NEWS

Slider

Melintas di Area Perkebunan Tebu Bawa Narkoba,SYD digelandang Kepolres Ogan Ilir

INDRALAYA,DS. - SYD (47) Warga Desa Tanjung Lubuk Kecamatan Indralaya Selatan Ogan Ilir berhasil dibekuk Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resort Ogan Ilir,Senin (23/3/2020) di Jalan kebun tebu Bedeng Atap Rayon 1 kecamatan Tanjung batu Ogan Ilir.
Pelaku berhasil dibekuk Satresnarkoba Polres Ogan Ilir tanpa perlawanan, ketika saat melintas diareal perkebunan milik PTPN 7 Pabrik Gula Cinta Manis Rayon 1 Tanjung Batu Ogan Ilir.

Kapolres Ogan Ilir AKBP.Imam Tarmudi,SIK,MH melalui AKP Zainalsyah Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Polres Ogan Ilir Mengatakan, Anggota Sat Res Narkoba Polres Ogan Ilir berhasil mengamankan seorang laki - laki yang diduga pelaku yang memiliki, menyimpan, menguasai Narkotika, Di Jalan kebun tebu bedeng atap rayon 1 kecamatan Tanjung batu,"ya,Awalnya pelaku melintasi daerah kebun tebu menggunakan kendaraan sepeda motor Honda Beat warna putih dengan Nopol BG-5675-TO dan disaat yang bersamaan Anggota Sat Res Narkoba Polres Ogan ilir sedang melaksanakan giat Patroli di daerah tersebut, kemudian Anggota melihat gerak gerik pelaku yang mencurigakan dilakukanlah penyetopan terhadap pelaku, namun pada saat akan di stop pelaku mencoba untuk melarikan diri, sehingga motor yang dikemudikan pelaku menabrak mobil Anggota Sat Res Narkoba Polres Ogan Ilir,"katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, Satresnarkoba kemudian melakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap pelaku dan berhasil menemukan barang bukti berupa 1 (satu) buah wadah Kacamata warna Hitam yang berisikan 1 (satu) paket plastik klip bening berisi diduga narkotika jenis shabu dengan berat bruto 0,40 gram,"ya,Anggota juga mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) buah senjata tajam yang bersarungkan Lakban warna Hitam dan bergagang kayu yang di temukan di selipan pinggang pelaku di sebelah kiri, dan 1 (satu) buah kendaraan sepeda motor Honda Beat warna putih Nopol BG-5675-TO yang pelaku gunakan dan pelaku akui barang bukti tersebut miliknya. Atas kejadian tersebut Pelaku beserta Barang bukti di bawa ke kantor Sat Res Narkoba Polres Ogan Ilir guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut,"Tegasnya.(Ds/Red)

Rapat Bersama Pemerintah Daerah Terkait Covid-19, Ketua DPRD Soeharto Hs Sampaikan Bila Memungkinkan Silahkan Pakai 37 ruangan Anggota DPRD

INDRALAYA.DS, – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Ogan Ilir Soeharto Hs, SH mengikuti rapat bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Ogan ilir, rapat tersebut terkait dengan himbauan Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang penyelenggaraan ibadah, bertempat diruang rapat Bupati KPT Tanjung Senai.30/03/2020.

Hadir Bupati Kabupaten Ogan ilir Ilyas Panji Alam,SE.SH.MM Kapolres Ogan ilir, AKBP.Imam Tarmudi,SIK,MH Kejaksaan Negeri OI,Sekda, Asisten Bupati,  Pabung 0402 OKI/OI, MUI Ogan Ilir, DMII, Kepala Dinas Kesehatan,Kominfo dan OPD lainya. Hal ini mengingat kondisi dari berbagai Daerah sudah mulai serius terkait virus corona Covid-19.

Dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Ogan ilir Soeharto Hs.SH meyampaikan bahwa, apabila memungkinkan sebanyak 37 ruangan Anggota DPRD silahkan digunakan.

