NEWS

Slider

Sekolah Muhammadiyah Mulai Dari TK, SD, SMP, SMA Dan Masjid Raya Muhammadiyah Kabupaten Lahat Ada Penyemprotan Disenfektan

LAHAT.DS, -- Muhamadiyah Disaster Management Center (MDMC)  Pimpinan Daerah  Muhammadiyah dan Pemuda Muhammadiyah Lahat berpartisipasi dalam penanganan virus corona, melihat Penyebaran Virus Corona (covid-19) semakin mengkhawatirkan di Indonesia, khusus nya Kabupaten Lahat. Guna mengantisipasi penyebaran virus covid-19, penyemprotan dilakukan di Perserikatan Sekolah Muhammadiyah mulai dari TK, SD, SMP, SMA dan Masjid Raya Muhammadiyah Kabupaten Lahat pada Rabu, (01/04/2020).

Ketua PDM Lahat H.Khaidir Rusmi.S.Pd.M.Si. Menyempatkan hadir dalam penyemprotan virus covid 19, kehadiran beliau sekaligus merestui kegiatan penyemprotan dalam mendukung kegiatan pemerintah.

"partisipasi penyemprotan ini merupakan kerjasama dengan pemerintah untuk memutuskan rantai penularan virus corona, dan menjaga kebersihan lingkungan perserikatan Muhammadiyah serta yang lebih penting kita semua jaga kesehatan pribadi kita masing-masing" ujar Khaidir.

Kepala Sekolah SD.Muhammadiyah Lahat Leni Sulastri.S.Pd, Mengucapkan terima kasih dan bersyukur atas kerjasama ini, menurut nya antisipasi ini lebih baik dari pada mengobati.

"karena kita lebih baik antisipasi dan berjaga-jaga lingkungan sekolah kita, biar kita semua terlindungi dari virus covid 19, mudah-mudahan setelah kita melakukan penyemprotan disenfektan di Komplek Perguruan Sekolah muhammadiyah Lahat ini, kita dijauhkan dari covid 19" tutur Leni.

Ditempat yang sama, Yudiansyah.S.Pd Kepala SMP Muhammadiyah Lahat berharap, kedepan dengan selesai nya penyemprotan ini akan mengurangi resiko virus corona, dan terjaga nya kebersihan lingkungan SMP Muhammadiyah lahat.

"Kami mendukung Pemerintah kabupaten lahat untuk memutuskan rantai penularan virus corona dengan melaksanakan Kebijakan meliburkan sekolah, dengan melakukan penyemprotan disinfektan seluruh kawasan-kawasan sekolah, kelas dan kantor" tukas Yudi.

Kepala TK ABA 1 Lahat Linda Listati S.Pd juga menyampaikan, mengingat satu bulan lagi akan memasuki bulan suci Ramadhan 1441 H, pencegahan ini benar-benar tepat untuk kenyamanan.

"Semoga virus corona ini cepat-cepat hilang di muka bumi ini dan  pemerintah cepat menyelesaikan virus covid 19, khusus untuk guru-guru agar berperan aktif juga memberikan tugas-tugas lanjutan kepada peserta didik, baik melalui media daring, WA dan sebagainya, kepada orang tua agar dapat membimbing anak-anak nya belajar di rumah, serta membatasi ruang gerak anak-anak untuk beraktifitas di luar rumah, dalam rangka antisipasi terhadap penyebaran Covid-19 yang sangat membahayakan keselamatan semua" pungkas Linda.

Tangkal Virus Corona Kades Penarang Ilir Kerahkan Perangkat Desa Semprotkan Disinfektan

LAHAT.DS,-- Sesuai Intruksi Bupati Lahat agar seluruh jajaran dapat melaksanakan penangulangan virus Covid-19 dengan melaksanakan peyemprotan disinfektan disetiap wilayah masing-masing juga dapat menjaga jarak, mencuci tangan dan tidak melakukan kumpul kumpul diam dirumah akan menghindari kita terinfeksi dari virus Covid-19.

untuk itulah Riswanto selaku Kades Penarang Ilir  melakukan penyemprotan Disinfektan pada Selasa 1 April 2020, menurut Kades kepada Media ini " Ilmu yang kami dapat meracik bahan Disinfektan dari Sosialisasi kemaren di Kantor Kecamatan Tanjung Tebat.

