NEWS

Slider

Kepala Desa Talang Jawa Bagikan Masker dan Alat Pencuci Tangan

LAHAT.DS, - Sebagai upaya pencegahan penyebaran pandemi Virus Corona atau Covid - 19 diwilayah pemerintahan Desa Talang Jawa Kecamatan Tanjung Tebat Kabupaten Lahat, hari ini Senin 20 April 2020 Karmansyah Kepala Desa Talang Jawa membagikan masker kepada warganya.

Tak hanya membagikan masker saja, Kepala Desa yang di dampingi oleh Bhabinkamtibmas serta perangkat desa lainnya juga memberikan tempat air untuk mencuci tangan.

" Gunakanlah alat ini, taati aturan pemerintah serta pakailah masker jika hendak keluar rumah", Pesan Karmansyah terhadap Warganya.

Karmansyah juga menghimbau agar jika ada warganya pulang daei rantauan atau ada warga pendatang untuk segera melaporkan diri, supaya dapat dipantau dan mengisolasikan diri selama 14 hari.

" Mari sama - sama kita perangi peredaran Covid - 19 ini dengan melaporkan diri kepada kepala desa apabila ada warga kita yang pulang dari rantau sehingga kita dapat memantaunya" ucap Karmansyah.

Ancaman Virus Corona benar - benar membuat kita merasa was - was, namun tetap tenang dan janganlah panik. Tetap patuhi anjuran pemerintah baik pemerintah pusat hingga kepemerintahan Desa, Pesan Sang Kades kepada para warganya.(HNI)

BUPATI DAN FORKOPIMDA LAHAT TINJAU HARGA SEMBAKO DAN STOK BULOG

LAHAT.DS,- Usai membagikan sembako secara simbolis yang bertempat di Halaman Pemkab Lahat, Bupati Lahat Cik Ujang SH bersama Wakil H. Haryanto SE. MM. MBA, dan Forkopimda Lahat didampingi Kadis Perdagangan Fikriansyah, langsung meninjau harga sembako di pasar lematang dan pasar Square, Senin (20/4).

Peninjauan Bupati Lahat bersama Forkopimda ini, tujuannya untuk memantau harga beras dan bahan pokok lainnya terkait adanya wabah Virus Corona (Covid-19) yang saat ini dikatakan menyebar di dunia.
Dikatakan Bupati Lahat Cik Ujang, sengaja ia meninjau secara langsung agar kiranya para pedagang tidak mencari kesempatan untuk menaikkan harga ditengah adanya wabah Covid-19 ini. Dan juga para pedagangpun dihimbau menggunakan masker.

"Alhamdulillah, setelah kami cek harga daging, ikan, dan bahan pokok lainnya, ternyata harganya masih maksimal seperti biasa, dan pedagangpun menjual dengan kompak dengan harga yang sama tidak jauh beda", katanya.

Usai meninjau pasar, Bupati Lahat bersama Wakil dan forkopimda langsung meninjau lokasi gudang Bulog yang bertempat di lembayung, untuk mengecek stok beras dan gula.

"Di Kabupaten Lahat stok gula dan Beras Bulog, insya Allah masih aman dan cukup. Kemudian, dari harga juga sudah menurun dan stabil. Kita semua berdoa, semoga wabah Covid-19 ini cepat berakhir dan tidak terjadi di Kabupaten Lahat", ungkapnya.Kominfo Lahat.(HNI)

Cik Ujang Apresiasi Baznas dan Bank BRI Cabang Lahat Bagikan Sembako Kepad Warga Terdampak Covid - 19

LAHAT.DS, – Bulan suci ramadhan 1441 H. Kali ini berada ditengah pandemi Covid-19 yang berdampak pada rendahnya penghasilan masyarakat dan sulitnya memenuhi kebutuhan pokok. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lahat bersama BRI Cabang Lahat menyalurkan ratusan paket sembako kepada warga Kecamatan Lahat dan Clanning Servis Pemda Kabupaten Lahat

"Pemberian paket sembako tersebut dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Lahat".
Hari Prasetyo selaku pimpinan BRI Cabang Lahat mengatakan bahwa pembagian paket sembako sebantak 100 paket yang nantinya akan dibeeikan kepada para Clanning Servis Pemda Lahat dan sisanya unruk warga dikecamatan Lahat.

" Semoga bermanfaat dan sedikit meringankan beban ekonomi bagi warga terdampak pandemi Covid - 19" Ujar Hari Prasetyo.

