NEWS

Slider

Pelatihan Kewirausahaan UMKM, Ini Harapan Bupati Lahat Kepada Peserta

LAHAT.DS. - Bupati Lahat Cik Ujang, SH meresmikan pelatihan Kewirausahaan Usahan Mikro Kecil Menengah ( UMKM ) yang dilaksanakan digedung PKK Kabupaten Lahat, Kamis (12/3/20 ).
Yahya Edwar SE,.MSi Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Lahat mengatakan bahwa sangat mendukung dari kegiatan Pelatihan Kwirausahaan UMKM oleh Indomarco Primatama Cabang Palembang.

Dengan jumlah 160 Perta kami berharap Indomaret di Kabupaten Lahat untuk dapat bersinergi dengan UMKM yang ada di Kabupaten Lahat serta produk para usaha Mikro Kecil Menengan dapat di perjual belikan di Indomaret.

Sementara itu dari Indomaret Tondo Saputro Kepala Cabang Indomaret Palembang mengatakan bahwa diacara ini nanti ada beberapa agenda, oleh karena itu diharapakan kepada para peserta agar mengikuti pelatihan ini dengan baik dan ambil ilmu yang bermanfaat untuk dapat diterapkan dalam produk unggulan dari para UMKM.

" Kegiatan ini sudah berlangsung selama 7 tahun dan target kita untuk mengadakan pelatihan sebanyak 141 tempat di berbagai Kota dan Kabupaten di Sumatera selatan. Kemudian bagi para peserta yang mempunyai produk dapat di jual didalam toko" Ujarnya.

Kemudian Bupati Lahat Cik Ujang, SH dalam arahannya agar para peserta pelatihan UMKM dapat menyerap dan miengikuti pelatihan dengan baik. Diharapakan melalui pelatihan kewirausahaan UMKM dapat menumbuhkan ekonomi kerakyatan sehingga UMKM dapat berinovasi dan berkreatifitas dalam menyongsong pengetasan kemiskinan.

UMKM merupakan wujud kehidupan ekonomi sebagian besar rakyat Indonesia, keberadaa UMKM tidak dapat di pisahkan dari pertumbuhan ekonomi secara nasional. UMKM mampu menyerap lebih dari 64 Juta Tenaga Kerja dan memberikan kontribusi sebesar -besarnya lebih kurang 58,2% dalam pembentukan produk domistik bruto.

Kita sadari bahwa kondisi UMKM di Kabupaten Lahat masih belum maksimal baik dari segi tingkat produktifitas usaha maupun pemasaran. kedepan semoga UMKM Kabupaten Lahat dapat mengenalkan produknya dipasaran Internasional, Pungkas Bupati Lahat.

Hadir dalam Pembukaan pelatihan Kewirausahaan UMKM, Bupati Lahat, Asisten II, Kepala Dinas Koperasi, Pimpinan Cabang Idomaret Primatama Cabang Palembang, Kepala Dinas Perdagangan serta para peserta UMKM Kabupaten Lahat.*HNI*

RSUD Ogan Ilir Grand Opening Cuci Darah, Bupati : Disediakan Demi Pelayanan Kesehatan Masyarakat

INDRALAYA,DS. - Bupati Ogan Ilir (OI) HM Ilyas Panji Alam, SE SH MM bersama jajaran manajemen RSUD Ogan Ilir gelar Grand Opening Hemodialisis (Cuci Darah) dan Syukuran RSUD Kabupaten Ogan Ilir menjadi Type C.

Kegiatan berlangsung Rabu (11/3), bertempat di RSUD OI Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai Indralaya, Bupati  menyampaikan bahwasannya Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir mengapresiasi setinggi-tingginya kepada RSUD yang telah memiliki Alat Hemodialisis (cuci darah) demi memenuhi pelayanan kepada masyarakat.



