NEWS

Slider

LLK UKM Disnaker Bantu 1000 Masker

LAHAT.DS,-- Sebagai wujud keperdulian merebaknya Virus Corona yang semakin meluas di 204 Negara dan telah memakan korban puluhan ribu orang, membuat orang semakin panik. Berbagai cara yang telah dilakukan untuk memutuskan rantai Covid-19 ini.

Selain melakukan penyemprotan Disinfektan, membasuh tangan menggunakan air mengalir dengan sabun dan harus menggunakan masker. Apalagi saat ini masker sangat langka dipasaran dan melonjaknya harga sebuah masker.

Agussenang Kepala LLK UKM Disnaker Lahat (BLK Lahat) mempunyai ide membuat masker, dengan kepiawaian dari peserta  pelatihan latihan kerja, sebanyak 1000 masker didonasikan melalui ketua TPKK Kabupaten Lahat Ny Lidyawati Cik Ujang , S,hut secara simbolis bertempat di rumah dinas Bupati Lahat pada 1 April 2020.

Menurut Kepala LLK Agussenang pada Media ini mengatakan " semoga 1000 masker ini dapat memberikan manfaat bagi warga Lahat untuk melawan Covid-19 " pungkas Agus (Nih)

PDI Perjuangan OI Bagikan Hand Sanitizer Ke Pengemudi Bentor - Pedagang Pasar

INDRALAYA.DS, -- Pengurus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Ogan Ilir (OI) yang dikomandoi langsung Ketua DPC PDI Perjuangan OI Wahyudi ST, membagi-bagikan kemasan botol kecil "hand sanitizer" kepada ratusan Masyarakat OI dan para pekerja di Pasar Indralaya seperti, pengemudi Becak Motor (Bentor), pedagang, ojek maupun sopir angkutan umum untuk mencegah penularan wabah virus corona di OI, Rabu (1/4).
Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, Wahyudi ST yang sekaligus menjabat Wakil Ketua DPRD OI bersama sejumlah kader PDI Perjuangan OI, dalam memerangi Wabah Virus Covid 19 (Corona) mengawali aksi sosialnya, dengan mengunjungi posko gugus depan penanggulangan virus Corona Kabupaten OI, sekaligus menyerahkan bantuan hand sanitizer kepada petugas medis setempat. Kemudian rombongan kembali melanjutkan kegiatan pembagian hand sanitizer gratis kepada masyarakat di Pasar Indralaya.
Wahyudi ST menuturkan, aksi pembagian cairan cuci tangan antiseptik praktis itu sebagai bentuk kepedulian PDI Perjuangan OI, dalam membantu pencegahan wabah virus corona bagi masyarakat OI yang harus tetap bekerja di luar rumah, dan selama ini sering berinteraksi dengan banyak orang.

Menurutnya, adanya botol praktis berisikan cairan "hand sanitizer" itu bisa menjaga diri sendiri maupun orang lain, dengan rajin membersihkan tangan agar terhindar dari wabah virus corona.

"Pengemudi Bentor, angkutan umum, pedagang pasar hingga petugas medis cukup rentan terpapar corona, sehingga kita berharap dengan pembagian hand sanitizer ini, dapat melindungi warga selama bekerja mencari rejeki diluar rumah, karena kami ingin semua masyarakat OI bisa aman dengan rutin membersihkan tangan, InsyaAllah aksi pembagian ribuan hand sanitizer tersebut akan dilanjutkan ke beberapa titik lokasi di kecamatan dalam OI seperti Tanjung Raja, Pemulutan, hingga Tanjug Batu," ujarnya.(H2y)

Kelurahan Gunung Gajah Bersama Puskesmas Pagar Agung Lakukan Penyemprotan Disinfektan