Kemudian Dikatakan oleh Nasyir Syakhni Ketua Baznas Kabupaten Lahat bahwa Penyalurkan paket sembako yang dimulai dari Kecamatan Lahat pada hari ini Senin (20/4/20) dengan jumlah mustahik sebanyak 800 orang masing masing menerima 10 kg beras, 2 kg minyak goreng, 2 kg gandum dan uang 100 ribu rupiah. Yang mana  Total keseluruhan yaitu 8 ton beras, 1600 kg minyak goreng, 1600 kg gandum dan uang Rp.80.000.000.

“Pendistribusian ini langsung kita serahkan melalui RT/Kades sekecamatan Lahat masing masing 6 orang penerima atau mustahik dengan demikian kita terhindar dari berkumpul nya para mustahik disatu  tempat,” ujar H.M.Nashir Syakni S.Ag Kemedia ini.

Sementara itu Bupati Lahat Cik Ujang, SH dalam sambutannya  menyampaikan Ucapan Terima Kasih pada pihak Baznas dan BRI Cabang Lahat yang telah menyalurkan Bantuan Paket sembako untuk warga Lahat yang terdampak oleh Covid-19.

“Mudah-mudahan dengan Paket sembako ini bisa meringankan sedikit kebutuhan mereka menjelang puasa ramadhan tahun ini", Ujar Cik Ujang.

Dirinya juga menghimbau pada warga Lahat agar bersama sama menjaga kesehatan, budayakan mencuci tangan, memakai masker saat keluar rumah,dan menjaga jarak serta Berdoa pada Tuhan semoga Virus Covid- 19 segera hilang,” Tutup Cik Ujang.(HNI)

Rusidi Harto Kembali Jabat Ketua Forum Kades Mulak Ulu

LAHAT.DS,-- Usai jabatan Ketua Forum Kecamatan Mulak Ulu  Rusidi Harto Kades Babatan, karena ketegasan dan kewibawaan beliau mengatasi dan memimpin 15 Kades yang dibawahinya maka berdasarkan kesepakatan dari hasil rapat bersama akhirnya Rusidi tetap menjabat sebagai Ketua Forum Kecamatan Mulak Ulu kembali.

Rapat yang dihadiri Camat Mulak Ulu Sumarno SE, MSi, bertempat di Ruang Camat Mulak Ulu 20/4. dihadiri 16 Kades,  sedangkan sebagai  Wakil  Ketua Marsudi Rahmat Kades  Desa Tebing Tinggi, Seketaris  Edison Kades  Datar Balam dan  Bendahara Edisar Kades Sukananti.
Rusidi Harto kepada media ini beliau mengatakan " Alhamdulilah, kepercayaan menjadi Ketua Forum yang diamanatkan kembali kepada saya, kedepannya akan lebih baik lagi dalam menjalankan tugas " ujar Rusidi.

Sementara itu Camat Mulak Ulu Sumarno SE, MSi berharap tetap terjalin sinergitas antara Kades dengan pihak Forkomincam Desa Mulak Ulu.(NIH)

Ada Gejala Langsung Ke Yankes Tak Jujur Terpapar Covid-19, Sanksi Pidana dan Denda Rp100 Juta Menanti

MUBA, DS.-- Guna memutus rantai penularan wabah Covid-19 atau virus corona di Kabupaten Musi Banyuasin, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin terus melakukan upaya-upaya konkrit di lapangan baik dari pencegahan hingga ke penanganan medis. 

Dalam kaitan ini juga, Bupati Muba Dr Dodi Reza menghimbau agar warga Muba yang terpapar Covid-19 untuk jujur dalam penjelasan dan kronologis kontak fisik ketika sebelum mendapatkan perawatan isolasi.

"Saya minta agar warga yang terkena gejala Covid-19 segera memeriksa diri dan melapor ke RS setempat, selain itu harus jujur kepada tenaga medis," tegasnya.

Ia menyebutkan, Covid-19 ini bukanlah aib dan harus mendapatkan penanganan segera. "Jadi untuk memutus rantai penularan tentu harus cepat dengan bekal kejujuran warga menceritakan kronologis kontak fisik mereka," terangnya. 

Sementara itu, Direktur RSUD Sekayu dr Makson Parulian Purba MARS menjelaskan kejujuran warga yang terindikasi Covid-19 sangat penting. "Kalau tidak jujur dapat mengakibatkan rantai penularan meluas," ungkapnya.

