NEWS

Slider

Tujah Polisi Saat di Tangkap, Pelaku Curanmor Di Tembak Mati

LAHAT.DS, - Atas peristiwa Curanmor yang di lakukan oleh terduga Pelaku yany bernama
SUDARMAN Als SUDAR Bin BASTOMI (Alm), Umur 43 Tahun, Pekerjaan Tani, Alamat Desa Lawang Agung Kec. Mulak Ulu Kab. Lahat Pada hari minggu 22 Desember 2019 sekira jam 00.30 Wib bertempat di Desa Siring Agung Kec. Pagar Gunung Kab. Lahat tepatnya di pesta organ tunggal yang mana sebelum kejadian sekira jam 20.00 Wib anak pelapor PANDU meminjam 1 (satu) unit sepeda motor merk Honda dengan No. Pol : BG-5020-EI, No. KA : MH1HB61128K496680, No Sin : HB61E-1497779 warna biru untuk pergi bersama dengan rekan nya ke tempat hiburan organ tunggal tersebut.
Setelah sampai di lokasi korban kemudian memarkirkan sepeda motor tersebut dan menonton acara organ tunggal dan pada saat ingin pulang korban melihat bahwa sepeda motor tersebut sudah tidak ada lagi atau sudah hilang dicuri atas kejadian tersebut kemudian korban melapor ke Polsek Pulau Pinang untuk di proses sesuai dengan hukum yang berlaku.     
Kemudian Pada hari Minggu tanggal 23 Februari 2020, sekira jam 01.00 Wib anggota Tim Tiger's Sat Reskrim Polres Lahat mendapat informasi bahwa tersangka SUDARMAN Als SUDAR Bin BASTOMI (Alm) berada  di Desa Lawang Agung Kec. Mulak Ulu Kab. Lahat. Kemudian anggota Tim Tiger’s yang dipimpin oleh Kasat Reskrim AKP Herry Yusman, S.H didampingi Kanit Pidum IPDA Nugrah Angga Oktari, S.H melakukan penangkapan terhadap tersangka yang mana pada saat dilakukan penangkapan oleh Team Tiger’s tersangka melakukan perlawan terhadap salah satu anggota Team Tiger’s dengan cara menusuk mengunakan 1 (satu) bilah senjata tajam jenis kuduk bergagangkan kayu dengan panjang sekira 25 CM ke arah dada sebelah kiri yang mengenai rompi anti peluru yang digunakan oleh anggota Team Tiger’s.
Melihat kejadian tersebut selanjutnya team Tiger’s Sat Reskrim Polres Lahat langsung melakukan tembakan peringatan namun tidak diindakan oleh tersangka, selanjutnya dilakukan tindakan tegas dan terukur ke arah tersangka untuk melumpuhkan.         

" Telah dilakukan tindakan tegas (810) terhadap pelaku tindak pidana Pencurian dengan pemberatan (Curanmor) sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 KUHPidana yang sudah sangat meresahkan masyarakat, dan Alhamdulillah Kemarin Tersangka sudah kita berikan tindakan tegas karena melakukan perlawanan terhadap Anggota Kita " Ujar Kapolres Lahat AKBP Irwansyah S.I.K.,MH.,CLA melalui Kasat Reskrim AKP Herry Yusman SH Kemedia ini, Senin (24/2/20).

" Iya, Perristiwa Curanmor tersebut terjadi Pada hari Minggu tanggal 22 Desember 2019 sekira jam 00.30 WIB di Lokasi hiburan organ tunggal di Desa Siring Agung Kec. Pagar Gunung Kab. Lahat, kemudian Ayah korban yang bernama JUMAILI Bin KAMHA (42) tahunyqng seorang petani Desa Padang Kec. Pagar Gunung Kab. Lahat melaporkan ke Polsek Pulau Pinang, berbekal Laporan dan Informasi daei Masyarakat Akhirnya pelarian Korban berhasil kita hentikan pada kemarin " Ujarnya menambahakan.

