NEWS

Slider

Serap Aspirasi Guru, Dodi Reza Mendukung Perjuangan GTKHNK 35+

Bupati Muba Dodi Reza Terima Audiensi Perwakilan GTKHNK 35+

MUBA,DS.-- Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin akan terus berupaya mensejahterahkan Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non Kategori Usia Diatas 35 Tahun (GTKHNK 35+) Kabupaten Muba.

Hal ini disampaikan Bupati Dodi saat Audiensi Jajaran Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non Kategori Usia Diatas 35 Tahun (GTKHNK 35+)
Kabupaten Muba, Senin (23/3/2020) di Ruang Audiensi Bupati. 

Dodi juga mengapresiasi langkah perwakilan GTKHNK 35+ yang telah menyampaikan aspirasinya dengan diajukannya proposal yang diminta Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Daerah dengan harapan semua GTKHNK 35+ mengusulkan untuk dapat disediakan menjadi pegawai PNS tanpa tes.

"Saya sangat apresiasi GTKHNK yang telah menjelaskan sejauh mana progres dan ternyata belum ada kemajuan, masih menunggu surat tertulis rekomendasi dukungan dan dorongan dari semua pemerintah daerah, itu merupakan hasil rekan-rekan Rakornas di Jakarta. Dengan begitu, untuk kejelasan status kita perjuangkan sama-sama, dan kita akan segera meminta dukungan serta surat tertulis rekomendasi," ungkapnya.

Selanjutnya,  Doktor Universitas Padjadjaran ini berharap agar seluruh tenaga honorer 35+ untuk tidak berkecil hati dan tetap yakin Pemkab Muba tidak akan menutup mata terkait dengan kesejahteraan guru GTKHNK yang 35+.

"Pemerintahan Kabupaten Musi Banyuasin sangatlah peduli dan menaruh perhatian yang cukup besar terhadap GTKHNK. Tapi, kita butuh waktu pelan-pelan akan terus mensejahterakan para guru dan semoga dipermudah jalannya dengan tetap mengabdi, jangan melanggar dan sesuai dengan ketetapan dari Pemerintah Pusat",Terangnya.

Sementara itu, Wartini Sukaisi, S.Pd selaku Ketua Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non Kategori (GTKHNK) 35+ Tahun Musi Banyuasin mengucapkan banyak terima kasih karena sudah memfasilitasi dengan sangat baik, serta atas rekomendasi yang akan diberikan, karena di umur 35 tahun tidak dapat lagi mengikuti tes CPNS, maka dari itu memohon untuk dapat diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) tanpa di tes.

"Langkah yang diambil ini adalah harapan satu-satunya untuk menembus kebijakan Presiden melalui Pemerintah Daerah. Jadi tujuan kami disini Pak Bupati agar seluruh guru mendapat penghargaan 35+ bisa diangkat menjadi PNS tanpa tes, selama ini kami hanya jadi penonton anak didik kami yang ikut tes CPNS sementara kami tidak bisa,” pungkasnya.

Semnetara itu Kepala BKPSDM Sunaryo SSTP, menyampaikan Bahwa Pengadaaan ASN merupakan kewenangan Pemerintah Pusat  berdasarkan UU No 5 Tahun 2014.

"Mengenai usulan GTKHNK 35+ kita apresiasi perjuangannya dan kita akan mendukung penuh aspirasi ini, tetapi keputusannya tetap kita menunggu hasil Pemerintah Pusat", jelasnya.(hsred

Putra Asli Ogan Ilir Mengadu Keberuntungan Diajang Pilkades Serentak di Sleman Yogyakarta,Hendrik Farizal SH : Insyaallah Amanah

INDRALAYA,DS. - Hendrik Farizal SH Putra Asli Tanjung Raja Ogan Ilir akan mengadu peruntungan pada Ajang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kecamatan Godean Sleman Yogyakarta pekan depan.

Ada 5 calon yang akan betarung pada ajang Pilkades yang akan di gelar serentak 29 Maret 2020 pekan depan, Salah satu Calon di Desa Sidomoyo Kecamatan Godean Sleman ada putra Ogan Ilir yang berdomisili kurang lebih 30 tahun.

Hendrik Farizal, SH pria kelahiran Ogan Ilir Palembang 47 Tahun silam, juga terkenal sudah malang melintang di organisasi kemasyarakatan dan Instansi pemerintah ini terketuk hati nuraninya untuk ikut membantu membangun Desa Sidomoyo lebih baik lagi

Pria ini juga di kenal sebagai tokoh akademisi yang sudah menyelesaikan program pasca sarjana program Magister Hukum( S2) Universitas Janabadra, dan saat ini masih meneruskan pendidikan di salah satu universitas di Semarang untuk mengambil gelar Doctoral S3.

