NEWS

Slider

Pemkab Muba Berikan Bantuan Kepada Warga Balai Agung Korban Kebakaran

MUBA,DS. – Kebakaran menjadi momok menakutkan bagi warga, satu warga Muba mengalami musibah kebakaran di area SDN 05 RT 06 RW 02  Kelurahan Balai Agung Kecamatan Sekayu  pada tanggal 27 April 2019 pukul 14:00 WIB yang menghanguskan satu buah rumah, atas nama Zulkarnain dan istri bernama RA Erni Susnawaty mengalami luka bakar dan saat ini dirawat di RSUD Sekayu.

Kejadian Kebakaran ini, direspon cepat oleh pemerintah Kabupaten Muba melalui Dinas Sosial bekerjasama dengan Pemerintah Kecamatan Sekayu dan Baznas Muba.

Untuk itu, Pasca kebakaran, Bupati Muba, H Dodi Reza Alex  melalui Dinas Sosial, Tagana bersama tim Damkar Sat Pol PP dan Baznas Muba bergerak cepat dengan langsung meninjau lokasi kebakaran dan akan  memberikan penangan kebakaran serta memberikan bantuan ke korban kebakaran berupa sembako, selimut dan perlengkapan kebutuhan sehari-hari.

Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin Melalui kepala Dinsos Muba H Ahmad Nasuhi mengatakan bantuan yang diberikan merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Pemkab Muba kepada masyarakatnya yang tertimpa musibah.

"Kami turut prihatin dan kiranya dapat bersabar. Jangan dilihat dari nilainya, tetapi lihatlah ketulusan kami. Dan kepada masyarakat setempat, mari Kita mendoakan mudah-mudahan segera cepat berdiri lagi. Untuk hal ini Pemkab Muba akan segera menyerahkan bantuan yang dibutuhkan guna meringankan warga yang terkena musibah kebakaran. Jangan dilihat dari nilainya, tetapi lihatlah ketulusan kami,"ungkapnya.

Kepala Dinsos Drs H. Ahmad Nasuhi SH. MM  juga menghimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati. " Kita harus memperhatikan peralatan rumah tangga yang dapat meyebabkan muncul api, maka dari itu hati-hati jika meninggalkan rumah cek semua apakah sudah dimatikan",terangnya.

Sementara, Camat Sekayu, Marko Susanto SSTP MM, menjelaskan bahwa bantuan tersebut dari Bupati Muba melalui Dinsos Muba, BAZNAS Muba, Pemerintah Kecamatan Sekayu kepada Bapak Zulkarnain korban kebakaran di Kelurahan Balai Agung, diberikan bantuan berupa Sembako, Tenda gulung, matras, indomie, peralatan dapur, family kit, kasur dan makanan anak.

"Saya atas nama pemerintah kecamatan dan warga mengucapkan terima kasih atas perhatian bantuan yang diberikan Pemkab Muba kepada masyarakatnya,"ungkap Marko.(hsm) 

Pastikan Warga dan Pedagang Pakai Masker, jaga jarak dan Antisipasi Makanan dengan Bahan Berbahaya

Tim Satgas Covid-19  di Muba Sidak ke Pasar Tradisional

MUBA, DS. - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terus mengantisipasi pencegahan dan penanganan penularan Covid-19, Kamis (30/4/2020) Gabungan Tim Satgas Covid-19 Dinas Kesehatan, Disperindag, Polres Muba, Kodim 0401 Muba, Pol PP, BPBD, Camat Sekayu serta  Petugas Puskesmas Lumpatan turun langsung melakukan sidak ke pasar Terminal Randik Sekayu. 

"Selain sosialisasi kewajiban penggunaan masker di pasar tradisonal juga untuk mentaati jaga jarak selain itu dalam rangkaian giat ini kami mengecek penjualan makanan di bulan ramadhan guna mengantisipasi dan mengecek langsung peredaran makanan yang mengandung bahan berbahaya," antara lain makanan yang mengandung,borax, formalin dan rodamin yang membahayakan kesehatan bagi yang mengkonsumi ungkap Kadinkes Muba, dr Azmi Dariusmansyah MARS. 

