NEWS

Slider

Pemkab Muba Turunkan 1 Ton Bantuan Beras ke Kecamatan Lawang Wetan

MUBA, DS. - Meski bantuan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus mengalir kepada warga-warga Muba yang terdampak Covid-19 atau virus corona, namun Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Sekretaris Daerah Muba, Drs H Apriyadi MSi mengajak para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Muba untuk menyisihkan bantuan kepada keluarga yang berada di dusun masing-masing. 

"Intinya saat ini kita harus saling peduli, yang mampu membantu yang tidak mampu. Apapun yang bisa dibantu ya kita bantu, semangat gotong-royong di tengah wabah Covid-19 ini harus kita gencarkan," tegas Kandidat Doktor Universitas Sriwijaya (Unsri) ini saat menerjunkan bantuan beras sebanyak 1 ton di Desa Bumi Ayu Kecamatan Lawang Wetan, Kamis (14/4/2020).

Menurut Apriyadi, energi positif dari semangat gotong-royong dapat membuat terus optimis dan berjuang meminimalisir serta memutus rantai penularan wabah covid-19 khususnya di wilayah Muba.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Kwarcab Pramuka Muba ini mengingatkan kepada warga Desa Bumi Ayu khususnya untuk mengurangi aktifitas di luar rumah dan selalu mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

"Jaga kebersihan diri, selalu cuci tangan dan mengenakan masker saat berada di luar rumah dan ketika berinteraksi satu sama lain," imbaunya.

Pada kesempatan itu pula, Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi didampingi Plt Kadinsos Muba Drs H Ahmad Nasuhi MM dan Camat Lawang Wetan Tazarni SSTP mendistribusikan bantuan beras sebanyak satu ton kepada warga yang dibagikan door to door ke rumah-rumah warga. 

Sakinah (58) warga Desa Bumi Ayu mengucapkan terima kasih atas bantuan tersebut dan kepedulian Pemkab Muba yang tak henti-hentinya diberikan kepada warga Muba di saat wabah Covid-19 ini.

"Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang tak henti-hentinya diberikan Pemkab Muba, kami berharap agar wabah Covid-19 ini segera berlalu supaya masyarakat khususnya di Kecamatan Lawang Wetan ini bisa beraktifitas kembali seperti biasa," tandasnya.(hsred). 

Putus Rantai Penularan Covid-19 Gugus Tugas Covid 19 Dirikan Posko Hingga Pengalihan Arus Lalin

MUBA, DS. -  Bupati Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Selaku Ketua Gugus Tugas Covid 19 Muba bersama Kapolres Musi Banyuasin, Dandim 0401 Muba mengungkapkan bahwa saat ini kita  lebih memaksimalkan upaya pencegahan penanganan penularan Covid 19 di Kabupaten Musi Banyuasin.

Terhitung mulai Jumat (17/4/2020) posko sudah didirikan, penjagaan hingga pengalihan arus lalu lintas (lalin) dimulai yakni dengan menutup Jalan Bupati Oesman Bakar-Jalan Kol Wahid Udin.

Ketua Gugus Tugas Covid 19 Muba ini menghimbau kepada masyarakat Muba untuk mengurangi aktifitas di luar rumah dan selalu menggunakan masker. "Hindari kerumunan, dan beraktifitas di rumah saja. Ini demi memutus mata rantai penularan wabah covid-19," ulasnya.

Ia menambahkan, Pemkab Muba bersama Jajaran Satgas Gugus Tugas Covid 19 akan lebih memperketat lagi orang yang masuk ke wilayah Muba demi mencegah meluasnya penularan Covid-19 termasuk di 5 titik perbatasan wilayah Muba.

"Pengawasan akan lebih diperketat, jangan panik dan tetap berada di rumah masing-masing," ikuti protokol kesehatan dan bagi yang merantau untuk menunda balik dusun mari kita bersatu melawan covid 19 pungkasnya.

Kadishub Muba Pathi Ridwan menambakan sosialisasi juga akan di sampaikan kepada masyarakat baik melalui spanduk serta himbauan.

" Skema perencanaan rekayasa arus lalu lintas kota Sekayu ini semoga dapat membantu memutus rantai penyebaran penularan Covid 19", jelasnya.