LAHAT.DS,----Lebih baik mencegah dari pada mengobati, terkait Pandemi Covid- 19 semakin mengawatirkan untuk itulah Kelurahan Gunung Gajah bersama Puskesmas Pagar Agung didampingi Bhabinsa dan Bhabin Kamtibmas pada Selasa 1 April 2020 mengadakan Penyemprotan Disinfektan di Areal Trowongan dan Perkuburan Gunung Gajah.
Hal ini dikatakan Nur Aprilia S, PdI, MM selaku Lurah Gunung Gajah disela penyemprotan Disinfektan, menurut beliau " penyemprotan hari ini  di RT 02, 04,13 dan RT 14 RW 04 sehari sebelumnya di RW 02. Kelurahan kita terdiri dari 14 RT dan 5 RW. penyemprotan Disinfektan ini bertujuan memutuskan mata rantai peredaran Virus Corona, dihimbau kepada warga Kelurahan Gunung Gajah untuk bahu membahu mengadakan penyemprotan secara mandiri sesuai dengan Instruksi dari Presiden diteruskan Gubernur, Camat dan diteruskan ke Kelurahan, tutur Lurah

Sementara itu Elva Yudianti, S, ST KUPT Puskesmas Pagar Agung mengatakan " Penyemprotan Disinfektan ini dilakukan untuk membasmi Virus Corona atau benda mati bukan untuk benda hidup
selama Pandemi sudah 4 titik sudah kita laksanakan Di Dodik ada 3 titik  Gunung Gajah 2 titik penyemprotan  dan Kelurahan RD PJKA ada 1 titik.

Adapun bahan yang kita gunakan seperti
Bayklin , Air bersih, Wifol atau SOS, Super Pel,  Harus bisa menerapkan prilaku hidup sehat, dengan cara cuci tangan dg sabun, jaugi keramaian,  menjaugi jarak antara satu dengan lain minimal satu meter, tetap memakan makanan bergizi vitamin C dan E berjemur pada sinar matahari pukul 10- 12 waktu yang tepat pukul 10 selama 10- 15 menit" ungkap KUPT Puskesmas Pagar Agung.

Lebih lanjut beliau menjelaskan " Untuk kasus Covid di Wilayah Pantauan Puskesmas Pagar Agung sampai hari ini belum ada, diharapkan kepada seluruh warga untuk pendatang baru segera melapor Kades, Kadus, RT RW atau Kelurahan, Penjawil, Supelen, Tim Informasi, Puskesmas kita ada Satgas Corona Puskesmas " ujar Elva Yudianti S, S, T,P. (Nih)

Ribuan Hand Sanitizer Di Bagikan Oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Ogan Ilir

INDRALAYA.DS,Bentuk aksi nyata kepedulian terhadap masyarakat di tengah wabah corona, ditunjukkan oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ogan Ilir Wahyudi ST dan Sebagai Wakil Ketua DPRD OI yang membagikan ribuan hand sanitizer ke masyarakat yang tinggal di wilayah Ogan Ilir dan sekitarnya,Rabu,010420.

Bersama sejumlah kader Partai Politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Ogan Ilir,pria yang akrab disapa Yudi ini turun langsung di tengah-tengah masyarakat di wilayah setempat, guna membagikan secara gratis  hand sanitizer, ke pos BPBD Kabupaten Ogan Ilir yang di terima langsung oleh Kepala BPBD Kabupaten OI Jumhuri,S.sos dan Satgas Dinkes Kabupaten Ogan Ilir Desi Purnamasari, SKM.
“Kami sengaja menyiapkan hand sanitizer, pembagian di tempat umum agar masyarakat dengan mudah menjaga kebersihan tangannya di tengah kondisi saat ini yang sulit mendapatkan cairan pencuci tangan di pasaran, ” ujar Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ogan Ilir Wahyudi ST,didampingi Sapari Anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir.
“Kami inisiatif menyediakan di tempat umum untuk membantu masyarakat agar aman dari penyebaran virus corona. Dan ini aksi nyata bentuk kepedulian kami ke masyarakat. Semoga apa yang kami berikan ini bermanfaat,” tambahnya.
Ditambahkan, pihaknya sudah menyiapkan sebanyak 3000 hand sanitizer, dibagikan ke Pasar Daerah yang ada di Kabupaten Ogan Ilir.