Dari hasil penangkapan tersebut, Polisi berhasil mengamankan barang bukti 1 (satu) unit sepeda motor merk Viar warna hitam hijau dengan No. Pol BG-2183-CE No. Ka. Sudah dirusak No. Sin Sudah dirusak, 1 (satu) unit sepeda motor merk Honda dengan No.Pol : BG-5020-EI, No. KA : MH1HB61128K496680, No Sin : HB61E-1497779, 1 (satu) unit sepeda motor merk Honda Revo dengan No.Pol : BG-3449-ES, No. KA : MH1JBE1XCK498760, No Sin : JBE1E-1493311 warna hitam.1 (satu) unit sepeda motor merk Honda Revo Absolut warna hitam tanpa No. Pol No. Ka. Sudah dirusak No. Sin Sudah dirusak, 1 (satu) unit sepeda motor jenis honda yg sdh tdk ada nopol dan noka , nosin sdh dirusak, 1 (satu) buah kunci liter “ T ” yang unjungnya lancip terbuat dari besi, 1 (satu) bilah senjata tajam jenis kuduk bergagangkan kayu dengan panjang sekira 25 CM.

Usai di identifikasi ke RSUD Lahat, Jenazah TSK langsung diserahkan kekeluarganya.

Laporan : HNI
Redaksi.www.dutasumsel.com

Kadispora Lahat Hadiri Kejurnas Gasstrack di Sirkuit Bukit Asam Tanjung Enim

LAHAT.DS,-- Walau diguyur rinai hujan membasahi Sirkuit  PTBA Tanjung Enim, antusiasme peserta Kejuaraan Nasional Grasstrack Region I.B Putaran 1 Sumatera Selatan Dalam rangka HUT PT. Bukit Asam Tbk ke 39 tahun pada Minggu 23/1.
16 Klas yang diperlombakan dengan 150 peserta baik dari pembalap lokal  Muara Enim, Kabupaten Pali, Lahat dan berbagai Kota Kabupaten di Sumsel, dan pembalap 8 Provinsi  Sumsel, Jambi, Bengkulu, Lampung dan Pulau Jawa. Julismi PJS GM UPTE mengungkapkan rasa  syukur pada semua pihak  atas terselenggaranya Even ini disamping kita bersenang juga harus berani berisiko " ujar Julismi berpesan kepada para peserta.
Event ini dihadiri Bupati Muara Enim Juharsa diwakili Camat Lawang Kidul Rahmat Noviar,  Kapolres Muara Enim diwakili Kasat Sabara AKP Toni Arman SH Muara Enim, Kapolsek Lawang Kidul  AKP Azizir Alim SH, MM.  Kasdim Muara Enim Mayor Sugeng,   Management PTBA, Kadispora Muara Enim drs H. Rusdi Khairullah  MSi, dan juga Kadispora Lahat Yhon Tito SH, MM.
Camat Lawang Kidul membuka Kejuaraan Grasstrack Rahmat Noviar mengucapkan selamat bertanding kepada peserta, serta  ikutilah kejuaran ini dengan sportifitas " tutur Camat.

Sementara itu Kadispora Lahat Yohn Tito SH, MH ketika dibincangi Awak Media memberikan Apresiasi ke pada PTBA. Tbk yang telah menyelenggarakan Kejurnas Gasstrack secara  maksimal, mewakili Bupati Lahat mengucapkan selamat bertanding kepada para Jawara yang handal, serta ucapan selamat HUT PTBA ke   39 tahun "tandas Kadispora.

Laporan : NIH
Redaksi.www.dutasumsel.com

Bhabinkamtibmas Desa Payo Terus Memberikan Himbauan Kepada Masyarakat Untuk Saling Menjaga Kebersihan Lingkungan

LAHAT.DS,--- Dalam rangka menyambut hari peduli sampah yang jatuh pada tanggal 21 Februari, Kecamatan Merapi Barat melalui Bank Sampah binaan dari Bhabin Kamtibmas Desa Payo Bripka Andi Widianto dan pengepul Tonny Iskandar, membersihkan pesisir Sungai Lematang di daerah Merapi Barat.
Melansir dari Kementerian Lingkungan Hidup, peringatan ini dicanangkan pertama kali pada 21 Februari 2006 oleh Kementerian Lingkungan Hidup sebagai Hari Peduli Sampah.

