NEWS

Slider

Fraksi DPRD Sampaikan Pandangan Umum Raperda APBD TA 2019 dan Dua Raperda Muba TA 2020

MUBA,DS. - Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Wakil Bupati Muba Beni Hernedi menghadiri  Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Muba terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Muba TA 2019 dan Dua Raperda Muba TA 2020 oleh Delapan fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) pada Rapat Paripurna Masa Persidangan II Rapat ke-12 di Ruang Paripurna DPRD Muba, Selasa (28/04/2020).

Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Muba Jon Kenedi SIP MSi, Irwin Zulyani SH selaku Wakil Ketua II DPRD, Anggota DPRD dihadiri, Sekretaris Daerah Muba, Asisten Setda Muba dan Perangkat Daerah Muba.

Menurut tanggapan dari Fraksi Golkar dengan Juru Bicara Muhammad Isa menyampaikan bahwa Pelaksanaan APBD Kabupaten Muba sudah sangat baik, dan pihaknya bangga terhadap Pemerintah Muba yang telah menyelesaikan laporan tepat waktu sehingga menerima laporan hasil pemeriksaan (LHP) tercepat se-Indonesia, dan telah mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (OWTP) dari BPK-RI. Semoga ke depan pencapaian dalam penyusunan Laporan keuangan Pemerintah Daerah Muba dapat dipertahankan.

"Kami mengapresiasi atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Muba dalam penyerahan laporan keuangan yang tercepat se-Indonesia yang sebelumnya terlebih dahulu telah di audit oleh BPK-RI, keberhasilan ini merupakan kerja keras dari semua pihak antara Eksekutif dan Legislatif, diharapkan ke depan dalam sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar lebih ditingkatkan lagi dan evaluasi terkait aspek APBD Muba yang akan datang,"ujar Fraksi PDI Perjuangan, Sodingun SH 

Sementara itu Fraksi Gerindra dengan Juru Bicara Edi Hariyanto mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Daerah yang telah menjadi Daerah tercepat se-Indonesia yang sudah ke-3 kalinya mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK-RI. Penyusunan Laporan Keuangan harus sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku, Aspek Pendapatan harus ditingkatkan lagi, harus menpunyai terobosan agar Pendapatan Asli Daerah dapat ditingkatkan, Penganggaran Pegawai perlu dicermati lagi dan mengevaluasi BUMD agar lebih mandiri. 

"Fraksi Gerindra DPRD sangat mendukung rencana bantuan dari Pemerintah Kabupaten Muba dalam memutus mata rantai Wabah Virus Covid-19 karena akibat dari Virus ini berdampak pada perekonomian masyarakat, diharapkan bantuan ini bukan hanya bantuan langsung tunai tapi juga bantuan sembako lainnya yang dibagikan secara merata kepada masyarakat,"ucapnya.

Kemudian dari Fraksi PAN dengan Juru Bicara Endi Susanto mengapresiasi atas keberhasilan Pemerintah Daerah Muba dalam penyusunan laporan keuangan tercepat se-Indonesia oleh BPK-RI dan Sangat mendukung Pemerintah Daerah Muba untuk belajar di rumah bagi SD, SMP, SMA demi memutuskan mata rantai Wabah Virus Covid-19 tapi perlu diperhatikan bahwa banyak orang Tua Siswa yang tidak mempunyai Kuota Internet maka dari itu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan agar adanya ketersediaan Kuota Internet bagi Orang Tua siswa yang tidak mampu.

Terpisah, secara keseluruhan Delapan Fraksi DPRD mengapresiasi dan menyambut baik terhadap 2 (dua) Raperda Muba TA 2020, diharapkan dengan adanya Raperda ini dapat menjadi Kota Layak Pemuda, dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kesejahetraan masyarakat, mendukung aktivitas Pemuda yang aktif dan kreatif sehingga bisa mengurangi angka pengangguran. Fraksi DPRD juga menyetujui Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Muba TA 2019 untuk dibahas pada pembahasan selanjutnya Sehingga terwujudnya Visi Misi Muba Maju Berjaya 2022.