Dan Pimpinan DPRD menugaskan semua anggota DPRD Kab. Ogan ilir untuk turun kelapangan ke daerah pemilihan masing masing untuk memberikan himbauan supaya masarakat tidak berkumpul dan jaga jarak serta tetap menjaga kebersihan.
Red

Kecamatan Tanjung Tebat Gelar Sosialisasi Copid-19

LAHAT.DS, --- Penanggulangan bencana Virus Corona yang kian hari kian menakutkan menjadikan Pemerintah Daerah dan Seluruh jajaran harus siap siaga menjaga dan mengantisipasi merebaknya virus yang mematikan ini.
Ariapulun SE selaku Camat Tanjung Tebat pada Senin 30 Maret 2020 memimpin Sosialisasi Copid-19, dengan Narasumber Samsul Anwar Am- Kep  KUPT Puskesmas Tanjung Tebat. Dihadiri seluruh Kades yang ada di Kecamatan ini.

Menurut Ariapun SE perlunya Sosialisasi mengenai Virus Corona ini kepada warga, apa lagi saat ini sudah Pandemi global. Untuk itulah perlunya penanganan dan antisipati agar copid- 19 tidak sampai mewabah di Kecamatan Tanjung Tebat" ujar Camat.

Usai mengelar Sosialisasi di Kecamatan, Tim Puskesmas dan Forkomincam mengadakan Sosialisasi himbauan kepada warga di 14 Desa  Kecamatan Tanjung Tebat, untuk berprilaku hidup sehat dengan cara rajin cuci tangan menggunakan sabun dan hindari dahulu berkumpul lebih dari lima orang.(Nih)

Kerja di Rumah Hingga 9 April, ASN Muba Manfaatkan Perangkat Digital

Pelayanan Publik Tetap Berjalan, Setiap Bidang  Ditugaskan 1 Orang ASN Selain Pejabat Administrator

MUBA, DS.-- Meminimalisir penularan Covid-19 di lingkungan Pemkab Muba serta menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 34 Surat Tahun 2020 tentang Perubahan atas Surat Edaran Menteri PAN-RB Nomor 19 Tahun 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara dalam Upaya Pencegahan Penyebaran COVID-19 di Lingkungan lnstansi Pemerintah, terhitung Selasa 31 Maret 2020 hingga 9 April mendatang, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin menerapkan sistem kerja di rumah atau Work From Home (WFH) bagi seluruh ASN dan Pegawai Tidak Tetap di lingkungan Pemkab Muba.

"Antisipasi penularan Covid-19 ini harus ditingkatkan, maka dari itu mulai 31 Maret hingga 9 April seluruh pegawai bekerja di rumah masing-masing," ungkap Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin.

Dodi Reza meminta seluruh perangkat daerah dan ASN memanfaatkan teknologi digital untuk tetap menjalankan seluruh aktifitas pekerjaan pelayanan publik dan kebutuhan lainnya. "ASN dan Tenaga Kontrak Wajib mengisi laporan kerja harian (SKP harian) dan mengunggah ke
Perangkat Digital (Zoom, Skype, WhatsApp, Telegram) Perangkat Daerah masing-masing sebagai konfirmasi atas kehadirannya," terangnya. 

Lanjutnya, bagi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator tetap melaksanakan tugas kedinasan di kantor sehingga penyelenggaraan pemerintahan tetap berjalan optimal dengan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat. "Setiap Sekretariat dan Bidang pada Perangkat Daerah ditugaskan 1 Pejabat administrator dan 1 orang Pegawai (boleh pengawas atau pelaksana atau jabatan fungsional atau tenaga kontrak) dalam pelaksanaan pekerjaan setiap hari secara bergantian," jelas Dodi. 

