NEWS

Slider

Bantuan Bupati Murni Kepedulian Tanggap Darurat Bukan Kampanye Pilkada

*Wakil Ketua DPRD OI Wahyudi ST Sesalkan Komentar Negatif dan Nyinyiran di Medsos

INDRALAYA.DS, -- Langkah kebijakan yang diambil oleh Bupati Ogan Ilir (OI) HM Ilyas Panji Alam  untuk membagikan ratusan ribu paket bantuan sosial berupa Sembilan Bahan Pokok (Sembako) kepada masyarakat OI, merupakan murni bentuk kepedulian seorang kepala daerah guna meringankan beban  rakyatnya, akibat dampak pandemi (wabah) virus covid 19 yang sedang menyerang seluruh dunia khususnya di Bumi Caram Seguguk ini. Hal tersebut diungkapkan langsung Wakil Ketua DPRD OI Wahyudi ST, Jumat (1/5).

Wahyudi ST menyesalkan komentar dan berita negatif bernada nyinyiran di media sosial, yang mengaitkan kebijakan bantuan sosial itu sebagai bentuk kampanye menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) OI.

"Sebaiknya kita mengapresiasi dan bersimpati atas program kebijakan Bupati OI HM Ilyas Panji Alam yang telah bertindak cepat dan tanggap terhadap masyarakat yang terkena dampak Covid-19, ini bentuk respon pemimpin yang betul - betul peka terhadap penderitaan masyarakat, saya menyesalkan pernyataan - pernyatan negatif nitizen yang nyinyir mengenai ada nya foto bupati dipaket bantuan kepada masyarakat, secara hukum tdk ada yang dilanggar, secara etika juga tidak ada yang di tabrak," ujar Wahyudi ST yang menjabat juga sebagai Ketua Karang Taruna OI.

Menurutnya, sangat dangkal cara nalar dan akal sehat saat menerjemahkan paket bantuan sosial Bupati OI sebagai hal yang negatif jelang pilkada, seperti yang diketahui tambahnya virus Covid-19 ini wabah dunia, bukan hanya Indonesia, semua masyarakat Indonesia merasakan dampak dari wabah Covid-19, mulai dari kehilangan pekerjaan, hingga kehilangan penghasilan. Saat ini Pemerintah pusat melalui Presiden dan pemerintah Provinsi melalui gubernur, dan  kepala daerah baik bupati serta serta walikota semua bahu membahu untuk mengatasi wabah covid-19 ini, ada yang cepat tanggap dan ada yang gagap tanggap, bupati Ogan ilir termasuk yang cepat tanggap, artinya apa ? Beliau sebagai kepala daerah merespon wabah ini dengan berpikir dan bertindak positif,  yang tujuan nya untuk mensosialisasikan dan mengimbau masyarakat Ogan ilir untuk tetap stay at home (tetap), jaga jarak, hindari aktifitas diluar sebagai pencegahan sehingga bisa memutus rantai penularan wabah covid-19.

"Pemerintah memberikan bantuan kepada masyarakat untuk mengurangi beban penderitaan akibat wabah covid-19 ini,"tegas Wahyudi.

Disisi lain Wahyudi mencontohkan jika masih ada pemerintah dikota lain yang justru menganggap wabah covid-19 ini sepele dan hal yang biasa, justru malah berakibat ditetapkan sebagai zona merah terpapar wabah covid-19.

" Disini kita melihat tidak ada aturan undang-undang yang ditabrak dalam bantuan kepada masyarakat ! Kalau soal foto bupati emang kenapa ? Sudah sangat Wajar Memang beliau sampai saat ini masih menjabat sebagai seorang Bupati OI,"uangkapnya.

Ia berharap persoalan wabah covid-19 ini jangan dikaitkan dengan isu pilkada, mari fokus dulu bersama -sama bahu membahu meringankan beban masyarakat, bagaimana wabah covid-19 ini segera berahir dan masyarakat bisa kembali dalam kehidupan normal.

