NEWS

Slider

MASYARAKAT PERUMAHAN TPI MENOLAK KEBERADAAN PEKERJA BURUH DARI PULAU JAWA

INDRALAYA.DS, -- Sejumlah warga masyarakat Perumahan TPI Indralaya Kabupaten Ogan Ilir, mengadakan aksi unjuk rasa di depan gapura perumahan tersebut, Sabtu (18/4/2020). Mereka memprotes Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir, yang tak tegas dengan kedatangan warga luar Ogan Ilir di kawasan mereka.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, warga mengaku resah dengan kedatangan 55 tenaga kerja yang didatangkan dari pulau Jawa oleh suatu perusahaan di Ogan Ilir. Para pekerja dari perusahaan pemasangan gas rumah tangga tersebut, datang dan menginap di salah satu rumah di kawasan TPI Indralaya.

"Mereka datang tidak sesuai SOP Covid-19, padahal mereka datang dari zona merah," ujar salah seorang warga, Gusti M Ali.
Gusti melanjutkan, pihaknya bersama Ketua RT dan Ketua Lingkungan sudah mendatangi tempat tenaga kerja tersebut. Setelah ditanyai, mereka tidak memiliki surat-menyurat yang menyatakan mereka sudah diisolasi atau bebas dari Covid-19, oleh petugas berwenang di Ogan Ilir.

"Oleh karena itu kami mempertanyakan kinerja pemerintah saat ini, mengapa masyarakat kami begitu ditekankan untuk diam di rumah. Sedangkan orang-orang luar bebas masuk ke wilayah kita," tegasnya.

Sementara itu usai aksi unjuk rasa, para pekerja tersebut akhirnya dikeluarkan dari lingkungan perumahan tersebut. Mereka keluar dari perumahan, ke kantor mereka.

Terpisah, Juru Bicara Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Ogan Ilir, Wahyudi memgatakan bahwa pihaknya langsung memindahkan para tenaga kerja tersebut ke Danau Teluk Seruo. Tempat wisata tersebut dinilai jauh dari pemukiman warga, karena tempat tersebut merupakan tempat wisata yang ada rumah-rumah adatnya.

"Dan OPD yang terkait menindaklanjuti dengan standar penangan protokol COVID-19 dan dimonitor, untuk diambil langkah-langkah lebih lanjut oleh Tim Gugus Tugas," jelasnya singkat. (Tim)

Kecamatan Plakat Tinggi Bagikan 500 Nasi Bungkus Kepada Warga Dua Desa

MUBA,DS. - Peduli Masyarakat terdampak Virus Corona (Covid-19), Kecamatan Plakat Tinggi, Kabupaten Musi Banyuasin bagikan 500 Porsi Nasi Bungkus yang menyasar kepada beberapa Masyarakat yang berkekurangan atau berpenghasilan rendah.

Dalam kesempatan ini Camat Plakat Tinggi Alpan Husin SKM MM mengatakan, Alhamdulillah, tadi baru selesai dihari libur kami tetap membuka dapur umum untuk membagikan 500 Nasi Bungkus ke warga yang terdampak berat akibat Pandemi Covid-19. Sembari kita sama-sama berdoa agar wabah ini segera berakhir.

" 500 Porsi Nasi Kotak dari dapur umum kita bagikan habis kepada dua desa yaitu desa Warga Mulya dan Tanjung Kaputran kita bagikan langsung kerumah-rumah warga yang berpenghasilan rendah dan terdampak akibat pandemi Covid-19," dikatakan Alpan, Sabtu (18/4/2020).

Lanjutnya, "giat pembagian nasi ini telah dilaksanakan sudah 3 hari, kita akan terus lakukan kegiatan ini pada setiap harinya, mudah-mudahan Masyarakay dapat sedikit terbantu dengan adanya kegiatan yang telah dilaksanakan ini," ungkap Alpan.

Sementara itu warga Mariyam (63) saat ditemui mengucapkan, terima kasih pak perhatiannyo, semoga Virus Corona (Covid-19) idak masuk di Kecamatan Plakat Tinggi dan wabah ini cepat selesai.

" Kami berharap nian pak Covid-19 ini pacak segera teratasi dan idak masuk ke Kecamatan Plakat Tinggi dan kepada bapak kami ucapkan terimo kasih atas bantuannyo," ucapnya sambil berdoa.