"Sudah merupakan komitmen Pemerintah Daerah untuk tetap terus meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya adalah dengan menambah layanan Hemodialisis (cuci darah) di RSUD Kabupaten Ogan Ilir. Sehingga masyarakat tidak perlu keluar daerah lagi untuk melakukan cuci darah," ujarnya.(drs)

Kasat Binmas Polres OI Menjadi Pembina Upacara Di SMAN1 Indralaya

INDRALAYA. DS, -- Jajaran Kepolisian Resor Ogan Ilir yang di pimpin Kapolres AKBP.Imam Tarmudi,SIK,MH melalui Kasat Binmas nya pada hari Senin 09 Maret 2020 Kasat Binmas Polres Ogan Ilir AKP RD. Sutanty, SH menjadi
Pembina Upacara di SMAN 01 Indralaya Kec. Indralaya ( 09 /03)
Dalam kesempatan tersebut Kasat Binmas memberikan penyuluhan kepada seluruh pelajar yang
mengikuti kegiatan upacara.
Kapolres Ogan Ilir AKBP Imam Tarmudi,S.Ik.,MH melalui Kasat Binmas Polres Ogan Ilir AKP RD. Sutanty, SH  mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kedekatan Polri terhadap para pelajar.

"Pelajar merupakan generasi penerus bangsa oleh sebab itu kita harus memberikan contoh-contoh
yang baik kepada mereka."   
Selaku Pembina Upacara Kasat Binmas Polres Ogan Ilir  bahwa saat ini sedang berlangsung "Operasi Bina Kusuma tahun 2020" dengan tema "Pencegahan kenakalan remaja dan aksi Premanisme".
Dan berpesan kepada seluruh pelajar untuk tidak terlibat dalam
kenakalan remaja,  menjauhi narkoba serta dapat memberikan hal-hal yang positif bagi
lingkungan sekitar.
Kasat Binmas juga mengajak para pelajar untuk menjadi pelopor dalam berlalu lintas dan juga
mensosialisasikan tentang penerimaan / rekrutmen Polri TA. 2020. Sumber Kasubag Humas Polres Ogan Ilir AKP.Zainalsyah.Red

Komisi II DPRD Muba Beri Waktu Satu Minggu Untuk PT GPI

MUBA,DS. – Rapat Dengar Pendapat tentang penyelesaian masalah plasma sawit PT. Guthrie Pecconina Indonesia (GPI) telah dilaksanakan di ruang Rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD pada hari Rabu, (11/03/2020).

Rapat tersebut dipimpin oleh Jon Kenedi, SIP selaku Wakil Ketua I DPRD, Muhammad Yamin selaku Ketua Komisi II DPRD, Anggota Komisi II DPRD dihadiri Plt, Asisten I Setda Muba, Bagian Hukum Setda Muba, Pihak Dinas Perkebunan Muba, Pihak PT. Guthrie Pecconina Indonesia (GPI) Muba, Pihak KUD SDL, Camat Lawang Wetan, masyarakat Kelompok petani plasma SK No. 416 dan Kelompok H. Yusuf Senen.

Rapat membahas tentang permasalahan kelompok petani plasma SK No. 416 dan H. Yusuf Senen yang belum ada penyelesaian dari Pihak PT. Guthrie Pecconina Indonesia (GPI).

Sebelumnya dari dulu PT. Guthrie Pecconina Indonesia (GPI) sudah banyak permasalahan dan belum ada penyelesaian, Pihak perusahaan mengatakan bahwa ada niat baik untuk menyelesaikan plasma, membuat pernyataan dan bersedia untuk menyelesaikan dan memberikan waktu 1 (satu) Bulan tapi sampai sekarang belum ada penyelesaian dari pihak perusahaan. Pemerintah Daerah meminta penjelasan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait mengenai Izin Lokasi Perusahaan, Hak Guna Usaha (HGU) Perusahaan dan lainnya Tanggapan dari H. Yudi Herzandi selaku Plt. Asisten I Setda Muba.

Sebenarnya PT. Guthrie Pecconina Indonesia (GPI) terletak pada 3 (tiga) Kecamatan antara lain Kecamatan Babat Toman, Kecamatan Lawang Wetan dan Kecamatan Sekayu. Sebanyak 65 % PT. Guthrie Pecconina Indonesia (GPI) berada di Kecamatan Lawang Wetan, tanggapan dari Camat Lawang Wetan.