Saat diwawancara awak media Dutasumsel.com via seluler Hendrik Farizal mengatakan, Bahwasan ia  juga aktif membantu masyarakat dalam segi penanganan terkait permasalahan hukum yang menimpa warga,"ya saya juga membuka konsultasi Hukum dan pendampingan Hukum terutama bagi masyarakat yang tidak mampu, Selain itu saya juga sebagai penasehat di Lembaga Investigasi Negara D.I. Yogyakarta, Semua itu saya lakukan demi membantu masyarakat,"ujarnya

Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa dirinya maju pada perhelatan pilkades kali ini mempunyai Visi ,yaitu : Dengan berdasarkan iman dan taqwa Desa Sidomoyo menjadi Desa Mapan dan Mandiri,"ya untuk Misi saya diantaranya mewujudkan dan meningkatkan serta meneruskan tata kelola pemerintah Desa yang baik. Meningkatkan pelayanan yang maksimal, akuntabilitas dan transparansi kepada masyarakat,"ungkapnya.

Bukan itu saja ia akan Meningkatkan sarana dan prasarana dari segi fisik, ekonomi, pendidikan, kesehatan dan lainnya," ya,saya memohon doa restu keluarga baik yang di Palembang maupun Yogyakarta dan dukungannya kepada  masyarakat Sidomoyo  agar nantinya pada tanggal 29 Maret 2020 tidak lupa ,Coblos Nomor 3 insya Allah Amanah,"tegasnya.(drs)

CIK UJANG Gelar Rapat Koordinasi Antisipasi Masalah Sembako

LAHAT.DS,--- Terkait Pandemi  Covid-19 yang terus meluas sehingga  menyedot perhatikan dunia, sehingga turut berdampak pada perekonomian. Kebutuhan bahan pokok ( sembako)  yang semakin melonjak harga dipasaran bahkan menghilang seperti gula pasir.

Pemkab Lahat dipimpin Cik Ujang selaku Bupati Lahat menggelar rapat koordinasi untuk mengantisipasi kelangkaan dan melonnjaknya harga kebutuhan pokok bertempat di Oproom Setda Lahat 23/3 dihadiri oleh OPD terkait ( Perdagangan), Pihak Bulog, Perwalilan Hypermart, pihak distributor.

Menurut Bupati   dari kasus penyebaran ini, berdampak pada kebutuhan ketahanan pangan masyarakat Kabupaten Lahat, sehingga mengakibatkan beberapa kebutuhan pokok sedikit meningkat, terutama untuk harga gula yang harganya cukup tinggi.

Beliau menghimbau dengan keadaan seperti ini hendaknya jangan dimanfaat para  distributor untuk menimbun dan menaikan harga secara sepihak" tandas Cik Ujang.

Sementara itu Pihak Hypermart diwakili oleh Rutani mengakui bahwa pasokan gula didatangkan dari Jakarta, dibandrol dengan harga RP 12.500 dan hanya boleh membeli sebungkus keemasan 1 kg, ini kita lakukan agar semua pengunjung Hypermart yang membeli gula dapat semua walau hanya satu kilo" ujar Rutani (Nih)

Ajak Warganya Bugar dan Sehat, Bidan Ini Rutin Gelar Senam Germas Diwilayah Kerjanya

INDRALAYA,DS. - Pos Kesehatan (Poskes) Kelurahan Tanjung Raja kembali menggelar senam gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) di halaman rumah dinas Camat Tanjung Raja Ogan Ilir, Minggu (22/03/2020).

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk mengimplementasikan kembali gerakan sehat yang telah dicanangkan Kabupaten Ogan Ilir sejak beberapa tahun  lalu,Senam ini diikuti puluhan  ibu - ibu warga Kelurahan Tanjung Raja.
Evri yenni  S .Ter Keb selaku Bidan Kelurahan Tanjung Raja merangkap Instruktur senam usai mengikuti senam menjelaskan, indikator Germas terdiri dari lima poin salah satunya olah raga,"ya,Salah satunya olahraga,Senam yang kita bimbing dan ajarkan kemasyarakat sebanyak 5 jenis senam diantaranya Senam jantung sehat,senam kencing manis,senam anti stroke,senam persendian dan senam vitalisasi otak untuk pencegahan pikun dini,"katanya.