Giat ini turut di dampingi oleh beberapa Kapolsek Plakat Tinggi, Babinsa Koramil 401-02/Babat Toman, Kapuskes Cinta Karya, Kapuskes Sido Rahayu.(hsm) 

Bupati Lahat Apresiasi Pihak yang Perduli Masyarakat Terdampak Corona

LAHAT.DS,--- Imbas adanya virus corona yang melanda 209 Negara termasuk Indonesia sangat berpegaruh terutama dibidang Ekonomi yang kian melemah.

Melemahnya perekonomian rakyat membuat banyak pihak yang perduli dan ikut serta membantu sesuai arahan dari pemerintah Bersatu melawan Covid-19, dengan adanya arahan pemerintah tersebut Ketua PC NU  Nafikur Rahman yang merupakan pengurus cabang NU berserta perkumpulan warga Tionghoa ikut beraksi dengan membantu masyarakat yang terdampak Covid-19 di Kabupaten Lahat.

Bantuan yang akan diberikan 100 Kampil beras dan akan dibagikan kesetiap keluarga 5 kilo beras
setiap jumat diwilayah berbeda beda
agar bantuan yang diberikan dapat dirasa dan dimanfaatkan oleh masyarakat penerima bantuan.

Hal ini disampaikan Nafikur Rahman Jumat kemarin 100 kampil beras yang dipecah menjadi 5 Kg untuk satu masyarakat kita agendakan di Desa pagar Sari dan seputaran Jalan Mayor Ruslan.

Pembagian beras 5 Kg kemasyarakat melalui satgas yang dikomandoi H.Yansen, Rois Surya PC NU, Ky H Husnudin Karim, H.Nasrun Aswari dan rekan.

Adanya keperdulian yang diberikan PC NU Cik dan perkumpulan warga Tionghoa Ujang SH Bupati Lahat sangat meapresiasi telah turut membantu masyarakat yang terdampak Covid-19  diKabupaten Lahat dengan membagikan 100 Kampil beras tiap minggunya.(Inh)

Bupati DRA Beri Stimulus Pajak Bagi Pelaku Usaha dan Masyarakat

MUBA,DS. -- Bupati Musi Banyuasin, Dr H Dodi Reza Alex Noerdin (DRA) kembali melakukan kebijakan mengambil alih sebagian beban hidup masyarakat dan pelaku usaha di Bumi Serasan Sekate. Dodi menerbitkan surat keputusan penundaan pembayaran pajak dan meniadakan denda keterlambatan pembayaran pajak sejumlah wajib pajak di masa pandemi Covid-19.  Langkah ini diambil menyusul sejumlah kebijakan yang telah diterbitkan Dodi baik berupa ketahanan pangan, pencegahan, hingga pengalokasian 500 Milyar dari APBD Muba.

Melalui Surat Keputusan No. 228/KPTS/BPPRD/2020, Bupati Muba DRA,  memutuskan menunda jatuh tempo pembayaran dan pelaporan pajak rumah makan, sarang walet, hotel dan sejumlah objek pajak lain untuk masa pajak April diperpanjang hingga Juni diperpanjang hingga 15 Juli 2020. Sedangkan untuk jatuh tempo pembayaran dan pelaporan pajak Bumi dan Bangunan serta pajak BPHTB menjadi 31 Desember 2020.
" Yang ketiga, ini stimulus yang meringankan beban masyarakat dan pelaku usaha, yakni tidak memberi sanksi atau denda keterlambatan pembayaran pajak daerah dari masa pajak April hingga 31 Desember 2020," tegas Dodi.

"Pemberian stimulus dan insentif pajak menurut Dodi bisa meringankan beban pelaku usaha".

"Kita harus melihat dari semua sudut ketika mengambil langkah di saat bencana seperti ini. Selain harus cepat, semua  sisi yang bisa membantu dan mengurangi beban masyarakat kita lakukan. Dan kita tetap mengacu pada peraturan pemerintah dan searah dengan kebijakan pemerintah pusat," terang Dodi

Terkait aturan teknis yang dimaksud Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex, Kepala BPPRD Muba, Riki Junaidi AP.Msi menerangkan pihaknya telah mengeluarkan surat edaran yang mengacu pada PERPU no 1 tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan Negara untuk Pencegahan Covid19.