“Kami bagikan hand sanitizier untuk orang-orang yang beresiko, seperti petugas pasar, orang yang harus bekerja dengan roda dua seperti, Bentor,Ojek Pangkalan dan lainnya,” terangnya kepada dutasumsel.com.

“Bila nanti banyak yang meminta, kami akan tambah lagi  hand sanitizer(tempat cuci tangan),” lanjutnya.

Dalam aksi sosialnya ini, Yudi tidak hanya sekedar membagikan hand sanitizer,di Pasar Indralaya Kecamatan Indralaya. Melainkan, ia juga memperagakan langsung ke pengunjung Pasar tentang bagaimana cara cuci tangan yang baik.

“Kami sangat berharap agar masyarakat jangan panik., tetap jaga kesehatan, physical distancing, dan sering cuci tangan,” pungkas Wahyudi. (Red) 

Para Kades Dikecamatan Tanjung Tebat Ikuti Sosialisasi Pembuatan Disinfektan

LAHAT.DS, - Antusiasme 13 Kades di Kecamatan Tanjung Tebat Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan menyimak Sosialisasi dari tim Puskesmas dikomandoi oleh Samsul Anwar Am- Kep KUPT Puskesmas Tanjung Tebat dalam rangka membuat Disinfektan sendiri tampak begitu semangat, Selasa ( 31/3/20 ).
Kegiatan ini dipimpin oleh Camat Tanjung Tebat Ariapulun SE. Dikatakan oleh Camat Tanjung Tebat bahwa sosialisasi ini tujuannya ialah melakukan penyemprotan guna memutuskan rantai virus Covid-19 yang semakin merebak.
" Benar, jadi Kita hari ini bersama Puskesmas Tanjung Tebat belajar dan menyimak serta mempraktekan sendiri tentang bagaimana cara membuat cairan Disinfektan yang nantinya akan kita semprotkan ke lingkungan pedesaan, Perkantoran atau tempat lain yang mudah terjangkit oleh Virus Corona ini, sehingga penyebaran Virus tersebut tidak meluas khususnya di Kecamatan Tannung Tebat", Ujar Aria Pulun Kemedia ini.
Pada Kesempatan ini, diharapkan para Kades benar- benar memperhatikan takaran yang telah ditentukan untuk membuat Disinfektan tersebut. sehingga Kades bisa mempraktikkan sendiri di desa masing - masing dan dapat bersama - sama warga untuk melakukan kegiatan penyemprotan Disinfektan di desanya" Pesan Camat.

Sementara itu, Lukman Kades Tanjung Bai mengatakan kegiatan sosialisasi pembuatan cairan Disinfektan oleh UPT. puskesmas Tanjung Tebat sangatlah berguna serta bermanfaat.

" Sangat membantu sekali, kalau kita mau membeli cairan Disinfektan tentu harganya selangit karena langka, sehinga dengan adanya sosialisasi Pembuatan Disinfektan ini sangat membantu kami ( Para Kades ) untuk mempraktikkan sendiri dan membuatnya sendiri dan akan diterapkan didesa lalu mengadakan penyemprotan guna memutuskan rantai penyebaran Covid - 19 atau Virus Corona " Kata Lukma.

Pandemi Virus Corona yang telah melanda dunia tentu sangat mengkhawatirkan masyarakat, sehingga wajar saja Negara, Provinsi, Kabupaten, Kecamatan bahkan warga didesa pun harus ikut andil dalam pencegahan penyebaran Virus Corona ini.

Semoga saja Virus Corona ini lekas pergi dari Bumi Indonesia dan tidak untuk hadir kembali.*HNI*

Ketua DPRD OI Suharto Dampingi Bupati Lakukan Penyemprotan Disinfektan Bersama Kapolres OI

INDRALAYA.DS,- Ketua DPRD Ogan Ilir Suharto, dampingi Bupati OI, HM Ilyas Panji Alam, bersama, Kapolres OI AKBP Imam Tarmudi, Dandim 0402 OI-OKI dan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Ogan Ilir, gelar Apel bersama serta melakukan penyemprotan disinfektan serentak di Wilayah Bumi Caram seguguk, Selasa (31/03/20),

Adapun lokasi yang menjadi sasaran penyemprotan ini yakni Kantor Kajari OI, Kantor Camat Indralaya Utara, Kemenag OI, Samsat OI, Masjid-masjid disepanjang perjalanan, Jalan Lintas di Sp. Timbangan, Posko-posko Covid-19 Kab.OI, Pasar Indralaya dan Pondok Pesantren.

