NEWS

Slider

DRA Bupati Muba Siap Luncurkan 2 ADM Menuju Disdukcapil Go Digital

MUBA,DS.-- Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin terus membawa pelayanan publik.Kabupaten Musi Banyuasin lebih mudah, maju dan terdepan.

Melalui Dinas Dukcapil Muba, Bupati Dodi adalah salah satu pemimpin daerah di Indonesia yang sudah menerapkan pelayanan publik menggunakan Anjungan Dukcapil Mandiri (ATM) inovasi terbaru dari kementerian dalam negeri di Kabupaten Muba awal tahun ini.

Dalam hal ini, Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan bahwa hadirnya anjungan di kabupaten Muba ini sebagai wujud concern pada peningkatan kualitas layanan publik.

Dodi juga menyampaikan apresiasi buat Disdukcapil Kabupaten Musi Banyuasin yang telah berhasil melakukan terobosan salah Satu Kabupaten yang pertama kali di Sumsel yang akan melaunching anjungan Dukcapil Mandiri menuju Disdukcapil Go Digital

"Jadi masyarakat kabupaten Muba yang harus datang ke Disdukcapil agar penduduk terdata dirinya, nomor hp, dan alamat e-mail nya. Ini juga untuk memastikan bahwa orangnya benar yang bersangkutan. Oleh sebab itu, Dukcapil melakukan yang namanya: electronic-know your customer (e-KYC) atau prinsip mengenal customer secara hati-hati," katanya, Kamis (20/02/2020).

Dikatakan Dodi, ADM tersebut memudahkan masyarakat Muba untuk mencetak dokumen kependudukan dengan cepat, tanpa mengantre. Kemudian karena tidak berhubungan langsung dengan petugas bisa menghilangkan pungli.

Sementara, kepala dinas Dukcapil Muba Hj Asmarani menerangkan sebelum warga melakukan pencetakan dokumen di ADM, warga harus melakukan registrasi terlebih dulu di Dinas Dukcapil Kabupaten Muba.

Menurutnya, untuk anjungan tersebut, baru disediakan di 2 kecamatan yaitu Sungai lilin dan kecamatan Sanga Desa.

"Mesin hasil inovasi Kemendagri ini mirip seperti ATM (Anjungan Tunai Mandiri). Mesin ini mencetak berbagai dokumen seperti e-KTP, akta kelahiran, akta kematian, akta perkawinan, kartu keluarga, dan Kartu Identitas Anak (KIA). Namun, warga harus sudah melakukan rekam data e-KTP terlebih dulu,"ungkapnya.

Setelah mendaftar ke Disdukcapil, lanjutnya,
pemohon akan mendapatkan PIN yang dikirim ke nomor ponsel. Ada dua PIN yang akan diterima pemohon, yakni PIN untuk masuk ke mesin ADM dan PIN untuk mencetak.

Ditegaskan Asmarani, PIN tersebut hanya bisa digunakan untuk satu kali pencetakan.
"Dengan ADM ini, warga yang membutuhkan dokumen kependudukan bisa mencetak dokumen yang dibutuhkan kapan pun. Tempatnya bisa di manapun," pungkasnya.

Laporan : Hasim
Redaksi.www.dutasumsel.com

Menurut Survei Peluang Pemenang Pilkada 2020 Masih Di Raih Incambent IPA

INDRALAYA.DS, -- Pilkada tahun 2020 dilaksanakan pada tanggal 23 September mendatang. Ogan Ilir merupakan salah satu diantara 7 Kabupaten  di Sumsel  yang akan melaksanakan perhelatan akbar tersebut.

Banyak pigur publik yang sebelumnya digadang-gadangkan bakal maju, salah satu lembaga Survei POTRET melakukan riset pada akhir bulan Januari 2020 lalu, cukup mengejutkan, dari 20 nama tokoh yang disimulasikan belum ada tokoh yang dianggap sebagai kompetitor yang serius selain dari dua nama, yakni Petahana Ilyas Panji Alam dan AWNoviadi.