Latar belakang munculnya ide peringatan tersebut muncul juga adanya desakan dari sejumlah pihak untuk mengenang peristiwa di Tempat Pembuangan Akhir (TPA)Leuwigajah, Cimahi, Jawa Barat pada 21 Februari 2005 lalu. Atas dasar tersebut maka timbul lah inisiatip dari Camat Merapi Barat Etty Listina MM untuk memasang Spanduk peringatan dilarang buang sampah.

Menurut Bripka Andi Widianto didampingi Tonny Iskandar ke pada Awak Media 23/2 " Alhamdulilah, kesadaran warga di Merapi Barat khususnya di Desa Payo yang tadinya membuat sampah di Sungai Lematang maupun dipinggir jalan sudah mulai berkurang. Mereka memilah sampah seperti Plastik, ban bekas, buku bekas, kaleng dan sejenisnya itu mereka kumpulkan ke Bank Sampah " Maju Bersama" untuk mereka kelola lagi menjadi Tas Cantik, tempat Aqua, tentu saja menambah nilai ekonomi. Jangan biasakan membuang sampah sembarangan selain menimbulkan bau menyengat juga berdampak pada keaehatan seperti Malaria, diare. Tentu saja ini berbahaya" ujar Bripka Andi Widianto.

Laporan: NI
Redaksi.www.dutasumsel.com

Masyarakat Ulak Pandan : Kades Kami adalah Pejuang yang kami banggakan.

LAHAT.DS, - Sebanyak 32 perwakilan Desa Ulak Pandan Kecamatan Merapi Barat Kabupaten Lahat, yang terdiri dari perwakilan unsur pemerintah desa, BPD, LPM,  Lembaga Adat, Karang Taruna, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda serta Tokoh Agama. kemarin (21/2), yang mengikuti pertemuan dengan jajaran Pemprov Sumsel guna mediasi permasalahan sengketa lahan adat Desa Ulak Pandan, dijadikan lahan eksplorasi batubara oleh PT Bara Alam Utama (BAU). 

Sirojudin selaku tokoh agama Desa Ulak pandan,  alhamdulillah kami sudah mendapat kabar dari keluarga kami,  utusan kami yang berangkat ke palembang bahwa apa yang selama ini yang menjadi perjuangan masyarakat desa ulak pandan mendapatkan titik terang dan sudah selesai bermediasi dengan seluruh pihak.

Perlu kami sampaikan Tujuan keberangkatan Tim utusan juga didukung dan diketahui warga desa ulak pandan di desa,  kami di desa pada saat siang hari pelaksanaan jum'atan (21/2/2020) di masjid desa ulak pandan kami sudah memberitahukan ke masyarakat dan saat selesai sholat jum'at seluruh jama'a juga menggelar do'a bersama untuk diberikan kekuatan,  keselamatan serta keadilan untuk semua pihak khususnya untuk perwakilan kami warga desa ulak pandan dikarenakan sore harinya pukul 15.00Wib akan diadakan mediasi di pemprov sumatera selatan, ujar pengurus masjid ini menyampaikan.

Sementara terpisah beberapa perwakilan Tim Pelaksana yang berangkat mengikuti mediasi saat dimintai keterangan menyampaikan bahwa alhamdulillah apa yang menjadi tuntutan dan perjuangan kami bisa kami sampaikan dan semua pihak bisa mendengar mengetahui permasalahan sesungguhnya yang selama ini kami perjuangkan ujar Lukman, salman, aswani, tarmizi didampingi Efran Daris dan evan yusup kompak menyampaikan.

Dalam hal mediasi ini alhamdulillah dihadiri semua pihak,  baik pemerintah daerah kabupaten Lahat, Kapolres, PT. BAU dan kami Masyarakat desa ulak pandan, dan alhamdulillah Pemprov Sumatera selatan, Polda sumsel sudah menjadi penengah menyelesaikan sengketa ini.  Untuk itu kami selaku warga desa Ulak Pandan mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak,  khusunya Pemprov Sumatera Selatan. Ujar mereka menambahkan.