Berdasarkan RDP di ruang Rapat Komisi II yang dipimpin oleh Muhammad Yamin selaku Ketua Komisi II DPRD pada tanggal 31 Januari 2020 yang mengeluarkan rekomendasi kepada Bupati Muba untuk menghentikan sementara aktivitas dan memberikan waktu 1 (satu) bulan kepada PT. GPI.

Namun, sudah 1 (satu) bulan ini permasalahan kelompok plasma sawit SK No. 416 dan H. Yusuf Senen belum ada penyelesaian dari Pihak PT. GPI maka dari itu, masyarakat meminta tindaklanjut dari Rekomendasi kepada Bupati agar menyelesaikan permasalahan ini dan menghentikan sementara aktivitas PT. GPI.

DPRD Muba merekomendasikan kepada Bupati Kabupaten Muba agar menghentikan sementara aktivitas PT. Guthrie Pecconina Indonesia (GPI) pada lahan sengketa, membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta yang melibatkan seluruh Perangkat Daerah terkait, Kepolisian dan kejaksaan untuk menyelesaikan permasalahan sengketa lahan dengan seluruh perusahaan Perkebunan yang ada di Kabupaten Muba.

Memberikan waktu 1 (satu) minggu kepada Bupati Kabupaten Muba untuk berkoordinasi dengan PT. Guthrie Pecconina Indonesia (GPI) terkait penyelesaian sengketa plasma sawit.H/ril 

Bupati Muba Apresiasi Rekomendasi DPRD LKPJ 2019

MUBA,DS. - Bupati dan Wakil Bupati Musi Banyuasin menghadiri Rapat Paripurna DPRD Muba dalam rangka Penyampaian Rekomendasi atau Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Muba Tahun Anggaran 2019, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Muba, Rabu (11/3/2020).

Rapat yang dibuka Ketua DPRD Muba Sugondo dan dilanjutkan pembacaan rekomendasi oleh M Tazil Asrori, turut dihadiri , Segenap Forkompinda, Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi, Para Asisten, Staf Ahli dan Staf Khusus Bupati Muba serta Kepala Perangkat Daerah.

Dalam pidato penutup Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan dan segenap anggota DPRD Muba, yang telah membantu dalam pembahasan LKPJ tahun 2019, melalui Panitia Khusus (Pansus).

Lanjutnya pada tahun anggaran 2019 Pemkab Muba selaku penyelenggara administrasi umum pemerintahan, pelaksana pembangunan serta dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat berpedoman pada visi pembangunan Kabupaten Muba yang tertuang dalam program prioritas pembangunan. Selain melaksanakan program prioritas pembangunan Pemkab Muba juga melaksanakan tugas pembantuan yang diberikan oleh pemerintah pusat serta melaksanakan perjanjian kerjasama maupun kesepakatan bersama dengan instansi pemerintah maupun pihak ketiga.

"Kami menyadari dengan pelaksanaan program prioritas pembangunan serta melaksanakan tugas pembantuan yang menjadi tanggung jawab pemerintah Kabupaten Muba masih terdapat kekurangan dan belum dapat memenuhi harapan semua pihak terutama masyarakat Muba . Oleh karena itu saya selaku Bupati Muba akan terus mengenjot perubahan pelayanan yang lebih baik dan memperbaiki kekurangan dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab yang diberikan oleh jajaran  Pemkab Muba di tahun yang akan datang," ujarnya.

Sehubungan dengan rekomendasi yang disampaikan oleh DPRD, ia menyambut baik dan akan menjadi bagian penting dan sebagai bahan evaluasi bagi Pemkab Muba dalam pelaksanaan program prioritas pembangunan juga memberikan pelayanan dasar serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Rekomendasi ini akan menjadi acuan dan koridor kami untuk membangun Muba dimasa yang akan datang," imbuhnya.

Selain itu Dodi mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berperan aktif dan berpartisipasi pada Pemilihan Kepala Desa Serentak pada tanggal 9 Maret 2020 lalu.

"Semoga penyelenggaraan Pemerintahan Kabupaten Muba yang didukung penuh oleh pihak legislatif dan masyarakat dapat mewujudkan Muba Maju Berjaya 2022," tandas Bupati Dodi.