Ia menjelaskan, kejujuran juga dapat mempermudah tenaga medis dalam pendataan serta meminimalisir meluasnya penularan. "Ini juga diatur dalam Undang-Undang, bahkan kalau tidak jujur bisa disanksi pidana dengan ancaman 1 tahun penjara dan denda maksimal Rp100 juta," bebernya.

Makson menambahkan, adapun aturan yang mengatur ketentuan tersebut yakni di KUHP Pasal 378, Permenkes RI Nomor 4 Tahun 2018 Pasal 26 point d Pasal 14 UU tahun 1984.

"Kemudian, pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Karantina Kesehatan dimana Setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan Karantina Kesehatan sebagaimana dimaksud pasal 9 ayat 1 dan/atau menghalangi penyelenggaraan karantina kesehatan sehingga menyebabkan kedaruratan kesehatan masyarakat dipenjara 1 tahun dan denda Rp100 juta," pungkasnya.
dan yang terpenting juga adalah melindungi tenaga medis agar dapat memberikan tindakan dan perawatan yang tepat sehingga dapat mendeteksi secara dini dan  mengurangi resiko penularan covid 19.(hsred) 

PJS Kepala Desa Padang Masat Kecamatan Mulak Ulu Bagikan Tempat Cuci Tangan Dan Masker Ke Pada Warganya

LAHAT.DS,-- Berbagai upaya memutus mata rantai peredaran Virus Corona, berbagai pihak melakukan berbagai antisipasi dimulai melakukan penyemprotan Disinfektan hingga pembagian alat kesehatan lainnya yang berguna memutus  mata rantai Covid-19.

Amri Penjabat sementara ( PjS ) Desa Padang Masat Kecamatan Mulak Ulu  bersama  Ketua BPD   Pirdawan pada hari Senin 20 Maret 2020 tampak mengadakan pembagian tempat cuci tangan,  Masker, Lap  tangan   sabun serta Galon 120 dan masker 500 lembar dibagikan secara gratis di Desanya.

Setelah Alat kesehatan ini dibagikan kepada kepala keluarga, digarapkan galon diisi dengan air bersih, Lap tangan serta sabun ditaruh di depan pintu sebelum masuk rumah. Keluar rumah harus memakai masker " ujar Amri.

Selain juga Kades selalu menghimbau kepada warganya untuk tidak berkerumun ,tetap dirumah" pungkas Kades.(NIH)

PMI OGAN ILIR BERIKAN BANTUAN KE PADA TIM SATGAS COVID 19

INDRALAYA.DS, --- Untuk mencegah penyebaran Covid-19, PMI Ogan Ilir menyerahkan bantuan tempat cuci tangan portable, alat pelindung diri (APD), masker dan hand sanitizer kepada Tim Gugus Percepatan Penanggulangan Covid-19 Ogan Ilir dalam rangka kesiapsiagaan, pencegahan, pengendalian dan percepatan penanganan Corona virus disease (Covid-19), Senin (20/04/2020).
Kegiatan yang dilaksanakan di posko induk Gugus tugas percepatan penanggulangan covid 19 Ogan Ilir ini juga turut dihadiri oleh Bupati Ogan Ilir, Sekretaris Daerah, Asisten, Kepala OPD dan Kepala Bagian lingkup Sekretariat Daerah Ogan Ilir.
Ketua PMI Ogan Ilir Hj. Meli Mustika menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada Ketua Tim Gugus Fungsi H. Herman, SH, MM dan relawan PMI Ogan Ilir.

Menurut dia, Palang Merah Indonesia (PMI) Ogan Ilir berikan bantuan dengan rincian 10 unit tempat cuci tangan portable, 10 paket APD untuk posko gugus fungsi, 25 paket APD untuk puskesmas di Ogan Ilir, 30 paket APD ke IDI Ogan Ilir 1600 masker dan 800 botol hand sanitizer.

Di tempat yang sama, Bupati Ogan Ilir H.M. Ilyas Panji Alam mengatakan bantuan berupa tempat cuci tangan portable, APD lengkap, masker dan hand sanitizer ini merupakan Donasi dari PMI Ogan Ilir untuk Tim Gugus Penanggulangan Covid 19 yang nantinya akan didistribusikan ke rumah sakit, puskesmas, dan instansi terkait.