"Persoalan pilkada itu persoalan lain lagi, kita belum tahu kapan kepastian wabah ini berahir, bisa saja sampe tahun 2021, bisa saja pelaksaan pilkada ini tertunda sampe tahun 2021, terlalu prematur nalar dan akal menyikapi bantuan ini dikaitkan dengan pilkada. Ini bukan kampanye, ini murni bantuan pemerintah kabupaten ogan ilir, kampanye nanti setelah pendaftaran kepala daerah ditetapkan oleh KPUD,"jelasnya.(H2y)

Wakil Ketua DPRD Wahyudi,Ironisnya Ketulusan Dan Keikhlasan Hati Sang Bupati Ogan Ilir Justru Ditanggapi Nyinyir Oleh Segelintir Orang

INDRALAYA.DS, - Sebagai wujud perhatian tulusnya kepada warga setempat, Bupati Ogan Ilir HM Ilyas Panji Alam bergerak cepat dengan mulai mendistribusikan bantuan berupa sembako kepada masyarakat bumi caram seguguk yang terdampak wabah virus corona (covid-19), Kamis (30/4).

Ironisnya ketulusan dan keikhlasan hati sang bupati justru ditanggapi nyinyir oleh segelintir orang yang menilai bantuan ini sangat tidak pantas dan menganggap apa yang dilakukan Bupati OI seolah menari-nari diatas penderitaan rakyat.

Menyikapi pemberitaan bernada nyinyir yang dibagikan kelompok tertentu di media sosial, Wakil Ketua I DPRD Ogan Ilir Wahyudi ST menyatakan kalaupun ada gambar Bupati OI yang tertera di karung beras tersebut, tentunya hal ini bukan suatu perbuatan tercela apalagi melanggar hukum.

“Sebagai warga OI kita sepatutnya mengapresiasi semangat dan gerak cepat Bupati OI dalam menanggapi warga yang terdampak Covid-19. Ini bentuk respon pemimpin yang betul-betul peka terhadap penderitaan masyarakat.” Ujar Wahyudi.

Wahyudi menyesalkan pernyataan-pernyataan nyinyir menyikapi adanya foto bupati  pada paket bantuan yang disampaikan kepada masyarakat. “Secara hukum tentunya tidak ada yang dilanggar, dan secara etika tidak ada yang di tabrak” kata Wahyudi.

Jika orang tersebut menganggap munculnya foto Bupati OI ini terkait dengan pelaksanaan Pilkada, dikatakan Wahyudi pemikiran semacam ini sangat dangkal sekali baik secara penalaran maupun akal sehat yang bersangkutan dalam menterjemahkannya.

Apalagi menurut Wahyudi, pelaksanaan Pilkada serentak di seluruh Indonesia telah disepakati di undur menjadi tanggal 9 Desember 2020.

“Untuk Pilkada sendiri kan masih lama, sesuai kesepakatan bersama Komisi II DPR RI dalam Rapat Kerja bersama Menteri Dalam Negeri, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP), Pilkada serentak diubah menjadi tanggal 9 Desember 2020. Inipun baru kesepakatan lho, belum disahkan menjadi Undang-Undang. Bisa saja hal ini dilaksanakan 2021 mendatang ” Terangnya

Terkait Covid-19 ini kata Wahyudi merupakan wabah dunia, bukan hanya Indonesia, semua masyarakat Indonesia merasakan dampak dari wabah Covid-19, kehilangan pekerjaan, kehilangan penghasilan, akibat dari wabah covid-19 ini.

Pemerintah pusat melalui Presiden dan pemerintah Provinsi melalui gubernur, dan kepala daerah baik bupati dan walikota semua bahu membahu mengatasi dan mengantisipasi penyebaran wabah covid-19 ini.

“Ada yang cepat tanggap seperti Bupati OI dan ada juga yang gagap tanggap, artinya apa ? Beliau sebagai kepala daerah merespon wabah ini dengan berpikir dan bertindak positif,  yang tujuan nya mengajak masyarakat Oagn ilir untuk bahu membahu memutus mata rantai penyebaran Virus Covid-19 ini dengan stay at home (tetap berada dirumah), jaga jarak (social distance) dan kurangi aktifitas diluar rumah.” Imbuhnya.

Guna mencegah penularan wabah covid-19 ini pemerintah memberikan bantuan kepada masyarakat untuk mengurangi dampak ekonomi akibat wabah covid-19 ini.

“Malah ada pemerintahan dikota lain yang justru menganggap wabah covid-19 ini hal sepele dan biasa-biasa saja, namun justru berakibat fatal sehingga kota tersebut ditetapkan sebagai zona merah akibat terpapar wabah covid-19.” Kata Wahyudi.