Bupati OI juga menyampaikan bahwasanya, Penyemprotan serentak yang digelar ini di Setiap fasilitas publik dan tempat-tempat umum diseluruh Kab. OI, bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat khususnya masyarakat Kab. OI dalam menjalankan aktifitas keagamaan dan lainnya, karena Covid-19 atau yang lebih sering dikenal dengan Virus Corona dapat di cegah penyebarannya di Wilayah Kabupaten Ogan Ilir.

“Jangan panik dan lakukan kegiatan seperti biasa, banyak mencuci tangan dan hindari keramaian,” ucapnya.

Sementara Ketua DPRD Kabupaten Ogan Ilir Suharto Sangat Mengapresiasi Kegiatan yang dilaksanakan Pemkab Ogan Ilir bekerjasama dengan Polres Melakukan Penyemprotan Disinfektan secara serentak guna untuk memutus mata rantai Penyebaran virus Corona (Covid 19) di Ogan Ilir.

Dijelaskannya, untuk sementara ini juga anggota dewan OI tidak akan melakukan kegiatan luar dulu, sebagai upaya untuk mencegah peredaran covid-19, Serta angota DPRD Ogan Ilir turun kedapil masing masing untuk melakukan sosialisasi Covid 19.

“Kalau tidak urgent atau mendesak kita tidak akan melakukan kegiatan dinas luar, dan mudah-mudahan covid-19 atau virus corona ini bisa segera berlalu, selain itu saya juga menghimbau agar kiranya masyarakat agar tidak berkumpul-kumpul dulu” Harapnya.

Untuk melakukan penyemprotan ini Pemkab. OI melalui Polres OI, BPBD dan Damkar Kab. OI sebagai tim Gugus Tugas penanganan Virus Corona (Covid-19) menurunkan kendaraan tangki yang berisikan disinfektan, selain itu juga dilakukan penyemprotan secara manual.

Bagi masyarakat yang ingin bertanya dan mengetahui berbagai informasi tentang virus corona, Pemkab OI telah menyiapkan 5 posko yang tersebar di beberapa titik di Kab. Ogan Ilir, yakni :

1. Posko perbatasan OI-OKI di Desa. Sungai Pinang
2. Posko Perbatasan OI-Muara Enim di Timbangan 32
3. Posko Entry Tol Indralaya-Palembang
4. Posko Terminal Karyajaya
5. Posko Induk PSC di samping Kantor Dishub Indralaya Km 36.

Masyarakat dapat menghubungi Nomor PSC Gugus Tugas Call Center 08117429119 untuk informasi lainnya. #Red#

Cegah Covid-19, DPC PDI-Perjuangan Muba Bagi-bagi Jamu dan Telur

MUBA, DS. - Antisipasi Penyebaran wabah Virus Corona (Covid-19) menyebar kesejumlah wilayah di kabupaten Musi Banyuasin, Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDI-P) kabupaten Musi Banyuasin Bagi-bagi Jamu dan Telur Gratis di 2 Kecamatan, Selasa (31/03/2020).

2 kecamatan tersebut adalah kecamatan Sekayu dan Sungai Lilin, pembagian jamu dan telur tersebut dilaksanakan oleh Ketua DPC PDI-Perjuangan kabupaten Musi Banyuasin Beni Hernedi melalui Sekretaris Partai Yakup Supriyanto bersama Ketua Fraksi PDI-Perjuangan Muhammad Yamin yang turut didampingi oleh Badan Cybertroops Muba.

