NEWS

Slider

Antisipasi Covid-19 Kades Ulak Lebar Giatkan Sosialisasi Keliling.

LAHAT.DS,--- Evi Fitrianti Kades Ulak Lebar Kecamatan Lahat, dalam menghadapi wabah Pandemi Corona terus berupaya menghambat peredaraannya. Selain melakukan penyemprotan Disinfektan dibeberapa ruas di Desanya.

Beliau juga membagikan masker, selain itu terus hampir tak berselang lama melakukan Sosialisasi keliling Kawasan Desa Ulak Lebar,  demi menyadarkan kepada warganya untuk sama- sama memutus mata rantai peredaran Covid- 19.

Menurut Kades kepada Awak Media di Posko Satgas Covid-19 25/4 " Usaha terus digiatkan  saat ini tergantung kesadaran warga, di Desa kita ini ada
12 orang ODP dari zona merah mereka tengah  melakukan isolasi mandiri dan kondisi kesehatan dalam keadaan sehat " terang Kades. (Nih)

Antisipasi Dampak Covid-19, Bupati DRA Cek Kesiapan Pemdes Lewat Video Conference

MUBA,DS. - Keseriusan  Bupati Muba Dr. H Dodi Reza Alex Noerdin dalam mengatasi pencegahan penularan wabah Covid-19 di kabupaten Musi Banyuasin menjadi sorotan dan apresiasi dari berbagai pihak.

Mengapa tidak, demi menjaga situasi yang tetap kondusif, Video conference saat menjadi jawabannya. Hari ini, Jumat (24/4/2020) Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin didampingi sekretaris daerah Drs H Apriyadi MSi menggelar rapat koordinasi melalui video conference bersama 15 camat di wilayah Muba.

Kegiatan video conference bersama ini dilakukan dalam rangka menyambut puasa Ramadhan 1441 H dan mengecek persiapan Pemerintah desa dalam menyikapi dan antisipasi penyebaran Covid-19.

Dalam kesempatan ini, Bupati Dodi  menghimbau dan menegaskan kepada para Camat dan Kepala Desa untuk tetap mengikuti aturan dan instruksi pemerintah dalam memberantas penyebaran dari penyakit covid-19 dan lakukan Dengan serius tugas ini dengan baik dan saya minta kita wajib bersinergi seluruhnya bergotong royong bersama dan bersatu untuk percepatan penangan covid 19 dan penanganan atas dampak yang disebabkan kepada kita semua. 

"Alhamdulillah walaupun suasana kita dalam keadaan prihatin, di sini kita memang masih bisa bertugas melayani masyarakat dalam suasana yang seperti ini. Saya kembali menghimbau dan menegaskan kepada para Camat dan kepala desa untuk tetap mengikuti aturan dan instruksi himbauan pemerintah dalam rangka kita memberantas penyebaran dari wabah Covid-19. Dan ada beberapa surat edaran dan instruksi yang sudah saya keluarkan. Maka saya tidak perlu membahas satu persatu. Jadi yang saya inginkan di sini adalah kita harus tetap setiap waktu siaga,"ungkapnya.

Selain itu, Bupati Dodi juga meminta agar Camat dan Kades terus meningkat sinergitas pendataan terhadap masyarakat Muba dalam penanganan Covid 19 dapat terlaksana dan di pertanggung jawabkan dengan baik juga transparan dan warga penerima manfaat pastikan betul betul yang membutuhkan sesuai kriteria yang telah ditetapkan pemerintah.

Secara umum Pemerintah Kabupaten Muba telah memberikan perhatian yang cukup luar biasa kepada masyarakat tentang pentingnya antisipasi Covid 19 dan bantuan bansos untuk masyarakat terdampak.

Bupati juga mengatakan jangan sampai data untuk pemberian bantuan kepada masyarakat tersebut tumpang tindih. Dan harapan kita bantuan ini dapat diberikan kepada penerima Bansos yang tepat, karena situasi dan kondisi saat ini masyarakat telah mengalami kesulitan ekonomi karena terdampak Covid 19.