Sebagaimana diketahui, sampai hari ini di Provinsi Sumatera Selatan telah menyentuh angka 150 kasus positif Covid 19 dengan rincian Kota Palembang 88 kasus, Lubuk Linggau 13 kasus dan Prabumulih sebanyak 12 kasus positif.

Di Kabupaten OKU terdapat 10 kasus Positif, OKI 9 kasus, Banyuasin 6 kasus, Ogan Ilir 4 kasus dan Kabupaten Muara Enim 2 kasus positif. Sementara Kabupaten Lahat, Muba, Musi Rawas, Pagaralam dan Musi Rawas Utara masing-masing terdapat 1 kasus Positif Covid 19.

Sedangkan 4 Kabupaten lainnya yakni OKU Timur, OKU Selatan, Empat Lawang dan Pali masih dikatakan zona hijau karena zero positif Covid19.Af/Je 

Besok Pemkab Ogan Ilir Distribusikan Sembako,Gambar Bupati Terpajang di Kantong Kemasan Beras Bantuan, Bawaslu OI : Itu Sah Saja, Fhoto Itu Menunjukkan Beliau Sebagai Kepala Daerah,Tidak Ada Unsur Kampanye

INDRALAYA,DS. - Ditengah wabah pandemi covid-19 yang melanda sejumlah wilayah di tanah air tentu saja berhimbas terhadap perekonomian warga. Untuk itu, guna meringankan beban warga masyatakat baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah mulai menyalurkan bantuan sembako. Di Kabupaten Ogan Ilir (OI), dalam waktu dekat pemerintah setempat mulai menyalurkan bantuan sembako berupa beras. Namun, ditengah upaya persiapan pemerintah dalam menyalurkan bantuan sembako muncul polemik dikalangan warga masyarakat,mengingat, pada bagian bungkus kantong beras bantuan tersebut, terpajang stiker photo Bupati OI HM Ilyas Panji Alam.

Terkait hal tersebut, sejumlah pihak menilai bila hal itu, berkaitan dengan unsur kampanye apalagi dijadwalkan dalam waktu dekat Kabupaten OI bakal menjalani Pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah serentak.

Saat dikonfirmasi Ketua Bawaslu OI Dermawan Iskandar SH didampingi Divisi Hukum Idris SHi menjelaskan, terkait photo yang dipajang pada bagian permukaan karung beras, ia menyatakan bila hal itu sah-sah saja. "Tidak ada pelanggaran," jelasnya. Mengingat ditambahkan Idris, pelaksanaan masa kampanye belum berlangsung. "Poto itu menunjukkan beliau sebagai kepala daerah. Itu murni bantuan Bupati Ogan Ilir tidak ada unsur kampanye," tandasnya.

Sementara diketahui, ditengah wabah pandemi covid-19 yang melanda, Pemerintah setempat telah mengganggarkan dana bantuan sembako bagi warga yang bersumber dari APBD. Kepala Dinas Sosial Ogan Ilir Irawan Sulaiman membenarkan adanya kemasan beras bergambar Bupati OI HM Ilyas Panji Alam. Ia mengatakan, seharusnya bantuan yang diterima masyarakat dalam bentuk 10 kilogram. "Terkait beras kemasan 5 kilogram itu, yang kemasan 10 kilonya habis. Jadi pihak penyedia ada kantong 5 kilo, jadi saya pikir ga masalah. Jadi kalau isinya 5 kilo dia (masyarakat) nanti dapat 2 kantong, jadi ukurannya tetap 10 kilo," ujar Kadinsos OI.

