NEWS

Slider

Cegah Penyebaran Virus Corona Dodik Secaba Lahat Lakukan Penyemprotan Disinsfektan

LAHAT.DS,-- Sebagai wujud keperdulian Rindam II Sriwijaya terhadap penyebaran Virus Copid-19 yang semakin merajalela, untuk itu menghadang pergerakan virus berkembang Secaba pada hari ini melakukan penyemprotan Disinsfektan diareal dan fasilitas umum seputaran Secaba, Secata dan Dodikjur Puntang Lahat yang dilakukan selama tiga hari kedepan dimulai hari ini 26-27- 28 Maret 2020.
Letkol Inf Enrico Setiyo Nugroho S.Sos., M.Tr(Han)  selaku Komandan Secaba Dodik Lahat pada arahannya sebelum mengadakan penyemprotan Disinsfektan disela Breafing diruang rapat Secaba  mengatakan " Kita dari TNI merupakan Garda terdepan melindungi warga Indonesia dari segala ancaman termasuk membasmi kuman Virus Corona untuk itulah kita selama tiga hari berturut- turut mengadakan penyemperotan Disinsfektan.
Adapun sasaran sudah kami tentukan SDN 23, fasilitas Mushola. Kita fokuskan dahulu tempat umum, selama tiga hari harapan kita seputaran area Secaba bebas dari Virus Corona. Untuk itulah kita di Secaba ini melakukan

Personil kita digiatkan maksimal 30 orang terdiri dari Dinkes, PMI dan personil Secaba Jangan Panik, Jangan piknik, Kami Bekerja Untuk Anda, kalian dirumah  Untuk Indonesia bebas Corona  " jelas Letkol Enrico.

Sementara itu Letda CKM dr  Lucky pada arahannya "Pandemi Virus Copid- 19 jangan kita anggap penyakit Flu biasa, untuk itulah kita adakan Sosialisasi mengenai cara mencuci tangan yang benar memakai sabun, setelah itu dilakukan penyemprotan, mudah- mudahan dengan adanya penyemperotan ini meminalisir penyebaran virus Copid- 19 untuk informasi mengenai Copid- 19 bisa diakses di Web Copid19.lahatkab.go.id contak  Center 119  " pungkas  Letda  CKM dr  Lucky.(Nih)

Pemda Lahat Laksanakan Kesiagaan Penaganan covid-19

LAHAT.DS, -- Selama tiga hari gabungan dari Pemerintah Daerah, TNI,POLRI FKPD,BUMN,BUMD dan Masyarakat melaksanakan kegiatan kesiapsiagaan gugus tugas percepatan penaganan virus Covid-29 di Kabupaten Lahat.

Sesuai maklumat Presiden RI dan Kapolri agar Pemerintah Propinsi dan pemerintah Daerah beserta jajaran FKPD dapat bersatu menagani sekaligus melawan peyebaran non bencana yaitu Covid -19.
Untuk itu 26-28/3 selama tiga hari Pemerintah Daerah melaksanakan peyemprotan gasinfektan di lokasi Perkantoran Rempat Ibadah,Tempat Keramaian,Terminal juga megadakan Peyetopan bagi kendaraan yang datang dari Luar Kabupaten Lahat guna untuk megantisipasi Peyebaran virus Covid-19 di Wilayah Bumi Seganti Setungguan.

Cik Ujang SH Bupati Lahat megatakan 26/3 Pemerintah Daerah Kabupaten Lahat dan Seluruh Jajaran Bersatu padu dan berperan aktif dalam ikut memerangi peredaran non bencana yang disebut virus Covid-19 yang saat sekarang sangat berdampak pada segala aspek baik itu sosial,perkonomian dan kesejateraan rakyat,untuk itu melalui pembentukan kesiapsuagaan gugus tugas penaganan virus Covid-19 dikabupaten Lahat dapat kita hindari dan aman terkendali pungkasnya.(Inh)

Cegah Penyebaran Virus Corona Dodik Secaba Lahat Lakukan Penyemprotan Disinsfektan