Hadir dalam video conference Sekretaris Daerah Drs H Apriyadi MSi., Kepala Dinas PMD Richard Cahyadi, Kepala Dinkominfo Muba Herryandi Sinulingga, Kepala Dinas Kesehatan dr Azmi Dariusmansyah MARS, dan seluruh Camat di wilayah Muba.(hsm) 

200 Paket Sembako Di Berikan Fuel Terminal Lahat Kepada Warga Ring Satu

LAHAT.DS,---Sebagai wujud keperdulian dan prihatin wabah Pandemi Covid-19  sangat menghawatirkan melanda lebih dari 200 Negara, sehingga menjadi perhatian khalayak.

Fuel Terminal Lahat merasa terpanggil untuk membantu dampak Covid-19, dengan berbagi kasih kepada warga sekitar ring satu yang eknomi kebawah
sebanyak 200 Paket sembako diberikan.
Pembagian sembako diberikan secara simbolis diterima Lurah Kota Negara Rohim SE, MM didampingi ketua RT dan Ketua RW setempat, hal ini dijelaskan Teguh Tri Widodo selaku  Fuel  Manager Terminal Fuel Lahat.

Menurut Fuel Manager (25/4 ) " pemberian bantuan Sembako ini secara kebetulan bertepatan pada moment sambut Puasa Ramadhan dan sekaligus penanganan dampak Covid-19, selain itu sekitar seminggu lalu juga kita berikan bantuan 500 lembar masker double kain juga kepada warga sekitar ring satu. " ujar Fuel Manager.

Selain itu Teguh Tri Widodo berpesan untuk tetap Pysical Distancing ( menjaga jarak), hindari berkerumun, rajin cuci tangan dan Stay Home " pungkas Fuel Manager.

Sementara itu Lurah Kota Negara Rohim SE, MM mengucapkan terima kasih kepada Fuel Terminal Lahat yang telah membantu warganya.(NIH)

Penyebaran COVID-19 Makin Mengkhawatirkan, YLKI Minta Pemkab Lahat Ambil Langkah Progresif

LAHAT.DS, -- Yayasan Lembaga Komsumen Indonesia (YLKI) Lahat Raya meminta Pemerintah Kabupaten Lahat untuk melakukan langkah progresif dalam menangani penyebaran COVID-19 karena kondisinya semakin mengkhawatirkan.

"Kami meminta pemkab Lahat segera melakukan tes dan isolasi yang ketat kepada pendatang karena diduga data belum mencerminkan kondisi di lapangan dalam melakukan 'pembatasan sosial' secara parsial, seharusnya pemkab melarang pendatang masuk, apalagi dari zona merah harus benar-benar dipantau, terbukti kontribusi penyebaran dalam kasus COVID-19 di Lahat (Kikim Barat dan Jarai), menular melalui pasien yang pernah berobat ke tempat wilayah zona merah" kata Ketua YLKI Lahat, Sanderson, dalam keterangan tertulisnya di Lahat, Jumat (24/4/2020).

Sanderson, mengatakan, pemkab harus serius mempertimbangkan pembatasan akses keluar masuk untuk warga agar benar-benar terpantau pergerakannya. Dimana saat Tim Gugus Tugas Covid 19 telah bekerja dengan baik, namun kedepan lebih maksimal lagi diperkirakan puncak pandemi corona.

Selain itu, YLKI meminta pemkab bersinergi dengan pemerintah daerah perbatasan untuk menghalau COVID-19 dan mengawasi jalan tikus yang luput dari pantauan serta membentuk tim kesehatan bersama maupun meningkatkan peran desa-desa diperbatasan.