“Hari ini kita menerima bantuan alat pelindung diri atau APD untuk semua puskesmas dan instansi terkait seperti BPBD, Damkar dan lainnya,” ujar Bupati.

Bupati Ogan Ilir berharap bantuan APD yang diserahkan ini nantinya dapat membantu Tim Gugus Beserta Instansi terkait lainnya dalam menjalankan fungsi percepatan penanggulangan wabah virus corona khususnya di Ogan Ilir.

Terkait dengan pemberitaan ada salah satu warganya yang terjangkit virus covid-19 dari Desa Ibul II Kecamatan Pemulutan yang saat ini diisolasi, Bupati Ogan Ilir berpesan kepada warganya agar selalu mematuhi aturan pemerintah dan melaksanakan maklumat Kapolri untuk menjaga jarak, menjauhi keramaian, dan menerapkan pola hidup sehat dan bersih. Red

Gerakan Masker Muba Masif Berjalan untuk Memutus Penyebaran Covid 19, Ormas Okp Dan Insa Pers Muba

MUBA,DS. - Memutus penyebaran virus covid 19, Pemkab Musi Banyuasin, terus bergerak dengan melakukan berbagai langkah, salah satunya program Sejuta  masker  bagi masyarakat Sebagaimana yang telah dicanangkan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin Dengan Program #GerakanMasker Muba, Masker Kain untuk warga yang sehat dan  masker medis untuk warga yang ODP dan PDP dan bagi Petugas Medis.

Sekretaris Daerah (Sekda) Muba, H Apriyadi, bersama segenap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Muba, membagikan masker secara gratis sebagai "Gerakan Masker Muba Peduli Melawan Virus Corona".

Ia mengatakan, agar masyarakat selalu memakai maskernya dalam beraktivitas di luar rumah, kemudian kalau ada keluarga yang datang dari daerah Perantau yang masuk ke Muba agar melaporkan diri ke RT/RW atau kepada kepala desa setempat dan juga relawan desa atau RT/RW kadus atau persngkat desa diharapkan kita wajib pro aktif berperan serta bersama mendata warga yang masuk wilayah muba galakan kembali wajib lapor 1x24 jam tujuannya adalah selain mengamankan desa kita juga mendata warga yang masuk desa atau mudik dusun yang diwajibkan isolasi mandiri 14 hari di desa masing masing yang tujuannya menekan penyebaran covid 19 di Bumi Serasan Sekate yang kita banggakan tuturnya. 

" Selain itu mari kita gerakan Budayakan selalu cuci tangan pakai sabun di air mengalir, bila merasakan gejala demam tinggi lapor ke fasilitas kesehatan terdekat agar diberikan pengobatan," katanya, saat membagikan masker, Senin (20/4).

Dijelaskan dia, pembagian masker ini bentuk kepedulian dan perlindungan terhadap masyarakat dalam mencegah penyebaran virus Corona. Sebagaimana yang telah di canangkan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin "Adanya pembagian masker ini, kami berharap.masyarakat semakin sadar, akan bahaya virus corona ini," dan saya juga mengapresisasi keterlibatan semua pihak dengan gerakan meminimalisir penyebaran covid 19 seperti yang selama ini berjalan selain Pemda ada beberapa organisasi masyarakat  organisasi kepemudaan,Ormas Okp,LSM dan  Insan pers,yang telah bergerak bersama membantu bagi  masker dan telah terlibat dalam sosialisasi penanganan covid 19 didaerah kita ini  tegasnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Muba dr H Azmi Dariusmansyah, MARS, mengatakan diharapkan dengan kegiatan ini bisa memutus penyebaran covid 19. Sehingga dalam berkomunikasi maupun berinteraksi, bisa tetap menggunakan masker.

"Mohon masyarakat, agar selalu menggunakan masker dalam setiap aktifitas. dan tidak lupa juga,! untuk selalu cuci tangan," katanya.

Ditambahkan dia, kalau ada keluarga yang datang baik itu dari luar daerah, maupun kabupaten lain untuk melapor. "Kalau  ada memang ada gejala panas yang tinggi, maka segeralah datang ke fasilitas kesehatan yang terdekat," dan kami minta kejujuran kita bersama mari kita gotong royong bersama saat ini untuk meminimalisir penyebaran covid 19 pungkasnya.(hsred) 

Tiga Kawanan Pelaku Curas Jalintim di Ogan Ilir Berhasil Dibekuk Unit Pidum Polres Ogan Ilir

INDRALAYA,DS. - Unit Pidum Polres Ogan Ilir bersama jajaran Reskrim Polsek Indralaya berhasil Membekuk kawanan pelaku Kasus Tindak Pencurian dengan Kekerasan (Curas),minggu (18/4/2020).