Hasil pengecekan di lapangan, lanjut Azmi, sebagian besar masyarakat dan pedagang sudah cukup taat dalam upaya pencegahan penularan Covid-19. "Di pasar juga titik-titik tempat cuci tangan disediakan, pedagang dan warga diharapkan untuk terus tertib menggunakan masker," dan jaga jarak ujarnya. 

Sementara itu Plt Kadisdagprin Muba Azizah SSos MT menambahkan, dari hasil sidak tersebut tidak ditemukan adanya makanan yang mengandung bahan berbahaya, hanya ada satu produk tahu yang mengandung berpengawet tapi dari hasil sampel uji oleh Tim kadarnya  masih dalam ambang batas.

"Kami dari Dagperin atas temuan tersebut langsung meminta kepada pedagang untuk tidak menjual tahu tersebut dan ditarik dari peredaran serta memberikan himbauan untuk tidak melakukan tindakan yg dapat merugikan konsumen, Insya Allah ini akan menjadi tertib yang ditaati," ulasnya. 

Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin menghimbau kepada seluruh warga Muba untuk selalu mematuhi himbauan Pemerintah seperti menggunakan masker ketika berada di luar rumah. "Selalu pakai masker dan rajin cuci tangan, setelah bepergian saat balik kerumah langsung mandi dan membersihkan diri,   menjaga jarak minimal 1 sampe 2 meter menghindari kerumunan, serta menjaga kebersihan lingkungan dan menjaga kebersihan diri sendiri semua himbauan yang dikeluarkan pemerintah tujuanya  baik  menjaga kita terhindar  dari paparan Covid-19  imbuhnya.

Selain itu Dodi Reza Alex Noerdin menambahkan, saat ini satuan gugus tugas penanganan dan pencegahan Covid-19  terus berjibaku siang dan malam menjaga daerah kita untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 ini begitu juga tenaga kesehatan kita yang saat ini bekerja siang malam untuk penangan korban dampak Covid-I9 yang terjadi sehingga kita harapkan semua dapat bekerja sama dan tentunya bagi  warga Musi Banyuasin yang saya cintai kiranya dengan  mematuhi himbauan yang disampaikan oleh pemerintah dan upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 di Musi Banyuasin sudah turut membantu meminimalisir dan    memutus rantai penularan Covid-19  di wilayah Muba. "Kita harus taat dengan anjuran Pemerintah agar terhindar dari penularan Covid-19," pungkasnya.(hsm) 

Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Ini Yang dilakukan Kepala Desa Pengentaan

LAHAT.DS, - Belum tahu kapan akan berakhirnya Virus Corona di muka bumi ini, para pemerintah pusat sampai ketingkat pemerintah desa terus berupaya bersosialisasi dan memberikan masker kepada masyarakat guna untuk memutus mata rantai penyebaran Covid - 19.
Seperti pada hari ini, Kepala Desa Pengentaan Kecamatan Mulak Ulu Kabupaten Lahat Sumatera Selatan membagikan masker kepada warganya.

Kegiatan ini merupakan kali kedua dibagikannya masker kepada masyarakat desa Pengentaan.
Dadi Aprison mengatakan bahwa pembagian masker yang pertama sebanyak 150 pic

" Iya, jadi hari ini kita kembali membagikan masker kepada warga desa Pengentaan sebanyak 550 pic, sebelumnya kita juga telah membagikan masker sebanyak 150 pic pada saat Muyawarah desa beberap minggu lalu " Ujar Dadi Aprison Kepala Desa Pengentaan, Kamis (30/4/20).
Dadi juga menekankan kepada warganya jika hendak keluar rumah atau berpergian keluar desa hendaknya masker yang telah dibagikan dapat digunakan.

" Kami selalu menghimbau kepada warga desa Pengentaan untuk selalu menjaga pola hidup sehat, biasakan cuci tangan serta pakaulah masker yang telah diberikan pada saat berpergian ( keluar rumah )" pesan sang Kades.