Kemudian, jam Kerja Work From Home tetap berlaku seperti biasa dan terhadap ASN dan Tegana Kontrak yang melaksanakan tugas kedinasan dengan bekerja di rumah (WFH) dilarang bepergian, apabila di langgar akan di kenakan sanksi kepegawaian sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku. Meminimalisir pelayanan tatap muka dan mengoptimalkan pelayanan secara daring (online), untuk regulasinya dapat diatur oleh Kepala Perangkat Daerah masing-masing.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Sunaryo menerangkan, bagi Perangkat Daerah Dinas Kesehatan (PSC 119, RSUD dan Puskesmas bagi petugas yang melaksanakan pelayanan kesehatan langsung), BPBD (TRC), Satuan Polisi Pamong Praja (Anggota Satpol.PP, Pemadam Kebakaran dan Anggota Linmas), Dinas Perhubungan (Petugas Lapangan), Dinas Sosial (Tagana), Dinas Lingkungan Hidup (Tenaga Kebersihan), Kantor Camat dan Kantor Lurah tetap melaksanakan sistem kerja seperti biasa dan atau Kepala Perangkat Daerah dapat mengatur secara spesifik sistem kerja ASN dan Tenaga Kontrak untuk kepentingan pencegahan dan penanggulangan Covid-19.

"Pelaksanaan ASN bekerja dari rumah (Work From Home) dilaporkan kepada Bupati Musi Banyuasin melalui Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam bentuk file Pdf ke WhastApp: 081211306765 Atau Email: bkpsdm.muba@yahoo.com," pungkas Sunaryo.(hsred) 

PT. BAU Bantu Uang 500 Juta Rupiah Pencegahan Virus Corona

LAHAT.-DS,-- Bertempat di Ruang Of Room Sekretariat Pemerintan Kabupaten Lahat, hari ini ( 30/3/20) diadakan penyerahan secara simbolis bantuan untuk penanggulangan pencegahan penyebaran virus covid-19 di Kabupaten Lahat dari PT. BAU kepada Pemerintah Kabupaten Lahat yang di terima langsung oleh Bupati Lahat Cik Ujang.SH.
Selain Bupati Lahat, turut menyaksikan penyerahan bantuan tersebut Wakil Bupati Lahat H. Haryanto.SE MM MBA, Ketua DPRD Kab.Lahat Fitrizal Homizi.ST, Ketua Komisi IV ARRY. A.Md, Sekda Lahat Januarsyah.SH MM, Kadis DLH, Kadis BPBD, Kadis BPKAD, Kadis Kesehatan, Kadis Kominfo dan Derektur Rumah Sakit Umum Daerah Lahat.

Bupati Lahat Cik Ujang.SH dalam arahannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak perusahaan yaitu dari PT. BAU yang telah respon memberikan bantuan kepada masyarakat kabupaten lahat untuk penanggulangan pencegahan penyebaran Virus Corona di Kabupaten Lahat, sekali lagi atas nama pemerintah kabupaten lahat mengucapkan terima kasih telah peduli dengan penanggulangan pencegahan Virus Covid-19 ini, Ujar Cik Ujang.

Cik Ujang juga berharap kepada masyarakat Kabupaten Lahat yang baru pulang dari perantauan agar kiranya cepat-cepat melapor kepada ketua RT setempat guna menetralisasi, dan juga apabila masih di perantau untuk sementara jangan pulang dulu, saya berharap bila ada masyarakat yang terkena virus ini jangan malu untuk periksa kesehatan di rumah sakit umum. tutur Cik Ujang.

Kepala Pihak PT. BAU terima kasih telah peduli memberikan bantuan untuk penanggulangan pencegahan virus corona ini atau covid-19 di kabupaten lahat. Dan juga saya ucapkan terima kasih juga kepada Komisi IV DPRD Kabupaten Lahat yang telah turut mendukung dan telah mengundang pihak-pihak perusahaan yang ada di kabupaten lahat untuk sama-sama peduli dalam penanggulangan pencegahan covid-19 di kabupaten lahat.