Perangkat Desa yang di tunjuk menyemprot cairan Disinfektan adapun sasarannya yaitu di Masjid, jalan Desa, rumah penduduk dan tempat kumpul lainnya di Desa Penarang Ilir ini" ujar Kades.

Selain itu Riswanto juga menghimbau kepada warganya untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan dan diri sendiri, sering cuci tangan  pada air mengalir dengan menggunakan sabun, kita berharap Virus Covid-19 ini segera hilang dari peredarannya (Nih)

PMI Muba Bentuk Posko Informasi dan Bantuan Kemanusiaan Dampak Covid-19

MUBA, DS. - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Musi Banyuasin menggelar Rapat Koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Muba dan membentuk Posko Informasi serta bantuan kemanusiaan dampak Corona Virus Disease 2019 di Pendopoan Wakil Bupati Muba, Rabu (1/4/2020).

Rakor dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Muba Beni Hernedi selaku Ketua PMI Muba, dengan dipandu Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Muba Safaruddin, dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Muba dr Azmi Dariusmansyah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Muba Indita Purnama, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Muba Ir A Thamrin, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Muba Andi Wijaya, dan Perangkat Daerah Muba tert serta disaksikan PMI Kecamatan dalam Kabupaten Muba melalui Video Teleconference.

Wabup Muba mengatakan rakor ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan koordinasi dan komunikasi PMI dengan Pemerintah Daerah terkait penanganan virus Corona.

"Informasi yang disampaikan dalam rapat ini akan menjadi panduan PMI melakukan kerja kedepan membantu pemerintah atas nama kemanusiaan, apalagi tahapan-tahapan pekerjaan kita tentu penanganan Covid-19 ini perlu melibatkan banyak orang," ujarnya.

Untuk pembentukan posko lanjutnya diperuntukan sebagai pusat informasi dan pusat bantuan kemanusiaan.

"Kami hari ini sudah memandang untuk perlu membuka posko, silahkan bagi publik yang tergerak untuk membantu.  posko ini juga sebagai pusat informasi paling tidak kita dalam melakukan penyemprotan desinfektan tepat sasaran serta baik dan benar," ungkap Beni.

Kepala Dinas Kesehatan Muba dr Azmi Dariusmansyah menjelaskan penyakit yang timbul pada tahun 2019 tersebut (virus Corona) telah menyebar diseluruh dunia bukan hanya di Indonesia saja melainkan telah menyebar di 199 negara. Yang mana sampai saat ini belum ditemukan obat dan juga pola perkembangannya.

"Oleh karena itulah dari kasus di Wuhan Cina, dipelajari virus ini menyebaran dari percikan cairan tubuh bukan dari udara. Pada saat orang bersin, kedua saat orang berbicara, percikan inilah yang nantinya sebagai media virus menyebar ke lingkungan luar. Serta tempat yang lembab dan gelap virus ini hidup, itulah dia tinggalnya di area pernafasan," papar dr Azmi.

Menurut Kadinkes Muba ada tiga langkah yang harus diakukan untuk memutus rantai penyebarannya, yakni dengan memutus langsung kontak virus tersebut, kedua putuskan rantai kehidupan dan perkembangan virus tersebut, salah satunya penyemprotan desinfektan ke tempat pelayanan publik, dan ketiga kuatkan imunitas tubuh kita, dengan perbanyak konsumsi buah-buahan, dan makan-makanan berprotein tinggi.

Ia juga mengungkapkan saat ini di Kabupaten Muba ada 150 Orang Dalam Pemantauan  (ODP) atau orang yang ada riwayat berasal dari daerah terdampak, dan 2 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang saat ini tengah dirawat di RSUD Sekayu.

"Untuk pemeriksaan virus ini kita sudah membeli Rapid test alat uji anti body" kata Azmi.

Kepala BPBD Muba Indita Purnama menuturkan setelah ditetapkannya virus Corona sebagai bencana nasional, Satgas Muba telah melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait virus Corona, dan melakukan penyemprotan desinfektan terhadap fasilitas umum sebagai upaya pencegahan.

"Yang masuk ODP rumahnya kita prioritaskan disemprot desinfektan," tuturnya.

Selain itu kata Indita melakukan pendataan perkecamatan untuk warga yang datang dari luar.