Diharapkan Saran, Kritik, pendapat,  himbauan yang disampaikan Fraksi DPRD agar menjadi masukan bagi Bupati Muba dalam rangka menyusun tanggapan dari Fraksi DPRD Muba Pada tanggal 29 April 2020.(hsm) 

Peduli Pandemi Covid 19, Karang Taruna dan PKK Desa Belanti Bagikan Hand Sanitizer Dan Masker Gratis

INDRALAYA,DS. – Sebagai bentuk kepedulian terhadap wabah pandemik Corona atau Covid-19, Keluarga besar Karang Taruna dan PKK Desa Belanti Kecamatan Tanjung Raja Ogan Ilir (OI),membagikan Pembersih Tangan (Hand Sanitizer) dan masker kain secara gratis Kepada warga Desa Belanti dengan cara dor to door,Senin(28/4/2020).

Hand Sanitizer dan masker yang diberikan dengan cara dor to door dari rumah kerumah berjumlah 1500 botol,sedangkan untuk masker berjumlah 200 lembar tersebut diserahkan Langsung oleh Ketua Karang Taruna dan Ketua PKK Desa Belanti.

Menurut Kepala Desa Belanti Irwani Mengatakan, pembagian hand sanitizer dan masker ini merupakan bentuk kepedulian Karang Taruna dan PKK Desa Belanti Kecamatan Tanjung Raja  akan wabah pandemic Covid-19. Upaya ini merupakan salah satu cara upaya penanggulangan pencegahan virus tersebut di wilayah Ogan Ilir, khususnya di Tanjung Raja.

"Kita berharap dan berdo'a dengan dibagikan Hand Sanitizer dan masker gratis kepada warga dengan cara dor to door ini dapat membantu dalam upaya penanggulangan pencegahan Covid-19," katanya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Karang Taruna Desa Belanti Darmawan,ia mengatakan Karang Taruna selalu siap semaksimal mungkin dalam membantu pemerintah desa dalam memerangi wabah covid 19,"kami akan berusaha semaksimal mungkin membantu pemerintah desa terutama kepala desa dalam upaya pencegahan covid 19 ini,"ungkapnya.(drs).

DPRD OI Gelar Paripurna Dalam Rangka Jawaban Bupati Atas Pandangan Fraksi fraksi DPRD Terkait LKPJ Bupati Tahun 2019

INDRALAYA.DS, --- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kab. Ogan Ilir kembali menggelar rapat Paripurna dalam rangka penyampaian jawaban dan/atau  penjelasan Bupati Ogan Ilir terhadap pandangan umum fraksi-fraksi  DPRD Kab. Ogan Ilir, bertempat digedung paripurna DPRD KPT Tanjung Senai. Selasa/28/04/2020.
Rapat dipimpin oleh ketua DPRD Soeharto Hs,SH didampingi wakil ketua  Ahmad Syafe’I S.Sos.,M.Si, hadir Bupati Kab. Ogan Ilir H.M. Ilyas Panji Alam yang hanya dihadiri perwakilan fraksi yang selebihnya mengikuti melalui video conference ditempat masing masing , hadir juga Sekretaris DPRD Muksinah,SE.,M.Si dan kabag legislasi Yubhar,S.IP yang didampingi kasubag persidangan Dedi Afrizal,ST.dan bagi pata OPD dapat mengikuti rapat paripurna dilingkungan dinas masing masing.
Selanjutnya Bupati Kab. Ogan Ilir H.M. Ilyas Panji Alam menyampaikan jawaban atau penjelasan atas pandangan fraksi yaitu Fraksi Golkar disampaikan oleh Basri M. Zahri,S.Pd.,M.Si, Fraksi PDI Perjuangan disampaikan Amir Hamzah,SH, Fraksi Nasdem disampaikan Fina Meilani Dewi Sari,S.Kep, Fraksi PPP disampaikan oleh H. Sopian HM.Ali,S.IP, Frkasi PAN Rozuli Muhammad, Fraksi Bergerak disampaikan Rahmadi Djakfar,S.Sos.,MTP dan Fraksi Persatuan Bangsa disampaikan Rosita Dewi. Red

Sinergi Eksekutif dan Legislatif di Muba Hasilkan Banyak Capaian Positif

DRA Sampaikan Penjelasaan Raperda Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2019 dan Dua Raperda Tahun 2020

MUBA,DS. - Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex meyampaikan Penjelasan Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Muba Tahun Anggaran 2019 dan 2 (dua) Raperda Kabupaten Muba tahun 2020, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Musi Banyuasin, Senin (27/04/2020).