Sementara itu, Komar dari perwakilan PT BAU mengatakan bahwa PT BAU telah memberikan bantuan Uang 500 Juta Rupiah dalam be ruk Cek kepada Pemda Lahat yang nantinya akan diberikan ke Gugus depan dan akan disalurkan kepada masyarakat.

"Nanti Pemda akan menyerahkan ke Gugus depan Penanggulangan Virus Corona dan semua kita serahkan kemereka apakah akan dibelikan obat - obatan atau berupa sembako untuk menunjang perekonomian rakyat kecil " Katanya.
*HNI*

Imbas Dari Pandemi Virus Covid-19 Rangkaian Kegiatan Hut Kabupaten Lahat di Tunda

LAHAT.DS, -- Pandemi kasus virus covid-19 di 27 Propinsi dan 17 Kabupaten Kita di Sumatera Selatan berakibat ditundanya rangkaian kegiatan Hut Kabupaten Lahat Ke 151

Padahal sebelumnya masyarakat Kabupaten Lahat sangat berharap Hut. Kabupaten Lahat tahun 2020 ini akan lebih meriah dan lebih menggelegar dari tahun- tahun sebelumnya, karna Hut Kabupaten Lahat tahun 2020 Hut Petamanya dibawah Pimpinan Bupati Lahat Cik Ujang dan Heriyanto.

Hal ini dikatakan Mas wito 52 tahun salah satu masyarakat Lahat yang memiliki hobby memancing ikan mas
ia megatakan 30/3 harapan besar pupus sudah Hut Kabupaten Lahat tahun 2020 dirinya dalam perlombaan mancing dalam rangka meyambut hut Kabupaten Lahat ke 151akan mendapatkan sepeda motor hadiah pertama Lomba mancing mania.

HM.Safrani SH. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lahat. melalui Sundari Kabid Pemasaran meyampaikan,Pandemi virus covid-19 yang meyebar sampai ke pelosok Negeri menjadikanTertunda sampai batas waktu yang belum ditentukan rangkaian kegiatan yang biasa diadakan dinas pariwisata seperti Lomba Rakit Tradisional,Lagu Daerah dan Lomba Mancing  Mania salah satu hiburan Rakyat Lahat ujarnya.(Inh)

Pasien Corona Belum Ada di Rawat di RSUD Lahat

LAHAT.DS,--  Telah dua minggu berlalu RSUD lahat yang merupakan salah satu RSUD rujukan pasien Covid-19 di Sumatera Selatan wilayah Kabupaten Lahat yang telah siap siaga menjalankan tugas sesuai intruksi Presiden RI dan Menteri Kesehatan dalam menampung,memeriksa juga merawat pasien Covid--19.

walaupun sampai detik ini RSUD Lahat belum ada menerima pasien Covid-19,namun tetap selalu siaga dalam pegamanan dan pencegahan virus Covid-19 di Bumi Seganti Setungguan.
Dr.Erlindah Mkes Direktur RSUD Lahat melalui. Feri humas RSUD megatakan 29/3 Alhamdulilah di RSUD Lahat belum ada menerima dan merawat pasien covid-19,namun RSUD Lahat sudah ada meriksa empat   masyarakat yang baru pulang dari luar kota akan tetapi mereka masih sehat saja.

Untuk itu kita syarankan bagi masyarakat yang baru pulang dari luar Kota dan telah memeriksakan dirinya agar diadukasi supaya mengisolasi diri di rumah selama 14 hari dan koordinasi dengan puskesmas terdekat guna untuk dipantau Karna isolasi rumah di bawah faskes 1 yaitu puskesmas.

Disamping itu juga RSUD Lahat terus melakukan edukasi pada seluruh keluarga pasien dan pengunjung yang berobat ke RSUD lahat.