Sementara itu Sekretaris PMI Muba Safaruddin mengatakan PMI ingin terjalinnya koordinasi yang baik dalam menjalankan langkah-langkah penanganan bencana ini.

"Kami sudah siap beras 6 ton, susu 900 kaleng, dan minyak sayur 900 liter kalau diformulasikan sudah tersedia 300 paket untuk bantuan sembako kepada warga terdampak virus Corona," pungkasnya.(hsred) 

Desa Muara Danau Lakukan Penyemprotan Disinfektan

LAHAT.DS,--- Sehari usai Sosialisasi pembuatan Disinfektan yang diikuti seluruh Kades di Kecamatan Tanjung Tebat, hari ini mereka memperaktekan di Desa nya masing- masing untuk memutuskan mata rantai Covid- 19.

Seperti dilakukan Jon Hendri selaku Kades Desa Muara Danau melakukan penyemprotan Disinfektan 1/4. pantauan Awak Media terlihat dengan sigap Kades dibantu perangkat Desa membuat Disinfektan sebagai bahan dasar Air bersih, Vanish ( cairan pencuci pakaian), dan Wifol.

Usai meracik bahan tersebut dimasukan kedalam Tedmon disemprotkan keliling Desa dengan menggunakan mobil Pick Up Jon Hendri berharap dengan disemprotkan Disinfektan dapat memutuskan rantai Virus mematikan tersebut.
Kades menghimbau kepada warga Desa Muara Danau untuk tetap selalu menjaga  kebersihan lingkungan dan jangan terlalu banyak berpergian dulu serta dilarang berkerumun bila ada pendatang dari perantauan untuk melapor kepada Kades atau perangkat Desa untuk didata dan mengisi formulir serta mengisolasi secara mandiri selama 14 hari bila ada gejala panas tinggi melebihi 38 derajat untuk segera dibawa ke Puskesmas terdekat " ujar Kades. ( Nih)

Tim Serigala Polres Muba Bersama Unit Reskrim Polsek Babat Toman Berhasil Lumpuhkan Satu dari Enam Pelaku Curat

MUBA,DS. – Team Serigala Sat Reskrim Polres Musi Banyuasin bersama Unit Reskrim Polsek Babat Toman berhasil mengungkap Kasus Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan (Curat) yang terjadi pada 30 Maret 2020 Subuh, tepatnya di Toko milik H Juanda di wilayah Pasar Babat Toman.

Dengan Total Kerugian Korban Reza Pahlevi (30) warga Babat Toman sebesar Rp. 81.410.000,- (Delapan Puluh Satu Juta Empat Ratu Sepuluh Ribu Rupiah, hal ini diterangkan Kapolres Musi Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem SIK pada saat Press Rilis bersama Wakapolres Kompol Irwan Andeta SIK, Tim Serigala Sat Reskrim Polres Muba dan Unit Reskim Polsek Babat Toman.

” Diketahui, Tersangka Pembobol Toko ada sebanyak 6 Orang, sementara yang berhasil diamankan yaitu atasnama Jojon alias Jon (40) warga Pasar Minggu Kota bengkulu. Tersangka sendiri diamankan saat berada dirumah Keluarganya di Kota Lubuk Linggau,” ungkap Kapolres dalam Press Rilisnya, Rabu (01/04/2020).

Diceritakan, masih ada 5 Tersangka yang masih DPO yaitu F, I, C, K, dan M. Bermodalkan senjata Api dan Gunting Besi, Tersangka berhasil memotong gembok, setelah berhasil Terangka menggasak berbagai macam merk Rokok dan Uang Tunai sebesar Rp.2.200.000 (Dua Juta Dua Ratus Ribu Rupiah).

” Kemudian mendapatkan Informasi tersebut, kita bentuk tim gabungan dari Tim Serigala yang terdiri dari Tim Buser Polres Muba dan Tim Unit Reskrim Polsek Babat Toman untuk dilakukan Penyelidikan, Selasa 31 Maret 2020. Dan akhirnya, satu Tersangka diberi Tindakan Tegas Terukur karena pada saat diamankan melawan Petugas,” Ujar Kapolres.

Lanjutnya, kepada Ke 5 Tersangka yang masih DPO yaitu F, I, C, K dan M agar secepatnya segera menyerahkan diri kepada Sat Reskrim Polres Muba atau kepada Polsek Babat Toman.