Seperti diketahui, secara keseluruhan pemerintah menargetkan seluruh warga masyarakat Ogan Ilir yang berjumlah 122.516 Kepala Keluarga (KK) tanpa terkecuali menerima bantuan sembako dari pemerintah. Bantuan tersebut berupa paket sembako yang berisi beras 10 kilogram, 6 kaleng Sarden, 1 bungkus Kecap, dan 10 bungkus Mie. Paket tersebut akan langsung didistribusikan ke tingkat Kecamatan, untuk kemudian diteruskan ke kelurahan dan desa dibawahnya. "Jadi distribusinya langsung ke rumah-rumah, sebab instruksi yang kita dapat tidak boleh ada kerumunan," katanya.(red)

BANTUAN BERGAMBAR KEPALA DAERAH MENURUT BAWASLU ITU SAH- SAH SAJA ,UNTUK ANTISIPASI AGAR TIDAK DI PERJUAL BELIKAN OLEH OKNUM YANG TIDAK BERTANGGUNG JAWAB

INDRALAYA.DS, -- Beredarnya beras bantuan bergambar Bupati Ogan Ilir H.M Ilyas Panji Alam membuat heboh dunia maya dan menjadi bahan gunjingan disejumlah sosial media. Terkait hal tersebut Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Ogan Ilir angkat bicara.

Menurut Ketua Bawaslu OI Dermawan Iskandar Melalui Idris Ketua Divisi Pengawasan dan Hubungan Antarlembaga (PHL) mengatakan gambar Bupati OI H.M Ilyas Panji Alam dikemasan beras bantuan covid-19 tersebut sah-sah saja dengan kata lain tidak langgar aturan pasalnya kampanye belum berlangsung.

“Hal tersebut tidak melanggar dan itu sah – sah saja karena mengingat masa kampanye belum berlangsung dan gambar tersebut tidak ada unsur kampanye karna foto yg di kantong beras itu menunjukkan beliau sebagai kepala daerah dan merupakan murni bantuan Bupati Ogan Ilir tidak ada unsur kampanye ” ungkapnya melalui sambungan telepon, Kamis (30-4-2020).

Sementara menurut Kepala Dinas Sosial Ogan Ilir Irawan Sulaiman membenarkan adanya kemasan 5 kilogram bergambar Bupati tersebut.

Ia mengatakan, seharusnya bantuan yang diterima masyarakat dalam bentuk 10 kilogram.

“Terkait beras kemasan 5 kilogram itu, yang kemasan 10 kilonya habis. Jadi pihak penyedia ada kantong 5 kilo, jadi saya pikir ga masalah. Jadi kalau isinya 5 kilo dia (masyarakat) nanti dapat 2 kantong, jadi tetap 10 kilo,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Sedangkan gambar Bupati Ogan Ilir yang ada di stiker dan kemasan beras 5 kilogram, ia menampik jika ada kepentingan politik mengingat Ilyas Panji Alam juga Calon Incumbent di Bumi Caram Seguguk.

Sebab saat ini, Ilyas masih merupakan Bupati aktif, ditambah lagi pelaksanaan Pilkada 2020 diundur.

“Kami tidak berfikir ke situ (politik), karena ini ada imbauan Bupati. Jadi di situ ada foto Bupati memakai pakaian dinas, bukan sebagai calon bupati,” tambahnya.

Sekedar data, beras tersebut merupakan bantuan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Ogan Ilir untuk seluruh masyarakat Ogan Ilir, tanpa pandang bulu.

Menurut catatan yang dipegang oleh Dinas Sosial, target masyarakat yang menerima ialah seluruh masyarakat Ogan Ilir yang berjumlah 122.516 Kepala Keluarga (KK).

Bantuan tersebut berupa paket sembako yang berisi beras 10 kilogram, 6 kaleng Sarden, 1 bungkus Kecap, dan 10 bungkus Mie.

Paket tersebut akan langsung didistribusikan ke tingkat Kecamatan, untuk kemudian diteruskan ke kelurahan dan desa dibawahnya.

“Jadi distribusinya langsung ke rumah-rumah, sebab instruksi yang kita dapat tidak boleh ada kerumunan,” katanya.

Dana untuk paket sembako itu didapat dari BTT APBD Ogan Ilir. Sedangkan pendistribusiannya akan dimulai pada Jumat (1/5/2020) ini. “Besok akan didistribusikan ke kecamatan masing-masing,” Pungkasnya. (Jen/Tim)

PEDULI COVID 19 DPC HANURA OGAN ILIR BERSAMA SOMA SCART BAGIKAN TAKJIL DAN MASKER GRATIS

INDRALAYA.DS, -- DPC Hanura Kabupaten Ogan Ilir Pimpinan H. Sobli Rozali,M.Si, bersama Tim Satgas Covid 19 Hanura Ogan Ilir yang di komandoi H. Ahmad Maulidin,S.Pd bersama Anggota DPRD Partai Hanura Kabupaten Ogan Ilir A Rozak dan jajaran Pengurus Partai Hanura bekerja sama dengan Salah satu Pengusaha di Kabupaten Ogan Ilir Soma Scary Ibu Serly Imam.

