NEWS

Slider

Marko Susanto Lantik 8 Kepala Desa Terpilih Kecamatan Sekayu

MUBA,DS. - 12 kecamatan di kabupaten Musi Banyuasin lantik 65 Kepala Desa terpilih, dimana masing-masing camat telah di instruksikan oleh Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin untuk melantik Kepala Desa yang terpilih.

12 kecamatan yang telah melaksanakan pelantikan ke 65 kepala Desa tersebut adalah, Kecamatan Sekayu, Lais, Sungai Keruh, Jirak Jaya, Batang Hari Leko, Keluang, Lawang Wetan, Babat Toman, Sanga Desa, Plakat Tinggi, Tungkal Jaya, Sungai Lilin, Babat Supat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) kabupaten Musi Banyuasin Richard Cahyadi AP MSi dalam kesempatannya, mengacu pada Peraturan Daerah No 6 Tahun 2019 Pasal 58 bahwa Bupati bisa mendelegasikan kewenangan kepada camat untuk melantik kepala desa terpilih.

Ini dilakukan agar pemerintah desa yang Definitif segera bekerja dalam menyikapai wabah Covid-19 dimana pemerintah desa sekarang sedang sibuk sibuknya melakukan pendataan masyarakat yang terkena dampak Covid-19 ini dan sekaligus mengambil langkah pencegahan dan himbauan terhadap masyarakat dalam menyikapi kejadian ini sehingga dengan dilantiknya kades depenitif semua bisa berjalan sesuai yang diharapkan pemerintah. 

" Memang pelantikan ini telah terjadi beberapa kali perubahan baik waktu maupun jumlah undangan namum sesuai arahan Bupati sekarang diminta kepada para camat untuk melakukan pelantikan tersebut dengan tetap mengacu pada aturan yang ada mengunakan protokol kesehatan dan membatasi jumlah yang hadir dimana yang hadir kita hanya minta kepala desa saja," ungkap Richard.

Terpisah, Camat Sekayu Marko Susanto SSTP MSi dalam kesempatannya mengatakan, kami siap melaksanakan instruksi Bupati untuk melantik 8 kades terpilih hasil Pilkades Serentak 2020, bahwa setelah pelantikan ini tentunya para Kades langsung menghadapi tugas berat yakni bersama-sama Pemerintah mencegah penyebaran dan memutus mata rantai Covid-19 di desa masing-masing.

" Selamat melaksanakan tugas dan pengabdian kepada kades yang akan dilantik, serta terima kasih kepada 8 Penjabat Kades yang telah melaksanakan tugas-tugasnya lebih kurang 4 bulan, serta sukses melaksanakan Pilkades serentak semoga pengabdian yang dilakukan dibalas amal ibadahnya oleh Allah SWT," ucap Marko.

Adapun Kepala Desa yang telah dilantik adalah :
1. Sabar Budi Utomo Kepala Desa Sukarami
2. Imrah SH Kepala Desa Sungai Batang (C6)
3. Syailendra Kepala Desa Muara Teladan 
4. Zazili Mustofa Kepala Desa Lumpatan II
5. Ali Sodikin Kepala Desa Bailangu
6. Abdul Hulik Kepala Desa Sungai Medak (C7)
7. Rosidin Kepala Desa Bandar Jaya
8. Pi'u Kepala Desa Rimba Ukur (C5)

Turut Hadir dalam pelantikan ke 8 Kepala Desa terpilih tersebut, Sekdis DPMD Muba Agus Kurniawan, Lurah Serasan Jaya, Lurah Balai Agung, Lurah Soak Baru, Danramil 401-03/Sekayu Kapt Arm Arfrianto, Kapolsek Sekayu IPTU Ade Nurdin Tim 119 Dinkes Muba, Ka UPTD Se-Kecamatan Sekayu.(hsm) 

Bupati DRA Luncurkan Gerakan Bhakti Sosial Polda Sumsel Peduli Covid-19 di Muba

AKBP Yudhi Markus PInem : Bantuan ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap masyarakat  Musi Banyuasin

MUBA, DS. -Di tengah mewabahnya Corona Virus atau Covid-19, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin Bersama dengan Jajaran Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19  yakni Polres Muba dan Dandim 0401 Muba terus bersinergi dan  tidak kenal lelah berupaya secara maksimal melakukan upaya pencegahan dan membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19 di wilayah Muba,Selasa (21/4/2020).