” kepada para tersangka yang masih DPO agar secepatnya segera menyerahkan diri, kepada pihak Sat Reskrim Polres Muba dan Polsek Babat Toman, jika tidak akan kami berikan tindakan tegas terukur kembali,” imbuhnya.(Hsm) 

DPRD Muba Dapil II Sosialisasikan Pencegahan Covid-19 di Kecamatan Lawang Wetan

MUBA,DS. - Dikomandoi oleh Wakil Ketua I Jon Kenedi SIP MSi, Anggota DPRD Muba Daerah Pemilihan II menggelar Sosialisasi Pencegahan Virus Corona (Covid-19), serta melaksanakan pembagian Alat Pelindung Diri (APD) dan bantuan Sembako kepada Masyarakat 2 kecamatan yaitu Lawang Wetan dan Babat Toman, Rabu (01/04/2020).

Dalam kesempatan ini hadir juga beberapa Anggota DPRD Muba Dapil II Muhammad Yamin, Senen H Hanan, Yudi Tri Karya, Russtam, Tanzil Asrori, Endi Susanto, M Amin, Karan Karnedi dan Evra Haryadi.

Giat ini adalah salah satu upaya DPRD kabupaten Musi Banyuasin terhadap memutus mata rantai penyebaran Virus Corona (Covid-19) yang saat ini telah hampir merata menjangkit di sejumlah wilayah Negara Indonesia.

Dalam kesempatan ini, DPRD Muba Dapil II mengajak seluruh elemen lapisan masyarakat agar tetap waspada dalam menghadapi wabah Virus Corona (Covid-19) yang melanda saat ini, tetap jaga jarak aman, batasi kontak Fisik, dan jaga kesehatan serta beribadah dirumah saja.

Wakil Ketua I DPRD Muba Jon Kenedy SIP MSi saat dikonfirmasi awak media mengatakan, sosialisasi yang dilaksanakan ini adalah guna memberikan arahan kepada masyarakat agar tetap waspada bahaya dampak Penyebara Virus Corona (Covid-19).

" Kami berikan arahan kepada Masyarakat agar tetap waspada dan jaga jarak aman, karena penyebaran Virus Corona (Covid-19) saat ini sedang masa pencegahan, kami bagikan juga kepada mereka sembako beserta Alat Pelindung Diri (APD)," dikatakan Jon Kenedy.

M Yamin selaku ketua Komisi II DPRD Muba dalam kesempatan ini mengungkapkan, giat yang dilaksanakan oleh DPRD Muba Dapil II ini adalah bagian dari pada jiwa kemanusiaan terhadap sesama didalam bermasyarakat.

" Alhamdulilah, kedepannya nanti akan ada banyak giat kemanusiaan yang dilaksanakan oleh DPRD Muba, salah satu pembagian sembako serta beberapa pembagian APD, kita harus tetap waspada dengan penyebaran Virus Corona (Covid-19), tetap patuhi edaran yang telah diberikan oleh Protokol-protokol Pemerintah," ungkap Yamin.

Lanjutnya, mudah-mudahan dengan adanya giat yang kami laksanakan ini dapat saling berkesinambungan untuk meringankan beban sesama dalam rangka menekan angka penyebaran Virus Corona (Covid-19) yang ada di kabupaten Musi Banyuasin.

" Kepada Masyarakat mari kita berdoa bersama-sama agar Virus Covid-19 ini dapat segera ternetralisir dan mari kita dukung kebijakan-kebijakan yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat, ciptakan Situasi Kondusif dan Aman," ajaknya.

Kegiatan Sosialisasi ini dilanjutkan dengan pembagian bantuan Sembako dan Alat Pelindung Diri (APD) kepada Masyarakat di beberapa Desa di kecamatan Lawang Wetan oleh Anggota DPRD Muba Dapil II di Komandoi oleh Wakil Ketua I DPRD Muba Jon Kenedy SIP MSi.(hsm) 

LLK UKM Disnaker Bantu 1000 Masker

LAHAT.DS,-- Sebagai wujud keperdulian merebaknya Virus Corona yang semakin meluas di 204 Negara dan telah memakan korban puluhan ribu orang, membuat orang semakin panik. Berbagai cara yang telah dilakukan untuk memutuskan rantai Covid-19 ini.