Sket analysis Popularitas nama-nama tokoh yang sudah cukup populer hari ini antara lain HM Ilyas Panji Alam 97%, AW Nofiadi 83%, Zaitun 64%, Endang PU Ishak 60%, Rusdi Tahar 42%, Panca W Akbar 41%, Muslih Qori 37%, Jiayka Maharani 35%, Kanoviyandri 30% dan Ardhani 23%, selain dari nama-nama tersebut masih dibawah angka 20%.

Dalam simulasi Elektabilitas pertanyaan terbuka (Top of mind) jika pemilihan Bupati dilaksanakan hari saat ini, HM Ilyas  Panji Alam unggul  37% , sementara diposisi runner Up AW.Noviadi dipilih hanya 11% , nama-nama tokoh lainnya masih  dibawah 5%. Dalam  simulasi elektabalitas 10 nama tokoh, HM.Ilyas Panji Alam dipilih sebesar  42% , sedangkan AW.Noviadi masih  diberada diangka 13% dan Endang PU Ishak 7%, nama-nama tokoh lainnya juga masih  dibawah 5% atau dibawah margin of eror survei.

Adapun jika simulasi berpasangan head to head, antara lain :

Pasangan HM Ilyas Panji Alam-Endang PU Ishak dipilih sebesar 51%  selisih 33% dari Pasangan AW.Noviadi Ardhani yang dipilih sebesar 18%, sedangkan pemilih yang belum menentukan Pilihan masih sebesar 31%.

HM Ilyas Panji Alam-Muslih Qori  dipilih sebesar 48%  selisih 26% dari Pasangan AW.Noviadi Ardhani yang dipilih sebesar 22%, sedangkan pemilih yang belum menentukan Pilihan masih sebesar 30%.

HM Ilyas Panji Alam-M Alki Ardiansyah  dipilih sebesar 45%  selisih 20% dari Pasangan AW Nofiadi Ardhani yang dipilih sebesar 25%, sedangkan pemilih yang belum menentukan Pilihan masih sebesar 30%.

Direktur lembaga POTRET, Ahmad Firdaus mengatakan bahwa kondisi pilkada Ogan Ilir cukup menarik , yang mana hanya ada dua nama yang menonjol. Petahana Ilyas Panji Alam dan AW Nofiadi.

Meskipun selisih diantara keduanya masih dalam rentang angka yang cukup jauh, tetapi mengingat pilkada yang masih menyisakan waktu 8 bulan lagi bisa jadi sang penantang AW Nofiadi menyalip ketertinggalan angka tersebut.

Menurut, Ahmad Firdaus menjelaskan, beberapa alasan mengapa petahana unggul jauh dibandingkan dengan nama-nama tokoh lainnya,

Pertama tingkat kepuasan masyarkat terhadap kinerja pemerintahan Ilyas Panji Alam masih diatas 70% memuaskan, hanya 21% yang menganggapnya tidak memuaskan. Hal inilah yang membuat akseptabilitas petahana masih dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.

Kedua belum adanya nama-nama tokoh lain yang dianggap sebagai penantang yang serius dan meyakinkan untuk membawa perubahan untuk Ogan Ilir kedepannya. Fakta dilapangan belum ada kandidat yang bersosialisasi selain dari AW.Noviadi dan Endang PU Ishak.

Ketiga, ingatan publik terhadap pristiwa masa lalu, yang mana masyarakat tidak mau memilih pemimpin yang pernah bermasalah dengan persoalan hukum baik itu korupsi maupun narkoba. Faktanya dari temuan survei bahwa sebanyak 72% masyarakat tidak setuju dengan calon yang pernah tersandung kasus Narkoba, dan 78% tidak setuju dengan calon yang pernah tersandung kasus korupsi.