Peduli terhadap dampak virus corona atau Covid-19, di Kabupaten Ogan Ilir, Partai Hanura membagikan Takjil dan masker kepada masyarakat di bulan suci ramadan, pada Kamis (30/4/2020)
Hal tersebut menurut ketua Tim Satgas  Covid-19 partai Hanura itu, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak Covid-19.

Ketua DPC Partai Hanura Ogan Ilir H. Sobli Rozali Ia turut terlibat melakukan aksi kegiatan sosial dengan membagikan Takjil dan Masker kepada masyarakat berpenghasilan rendah yang ada di Kelurahan Indralaya Indah, Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir.

Lanjutnya selain membagi taqjil dan masker,  juga membagi takjil kepada masyarakat, owner Soima, berharap semoga apa yang disalurkan ini bisa membatu masyarakat kecil yang terdampak virus corona.“Saya berharap apa yang disalurkan kepada mereka bisa membantu beban hidup mereka,” tutupnya. Red

Pemkab Muba Berikan Bantuan Kepada Warga Balai Agung Korban Kebakaran

MUBA,DS. – Kebakaran menjadi momok menakutkan bagi warga, satu warga Muba mengalami musibah kebakaran di area SDN 05 RT 06 RW 02  Kelurahan Balai Agung Kecamatan Sekayu  pada tanggal 27 April 2019 pukul 14:00 WIB yang menghanguskan satu buah rumah, atas nama Zulkarnain dan istri bernama RA Erni Susnawaty mengalami luka bakar dan saat ini dirawat di RSUD Sekayu.

Kejadian Kebakaran ini, direspon cepat oleh pemerintah Kabupaten Muba melalui Dinas Sosial bekerjasama dengan Pemerintah Kecamatan Sekayu dan Baznas Muba.

Untuk itu, Pasca kebakaran, Bupati Muba, H Dodi Reza Alex  melalui Dinas Sosial, Tagana bersama tim Damkar Sat Pol PP dan Baznas Muba bergerak cepat dengan langsung meninjau lokasi kebakaran dan akan  memberikan penangan kebakaran serta memberikan bantuan ke korban kebakaran berupa sembako, selimut dan perlengkapan kebutuhan sehari-hari.

Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin Melalui kepala Dinsos Muba H Ahmad Nasuhi mengatakan bantuan yang diberikan merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Pemkab Muba kepada masyarakatnya yang tertimpa musibah.

"Kami turut prihatin dan kiranya dapat bersabar. Jangan dilihat dari nilainya, tetapi lihatlah ketulusan kami. Dan kepada masyarakat setempat, mari Kita mendoakan mudah-mudahan segera cepat berdiri lagi. Untuk hal ini Pemkab Muba akan segera menyerahkan bantuan yang dibutuhkan guna meringankan warga yang terkena musibah kebakaran. Jangan dilihat dari nilainya, tetapi lihatlah ketulusan kami,"ungkapnya.

Kepala Dinsos Drs H. Ahmad Nasuhi SH. MM  juga menghimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati. " Kita harus memperhatikan peralatan rumah tangga yang dapat meyebabkan muncul api, maka dari itu hati-hati jika meninggalkan rumah cek semua apakah sudah dimatikan",terangnya.

Sementara, Camat Sekayu, Marko Susanto SSTP MM, menjelaskan bahwa bantuan tersebut dari Bupati Muba melalui Dinsos Muba, BAZNAS Muba, Pemerintah Kecamatan Sekayu kepada Bapak Zulkarnain korban kebakaran di Kelurahan Balai Agung, diberikan bantuan berupa Sembako, Tenda gulung, matras, indomie, peralatan dapur, family kit, kasur dan makanan anak.