Selain melakukan penyemprotan Disinfektan, membasuh tangan menggunakan air mengalir dengan sabun dan harus menggunakan masker. Apalagi saat ini masker sangat langka dipasaran dan melonjaknya harga sebuah masker.

Agussenang Kepala LLK UKM Disnaker Lahat (BLK Lahat) mempunyai ide membuat masker, dengan kepiawaian dari peserta  pelatihan latihan kerja, sebanyak 1000 masker didonasikan melalui ketua TPKK Kabupaten Lahat Ny Lidyawati Cik Ujang , S,hut secara simbolis bertempat di rumah dinas Bupati Lahat pada 1 April 2020.

Menurut Kepala LLK Agussenang pada Media ini mengatakan " semoga 1000 masker ini dapat memberikan manfaat bagi warga Lahat untuk melawan Covid-19 " pungkas Agus (Nih)

PDI Perjuangan OI Bagikan Hand Sanitizer Ke Pengemudi Bentor - Pedagang Pasar

INDRALAYA.DS, -- Pengurus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Ogan Ilir (OI) yang dikomandoi langsung Ketua DPC PDI Perjuangan OI Wahyudi ST, membagi-bagikan kemasan botol kecil "hand sanitizer" kepada ratusan Masyarakat OI dan para pekerja di Pasar Indralaya seperti, pengemudi Becak Motor (Bentor), pedagang, ojek maupun sopir angkutan umum untuk mencegah penularan wabah virus corona di OI, Rabu (1/4).
Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, Wahyudi ST yang sekaligus menjabat Wakil Ketua DPRD OI bersama sejumlah kader PDI Perjuangan OI, dalam memerangi Wabah Virus Covid 19 (Corona) mengawali aksi sosialnya, dengan mengunjungi posko gugus depan penanggulangan virus Corona Kabupaten OI, sekaligus menyerahkan bantuan hand sanitizer kepada petugas medis setempat. Kemudian rombongan kembali melanjutkan kegiatan pembagian hand sanitizer gratis kepada masyarakat di Pasar Indralaya.
Wahyudi ST menuturkan, aksi pembagian cairan cuci tangan antiseptik praktis itu sebagai bentuk kepedulian PDI Perjuangan OI, dalam membantu pencegahan wabah virus corona bagi masyarakat OI yang harus tetap bekerja di luar rumah, dan selama ini sering berinteraksi dengan banyak orang.

Menurutnya, adanya botol praktis berisikan cairan "hand sanitizer" itu bisa menjaga diri sendiri maupun orang lain, dengan rajin membersihkan tangan agar terhindar dari wabah virus corona.

"Pengemudi Bentor, angkutan umum, pedagang pasar hingga petugas medis cukup rentan terpapar corona, sehingga kita berharap dengan pembagian hand sanitizer ini, dapat melindungi warga selama bekerja mencari rejeki diluar rumah, karena kami ingin semua masyarakat OI bisa aman dengan rutin membersihkan tangan, InsyaAllah aksi pembagian ribuan hand sanitizer tersebut akan dilanjutkan ke beberapa titik lokasi di kecamatan dalam OI seperti Tanjung Raja, Pemulutan, hingga Tanjug Batu," ujarnya.(H2y)

Kelurahan Gunung Gajah Bersama Puskesmas Pagar Agung Lakukan Penyemprotan Disinfektan

LAHAT.DS,----Lebih baik mencegah dari pada mengobati, terkait Pandemi Covid- 19 semakin mengawatirkan untuk itulah Kelurahan Gunung Gajah bersama Puskesmas Pagar Agung didampingi Bhabinsa dan Bhabin Kamtibmas pada Selasa 1 April 2020 mengadakan Penyemprotan Disinfektan di Areal Trowongan dan Perkuburan Gunung Gajah.
Hal ini dikatakan Nur Aprilia S, PdI, MM selaku Lurah Gunung Gajah disela penyemprotan Disinfektan, menurut beliau " penyemprotan hari ini  di RT 02, 04,13 dan RT 14 RW 04 sehari sebelumnya di RW 02. Kelurahan kita terdiri dari 14 RT dan 5 RW. penyemprotan Disinfektan ini bertujuan memutuskan mata rantai peredaran Virus Corona, dihimbau kepada warga Kelurahan Gunung Gajah untuk bahu membahu mengadakan penyemprotan secara mandiri sesuai dengan Instruksi dari Presiden diteruskan Gubernur, Camat dan diteruskan ke Kelurahan, tutur Lurah