LAHAT.DS,--- Sebagai wujud keperdulian Rindam II Sriwijaya terhadap penyebaran Virus Copid-19 yang semakin merajalela, untuk itu menghadang pergerakan virus berkembang Secaba pada hari ini melakukan penyemprotan Disinsfektan diareal dan fasilitas umum seputaran Secaba, Secata dan Dodikjur Puntang Lahat yang dilakukan selama tiga hari kedepan dimulai hari ini 26-27- 28 Maret 2020.
Letkol Inf Enrico Setiyo Nugroho S.Sos., M.Tr(Han)  selaku Komandan Secaba Dodik Lahat pada arahannya sebelum mengadakan penyemprotan Disinsfektan disela Breafing diruang rapat Secaba  mengatakan " Kita dari TNI merupakan Garda terdepan melindungi warga Indonesia dari segala ancaman termasuk membasmi kuman Virus Corona untuk itulah kita selama tiga hari berturut- turut mengadakan penyemperotan Disinsfektan.

Adapun sasaran sudah kami tentukan SDN 23, fasilitas Mushola. Kita fokuskan dahulu tempat umum, selama tiga hari harapan kita seputaran area Secaba bebas dari Virus Corona. Untuk itulah kita di Secaba ini melakukan

Personil kita digiatkan maksimal 30 orang terdiri dari Dinkes, PMI dan personil Secaba Jangan Panik, Jangan piknik, Kami Bekerja Untuk Anda, kalian dirumah  Untuk Indonesia bebas Corona  " jelas Letkol Enrico.

Sementara itu Letda CKM dr  Lucky pada arahannya "Pandemi Virus Copid- 19 jangan kita anggap penyakit Flu biasa, untuk itulah kita adakan Sosialisasi mengenai cara mencuci tangan yang benar memakai sabun, setelah itu dilakukan penyemprotan, mudah- mudahan dengan adanya penyemperotan ini meminalisir penyebaran virus Copid- 19 untuk informasi mengenai Copid- 19 bisa diakses di Web Copid19.lahatkab.go.id contak  Center 119  " pungkas  Letda  CKM dr  Lucky.(Nih)

KUPT Puskesmas " Dua Penyalur TKW Mulak Ulu Bukan ODP

LAHAT.DS,--- Terkait Pandemi Copid- 19 yang semakin berkembang sehingga menimbulkan kewaspadaan tinggi, sesuai  dengan arahan dari Pemerintah untuk mewaspadai dan memeriksa setiap orang yang pulang dari Area  zona red yaitu Jakarta, Pulau Jawa dan Pulau Batam.

Menjadikan dua penyalur TKW asal Desa Sukananti Kecamatan Mulak Ulu yang kembali dari Pulau Batam berinisial LH dan MH dijadikan Orang dalam pengawasan OPD.

Informasi ini didapat dari Pesan Whatshap Kapolsek Mulak Ulu Ramadhon yang disampaikan ke Kapolres Lahat Untuk diketahui juga ditindak lanjuti, dimana  Rabu 25/3 pukul 14.20 wib, bertempat di Puskesmas Muara Tiga Kecamatan. Mulak Ulu telah datang 2 orang yang salah satunya diduga sakit mirip gejala covid 19.

Diketahui dalam riwayat perjalanan kedua orang dalam pengawasan ( ODP ) soalnya Kedua orang tersebut melakukan perjalanan dari Batam pada hari Minggu tanggal 22 Maret 2020 pukul 09.50 wib dan sampai ke Desa Sukananti Kecamatan . Mulak Ulu pada hari Selasa tanggal 24 Maret 2020 sekira jam 19.00 wib.

Eva Agustina SKM, MM Kepala Puskesmas Muara Tiga Saat dikonfirmasi via Telp KUPT Puskesmas membenarkan bahwa memang telah diperiksa, LH dinyatakan sakit kami observasi MH sehat walafiat. Isolasi dari orang lain dan dilarang dulu berhubungan dengan orang lain.

tidak menutup kemungkinan akan kami datangi. Bila masih sakit akan kami rujuk ke Lahat,akan tetapi bukan kasus Copid semua ini sesuai dengan maklumat Bupati " siapapun yang datang harus segera dipantau." ungkap Eva.

