NEWS

Slider

PMI OGAN ILIR BERIKAN BANTUAN KE PADA TIM SATGAS COVID 19

INDRALAYA.DS, --- Untuk mencegah penyebaran Covid-19, PMI Ogan Ilir menyerahkan bantuan tempat cuci tangan portable, alat pelindung diri (APD), masker dan hand sanitizer kepada Tim Gugus Percepatan Penanggulangan Covid-19 Ogan Ilir dalam rangka kesiapsiagaan, pencegahan, pengendalian dan percepatan penanganan Corona virus disease (Covid-19), Senin (20/04/2020).
Kegiatan yang dilaksanakan di posko induk Gugus tugas percepatan penanggulangan covid 19 Ogan Ilir ini juga turut dihadiri oleh Bupati Ogan Ilir, Sekretaris Daerah, Asisten, Kepala OPD dan Kepala Bagian lingkup Sekretariat Daerah Ogan Ilir.
Ketua PMI Ogan Ilir Hj. Meli Mustika menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada Ketua Tim Gugus Fungsi H. Herman, SH, MM dan relawan PMI Ogan Ilir.

Menurut dia, Palang Merah Indonesia (PMI) Ogan Ilir berikan bantuan dengan rincian 10 unit tempat cuci tangan portable, 10 paket APD untuk posko gugus fungsi, 25 paket APD untuk puskesmas di Ogan Ilir, 30 paket APD ke IDI Ogan Ilir 1600 masker dan 800 botol hand sanitizer.

Di tempat yang sama, Bupati Ogan Ilir H.M. Ilyas Panji Alam mengatakan bantuan berupa tempat cuci tangan portable, APD lengkap, masker dan hand sanitizer ini merupakan Donasi dari PMI Ogan Ilir untuk Tim Gugus Penanggulangan Covid 19 yang nantinya akan didistribusikan ke rumah sakit, puskesmas, dan instansi terkait.

“Hari ini kita menerima bantuan alat pelindung diri atau APD untuk semua puskesmas dan instansi terkait seperti BPBD, Damkar dan lainnya,” ujar Bupati.

Bupati Ogan Ilir berharap bantuan APD yang diserahkan ini nantinya dapat membantu Tim Gugus Beserta Instansi terkait lainnya dalam menjalankan fungsi percepatan penanggulangan wabah virus corona khususnya di Ogan Ilir.

Terkait dengan pemberitaan ada salah satu warganya yang terjangkit virus covid-19 dari Desa Ibul II Kecamatan Pemulutan yang saat ini diisolasi, Bupati Ogan Ilir berpesan kepada warganya agar selalu mematuhi aturan pemerintah dan melaksanakan maklumat Kapolri untuk menjaga jarak, menjauhi keramaian, dan menerapkan pola hidup sehat dan bersih. Red

Gerakan Masker Muba Masif Berjalan untuk Memutus Penyebaran Covid 19, Ormas Okp Dan Insa Pers Muba

MUBA,DS. - Memutus penyebaran virus covid 19, Pemkab Musi Banyuasin, terus bergerak dengan melakukan berbagai langkah, salah satunya program Sejuta  masker  bagi masyarakat Sebagaimana yang telah dicanangkan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin Dengan Program #GerakanMasker Muba, Masker Kain untuk warga yang sehat dan  masker medis untuk warga yang ODP dan PDP dan bagi Petugas Medis.

Sekretaris Daerah (Sekda) Muba, H Apriyadi, bersama segenap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Muba, membagikan masker secara gratis sebagai "Gerakan Masker Muba Peduli Melawan Virus Corona".

Ia mengatakan, agar masyarakat selalu memakai maskernya dalam beraktivitas di luar rumah, kemudian kalau ada keluarga yang datang dari daerah Perantau yang masuk ke Muba agar melaporkan diri ke RT/RW atau kepada kepala desa setempat dan juga relawan desa atau RT/RW kadus atau persngkat desa diharapkan kita wajib pro aktif berperan serta bersama mendata warga yang masuk wilayah muba galakan kembali wajib lapor 1x24 jam tujuannya adalah selain mengamankan desa kita juga mendata warga yang masuk desa atau mudik dusun yang diwajibkan isolasi mandiri 14 hari di desa masing masing yang tujuannya menekan penyebaran covid 19 di Bumi Serasan Sekate yang kita banggakan tuturnya. 