Saat dibincangi awak media Ketua DPC PDI-Perjuangan kabupaten Musi Banyuasin melalui Sekretaris Partai Yakup Supriyanto mengatakan, dalam hal ini sesuai dengan instruksi DPP Partai, kami DPC PDI-Perjuangan kabupaten Musi Banyuasin melaksanakan pembagian Jamu dan telur kepada masyarakat.

" Gunanya adalah untuk mengajak semua masyarakat yang ada di kabupaten Musi Banyuasin agar banyak mengkonsumsi Jamu Tradisional dan telur, untuk menjaga daya tahan tubuh dan Vitalitas dalam menghadapi Wabah Virus Corona (Covid-19) yang saat ini menyerang di beberapa Negara bagian dunia," ungkap Yakup.

Terpisah, Ketua Fraksi PDI-Perjuangan Muhammad Yamin melalui Anggota Fraksi H Ismail menanggapi hal tersebut mengungkapkan, Ini adalah bentuk Partisipasi kami sebagai kader Partai, dalam menyikapi Wabah Pademi Covid-19. Yang mana kita ketahui akhir-akhir ini kita di kabupaten Musi Banyuasin bersama seluruh elemen masyarakat, sudah sangat serius dalam upaya menanggulangi dampak dari musibah ini.

" Makanya kami menyediakan Posko Jamu Tradisional dikantor DPC partai, agar masyarakat yang mengkomsumsi Jamu Tradisional ini, dapat menambah daya tahan tubuhnya, dan Vitalitas saat melaksanakan Isolasi diri dirumah masing-masing," ungkap H Ismail.

Lebih lanjut, kami berharap dengan apa yang telah kami laksanakan ini dapat menjadi salah satu kesinambungan antar sesama, demi keselamatan diri dari Wabah Virus Corona (Covid-19). Sekaligus, kami juga mengajak masyarakat kabupaten Musi Banyuasin untuk bersama-sama mendukung pergerakan yang dilaksanakan oleh Pemerintah dalam Pencegahan Virus Corona (Covid-19).

" Semoga saja Wabah Virus Corona (Covid-19), dapat segera teratasi dan marilah kita bersama-sama memberikan suport dan dukungan untuk Pemerintah dalam melaksanakan Pencegahan Virus Pandemi (Covid-19) dengan cara mengisolasi diri dirumah, mengurangi aktivitas diluar rumah, menjaga pola makan tubuh, dan beribadah," tambah H Ismail. 

Lebih lanjut, dalam kesempatan ini juga Muhammad Yamin selaku Ketua Fraksi melalui H Ismail menyampaikan Instruksi Ketua DPC Partai PDI-Perjuangan Beni Hernedi yang Menginstruksikan Anggota DPRD Fraksi PDI-Perjuangan untuk mengalokasikan Gaji Pokok Anggota DPRD Fraksi selama 3 bulan pertama untuk penanganan Covid-19.

" Sesuai dengan Instruksi yang telah diberikan oleh Ketua DPC Partai PDI-Perjuangan Beni Hernedi, kami mengalokasikan 3 Bulan (April, Juni, dan Juli) Gaji Pokok baik Itu Ketua DPC yang selaku Wakil Bupati maupun kami Anggota DPRD Fraksi PDI-Perjuangan untuk penanganan Covid-19. Namun, bukan tidak mungkin hal ini akan kami lakukan kembali sampai batas waktu yang tidak bisa ditentukan," tukasnya.(hsred) 

Muba Siapkan 500 Milyar untuk Penanganan Covid 19 dan Persiapan Jaring Pengaman Sosial

Forkompimda Komit Lakukan Pengawasan Lima Pintu Masuk Diperketat

MUBA,DS. - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin memilih kebijakan memperketat penjagaan dan pemeriksaan lalu lintas orang di pintu-pintu masuk wilayah guna mencegah penularan Virus Corona di Bumi Serasan Sekate.


"Hari ini kita gelar pasukan di Polres Muba untuk memastikan kesiapan petugas dalam melakukan penjagaan dan pengamanan. Kita lakukan pembatasan pergerakan pintu masuk ke Muba. Ada 5 titik yang hari ini kita lakukan pengetatan bekerjasama dengan pihak kepolisian," ujar Bupati Muba, Dodi Reza Alex Noerdin, Selasa (31/3/2020).