"Hal itu penting, mengingat luas wilayah kabupaten Lahat yang besar tentunya akses masuk dari jalan tikus akan meningkatkan seiring pembatasan di jalan umum dalam menangani lonjakan pasien COVID-19," kata Sanderson.

Ia menambahkan, manajemen kelengkapan rumah sakit juga harus benar-benar siap menampung pasien COVID-19, dan memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat untuk memberikan rasa aman.

"Bercermin dari rumah sakit daerah lain, pemkab harus memegang kendali mengkoordinasikan puskesmas-puskesmas, karena jangan sampai ada penolakan pasien karena ini tidak manusiawi," kata Sanderson.

Ia juga meminta masyarakat agar menjalankan isolasi mandiri dengan sungguh-sungguh dan melakukan jaga jarak sosial (social distancing) serta pola hidup sehat.

"Perusahaan swasta yang merumahkan karyawannya, bila tidak mampu secara total bisa dilakukan bergantian dan harus melapor ke ketua Rukun Tetangga (RT) tempat mereka tinggal tentang koordinasi warga pendatang.

Pemkab juga melakukan pengaturan tata niaga dengan melakukan pembatasan pembelian bahan pokok demi menjamin ketersediaan dalam waktu yang belum bisa ditentukan," kata Sanderson.

Sementara hingga Jum'at (24/4), “Sudah diisolasi memasuki empat hari. Update per 23 April 2020 jumlah ODP 58, dengan ODP dalam pemantauan tercatat 13 orang, dan selesai mencapai 45 kasus, lalu PDP 2 orang,” kata Jubir Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Lahat, Taufik M Putra.(Inh)

Akhirnya Lahat Ada Positif Covid 19

LAHAT.DS, - Warga Kabupaten Lahat Kecamatan Jarai akhirnya ada yang Positiv Covid 19. Hal tersebut disampaikan Taufiq Mariansyah Putra Juru Bicara Gusgas  Covid 19  Jumat (24/4) di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat.

Dirinya membenarkan jika di Kabupaten Lahat ada PDP 1 Covid 19 dan saat ini masih di rawat.

"Benar, ada yang positif Covid 19 di Kabupaten Lahat. Kami tidak bisa menyebutkan namanya. Dia adalah PDP 1 Covid 19 di Kabupaten Lahat. PDP 1 ini sudah dirawat sejak Sabtu (18/4) sampai dengan saat ini," jelas Taufiq.

Dilanjutkan Taufiq, tracking terhadap PDP 1 sudah dilakukan, bahkan keluarga PDP1 ini sudah diisolasi. Setidaknya ada 14 orang yang diperiksa dan isolasi pada peristiwa tersebut. (Inh)

Warga Desa Pedu Terusik Atas Dilakukan Pembangunan TOWER PT.XL AXIATA

OGAN KOMERING ILIR.DS, -- Warga masyarakat Desa Pedu Kecamatan Jejawi Kabupaten Ogan Komering Ilir, sum-sel, terusik dengan adanya pembangunan Tower XL.AXIATA yang dilakukan oleh Oknum Kepala Desa Pedu bapak Idren Panduwinata, Tower yang dibangun di Desa Pedu, bahkan tower sudah berdiri atas dasar tanpa izin dari masyarakat Desa Pedu,dan warga setempatpun tidak pernah melakukan penanda tanggani terhadap izin tower tersebut, masyarakat setempat takut akan dampak dari pendirian tower tersebut, seperti "GELOMBANG RADIASI DAN TOWER ROBOH", ujar salah satu warga yang berinisial Y, kepada awak media.
Dan saat awak media ingin melakukan penggalian informasi tentang tower Desa Pedu Kepala Desa Pedu yang bernama Idren Panduwinata mengatakan tidak tahu menahu dan tidak berhak tahu, dan dengan lantang serta berkata kasar kepada awak media dengan kata"BENGGAK" atau istilah bahasa indonesia adalah  bodoh, bahkan Oknum Kepala Desa tidak takut kepada Polisi,Pengadilan Negeri, apa ini menandakan sikap profesional seorang kades? 