" Selain itu mari kita gerakan Budayakan selalu cuci tangan pakai sabun di air mengalir, bila merasakan gejala demam tinggi lapor ke fasilitas kesehatan terdekat agar diberikan pengobatan," katanya, saat membagikan masker, Senin (20/4).

Dijelaskan dia, pembagian masker ini bentuk kepedulian dan perlindungan terhadap masyarakat dalam mencegah penyebaran virus Corona. Sebagaimana yang telah di canangkan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin "Adanya pembagian masker ini, kami berharap.masyarakat semakin sadar, akan bahaya virus corona ini," dan saya juga mengapresisasi keterlibatan semua pihak dengan gerakan meminimalisir penyebaran covid 19 seperti yang selama ini berjalan selain Pemda ada beberapa organisasi masyarakat  organisasi kepemudaan,Ormas Okp,LSM dan  Insan pers,yang telah bergerak bersama membantu bagi  masker dan telah terlibat dalam sosialisasi penanganan covid 19 didaerah kita ini  tegasnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Muba dr H Azmi Dariusmansyah, MARS, mengatakan diharapkan dengan kegiatan ini bisa memutus penyebaran covid 19. Sehingga dalam berkomunikasi maupun berinteraksi, bisa tetap menggunakan masker.

"Mohon masyarakat, agar selalu menggunakan masker dalam setiap aktifitas. dan tidak lupa juga,! untuk selalu cuci tangan," katanya.

Ditambahkan dia, kalau ada keluarga yang datang baik itu dari luar daerah, maupun kabupaten lain untuk melapor. "Kalau  ada memang ada gejala panas yang tinggi, maka segeralah datang ke fasilitas kesehatan yang terdekat," dan kami minta kejujuran kita bersama mari kita gotong royong bersama saat ini untuk meminimalisir penyebaran covid 19 pungkasnya.(hsred) 

Tiga Kawanan Pelaku Curas Jalintim di Ogan Ilir Berhasil Dibekuk Unit Pidum Polres Ogan Ilir

INDRALAYA,DS. - Unit Pidum Polres Ogan Ilir bersama jajaran Reskrim Polsek Indralaya berhasil Membekuk kawanan pelaku Kasus Tindak Pencurian dengan Kekerasan (Curas),minggu (18/4/2020).

Korban tindak kejahatan dijalan lintas timur kali ini adalah Syafriwandi (55) seorang sopir yang beralamat di Lubuk Basung Sumatera Barat.

Ketiga pelaku tindak curas yang menjalankan aksinya dijalan lintas timur (Jalintim) Palembang - Kayu Agung, tepatnya didesa Sukaraja Baru Kecamatan Indralaya Selatan tersebut  datang menghampiri korban saat korban mengganti ban mobilnya yang gembos.


Kompol. Zainalsyah Kepala Bagian (Kabag) Hubungan Masyarakat (Humas) Polres Ogan Ilir mengatakan, Polres Ogan Ilir berhasil membekuk kawanan pelaku tindak curas,ketiga pelaku 2 diantaranya warga Indralaya Selatan dan 1 orang warga Tanjung Raja,",ya,anggota kita dibawah pimpinan kanit Pidum Polres Ogan Ilir IPDA Rahmad Jaka Tara  melaksanakan Patroli hanting di seputaran Jalintim Palembang - Kayu Agung Desa Suka Raja Baru, mendapat informasi dari warga bahwa ke 3 Tesangka akan melakukan pengembosan ban,saat itulah anggota kita bergerak,"katanya.

Selanjutnya satu tersangka Akbar sedang berada di rumah makan restu bundo dapat diamankan dan setelah dilakukan pengembangan akhirnya anggota Polres Ogan Ilir melakukan pengejaran terhadap 2 Tersangka lainnya Mustardi dan Abu Daut,"setelah kita lakukan pengembangan anggota kita kembali dapat meringkus 2 orang tersangka lainnya,bersama sejumlah barang bukti"terang kabag humas.(Tim/red)

Nenek Asal Pemulutan Positif Terpapar Covid-19

INDRALAYA.DS, -- Ditengah gencarnya melakukan tindakan pencegahan penularan virus corona, seperti penyemprotan di segala lini, ternyata di Kabupaten Ogan Ilir (OI) masih kecolongan.

