NEWS

Slider

Tim Walet Polres Lahat Tangkap Sobri Pegedar Sabu Asal Palembang

LAHAT.DS,--- Giat dan gerak cepat jajaran sat narkoba Polres Lahat dalam memberantas peredaran narkotika tak akan berhenti sebelum diwilayah hukum polres lahat bebas dari narkoba.

Dimana  Senin 17/2 pukul 01.00 Wib dilokasi Serinanti Gg. Mushola Rt. 01 Rw. A01 Kel. Pagar Agung Kec. Lahat Kab. Lahat tim walet polres lahat amankan M. SOBRI bin Erlan 22 tahun beralamat Lorong Unglen Nomor 01 Rt. 029 Rw. 01 Kel. 36 Ilir Kec. Gandus Kota Madya Palembang. dengan Barang Bukti 3 (tiga) paket serbuk kristal diduga narkotika jenis Shabu.
seberat Bruto Shabu 3,10 gram

Diketahui M.Sobri bin Erlan merupakan salah seorang pegedar juga kuril lintas Kabupaten,tertangkapnya tersangka
Berdasarkan laporan dari masyarakat bahwa akan ada transaksi narkotika jenis Shabu di wilayah hukum Polres Lahat Selanjutnya dilakukan lidik dan setelah sasaran orang, tempat.

Saat hendak diamankan pelaku M.SOBRI membuangkan 3 (tiga) paket narkotika jenis Shabu menggunakan tangan kanan ke arah belakang, kemudian saat pelaku diamankan dan dilakukan pemeriksaan didapatkan barang bukti berupa 3 (tiga) paket kecil serbuk kristal putih yang terbungkus plastik klip transparan diduga narkotika jenis Shabu yang dilemparkan / dibuangkan oleh pelaku M.SOBRI tersebut dan diakui oleh pelaku bahwa barang bukti tersebut adalah miliknya.

 Selanjutnya Tersangka berikut Barang Bukti yang didapat dibawah ke Sat Narkoba Polres Lahat guna dilakukan pendalaman dan proses hukum yang berlaku.

Laporan:Idham/Novita
Redaksi.www.dutasumsel.com

Gelar Aksi Demo, POSE RI Minta BPK RI Sumsel Usut Tuntas Diduga Mark Up dan Penyimpangan Speck Dispopar Muba

MUBA,DS.-- Pemerhati Organisasi Sosial dan Ekonomi Republik Indonesia (POSE RI) di Halaman Kantor BPK RI Perwakilan Sumatera Selatan Jl. Demang lebar Daun Palembang menggelar unjuk rasa menuntut keadilan dan segera mengaudit Ketransparansian Kabupaten Musi Banyuasin, Senin (17/02/2020).

Bertindak sebagai Kordinator Aksi Desri Lefri SH dengan Kordinator Lapangan Busyanto dan M. Efendi dengan jumlah massa kurang lebih 30 orang, masa aksi mengungkapkan tuntutan aksinya kepada dengan Spanduk dan poster bertuliskan antara lain. 

a. Menegakkan keadilan dan martabat hukum bersama penegak hukum.

b. BPK RI Sumsel segera turun ke Muba audit secara transparan paket diduga make up Rehab gedung serasan sekate 2019.

c. BPK RI Sumsel segera audit secara transparan penyimpangan paket kegiatan pada Dinas Dispora Muba karena diduga Mark Up fan menyimpang dari Speck.

d. Korupsi kejahatan luar biasa cara menanganinya pun harus luar biasa.

e. Agar BPK Sumsel segera hitung kerugian paket rehab Gedung Olah Raga anggaran tahun 2019 kuat diduga menyimpang dari Speck.

Kordinator Aksi Desri Lefri, SH dalam penyampaian tuntutannya mengatakan, meminta BPK mengusut tuntas indikasi dugaan perbuatan melawan hukum dan periksa oleh BPK RI perwakilan Sumatera Selatan dugaan mark up dan penyimpangan anggaran APBD Kabupaten Musi Banyuasin Tahun Anggaran 2019 pada Dinas Pemuda dan Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Musi Banyuasin untuk pekerjaan yang putus kontrak Rehab stadion Serasan Sekate hps Rp. 9.348.994.265,81 pelaksana PT Jembar utama terindikasi diduga menyimpang dari spek dan RAB serta kekurangan volume dan manipulasi di fisik kegiatan (Dokumen nomor 02/14/Pokja.XIII/BPBJ-Dispora/ APBD/2019 tanggal 18 Juli 2019).

"Usut Tuntas indikasi dugaan perbuatan melawan hukum dan periksa oleh BPK RI Perwakilan Sumsel dugaan Mark Up dan penyimpangan Anggaran APBD Kab. Musi Banyuasin Tahun Anggaran 2019 pada Dinas Pemuda dan Olah Raga dan Dinas Pariwisata untuk pekerjaan Rehab Gedung Olah Raga Ranggonag Sekayu oleh PT. Reka Konstruksi senilai Rp.14.249.813.094. terindikasi diduga menyimpang dari speck, RAB dan  kekurangan volume serta memanipulasi fisik kegiatan," ungkap Desri.