Apalagi sudah ada kesepakatan antara PT. BAU dan Masyarakat Desa Ulak Pandan untuk sama-sama sepakat untuk menyelesaikan permasalahan ini,  apalagi Pak Gubernur bersama Bupati Lahat yang akan mengawasi langsung permasalahan ini.

Dan kami juga mengucapkan terima kasih kesemua pihak terutama Gubernur Sumsel, bupati Lahat,  Polres Lahat dan semua pihak yang telah menjadi penengah dalam penyelesaian sengketa ini sampai selesai,  dan terkhusus penghargaan sebesar-besarnya kami ucapkan kepada kepala Desa kami Susiawan Rama karena apa yang menjadi tuntutan adalah hasil kesepakatan bersama didesa.  kami  kami masyarakat ulak pandan sangat bangga kades terus berjuang bersama kami.  Ungkap Muksin dan samsi yang diaminkan oleh seluruh perwakilan desa.

Laporan : NIH
Redaksi.www.dutasumsel.com

Meriahkan Hut Ke 39 Tahun PT.BA Adakan Lomba Mancing Maniac.

LAHAT.DS, -- Bersama Masyarakat untuk masyarakat Melalui pendaftaran secara online Para peserta lomba mancing maniac dari bebagai kabupaten kota  di Sumsel berbondong bondong ikut menghadiri lomba mancing yang diadakan pihak PT.BA Dalam rangka Hut PT.BA ke 39 tahun.
Lomba mancing diikuti sebanyak  1.637 peserta baik dari masyarakat setempat maupun dari luar kabupaten muara enim yang secara sukarela dan meluangkan waktunya untuk bersilaturahmi dan saling megenal sesama pemancing.

Romodhon Kapolsek Mulak Ulu Kabupaten Lahat salah satu peserta Lomba mancing maniac dalam rangka ikut memeriahkan Hut PT.BA megatakan 23/2 perlombaan mancing bersama dikolam retensi muara enim ini sangat luar biasa, disamping dapat bersilaturahmi dan saling megenal juga terlihat nyata antusiasnya.

Wendi Saputra kordinator lomba mancing ketika diwawancarai awak media meyampaikan dalam rangka meyambut hut PT.BA ke 39 tahun ini banyak dulaksanakan berbagai kegiatan yang bersifat kemasyarakatan selain bantuan sosial juga diselengarakan kegiatan olaraga, kesenian dan perlombaan mancing maniac.

Disamping itu juga wendi menambahkan tujuan diselenggarakan lomba mancing ini membuktikan PT.BA bersinergi dengan masyarakat dalam memberikan hiburan juga kebersamaan bersama masyarakat terutama kita dari PT.BA mendukung Pemerintah Kabupaten Muara Enim dalam mewujutkan Tanjung Enim menjadi Kota Pariwisata guna nantinya dapat menggerakan roda perekonomian masyarakat agar lebih maju dan berkembang lagi,insayallah kegiatan seperti ini akan kita adakan setiap tahun dalam memberikan kegembiraan bagi masyarakat Kabupaten Muara Enim dan sekitarnya.

 Selain lomba mancing peserta juga disuguhkan berbagai hiburan Orgen Tunggal, Doorpress dan bagi para pemenang lomba juara pertama sepeda motor juara kedua Kulkas juara ketiga TV.

Iko Gusman selaku ketua Porsiba sekaligus ketua Panitia Hut PT.BA ke 39 tahun megucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya acara ini terutama Perkim,Dishub, Pol.PP danPolres Muara Enim pungkasnya.

Untuk sementara peserta yang mendapat ikan terberat  1,22.Kg,
1.39 Kg, 1,40 Kg.