Dalam Rapat Paripurna yang di pimpin oleh Ketua DPRD Muba Sugondo Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex mengucapkan terima kasih atas prestasi dalam tata kelola keuangan dan berharap kedapannya dapat lebih baik lagi serta pelaksanaanya sesuai dengan Undang-undang.

Pada tanggal 13 maret yang lalu berdasarakan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP)BPK RI Pemerintah Kabupaten Muba mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

"Sehubungan dengan hal tersebut maka pada kesempatan ini saya mengucapkan rasa bangga kepada seluruh Pimpinan Anggota DPRD dan seluruh Jajaran Pemerintahan Musi Banyuasin yang telah bekerja sama dengan baik dalam pelaksanaan APDB TA 2019 sehingga Kabupaten Musi Banyuasin untuk yang ke-3 kalinya dalam menerima laporan hasil pemeriksaan (LHP)  tercepat se-Indonesia yang telah mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).  semoga di tahun 2020 ini dan di tahun berikutnya kita dapat mempertahankannya,” ucap Dodi. 

Penyampaian tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2019 meliputi laporan realisasi APBD, laporan perubahan saldo anggaran lebih, neraca, laporan operasional, laporan arus kas, laporan perubahan ekuitas dan catatan atas laporan keuangan yang dilampiri dengan laporan keuangan BUMD dan laporan keuangan desa.

“Dari laporan keuangan ini kita dapat mengetahui realisasi pendapatan belanja serta pembinaan yang telah ditetapkan dan dikelola secara tertib, taat pada Peraturan Perundang-undangan, efesien, ekonomis, transparan, dan bertanggung jawab dengan memperhatikan rasa keadilan kepatuhan dan manfaat untuk masyarakat,”jelasnya.

Secara garis besar Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex menyampaikan laporan berdasarkan hasil pemeriksaan BPK RI pada APBD Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp. 3,9 Triliun.

Selanjutnya di jelaskan dua Raperda inisiatif Pemkab Muba yaitu, Raperda tentang Pembangunan Kepemudaan. Yang mana pemerintahan daerah mempunyai tugas melaksanakan kebijakan nasional dan menetapkan kebijakan kewenangannya serta mengkoordinasikan pelayanan kepemudaan, maka di perlukan Raperda untuk memberikan kepastian hukum pembangunan kepemudaan di Muba. 

Bertujuan untuk tersedianya dukungan dan prasarana kepemudaan untuk mendukung aktivitas pemuda, terkelolanya kelompok pemuda yang aktif dan kreatif, dan terbentuknya kemandirian pemuda sebagai pelopor kemandirian dalam UMKM dan pembangunan.

Kemudian Raperda tentang Pajak Parkir, kewenangan pemungutan pajak parkir telah diberikan kepada Pemerintah Kabupaten, sehingga Pemkab Muba perlu untuk mentetapkan Raperda tersebut, mengingat potensinya cukup besar sebagai upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah. 

"Adapun objek pajak parkir adalah penyelenggaran tempat parkir diluar badan jalan. Dengan ditetapkan raperda ini diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah guna memadai pembangunan sarana dan prasarana yang secara langsung dapat dinikmati oleh pembayar pajak dan seluruh masyarakat," tutupnya.(hsm) 

Ketua Komisi II DPRD Muba Hampir Setiap Hari Tuai Kritikan Pelanggan MEP

MUBA,DS. - Sesuai Instruksi Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin pada beberapa waktu lalu, berencana menggratiskan biaya tagihan PDAM dan listrik Muba Elektrik Power (MEP) selama dua bulan bagi warga Muba yang terdampak wabah Covid-19. Hal ini diungkapkannya, Selasa (14/4/2020) usai memimpin Rapat Besar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Muba.