Sementara itu Ketua DPRD Muba Sugondo menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda terakhir dari rangkaian pembahasan LKPJ Bupati Muba yang dilakukan sejak tanggal 24 Februari - 10 Maret 2020.

"Harapan kami rekomendasi yang disampaikan dapat dijadikan bahan untuk perbaikan kinerja Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin agar menjadi lebih baik dimasa yang akan datang," tutupnya.(h/ril) 

Bupati Lahat " Tingkat Kemiskinan Kabupaten Lahat Mengalami Penurunan "

LAHAT.DS, - Pemerintah Daerah Kabupaten Lahat merilis capaian pembangunan diberbagai sektor sepanjang tahun 2019 Persentase penduduk miskin mengalami  penurunan.

Cik Ujang, SH selaku Bupati Lahat menjelaskan bahwa tingkat kemiskinan Kabupaten Lahat telah mengalami penurunan dari tahun 2018 hingga ke tahun 2020.

“Alhamdulillah baru satu tahun kita memimpin bersama Wakil Bupati Lahat, kita dapat mengatasi warga miskin sehingga kemiskinan di Kabupaten Lahat Mengalami penurunan dari tahun 2018 sebesar 16,15% menjadi sebesar 15,92% pada tahun 2019,”  Kata Cik Ujang SH saat membuka pelaksanaan rapat Forum Perangkat Daerah dalam rangka penyusunan rencana kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Lahat tahun 2021 di Ballroom Hotel Grand Zuri, Lahat (11/3/20).

Angka tersebut masih diatas Provinsi Sumsel sebesar 12,56% dan Nasional sebesar 9,22%.

Tentu saja Hal ini perlu upaya yang maksimal dalam menurunkan tingkat kemiskinan Kabupaten Lahat sampai dengan angka satu digit,” tambah Bupati Lahat.

Dilihat dari pencapaian kinerja beberapa indikator makro tersebut menunjukkan bahwa kita sangat perlu meningkatkan kerjasama dan terus bersinergi untuk mempertahankan capaian kinerja pembangunan yang sudah baik serta berupaya mengejar beberapa capaian kinerja yang belum maksimal.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Lahat, Ir Herman Oemar MM mengatakan target dari Provinsi Sumsel kedepan ialah optimis tercapainya dengan dilaksanakan verifikasi dan validasi data.
*HNI*

Rapat Paripurna DPRD Ogan Ilir Pembacaan Jawaban Bupati Atas Pandangan Fraksi-fraksi, Bupati : Berbagai Saran Dan Masukan Akan Ditindaklanjuti

INDRALAYA,DS. - Bupati OI H.M Ilyas Panji Alam SE., SH., MM mengapresiasi dan segera menindaklanjuti berbagai pertanyaan, kritik dan saran yang disampaikan oleh fraksi-fraksi dalam membahas lima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) usulan dari Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir.

Hal ini disampaikan oleh Bupati OI H.M Ilyas Panji Alam saat membacakan naskah jawaban Pemkab OI terhadap Pandangan fraksi-fraksi beberapa hari yang lalu.
Bupati OI H.M Ilyas Panji Alam juga berterima kasih atas masukan dan dukungan  tentang Raperda pengelolaan sampah  dari Fraksi Golkar dengan juru bicara Basri M Zahri, Fraksi PDIP dengan juri bicara Andika Ismail, Nasdem dengan jubir Afrizal, Fraksi PPP dengan Jubir H Sopian H.M Ali, Frkasi PAN dengan jubir Mulyadi Abdullah, Fraksi Bergerak dengan jubir H Husnul Anam dan Fraksi Persatuan Bangsa dengan jubir Rosita Dewi.

"Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 18 tahun 2008 tentang pelaksanaan pengelolaan sampah Kabupaten perlu adanya payung hukum yaitu berupa peraturan daerah yang bertujuan untuk menjamin terselenggara nya pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan untuk meningkatkan kesehatan dan menjadikan sampah sumber daya yang digunakan untuk memenuhi masyarakatnya dengan berasaskan tanggung jawab serta kebersamaan,"jelas Bupati.