Hal senada dikatakan Kades Sukananti Edi Sar bahwa setiap orang yang datang dari Zona Red untuk segera memeriksakan diri ke Puskesmas, terkait warganya dalam OPD beliau menghimbau kepada warganya untuk tidak mengunjungi sanak saudara yang baru pulang dari rantau untuk menghindari hal- hal yang tidak di inginkan. Kades juga menghimbau kepada masyarakat terutama pada pengguna Medsos untuk tidak menyebarkan selebaran yang menyangkut nama Desa Sukananti yang belum tentu kebenarannya" pungkas Kades. (Nih)

H.Endang PU Ishak Digadang Bakal Dampingi HM Ilyas Panji Alam di Pilkada Ogan Ilir 2020

INDRALAYA,DS. - Memasuki Tahapan penentuan Bakal Calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati  Pilkada Ogan Ilir yang akan digelar 23  September 2020 mendatang , H.Endang PU Ishak, di gadang-gadang Merupakan Calon Kuat untuk  mendampingi H.M.Ilyas Panji Alam, sebagai Wakil Bupati Periode 2021-2026.

Seperti dilansir dari Berita one beberapa waktu lalu,  H.Endang PU Ishak merupakan Mantan Ketua DPRD Ogan Ilir  Periode 2014-2019,   yang merupakan  Putra Asli Ogan Ilir , berasal dari Suku Penesak, Kelahiran  Desa Meranjat , Kecamatan Indralaya Selatan, Kabupaten Ogan Ilir.

Dikancah Kiprah politik Mantan Ketua DPRD Ogan Ilir tersebut , tidak diragukan lagi, H.Endang PU Ishak, telah malang melintang memegang tampuk jabatan strategis di berbagai organisasi massa maupun Partai Politik, saat ini, H.Endang PU Ishak, menjabat  Ketua Partai yang sedang berkuasa di Kabupaten Ogan Ilir, yaitu sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golongan Karya (Golkar) Ogan Ilir.

Menurut pandangan dari berbagai sumber Tokoh Masyarakat  dan Pengamat Politik , jika H.M.Ilyas Paji Alam, berpasangan dengan H.Endang PU Ishak, di Prediksi peluang memenangkan Pilkada sangat besar dan terbuka lebar, bagi Keduanya, Sebab kedua Tokoh tersebut berdiri Kokoh dalam sebuah Partai yang besar dan Berkuasa saat ini, yaitu PDIP dan Golkar,  namun adanya perubahan  mungkin saja terjadi , dalam peta perpolitikan.

Berita ini di turunkan, berdasar sumber isu yang beredar saat ini,  belum ada pernyataan Resmi dari Kedua Tokoh tersebut.(Sumber Berita One/tim).

Waspada Corona, BPBD dan Polres Muba Sisir Jalan Protokol Semprot Disinfektan

MUBA,DS. - Antisipasi pencegahan penyebaran wabah virus Corona, Pemerintah kabupaten Musi Banyuasin melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  Muba bersama Polres Muba bersinergi melakukan sterilisasi dengan menyemprotkan cairan disinfektan di sepanjang ruas jalan protokol dan fasilitas umum di Kota Sekayu, Rabu (25/2/2020).

Penyemprotan yang dilakukan mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai pada Rabu (25/3/2020) itu bertujuan untuk memutus penyebaran Virus Corona atau Covid-19 di Bumi Serasan Sekate.

"Hari ini, demi untuk menjaga dan mencegah terjadinya penyebaran Covid-19. Kita melakukan penyemprotan disinfektan, mulai dari Lapangan Gelanggang Remaja, jalan Kolonel Wahid Udin, Jalan KS Ahmad Dahlan, dan sejumlah taman yang selama ini menjadi tempat wisata dan banyak dikunjungi masyarakat," ujar Kapolres Muba, AKBP Yudhi Surya Markus Pinem.

Cairan disinfektan yang disemprotkan ke jalan protokol dan sejumlah taman tersebut sambung dia yakni sebanyak 15.000 liter, disemprotkan menggunakan mobil water canon dan mobil pemadam kebaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muba.

"Ya, 15.000 liter kita semprotkan disinfektan. Jika tidak ada halangan, kedepan kegiatan ini kita lakukan lagi, terutama di pintu-pintu masuk Kabupaten Muba," jelas dia.