"Saya atas nama pemerintah kecamatan dan warga mengucapkan terima kasih atas perhatian bantuan yang diberikan Pemkab Muba kepada masyarakatnya,"ungkap Marko.(hsm) 

Pastikan Warga dan Pedagang Pakai Masker, jaga jarak dan Antisipasi Makanan dengan Bahan Berbahaya

Tim Satgas Covid-19  di Muba Sidak ke Pasar Tradisional

MUBA, DS. - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terus mengantisipasi pencegahan dan penanganan penularan Covid-19, Kamis (30/4/2020) Gabungan Tim Satgas Covid-19 Dinas Kesehatan, Disperindag, Polres Muba, Kodim 0401 Muba, Pol PP, BPBD, Camat Sekayu serta  Petugas Puskesmas Lumpatan turun langsung melakukan sidak ke pasar Terminal Randik Sekayu. 

"Selain sosialisasi kewajiban penggunaan masker di pasar tradisonal juga untuk mentaati jaga jarak selain itu dalam rangkaian giat ini kami mengecek penjualan makanan di bulan ramadhan guna mengantisipasi dan mengecek langsung peredaran makanan yang mengandung bahan berbahaya," antara lain makanan yang mengandung,borax, formalin dan rodamin yang membahayakan kesehatan bagi yang mengkonsumi ungkap Kadinkes Muba, dr Azmi Dariusmansyah MARS. 

Hasil pengecekan di lapangan, lanjut Azmi, sebagian besar masyarakat dan pedagang sudah cukup taat dalam upaya pencegahan penularan Covid-19. "Di pasar juga titik-titik tempat cuci tangan disediakan, pedagang dan warga diharapkan untuk terus tertib menggunakan masker," dan jaga jarak ujarnya. 

Sementara itu Plt Kadisdagprin Muba Azizah SSos MT menambahkan, dari hasil sidak tersebut tidak ditemukan adanya makanan yang mengandung bahan berbahaya, hanya ada satu produk tahu yang mengandung berpengawet tapi dari hasil sampel uji oleh Tim kadarnya  masih dalam ambang batas.

"Kami dari Dagperin atas temuan tersebut langsung meminta kepada pedagang untuk tidak menjual tahu tersebut dan ditarik dari peredaran serta memberikan himbauan untuk tidak melakukan tindakan yg dapat merugikan konsumen, Insya Allah ini akan menjadi tertib yang ditaati," ulasnya. 

Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin menghimbau kepada seluruh warga Muba untuk selalu mematuhi himbauan Pemerintah seperti menggunakan masker ketika berada di luar rumah. "Selalu pakai masker dan rajin cuci tangan, setelah bepergian saat balik kerumah langsung mandi dan membersihkan diri,   menjaga jarak minimal 1 sampe 2 meter menghindari kerumunan, serta menjaga kebersihan lingkungan dan menjaga kebersihan diri sendiri semua himbauan yang dikeluarkan pemerintah tujuanya  baik  menjaga kita terhindar  dari paparan Covid-19  imbuhnya.

Selain itu Dodi Reza Alex Noerdin menambahkan, saat ini satuan gugus tugas penanganan dan pencegahan Covid-19  terus berjibaku siang dan malam menjaga daerah kita untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 ini begitu juga tenaga kesehatan kita yang saat ini bekerja siang malam untuk penangan korban dampak Covid-I9 yang terjadi sehingga kita harapkan semua dapat bekerja sama dan tentunya bagi  warga Musi Banyuasin yang saya cintai kiranya dengan  mematuhi himbauan yang disampaikan oleh pemerintah dan upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 di Musi Banyuasin sudah turut membantu meminimalisir dan    memutus rantai penularan Covid-19  di wilayah Muba. "Kita harus taat dengan anjuran Pemerintah agar terhindar dari penularan Covid-19," pungkasnya.(hsm) 

Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Ini Yang dilakukan Kepala Desa Pengentaan

LAHAT.DS, - Belum tahu kapan akan berakhirnya Virus Corona di muka bumi ini, para pemerintah pusat sampai ketingkat pemerintah desa terus berupaya bersosialisasi dan memberikan masker kepada masyarakat guna untuk memutus mata rantai penyebaran Covid - 19.
Seperti pada hari ini, Kepala Desa Pengentaan Kecamatan Mulak Ulu Kabupaten Lahat Sumatera Selatan membagikan masker kepada warganya.