Kemudian, ujar Aprison, kita juga telah membagikan Galon tempat cuci tangan kepada pemilik usaha seperti bakso, warung nasi atau tempat - tempat keramaian yang sering dikunjungi oleh warga, dan desa pengentaan juga membuat bak penampung air bersih di dataran tinggi yang telah dipasang pipa sehingga air tersebut dialirkan ke fasilitas umum seperti Perkantoran Desa dan Masjid yang dapat dimanfaatkan untuk mencuci tangan, Kata Dadi Aprison menambahkan.

Selain Kepala Desa, Kegiatan pembagian masker didesa Pengentaan juga di ikuti Oleh Camat Mulak Ulu Sumarno, Polsek Mulak Ulu, Para Perangkat Desa dan para Kepala Dusun ( Kadus ) Desa Pengentaan.

Sumarno selaku Camat Mulak Ulu mengapresiasi setinggi - tingginya atas segala upaya kerja Keras Para kepala Desa Kecamatan Mulak Ulu.

" Terus lakukan yang terbaik, Mari sama - sama kita perangi Covid - 19 ini. Dan kepada pak kades tetap sosialisasikan kepada masyarakat tentang pencegahan Virus Corona ini " Pesan Sumarno.

Sementara itu, Harpindi warga desa pengentaan sangat berterima kasih kepada pemerintah desa yang telah memberikan masker kepada warga desa.

" Terima kasih Pak Kades, Kami akan selalu memakai masker ini jika berpergian " Ucapnya.*HNI*

Dicokok Komodo Tanpa Perlawanan,Pelaku Pembobol Rumah Di Kecamatan Rantau Alai Mengaku Tidak Sendiri Menjalankan Aksinya

INDRLAYA,DS - Tanpa melakukan perlawanan Alex (22), warga Desa Kelampaian Kecamatan Rantau Alai pelaku pencurian dengan pemberatan berhasil dibekuk tanpa perlawanan dirumahnya,Kapolres Ogan Ilir AKBP.Imam Tarmudi,SIK,MH melalui  Tim Komodo Satreskrim Polres Ogan Ilir bersama unit reskrim Posek Rantau Alai,Rabu (29/4/2020).
Pelaku sebelum diamankan tim gabungan polres Ogan Ilir ini sempat membobol rumah milik Nasep (64) yang tak lain adalah warga satu dusun dengan pelaku.

Kompol. Zainalsyah Kabag Humas Polres Ogan Ilir mengatakan,pelaku tidak sendirian telah memasuki rumah korban yang sedang kosong dengan menaiki dinding Kamar Mandi, selanjutnya mengangkat atap seng kemudian mencongkel kunci pintu kamar mandi hingga rusak, setelah itu pelaku mengambil barang-barang milik korban berupa Speaker aktif merk Polytron, Magic Com dan Blender,"ya,atas kejadian ini korban mengalami kerugian materil yang ditaksir bernilai Rp 3 juta,"katanya.
Selanjutnya ia mengatakan ,Setelah melakukan penyelidikan dilapangan Tim mendapat informasi bahwa pelaku  sedang berada dirumahnya," lalu pada hari Rabu 29 April Tim Komodo Sat Reskrim Polres Ogan Ilir bersama dengan Unit Reskrim Polsek Rantau Alai bergerak melakukan penangkapan terhadap pelaku yang ada di rumahnya tanpa melakukan perlawanan, dan saat diinterogasi pelaku mengakui bahwa telah melakukan pencurian dirumah korban bersama dengan 2 rekannya yang lain,dan sampai saat ini kedua rekannya masih buron,"ujarnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku berikut barang bukti diamankan di Polsek Rantau Alai untuk pemeriksaan lebih lanjut.(tim)