Selain dengan penyemprotan, upaya pencegahan dilakukan pula dengan cara sosialisasi hingga ke desa-desa terkait bahaya Virus Corona dan adanya Maklumat Kapolri No. Mak/2/III/2020. Diantaranya masyarakat diminta untuk tidak mengadakan kegiatan sosial yang melibatkan orang atau massa dalam jumlah besar. Baik ditempat umum maupun dilingkungan sendiri.

"Sosialisai terus kita lakukan, semalam kita juga bersama Kodim 0401/Muba dan Sat Pol PP Muba melakukan razia untuk meminta masyarakat yang berkumpul agar membubarkan diri. Ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan," tegas dia.

Sementara itu Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan sosialisasi dan edukasi pencegahan penyebaran Covid-19 harus terus dilakukan termasuk penyemprotan, diruang publik serta fasilitas umum sebagai upaya preventif.

"Peran semua elemen serta masyarakat juga diperlukan agar penyemprotan disinfektan berfungsi efektif.

Bupati Dodi menambahkan penyemprotan akan dilakukan secara bertahap ditempat umum lainnya, serta dilaksanakan bersama instansi, Polres dan TNI di Muba.

"Penyemprotan cairan desinfektan ini juga sebagai upaya pencegahan dan antisipasi sejak dini melindungi masyarakat agar merasa lebih aman dan tidak takut  tetapi tetap waspada terhadap Covid-19 atau  virus Corona," tutup Dodi.(hsred) 

DRA Ajak Warga Muba Patuhi Imbauan Dirjen Bimas Islam Pelaksaan Akad Nikah, Antisipasi Covid-19

MUBA,DS. - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terus Berusaha Maksimal mengajak seluruh masyarakat Musi Banyuasin untuk mematuhi semua Protokol Pencegahan Covid 19.

Kali Ini Bupati Musi Banyuasn Dodi Reza Alex mengajak warganya untuk mematuhi imbauan dari Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI yang telah mengeluarkan Surat Edaran  No P-002/DJ.III/Hk.007/03/2020 tentang Imbauan dan Pelaksaan Protokol Penanganan Covid-19  Pada Area Publik di Lingkungan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam baik saat akad nikah di KUA maupun di luar KUA. 

"Dimana kalau melaksanakan prosesi akad nikah di KUA harus 
membatasi jumlah orang yang mengikuti prosesi akad nikah dalam satu ruangan tidak lebih dari 10 orang," terang Dodi.

Kemudian, calon pengantin dan anggota keluarga yang mengikuti prosesi harus telah membasuh tangan dengan sabun/hand sanitizer dan menggunakan masker.

"Selain itu, petugas serta wali nikah dan calon pengantin laki-laki menggunakan sarung tangan dan masker pada saat ijab kabul," tambahnya.

Dijelaskan Dodi, untuk kegiatan akad nikah diluar KUA diharuskan ruangan prosesi akad nikah di tempat terbuka atau di ruangan yang berventilasi sehat.

"Kemudian juga untuk membatasi jumlah orang yang mengikuti prosesi akad nikah dalam satu ruangan tidak lebih dari 10 orang," terangnya.

"Calon pengantin dan anggota keluarga yang mengikuti prosesi harus telah membasuh tangan dengan sabun/ hand sanitizer dan menggunakan masker. Petugas, wali nikah dan calon pengantin laki-laki menggunakan sarung tangan dan masker pada saat ijab kabul," tambahnya.

Selain administrasi ditiadakan.
Tak hanya itu, untuk sementara waktu Kemenag meniadakan semua jenis layanan selain administrasi dan pencatatan nikah di KUA.

"Karena berpotensi menjalin kontak dekat serta menciptakan kerumunan serta Lebih lanjut, agar selalu melakukan koordinasi dengan petugas kesehatan dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19," tegasnya.

Selain itu Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin juga menghimbau kepada seluruh Camat bersama TNI, Polri dan Kades dalam wilayah Kabupaten Muba agar terus memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat betapa pentingnya menerapkan social distancing (menjaga jarak antar manusia). 