Menurut Riki, langkah yang diambil Bupati DRA sangat populis dan berpihak kepada masyarakat.

"Harapannya, para pelaku usaha tetap semangat dan optimis menjalankan usahanya di tengah badai covid19 ini. Bupati DRA tahu betul beban pengusaha makin berat di saat bencana seperti ini. Kita sebagai dinas terkait juga terus mengkaji apa saja stimulus yang bisa diberikan kepada masyarakat," untuk meringankan beban para pelaku usaha dan masyarakat disaat pandemi Covid-19 ini jelas Riki.(hsred)

KEPALA DESA KARANG LEBAK BAGIKAN GALON UNTUK CUCI TANGAN SERTA SABUN DAN MASKER

LAHAT.DS,--- Demi memutuskan mata rantai Virus Corona yang semakin menghawatirkan peredarannya, Herdiansyah Kades Desa Karang Lebak Kecamatan Mukak Ulu Kabupaten Lahat  pada Sabtu 18 April 2020 membagikan  120 galon, 120 sabun, 300 masker. kepada seluruh kepala keluarga di Desanya.

Pembagian alat tersebut dibagikan secara simbolis di Balai Desa, turut hadir pada kegiatan ini dihadiri Ny Evi Aprianty ketua TPKK Desa Karang Lebak,
Ketua BPD, Kadus, dan perangkat Desa lainnya.
Menurut Herdiansyah kepada Media ini "  Kades, Ketua BPD dan perangkat Desa  merupakan gugus terdepan  pada Posko Covid-19 di Desa Karang Lebak, agenda kita hari ini membagikan peralatan untuk mencuci tangan dan Masker untuk dibagikan kepada setiap kepala keluarga.
dihimbau kepada seluruh kepala keluarga.

Setelah dibagikan diharapkan galon harus diisi dengan air dan disedikan juga sabunnya untuk cuci tangan. Jangan lupa memakai masker." pesan Kades.

Sementara itu Nanto selaku ketua BPD mengatakan" Alhamdulilah kesadaran perantau di luar Kades Karang Lebak tinggi untuk tidak Mudik ke Desa. Terbukti hanya dua orang pelaku pejalan ( PP) dari zona merah hanya dua orang dan sudah melaksanakan Isolasi mandiri " tandas Nanto. (NIH)

Pemkab Muba Terus Salurkan Bantuan Warga Terdampak Covid-19

Dukung Pemkab Lawan Covid-19, BAZNAS Muba Turun Bagikan Sembako 

MUBA,DS. - Kepedulian terhadap upaya pencegahan penularan Covid-19 atau Virus Corona di Lingkungan Kabupaten Musi Banyuasin datang dari berbagai pihak, salah satu dukungan dan perhatian datang dari BAZNAS di Muba.

Tepat pada hari ini, Pemerintah Kabupaten Muba bersama BAZNAS Muba telah membagikan paket sembako dan nasi kotak kepada masyarakat terdampak atau fakir miskin di Beberapa Kecamatan , dalam wilayah Muba.

Seperti dikatakan, ketua BAZNAS Muba Lukmanul Hakim, pihaknya turut prihatin dengan adanya virus Corona yang menyebar di negara kita ini, bantuan ini mungkin tidak seberapa tapi kami harap bisa membantu Pemkab untuk sama-sama berkontribusi dalam upaya penanggulangan warga terdampak Covid-19 ini dilingkungan Kabupaten Muba.

"Alhamdulillah, hari ini, kami dari BAZNAS dibantu oleh relawan Covid 19 Kecamatan, PMI, dan Pramuka dan Satpol-PP telah melakukan pembagian 50 paket sembako di Kecamatan Plakat Tinggi dan 250 paket untuk Kecamatan Sekayu.

Total paket yang akan di salurkan adalah 900 paket untuk 14 Kecamatan di Kabupaten Muba, sedangkan untuk Kecamatan Lalan ada 50 paket diberikan dalam bentuk uang tunai senilai Rp 200.000,-.

"Mudah-mudahan kegiatan ini bisa membantu pemerintah kabupaten Muba dalam menangani dampak pandemi virus Corona (covid-19) ini,"ungkapnya, Jumat (17/4/2020).

Sementara, Camat Plakat Tinggi Alpan Husin SKM mengatakan program ini sangat lah baik untuk dilaksanakan  dukungan dan kepedulian BAZNAS untuk warganya.