TIM KOMODO POLRES OGAN ILIR BEKUK PENCURIAN DI DESA KELAMPAIAN



INDRALAYA.DS, -- Kapolres Ogan Ilir AKBP. Imam Tarmudi,SIK,MH melalui Tim KOMODO Satreskrim  Polres OI bekerjasama dengan  Unit Reskrim Polsek Rantau Alai berhasil mengunkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud pasal 363 KUHPidana.
Atas dasar Laporan Polisi : Nomor : LP/ 05 -B / IV /2020/ Sumsel/ Res.OI / Sek R. Alai. Tanggal 12 April 2020, Dengan
Tindak Pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 KUHP, Pada hari Jumat tanggal 27 Maret 2020 sekira jam 03.00 Wib.
Adapun tempat kejadian perkara( TKP)
Dirumah Korban Sdra Nasep bin Pawiro Dusun II Desa Kelampaian Kec. Rantau Alai Kab Ogan Ilir.

Dengan korban bernama Nasep bin Pawiro,64 Tahun pekerjaan Petani yang beralamat di Dusun II Rt.03 desa Kelampaian kecamatan Rantau Alai Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan.

Dengan saksi yang berhasil di mintai keterangan adalah 1.Sigit setiawan bin Kasmuji 37 Tahun, swasta yang beralamat di Dusun I Desa Sukananti Kecamatan Rantau Alai Kabupaten Ogan Ilir, 2.Erfendi bin Rusmawi 30 Tahun Petani yang beralamat di Dusun I Desa Payalingkung Kecamatan Lubuk Keliat Kab Ogan Ilir. Hp.085832224944,3.Sukri 
50 tahun petani yang beralamat di Dusun II Desa Kelampaian Kecamatan Rantau Alai Kabupaten Ogan Ilir.

Semua saksi menyebutakan tersangka yang bernama Alex sander bin Hilmi 22 Tahun,Petani asal Dusun II Desa Kelampaian Kecamatan Rantau Alai Kabupaten Ogan Ilir.

Sebagaimana kronologis kejadian Pada hari Jumat tanggal 27 Maret 2020 sekira pukul 03.00 Wib telah terjadi tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang terjadi di rumah Sdr. NASEP Bin PAWIRO yang dilakukan oleh pelaku An. ALAMSYAH dan ALEX SANDER Bin HELMI dengan cara memasuki rumah korban yang sedang kosong dengan menaiki dinding Kamar Mandi/WC selanjutnya mengangkat atap seng kemudian mencongkel kunci pintu kamar mandi hingga rusak setelah itu pelaku mengambil barang-barang milik korban berupa Speaker aktif merk Polytron, Magic Com dan Blender, atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian materil yang ditaksir bernilai Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah).

Dengan cekatan Tim Komodo melakukan lidik dilapangan dan akhirnya Tim mendapat informasi bahwa pelaku an. ALEX sedang berada dirumahnya, lalu pada hari Rabu 29 April 2020 sekira pukul 02.00 Wib TIM KOMODO Sat Reskrim Polres OI bersama dengan Unit Reskrim Polsek Rantau Alai langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku an. ALEX yang ada di rumahnya tanpa melakukan perlawanan, dan saat di introgasi tersangka mengakui bahwa telah melakukan pencurian dirumah korban bersama dengan rekannya an. ALAM dan ERFENDI, Selanjutnya dilakukan pengembangan terhadap pelaku ALAM dan ERFENDI namun kedua pelaku tidak berada dirumah dan sudah melarikan diri. Selanjutnya pelaku ALEK dan barang bukti diamankan ke Polsek Rantau Alai untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan adalah,Sepasang Speaker aktif merk Polytron warna coklat kombinasi hitam,akhirnya Tersangka dan Barang Bukti melakukan pengembangan terhadap tersangka yang masih buron dengan Daftar Pencarian Orang( DPO).
Jelas Kanit res Polres OI melalui Whap Shap 29/4/2020. Tim

Bancertroops Bergerak, Kaum Millenial Bayung Lencir Dukung Gerakan Muba Wajib Masker

MUBA,DS. -- Bergerak di kecamatan Bayung Lencir, Badan Cyber Troops DPC PDI-Perjuangan kabupaten Musi Banyuasin Edukasi warga Masyarakat untuk dukung #GerakanMubaWajibMasker, Rabu (29/4/2020).