Hari ini, Selasa bertempat di halaman kantor Polres Muba, Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin telah meluncurkan gerakan Bhakti Sosial Polda Sumsel di Kabupaten Muba sekaligus menyerahkan bantuan.

Bakti sosial kali ini berupa penyaluran paket sembako. Adapun sasaran yang diberikan adalah anak yatim piatu, panti asuhan, pondok pesantren, jompo, duafa, buruh, warga yang di PHK, tukang becak dan tukang ojek.

Bantuan itu, ada sebanyak 3000 paket sembako yang berisi gula, susu, minyak Goreng 2 ton, mie instan 400 Kardus dan 18 ton beras yang dibagikan untuk masyarakat di Kabupaten Muba.

Pembagian paket sembako ini dilakukan Polri secara serentak termasuk di Kabupaten Muba. Paket sembako ini juga diterangkan Yudi juga didapat dari sumbangan keluarga besar Polres Muba, ditambah dengan CSR dan dari sejumlah perusahaan, serta sumbangan individu masyarakat.

"Bantuan ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap masyarakat dan dibagikan diseluruh Kecamatan melalui Polsek-Polsek. Dan paket sembako ini dibagikan kepada masyarakat terdampak langsung Covid-19,"terang Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem.

Sementara, Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Bupati Muba, Dodi menerangkan bahwa Pemkab bersama TNI, Polri, organisasi kepemudaan dan lainnya terus berupaya melakukan pemutusan mata rantai Covid-19. 

Sudah berbagai langkah dan tindakan telah dilakukan, mulai dari penyemprotan disinfektan, penyediaan rumah sehat, membagikan sembako, pembangunan dapur umum, dan menjalankan bakti sosial. 

"Kita tidak bisa melakukan aksi-aksi yang seperti biasa. Karena dibeberapa daerah sudah diterapkan zona merah, dan kita berada di daerah berbatasan. Oleh sebab itu, kita Pemkab Muba harus pastikan, pemeriksaan di 5 titik perbatasan terus ditingkatkan, salah satunya diperbatasan terjauh Muba di yaitu di kecamatan Bayung Lencir, adapun kendaraan dan orang yang masuk harus diperiksa, jika ada yang menunjukkan gejala maka langsung dilakukan rapid test, sehingga kita siapkan ruang isolasi, di kecamatan Bayung Lencir guna bisa mengatasi wabah ini,"pungkas Bupati Dodi.(hsm) 

Tia Ningsih Kabid P2P Terangkan APD Level 3 Wajib di Gunakan Petugas Kesehatan

LAHAT.DS, -- Terkait banyaknya pertanyaan pengunaan Alat. Pelindung Diri (APD) petugas mana saja yang layak memakainya guna untuk menghindari peyebaran virus corona yang sangat mematikan ini tanpa pandang bulu baik mereka dari kalangan menegah keatas maupun mereka dari kalangan menengah kebawah .

Untuk itu secara langsung awak. media mewawancarai Tia Ningsih kabit P2P dinas Kesehatan Kabupaten Lahat,dimana informasi dilapangan satgas covid yang ada di desa harus menggunakan alat APD Lengkap.