Kegiatan ini merupakan kali kedua dibagikannya masker kepada masyarakat desa Pengentaan.
Dadi Aprison mengatakan bahwa pembagian masker yang pertama sebanyak 150 pic

" Iya, jadi hari ini kita kembali membagikan masker kepada warga desa Pengentaan sebanyak 550 pic, sebelumnya kita juga telah membagikan masker sebanyak 150 pic pada saat Muyawarah desa beberap minggu lalu " Ujar Dadi Aprison Kepala Desa Pengentaan, Kamis (30/4/20).
Dadi juga menekankan kepada warganya jika hendak keluar rumah atau berpergian keluar desa hendaknya masker yang telah dibagikan dapat digunakan.

" Kami selalu menghimbau kepada warga desa Pengentaan untuk selalu menjaga pola hidup sehat, biasakan cuci tangan serta pakaulah masker yang telah diberikan pada saat berpergian ( keluar rumah )" pesan sang Kades.

Kemudian, ujar Aprison, kita juga telah membagikan Galon tempat cuci tangan kepada pemilik usaha seperti bakso, warung nasi atau tempat - tempat keramaian yang sering dikunjungi oleh warga, dan desa pengentaan juga membuat bak penampung air bersih di dataran tinggi yang telah dipasang pipa sehingga air tersebut dialirkan ke fasilitas umum seperti Perkantoran Desa dan Masjid yang dapat dimanfaatkan untuk mencuci tangan, Kata Dadi Aprison menambahkan.

Selain Kepala Desa, Kegiatan pembagian masker didesa Pengentaan juga di ikuti Oleh Camat Mulak Ulu Sumarno, Polsek Mulak Ulu, Para Perangkat Desa dan para Kepala Dusun ( Kadus ) Desa Pengentaan.

Sumarno selaku Camat Mulak Ulu mengapresiasi setinggi - tingginya atas segala upaya kerja Keras Para kepala Desa Kecamatan Mulak Ulu.

" Terus lakukan yang terbaik, Mari sama - sama kita perangi Covid - 19 ini. Dan kepada pak kades tetap sosialisasikan kepada masyarakat tentang pencegahan Virus Corona ini " Pesan Sumarno.

Sementara itu, Harpindi warga desa pengentaan sangat berterima kasih kepada pemerintah desa yang telah memberikan masker kepada warga desa.

" Terima kasih Pak Kades, Kami akan selalu memakai masker ini jika berpergian " Ucapnya.*HNI*

Dicokok Komodo Tanpa Perlawanan,Pelaku Pembobol Rumah Di Kecamatan Rantau Alai Mengaku Tidak Sendiri Menjalankan Aksinya

INDRLAYA,DS - Tanpa melakukan perlawanan Alex (22), warga Desa Kelampaian Kecamatan Rantau Alai pelaku pencurian dengan pemberatan berhasil dibekuk tanpa perlawanan dirumahnya,Kapolres Ogan Ilir AKBP.Imam Tarmudi,SIK,MH melalui  Tim Komodo Satreskrim Polres Ogan Ilir bersama unit reskrim Posek Rantau Alai,Rabu (29/4/2020).
Pelaku sebelum diamankan tim gabungan polres Ogan Ilir ini sempat membobol rumah milik Nasep (64) yang tak lain adalah warga satu dusun dengan pelaku.

Kompol. Zainalsyah Kabag Humas Polres Ogan Ilir mengatakan,pelaku tidak sendirian telah memasuki rumah korban yang sedang kosong dengan menaiki dinding Kamar Mandi, selanjutnya mengangkat atap seng kemudian mencongkel kunci pintu kamar mandi hingga rusak, setelah itu pelaku mengambil barang-barang milik korban berupa Speaker aktif merk Polytron, Magic Com dan Blender,"ya,atas kejadian ini korban mengalami kerugian materil yang ditaksir bernilai Rp 3 juta,"katanya.
Selanjutnya ia mengatakan ,Setelah melakukan penyelidikan dilapangan Tim mendapat informasi bahwa pelaku  sedang berada dirumahnya," lalu pada hari Rabu 29 April Tim Komodo Sat Reskrim Polres Ogan Ilir bersama dengan Unit Reskrim Polsek Rantau Alai bergerak melakukan penangkapan terhadap pelaku yang ada di rumahnya tanpa melakukan perlawanan, dan saat diinterogasi pelaku mengakui bahwa telah melakukan pencurian dirumah korban bersama dengan 2 rekannya yang lain,dan sampai saat ini kedua rekannya masih buron,"ujarnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku berikut barang bukti diamankan di Polsek Rantau Alai untuk pemeriksaan lebih lanjut.(tim)