Laporan: INH
Redaksi.www.dutasumsel.com

Gandeng Pemkab,PWI Ogan Ilir gelar Uji Kompetensi Wartawan di Bumi Caram Seguguk

INDRALAYA.DS, -  Guna memenuhi standarisasi wartawan yang profesional, dan sesuai program Dewan Pers menjadikan wartawan yang berkompeten dalam menjalankan tuga penggiat berita dikabupaten Ogan Ilir,Persatauan Wartawan Indonesia (PWI) Ogan Ilir bekerja sama dengan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Ogan Ilir menyelenggarakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Penyelenggaran UKW yang didanai melalui dana hibah pemkab Ogan Ilir diikuti sebanyak 24 Orang wartawan, khusus wartawan dikabupaten Ogan Ilir yang terdiri dari tingkat Muda dan Madya.

Penyelenggaraan UKW yang diikuti 24 orang wartawan terdiri dari tingkat muda sebanyak 18 orang, dan tingkat madya 6 orang akan berlangsung selama 2 hari, dari tanggal 24 februari sampai 25 februari 2020 digedung Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sumatera Selatan Indralaya Ogan Ilir.

Gusti M Ali Ketua PWI Ogan Ilir mengatakan ,Dengan dilaksanakannya UKW bagi wartawan, khususnya wartawan yang bertugas di Ogan Ilir, diharapkan profesi ini tidak lagi dipandang sebelah mata atau profesi murahan oleh masyarakat,"ya,dengan adanya UKW bagi wartawan khususnya wartawan yang bertugas di Ogan ilir,profesi ini nantinya tidak lagi dipandang sebelah mata atau profesi murahan dimasyarakat,"katanya.

Ditambahkannya, PWI Ogan Ilir mengapresiasi kerjasama Pemkab Ogan Ilir yang peduli kepada peningkatan mutu profesi wartawan dengan memberikan dana hibah tahun 2020.
,"Kita semua berharap tidak ada lagi wartawan yang hanya menyandang kartu wartawan, tetapi tidak memiliki tulisan atau berita, baik di media cetak, elektronik maupun online dan semua memahami 5W+1H dan Kode Etik Jurnalistik, serta UU No 40 tahun 1999 tentang Pers dan PDPRT organisasi,"ujar Gusti M Ali yang men yandang predikat wartawan utama.drs
Laporan : Darius
Redaksi.www.dutasumsel.com

Blusukan Di Sungai Lilin,Nginap di Rumah Warga, Wabup Muba Puji Kerajinan H. Sumeri

MUBA, SD. -- Suport  Penuh Ekonomi Produktif Masyarakat
Sungai Lilin, Wakil Bupati kabupaten Musi Banyuasin, Beni Hernedi, Jumat (21/2/2020) malam sengaja menginap di rumah H. Sumeri warga desa Mulyo Rejo tepatnya di B4 kecamatan Sungai Lilin.

Pada kesempatan tersebut, Wabup Beni Hernedi mengatakan bahwa dirinya berinteraksi dengan warga masyarakat  dalam kapasitasnya sebagai Wakil Bupati  Muba. 

Suasana hangat pun, Menurut Beni tercipta dengan baik malam itu, wajah bahagia pun, kata dia, terlihat disenyum dan tawa para warga.

Setelah melewati malam bersama warga, Beni menceritakan bahwa H. Sumeri salah satu petani sawit yang sawitnya lagi replanting, melaporkan akhir tahun 2020 akan mulai berbuah.

"Semalam saya menginap di Desa Mulyo Rejo  B4 - Kecamatan Sungai Lilin, saya ketemu Haji Sumeri petani Sawit yang sawitnya lagi replanting, pak H. Sumeri lapor akhir tahun ini insyallah sawitnya akan mulai berbuah. Sementara sawitnya direplanting, pak haji Sumeri ini berusaha membuka usaha meubel modalnya minjem dikoperasi, saya mampir lihat usaha meubelnya. Wah rupanya keren kualitas kursi buatannya.  Ayo kita dukung kalau mau pesen dipersilahkan, bisa juga melalui saya,"ungkapnya.

Terpisah, Sumeri warga yang rumahnya ditempati Wabup menginap mengaku sangat bangga, senang dan berterima kasih rumahnya telah disinggahi orang nomor dua di Pemkab Muba dan berharap usaha meubelnya dapat terus berkembang. 