Dari 3 alasan inilah  jawaban mengapa posisi elektabilitas petahana cukup jauh unggul, kami menggunakan metode realistis bukan asal tembak, kata Ahmad.

Laporan : Tim
Redaksi.www.dutasumsel.com

Desa Tanjung Baru Kecamatan Tanjung Tebar Menjadi Mewakili Kecamatan Mengikuti Perlombaan Tingkat Kabupaten Lahat

LAHAT.DS,---  Lentik gemulai tari sambut  yang dibawakan sekelompok remaja putri pada acara penilaian dan Evaluasi Desa di Desa Tanjung Baru Kecamatan Tanjung Tebat hari ini 20 Januari 2020. Dikomandoi Ekman Mulyadi S, Sos selaku Kadis DPMD Lahat beserta Tim dan dihadiri Camat Tanjung Tebat Ariapulun SE, Netty Ariapulun ketua TPKK Kecamatan Tanjung Tebat  beserta Forkomincam.
Kades Tanjung Baru Ahmad Zulperi mengaku menyambut positif dengan terwakilnya Desanya dalam rangka perlombaan dan penilaian Desa tingkat Kabupaten  tahun 2020, menurut Kades walau baru seumur jagung, perangkat  dan Kades baru bukan berarti tertingal semoga menjadi pemenang yang baru " harap Kades.

Sementara Ariapulun SE selaku Camat mengapresiasikan keikut sertaan Desa Tanjung Baru sebagai wakil Kecamatan Tamjung Tebat.

”Salah satu yang terpenting dalam lomba desa adalah profil desa dan juga kesesuaian program pembangunan di desa dengan apa yang ada di lapangan. Dan pada profil desa, ada tiga kategori Bidang Pemerintahan ( Administrasi), jam kerja harus mengantor, Kewilayaan dan bidang kemasyarakatan untuk meraih juara pada lomba Desa ini " demikian Ekman Mulyadi S,Sos membahkan.

Laporan: Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

Jagan Biasakan Membawa Pisau Di Pinggang Pesan Kapolres Lahat

LAHAT.DS,---  Demi meningkatkan kesadaran masyarakat di Bumi Seganti Setungguan yang tidak  membawa senjata tajam dipinggang dan menghilangkan gagah tanpa sajam. Untuk mewujudkan hal tersebut maka Pemkab Lahat melalui Badan Kesbangpol bergandeng tangan bersama Polres Lahat melalui Binmas menyelenggarakan FGD ( Fokus Group Discusion ) dengan mengusung tema " Tujah Apakah Budaya"  bertempat di Gedung Juang 20/2).
Diskusi ini dihadiri Sekda Lahat H.Djuarsah Hambali SH, MM, Kapolres Lahat AKBP Irwansyah, SiK, Dandim 0405 Lahat Letkol  Kav Sungudi MSi, besrta Forkominda, Camat dan Elemen masyarakat yang di diundang pada acara ini. Salah satu bentuk keprihatinan terhadap penganiayaan terhadap Wilayah Polda Sumsel khususnya tindak pidana 3 C ( curat, curas dan curamor) harapan kami dengan adanya kegiatan ini rekan- rekan peserta diskusi bisa meneruskan bahaya sajam.

harapan kita agar budaya membawa sajam dipinggang hilang,  tiga hal utama yang dibahas di diskusi ini 1, apakah budaya sajam orang Lahat, 2apakah budaya Membawa Sajam punya kita, 3 apakah penyelesaian membawa sajam itu budaya Lahat" tiga hal ini yang dibahas pada diskusi hari ini. Di akhir bulan nanti akan terlihat apakah dengan diskusi FGD ini menjadikan acuan di jajaran Polres Lahat " tutur Kapolres mengakhiri paparannya.

Sementara itu Sekda Lahat " pelaksanan kegiatan ini sesuai dengan telegram Kapolda yang berisikan pentingya pembahasan membawa sajam yang hanya merugikan diri sendiri. Membawa sajam banyak moderatnya sajam, membawa saja bukanlah budaya kita Lahat sehingga menciptakan kondisi yang kondusif menjadikan Lahat  Sejahtera dan Bercahaya " tandas Sekda .