Dalam kesempatan ini, sebanyak 500 Masker dibagikan kepada Warga Masyarakat yang ada di kecamatan Bayung Lencir. Tak hanya itu, Badan yang terapiliasi di dibawah Binaan Wakil Ketua Bidang Komunikasi Politik Hermanto SH MH ini mengajak semua lapisan masyarakat untuk ikut andil mematuhi Protokol-protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

Rizky (23) kaum Millenial Desa Lubuk Harjo kecamatan Bayung Lencir saat dibincangi tim awak media mengungkapkan, kami selaku millenial desa Lubuk Harjo sangat mendukung penuh #GerakanMubaWajibMasker dan juga kami siap untuk tetap berdiam diri dirumah.

" Kami berterima kasih kepada Badan Cyber Troops yang telah mengedukasi kami untuk melaksanakan Muba Wajib Masker, kepada Ketua DPC PDI-Perjuangan kabupaten Musi Banyuasin Bapak Beni Hernedi terima kasih atas pembagian Masker Moncong Putihnya," ujar Rizky.

Sementara itu Hasim Wakil Ketua Badan Cyber Troops (Bancertroops) mengatakan, sebanyak kurang lebih 500 Masker Moncong Putih telah kami bagikan kepada Kaum Millenial desa Lubuk Harjo dan beberapa desa lainnya, masker ini adalah suport langsung Partai PDI-Perjuangan.

" Suport Masker ini digagas oleh Ketua DPC PDI-Perjuangan dan Ketua Fraksi yang sangat mengapresiasi kami, kami berharap giat ini dapat menjadi sarana edukasi yang baik bagi Masyarakat kabupaten Musi Banyuasin untuk mematuhi aturan-aturan yang diberlakukan," ungkapnya. (Hasim). 

Polri dan Kejari Kawal Re-alokasi Dana Covid-19 MUBA

Re-alokasi anggaran juga untuk penggratisan tagihan MEP dan PDAM Selama  Mei - Juli 2020 

MUBA,DS.-- Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melakukan langkah penting memutus rantai penyebaran Covid-19.  Muba yang dinahkodai Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin telah meneken Nota Kesepahaman atau MoU dengan Aparat Penegak Hukum (APH) Kajari Muba Suyanto SH MH dan Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem SIK. Tindakan strategis ini   disaksikan  Ketua DPRD Muba Sugondo dan Wakil Ketua DPRD Muba Jon Kenedi SH. Kesepakatan antara Bupati Muba dan Kapolres serta Kajari Muba demi mengawal anggaran Rp 500 Milyar yang dikucurkan untuk percepatan penanganan Covid-19 dan upaya lanjutan baik kesehatan maupun ekonomi  di Musi Banyuasin. Menurut Dodi Reza Alex besaran dana bisa bertambah atau berkurang disesuakan keadaan dan situasi pandemi Covid 19. 

"Kerjasama ini didukung  DPRD Kabupaten Muba. Tujuan kerjasama ini memastikan penggunaan anggaran Covid-19  berjalan sesuai  mekanisme dan peruntukannya.  Saya ingin semuanya berjalan  baik  mulai perencanaan  sampai pertanggung jawaban pengunaan anggaran Covid-19. Harus sesuai  mekanisme dan regulasi yang berlaku. Penerima manfaat harus terang dan bisa dipertanggungjawabkan. Semua personil gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di Musi Banyuasin harus memegang prinsip sama," ungkap Dodi.

Dalam Re-alokasi anggaran tercantum untuk Jaring Pengaman Sosial. Bentuknya  E-warung di 173 titik bagi   37.608  berdasarkan data Keluarga Penerima Manfaat (KPM). 

KPM akan menerima bantuan Rp 600 ribu. Rinciannya,  bantuan dari Kementrian Sosial (Kemensos) sebesar Rp 200.000 ditambah  bantuan tunai dari APBD Pemkab Muba sebesar Rp 400.000.  