"Saya Camat Plakat Tinggi mengucapkan terima kasih banyak atas kerja sama dari BAZNAS yang sudah berinisiatif untuk melakukan hal baik seperti ini dalam rangka ikut mendukung dan berpartisipasi melakukan pencegahan Covid-19 dilingkungan wilayah Bumi Serasan Sekate ini", ujar Alpan

Selain paket sembako dari Baznas juga dibagikan 250 nasi bungkus untuk warga Desa Bukit Indah Kecamatan Plakat Tinggi.

"Semoga bentuk kepedulian ini bisa membantu pencegahan penularan Covid – 19 dilingkungan Muba,"harapnya.

Senada Camat Sekayu Marko Susanto SSTP  mengatakan bahwa selain paket sembako dari Baznas, program bersama Forkopimcam juga terus dilakukan.

"Hari ini kami mensosialisasi bahaya Covid 19 sekaligus membagikan 2.000 masker kain produksi penjahit lokal kota Sekayu bagi masyarakat pengendara roda dua dan empat", jelasnya.

Selain itu juga menambah pendirian dapur umum, "mulai hari ini sampai seminggu kedepan dapur umum forkopimcam Sekayu membagikan 300-500 bungkus nasi kepada masyarakat yg terdampak Covid 19", tambahnya.

Begitu juga Camat Babat Toman Muhammad Aswin SSTP menambahkan bahwa bantuan Pemerintah Kabupaten Muba dan BAZNAS sangatlah membantu warga apalagi dengan kondisi pandemi Covid 19.

"Program Dapur Umum untuk di Kecamatan Babat Toman yaitu kami manfaatkan Balai Pertemuan UPT Dikbud  Babat Toman dan untuk sasaran hari ini kami fokuskan kepada Tukang Ojek, becak dan bemtor di Kelurahan Babat yaitu sebanyak 200 kotak", ujar Aswin.

Kegiatan Dapur Umum ini direncanakan akan dilaksanakan selama 7 hari kedepan, yaitu sampai dengan tgl 24 April 2020 (menjelang puasa)" Semoga kegiatan ini dapat meringankan beban masyarakat ", katanya.(hsred) 

Ikut Partisipasi Melawan Covid-19 , HIPMI Ogan Ilir Bagikan APD dan Alat Cuci tangan Ke Masyarakat

INDRALAYA,DS. - Sebagi Upaya untuk memutus mata rantai penyebaran wabah virus Covid-19, Badan Pengurus Cabang  Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Ogan Ilir, membagikan Alat Pelindung Diri ( APD) , Masker , dan Tempat cuci tangan Ke Masyarakat secara gratis.Jum'at (17/4/2020).

Sejumlah APD dan alat cuci tangan tersebut, diberikan secara simbolis kepada lurah Indralaya Mulya , Amir Syarifuudin , di Kecamatan Indralaya.

Ketua BPC HIPMI , Sandra Nugraha , melalui Sekjen BPC HIPMI Ogan Ilir , Awang Darmawan , mengatakan , pembagian sejumlah APD dan alat cuci tangan tersebut , sebagai bentuk upaya Organisasinya membantu pemerintah melawan dan memutus mata rantai  penyebaran wabah virus corona di Ogan Ilir.

" Sujumlah APD dan Masker yang Kita bagikan ini , sebagi bentuk partisipasi BPC HIPMI Ogan Ilir , dalam membantu mencegah, dan memutus mata rantai penyebaran wabah virus corona, tidak hanya APD dan Masker yang dibagikan, Kami juga menyerahkan satu buah tekmon  tempat cuci tangan, lengkap dengan beberapa sabun Hand Sanitizernya, semuanya Kita berikan secara simbolis Kepada lurah Indralaya Mulya , untuk selanjutnya dibagikan Ke Masyarakat yang ada di Kelurahan Indralaya Mulya , Kecamatan Indralaya " Terang Sekjen BPC HIPMI Ogan Ilir

Selain menyerahkan sejumlah APD dan Masker , dalam kesempatan itu juga , BPC HIPMI Ogan Ilir, menyerahkan bantuan Dana kebersihan lingkungan pencegahan virus Covid-19,  dari Bupati Ogan Ilir H.M.Ilyas Panji Alam,  di serahkan kepada Warga yang sedang membersihakan lingkungan Masjid Kubro , di Kelurahan Indralaya Mulya.