"Saya tidak menduga desa kami menjadi tempat bermalam Wakil Bupati. Ya sangat senang sekali bisa bertatap muka langsung dengan wakil Bupati Muba. terima kasih banyak pokoknya," katanya Sabtu (22/02/2020).

Dirinya juga mendukung program Bupati dan Wakil Bupati salah satunya program replanting yang telah dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin.

Laporan : Hasim
Redaksi.www.dutasumsel.com

Raih Juara Umum MTQ Muba, Bayung Lencir Wakili MTQ Provinsi di Prabumulih


Plt Asisten 1 Yudi Herzandi Tutup MTQ, Bayung Lencir Juara Umum

MUBA,DS. - Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke 29 Tingkat Kabupaten Musi Banyuasin resmi ditutup oleh Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Plt Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat,  Yudi Herzandi
di halaman Mesjid Raya Baitul Makmur  Sekayu (22/02/2020).

Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat kabupaten muba telah dilaksanakan mulai tanggal 16 Februari 2020 yang lalu berjalan lancar dan sukses.

Dalam sambutannya, Plt Asisten Bidang Pemerintah dan  Kesejahteraan rakyat Yudi Herzandi mengucapkan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan MTQ Tingkat Kabupaten Muba tahun ini.

Selain itu, Yudi Herzandi juga mengungkapkan selamat dan sukses kepada para yang telah berhasil meraih juara pertama serta kepada para kafilah atau kontingen kecamatan  Bayung Lencir yang meraih peringkat juara umum MTQ tahun ini, di tahun 2019 Kecamatan Bayung Lencir juga telah mencetak prestasi juara umum STQ Tingkat Kabupaten.

"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Muba, saya ucapkan terima kasih yang tulus kepada seluruh panitia pelaksana, dewan hakim dan peserta yang telah memberikan dukungannya, baik langsung maupun tidak langsung dalam mensukseskan penyelenggaraan MTQ Tingkat Kabupaten Muba yang berIangsung selama 7 hari tahun ini,” ujarnya.

Dia pun berharap kegiatan MTQ tersebut, dapat meningkatkan kecintaan kita dan pemahaman kita pada Al-Qur'an, dan menambah syiar Islam serta dapat meningkatkan semangat umat untuk mempelajari, mengkaji atau mengaplikasikan atau mengamalkan di tengah-tengah hidup bermasyarakat.

Menurut Yudi, banyak hal bernilai positif yang telah dialami dan rasakan selama perhelatan kegiatan musabaqoh ini. Bagi pemenang dan masyarakat pelaksanaan MTQ ini memiliki nilai dan makna yang positif sebagai penyejuk dan perekat kebersamaan masyarakat Muba yang dibanggakan.

“Kita semua tentunya berharap setelah pelaksanaan MTQ ini, kiranya Allah SWT menganugerahkan kita peningkatan wawasan serta penghayatan dan kecintaan terhadap kitab suci Al Qur’an yang menjadi tuntunan kehidupan kita selaku umat muslim, yang pada gilirannya akan memberikan pengaruh yang positif dalam dinamika kehidupan bermasyarakat dan pembangunan umat di kabupaten Muba yang kita banggakan ini,”pungkasnya.

Sementara, Kabag Kesra Opi Palopi dalam laporannya menyampaikan kepada Bupati, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah bahwa kecamatan yang meraih juara umum  mewakili MTQ tingkat provinsi di kota Prabumulih.

"Alhamdulillah, pelaksanaan MTQ yang Ke 29 tahun 2020 tingkat kabupaten Muba telah dilaksanakan dan pada hari ini telah dilaksanakan penutupan di Masjid Raya Baitul Makmur, dengan menghasilkan putra putri terbaik dari Muba untuk mewakili MTQ tingkat Propinsi di kota Prabumulih. demikian kami laporkan atas arahan petunjuk dan dukungan Bapak kami mengucapkan terima kasih,"terangnya.

Terpisah, Camat Bayung Lencir  Achmad Toyibir SSTP MSi., dalam kesempatan tersebut mengucapkan apresiasi kepada para peserta yang mewakili kecamatan Bayung Lencir atas prestasi yang luar biasa sehingga mengharumkan nama kecamatan Bayung Lencir dan Ucapan terima kasih atas segala usaha dan upaya dalam mempersiapakan perlombaan dan tampil maksimal.