Ada juga bentuk bantuan tunai Kemensos Rp 600.000 selama 3 bulan untuk 8.275 KK. Dilanjukan bantuan dari Dana Desa Rp 600.000 selama 3 bulan untuk 40.266 KPM, Bansos cadangan APBD untuk 15.000 KPM. Jika ditotal calon penerima manfaat Covid-19 di Muba mencapai  101.149 Kepala Keluarga (KK).

Dijelaskan Dodi Reza, bertepatan Bulan Suci Ramadhan, Dana Covid-19 hasil refocusing anggaran APBD MUBA dipergunakan untuk meringankan beban warga muba yang terdampak akibat Covid-19 yakni mengratiskan pembayaran PDAM selama 3 bulan  terhitung mulai  Mei Juni Juli. Tercatat sebanyak 32.611 pelanggan menikmati anggaran ini. Dodi  juga memastikan re-alokasi anggaran untuk mengratiskan biaya Listrik PT MEP selama 3 bulan.  Ada 45.931 pelanggan daya 900 VA yang menikmati layanan ini.

Penggunaan realokasi anggaran juga termasuk biaya tidak terduga, ketahanan pangan ( beli beras rakyat), ADD APBD (padat karya), dan asuransi kematian penduduk. 

"Alhamdulillah, hari ini kita telah melakukan MoU dengan Polri dan Kejaksaan. Kedua aparat penegak hukum mengawal dan memberikan supervisi penggunaan anggaran. Kita juga sudah sesuai aturan yang ada," tegas dia.

Kepala BPKAD Muba Mirwan menerangkan anggaran yang sudah disiapkan dari hasil realokasi dan refocusing anggaran melalui mekanisme Perubahan Peraturan Kepala Daerah tentang Penjabaran APBD sebesar Rp. 137.559.142.432,00,- (Seratus Tiga Puluh Tujuh Milar Lima Ratus Lima Puluh Sembilan Juta Seratus Empat Puluh Dua Ribu Empat Ratus Tiga Puluh Dua Rupiah).

Sumbernya, tambah Mirwan, dari APBD sebesar Rp. 81.228.460.052,00,-  dan Dana Desa Rp.56.330.682.380,-.

"Penggunaannya untuk pengadaan sarana prasarana, obat-obatan dalam rangka pencegahan penanggulangan Virus Corona (Covid-19) dan jasa medis serta jaringan pengaman sosial dalam bentuk sembako dan bantuan tunai kepada masyarakat yang terdampak," katanya.

Ada lagi dana penyesuaian APBD tahun Anggaran 2020  sebesar Rp. 165.728.582.832,00,- (Seratus Enam Puluh Lima Miliar Tujuh Ratus Dua Puluh Delapan Juta Lima Ratus Delapan Puluh Dua Ribu Delapan Ratus Tiga Puluh Dua Rupiah). Dengan sumber dana dari APBD sebesar Rp. 95.588.582.832,00,- dan Alokasi Dana Desa Rp.56.750.000.000,- serta Dana Kelurahan Rp. 13.390.000.000,-.

"Bupati DRA juga telah memerintahkan agar pada Perubahan APBD   2020  untuk mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 196.712.274.736,00,- (Seratus Sembilan Puluh Enam Miliar Tujuh Ratus Dua Belas Juta Dua Ratus Tujuh Puluh Empat Ribu Tujuh Ratus Tiga Puluh Enam Rupiah). Nilainya  bisa  bertambah atau berkurang sesuai perkembangan ancaman covid 19," pungkas Mirwan.(hsm) 

Akhmad Toyibir : Kami Himbau Warga Kecamatan Bayung Lincir Untuk Tidak Mudik

MUBA DS. - Ormas OKP dan Insan Pers kembali melaksanakan edukasi Pencegahan bahaya Virus Corona (Covid-19) di kecamatan Bayung Lincir kabupaten Musi Banyuasin, Rabu (29/4/2020).