Selanjutnya ia menambahkan, senam yang dilakukan rutin setiap minggu sore merupakan bentuk upaya kesiapsiagaan pencegahan terhadap penyakit corona, maka dari itu sebelum pelaksanaan senam kita lakukan pengukuran suhu badan, dan cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir sebelum melakukam gerakan senam ,"ya,dengan melakukan aktivitas fisik seperti senam,dapat meningkatkan stamina tubuh sehingga imunitas tubuh kuat terhindar dari penyakit,dan sebelum senam peserta kita wajibkan cuci tangan pakai sabun diair yang mengalir serta kita lakukan pengukuran suhu badan,"ujar Evri sapaan akrabnya yang menyandang predikat sebagai bidan teladan 1 Propinsi Sumsel 2006 lalu.

Disamping itu ia juga mensosialisasikan pola hidup sehat dengan cara menjaga pola makan makanan yang sehat dan bergizi, "ya,Itu memang sengaja sekalian kita sosialisasi kemasyarakat setelah senam agar banyak makan sayur dan buah, jeruk, pepaya dan melon. Dan ini juga secara tidak langsung mengajarkan kepada masyarakat pola hidup sehat,"jelasnya.(drs)

Tindaklanjuti Instruksi Gubernur Terkait Virus Corona, Ketua DPRD OI Soeharto Hs Rapat Bersama Pimpinan Fraksi

INDRALAYA.DS, – Menindak lanjuti Intruksi Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru terkait dengan virus corona, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kab. Ogan Ilir Soeharto Hs, mengundang seluruh pimpinan fraksi fraksi DPRD Kab. Ogan Ilir Untuk rapat bersama terkait dengan beberapa kegiatan termasuk rapat paripurna dan kegiatan kunjungan. Bertempat diruang kerja ketua DPRD OI. Senin.23/03/2020.
Rapat yang pimpin oleh ketua DPRD Soeharto Hs tersebut, dihadiri tujuh pimpinan fraksi yaitu fraksi Golkar M.Iqbal, Fraksi PDI Perjuangan Amir Hamzah,SH, Fraksi Nasdem Afrizal,SH, Fraksi PPP Armin Heryadi,S.IP, Sekretaris Fraksi PAN Mulyadi Abdullah, Fraksi Bergerak Taufik Artama,SE dan Fraksi Persatuan Bangsa Haryata,SE  serta hadir beberapa anggota dewan seperti Basri M.Zahri,S.Pd.,M.Si, Sukarni,S.Sos, Abdul Rozak Rusdy,ST, Zahrudi,SE,Rozuli Muhammad dan Sonedi Ariansyah serta didampingi oleh Sekretaris DPRD Mukhsinah,SE.,M.Si yang diwakili oleh Kabag Legislasi Yubhar,S.IP dan staf pimpinan Rosidi,M.Hum
Dari hasil rapat tersebut menyimpulkan bahwa, rapat paripurna sementara waktu ditunda dan termasuk juga untuk kegiatan perjalanan dinas keluar provinsi terkecuali urgent, dan DPRD akan tetap berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam hal penanggulangan terkait virus corona tersebut.

TIM Liputan Humas & Protokol DPRD OI/Red.

Kelurahan Gunung Gajah Selama Pandemi Copid-19 Tetap Melayani Warganya

LAHAT.DS,-- Walau Pandemi Copid- 19 melanda antereo jagat, membuat aktifitas dilumpuhkan sementara waktu untuk membendung peredaran perkembang biakan virus mematikan ini.

Himbauan dari Kepala Daerah Kabupaten Lahat untuk melakukan aktifitas kerja bagi ASN melakukan pekerjaanya hanya pelayan masyarakat,  Nur Aprilia SPdI, MM selaku Lurah Gunung Gajah Kecamatan Lahat. Mentaati aturan tersebut.

Pantauan Awak Media terlihat Lurah Gunung Gajah terlihat melayani warganya.
 " Pelayanan kepada warga masih tetap di utamakan, ujar Lurah.

Semenjak merebak Pandemi Copid- 19 aktifitas kerja dibatasi, menurut Lurah setiap hari kerja masih tetap dibuka dan dilayani. Kebanyakan mereka mengurusi surat keterangan untuk melamar Polisi. Kalau tidak dilayani akan terhambat " tutur Nur Aprilia.(Nih)

Kelurahan Bandar Jaya Terbanyak Pendataan Sensus Secara Online

LAHAT.DS, - Pelayanan Pendataan Sensus Penduduk Online dikelurahan Bandar Jaya sudah dilaksanakan sejak Sensus penduduk dari 15 Februari 2020 hingga sekarang.