TIM KOMODO POLRES OGAN ILIR BEKUK PENCURIAN DI DESA KELAMPAIAN



INDRALAYA.DS, -- Kapolres Ogan Ilir AKBP. Imam Tarmudi,SIK,MH melalui Tim KOMODO Satreskrim  Polres OI bekerjasama dengan  Unit Reskrim Polsek Rantau Alai berhasil mengunkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud pasal 363 KUHPidana.
Atas dasar Laporan Polisi : Nomor : LP/ 05 -B / IV /2020/ Sumsel/ Res.OI / Sek R. Alai. Tanggal 12 April 2020, Dengan
Tindak Pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 KUHP, Pada hari Jumat tanggal 27 Maret 2020 sekira jam 03.00 Wib.
Adapun tempat kejadian perkara( TKP)
Dirumah Korban Sdra Nasep bin Pawiro Dusun II Desa Kelampaian Kec. Rantau Alai Kab Ogan Ilir.

Dengan korban bernama Nasep bin Pawiro,64 Tahun pekerjaan Petani yang beralamat di Dusun II Rt.03 desa Kelampaian kecamatan Rantau Alai Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan.

Dengan saksi yang berhasil di mintai keterangan adalah 1.Sigit setiawan bin Kasmuji 37 Tahun, swasta yang beralamat di Dusun I Desa Sukananti Kecamatan Rantau Alai Kabupaten Ogan Ilir, 2.Erfendi bin Rusmawi 30 Tahun Petani yang beralamat di Dusun I Desa Payalingkung Kecamatan Lubuk Keliat Kab Ogan Ilir. Hp.085832224944,3.Sukri 
50 tahun petani yang beralamat di Dusun II Desa Kelampaian Kecamatan Rantau Alai Kabupaten Ogan Ilir.

Semua saksi menyebutakan tersangka yang bernama Alex sander bin Hilmi 22 Tahun,Petani asal Dusun II Desa Kelampaian Kecamatan Rantau Alai Kabupaten Ogan Ilir.

Sebagaimana kronologis kejadian Pada hari Jumat tanggal 27 Maret 2020 sekira pukul 03.00 Wib telah terjadi tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang terjadi di rumah Sdr. NASEP Bin PAWIRO yang dilakukan oleh pelaku An. ALAMSYAH dan ALEX SANDER Bin HELMI dengan cara memasuki rumah korban yang sedang kosong dengan menaiki dinding Kamar Mandi/WC selanjutnya mengangkat atap seng kemudian mencongkel kunci pintu kamar mandi hingga rusak setelah itu pelaku mengambil barang-barang milik korban berupa Speaker aktif merk Polytron, Magic Com dan Blender, atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian materil yang ditaksir bernilai Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah).

Dengan cekatan Tim Komodo melakukan lidik dilapangan dan akhirnya Tim mendapat informasi bahwa pelaku an. ALEX sedang berada dirumahnya, lalu pada hari Rabu 29 April 2020 sekira pukul 02.00 Wib TIM KOMODO Sat Reskrim Polres OI bersama dengan Unit Reskrim Polsek Rantau Alai langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku an. ALEX yang ada di rumahnya tanpa melakukan perlawanan, dan saat di introgasi tersangka mengakui bahwa telah melakukan pencurian dirumah korban bersama dengan rekannya an. ALAM dan ERFENDI, Selanjutnya dilakukan pengembangan terhadap pelaku ALAM dan ERFENDI namun kedua pelaku tidak berada dirumah dan sudah melarikan diri. Selanjutnya pelaku ALEK dan barang bukti diamankan ke Polsek Rantau Alai untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan adalah,Sepasang Speaker aktif merk Polytron warna coklat kombinasi hitam,akhirnya Tersangka dan Barang Bukti melakukan pengembangan terhadap tersangka yang masih buron dengan Daftar Pencarian Orang( DPO).
Jelas Kanit res Polres OI melalui Whap Shap 29/4/2020. Tim