Bahkan mirisnya awak media diusir oleh istri dari Kepala Desa Pedu dan masyarakat warga setempat meminta keadilan kepada pemerintah dan instansi terkait, untuk segera melakukan tindak lanjutan, Warga Desa Pedu bahkan telah melaporkan perihal ini dan mengirim surat somasi ke Polres OKI, Bupati OKI, Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Kayuagung, ungkap Y masyarakat Desa Pedu yang di rahasiakan. (Tim DS)

Bareng BRG Sumsel, Kartini Desa Bumi Agung Muba Produksi 10 Ribu Masker

Realisasi Gerakan Sejuta Masker Muba Sisir Hingga Daerah Pelosok
MUBA,DS. - Kartini-Kartini hebat yang tergabung PKK Desa Bumi Agung Kecamatan Lalan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bersama Badan Restorasi Gambut (BRG) serta Karang Taruna sangat sigap dalam upaya pencegahan penularan Covid-19, ini juga selaras dengan program yang dijalankan Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin bersama Ketua TP PKK Muba Thia Yufada Dodi Reza. 

Dalam kaitan ini, PKK Desa Bumi Agung bersama BRG serta Karang Taruna Desa Bumi Agung Kecamatan Lalan dengan melibatkan penjahit Lalan  memproduksi 10 ribu masker. 

"Ya, jadi kita gabungan BRG, PKK, dan Karang Taruna dengan memberdayakan penjahit di Lalan memproduksi 10 ribu masker dan akan dibagikan gratis ke warga-warga Lalan," ucap Dinamisator BRG Provinsi Sumatera Selatan, DD Shineba. 

Ia mengatakan bahwa Pada tahap awal ini, untuk Sumsel, BRG akan membuat 10.000 masker kain yang akan dibagikan secara cuma-cuma pada Desa-desa yang didampingi dengan program Desa Peduli Gambut di Sumsel. Hal ini sebagai salah satu bentuk kolaborasi BRG bersama masyarakat desa gambut untuk menghadapi dan menghentikan penularan virus Corona. 

"Pembuatan Masker kain ini, bekerjasama dengan Ibu-ibu dan para perempuan desa yang memiliki keterampilan dan fasilitas menjahit yang kami bagi pada beberapa desa dan beberapa kelompok masyarakat," jelasnya.

Lanjutnya, Desa Bumi Agung adalah salah satu desa di Kabupaten Muba didampingi BRG dengan Program Desa Peduli Gambut tahun 2018. Komitmen desa ini sudah teruji, terbukti dengan terpilih dan mendapat penghargaan sebagai desa terbaik program DPG tahun 2018 lalu. 

"Sebagaimana arahan Kementrian Desa dan Bupati Muba, Desa ini telah menerapkan protokol pencegahan penularan  Covid 19, termasuk dengan upaya para perempuan desa membantu membuatkan masker kain yang nantinya akan dibagikan secara cuma-cuma kepada desa lain," ulasnya.

Ia menambahkan, melalui kegiatan produksi masker ini juga dapat meringankan beban dan lesunya perekonomian penjahit lokal di Desa Bumi Agung. 

"Jadi dengan adanya kegiatan produksi 10 ribu masker ini kita libatkan langsung penjahit di Desa Bumi Agung dan dapat sedikit meringankan neban mereka di tengah wabah Covid-19 ini," ulasnya.

Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin menuturkan masker kain tersebut dianjurkan untuk dipakai saat bepergian di luar rumah oleh orang yang sehat, sementara masker surgical atau masker yang selama ini digunakan hanya dipakai untuk tenaga medis serta ODP dan PDP. 

"Kendati masker kain bisa digunakan untuk mencegah virus corona, masyarakat tetap diimbau untuk menjaga jarak aman 1 – 2 meter," terangnya.