Kabar ini cukup heboh di media sosial (medsos), karena OI yang selama ini tercatat zero virus Covid-19, namun tiba-tiba salah satu warganya diberitakan tertular virus corona tersebut.

Diketahui, bila pasien corona itu seorang perempuan berusia 70 Tahun asal Pemulutan ditetapkan positif terpapar Covid-19. Pasien dengan nomor kasus 77 di Sumsel itu, merupakan kasus pertama di Kabupaten OI.

Juru Bicara Satuan Gugus Tugas Penanggulangan Percepatan Penanggulangan Covid-19, Wahyudi mengatakan bahwa sampai saat ini pihaknya telah melakukan penyelidikan atas dugaan pasien yang terpapar Covid-19.

“Kita akan selidiki bagaimana bisa terkena virus itu. Karena saat ditetapkan, pihak kabupaten hanya mendapat konfirmasi dari provinsi. Sekarang sedang diwawancarai, usai mendapat konfirmasi dari provinsi sesuai protokoler kesehatan. Saat ini sedang kami data,” ujar Wahyudi saat dihubungi awak media di Oga Ilir, Minggu (19/4/2020).

Wahyudi mengatakan, pasien ke 77 itu berasal dari Kecamatan Pemulutan, Kabupaten OI. Dimana, salah seorang keluarganya merupakan supir truk dan diduga terpapar dari keluarganya.

“Tapi belum bisa dipastikan, masih kita wawancarai,” tegasnya.

Saat ini, pasien tersebut telah berada di RS Bari untuk mendapat tindakan medis.

Sementara, beberapa orang yang pernah mengalami kontak langsung dengan pasien itu juga diperiksa lebih lanjut.

“Sudah kita tindaklanjuti sesuai protokoler yang berlaku,” jelasnya.

Sementara kabar lainnya, bila pasien corona itu terpapar dari kedatangan anaknyo dari Serang yang bekerja sebagai kernet truk.  Seminggu dari situ, pasien memeriksakan diri ke RS Bari. Hasil pemeriksaan ternyata positif tertular Covid-19. (Tim)

Komunitas Avanza Xenia Solution Sumsel peduli covid 19 dengan berbagi masker gratis

INDRALAYA,DS. – Sebagai bentuk kepedulian terhadap wabah pandemik Corona atau Covid-19, Forum Komunitas Avanza Xenia Sumatera Selatan  (AXS),membagikan masker kain secara gratis bagi para pengendara yang lewat di wilayah Ogan Ilir dan Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan, Minggu (19/4/2020).

Komunitas yang terdiri dari anggota-anggota yang berdomisili di Sumatera Selatan ini membagikan masker gratis di 3 titik di Prabumulih, Tanjung Raja Ogan Ilir, dan Kayu Agung OKI.
Menurut Koordinator wilayah Ogan Ilir M Faqihuddin Mengatakan, pembagian masker ini merupakan bentuk kepedulian komunitas akan wabah pandemic Covid-19. Upaya ini merupakan salah satu cara dalam mencegah penularan virus tersebut di wilayah Indonesia, khususnya Di Ogan Ilir dan Ogan Komering Ilir.

"Kita bagikan masker gratis kepada pengendara sebagai upaya mencegah penularan Covid-19," katanya.

M Faqihuddin melanjutkan, masker-masker ini merupakan hasil dari donasi dan patungan dari para AXSer Sumsel,Hal ini dikarenakan komunitas ini selalu bergerak di bidang sosial dan mau berbagi.

"Kita memakai masker kain, karena ikut membantu saudara-saudara kita yang saat ini banyak beralih profesi awal nya menjahit pakaian, karna saat ini sedang sepi orderan, jadi mereka menjahit masker kain.

Sedangkan Ade Putera selaku ketua kegiatan menambahkan nanti tidak menutup kemungkinan bagi para donatur lainnya untuk turut menyumbang, baik itu tenaga maupun hartanya, untuk berdonasi dalam memerangi wabah ini.