"Ini sesuai dengan Instruksi Presiden Republik Indonesia dan ditindaklanjuti melalui Maklumat Kapolri," pungkasnya.(hsred) 

Antisipasi Penyebaran Virus Covid 19, PMI Muba Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Kampus STIHURA

MUBA,DS. - Palang Merah Indonesia (PMI) kabupaten Musi Banyuasin bersama Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Rahmaniyah Sekayu (STIHURA) melaksanakan Penyemprotan Disinfektan, bertempat di Kampus B STIHURA, Selasa (24/03/2020).

Merebaknya Virus Corona Covid 19 disejumlah Negara Dunia nampaknya membuat dunia gempar dengan Virus yang mematikan ini, salah satu negara yang saat ini telah mengalami penyebaran Virus Covid 19 adalah Indonesia.

Sesuai Instruksi yang telah diedarkan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk melaksanakan Lockdown dan mengisolasikan diri untuk Siswa-siswi, Mahasiswa dan beberapa Instansi Pemerintahan.

Tercatat untuk sementara ini kasus Virus Covid 19 telah mencapai 579 kasus yang tersebar, dan 49 dinyatakan meninggal dunia. Dalam hal ini salah satu daerah yang gencar melaksanakan beberapa kegiatan antisipasi Virus Corona Covid 19 ini adalah kabupaten Musi Banyuasin melalui beberapa Instansi terkait serta Organisasi-organisasi kemanusiaan seperti Palang Merah Indonesia (PMI).

Palang Merah Indonesia (PMI) kabupaten Musi Banyuasin adalah salah satunya, yang melaksanakan Penyemprotan Disinfektan, pembagian Masker serta melakukan Peletakan Hand Sanitaizer dibeberapa tempat keramaian.

Ketua PMI Kabupaten Musi Banyuasin Beni Hernedi mengungkapkan, Enam unit Gedung Perkantoran Milik Pemerintah dan Instansi di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Dua kawasan perumahan milik Pemerintah Daerah di Lingkungan Kabupaten Musi Banyuasin, Dua belas unit gedung Pelayanan dan Perkantoran Milik Perusahaan Daerah dan Swasta, Dua titik lokasi kawasan umum milik Pemerintah Daerah, Dua lokasi kawasan usaha/bisnis milik Swasta, Dua kawasan perempatan jalan protokol, dan Dua kawasan pendidikan milik Swasta.

" Alhamdulilah sejauh ini belum ada kasus positif covid19 di musi banyuasin namun pmi muba melihat langkah antisipasi pencegahan dini sangat penting dilakukan kewaspadaan tetap harus diutamakan. oleh karenanya PMI muba mulai hari ini menurunkan satgas siaga darurat covid-19. Untuk wilayah Musi Banyuasin dengan prioritas pada kegiatan Sosialisasi dan Edukasi waspada corona virus kepada warga dengan memberi pemahaman kepada warga tentang pentingnya social distancing “Jaga Jarak” sebagai suatu cara efektif untuk menekan angka penyebaran, meski tak bisa menghilangkan virus," dijelaskan Beni usai melaksanakan Shalat Jumat.

Lebih lanjut, Social distancing atau jarak sosial adalah mengambil jarak dengan menghindari kerumunan, pertemuan publik, dan tak mendatangi pertemuan dalam kelompok besar. Artinya, ada ruang yang cukup antara satu orang dengan orang lain sehingga menghilangkan rute transmisi virus. Pencegahan yang bisa dilakukan untuk menghambat atau menekan laju penularan virus corona.

" Menghindari kontak dekat dengan pasien penderita penyakit saluran pernapasan akut, Sering mencuci tangan dengan sabun atau menjaga kebersihannya dengan hand sanitizer berkadar alkohol minimal 70 persen, Menghindari kontak dengan peternakan atau binatang liar tanpa perlindungan, Menjaga dan memperkuat imunitas tubuh. Petugas PMI juga melakukan Penyemprotan disinfektan dibeberapa titik fasilitas publik, tempat ibadah dan tempat keramaian sebagai upaya dini pencegahan virus corona," lanjut Ketua PMI yang Juga Wakil Bupati Musi Banyuasin.