Dalam penjelasan Tia Ningsih Kabid P2P ia megatakan 21/4 untuk APD itu ada. tingkatan seperti APD level 1 digunakan oleh satgas covid -19 yang ada didesa mereka tidak perlu memakai APD. lengkap cukup memakai masker dan sarung tangan alat APD level 1 masker

APD level 2 terdiri dari masker,sarung tangan dan baju Hasmed ini dipakai pada saat petugas kesehatan untuk mengambil simpel darah,sedangkan
level 3 APD lengkap hanya dipakai petugas kesehatan yang memeriksa dan melayani pasien covid -19 yang terpapar virus mereka harus memakai baju lengkap dan dipakai 2 lapis

Tia juga menambahkan bila Kondisi tidak memungkinkan atau genting satgas yang ada diposko perbatasan seperti posko batay dan posko muara lawai bisa dipakai untuk petugas posko diantaranya dari dishub dan Koramil dibantu Petugas dari kesehatan.

Petugas kesehatan yang diperbantukan di perbatasan harus memakai Alat pelindung diri seperti baju hasmed untuk memeriksa masyarakat yang akan masuk ke wilayah Kabupaten Lahat

Pemeriksaan dilakukan petugas pegukuran suhu tubuh kepada masyarakat namun tetap menjaga jarak ( Socyial Distancing)   menimal 1 meter .

Lanjut Kabid P2P untuk pencegahan dan pengendalian penyakit Corona  Blower tidak dibolehkan untuk penyemprotan Disinfektan terhadap manusia tapi digunakan untuk benda mati seperti meja, mobil dll, APD  alat pelindung diri) silahkan dipakai tapi ada pada tempatnya pungkasnya.

Gunaidi Sos. Kepala Puskesmas Perangai membenarkan bahwa Pemakaian Alat pelindung diri seperti Level 2 dan Level 3 hanya dipakai oleh tim kesehatan katanya. (NIH)

Gerakan Perduli Covid- 19 Guru GTT dan Pegawai Tidak Tetap Terima Bantuan Sembako

# Bantuan Diserahkan Secara Simbolis di SMA N 4 Lahat.#

LAHAT.DS, -  Keperihatinan terhadap masyarakat terkena dampak virus corona Sebagai wujud kepedulian terhadap dampak
yang berimbas perekonomian masyarakat menurun secara draktis.

Untuk itu sebagai wujut kepedulian terhadap masyarakat terdampak virus corona Civitas Akademika SMA Negeri Unggul 4 Lahat melakukan gerakan peduli Covid - 19 kepada guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT)

Dimana Pada kesempatan itu juga Civitas Akademika SMA Negeri Unggul 4 Lahat, juga menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa 1441 Hijriyah kepada seluruh
guuru sekaligus memberikan bantuan berupa sembako yang diserahkan langsung secara simbolis di SMA Negeri 4 Unggul Lahat, Senin (20/4).kemarin

Kepsek SMA Negeri 4 Lahat, Baslini, M.Pd menyampaikan rasa syukurnya atas pergerakan Civitas Akademika SMA Negeri Unggul 4 Lahat , yang masih dapat berbagi kepada masyarakat yang terdampak akibat wabah Covid - 19.

Dia berharap, bantuan sembako yang diberikan itu dapat meringankan beban masyarakat yang perekonomiannya cukup terguncang menghadapi Covid - 19.

" Apalagi menjelang bulan Ramadan, semoga bantuan sembako yang diberikan ini dapat dimamfaatkan sebaik - baiknya," harapnya.

Salah seorang PTT penerima bantuan tersebut menyampaikan terimakasihnya atas bantuan itu. Dia mengatakan, apa yang diberikan setidaknya dapat sedikit meringankan beban dalam memenuhi kebutuhan sehari - hari.

" Alhamdulilah masih ada yang peduli dengan keadaan kami. Jujur saja, sejak merebaknya Covid - 19, perekonomian keluarga saya cukup terkeda dampaknya." tuturnya.(Inh)

BUPATI OGAN ILIR MELALUI DINSOS AKAN BAGIKAN SEMBAKO UNTUK 122.516 KK DI 241 DESA KELURAHAN

INDRALAYA.DS, -- Dalam upaya meringankan beban masyarakat Kabupaten Ogan Ilir yang terkena Dampak dari Pendemi Covid-19 Corona Virus dibumi caram seguguk, Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir melalui Dinas Sosial akan membagikan Paket Sembako untuk 122.516 KK Di 241 Desa/Kelurahan yang tersebar dalam 16 Kecamatan.