"Insya allah kegiatan-kegiatan seperti ini akan terus kita lakukan tidak ada kata lelah untuk berbagi," jelasnya.

Terpisah Bastari (23) Warga Sungai Pinang Ogan Ilir mengapresiasi kegiatan bagi - bagi masker gratis yang dilakukan Komunitas AXS,"ya,kami ucapkan terima kasih atas masker yang telah diberikan kepada kami pengendara pengguna jalan,ini sangat membantu masyarakat yang belum punya masker,"terangnya.(drs)

Kerahkan 11 Petugas, TPHP Semprotkan Desinfektan

MUBA, DS. - Sebagai wujud pencegahan dan pemutusan mata rantai Corona Virus Disease (Covid 19), Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Pertanian Musi Banyuasin melakukan penyemprotan di Perumahan Griya Randik dan Lingkungan II Kelurahan Kayu Kecamatan Sekayu, kemarin (19/04/2020). 

Kepala Dinas TPHP Muba Ir Thamrin , mengatakan kegiatan yang dilakukan tersebut murni inisiatif dari warga perumahan mengajukan usulan yang disampaikan ke tim gugus Satgas Covid 19 bidang TPHP. 

" atas hal ini kami berkolaborasi dengan Tim Satgas gugus tugas Covid 19, Danramil dan Polsek Sekayu , dan BPBD, Dinkes Muba, ini tujuannya pencegahan Virus Corona," jelas Thamrin.

Agar terkafer seluruhnya di Perumahan Griya Randik Sekayu, pihak Dinas TPHP Muba mengerahkan 11 orang petugas melakukan penyemprotan cairan Desinfektan.

"Pada Hari Sabtu 18 April 2020 penyemprotan dilakukan di sekitar luar rumah Komplek Griya Randik Sekayu, di pagar, gagang pintu, dinding rumah, dan yang dianggap rawan penyebaran Virus Corona.Hari minggu nya, (19/04/2020) kami lakukan penyemprotan di Jalur II, dan Jalur III Kayu Ara Kecamatan Sekayu," katanya. 
Aksi yang dilakukan tersebut sebagai tindak lanjut apa yang diperintahkan oleh Bupati Muba Dr. H .Dodi Reza Alex Noerdin, yang telah membagikan masker kain serta mendirikan dapur umum.

"Selain itu kami memberikan edukasi ke warga, agar jangan panik, dan tetap ikuti himbauan, yakni memakai masker, tetap berada di rumah aja bila tidak ada kepentingan, sehingga pemutusan mata rantai Covid 19 bisa dilakukan," tegasnya.
Lurah Kayu Are Kecamatan Sekayu, Ibrahim Lakoni, mengatakan, pemerintah kelurahan merasa senang adanya tindakan penyemprotan tersebut, serta menghimbau kepada masyarakat jangan panik namun tetap mengikuti protokol kesehatan, pakai masker, jangan berkerumun dan jaga jarak, serta cuci tangan pakai sabun. 

“Di perumahan Griya Randik Sekayu, ada sekitar 600 kepala keluarga, adanya aksi tersebut diharapkan bisa memutuskan mata rantai Covid 19. Begitu juga di sekitar Lingkungan II dan II, harapanya masyarakat bisa tenang," imbuhnya.(hsm) 

Kuyung Beni : “ Massa Banteng Wajib Maskeran" PDIP Muba Bakal Bagikan 50 Ribu Masker Moncong Putih

MUBA,DS. - Sebagai partai pelopor,  Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kabupaten Muba siap dan akan mendukung sepenuhnya, serta membantu Pemerintah dalam mencegah dan mensosialisasikan wabah Virus Corona (Covid-19) . 

Dalam kesempatan ini Ketua DPC PDI-Perjuangan kabupaten Musi Banyuasin Beni Hernedi mengungkapkan, Aksi politik dan aksi sosial ekonomi yang sudah dan akan dilaksanakan adalah berupa Setor gaji petugas Partai yang sudah dilaksanakan pada beberapa waktu lalu. 