Usai kata sambutan dari Sekda dilanjutkan dengan discusion.

Laporan:Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

Dispora OI Seleksi Paskibra 2020

INDRALAYA.DS, -- Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Ogan Ilir (OI) selama dua hari dari tanggal 19-20 Februari 2020 melakukan seleksi calon paskibra tahun 2020, yang pembukaannya berlangsung Rabu (19/2/20) di Gedung Caram Seguguk Pemda Lama Indralaya.

Dikatakan Kadin Dispora OI Marsudi melalui Omri Kasi Pengembangan wawasan kreatifitas pemuda Dispora Kabupaten OI saat dikonfirmasi media ini membenarkan pihaknya selama dua hari melakukan seleksi terhadap calon paskibra untuk Kabupaten OI dan untuk perwakilan dari Kabupaten OI untuk provinsi.

Lanjut Omri, seleksi dilakukan terhadap 205 calon paskibraka dari 25 sekolah lanjutan atas (SLTA) yang ada di 16 kecamatan dalam Kabupaten OI.

Dari seluruh peserta yang merupakan perwakilan 25 sekolah ini akan diseleksi dan di test baik kesehatan maupun fisiknya yang nantikan untuk calon paskibraka kabupaten 30 orang dan 6 orang yang nantikan untuk perwakilan dari Kabupaten OI untuk calon paskibra provinsi Sumsel.

Pelaksanaan seleksi calon paskibra yang digelar Dispora OI yang berlangsung dua hari ini bekerja sama dengan pihak TNI, Polri, Dinkes dan PPI OI. 

Laporan : Red
Redaksi.www.dutasumsel.com

Kadis Perpustakaan Daerah Lantik Pejabat Eselon IV a

LAHAT.DS,--- Ada yang berbeda pada hari ini di lingkup OPD masing- masing dan di Kecamatan dalam Kabupaten Lahat, dinas Perpustakaan daerah Lahat juga menggelar hal yang sama. (19/2)

Bertempat di Aula Kantor Perpustakaan tepat pukul 11:00 wib Elfa Edison SP melantik Eselon IV a dihadiri staf dan ASN di ruang lingkup Perpus, pelantikan berjalan lancar tanpa hambatan.

Usai melantik Kadis berpesan untuk menjalankan amanah yang telah dipercayakan dan slalu berkoordinasi dengan atasan serta mengedepankan tugas pokoknya sebagai ASN  sehingga menjadikan Perpustakan daerah Lahat semakin maju serta selalu di penuhi pengunjung.

Adapun pejabat Eselon IVa yang dilantik hari ini Novianto.SP  jabatan Kasubbag Keuangan dan Perlengkapan, Handra Saputra, SH.,MM Jabatan  Kasi Alih Media Perpustakaan.

Laporan: Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

WABUP LAHAT BUKA SECARA RESMI KEGIATAN PELATIHAN MEMBATIK

LAHAT.DS, -- Bertempat di Gedung Kesenian Kabupaten Lahat di adakan kegiatan pelatihan membatik yang bertemakan " Kita Ciptakan Batik Bercorak Kearifan Lokal Kabupaten Lahat Guna Mendukung Terwujudnya Lahat Bercahaya " di buka secara resmi oleh Wakil Bupati Lahat H. Haryanto.SE MM MBA, Rabu ( 19/2 ).

Tampak hadir Wakil Bupati Lahat H.Haryanto SE MM.MBA, Kepala Dinas Perdagangan Vikri, Ketua Dekranasda Lidyawati Cik Ujang, Wakil Ketua Hj.Sumiati Haryanto, Assisten, Staf Ahli ,SKPD, Camat, Ketua dan Pengurus Dekranasda Kabupaten Lahat dan seluruh peserta membatik 400 orang dari Desa, kelurahan dan pelajar Sekab Lahat.