Bupati Ogan Ilir berharap ke - 5 raperda yang masuk dalam agenda paripurna adalah Raperda tentang Pengelolaan sampah, Raperda  perubahan atas Peraturan Daerah (Perda)   Nomor 19 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Umum . Perubahan atas Perda Nomor 14  Tahun 2007 tentang Pengelolaan keuangan daerah. Perubahan atas perda Nomor 13 Tahun 2011 tentang Penyelenggara Transportasi, perubahan atas Perda nomor 21 Tahun 2011 tentang Retribusi perizinan tertentu.

”Selanjutnya dari rancangan perda tersebut mohon kepada dewan segera dibahas dan memberikan persetujuan sehingga dapat menjadi payung hukum bagi pemerintahan kabupaten “tutupnya.(drs).

Antusiasme Peserta Penikmat Kopi Di Bumi Seganti Setunguan

LAHAT.DS,--- Antusiasme ratusan peserta pencinta dan penikmat kopi yang datang dari 24 Kecamatan yang ada di Bumi Seganti Setungguan mengikuti Festival Kopi yang di selenggarakan Dinas Ketahanan Pangan Lahat pada 11 Maret 2020 bertempat di Lapangan Gedung Kesenian Lahat.
Kegiatan ini di buka oleh Cik Ujang selaku  Bupati Lahat, turut hadir ketua TPKK Lidyawati S,Hut, beserta kepala OPD, para Camat serta turut hadir  para penggiat Kopi Lahat. Bupati berharap dengan adanya Festival Kopi ini dapat memperkenalkan Kopi Kabupaten Lahat, memang sangat perlu dilakukan kegiatan-
kegiatan seperti ini agar agar nantinya Kopi Lahat terkenal diantero persada juga dikanca  Internasional. Apriasi kepada Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lahat, atas terselenggaranya
kegiatan Festival Kopi Lahat tahun 2020. tutur Bupati, selain itu beliau menghimbau kepada Camat dan Kepala Desa untuk terus menggalakan olahan kopi.
Setelah melalui rangkaian penilaian Juara pertama   Lomba Festival Kopi tingkat Kabupaten  Lahat.  Desa Tanjung Bai, Desa Tanjung Baru,  dan Desa Tanjung Tebat, mewakili kecamatan Tanjung Tebat. Menjadi Juara 1 Kecamatan Tanjung Tebat. Sedangkat peringkat Runner Up Kecamatan Tanjung Sakti Pumi dan Juara ke tiga Kategori Citra rasa Kopi Original dari Kecamatan Gumay Ulu.

Camat Tanjung Tebat Ariapulun SE mengucapan syukur Alhamdulilah atas kemenangan yang di raih oleh Kecamatan Tanjung Tebat. ( NIH)

Bawaslu Menghimbau Agar KPU D Kabupaten Ogan Ilir Mencermati Anggota PPS Harus Yang Independent

INDRALAYA.DS, -- Bawaslu Kabupaten Ogan Ilir merekomendasikan 32 nama Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang lulus tes tertulis yang terindikasi Partai Politik dan ada hubungan Suami Istri.

Menurut Idris, Kordiv PHL Bawaslu Kabupaten Ogan Ilir, ada 32 nama PPS di 11 Kecamatan, Kabupaten Ogan Ilir yang direkomendasikan ke KPU Ogan Ilir yang telah dinyatakan lulus tes tertulis terindikasi Partai Politik dan hubungan Suami Istri.

“25 orang terindikasi Partai Politik dan 7 orang ada hubungan Suami Istri,” ungkapnya.

Terkait nama – nama calon anggota yang direkomendasikan, terindikasi parpol dan hubungan suami istri ini, Bawaslu menghimbau kepada KPU Ogan Ilir untuk kembali mencermati, agar anggota PPS yang terpilih nanti adalah orang – orang yang independen dan sesuai dengan aturan perundangan – undangan.

“Kalau penyelenggara cacat hukum, maka seluruh produk yang dikeluarkannya akan cacat hukum juga,” ujarnya. Yus

Pemkab Muba Tingkatkan Layanan Pra FS RSUD Sekayu

MUBA.DS, - Citra pelayanan kesehatan di kabupaten Musi Banyuasin kini semakin meningkat, karena pemerintah kabupaten Muba terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan sarana prasarana kesehatan khususnya di RSUD Sekayu bagi masyarakat di kabupaten Muba.