Diterangkannya, pembabasan biaya tersebut Untuk kategori pelanggan terbawah, guna meringankan beban masyarakat terkait adanya wabah COVID-19.

“Selaku Ketua Gugus Tugas, Saya mempersiapkan anggaran dana termasuk dampak ekonominya. Nah Dalam rangka membantu warga kurang mampu yang terdampak Covid 19 ini. Maka warga kurang mampu yang menjadi pelanggan PDAM dan pelanggan Listrik MEP, di Muba diberikan keringanan dengan dibebaskan tagihannya mulai dari bulan Mei 2020 hingga Juni 2020. ungkapnya.

Dalam kesempatan ini, Komisi II selaku Mitra Kerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pada setiap harinya menuai kritik dari pelanggan-pelanggan Muba Elektrik Power (MEP) yang selaku Perusahaan milik Daerah.

Ketua Komisi II DPRD Muba Muhammad Yamin mengungkaplan, Akhir-akhir ini kami hampir setiap hari mendapatkan keluhan pelanggan PT MEP, dengan beragam keluhan, akan tetapi yang sangat menjadi dasar keluhan mereka adalah tentang seringnya pemadaman yang  terjadi dilapangan hampir 70 Persen.

" Terjadi pemadaman pada jaringan pelanggan MEP, terutama yang dialami oleh pelanggan daerah keluang dan Batang Hari Leko, yaitu desa Saud, Bukit Selabu dan desa-desa sekitarnya," ujar Ketua Komisi II DPRD Muba ini, Senin (27/4/2020).

Dijelaskannya, dan hal ini sangat merugikan pelanggan, apalagi ditengah tengah masyarakat sedang melakukan ibadah dibulan Suci Ramadhan ini, tentunya ini kejadian yang sangat disesalkan.

" Dalam menyikapi hal ini, kami Komisi II DPRD kabupaten Musi Banyuasin, akan segera memanggil pihak MEP dan menanyakan hal tersebut, apa sih yang menjadi kendala mendasar sehingga sering kali terjadinya pemadaman, dan kami juga menghimbaubagar pihak MEP betul-betul dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada pelanggannya," tandasnya.(hsm) 

Iklan bener


Peduli Dampak Covid-19, Bancertroops Muba Bagikan Masker Moncong Putih

MUBA ,DS. - Sesuai Instruksi Partai, Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC-PDIP) melalui Badan Cyber Troops (Pasukan Dunia Maya) yang terapiliasi dibawah binaan Wakabid Komunikasi Politik menggelar Pembagian Masker Moncong Putih.

Dalam kesempatan itu, sebanyak 500 Masker Moncong Putih dibagikan kepada Kaum Milenial yang berada di Pelosok daerah, hal ini bertujuan agar dapat membentuk kaum Millenial agar mewujudkan Pola Inspiratif.

Apalagi saat ini, dampak penyebaran Covid-19 masih sangat tinggi sehingga Pemerintah dan Beberapa Elemen lapisan masyarakat saling mengedukasi untuk mentaati aturan yang telah diterapkan oleh Protokol-protokol Kesehatan.

Ketua DPC PDI-Perjuangan kabupaten Musi Banyuasin Beni Hernedi mengatakan, semoga pembagian Masker Moncong Putih ini dapat menjaga asa masyarakat agar tetap menjaga kesehatan, berdiam diri dirumah saja, menjaga polah hidip bersih, serta tetap berdoa demi keselamatan bersama.

" Diharapkan kepada Masyarakat khususnya kaum Millenial agar dapat mengedukasi kesesama untuk bekerjasama dalam pencegahan Virus Corona (Covid-19), hal ini karena kita semua dalam masa-masa fokus penanganan yang luar biasa," ungkap Beni Hernedi

Lanjutnya, dalam kesempatan ini juga marilah kita bijak dalam menyebarkan informasi, mengingat saat ini masyarakat harus dapat di edukasi agar tidak menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

" Dalam kesempatan ini juga marilah kita bijaksana dalam memainkan informasi didalam media sosial, kami berterima kasih kepada seluruh unsur elemen lapisan masyarakat yang telah bahu membahu dalam pencegahan maupun sosialisasi terkait Covid-19," lanjutnya.(hsm)