Korban tindak kejahatan dijalan lintas timur kali ini adalah Syafriwandi (55) seorang sopir yang beralamat di Lubuk Basung Sumatera Barat.

Ketiga pelaku tindak curas yang menjalankan aksinya dijalan lintas timur (Jalintim) Palembang - Kayu Agung, tepatnya didesa Sukaraja Baru Kecamatan Indralaya Selatan tersebut  datang menghampiri korban saat korban mengganti ban mobilnya yang gembos.


Kompol. Zainalsyah Kepala Bagian (Kabag) Hubungan Masyarakat (Humas) Polres Ogan Ilir mengatakan, Polres Ogan Ilir berhasil membekuk kawanan pelaku tindak curas,ketiga pelaku 2 diantaranya warga Indralaya Selatan dan 1 orang warga Tanjung Raja,",ya,anggota kita dibawah pimpinan kanit Pidum Polres Ogan Ilir IPDA Rahmad Jaka Tara  melaksanakan Patroli hanting di seputaran Jalintim Palembang - Kayu Agung Desa Suka Raja Baru, mendapat informasi dari warga bahwa ke 3 Tesangka akan melakukan pengembosan ban,saat itulah anggota kita bergerak,"katanya.

Selanjutnya satu tersangka Akbar sedang berada di rumah makan restu bundo dapat diamankan dan setelah dilakukan pengembangan akhirnya anggota Polres Ogan Ilir melakukan pengejaran terhadap 2 Tersangka lainnya Mustardi dan Abu Daut,"setelah kita lakukan pengembangan anggota kita kembali dapat meringkus 2 orang tersangka lainnya,bersama sejumlah barang bukti"terang kabag humas.(Tim/red)

Nenek Asal Pemulutan Positif Terpapar Covid-19

INDRALAYA.DS, -- Ditengah gencarnya melakukan tindakan pencegahan penularan virus corona, seperti penyemprotan di segala lini, ternyata di Kabupaten Ogan Ilir (OI) masih kecolongan.

Kabar ini cukup heboh di media sosial (medsos), karena OI yang selama ini tercatat zero virus Covid-19, namun tiba-tiba salah satu warganya diberitakan tertular virus corona tersebut.

Diketahui, bila pasien corona itu seorang perempuan berusia 70 Tahun asal Pemulutan ditetapkan positif terpapar Covid-19. Pasien dengan nomor kasus 77 di Sumsel itu, merupakan kasus pertama di Kabupaten OI.

Juru Bicara Satuan Gugus Tugas Penanggulangan Percepatan Penanggulangan Covid-19, Wahyudi mengatakan bahwa sampai saat ini pihaknya telah melakukan penyelidikan atas dugaan pasien yang terpapar Covid-19.

“Kita akan selidiki bagaimana bisa terkena virus itu. Karena saat ditetapkan, pihak kabupaten hanya mendapat konfirmasi dari provinsi. Sekarang sedang diwawancarai, usai mendapat konfirmasi dari provinsi sesuai protokoler kesehatan. Saat ini sedang kami data,” ujar Wahyudi saat dihubungi awak media di Oga Ilir, Minggu (19/4/2020).

Wahyudi mengatakan, pasien ke 77 itu berasal dari Kecamatan Pemulutan, Kabupaten OI. Dimana, salah seorang keluarganya merupakan supir truk dan diduga terpapar dari keluarganya.

“Tapi belum bisa dipastikan, masih kita wawancarai,” tegasnya.

Saat ini, pasien tersebut telah berada di RS Bari untuk mendapat tindakan medis.

Sementara, beberapa orang yang pernah mengalami kontak langsung dengan pasien itu juga diperiksa lebih lanjut.

“Sudah kita tindaklanjuti sesuai protokoler yang berlaku,” jelasnya.

Sementara kabar lainnya, bila pasien corona itu terpapar dari kedatangan anaknyo dari Serang yang bekerja sebagai kernet truk.  Seminggu dari situ, pasien memeriksakan diri ke RS Bari. Hasil pemeriksaan ternyata positif tertular Covid-19. (Tim)