Bupati Ogan Ilir, HM Ilyas Panji Alam.SE,SH,MM melalui Kepala Dinas Sosial,H.Irawan Sulaiman mengatakan, saat ini Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir yang diakomodasi Dinas Sosial bersama Tim dari OPD, dibantu Para Kades dan Camat dimasing masing wilayah sedang mendata nama nama penerima bantuan, untuk sementara sudah 7 Kecamatan yang terdata yang lainnya masih berproses, nantinya paket sembako akan dibagikan untuk 122.516 Kepala Keluarga (KK) Di 241 Desa/Kelurahan yang tersebar dalam 16 Kecamatan se Ogan Ilir, isi sembako tersebut diantaranya Beras 10 kg, sarden 6 kaleng, kecap 1 botol serta mie istan.

Pembagian sembako ke masyarakat ini berdasarkan jumlah Kepala keluarga (KK) Bukan jiwa, sebagaimana data yang kami peroleh berdasarkan usulan Kades, diketahui camat dan unsur forum komunikasi kecamatan” kata Irawan Sulaiman diruang kerjanya selasa (21/4/2020).

H.Irawan Sulaiman tambahkan, jika nanti pembagian Sembako ini terjadi kekurangan maka akan kita tambah lagi sesuai instruksi Bupati, kebijakan ini untuk menghindari kecemburuan sosial, namun yang memang merasa mampu sebaiknya jangan menerima, akhir minggu ini atau awal minggu depan insha Allah sudah bisa didistribusikan langsung ke penerima secara bertahap, bantuan ini diharapkan bisa meringankan beban masyarakat dalam menghadapi pendemi wabah Covid-19 Corona Virus,” ujarnya.Jend 

Ada Apa ?... Akses Informasi Tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup DLH Tertutup

LAHAT – Informasi untuk memulai segala aktivitas yang dilakukan dan hebatnya konstitusi yang memberi jaminan bagi warga untuk mendapat hak memperoleh informasi yang diatur di Pasal 28 F  UUD 1945. Aturan dasar hak sosial ini dituang lebih rigid dalam UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

Dalam filosofi dasar yang ingin dibangun undang-undang ini adalah informasi merupakan kebutuhan pokok setiap orang bagi pengembangan pribadi dan lingkungan sosialnya serta bagian penting bagi ketahanan Nasional.

Untuk kontek Negara yang dilaksanakan Pemerintah dan Pemerintah Daerah, sebagai pejabat publik melekat wewenang, hak dan kewajiban secara Administrasi.

Salah satunya yakni wajib melaksanakan dan mentaati aturan perundang-undang yang ada. Dalam hal ini termasuk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lahat yang enggan memberikan dokumen lingkungan berupa Rekomendasi Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan (SPPL) perusahaan yang beroperasi di wilayah Lahat melalui surat Dinas Lingkungan Hidup Kab. Lahat No. 660/461/DLH tanggal 8 April 2020 yang ditanda tangani oleh Ir. Agus Salman, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kab. Lahat atas Permohonan Data Publik PLANTARI No. 003/PLANTARI/IP/III/2020 tanggal 26 Maret 2020.

Dalam jawaban surat kepala Dinas Lingkungan Hidup telah mengabaikan hakikat Undang –undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP), dengan diterbitkan aturan ini bahwa setiap warga berhak memperoleh informasi yang merupakan hak asasi manusia. Di era sekarang keterbukaan informasi publik bukan lagi barang yang bisa ditutupi, disimpan, dan tidak bisa diakses publik.