Hal ini diungkapkan oleh Masmanto Selaku Lurah Bandar Jaya pada Senin 23 Maret 2020.

" Kami melayani warga 10- 15 orang setiap harinya membantu masyarakat secara Online, diumumkan melalui RT dan RW bagi warga yang tidak punya HP Android untuk mendatangi Kantor Kelurahan dibantu secara gratis dan diberikan salinan copy Passwordnya " ujar Masmanto SE selaku Lurah

Sementara itu, Masmanto juga mengatakan bahwa kelurahan Bandar Jaya mendapat Info dari BPS bahwa Kelurahan Bandar Jaya  menduduki  tingkat pertama dalam pendataan sensus penduduk Online terbanyak.

" Memang sejak awak kita sudah menargetkan, supaya pendataan masyarakat di kelurahan bandar jaya di sensus penduduk terdata semua, juga bertujuan supaya mereka mudah dan meringankan pendataan tersebut, sehingga kami menghimbau supaya mereka ( Warga ,Red) untuk mendata diri di Kelurahan Bandar Jaya dalam hal ini Sensus Penduduk Online, Alhamdulillah warga kita sangat antusias datang kekantor serta mendaftrakan diri untuk pendataan sensus penduduk Online", Pungkas Masmanto.*HNI*

Konflik Agraria Berkepanjangan, Apa Yang Akan Dilakukan Pemerintah Untuk Menuntaskan Konflik Tersebut ?

MUBA,DS. - Dihuni oleh beberapa Perusahaan Tambang dan Perkebunan yang ternama, kabupaten Musi Banyuasin seharusnya mendapatkan Penghasilan Asli Daerah (PAD) yang cukup menjanjikan. Apalagi hal itu dapat mengubah Kabupaten menuju Mandiri dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Namun, sangat disayangkan ketika keberadaan beberapa Perusahaan menjadi gejolak menakutkan bagi masyarakat daerah terkhususnya Kabupaten Musi Banyuasin, secada tidak langsung hadirnya beberapa perusahaan tersebut memunculkan Konflik eksternal maupun internal dikalangan Masyarakat.

Contoh yang dapat dihimpun awak media adalah ketika konflik Agragria Para Perusahaan dengan Masyarakat terkait HGU, Plasma, Amdal, Izin Lokasi dan IUP yang dimiliki. Sampai pada saat ini, ada beberapa perusahaan yang secara tidak langsung sama sekali tidak memiliki HGU pada awal berdirinya, ditambah Kontribusi yang diberikan Perusahaan-perusahaan tersebut patut dipertanyakan.

Dalam hal ini, menurut informasi yang dihimpun oleh awak media, ada beberapa perusahaan yang terletak di kecamatan Sanga Desa dan Kecamatan Babat Toman yaitu PT Astaka Dodol, PT Pinago Utama, PT Tri Ariyani, PT Chonoco Philips dan masih ada lagi beberapa Perusahaan lainnya. Perusahaan-perusahaan tersebut masing-masing bergerak dibidang Perkebunan Sawit dan Pertambangan Batu Bara serta Migas.

Kontribusi kehadiran Perusahaan-perusahaan ini pun seolah-olah menjadi buah pertanyaan Masyarakat, terpantau oleh awak media Persimpangan Tiga Jalan Simpang Beruge menuju Macang Sakti tampak beberapa jalan mengalami kerusakan Parah, hal itu ditimbulkan karena banyaknya kendaraan Perusahaan-perusahaan tersebut melintas dan ditambah beberapa Kendaraan yang diduga pengangkut minyak penyulinga ilegal.

Menurut informasi yang dihimpun awak media, tidak hanya di dua kecamatan tersebut saja, tetapi hampir disemua kecamatan yang ada di kabupaten Musi Banyuasin pun disetiap Perusahaan-perusahaan yang berdiri telah banyak menimbulkan Konflik yang berkepanjangan, sehingga dalam hal ini pun harus menjadi persoalan utama bagi beberapa pihak.

Ketua Komisi II DPRD Musi Banyuasin Muhammad Yamin saat dikonfirmasi awak media mengungkapkan, ya mengenai persoalan ini memang kita sudah banyak mendapatkan laporan dari masyarakat, dan sebagian perusahaan sudah kita panggil dan kita ajak rapat dengar pendapat (RDP). 