“Usaha tidak pernah mengecewakan hasil, pencapaian ini tak lepas dari usaha dan doa dari kita semua terkhusus para peserta, orang tua, seluruh pihak yang terkait di MTQ tahun ini,"ungkapnya.

Adapun nama-nama kecamatan yang berhasil meraih juara diantaranya yaitu kecamatan Bayung Lencir berhasil meraih juara umum dengan skor nilai 90, dan juara ke 2 diraih oleh kecamatan Sungai Lilin dengan skor nilai 71.

Selanjutnya Kecamatan Sekayu berhasil meraih juara 3 dengan skor 52, juara 4 berhasil diraih oleh kecamatan Plakat Tinggi dengan skor 45, dan juara ke 5 berhasil diraih oleh kecamatan Lais dengan skor nilai  45.

Laporan : *hsm/ril*
Redaksi.www.dutasumsel.com

PERTAMA KALINYA KEGIATAN DI KABUPATEN LAHAT YANG MENYATUKAN 50 ORGANISASI

LAHAT.DS, -- Sabtu 22 Februari 2020 Dalam Rangka Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional, DP Patner Bekerja Sama Dengan Dinas Lingkungan Hidup, Polres Lahat, Sriwijaya Production, Sobat Lingkungan, Damkar Lahat, Kecamatan Lahat Selatan dan 50 Organisasi, Komunitas, perusahaan dan Instansi di Kabupaten Lahat Ikut Turun Membersihkan Sampah di Jembatan Benteng Lahat Yang merupakan Salah Satu Icon Kebanggaan Masyarakat Lahat.

Menurut Bung Dodi Permana Selaku Pihak Dari Bank Sampah DP Patner Yang merupakan penggagas dari Kegiatan ini yang kami Temui di Lokasi menyatakan Gagasan ini Semata2 Untuk Menyatukan Rekan2 Dari Berbagai Elemen untuk Peduli akan Lingkungan. Dan ini merupakan Moment Pertama Kalinya di Kabupaten Lahat yang menyatukan Organisasi Terbanyak, Serta Instansi dan Perusahaan Yang Ada di Kabupaten Lahat. Mungkin Banyak Yang Bertanya Kenapa Pelaksanaan di Jembatan Benteng Lahat" kita mengambil Lokasi Tersebut Karena Merupakan Lokasi Yang dituju Masyarakat baik dari Luar kota Maupun dalam Kota adalah Jembatan Lematang dan Untuk Saat ini lokasi Tersebut merupakan Muka dari Kota Lahat, Sudah Seharunya Kita Peduli dan Memperlihatkan keindahannya, kalau bukan kita yang peduli lantas siapa lagi dan kapan lagi.

Dodi juga menambahkan Ini merupakan Langkah awal Semoga Kedepan Kami dapat Mengumpulkan Kembali Dengan Jumlah yang lebih Besar Lagi. Disamping Itu Kepala dinas Lingkungan Hidup Menyampaikan Sambutan nya dan Sekaligus membuka Secara Resmi Kegiatan ini menyampaikan untuk Terus Peduli dengan Lingkungan Terutama Sampah Yang Menjadi Salah Satu Fokus Kita Terhadap Lingkungan. Terlihat di Lokasi Pelaksanaan Pemuda2 dari Organisasi2 Pecinta Alam Menggunakan Kemampuannya membersihkan Jembatan dengan cara bergelantungan Menggunakan Safety Bidy Harnes untuk membersihkan bagian2 yang tak terjangkau, dan Terlihat di bagian sungai pemuda2 dari Lahat Rafting yang menggunakan perahu membersihkan bagian bawah jembatan. Kegiatan Berjalan Lancar dan Aman, dan sampah yang dikumpulkan dibawah ke Bank Sampah DP Partner untuk selanjutnya di Pilah.