Dokumen Lingkungan SPPL sebagai dokumen publik seharus bisa diakses oleh setiap orang karena jelas aturanya. Pejabat publik yang taat aturan berarti pejabat yang memberi pelayanan yang bagi warga sebagai bentuk terciptanya negara demokratis yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat untuk mewujudkan penyelenggaraan Negara yang baik, ungkap Sanderson pada Senin (21/04)

Dalam jawaban penolakan pemberian data sangat kurang relevan dan tidak mempertimbangkan serta melihat kepentingan yang lebih besar jika dipersulit dan tertutupnya akses informasi terhadap dokumen lingkungan SPPL yang dipegang DLH. Kita paham dan mengalami sendiri dampak dari masalah-masalah lingkungan hidup yang ada di Kabupaten Lahat yang secara langsung mempengaruhi hidup dan kehidupan warganya, banjir, tanah longsong, pencemaran udara, konflik sosial akibat tambang baik dari perusahaan, masyarakat dan pemerintah Daerah. Hampir tiap hari kita baca media, terkait masalah lingkungan dalam arti luas. Namun sejauh ini langkah kongkrit dari pemerintah daerah belum jelas dan terkesan mencari kambing hitam dari pokok permasalahan dampak pertambangan khususnya di Kabupaten Lahat.

Diakui Sanderson, warga sering disuguhi informasi data yang simpang siur baik dari DLH, Dinas Pertambangan, dan audit BPK terkait IUP, dana reklamasi tambang, Dokumen Amdal/UKL/UPL wilayah RTRW, dan upaya hukum yang sudah dilakukan. Undang-undang keterbukaan informasi ini seyogyanya sebagai sarana dalam mengoptimalkan pengawasan publik terhadap penyelenggaraan negara dan Badan Publik lainnya dan segala sesuatu yang berakibat pada kepentingan publik. Ini yang seharusnya dibangun oleh pajabat publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lahat melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lahat dan ditampilkan melalui website agar jangan saling menyalahkan, lempar tanggungjawab, mencoba menutupi masalah lingkungan yang krusial akibat tambang batubara dan lainnya. Sudah saatnya menjadi pejabat publik yang mengabadi pada warganya karena amanah jabatan yang dipegang bukan mengabadi karena ada tekanan oknum partai politik, pengusaha, birokrat, anggota dewan dan sebagainnya, ujar Sanderson Syafe’i, ST. SH Ketua PLANTARI di Kantornya bilangan Bandar Jaya.

Sanderson menjelaskan, dalam sistem pengelolaan informasi publik berpijak pada satu upaya untuk mengembangkan masyarakat informasi, dimana masyarakat peduli dengan memuaskan. Inh.

Camat Mulak Ulu Dan Camat Tanjung Tebat Turut Dampingi Bupati Tinjau Posko Perbatasan

LAHATDS,-- Bupati Lahat dalam rangka kunjungan ke Posko penanganan Virus Corona di Posko Perbatasan antara Kabupaten  Muara Enim dan Kecamatan Mulak Ulu. Di Desa Lawang Agung Kabupaten Lahat, melibatkan Camat Mulak Ulu dan Camat Tanjung Tebat pada 21 Maret 2020.

Menurut Sumarno SE, MSI, giat tersebut merupakan peninjauan kesiapan Posko Covid-19 Desa Lawang Agung Mulak Ulu yang merupakan pintu keluar- Masuk Kabupaten Lahat menuju Kabupaten Muara Enim, karena di zona ini yang diperioritaskan " ujar Camat Mulak Ulu.
Ariapulun SE Camat Tanjung Tebat kepada Media ini menjelaskan " setelah rombongan Bupati dan beberapa Camat melihat langsung kondisi daerah perbatasan Alhamdulilah dalam kondisi Kondusif, sejauh ini belum ditemukan pasien yang terpapar Virus Corona.

Namun kita tertap selalu waspada terhadap orang yang lalu lalang keluar masuk pintu perbatasan, Kecamatan Tanjung Tebat juga merupakan perbatasan Lahat- Pagar Alam. Untuk itulah Siaga Covid- 19 di Kecamatan Tanjung Tebat juga diperketat " pungkas Ariapulun. (NIH)

Polres Lahat Perduli Masyarakat Terdampak Covid -19 Secara Serentak Seindinesia Bagikan Sepuluh Ton Beras, Seribu Nasi Kotak Dan Ribuan Masker

LAHAT,DS, - Polres Lahat melaksanakan kegiatan aksi peduli kepada warga terdampak Covid 19. Agar kegiatan berjalan lancar, terarah dan tepat sasaran Kapolres Lahat AKBP Irwansyah SIK, MH CLA kerahkan seluruh personilnya yang dipimpinan seluruh Kasat menebar puluhan ton beras serta membagikan masker kepada warga yang kurang mampu 21/04.