" Selain itu, PDI-Perjuangan akan segera menyebarkan masker moncong putih sebanyak 50 ribu masker yang. Fraksi PDI-Perjuangan Musi Banyuasin diinstruksikan melakukan politik anggaran dengan relokasi dana perjalanan dinas dan dana aspirasi untuk bantuan tunai wong cilik terdampak secara adil dan merata," ujar Beni, Sabtu (18/4/2020).

Lanjutnya, Massa Banteng kabupaten Musi Banyuasin di instruksikan membuka Poskamling Corona (Covid-19) di desa maupun dusun yang ada.

" Struktural dan Petugas Partai diinstruksikan Proaktif membantu dan Gotong Royong bersama semua elemen untuk melakukan upaya pencegahan Covid-19 dan menggerakkan solidaritas tolong menolong dampak di wong cillik," imbuhnya.

Sementara itu, Hardi (35) warga desa Sido Mukti kecamatan Plakat Tinggi ketika disambangi awak media dalam rangka Sosialisasi Pencegahan Covid-19 mengungkapkan, di desa kami belum banyak yang mendapatkan pembagian masker, maka dari itu kami minta disini juga dibagikan.

" Kami dengar disejumlah wilayah banyak mendapatkan pembagian Masker, tapi disini belum ada pembagian masker, kalau bisa disini pun harus dibagikan," dikatakan Hardi.

Terpisah, Ketua Fraksi PDI-Perjuangan Musi Banyuasin Muhammad Yamin mengungkapkan, saya selaku ketua Faksi PDI-Perjuangan menitik beratkan pengawasan terhadap penerima BLT (Bantuan Langsung Tunai) yang non PKH ,agar betul-betul dapat terdistribusikan dengan adil dan merata.

" Kami harapkan Pemerintah agar dapat mendata dan menepatkan sasaran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang Non PKH agar dapat dinikmati oleh masyarakat dengan adil dan merata," ungkap Yamin.(hsm) 

Lawan Covid 19, Karang Taruna Bagikan Masker dan Lakukan Penyemprotan

MUBA, DS.  - Semakin gencarnya aksi lawan penyebaran Virus Covid 19 ini, diikuti juga oleh Karang Taruna Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), bersama Karang Taruna Kecamatan Sekayu, dan Pemerintah Kecamatan. 

Kali ini, aksi lawan Covid 19 yang dilaksanakan oleh organisasi kepemudaan tersebut, bersama unsur pemerintahan kecamatan dengan melakukan penyemprotan disinfektan dan pembagian masker gratis kepada masyarakat.

Ketua Karang Taruna Muba, Chandra Wijaya, SH mengungkapkan, aksi yang dilakukan merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan dan program pemerintah dalam melawan virus yang kini jumlah korbannya terus bertambah. "Aksi ini merupakan bentuk dukungan, sekaligus kegiatan nyata Karang Taruna Muba," katanya Minggu, (19/4). 

Ditambahkan Chandra, bahwa sebelumnya beberapa Karang Taruna kecamatan, sudah mulai bergerak bersama unsur pemerintahan, TNI, Polri dan sejumlah organisasi kemasyarakatan lainnya.

"Sebagai generasi muda, kami ingin berpartisipasi dalam mencegah penyebaran corona, salah satunya dengan kegiatan seperti ini," bebernya.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Sekayu, M. Tanzil Asrori mengatakan upaya meredam penyebaran Covid-19 merupakan tanggungjawab semua elemen masyarakat, bukan hanya pemerintah.

"Kami tidak ingin Muba masuk dalam zona merah penyebaran Covid-19. Ayo dong sadar. Jangan sepelekan, ini darurat, perlu kesadaran tinggi dari warga," kata dia di lokasi penyemprotan.

Dia melanjutkan, pihaknya juga mengimbau kepada warga, khususnya pemuda untuk patuh terhadap imbauan pemerintah. Karena kesadaran akan wabah ini, dimulai dari diri sendiri. 

"Kita lakukan penyemprotan, disekitar lingkungan perkampungan, selain itu pembagian masker secara gratis yang diikuti dengan sosialisasi tentang ajakan berdiam di rumah dan selalu mengedepankan Ajakan berdiam di rumah dan selalu mengedepankan social distancing " bebernya.