Sementara Kasatlantas Polres Muba AKP Candra Kirana mengatakan bahwa posko Tim terletak yaitu di Simpang Randik dan Simpang 4 Rumah Pintar.

" Para personel juga akan standby untuk penjagaan, adapun personel yang terlibat adalah Polres Muba bersama Dandim 0401, Sub Denpom Sekayu, Dishub, Pol PP, BPBD dan Dinkes yang akan selalu berkoordinasi untuk pelaksanaan di lapangan", tambahnya.(hsred)

Bersatu Lawan Covid-19 RSUD Lahat Siap Bekerja

LAHAT.DS, -- Alhamdulilah RSUD Lahat yang merupakan salah satu RSU rujukan sampai saat ini pihak Rumah Sakit Umum Daerah meyatakan belum ada menerima pasien positif corona,Walaupun belum adanya pasien positif corona yang ditampung di RSUD Lahat,namun pihak rumah sakit tetap siaga guna bersama melawan Covid-19 dibumi seganti setungguan.

Dimana kita ketahui 209 Negara termasuk Indobesia terserang virus corona,hingga saat ini indonesia ada 5.516 pasien positif Corona untuk itu RSUD. Lahat telah meyiapkan 3 ruangan diantaranya di ViP lantai 1 ada 2 ruangan dan 1 dibelakang IGD.

Dr.Erlindah M.Kes Direktur RSUD.  Lahat melalui Feri humas RSU megatakan 16/4 Alhamdulilah berkat banyak donatur yang membantu perlengkapan alat alat di RSUD sudah cukup memadai seperti APD lengkap ready insya Allah cukup buat 15 hari dan hand sanitizer alhamdulilah memadai jumlahnya begitu juga des infektan biso buat 3 bulan katanya. (Inh)

Ormas Okp dan Insan Pers Bagikan 1000 Masker, Himbau Masyakarat harus Bersatu dan Tingkatkan Kewaspadaan Penyebaran Virus Corona (Covid-19)

MUBA,DS. - Dampak Penyebaran Virus Corona (Covid-19) di kabupaten Musi Banyuasin, nampaknya menimbulkan rasa kepedulian terhadap sesama korban terdampak Virus Corona (Covid-19). Untuk itu semua Elemen Lapisan Masyarakat bahu-membahu saling bekerjasama dalam Pencegahan.

Dalam kesempatan ini, kepedulian tersebut hadir dari Pemerintah kabupaten Musi Banyuasin yang melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) yang bekerjasama dengan kecamatan Sanga Desa dan Ormas OKP dan Insan Pers.

Sebanyak 1000 Masker dibagikan Dinas PMD kabupaten Musi Banyuasin bersama Camat Sanga Desa, Ormas OKP dan Insan Pers di wilayah kecamatan Sanga Desa dan kecamatan Babat Toman, Kamis (16/4/2020).

Camat Sanga Desa Suganda AP MSi ketika dibincangi awak media mengungkapkan, apresiasi kami berikan kepada DPMD Muba yang bekerjasama dengan Ormas OKP dan Insan Pers yang telah mensosialisasikan Pencegahan Wabah Virus Corona (Covid-19) di kecamatan kami.

" Kami sangat mengapresiasi penuh dengan apa yang telah dilaksanakan oleh gabungan Ormas OKP dan Insan Pers yang telah membantu meringankan pemerintah kabupaten Musi Banyuasin dalam pencegahan Virus Corona (Covid-19), hal ini sangat bermanfaat sekali bagi kita semua," ujar Suganda yang turut didampingi oleh Kasi PMD Masmawi.

Sementara itu terpisah Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Richard Cahyadi AP MSi dalam kesempatannya mengatakan, alhamdulilah 1000 Masker telah kami bagikan dengan bekerjasama dengan kecamatan Sanga Desa, Ormas OKP dan Insan Pers.

" 1000 Masker hari ini kami bagikan bersama dengan Camat Sanga Desa, Ormas OKP, dan Insan Pers, Apresiasi yang luar biasa saya sampaikan. Kami telah menginstruksi beberapa Kepala Desa untuk bahu-membahu bekerjasama dalam Sosialisasi Sosial Distancing, mudah-mudahan langkah ini dapat menjadi pemecut kita untuk menekan angkan Penyebaran Mata Rantai Virus Corona (Covid-19)," dikatakan Richard.