Awal tahun 2020 ini, Pemkab Muba bersama PT pandu Persada telah melakukan rapat  terkait pengembangan gedung pelayanan medik dan penunjang medik, pelayanan medik, rawat inap kelas 3 (Pra FS) untuk meningkatkan pelayanan, Selasa (10/3/2020) di ruang rapat Serasan Sekate.

Rapat dipimpin langsung oleh Sekda Apriadi MSi mewakili Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin  dan dihadiri oleh perwakilan anggota DPRD dan OPD Muba yang terkait.

Dalam kesempatan ini, dr. Makson Parulian Purba, MARS mengatakan pengembangan gedung tersebut perlu dilakukan guna mencapai visi RSUD yaitu mewujudkan RSUD Sekayu sebagai rumah sakit kelas dunia. 

Selain itu, Dikatakan Makson, pengembangan ini juga dalam rangka mendukung perwujudan visi misi Bupati Muba menjadikan kabupaten "Muba Maju Berjaya tahun 2022. Dan misi RSUD Sekayu, lanjutnya, yaitu peningkatan hard competency dan soft competency SDM dengan penempatan yang tepat  , orang yang tepat dan waktu yang tepat. Dan terwujudnya akreditasi paripurna versi SNARS rumah sakit kelas B, terwujud 5 center  unggulan pelayanan.

"Pertama ini bila ingin orang di luar muba datang berobat ke RSUD Sekayu maka pelayanan yang di sediakan harus aktraktif dan sarana prasarana harus iconic . Kedua hal ini sudah menjadi kebutuhan  pelayanan kesehatan  masyarakat Musi Banyuasin dan di luar Muba dengan melihat peluang yang ada. Selain itu dengan melihat peluang tol palembang betung dan pembangunan infrastruktur jalan yang menjadi program Bupati DR. H.Dodi Reza Alex untuk mewujudkan conectivitas antar daerah muba , ini merupakan peluang bagi rsud sekayu sehingga akses pelayanan menjadi meningkat . Selain itu desain rs yang iconic dan fasilitas yang lengkap akan membuat kepercayaan pasien juga meningkat , "ungkapnya.

Sementara, Riza dari pihak PT Pandu Persada mengatakan bahwa RSUD Sekayu berpotensi menjadi rumah sakit rujukan regional menampung pasien rumah sakit lainnya dari 4 kabupaten terdekat.

Diterangkannya, analisis kepuasan pelanggan berdasarkan kuadran yaitu 3  alasan terbesar berobat ke RSUD sekayu adalah 1. Mutu pelayanan yang baik
2. Sarana alat kedokteran yang baik.3. Jumlah dokter spesialis yang lengkap. 3 hal ini merupakan modal yang baik dalam  pebgembangan rsud sekayu.

"Pengembangannya kedepan, Rumah sakit umum kelas B pendidikan dengan kapasitas 600 TT untuk 10 tahun kedepan sesuai hitungan analisis demand. Adapun persiapan RS pendidikan sebagai tantangan yaitu unggulan dan implementasinya, penjaminan mutu dan hubungan harmonis dengan Fakultas Kedokteran, stakeholder, institusi lainnya, dan perlu dibagun academic atmosphere, transformasi sikap dan perilaku," dari hasil FS terlihat bahwa RS al sekayu sangat layak untuk di kembangka." terangnya.#

Pada kesempatan ini, Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi meminta dukungan penuh dari pihak pihak yang terkait seperti DPRD dan PT SMI demi kelancaran proses perencanaan pembangunan ini.

Menurut Apriyadi, setiap aspeknya proyek tersebut memang layak untuk dilanjutkan, karena kata Apriyadi Pembangunan tersebut merupakan cita-cita Pemkab Muba dan masyarakat.

"Rencana khusus yang harus disiapkan dalam perencanaan pembangunan ini, agar bisa memperoleh hasil yang maksimal nantinya. Karena proses pembangunan ini diperkirakan akan memakan waktu yang cukup lama sekitar 2 tahun. Dan segala perencanaan itu haruslah sesuai dengan segala aturan,"pungkasnya.(Hsm)