Sementara itu Elva Yudianti, S, ST KUPT Puskesmas Pagar Agung mengatakan " Penyemprotan Disinfektan ini dilakukan untuk membasmi Virus Corona atau benda mati bukan untuk benda hidup
selama Pandemi sudah 4 titik sudah kita laksanakan Di Dodik ada 3 titik  Gunung Gajah 2 titik penyemprotan  dan Kelurahan RD PJKA ada 1 titik.

Adapun bahan yang kita gunakan seperti
Bayklin , Air bersih, Wifol atau SOS, Super Pel,  Harus bisa menerapkan prilaku hidup sehat, dengan cara cuci tangan dg sabun, jaugi keramaian,  menjaugi jarak antara satu dengan lain minimal satu meter, tetap memakan makanan bergizi vitamin C dan E berjemur pada sinar matahari pukul 10- 12 waktu yang tepat pukul 10 selama 10- 15 menit" ungkap KUPT Puskesmas Pagar Agung.

Lebih lanjut beliau menjelaskan " Untuk kasus Covid di Wilayah Pantauan Puskesmas Pagar Agung sampai hari ini belum ada, diharapkan kepada seluruh warga untuk pendatang baru segera melapor Kades, Kadus, RT RW atau Kelurahan, Penjawil, Supelen, Tim Informasi, Puskesmas kita ada Satgas Corona Puskesmas " ujar Elva Yudianti S, S, T,P. (Nih)

Ribuan Hand Sanitizer Di Bagikan Oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Ogan Ilir

INDRALAYA.DS,Bentuk aksi nyata kepedulian terhadap masyarakat di tengah wabah corona, ditunjukkan oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ogan Ilir Wahyudi ST dan Sebagai Wakil Ketua DPRD OI yang membagikan ribuan hand sanitizer ke masyarakat yang tinggal di wilayah Ogan Ilir dan sekitarnya,Rabu,010420.

Bersama sejumlah kader Partai Politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Ogan Ilir,pria yang akrab disapa Yudi ini turun langsung di tengah-tengah masyarakat di wilayah setempat, guna membagikan secara gratis  hand sanitizer, ke pos BPBD Kabupaten Ogan Ilir yang di terima langsung oleh Kepala BPBD Kabupaten OI Jumhuri,S.sos dan Satgas Dinkes Kabupaten Ogan Ilir Desi Purnamasari, SKM.
“Kami sengaja menyiapkan hand sanitizer, pembagian di tempat umum agar masyarakat dengan mudah menjaga kebersihan tangannya di tengah kondisi saat ini yang sulit mendapatkan cairan pencuci tangan di pasaran, ” ujar Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ogan Ilir Wahyudi ST,didampingi Sapari Anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir.
“Kami inisiatif menyediakan di tempat umum untuk membantu masyarakat agar aman dari penyebaran virus corona. Dan ini aksi nyata bentuk kepedulian kami ke masyarakat. Semoga apa yang kami berikan ini bermanfaat,” tambahnya.
Ditambahkan, pihaknya sudah menyiapkan sebanyak 3000 hand sanitizer, dibagikan ke Pasar Daerah yang ada di Kabupaten Ogan Ilir.

“Kami bagikan hand sanitizier untuk orang-orang yang beresiko, seperti petugas pasar, orang yang harus bekerja dengan roda dua seperti, Bentor,Ojek Pangkalan dan lainnya,” terangnya kepada dutasumsel.com.

“Bila nanti banyak yang meminta, kami akan tambah lagi  hand sanitizer(tempat cuci tangan),” lanjutnya.

Dalam aksi sosialnya ini, Yudi tidak hanya sekedar membagikan hand sanitizer,di Pasar Indralaya Kecamatan Indralaya. Melainkan, ia juga memperagakan langsung ke pengunjung Pasar tentang bagaimana cara cuci tangan yang baik.

“Kami sangat berharap agar masyarakat jangan panik., tetap jaga kesehatan, physical distancing, dan sering cuci tangan,” pungkas Wahyudi. (Red)