Diketahui, Giat Sosialisasi yang dilaksanakan oleh Ormas OKP dan Insan Pers ini didukung penuh oleh Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Dinas PMD, Gugus Tugas, dan Protokol Kesehatan.(hsm/tim) 

Beni Hernedi : Mari Kita Sebarkan Informasi Yang Mengedukasi

MUBA,DS. - Informasi Teknologi seperti menjadi salah satu sarana yang tak terpisahkan dikalangan Masyarakat umum, apalagi saat ini semua kalangan telah memiliki akses-akses penunjang seperti kecepatan penyampaian informasi di media sosial.

Apalagi saat ini saat ini banyak penyebaran isu yang mengatasnamakan Wabah Virus Corona (Covid-19), dalam kesempatan ini untuk mengedukasi masyarakat Penikmat Media Sosial Wakil Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi mengajak semua lapisan Masyarakat agar dapat menyebarkan Informasi yang membangun.

" Kita semua telah mendengar secara resmi bahwasanya telah diumumkan hari ini, Kamis 16 Maret 2020 oleh Bapak Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin bahwa telah ada 1 kasus Positif Virus Corona (Covid-19) di kabupaten Musi Banyuasin, dan inipun adalah kasus pertama, maka dari itu tidak perlu kita perpanjang secara panjang lebar," ujar Beni Hernedi.

Lanjut Beni, Tidak ada gunanya kita perpanjang informasi ini, marilah kita bersama-sama untuk menyebarkan informasi yang mengedukasi ditengah-tengah masyarakat, agar tidak menimbulkan kepanikan dikhalayak umum, kita sampai saat ini telah melaksanakan sosialisasi memberikan informasi kepada Masyarakat.

" Marilah kita berikan Informasi yang mengedukasi, dan kepada Masyarakat agar jangan panik, karena kita sejauh ini telah melaksanakan beberapa Sosialisasi yang dilakukan oleh Pemerintah baik tingkat kecamatan, maupun desa yang ada di kabupaten Musi Banyuasin," ajaknya.

Wakil Bupati Muba ini menambahkan, kita juga sudah banyak bekerjasama baik dengan organisasi masyaraka, Lembaga Swadaya, serta dari berbagai elemen yang secara individu bahu-membahu bekerjasama dalam pencegahan maupun himbauan agar wabah Virus Corona (Covid-19) ini cepat ternetralisir.

" Kami atasnama Pemerintah kabupaten Musi Banyuasin berterima kasih sekaligus Apresiasi kepada mereka yang telah mensosialisasikan maupun membagikan Alat Pelindung Diri (APD). Karena kenapa, ini sangat penting dan harus dilanjutkan karena pada saat sekarang dan dengan kondisi yang seperti ini adalah yang dibutuhkan saat ini adalah Solidaritas, Gotong Royong, dan Tolong Menolong," jelas Beni.

Terakhir, Barang Siapa yang mempin itu, maka dia adalah Pemimpin yang sebenar-benarnya, dialah yang diharapkan serta dibutuhkan oleh kabupaten Musi Banyuasin saat ini.

" Oleh karena itu, saya secara pribadi sekali lagi tolong dan sangat berterima kasih didalam dampak ini banyak yang bergerak dan bahu-membahu untuk dapat mencegah Penyebaran Wabah Virus Corona (Covid-19)," tukasnya.(hsm) 

Putus Rantai Penularan Covid-19 Gugus Tugas covid 19 Dirikan Posko Hingga Pengalihan Arus Lalin

MUBA, DS.  -  Bupati Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin   Selaku Ketua Gugus Tugas Covid 19 Muba bersama Kapolres Musi Banyuasin, Dandim 0401 Muba mengungkapkan bahwa saat ini kita  lebih memaksimalkan upaya pencegahan penanganan penularan Covid 19 di Kabupaten Musi Banyuasin. 

Terhitung mulai Jumat (17/4/2020) besok langsung akan mendirikan posko penjagaan hingga pengalihan arus lalu lintas (lalin) yakni dengan menutup Jalan Bupati Oesman Bakar-Jalan Kol Wahid Udin. 

Ketua Gugus Tugas Covid 19 Muba ini menghimbau kepada masyarakat Muba untuk mengurangi aktifitas di luar rumah dan selalu menggunakan masker. "Hindari kerumunan, dan beraktifitas di rumah saja. Ini demi memutus mata rantai penularan wabah covid-19," ulasnya. 