Koramil 402-04/TJ Raja Tetap Siaga Penyebaran Covid 19 Meski di Bulan Puasa

INDRALAYA.DS,- Untuk segera memutus mata rantai penyebaran Virus Corona (Covid – 19), personil Koramil 402-04 / Tanjung Raja Dim 0402 OKI – OI bersama Tim Terpadu Gugus Tugas Covid – 19 Posco 2 Desa Sungai Pinang Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Ogan Ilir, tetap siaga meski di bulan Puasa.

Personil TNI ini tetap melaksanakan pemeriksaan suhu badan para awak dan penumpang kendaraan yang melintas di jalan lintas timur dari arah Lampung menuju ke Kota Palembang.

Hal ini diungkapkan Komandan Koramil 402 – 04/Tj Raja, Kapten Teguh Haryadi
Saat ditemui awak Media, Selasa (28/04/20), ia mengatakan, kegiatan ini sudah cukup lama dilaksanakan, mulai dari pembagian masker hingha pembagian sembako secara gratis kepada masyarakat Tanjung Raja dan sampai sekarang masih menjadi kegiatan rutin sehari-hari.

“Meskipun dalam suasana bulan puasa, bersama Tim Gugus Covid – 19 Desa Sungai Pinang,Mecamatan Sungai Pinang, Kapolsek, BPD, Dishub, Dinkes dan Satlantas Kab,OI terus memperketat pengawasan, kami berkerja siang malam, 24 jam nonton stop demi untuk segera memutuskan mata rantai virus covid -19 agar tidak menyebar ke wilayah Kecamatan Tanjung Raja,” ujarnya.

Ditambahkan, yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah, mulai dari meriksa suhu badan warga pendatang atau yang baru saja pulang dari luar wilayah, yang akan ditindaklanjuti serta selalu dalam pengawasan ketat.

Kemudian mengecek awak kendaraan dan juga para penumpang yang sedang berlalu lalang melintas di jalan lintas timur dari wilayah zona merah seperti Kota Jakarta dan Lampung menuju Kota Palembang, imbuhnya.

“Alhamdulillah sampai saat ini masyarakat yang berada di wilayah Kecamatan Tanjung Raja belum ada yang terjangkit virus covid-19,” ujarnya.

Menurut imformasi dari Tim Gugus Covid-19, lanjut Teguh, ada dua pasien yang positif Virus Corona berasal Desa Tanjung Raja Selatan, “Itu memang benar, kedua pasien itu adalah TKI dari Malaysia, yaitu seorang ibu berusia 29 tahun dan anak nya yang berusia 3 bulan, tetapi atas kesigapan para petugas TNI dan Polri serta petugas Tim Gugus Covid-19, kedua pasien itu belum sampai datang ke desanya, di Kecamatan Tanjung Raja. dan sekarang sudah di isolasi di Wisma Atlit Kota Palembang” pungkasnya. (Rst)

12 PDP di Muba Membaik , Hari ini Satu Orang PDP 32 Covid-19 di Muba Meninggal Dunia

MUBA, DS.-- Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Musi Banyuasin melaporkan bahwa satu orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 32 berjenis kelamin perempuan yang mendapatkan penanganan di RSUD Sekayu meninggal dunia, Senin (27/4/2020) pukul 13.35 WIB. 

Diketahui, PDP 32 ini sebelumnya masuk RSUD Sekayu pada Minggu (26/4/2020) dan mengalami kondisi kesehatan yang memburuk hingga akhirnya meninggal dunia. Hingga 27 April 2020 terkonfirmasi ada sebanyak tiga orang PDP di Muba yang meninggal dunia yakni Pdp 24. Pdp 26 dan Pdp 32 

"PDP 32 ini dari hasil rapid test negatif, namun sebelum meninggal dunia sudah diambil swab dan tinggal menunggu hasil karena belum bisa dipastikan apakah positif atau negatif covid-19," untuk meminimalisir resiko sehingga diputuskan pemakaman berdasarkan protokol kesehatan dan pihak keluarga juga menerima dengan penjelasan yang diberikan ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 di Muba, Herryandi Sinulingga AP. 