Kehadiran Ormas OKP dan Insan Pers ini disambut langsung oleh Camat Kecamatan Bayung Lincir Akhmad Toyibir SSTP MM yang didampingi oleh Sekcam Heru Kharisma SIP MSi, Danramil 401-04/Bayung Lencir Kapten Inf Suprayitno.

Dalam kesempatan ini Camat Bayung Lincir Akhmad Toyibir SSTP MM mengatakan, dalam Pencegahan Covid-19 ini, kami pihak Forkopimcam Bayung Lincir telah banyak melaksanakan kegiatan-kegiatan yang mengedukasi masyarakat.

" Kegiatan-kegiatan yang kami laksanakan saat ini yaitu berupa penyetopan Mobil-mobil dari lintas Provinsi yang masuk ke kecamatan Bayung Lincir, mengingat daerah kami daerah yang dilintasi oleh kendaraan menuju Provinsi Jambi," ujar Ibir.

Ibir menjelaskan, giat lainnya yaitu berupa mengedukasi masyarakat agar tetap berada dirumah saja, menjaga polah hidup bersih, serta membagikab Masker kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

" Sesuai Instruksi Protokol Kesehatan, kami Gugus tugas kecamatan pun telah mengedukasi masyarakat agar tetap berada dirumah, tunda dulu niatan untuk mudik lebaran, serta tetap saling mengedukasi sesama agar melakukan Pencegahan Covd-19 secara mandiri," jelasnya.

Terakhir Ibir berharap, Apresiasi kami berikan kepada Ormas OKP dan Insan Pers yang telah membantu Gugus Tugas untuk melaksanakan Sosialisasi Pencegahan Covid-19 di kecamatan Bayung Lincir.

" Diharapkan Sinergitas yang telah berjalan ini dapat saling meringankan Tugas sesama, tetap jaga kesehatan, jangan lupa jaga pola hidup bersih, dan mari sama-sama kita merangkul dan mengedukasi Masyarakat agar Muba cepat ternetralisir dari Covid-19," harapnya.

Sementara itu Kepala Desa Senawar kecamatan Bayung Lincir Ismed saat mensosialisasikan pencegahan Covid-19 bersama tim Ormas OKP dan Insan Pers mengungkapkan, susai instruksi kami melaksanakan kegiatan berupa mengedukasi warga untuk berada dirumah saja dan patuhi aturan pemerintah.

" Edukasi kami telah sampaikan kepada warga, sembari itu kami juga telah menyediakan beberapa Posko pemantauan, dan kami sediakan ruangan karantina untuk warga yang bandel dari luar daerah," ujar Ismed.(hsm) 

Terkait Bantuan Langsung Tunai Bagi Warga di Pedesaan, Pemda Lahat Gelar Rapat

LAHAT.DS, - Bertempat di Oproom Pemerintah Daerah Kabupaten Lahat, Hari ini sekira pukul 10.00 WIB diadakannya rapat Koordinasi terkait penanganan Covid - 19 didesa melalui anggaran pendapatan dan belanja desa atau mengalokasikan Dana Desa untuk Banruan Langsung Tunai ( BLT ) bagi masyarakat pedesaan yang terkena dampak Virus Corona, Rabu (29/4/20).
Hadir dalam rapat ini Wakil Bupati Lahat, Ketua DPRD Lahat, Forkopimda, Sekda Lahat, Kepala DPMD, Inspektur, Kepala BPKAD, Kepala BPBD, Kepala Bapenda, Kepala Dinsos, Kepala Dinkes, Kepala Dinas Pertanian, Kabag Hukum, Camat Lahat, Camat Mulak Sebingkai, Camat Pagun, Camat Kikim Barat, Camat Merapi Selatan, Camat Jarai, Camat Tanjung Sakti Pumi dan seluruh ketua Forum Kepala Desa 24 Kecamatan.
Dalam arahannya Bupati Lahat Cik Ujang, SH  mengatakan Kriteria bagi penerima BLT yang dapat disalurkan ialah warga yang kehilangan mata pencarian akibat dampak Covid - 19. Cik Ujang  berharap dengan adanya BLT yang dikucurkan melalui Dana Desa untuk tidak tebang pilih.