Ia menambahkan, Pemkab Muba bersama Jajaran Satgas Gugus Tugas Covid 19 akan lebih memperketat lagi orang yang masuk ke wilayah Muba demi mencegah meluasnya penularan Covid-19 termasuk di 5 titik perbatasan wilayah Muba. 

"Pengawasan akan lebih diperketat, jangan panik dan tetap berada di rumah masing-masing," ikuti protokol kesehatan dan bagi yang merantau untuk menunda balik dusun mari kita bersatu melawan covid 19 pungkasnya.

Kadishub Muba Pathi Ridwan menambakan sosialisasi juga akan di sampaikan kepada masyarakat baik melalui spanduk serta himbauan.

" Skema perencanaan rekayasa arus lalu lintas kota Sekayu ini semoga dapat membantu memutus rantai penyebaran penularan Covid 19", jelasnya.

Sementara Kasatlantas Polres Muba AKP Candra Kirana mengatakan bahwa posko Tim  segera didirikan yaitu di Simpang Randik dan Simpang 4 Rumah Pintar.

" Para personel juga akan standby untuk penjagaan, adapun personel yang terlibat adalah Polres Muba bersama Dandim 0401, Sub Denpom Sekayu, Dishub, Pol PP, BPBD dan Dinkes yang akan selalu berkoordinasi untuk pelaksanaan di lapangan", tambahnya.(hsm) 

BUPATI TINJAU LANGSUNG PENDALAMAN KANAL DI GRIYA CIPTA UTAMA INDRALAYA INDAH

INDRALAYA.DS, -- Bupati Ogan Ilir HM Ilyas Panji Alam,SE,SH,MM meninjau langsung pelaksanaan proses pendalaman kanal (siring) yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Ogan Ilir, di RT 03 RW 02 Kelurahan Indralaya Indah, Kecamatan Indralaya.
Pendalaman kanal ini merupakan permintaan dari warga masyarakat setempat yang mengeluhkan seringnya terjadi banjir bila hujan deras, Kamis (16/04/2020),

Bupati HM Ilyas Panji Alam, SE,SH,MM menyampaikan, bahwa Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir, siap menampung berbagai keluhan dari masyarakat termasuk juga keluhan dari warga Komplek Griya Cipta Utama yang meminta pendalaman siring yang ada di samping komplek ini.

“Pemkab.OI siap menampung berbagai keluhan dari masyarakat termasuk pendalaman siring untuk penanggulangan banjir di Kawasan ini,” ujarnya..

Sementara Oskaryeri,salah satu warga Komplek GCU mengucapkan ribuan terima kasih kepada Bupati Ogan Ilir, HM Ilyas Panji Alam, yang telah merespon permohonan warga bahkan datang meninjau langsung proses pendalaman siring.

“Setiap hujan deras kawasan RT 03 RW 02 sering terjadi banjir, dengan adanya penanggulangan ini diharapkan kedepan tidak lagi kebanjiran, atas respon cepat Pak Bupati, kami ucapkan ribuan terima kasih,” ujarnya disela-sela mendampingi Bupati OI meninjau proses pengerukan tersebut.
Untuk diketahui pendalaman kanal atau siring ini berkisar 1 sampai 2 meter sepanjang 800 meter dengan pengerjaan selama 3 hari menggunakan sebuah alat berat dari Dinas PUPR Kabupaten Ogan Ilir. 
Turut hadir mendampingi Bupati OI yaitu Kepala Dinas PUPR,Lurah Indralaya Indah,ketua RW.02 dan sekertaris RT 03 mendampingi Bupati.Red

Dodi Reza Cairkan BOSDA 1.907 Guru Honor di Muba Dicairkan Tiga Bulan, Tiap Guru Dapat 3 Juta

MUBA, DS. - Kabar gembira bagi guru honor sekolah di Musi Banyuasin yang selama ini mengandalkan gaji dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Kamis (16/4/2020) Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui program Pemkab Muba yakni Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) mencairkan dana untuk penggajian guru honor sekolah kepada sebanyak 1.907 guru di Kabupaten Muba.