Menggunakan kendaraan dinas, paketan sembako di drop dan dibagikan langsung kepada warga di seputaran kota Lahat serta desa terdekat di kecamatan kota Lahat,Selain membagikan beras dan masker, pihak Polres Lahat yang juga dibantu anggota Kodim 0405/Lahat serta Yonzipur Lahat hari ini memberikan seribu nasi kotak kepada mang ojek, mang becak serta pemulung Informasi terangkum, beras yang diberikan kepada warga kurang mampu sebanyak 10 ton,Mie 400 dus, Nasi kotak 1000 bungkus serta 5000 masker Dalam pembagian sembako pihak polres Lahat secara spontan mendatangi warga yang secara kasat mata terlihat benar benar membutuhkan.
Menghindari kerumunan warga, kendaraan pengangkut sembako tidak diberhentikan terlalu lama dan Personil yang ditunjuk langsung memikul paketan sembako dan membagikan kepada warga yang membutuhkan.

Usai menebar sembako di pusat kota Lahat, Kasat Lantas Polres Lahat AKP Rio Artha Luwih SIK dan Kasat Sabhara Polres Lahat Herman Akiri SH beserta personil membagikan paketan sembako di desa Keban dan Desa Senabing Lahat.

Sementara Kapolres Lahat didampingi Kasat Binmas Polres Lahat AKP Zulfikar melanjutkan
pembagian sembako di beberapa panti asuhan anak yatim piatu. Kegiatan yang dilaksanakan mendapat respon positif dari masyarakat, pantauan media ini pembagian sembako berjalan lancar.

Kegiatan ini merupakan suatu bentuk keperdulian Polres Lahat terhadap warga yang terkena dampak cari virus yang mematikan ini,untuk itu melalui Polres Perduli kita memberikan bantuan sembako dan warga yang benar-benar membutuhkan Sembako
kepada tukang becak, tukang ojek, pemulung serta warga yang secara kasat mata dan memang bebar-benar membutuhkan,"terang Kapolres Lahat AKBP Irwansyah SIK melalui Kasat.

Binmas Polres Lahat AKP Zulfikar didampingi Kasat Lantas AKP Rio Artha Luwih SIK Ditambahkan Rio, kegiatan pembagian sembako pada warga terdampak covid 19 ini serentak
dilaksanakan di seluruh wilayah Negara Indonesia. Dijelaskan Rio, selain membagikan sembako.

Selain Sembako pihaknya juga memberikan nasi kotak kepada warga Lahat serta mensosialisasikan pentingnya mengikuti anjuran pemerintah terkait penyebaran covid 19.

Untuk mentaati anjuran pemerintah. Kami mengajak kepada warga Lahat khususnya mari kita bersama lawan covid 19 ini mulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan,"ajaknya.(Inh)

Sebanyak 500 Masker Dibagikan Camat Tanjung Tebat Ke Kalangan

LAHAT.DS, --- Ariapun SE Camat Tanjung Tebat beserta Ketua TPKK Kecamatan Netty Ariapulun,  siang ini mengunjungi Pasar Pekan/ Kalangan yang digelar  seminggu sekali. 21/4

Pembagian masker ini diberikan kepada pengunjung dan pedagang Kalangan, pantauan Awak Media terlihat Camat beserta Ketua TPKK Kecamatan membagikan masker dan sesekali memakaikan masker kepada orang tua yang kesulitan memakai masker.
Menurut Camat " Pemberian masker ini merupakan Sosialisasi kepada masyarakat yang ada di Kecamatan Tanjung Tebat untuk selalu memakai masker,  pentingnya memakai masker diluar rumah kita tak pernah tahu bahaya yang mengancam. Tapi bila kita mengenakan masker mudah- mudahan selalu aman dari Virus Corona.