Feri juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Lahat untuk selalu cuci tangan, tetap dan tinggal di rumah, tidak ada jam besuk, tidak melakukan kegiatan yang mengumpulkan banyak orang dan terus menjalankan pola hidup sehat.(Inh)

Ketua Fraksi M. Yamin: Stop Informasi Lokcdown Yang Membuat Situasi Tidak Nyaman

MUBA,DS. - Beberapa Negara telah menyatakan untuk melakukan Lockdown, hal ini pun sepertinya sudah menular kebeberapa daerah di Indonesia. Situasi ini sepertinya menimbulkan beberapa pendapat yang menyatakan bahwa informasi tersebut telah berhasil membuat masyarakat menjadi dilema.

Diketahui sebelumnya, banyak lontaran demi lontaran yang dikeluarkan dari berbagai elemen untuk segera melockdownkan Indonesia agar dapat menekan angka penyebaran Virus Corona (Covid-19).

Sebelumnya berdasarkan data yang dihimpun awak media, untuk Indonesia sendiri kasus Virus Corona (Covid-19) telah mencapai angka 1.285 dengan kasus Positif sebanyak 130 Orang, Negatif sebanyak 64 Orang, dan meninggal Dunia sebanyak 114 Orang.

Dari perhitungan tersebut, maka keadaan Indonesia saat ini dalam ketidaknyamanan. Apalagi dalam hitungan jam angka yang bertambah sebanyak seratus kasus lebih.

Salah satu daerah yang terpantau adalah kabupaten Musi Banyuasin provinsi Sumatera Selatan, saat ini menurut data yang dilansir dari situs resmi COVID19.MUBAKAB.GO.ID tercatat angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) 104 Orang, Pasien Dalam Pemantauan (PDP) 2 Orang.

Pada kesempatan ini Ketua Fraksi PDI-Perjuangan Muhammad Yamin menanggapi beberapa informasi Lockdown yang beredar mengungkapkan, Saya pikir sudah saatnya kita semua pihak untuk menyikapi informasi yang beredar tekait persoalan istilah Lockdown.

" Masyarakat harusnya tidak terpancing dengan informasi yang datang dari sumber yang tidak jelas, untuk saat ini langkah pemerintah sudah tepat dalam menyikapi wabah Covid-19. Namun, memang butuh kerjasama yang baik dari seluruh elemen masyarakat, agar supaya mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah," jelas Yamin yang juga Ketua Komisi II DPRD Muba, Minggu (29/03/2020).

Dan saya pikir jika semuanya dapat kita paahami dan kita patuhi, Insya Allah kita bisa keluar dari segala ancaman dan musibah ini. Khususnya di kabupaten Musi Banyuasin, pemerintah sudah bekerja keras, dalam menangani Covid-19 ini, dan juga kami DPRD kabupaten Musi Banyuasin, tidak akan berhenti membantu dan memberikan Suport, dalam setiap langkah penanganan wabah Covid-19 ini.

" Sekali lagi saya mengajak, mari kita semua menyelamatkan keluarga kita, dan orang-orang yang kita cintai disekitar kita, dengan cara patuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah," ajaknya.(Hs) 

Bahaya Covid 19, Forkopimcam Bayung Lencir Sisir Tempat Hiburan Malam Hingga Edukasi ke Masjid

MUBA, DS. - Sosialisasi dan edukasi bahaya wabah Covid-19 atau virus Corona terus digencarkan oleh Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin hingga ke kawasan-kawasan pelosok. 

Jumat (27/3/2020) pagi hingga malam hari Camat Bayung Lencir Akhmad Toyibir SSTP MM bersama jajaran Forkopimcam Kapolsek Bayung Lencir AKP Jon Roni Hasibuan SH dan Danramil  Bayung Lencir Kapt Info Suprayitno mendatangi sejumlah warung Remang-remang dan Hiburan Malam Desa Simpang Bayat, Telang dan Sindang Marga guna memberikan pemahaman dan sosialisasi ancaman Covid-19. 

"Dalam kesempatan itu kami memberikan himbauan kepada masyarakat untuk membatasi interaksi sosial antara sesama masyarakat (Social Distancing) dan melakukan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) berdasarkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah untuk menghindari terpaparnya virus Corona Covid 19," ujar Camat Bayung Lencir Akhmad Toyibir. 