HIPMI merupakan sebuah Organisasi yang menghimpun para pengusaha Muda disetiap wilayah Indonesia.(red)

Inspektorat Ogan Ilir Peduli,Bagikan Beras Kepada Warga Sebanyak 3 Ton

INDRALAYA,DS.  - Guna meringankan beban penderitaan masyarakat yang terkena dampak dari penyebaran Corona Virus (Covid 19) ,Inspektorat Kabupaten Ogan Ilir Menyerahkan bantuan beras Sebanyak 3 Ton yang mana penyerahannya secara Simbolis kepada Warga  yang layak menerimanya.

Dimana daerah yang menjadi sasaran Penyerahan teraebut Desa Ulak segelung Kecamatan  lndralaya, Desa Sungai Lebung Kecamatan Pemulutan Selatan, Talang pangeran dan Ulak kembahang Kecamatan Pemulutan Barat, Simpang Pelabuhan Dalam Pemulutan serta di Desa Tanjung Raja Selatan Kecamatan Tanjung Raja.

Penyerahan dilakukan simbolis oleh Bupati Ogan Ilir HM Ilyas Panji Alam didampingi Kepala Inspektorat Ogan Ilir M Ridhon Latif, yang Selanjutnya para kades yang bersangkutan membagikannya ke rumah warga yang membutuhkan.

Total beras ASN lnspektorat Peduli ini sebanyak 3 ton, yang dibagikan Kepada Warga di 5 Kecamatan dalam Kabupaten Ogan Ilir , Jum'at(17/4/2020).

Bupati Ogan Ilir  HM Ilyas Panji Alam dalam sambutannya mengatakan, ini merupakan bentuk dari kepedulian pemerintah Kabupaten Ogan Ilir,jadi nanti warga hendaknya berdiam diri tinggal dirumah karena masih dalam ancaman  bahaya covid 19,"nanti akan mendapat bantuan semua ,Pak camat pak kades nantinya tolong warga didata,warga jangan berkerumun mantab - mantab dirumah nanti sembakonya diantarkan kerumah,"ujarnya.


Hal senada juga disampaikan langsung Kepala Inspektorat Ogan Ilir M Ridhon kepada sejumlah awak media,ia mengatakan kegiatan ini bentuk kepedulian pemkab Ogan Ilir khususnya Kepedulian para ASN yang ada diinspektorat Ogan Ilir,"Kami berusaha meringankan beban warga dan peduli dengan masyarakat ,kami tahu kondisi ekonomi sekarang melemah, kami tau barang ini tidak mencukupi paling tidak meringankan beban mereka,dan ini murni sumbangsih rekan - rekan ASN di Inspektorat,bukan anggaran daerah,"terangnya.(drs)

Ketua Fraksi PDI-Perjuangan : Kami Minta Pemerintah Harus Perketat Jalur Keluar Masuk Kabupaten

MUBA ,DS. - Resmi diumumkan oleh Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin pada Kamis Sore 16 Maret 2020 bersama tim Gugus Tugas bahwa saat ini kabupaten Musi Banyuasin sudah memiliki 1 kasus Positif Virus Corona (Covid-19).

Hal ini menjadi rentetan tambahan bagi Provinsi Sumatera Selatan, mengingat beberapa daerah Kabupaten/Kota yang ada di Sumatera Selatan beberapa waktu lalu diumumkan menjadi Zona Merah.

Maka, dalam kesempatan ini Muhammad Yamin Ketua Fraksi PDI-Perjuangan menanggapi hal ini mengatakan, Ini yang kedua kalinya kita meminta kepada Pemerintah Daerah, agar memperkuat jaringan pengamanan akses keluar masuknya warga baik warga Muba yang berkunjung keluar daerah, maupun warga dari luar muba yang masuk ke wilayah Muba.

" Terutama dari daerah yang sudah termasuk Kategori zona merah, demi menghindari penularan Covid-19, yang tengah menghantui masyarakat. Sebagaimana diketahui kemarin, Kamis tanggal 16 April 2020, Pemerintah Daerah telah mengumumkan bahwa sudah ada 1 orang warga Muba yang positif Covid-19," ujar Yamin, Jumat (17/4/2020).