Di ketahui selama ini penggajian guru honor sekolah ini mengandalkan dana BOS dari Pemerintah pusat, namun di perjalanan Pemerintah Pusat dalam hal ini Kemendikbud menerbitkan aturan Permendikbud Nomor 8 Tahun 2020 yang menuai polemik dalam persoalan pencairan gaji guru honor sekolah, sehingga Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin mengambil inisiatif untuk menerapkan program baru berupa BOSDA untuk mengakomodir serta tetap bisa membayar gaji guru honor sekolah melalui dana APBD Muba. Berbeda dengan dana BOS, besaran dana BOSDA Muba pun cukup fantastis. Kalau selama ini pencairan dana BOS tiap guru menerima Rp350-Rp500 ribu namun pada program BOSDA yang di inisiasi Bupati Muba Dodi Reza tiap guru honor sekolah menerima Rp1 juta setiap bulannya. "Ya, hari ini dicairkan dan BOSDA tersebut untuk 1.907 guru honor sekolah di Muba dengan total anggaran Rp20 Miliar. Dicairkan untuk bulan Januari-Maret dan di transfer ke rekening guru masing-masing," ungkap Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA.
Dikatakan, Program BOSDA ini tidak lain demi tetap mempertahankan kesejahteraan guru honor sekolah di Muba. "Program BOSDA ini menutupi kucuran dana BOS pemerintah pusat yang tidak bisa lagi diterima oleh sebagian guru honor sekolah di Muba yang terbentur persyaratan administrasi, dan Alhamdulillah ada solusinya," bebernya. Dodi Reza menambahkan, pencairan BOSDA ini juga diharapkan mengurangi sedikit beban guru honor sekolah di Muba, terlebih saat ini sedang dihadapi dengan wabah Covid-19.

"Semoga bisa bermanfaat dan digunakan sebagaimana mestinya," tuturnya. Sementara itu, Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi menyebutkan pencairan BOSDA ini merupakan pencairan tahap pertama yang diperuntukkan bagi sebanyak 1.907 guru berdasarkan data DAPODIK. "Pencairan tahap pertama ada 1187 guru yg langsung hari ini begitu juga selebihnya. Pembayaran ini untuk tiga bulan yakni Januari-Maret, setiap bulan mendapatkan Rp1 Juta. Jadi, di pencairan tahap awal ini tiap guru akan menerima Rp 3 juta yang langsung di transfer ke rekening masing-masing," ungkapnya.

Apriyadi melanjutkan, saat ini aktifitas kegiatan belajar mengajar (KBM) di Muba dilaksanakan di rumah masing-masing peserta didik karena sedang dihadapkan pada wabah Covid-19. "Dengan dicairkannya dana ini semoga bisa bermanfaat, dan guru-guru honor sekolah di Muba tetap semangat melaksanakan study from home," pungkasnya.(hsred)

Ringankan Beban Masyarakat Terkena Dampak Covid 19, Polsek Merapi Barat Bagi - Bagi Nasi Kotak

LAHAT,DS. - Guna meringankan beban penderitaan masyarakat yang terkena dampak dari Covid 19 ,Kepolisian Sektor Merapi Barat menggelar kegiatan bantuan sosial (Bansos) berupa pembagian nasi kotak kepada para pedagang asongan, Kamis (16/04/2020) bertempat di Sekitar SPBU Desa Tanjung Baru Kecamatan Merapi Barat dan Pangkalan Ojek Desa Gedung Agung Kecamatan  Merapi Timur Kabupaten Lahat.

Kapolsek Merapi Barat AKP Andriansyah SE ,S.I.K mengatakan bahwasan Polsek Merapi Barat telah melaksanakan Kegiatan pemberian bantuan sosial untuk Korban Dampak Covid 19,"ya,kami memberikan bantuan berupa nasi kotak kepada para pedagang asongan guna meringankan beban dampak dari Covid 19 yang berdampak pada pedagang asongan,"katanya.
Selanjutnya Personil Polsek Merapi Barat Membagikan bantuan Nasi Kotak sebanyak 10 ( Sepuluh) Kotak Kepada Tukang Ojek dan Pedagang Asongan Dampak Covid 19 Di Desa Tanjung Baru Kec. Merapi Barat dan Desa Gedung Agung Kecamatan Merapi Timur Kabupaten Lahat. (Nih/Red)