Selain itu Camat juga menghimbau kepada pengunjung Kalangan untuk tidak lama- lama di Kalangan, sudah mendapatkan apa yang kita cari harap segera pulang dan langsung cuci tangan " ujar Ariapulun SE. (NIH)

Camat Sungai Keruh bersama Ormas OKP, Insan Pers Bagikan Masker dan Tinjau Posko Covid-19

MUBA,DS. - Camat Sungai Keruh M Imron SSos MSi bersama Ormas OKP dan Insan Pers bagikan Masker dan Tinjau Posko Mandiri Pemeriksaan kendaraan dan Penyemprotan Disinfektan di Desa Sindang Marga kecamatan Sungai Keruh, Selasa (21/4/2020).

Giat ini adalah tindaklanjut dari #GerakanMubawajib masker yang digagas oleh Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin selaku ketua Gugus Tugas, yang dijalankan oleh kami selaku Forkopimcam Sungai Keruh. Kegiatan ini, telah kami laksanakan sejak 9 April 2020 lalu.

Sebelumnya telah dilaksanakan pembagian masker di 8 desa yang ada di Sungai Keruh yaitu di desa, Tebing Bulang 1.300, Sungai Dua 600, Sindang Marga 400, Sukalali 200, Kertajaya 350, Rantau Sialang 250, Pagarkaya 200, dan Gajah Mati 300 total Masker yang telah dibagikan Forkopimcam Sungai Keruh adalah 3.500 Masker.

Dalam kesempatannya, M Imron SSos MSi selaku Camat kecamatan Sungai Keruh mengatakan, kegiatan ini telah kami laksanakan mulai 9 April 2020 lalu, dengan kegiatan Pembagian Masker, Penyemprotan Disinfektan, dan Pembagian Sembako kepada warga berkekurangan dan berpenghasilan Rendah.

" Hari ini, kami bersama tim dari Ormas OKP dan Insan Pers telah membagikan masker dan peninjauan Posko Mandiri Pemeriksaan Kendaraan yang terletak di desa Sindang Marga, kami Apresiasi gerakan yang telah dilakukan oleh Ormas OKP dan Insan Pers dalam Sosialisasi Edukasi terkait wabah Virus Corona (Covid-19)," ungkap Imron.

Lebih lanjut Imron menegaskan, untuk Penjagaan pada Posko kita berlakukan pendaatan kepada warga yang keluar masuk daerah kita, mengingat wilayah kabupaten kita adalah salah satu kabupaten yang dikeliling oleh pintu masuk antar lintas kabupaten tetangga.

" Kita berharap dengan Sinergitas yang telah tertata dapat memutus mata rantai penyebaran Wabah Virus Corona (Covid-19). Ayo Bersama kita cegah Covid-19 dengan cara patuhi Protokol Kesehatan, serta saling menghimbau untuk melaksanakan Sosial Distanding, selain dari pada itu kita ada beberapa Posko yang didirikan secara mandiri," dikatakan Imron.

Sementara itu Rian Kepala Desa terpilih desa Gajah Mati kecamatan Sungai Keruh saat ikut pembagian masker mengatakan, semoga dengan adanya sinergitas yang terjalin ini dapat memutus mata rantai Covid-19, Pembagian Masker ini kita laksanakan door to door kepada Warga.

" Dengan adanya giat ini diharapkan kita dapat membentuk kesadaran warga di saat wabah Covid-19 dan seterusnya, besok kami akan dilantik oleh Pak Camat mudah-mudahan kami bisa menjalankan amanah kami sebagai Kepala Desa terpilih," ujar Rian.

Giat pembagian Masker dan peninjauan Posko ini dikuti juga oleh Babinsa Koramil 401-03/Sekayu, PJ Kades Gajah Mati, TP PKK Desa Gajah Mati, Karang Taruna Sungai Keruh.(hsm)