Ketua panitia/ kepala Dinas Perdagangan Lahat Vikri Mengatakan untuk mendukung Pemerintah Kabupaten Lahat tentang pengembangan industri batik, yang menjadi potensi daerah dan bersentuhan langsung dengan usaha masyarakat khususnya pengembangan dan pelayanan teknologi industri (pelatihan membatik).

Sambutan Ketua Dekranasda Lidyawati Cik Ujang,kepada para peserta kami ucapkan selamat karena
telah dipercaya sebagai peserta dalam pelatihan ini,kami harapkan kepada peserta manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk berlatih dengan baik agar teori dan tata cara mengembangkan kerajinan ini dapat benar-benar dikuasai.

Sementara itu sambutan Wakil Bupati Lahat H. Haryanto.SE MM MBA mengatakan, terimakasih kepada bapak Sumardi sudah datang dari Yogyakarta yang akan memberikan ilmunya kepada ibuk bapak perwakilan desa dan kelurahan utk mengikuti pelatihan membatik.

Di harpkan pelatihan membatik ini dengan harapan kita bisa menemukan kariasi dan inovasi membatik sesuai dengan keariifan lokan desa dan kelurahan masing masing,saya sangat mendukung terciptanya kreasi dan inovasi yang akan tertuang pada desain dan tehnik membatik sehingga selain mengembangkan keterampilan SDM Kabupaten Lahat.

Kegitan ini sangat sejalan dengan visi kabupaten lahat yaitu mengwujudkan masyarakat kabupaten lahat bercahaya dan kemudian dilanjutkan dengan Pemukulan GONG Tanda dibukanya Pelatihan Membatik.

Fhoto/Rilis Kominfo Lahat

Siswa Rindam II Sriwijaya Kunjungi Perpustakaan Daerah Lahat

LAHAT.DS,--- Pemerintah daerah  Lahat hari ini Rabu 19 Februari 2020 mendapat kunjungan dari siswa  Prajurit Rindam II Sriwijaya yang dipimpin oleh pelatih   Sertu Ali Usman dalam rangka Widya Wisata Dikmaba  ( menambah wawasan ilmu penghetahuan). Kedatangan rombongan ini disambut Pustakawan muda Merry dan Yanse.

Tampak terlihat siswa Dikmaba  Rindam II Sriwijaya melihat dan membaca buku bersama dipandu oleh Pustakawan muda, suasana mencair terlihat kontras di ruang perpustakaan Daerah Lahat

Sertu Ali Usman menggucapkan terima kasih  atas sambutan dan penerimaan kunjungan  terhadap rombongan siswa Dikmaba Rindam II Sriwijaya yang telah di terima dengan baik, semoga menambah wawasan dan ilmu penghetahuan para prajurit,  " tutur Sertu Ali Usman.

Sementara itu Kepala Dinas Perpustakaan Daerah Lahat Elfa Edison SP berharap dengan terjalinnya sinergitas antara Rindam II Sriwijaya dengan Dinas Perpustakaan Daerah terus berkelanjutan " tandas Kadis.

Laporan: Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

Wabup Beni Tegaskan Agar Warga BHL Bersatu Sukseskan Program PSR

MUBA, DS. -- Upaya Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dalam perbaikan Governance Structure sawit guna peningkatan kesejahteraan Pekebun melalui Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) terus digencarkan.

Hari ini Rabu (19/2/2020) bertempat di Balai Desa Bukit Selabu (SP.2) Kecamatan Batanghari Leko, Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex melalui Wakil Bupati Muba Beni Hernedi pimpin rapat Persiapan Peremajaan Kelapa Sawit Pekebun Plasma, dengan tema “Energi Baru Replanting Meningkatkan Produktivitas Sawit Berkelanjutan”.

Wabup Muba mengatakan, PSR adalah program strategis dan prioritas Pemkab Muba sejalan juga dengan program pemerintah pusat.