Kelima  titik pintu masuk itu yakni pintu masuk perbatasan Kabupaten Muba di Kecamatan Bayung Lencir dengan Provinsi Jambi, Kabupaten Muba di Kecamatan Lais dan Babat Supat dengan Kabupaten Banyuasin, Kabupaten Muba di Kecamatan Sanga Desa dengan Kabupaten Musi Rawas, dan Kabupaten Muba di Kecamatan Sungai Keruh dengan Kabupaten PALI.


"Jadi apabila ada suspect dari luar yang akan masuk ke Muba, terpaksa wajib mengikuti Protokol Kesehatan dan wajib  melakukan isolasi selama 14 hari, Khusus untuk pintu masuk di Jambi dan Pintu Masuk lainya bagi pendatang yang lewat dan terindikasi suspect kita lakukan rapid test dan  kita ada rumah isolasi di Bayung Lencir,"dan Rs Sungai Lilin  tegas Dodi.


Dodi mengambil langkah bijak ini  lantaran Kabupaten Muba berada di tengah dan menjadi daerah lintas  sejumlah kabupaten/kota dan provinsi di Sumatera. Dodi memilih perketatan pintu masuk ketimbang lockdown yang berarti masyarakat sama sekali tidak diperbolehkan beraktivitas diluar rumah.


"Kalau saat ini lockdown belum kita lakukan dan hanya masyarakat diimbau dan diminimalisir  keluar rumah, jika tak penting itu dan baiknya bekerja dari rumah , Tujuan semua ini  yang kita lakukan untuk dapat meminimalisir virus covid 19 masuk muba adalah dengan pembatasan dan memperketat masuk wilayah Ini yang kita lakukan karena posisi Kabupaten Muba berada di tengah dan menjadi tempat transit. Jadi  pengetatan perbatasan dan apabila terdapat yang terindikasi harus kita persiapkan Penanganannya berdasarkan Protokol Kesehatan 


Kendati memperketat penjagaan di pintu masuk, orang nomor satu di Bumi Serasan Sekate ini memastikan kebutuhan logistik masyarakat Muba tetap terpenuhi. "Barang-barang kebutuhan pokok kita perbolehkan masuk atau melintas. Sebab yang kita periksa itukan orangnya. Kita jamin pasokan untuk Muba aman termasuk saat Ramadhan dan lebaran nanti," tegas dia. 

Selanjutnya untuk pengaman jaringan sosial bagi pekerja harian warga kurang mampu dan kebutuhan kedepan bagi warga Muba  dalam
Percepatan penanganan covid 19 saat ini Tim TAPD menyisir 30 persen  dari anggaran APBD MUBA  2020 dan dipastikan terkumpul 500 milyar  untuk penangan covid 19 termasuk jaringan pengaman sosial selama bencana ini 


Kapolres Muba, AKBP Yudhi Surya Markus Pinem mengatakan, pihaknya bersama Kodim 0401/Muba terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait bahaya virus Corona dan langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan masyarakat secara mandiri. Termasuk sosialisasi Maklumat Kapolri No. Mak/2/III/2020. Diantaranya masyarakat diminta untuk tidak mengadakan kegiatan sosial yang melibatkan orang atau massa dalam jumlah besar. Baik ditempat umum maupun dilingkungan sendiri.

Sementara Komandan Kodim 0401  Letkol Arm. Muhsyaiffudin Khoiruzzamani S.Sos menyatakan bahwa Seluruh kodim siap dan kami setiap hari sesuai SOP yang kami jalankan  telah  melaksanakan sosialisasi dan penyemprotan disinfektan baik pagi sore dan sosialisasi pada malam hari oleh jajaran kodim koramil dan babinsa di setiap desa l/ kelurahan secara bergilir secara Mandiri untuk pecegahan covid 19 dan Juga Kita Bersama sama jajaran Forkopimda menajalankan komitmen bersama untuk meminlimalisir serta pecegahan covid 19 dimuba serta dalam kesempatan ini bahwa pada tanggal 1 april kami imbau seluruh warga Musi Banyuasin melaksankan sholat magrib dan dilanjutkan sholat hajat dirumah masing masing kita medoakan kiranya  wabah ini segera dapat teratasi ujarnya 