Lebih lanjut, terkait hal ini juga demi menghindari transmisi lokal, diminta kepada Pak Bupati Muba untuk mengambil langkah Konkrit dalam pemetaan dan menginventarisir warga yang berada di lingkungan yang bersangkutan Positif.

" Terkait persoalan rencana pemberian bantuan terhadap masyarakat non PKH, meminta kepada Pemerintah Daerah agar betul-betul melakukan secara merata, jangan sampai banyak yang tidak mendapatkan bantuan tersebut, padahal mereka layak untuk diberikan bantuan. jika hal itu terjadi, maka akan menjadi polemik ditengah-tengah masyarakat," Jelas Yamin.

Terakhir Yamin menambahkan, "Dan dihimbau juga kepada masyarakat kabupaten Musi Banyuasin, untuk mematuhi Protokol Keamanan Covid-19, yang telah ditetapkan oleh Pemerintah, yaitu dengan menghindari kerumunan dan tetap diam dirumah saja, jika tidak ada kegiatan penting yang sehingga mengharuskan untuk keluar rumah," tukasnya.(hsm) 

Timbun Barang Pokok di Muba Siap-Siap Pidana 5 Tahun Penjara dan Denda Rp50 Miliar

Stok Sembako Muba Dipastikan Aman dan Harga Tetap Normal

MUBA, DS. -- Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA bersama jajaran Forkopimda serta Gugus Tugas Covid-19 terus memaksimalkan pencegahan dan pemutusan rantai penularan wabah Covid-19 atau virus corona di Bumi Serasan Sekate. 

Terlebih, perhatian serius ini lebih dimaksimalkan pasca telah terkonfirmasinya satu PDP ke  14 Pasien kasus 25  , warga Muba yang dinyatakan positif Covid-19 dan saat ini telah mendapatkan perawatan intensif dari paramedis. 

"Dalam kaitan ini juga saya telah mengeluarkan surat edaran agar pedagang di Muba menyetop sementara pendistribusian buah impor dan baju bekas untuk masuk wilayah Muba, ini demi mencegah penularan Covid-19 masuk Muba," ujarnya. 

Terkait himbauan penyetopan tersebut, Dodi menyebutkan Pemkab Muba tentu akan memfasilitasi kebutuhan pedagang yang terdampak. "Ini demi kesehatan kita bersama, wabah Covid-19 ini harus diminimalisir penularannya jangan sampai melonjak di Muba," harapnya. 

Selain itu pula, Bupati Muba Dodi Reza melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Muba juga mengingatkan kepada seluruh distributor dan pelaku usaha barang kebutuhan pokok dan barang penting lainnya tidak menimbun barang. 

"Saya pastikan stok sembako di Muba aman dan harga-harga tetap normal, jangan panik," ulasnya.

Dodi menegaskan, dengan memperhatikan perkembangan situasi dan kondisi sosial ekonomi masyarakat akhir - akhir ini maka dihimbau kepada para Para Pelaku Usahal Pedagang/ Distributor/ Sub Distributori Agen/ Sub Agen / Pemilik Gudang untuk tidak melakukan penyimpanan barang kebutuhan pokok dan/atau barang penting dalam waktu tertentu
pada saat terjadi kelangkaan barang, gejolak harga dan/atau hambatan lalu lintas perdagangan barang.

"Para pihak yang melanggar ketentuan seperti tersebut pada poin 2 (dua) diatas dapat dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp. 50.000.000.000,- (Lima Puluh Milyar Rupiah) sesuai Pasal 107
Undang - Undang Nomor 7 Tahun 2014 Tentang Perdagangan," tegasnya.

Sementara itu, Plt Kadisdsgperin Muba, Azizah menjelaskan, himbauan ini dimaksudkan untuk menghindari adanya penimbunan barang yang akan menyulitkan konsumen dalam memperoleh barang kebutuhan pokok dan/atau barang penting lainnya.

"Selain itu pula dengan adanya himbauan untuk menyetop penjualan buah impor dan baju bekas guna memutus rantai penularan Covid-19 yang masuk wilayah Muba," jelasnya.

Azizah menambahkan, pihak Disdagperin juga akan memberikan penjelasan serta sosialisasi kepada para pihak nantinya. "Ini semua dilakukan demi kesehatan warga Muba dan mencegah meluasnya penularan wabah Covid-19," pungkasnya.(hsred)