M.Si, bersama Tim Satgas Covid 19 Hanura Ogan Ilir yang di komandoi H. Ahmad Maulidin,S.Pd bersama Anggota DPRD Partai Hanura Kabupaten Ogan Ilir A Rozak dan jajaran Pengurus Partai Hanura bekerja sama dengan Salah satu Pengusaha di Kabupaten Ogan Ilir Soma Scary Ibu Serly Imam.

Peduli terhadap dampak virus corona atau Covid-19, di Kabupaten Ogan Ilir, Partai Hanura membagikan Takjil dan masker kepada masyarakat di bulan suci ramadan, pada Kamis (30/4/2020)
Hal tersebut menurut ketua Tim Satgas  Covid-19 partai Hanura itu, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak Covid-19.

Ketua DPC Partai Hanura Ogan Ilir H. Sobli Rozali Ia turut terlibat melakukan aksi kegiatan sosial dengan membagikan Takjil dan Masker kepada masyarakat berpenghasilan rendah yang ada di Kelurahan Indralaya Indah, Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir.

Lanjutnya selain membagi taqjil dan masker,  juga membagi takjil kepada masyarakat, owner Soima, berharap semoga apa yang disalurkan ini bisa membatu masyarakat kecil yang terdampak virus corona.“Saya berharap apa yang disalurkan kepada mereka bisa membantu beban hidup mereka,” tutupnya. Red