Dodi berkeyakinan, dengan gerakan masker Muba nantinya dapat menghambat proses penyebaran dari virus corona. 

"Bahwasanya kita sering berpendapat jika yang sehat tidak perlu memakai masker ternyata walaupun kita sehat  belum tentu dapat terhindar dari virus covid-19 sehingga pada saat kita bertemu dengan orang yang rentan daya tahannya menurun berpotensi untuk menyebabkan virus dari tubuh kita itu masuk ke mereka yang daya tahan tubuhnya lagi menurun dan menjadi penyakit, Jadi yang sehat pun memakai masker kain," terangnya.

Ketua TP PKK Muba, Thia Yufada menyebutkan, pihaknya akan maksimal berperan untuk gerakan masker Muba ini nantinya. "Ini langkah konkrit dan gerakan nyata untuk meminimalisir serta mencegah penularan covid-19," kata Thia.

Wanita Inspiratif Sumsel ini menambahkan, gerakan masker Muba ini juga dapat meringankan beban UMKM khususnya penjahit di Muba yang saat ini terdampak akibat wabah covid-19. "Semoga gerakan masker Muba ini bermanfaat untuk warga Muba, serta warga Muba terhindar dari wabah Covid-19," harapnya.(hsm) 

Satu PDP di Muba Meninggal Dunia, Lakukan Pemakaman Sesuai SOP Protokol Kesehatan

MUBA, DS. - Meski masih menunggu hasil swab Covid-19, namun satu orang Pasien Dalam Pemantauan (PDP) ke 26 berdasarkan pengecekan awal (skrining)  hasil rapid test positif di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang sempat mendapatkan perawatan di RSUD Sekayu dan dinyatakan meninggal dunia pada Kamis (23/4/2020) tetap akan mematuhi protokol kesehatan pada proses pemakamannya. 

"Sebelumnya PDP ke-26 asal Muba ini mendapatkan perawatan di RS Palembang kemudian karena kondisi kesehatan sudah mulai membaik PDP-26 ini berangkat ke Sekayu dan sempat berada di rumah selama lebih kurang 4 hari, dan kondisi kesehatan memburuk saat masuk ke RSUD Sekayu kemudian pukul 18.30 WIB pada Kamis (23/4/2020) meninggal dunia, dari hasil rapid test positif, namun kita tetap masih menunggu hasil swab," berdasarkan protokol kesehatan ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Muba Dr Povi Pada Indarta Sp P. 

Dr Povi Pada Indarta Menyatakan PDP-26 tersebut memiliki  penyakit yang cukup complicated seperti Diabetes Melitus (DM).penyakit jantung.ginjal dan infeksi paru saat dirawat di RS Sekayu. " dan untuk memastikan hasil Diagnosanya Prinsipnya kita masih menunggu hasil swab utk menkonfirmasi apakah terdeteksi covid 19 atw tidak.dan kita wajib tetap mematuhi SOP Protokol kesehatan," ucapnya.

Lanjutnya, pemakaman yang dilaksanakan pada hari ini kita lakukan juga mematuhi protokol kesehatan dan proses pemakaman akan ditempatkan di pemakaman keluarga. "Tetap mengikuti SOP Protokol Kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku," terangnya.

Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin menghimbau kepada masyarakat Muba tidak perlu panik atas adanya kejadian yang salah satu pasien PDP yang meninggal Dunia semua prosedur yang kita jalankan bersama gugus tugas mengacu kepada protokol kesehatan dan regulasi yang berlaku demi kebaikan kita bersama 

Dodi mengucapkan belasungkawa atas berpulangnya PDP-26 Muba dan ia memastikan proses pemakaman tetap akan dilakukan sesuai SOP Protokol Kesehatan. "Meski masih menunggu hasil swab namun pelaksanaan pemakaman akan dilakukan sesuai SOP protokol kesehatan," demi kebaikan kita semua tegasnya.