" Untuk saat ini memang masih dalam tahap mendalami persoalan yang ada didalamnya, baik itu  persoalan Konflik Agraria maupun Amdal, dan atau masalah HGU begitu juga ketenaga kerjaan, karena banyak sekali laporan yang masuk kepada kami Komisi II DPRD ini," ungkap M Yamin, Minggu (22/03/2020).

Lebih lanjut, Namun dibalik semua persoalan tersebut kami dari DPRD Kabupaten Musi Banyuasin pasti akan menindak lanjuti Semua persoalan yang ada, dan kami juga menghimbau kepada seluruh Perusahaan yang beroperasi didalam kabupaten Musi Banyuasin ini, harus tetap tertib dan mengikuti aturan yang berlaku. 

" Baik aturan dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah serta dan jangan ada pihak yang merasa istimewa. dan kami juga akan membela semua kepentingan rakyat yang mempunyai persoalan terhadap perusahaan yg ada di kabupaten musi banyuasin ini. Kepada pihak Executif juga dalam hal ini saudara Bupati dan semua Dinas Instansi yang terkait, agar lebih Fokus dalam menyelesaikan persoalan tersebut," tutup Yamin.(tim) 

Gara - Gara Nonton Orgen Pada Malam Minggu, Suami Istri Cekcok Hingga Akhirnya Sang Suami Gantung Diri

MUBA,DS. - Di duga akibat pelaksanaan persta malam di desa Tanjung Agung Selatan kecamatan Lais kabupaten Muba Sabtu Malam (21/03/2020) yang di laksanakan oleh aparat desa Tanjung Agung Selatan, meyebabkan Transidi (41) bin Sodri meninggal dunia dengan cara gantung diri di dalam rumah.

Informasi yang di dapat dari warga setempat kronologisnya, pada Sabtu malam itu Kepala dusun 3 desa tanjung Agung Selatan ada hajatan menikahkan anaknya, dan mengadakan pesta malam dengan hiburan orgen tunggal sampai pukul 3.00 wib pagi, padahal di kabupaten Muba sudah ada Perda Nomor 2 Tahun 2018 tentang larangan melaksanakan pesta malam.

Korban Transidi (41) nonton bersama istrinya sampai habis acara orgen, namun antara korban dan istrinya di duga terjadi cek cok mulut yang belum di ketahui penyebabnya.

Korban langsung pulang dan tidur dirumanya namun istrinya pulang ke tempat sala-satu keluarganya.

Pagi harinya, Minggu (22/03/20) di kediaman korban, istri korban sudah berada di kediamannya namun pagi itu masih ada cek-cok mulut antara korban dengan istrinya.

Info yang di dapat media dari warga setempat dari Percek-cokan itu membuat korban kesal dan mengeluarkan kata-kata "gak aku bunuh diri bae" tidak lama kemudian istri korban berada depan  luar rumah dan anaknya pulang dari membeli mie instan , sewaktu anaknya masuk ke dalam rumah terlihat bapak nya sudah tergantung dengan menggunakan tali nilon, baru yang ada di sekitar tempat itu terkejut dan ramai.

Menurut Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem SIk melalui kapolsek lais AKP Syafruddin SH melalui WhatsApps mengatakan, penyebab korban gantung diri adalah faktor ekonomi. (hsm/tim), 

Kades Tanjung Baru Ingatkan Kepada Warganya Untuk Tetap Jaga Lebersihan

LAHAT.DS,--- Sambil menyelam minum air, begitulah Ahmad Zulperi Kadea Desa Tanjung Baru Kecamatan Tanjung Tebat mensosialisasikan penyuluhan berkaitan dengan Pandemi Copid-19 yang tengah melanda dunia.
Melalui peringatan Isra Mi'rad 1442 H, bertempat di Masjid Al- Istiqomah kegiatan ini digelar pada Minggu malam. Dengan bersinergi bersama  Helpa Yosiwina selaku bidan Desa setempat.

Menurut Ahmad Zulferi kepada Awak Media menjelaskan " Alhamdulilah peringatan Isra Mi'rad semalam berjalan dengan lancar tanpa hambatan apapun

Walau dunia dirundung duka akibat Pandemi Virus Corona, beliau selalu mengingatkan  kepada warga untk selalu utamakan Salat lima waktu dan cuci tangan pakai sabun.

"  Bidan Desa Tanjung Baru aktif memberikan penyuluhan kepada warga dengan menunjukan surat himbauan mengenai Copid- 19, semoga badai ini cepat berlalu dan warga jangan panik tetap tenang kita berserah diri kepada Allah, jangan tinggalkan Salat, serta jaga selalu kebersihan " tutur Kades ( Nih)