" Melalui kesempatan ini, kami berpesan kepada Kepala Desa agar Bantuan Langaung Tunai Tersebut dapat diberikan dengan seadil - adilnya, tidak tebang pilih dan tidak menimbulkan kecemburuan sosial " Pesan Cik Ujang.

Juga Bupati mengatakan agar data para penerima BLT sesuai dengan data dari dinas Sosial supaya tidak twrjadi tumpang tindih terhadap penerima BLT dengan warga penerima Sembako dari Dinas Sosial.

" Sesuai data dari dinas sosial, supaya para penerima BLT dan Sembako dari Dinsos tidak tumpang tindih dan tidak dobel pemberian " Ujarnya.

Selanjutnya, Bupati Lahat tak hentinya mengibgatkan supaya seluruh warga Kabupaten Lahat ubtuk tetap jaga jarak ( Social Distancing ) , Biasakan cuci tangan dan jaga pola hidup sehat

" Kembali saya tekankan, Kepada Camat dan Para Ketua Forum Kades sekabupaten Lahat, agar selalu menghimbau dan meberi arahan kepada masyarakat didesa supaya tetap jaga kebersihan, jaga pola hidup sehat serta memakai masker jika keluar rumah " Tegas Cik Ujang.

Sementara itu, Wakil Bupati Lahat H. Haryanto SE, MM, MBA menjelaskan untuk penyaluran Bantuan Langsung Tunai dengan penggunaan Dana Desa disetiap desa tidak sama, yaitu untuk Desa yang mendapat dana desa (DD) senilai 800 juta ke bawah dialokasikan untuk BLT, maksimal 25%, untuk 800 sampai dengan 1,2 M maksimal 30 % dialokasikan ke BLT dan 1,2 M maksimal 35 % dialokasikan ke BLT.

Kemudian prosedur pencairannya yaitu melalui kantor pos.

Di rapat ini pula, Wakil Bupati menyampaikan besaran dari BLT per KK mendapat 600 Ribu Rupiah dengan syarat, desa melengkapi APBDesa dan peraturan desa dan peraturan kepala desa.

Sementara untuk pencairan BLT belum ada kepastiannya. Namun ketika media ini menemui salah satu Kades bahwa pencairan BLT kepada warga akan di berikan jika dana desa sudah dicairkan

Selanjutnya, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lahat Sikandar juga menyampaikan untuk pembagian sembako dari Kemensos akan diberikan minggu pertama bulan Mei 2020.

" Insya Allah kalau tidak ada hambatan akan dibagikan minggu pertama Mei " ucapnya singkat. *HNI*

Corona Belum Berakhir, Proses Belajar dirumah Pelajar Kabupaten Lahat Diperpanjang Hingga 30 Mei 2020

LAHAT.DS, - Belum jelasnya kapan akan berakhirnya penyebaran Covid - 19, sangat berdampak dengan belajar mengajar disekolah, sehingga hari ini kembali keluar surat edaran Bupati Lahat bahwa Perpanjangan belajar dirumah sampai dengan tanggal 30 Mei 2020.

Dalam surat edaran sebelumnya, bahwa siswa dimulai dari PAUD sampai Tingkat SMP akan masuk sekolah kembali pada tanggal 30 April 2020.

Dalam surat edaran tersebut dijelaskan bahwa orang tua siswa tidak boleh mengajak anak - anaknya untuk mudik dan tetap berada dirumah. Orang menjaga lingkungan rumah tetap higenis dan menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Dalam surat edaran tersebut juga disampaikan agar seluruh masyarakat Kabupaten Lahat untuk membiasakan Cuci tangan  dan menghindari kebiasaan bersalaman, berpelukan dan tetap jaga jarak aman ketika berkomunimasi.

Kemudian, Surat edaran tersebut telah ditanda tangani Oleh Bupati Lahat Cik Ujang, SH. *HNI*