Terakhir Beni mengatakan, Ada 2 skenario antisipasi yang harus masuk dalam pikiran kitam Pertama, belum ada yang positif virus belum masuk sehingga kita perlu mencegah secara dini. Muba zero Covid-19 sebagai gerakan bersama. yang Kedua, virus sudah masuk tapi belum terpantau alias kita tidak tahu akibat belum terpantau mengingat Muba sebagai suatu daerah perlintasan manusia. Kita harus pastikan yg infected jgn dibiarkan tdk diketahui, masyarakat harus teredukasi dan didorong aktif memantau dan melaporkan. 

" Ingat, Covid-19 Outbreak ini adalah hal yang sangat serius. Kita bisa menginfeksi orang lain atau terinfeksi dari orang lain. Self-isolation, disiplin tinggi pasti akan mengurangi penularan dan mengurangi korban dari Covid-19. Semoga Muba zero Covid-19. PMI mendukung himbauan Bupati Muba dan bersama Pemerintah Kabupaten mencegah dan waspada Covid-19 di Muba," dikatakannya.

Sementara itu terpisah Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Rahmaniya Sekayu (STIHURA) Dr Wandi Subroto SH MH mengatakan, Hari ini kampus STIHURA Sekayu melakukan pencegahan Virus Covid 19 yaitu melakukan perkuliahan daring untuk membatasi pertemuan langsung baik sesama mahasiswa maupun dosen. 

" Dan hari ini PMI Muba melakukan penyemprotan seluruh ruangan di STIHURA, kami menghimbau kepada seluruh mahasiswa untuk tidak keluar rumah dan berintegrasi dengan masyarakat, lebih baik mencegah dari pada mengobati," ujar Wandi.(hsm) 

Dinkes Kabupaten Ogan Ilir Lakukan Penyemprotan Disinfektan Di Seluruh Ruangan Polres Ogan Ilir

INDRALAYA.DS, --- Disinfektan adalah bahan kimia yang digunakan untuk mencegah terjadinya infeksi atau pencemaran oleh jasad renik atau obat untuk membasmi kuman penyakit. Pengertian lain dari disinfektan adalah senyawa kimia yang bersifat toksik dan memiliki kemampuan membunuh mikroorganisme yang terpapar secara langsung oleh disinfektan.
Tidak mau kecolongan, lebih baik mencegah dari pada mengobati. Atas perintah Kapolres Ogan Ilir AKBP Imam Tarmudi,SIK,MH, Polres Ogan Ilir melakukan penyemprotan disinfektan di setiap ruangan dengan menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir bertujuan mengantisipasi COVID-19, Senin,(23/03/2020).

Tidak mau mengurangi mutu pelayanan kepada masyarakat yang mempunyai keperluan di Kantor Polres Ogan Ilir, Kapolres Imam Tarmudi,SIK,MH meminta kepada Dinkes Kabupaten Ogan Ilir pada saat penyemprotan disinfektan agar diutamakan untuk ruang pelayanan publik, seperti Gedung pelayanan terpadu, ruang pembuatan SIM, ruang SPKT, ruang Sat Reskrim, ruang Sat Narkoba, ruang Sat Intelkam, ruang tahanan sampai ke tempat ibadah.

Penyemprotan yang di utamakan di setiap ruangan adalah benda seperti kursi, meja, gagang pintu yang biasa di pegang, namun ruangan tersebut juga di semprot secara keseluruhan. Pada saat penyemprotan langsung di awasi oleh PJU Polres OI dan perwira lainnya. Penyemprotan berlangsung dari pukul 11.00 Wib sampai dengan pukul 11.45 Wib.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Imam Tarmudi S.IK MH berpesan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Ogan Ilir, menyikapi issue yang sedang dihadapi seluruh dunia saat ini tentang virus covid-19 atau corona.

“Meskipun kita tidak dapat melihat langsung dengan mata biasa apakah virus covid-19 tersebut ada disekitar kita atau tidak, namun kita harus selalu memperhatikan pola hidup sehat, tetaplah mejaga lingkungan agar selalu bersih, menjaga kebugaran tubuh dengan berolah raga secara rutin yang mana dapat membantu meningkatkan imun tubuh, memperhatikan pola makan dan waktu istirahat untuk tubuh” ujar Kapolres.melalui Kasubag Humas polres Ogan Ilir.Red