Ia menambahkan, berdasarkan data Gugus Tugas Covid-19 Muba per 27 April 2020 
tercatat ada sebanyak 258 ODP dengan Dengan Jumlah ODP selesai Pemantauan 215 Orang dan Jumlah ODP masih dipantau 43 orang, 31 OTG, dan 32 PDP . "Tercatat pula ada sebanyak 11 PDP yang kondisi kesehatannya membaik dan berdasarkan swab BBLK Palembang dinyatakan negatif covid-19," bebernya. 

Hingga saat ini kasus positif PDP Positif Covid-19 di Muba tercatat ada dua kasus yakni kasus 01 Laki-Laki 24 Tahun (impor) dan kasus 02 Laki-Laki 41 Tahun (impor). Kemudian, 3 PDP meninggal dunia dan dimakamkan sesuai protokol SOP covid-19. 

Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin menghimbau kepada masyarakat Muba yang diperantauan untuk tidak mudik terlebih dahulu. "Tunda dulu mudiknya, kita patuhi aturan Pemerintah demi memutus rantai penularan covid-19," ujarnya.

Dodi mengucapkan belasungkawa atas berpulangnya PDP-32 Muba dan ia memastikan proses pemakaman tetap akan dilakukan sesuai SOP Protokol Kesehatan. "Meski masih menunggu hasil swab namun pelaksanaan pemakaman akan dilakukan sesuai SOP protokol kesehatan," tegasnya.

Dodi menghimbau, agar umat muslim yang melaksanakan ibadah puasa khususnya tenaga kesehatan yang menangani covid-19 menjaga asupan vitamin dan gizi selama bertugas. "Jaga kesehatan dan tetap selalu safety saat bertugas, kita sama-sama berdoa dan berupaya memutus rantai penularan covid-19 di Muba," pungkasnya.(hsm) 

Kucurkan Rp500 Miliar untuk Penanganan dan Pencegahan Virus Corona, Ini Sumber Dana yang Dialokasikan Pemkab Muba

MUBA, DS. - Senin, (27/4/2020), pelaksanaan refocusing anggaran menuju tahap penting. Pemkab Muba  rencana segera melakukan tanda tangan MOU antara Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex  dengan APH ( aparat penegak hukum).untuk memastikan nantinya Anggaran 500 Milyar untuk percepatan penanganan covid 19 di Musi Banyuasin dapat berjalan sesuai dengan mekanisme dan sesuai peruntukanya.

"Kalau dengan Apip kita sudah dari awal melakukan pendampingan. Kita melakukan MoU dengan Polri dan Kejaksaan fungsinya adalah supervisi," dan tujuan supervisi ini jangan sampai anggaran dimaksud ada timbul penyelewengan yang dapat berdampak negatif “ Nah dengan Adanya Supervisi dan pendampingan ini kita harapkan semua prosedure dan mekanisme dapat berjalan dengan baik terang Sekda Muba Apriyadi,

Upaya pencegahan dan penanggulangan ancaman wabah Covid-19 atau virus corona di Kabupaten Musi Banyuasin, tambah Apriyadi,  saat ini terus berproses sesuai regulasi dan peraturan yang akan dilaksanakan. Bupati Musi Banyuasin Dr Dodi Reza Alex Noerdin bahkan telah melakukan realokasi penganggaran dana  sebesar Rp500 Miliar semua tentunya untuk penanganan covid 19 di Kabupten Muba dan termasuk dampak yang diakibatkan virus covid 19 .

Khusus kepada khalayak, masyarakat dan media Sekda berpesan agar Mari kita bersama dan satu visi memberikan informasi yang meneduhkan bagi umum. Kepada awak media, Apriyadi juga menyampaikan apresiasi. "Apresiasi buat rekan media. Kita pertahankan situasi dan kondisi tetap kondusif dengan  berita yang tidak mengarah ke berita sumir. Sekali lagi Semua OPD selaku penanggung jawab anggaran akan menjalankan semua ini sesuai anggaran dan regulasi yang ada dan saya sangat mengapresiasi atas kerjasama media selama penanganan  penyebaran covid19. Saya yakin awak media di Muba tidak menyebarkan berita yang mengarah ke fitnah," terang Apriyadi seraya menerangkan bahwa Bupati Muba H DR Dodi Reza Alex setiap hari mengawasi perkembangan alokasi anggaran ini dan ingin segera berjalan dan tentunya mematuhi regulasi yang berlaku.