Dalam Hal ini Pemerintah Pusat Menyediakan dana hibah untuk meremajakan kelapa sawit rakyat yang sudah tidak produktif bagi seluruh perkebunan sawit di indonesia.

“Program PSR ini dimulai dan dicanangkan oleh Presiden R1 Joko Widodo pada tahun 2017 di Kecamatan Sungai Lilin. Alhamdullilah PSR di Muba di anggap pemerintah pusat paling berhasil. Sampai tahun ini sudah mencapai 12.000 hektar jumlah yang telah di replanting,”ujar Beni.

Dikatakan Beni, pelaksanaan peremajaan kelapa sawit harus dilakukan oleh pekebun secara mandiri dan berdaulat tanpa meninggalkan prinsip-prinsip kemitraan. Harus ada kelengkapan dokumen, karena sistem data terintegrasi dan dibatasi hanya boleh maksimal empat hektar setiap KK.

“Secepatnya diselesaikan kelengkapan berkas, saran teknis agar bulan April sudah selesai diverifikasi sehingga tahun ini sudah bisa dimulai PSR di Kecamatan Batanghari Leko. Semua harus sesuai aturan dan hindari persoalan dalam menggunakan dana tersebut, kuncinya KUD dan kelompok tani sawit kecamatan BHL harus kompak dan bersatu untuk sukseskan program
PSR,”pungkasnya.

Beni juga menyebutkan kendala program PSR di Muba yaitu, lahan kelapa sawit rakyat sudah SHM lebih dari 20 tahun masih dinyatakan masuk dalam kawasan HPH dan HP, termasuk disini lahan kelapa sawit Kecamatan Batanghari Leko.

“Melalui program PSR ini, masalah lahan sawit yang masuk dalam kawasan hutan dimaksud akan terus kami dorong untuk menyelesaikan sertifikasi lahan ke pemerintah pusat, jadi kepada masyarakat agar bersabar dan tetap kompak untuk ikut program PSR ini. Karena intinya tujuan PSR untuk meningkatkan produktifitas sawit di Indonesia jangan hanya luas lahan saja, yang terpenting kualitas TBS nya,”ucap Beni.

Senada dengan Wabup Muba, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Muba, Muhammad Yamin menyampaikan bahwa ada beberapa persoalan ketika replanting dimulai. Persoalan akan muncul ketika ditumbang dan ditanam, maka perlu dicarikan solusi untuk ekonomi produktif selama menunggu kelapa sawit yang sudah di replanting berbuah.

“Kami ingin petani sawit betul-betul siapkan diri, para kelompok tani dan KUD dibina dulu dan belajar untuk pemberdayaan masyarakat ekonomi produktif. Karena penghasilan akan 0, jadi nanti perlu rapat dengan OPD terkait bagaimana menghadapi permasalahan yang muncul selama sawit di replanting,”bebernya.

Anggota Dewan Dapil BHL ini juga menghimbau agar Perusahaan sawit di wilayah BHL yaitu PT.MBI agar sama-sama ikut memberi bantuan, membina dan membimbing petani sawit rakyat ini, karena program PSR ini juga menguntungkan pihak perusahaan kedepan.

Sementara itu salah satu perwakilan dari KUD Desa Bukit Penguasan (SP.4) Rosdani menyambut baik rencana Pemkab Muba akan persiapan peremajaan kelapa sawit pekebun plasma di Kecamatan BHL.

“Kami sangat senang sekali akan rencana PSR ini, jujur kami iri dengan daerah lain seperti Kecamatan Sungai Lilin, Keluang dan lainnya yang sudah sukses terlaksana program PSR. Kami berharap program ini bisa terealisasi secepatnya guna meningkatkan kesejahteraan para petani sawit,”di Musi Banyuasin khususnya kecamatan batang hari leko ucapnya.

Laporan : Hasim
Redaksi.www.dutasumsel.com