Selain itu juga melakukan Penyemprotan Disinfektan di lingkungan rumah warga, toko, pasar dan Masjid-masjid yang berada di pinggir jalan lintas bersama petugas Manggala Agni dan Para Relawan Pemuda dari KNPI dan Karang Taruna.

Penyemprotan desinfektan ini memanfaatkan teknologi cuka kayu dan bambu dari hasil penelitian Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan  yang dianggap lebih ampuh dibanding etanol dan salep komersial.

"Kami juga membagikan selebaran dan sosialisasi kepada pengurus Masjid terkait surat seruan bersama Pemkab Muba, MUI Kab Muba dan DMI Kab Muba tanggal 26 Maret 2020 mengenai penyelenggaraan Sholat Jumat dan Isra' Mikraj di dalam wilayah Kabupaten Muba," terangnya.

Selain itu juga melakukan sosisalisasi kepada wanita penghibur dan pengunjung hiburan malam dan warung remang-remang terkait bahaya penyebaran virus corona (Covid -19).

"Kami juga menghimbau kepada wanita penghibur yang berasal dari luar wilayah Kecamatan Bayung Lencir agar kembali ke daerah asalnya masing-masing dan diberikan waktu paling lama 1 minggu untuk meninggalkan wilayah Kecamatan Bayung Lencir serta bersama Forkopimcam memerintahkan tempat hiburan segera di tutup kerena ilegal," bebernya.

Sementara itu Kapolsek Bayung lencir AKP Jon Roni M Hasibuan SH berharap agar semua elemen bersinergi membantu memerangi wabah pandemi Corona ini.

"Saya berharap kepada semua unsur masyarakat bersama forkopimcam dan instansi terkait  bersatu padu menanggulagi wabah ini" tambahnya(hsred) 

Gelar Akad Nikah, Pasangan Pengantin Asal Sanga Desa Jalankan Protokol Waspada Covid-19

MUBA,DS. - Meski digelar sederhana dan harus menjalankan protokol waspada Covid-19 atau virus corona, namun pasangan pengantin asal Sanga Desa Kabupaten Muba yakni Ramadhan dan Nova Eliza sudah sah menjadi pasangan suami istri, Minggu (29/3/2020). 

Keduanya melaksanakan akad nikah di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sanga Desa yang dihadiri tidak sampai 10 orang sebagaimana sudah menjadi ketentuan dari Kementerian Agama dalam hal protokol pelaksanaan akad nikah disaat ancaman Covid-19. 

"Kami berterima kasih dengan pihak Kecamatan, KUA, dan perangkat Desa di Kecamatan Sanga Desa yang telah memfasilitasi pelaksanaan akad nikah kami dengan mengedepankan ketentuan yang sudah diatur," ujar Pengantin Pria, Ramadhan. 

Ia mengaku, edukasi dan sosialisasi ancaman Covid-19 di Muba sangat berjalan maksimal berkat kegetolan Bupati Muba Dr H Dodi Reza  Alex Noerdin yang menginstruksikan pelaksanaan sosialisasi serta edukasi hingga ke tingkat bawah.

"Terima kasih kepada pak Bupati Dodi Reza yang sangat peduli dengan kesehatan masyarakat Muba, saya dan keluarga khususnya sangat mengapresiasi," tuturnya. 

Sementara itu, Camat Sanga Desa Suganda mengatakan, pihaknya bersama jajaran KUA Sanga Desa akan memfasilitasi setiap warga Muba yang ingin melaksanakan proses akad nikah namun tetap mematuhi protokol pencegahan covid-19 sebagaimana sudah diatur Kemenag RI. 

"Prinsipnya sesuai arahan pak Bupati Dodi Reza kami di tingkat Kecamatan tetap akan memfasilitasi, yang penting prosesnya harus patuh pada ketentuan yang sudah diatur," pungkasnya.(hsred)