Saat ini, terang Apriyadi,, tercatat anggaran yang sudah disiapkan dari hasil realokasi dan refocusing anggaran dengan perubahan Peraturan Kepala Daerah tentang Penjabaran APBD sebesar Rp. 137.559.142.432,00,- (Seratus Tiga Puluh Tujuh Milar Lima Ratus Lima Puluh Sembilan Juta Seratus Empat Puluh Dua Ribu Empat Ratus Tiga Puluh Dua Rupiah).

Sementara itu Menurut Kepala DPKAD Muba, Mirwan,  anggaran ini bersumber dari APBD sebesar Rp. 81.228.460.052,00,- Kemudian, Dana Desa Rp.56.330.682.380,-. "Alokasi dana tersebut digunakan untuk pengadaan sarana prasarana, obat-obatan dalam rangka pencegahan, penanggulangan Virus Corona (Covid-19) dan jasa medis serta jaringan pengaman sosial dalam bentuk sembako dan bantuan tunai kepada masyarakat yang terdampak," kata dia 

Selain jumlah di atas,  juga ada  penyesuaian APBD Tahun Anggaran 2020 ini  sebesar Rp. 165.728.582.832,00,- (Seratus Enam Puluh Lima Miliar Tujuh Ratus Dua Puluh Delapan Juta Lima Ratus Delapan Puluh Dua Ribu Delapan Ratus Tiga Puluh Dua Rupiah). Dengan sumber dana    dari APBD sebesar Rp. 95.588.582.832,00,- dan Alokasi Dana Desa Rp.56.750.000.000,- serta Dana Kelurahan Rp. 13.390.000.000,-.

Ketiga sumber dana ini dialokasikan untuk Dinas Sosial  yakni Jaring Pengaman Sosial, BPBD Posko DaOps, Bidang Kesehatan, Subsidi di PDAM 3 bulan, Subsidi Listrik MEP 3 bulan, Biaya Tidak Terduga, Ketahanan pangan ( beli beras rakyat), ADD APBD (Padat karya), Asuransi Kematian Penduduk. 

"Selanjutnya pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 Pemkab Musi Banyuasin merencanakan untuk mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 196.712.274.736,00,- (Seratus Sembilan Puluh Enam Miliar Tujuh Ratus Dua Belas Juta Dua Ratus Tujuh Puluh Empat Ribu Tujuh Ratus Tiga Puluh Enam Rupiah) dan bisa juga bertambah atau berkurang disesuaikan dengan perkembangan ancaman covid 19," terang Mirwan lagi.

Rencana anggaran sebesar Rp. 196.712.274.736,00,- (Seratus Sembilan Puluh Dua Miliar Tujuh Ratus Dua Belas Juta Dua Ratus Tujuh Puluh Empat Ribu Tujuh Ratus Tiga Puluh Enam Rupiah tersebut akan dialokasikan untuk Bidang Kesehatan Rp 140.000.000.000,- berupa  pengadaaan sarpras fasilitas RSUD Sekayu, Sungai Lilin, dan Bayung Lencir, termasuk pengadaaan perlengkapan medis, obat-obatan dan insentif tenaga medis serta Bidang Sosial dan Pemberdayaan masyarakat sebesar Rp 56.712.274.736 dialokasikan untuk BLT, sembako, padat karya, pelatihan kerja di BLK, Pengkreditan KUR, bantuan kelompok tani dan nelayan berupa bibit, pupuk dan pakan," kita berharap dengan telah rampungnya refocusing anggaran ini semua secara administrasi dapat dipergunakan sesuai dengan rencana kerja penanggulangan dan penanganan covid 19 di Musi Banyuasin terang dia.(hsm)