Laporan : INH
Redaksi.www.dutasumsel.com

PT BAU dengan Warga Desa Ulak Pandan dimediasi Gubernur

PALEMBANG.DS - Sebanyak 32 perwakilan Desa Ulak Pandan Kecamatan Merapi Barat Kabupaten Lahat, kemarin (21/2), menggelar pertemuan dengan jajaran Pemprov Sumsel. Tujuan mereka meminta mediasi terkait permasalahan sengketa lahan adat Desa Ulak Pandan, dijadikan lahan eksplorasi batubara oleh PT Bara Alam Utama (BAU). 

Tuntutan utama yang mereka bawa. Yakni menuntut perusahaan melakukan pemugaran makam leluhur mereka, meminta pembangunan untuk sarana umun Puskesmas, Rumah Tahfis serta pengaspalan jalan menuju bukit serelo yang nantinya bisa digunakan bagi semua masyarakat umum,  sedangkan untuk pembangunan dan kesejahteraan khusus masyarakat desa ulak pandan sebagai ganti rugi eksplorasi hutan adat meminta ganti rugi sebesar 10 Milyar yang nantinya dialokasikan untuk pembangunan Perkantoran terpadu desa ulak pandan, persedekaan adat, pembangunan mushola perkadus serta untuk kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat desa Ulak pandan. tuntutan itu sebagai ganti rugi desa Ulak pandan, karena dua desa yaitu lebak budi dan negeri agung sudah lebih dulu menerima konpensasi. Selanjutnya meminta perusahaan berkomitmen dengan hasil kesepakatan

Kepala Desa Ulak Pandan, Susiawan Rama melalui Sekretaris Pelaksana Tim, Evan Yusup mengatakan "Saat itu, perusahaan sudah setuju untuk menyelesaikan masalah tersebut. Tetapi, hingga batas waktu yang ditentukan, belum ada realisasinya dan terkesan ingkar janji " kata Evan saat dibincangi usai menggelar rapat, kemarin (21/2).

Kompensasi yang diminta warga desa, kata Evan tidaklah berlebihan. Apalagi mengingat konpensasi itu untuk pembangunan desa yang nantinya bisa dirasakan warga desa Ulak Pandan dan masyarakat sekitarnya.

Dijelaskan Evan, dari hasil pertemuan dengan perusahaan yang ditengahi oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru, kedua belah pihak bermufakat untuk bekerjasama dan tidak ada konflik. Bahkan, Gubernur memberikan tenggat waktu untuk pembangunan fasilitas umum bisa dimulai sebelum bulan Ramadhan

"Pada prinsipnya seluruh tuntutan disanggupi. Kedua pihak mufakat agar bekerjasama saling mendukung, tidak ada hambatan untuk operasional pertambangan dan aktifitas masyarakat, bersama menjaga agar tidak ada konflik

permasalahan kompensasi itu, Gubernur Herman Deru menugaskan Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Sumsel bersama Kepala Bidang Hukum Setda Kabupaten Lahat untuk melakukan pembahasan bersama aspek hukum dari mekanisme pemberian kompensasi oleh PT. BAU kepada desa tersebut.

Herman Deru menegaskan bahwa dia bersama Bupati Lahat akan ikut mengawal permasalahan ini sampai selesai. Menurutnya, kompensasi suatu perusahaan kepada masyarakat tentu bisa berupa program pembangunan fisik yang dapat memberikan dampak pada kesejahteraan masyarakat setempat.

Sementara itu, Gubernur Sumsel H Herman Deru mengatakan Pemprov Sumsel memposisikan diri sebagai penengah konflik yang ada. Dari pertemuan yang dilakukan, pihaknya meminta perusahaan dan semua pihak untuk berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan ini.

"Kami harap ada realisasinya dalam waktu dekat. Agar ke depannya tidak ada lagi gesekan yang terjadi," pungkasnya. Dan kami juga mengucapkan terima kasih kesemua pihak terutama bupati Lahat,  Polres Lahat, Kades dan warga desa Ulak Pandan dan PT. BAU yang telah bersedia dan berkomitmen untuk menciptakan kesepakatan.

Laporan : Tim DS
Redaksi.www.dutasumsel.com