"Sosialisai terus kita lakukan, kita juga bersama Kodim 0401/Muba dan Sat Pol PP Muba melakukan razia untuk meminta masyarakat yang berkumpul agar membubarkan diri. Ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan," tandas dia.(hsred) 

PDI Perjuangan OI Peduli Corona Bakal Gratiskan Ribuan Hand Sanitizer


* Bersama Lawan Corona
INDRALAYA.DS, -- Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat Ogan Ilir (OI) dalam mencegah wabah virus covid 19 corona, DPC PDI Perjuangan OI akan membagikan 3000 Botol Hand Sanitizer (cairan antiseptik pencuci tangan.red) secara gratis kepada warga di beberapa titik Kecamatan dalam Kabupaten OI. Hal ini diungkapkan langsung Ketua DPC PDI Perjuangan Wahyudi ST, Selasa (31/3).
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, ribuan botol Hand Sanitizer yang akan dibagikan secara gratis tersebut sengaja didatangkan langsung oleh PDI Perjuangan OI dari perusahan Hand Sanitizer produksi Khansa Megatama.

Kepada Wartawan, Wahyudi ST yang sekaligus menjabat sebagai Pimpinan DPRD OI mengatakan bahwa DPC PDI Perjuangan OI turut prihatin dengan merebaknya virus Covid-19 di Indonesia, untuk itu kegiatan sosial yang akan dilaksanakan tersebut, diharapkan sebagai aksi proteksi dan preventif dalam menjaga kebersihan diri mencegah penyebaran virus Covid-19 khususnya bagi Masyarakat OI yang setiap harinya beraktivitas di luar rumah seperti tukang Becak Motor(Bentor), Sopir Angkutan Umum, pedagang di pasar, relawan corona dan tenaga medis.

Sedangkan bagi Masyarakat OI yang berada di dalam rumah, Lanjut Wahyudi di imbau tetap menjaga kebersihan diri dengan selalu menerapkan cuci tangan menggunakan sabun.


"Aksi sosial ini merupakan salah satu wujud nyata komitmen PDI Perjuangan OI yang perduli terhadap kesehatan masyarakat OI, karena itu kami juga mengajak masyarakat OI mari bersama kita putuskan mata rantai penyebaran virus covid 19 dengan menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat. Bersama PDI Perjuangan OI ayo kita lawan Corona,"tegasnya.(H2y)

Hadiwijaya SE" Sebelum Masuk Ke Kantor Lurah, Cuci Tangan Dulu Memakai Sabun"

LAHAT.DS,--- Pemutusan rantai Virus Corona yang mematikat itu agar tidak semakin meluas ke Bumi Seganti Setungguan, sesuai himbauan Bupati Lahat Cik Ujang bahwa untuk selalu mencuci tangan selama 20 detik memakai sabun dan melakukan penyemprotan Disinfektan.

Hadiwijaya SE Lurah Talang Jawa Selatan menghimbau kepadanya untuk ditest Kesehatannya demi pemutusan rantai Virus Covid-19 menurut Lurah hal yang harus perlu di lakukan adalah :

Tetap di rumah selama 14 hari, jangan pergi kemana mana dulu, diam di dalam rumah dan lakukan sosial distancing. Anggota keluarga melaporkan ke aparat terdekat (ke rt, rw, kader). Bila ada kelurahan Demam tinggi harap melapor.

Setiap hendak masuk atau berurusan ke Kantor Kelurahan Talang Jawa Selatan hendaknya mencuci tangan memakai sabun, saat ini sudah disediakan didepan Kantor. Himbauan kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kesehatan, tidak keluar rumah kalau tidak perlu, hindari keramaian, kalo batuk,pilek untuk memeriksa kan diri ke Puskesmas" pungkas Lurah kepada Media ini 30/3.( Nih)