Dodi menghimbau, agar umat muslim yang melaksanakan ibadah puasa khususnya tenaga kesehatan yang menangani covid-19 menjaga asupan vitamin dan gizi selama bertugas. "Jaga kesehatan dan tetap selalu safety saat bertugas, kita sama-sama berdoa dan berupaya memutus rantai penularan covid-19 di Muba,"  dan bagi warga muba yang ada diperantauan  tunda mudik lebaran tahun demi kebaikan keluarga dikampung halaman dan kebaikan diri sendiri pungkasnya.(hsm) 

Mantan Bupati Muba Pahri Azhari Berpulang, Dodi Reza Berduka

MUBA,DS. - Inalillahi Wa Innailaihi Rojiuun, kabar duka menyelimuti Kabupaten Musi Banyuasin. H Pahri Azhari, Bupati Muba 2008-2015 meninggal dunia, Kamis (23/4/2020) pukul 13.00 WIB. Almarhum sempat menjalani perawatan di RS Siloam Palembang.

"Saya atas nama pribadi dan Kepala Daerah Muba mengucapkan  berduka cita atas kepergian Pak Pahri Azhari. Bupati Muba  periode 2008-2015," ucap Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA.

Di mata Dodi  almarhum adalah sosok seorang kakak, pengusaha, politisi dan mantan Bupati.
"Banyak ilmu yang saya dapat dari almarhum. Beliau orang baik dan sudah memberikan kontribusi pembangunan di Kabupaten Muba," ungkapnya.

Dodi juga merasakan duka mendalam yang menimpa segenap masyarakat Muba. Mereka kehilangan sosok seorang bapak,  Pahri Azhari. "Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, Amin ya rabbal allamin," ucapnya lagi.

Diketahui, sebelumnya Pahri Azhari mengalami insiden kecelakaan Kamis (16/4/2020) lalu saat mengendarai motor gede (Moge)  melintasi Sembawa, Kabupaten Banyuasin.

Kerabat Pahri Azhari, Fakhruddin kepada media mengklarifikasi perihal ini. "Ya, benar beliau  sempat dirawat di RS Siloam Palembang," ungkapnya.

Dikatakan, insiden kecelakaan tersebut terjadi saat Pahri Azhari hendak melakukan perjalanan mengendarai motor besarnya dari Palembang menuju Sungai Lilin, Muba.(hsm)

Ikut Serta bersatu Lawan Covid-19 PT.BA dan PLN. cabang Lahat Serahkan Bantuan

LAHAT.DS, -- Pandemi wabah Corona yang melanda saat ini menjadi perhatian khusus dari pemerintah, dimana dalam penanggulangan covid-19 tentunya membutuhkan biaya yang sangat besar.

Untuk itu. dukungan dan peran serta pihak ketiga sangat dibutuhkan terutama dukungan partisipasi bantuan dana maupun alat APD agar dalam penangulangan. peyebaran corona dapat diputus dalam wilayah kabupaten Lahat.

Berkaitan penanggulangan covid-19 Pemerintah Daerah menerima. bantuan dari PT.BA dan PLN Cabang Lahat yang diterima langsung oleh Bupati Lahat Cik Ujang SH diruang. Ofrum pemda Lahat.

Efinsi Kabag humas PT.BA megatakan.23/4 Bantuan dari PT.BA diserahkan oleh  Senior Manajer CSR PTBA  Zulfikar Azhar dan didampingi oleh SM PALBA pak Venpri Sagara dan staf CSR ptba
juga  Manajer Humas berupa Beras 5 ton,Masker Kain 5000 lbr,Hazzmat 200 pcs dan Face shield 100 pcs.

Efinsi juga menambahkan Rencana besok jumat. 24/4  akan menyusul bantuan masker untuk Kecamatan Merapi. Timur 2000 lembar dan Kecamatan Merapi Barat 2000 lembar
pungkasnya. (Inh)