Camat Sekayu, Marko Susanto, S.STP, M.M, sesuai himbuan Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin Ia pun mengimbau agar warga tetap melakukan physcal distancing hingga pandemi ini berakhir. “Isolasi diri di rumah juga perlu agar penyabaran virus tidak merebak ke lingkungan sekitar,” ujarnya.

“Tidak ada lagi cara lain dengan melakukan physical distancing, isolasi di rumah dengan tidak lagi terima tamu dari luar kepada warga yang bermukim di situ,” terangnya.(hsred) 

Gugus Tugas Kecamatan Bayung Lencir Bagikan 200 Nasi Kotak Kepada Warga

MUBA DS. - Peduli Masyarakat terdampak Virus Corona (Covid-19), Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin bagikan 200 Porsi Nasi Kotak yang menyasar kepada beberapa Masyarakat yang berkekurangan atau berpenghasilan rendah.

Dalam kesempatan ini Camat Bayung Lencir Akhmad Toyibir SSTP MM yang diwakili oleh Sekcam Heru Kharisma SIP MSi mengatakan, Alhamdulillah, tadi baru selesai dihari libur kami tetap membuka dapur umum untuk dibagikan ke warga yang terdampak berat akibat Pandemi Covid-19. Sembari kita sama-sama berdoa agar wabah ini segera berakhir.

" 200 Porsi Nasi Kotak dari dapur umum kita bagikan habis kepada pengendara bentor dan langsung kerumah-rumah warga yang berpenghasilan rendah dan terdampak akibat pandemi Covid-19," ungkap Heru, Sabtu (18/4/2020).

Sementara itu warga Bayung Lencir Siti (38) saat ditemui mengucapkan, Mokasi pak perhatiannyo, semoga Covid-19 idak masuk Bayung lencir dan wabah ini cepat selesai.

" Kami berharap nian pak Covid-19 ini pacak segera teratasi dan idak masuk ke Kecamatan Bayung Lencir, dan kepada bapak kami ucapkan terimo kasih atas bantuannyo," ucapnya sambil berdoa.

Kegiatan Pembagian 200 Nasi Kotak ini dihadiri juga oleh Anggota Polsek Bayung Lencir, Anggota Koramil 401-04/Bayung Lencir, Anggota Puskesmas Kecamatan Bayung Lencir.(hsm) 

Ormas OKP dan Insan Pers Bersama Camat Plakat Tinggi Edukasi Warga Hindari Penyebaran Covid-19

MUBA,DS. - Hadir di kecamatan yang ke 6, Tim gabungan Ormas OKP dan Insan Pers edukasi Warga Masyarakat di kecamatan Plakat Tinggi untuk patuhi aturan yang diberlakukan oleh Protokol-protokol Covid-19.

Camat Kecamatan Plakat Tinggi Alpan Husin SKM MM dalam rapat bersama Ormas OKP dan Insan Pers mengatakan, Alhamdulilah dalam kesempatan yang berbahagia ini kami sangat Apresiasi atas apa yang dilaksanakan oleh rekan-rekan dari Ormas OKP dan Insan Pers.

" Kami berharap dengan adanya sosialisasi dan himbauan yang dilakukan oleh Tim Ormas OKP dan Insan Pers ini dapat menjadikan masyarakat untuk lebih mematuhi Protokol-protokol yang telah di tetapkan oleh Pemerintah, apalagi saat ini kabupaten Musi Banyuasin telah memiliki 1 kasus Positif Covid-19," ujar Alpan, Sabtu (18/04/2020).

Lanjut Alpan, marilah kita bersama-sama saling mengingatkan dan saling memberikan himbauan kepada masyarakat terkhusus masyarakat kami kecamatan Plakat Tinggi untuk, kami juga telah menginstruksikan kepada kepala desa untuk memperketat masyarakat yang berasal dari luar daerah.

" Kecamatan Plakat Tinggi sendiri saat ini telah memperketat jalur keluar masuk antar kecamatan dan desa agar dapat menekan mata Rantai penyebaran wabah Virus Corona (Covid-19). Selain itu, kami bagikan 500 Bungkus Nasi kepada 2 desa, giat ini telah kami jalankan sudah 3 hari lalu, kami akan laksanakan giat ini sampai memasuki bulan Puasa," jelas Alpan.(hsm)