Kami minta agar BPK RI Perwakilan Sumsel mengaudit secara fatual, uji petik terhadap pekerjaan tersebut mulai dari proses tender, administrasi, pemberksan sampai dengan riil ke fisik di lapangan tentang pekerjaan konstruksi Rehab Stadion Serasan Sekate dan Rehab Gedung Olah Raga Ranggonang Sekayu pada tahun anggaran 2019.

"Kami minta BPK RI perwakilan Sumsel agar menghitung dugaan kerugian negara atas kegiatan kedua paket pekerjaan tersebut dan melakukan audit investigatif serta menentukan langkah pasti tindakan hukum dengan pekerjaan yang putus kontrak dan menyimpang dari Speck, BQ, RAB serta Mark up anggaran," lanjutnya.

Lebih lanjut, "BPK RI perwakilan Sumsel mengaudit secara faktual dan menghitung kerugian negara terhadap pekerjaan tersebut mulai dari proses tender administrasi pemberkasan sampai dengan Real ke fisik kroscek ke lapangan langsung dengan petunjuk dokumen yang kami berikan kepada BPK RI perwakilan Sumatera Selatan," tandasnya.

Laporan: Tim
Redaksi.www.dutasumsel.com

Evan Yusup " Kami Sudah Gerah Atas Isu Yang Beredar, PT. BAU Dzolim"

LAHAT.DS,---- Buntut dari PT Bara Alam Utama ( BAU) yang terletak di areal Desa Ulak Pandan Kecamatan Merapi Barat yang diduga merusak hutan adat,  makam leluhur warga Ulak Pandan,  mengambil batu bara dikawasan hutan adat Himbe Kemulau, beberapa waktu lalu menuai polemik. Warga Desa Ulak Pandan merasa kembali terzolimi dengan adanya kejadian ini.
Hasil Investigasi Pewarta di lapangan setelah dikumpulkan beberapa temuan, dimulai dari peninjauan ratusan  warga ke areal pemakaman, mediasi warga Vs PT BAU, pembacaan yasin yang dilakukan, sampai berjaganya ratusan aparat kepolisian.
"Sebelum pembatalan sepihak kesepakatan bersama oleh PT. BAU beberapa waktu lalu,  benar beberapa kali pimpinan PT. BAU datang kedesa, bahkan dimasjid dihadapan orang banyak menyatakan tuntutan warga dikabulkan untuk di ganti rugi dengan kesepakatan bersama, baik itu untuk pemugaran makam leluhur,  pembangunan Sarana Umum Puskesmas, rumah tahfis,  pembangunan jalan menuju bukit serelo, pembangunan Perkantor Terpadu di desa dan Dana konpensasi untuk kesejahteraan warga,  bahkan pihak desa sudah membuat tim pelaksana yang terdiri dari unsur masyarakat yang terdiri dari tokoh agama,  tokoh masyarakat,  tokoh pemuda sampai lembaga adat dan unsur karang taruna agar dana kompensasi itu tepat guna, bahkan tim sudah dilakukan sosialisasi penggunaannya untuk apa. tiba-tiba Pihak PT. BAU membatalkan begitu saja dengan berbagai alasan.

Menurut Ahmat Tarmizi Arsal bersama Evan Yusup selaku perwakilan BPD dan Pemuda Desa Ulak Pandan ketika ditemui Awak Media di kediaman Kades Susiawan Rama pada 17/2 pukul 22:00 wib mengungkapkan " terus terang kami merasa terzolimi, karena terus di hembuskan isu yang tak sedap, seperti malam ini kembali beredar isu bahwa akan ada gerakan besar-besaran masyarakat ulak pandan besok harinya, kami sudah gerah atas isu yang beredar. Katanya mau demo besar- besaran lah, saat ini kami masih menjaga dan menghindari konflik karena akan berbenturan dengan aparat kepolisian yang sekarang sedang berjaga. Kami tidak akan terpancing dengan isu-isu seperti itu " ujar keduanya menambahkan

Kita berkumpul disini bukan mau mengatur strategi tapi hanya sekedar ngopi dan berkumpul saja dan di sini selalu dijaga Kepolisian.  Harapan kami hanya satu enyah PT BAU dari Himbe Kemulau karena sudah menjadi perusahaan yang meresahkan dan berpotensi memunculkan konflik " tandasnya.

Sementara Ketua BPD Ahmat Tarmizi Arsal menyampaikan Bahwa PT. BAU dalam beberapa hari ini sudah memaksakan diri kembali beraktifitas, bahkan kawasan hutan adat himbe kemulau kembali ditambang, sangat disesalkan itu mereka paksakan, kami sangat kecewa, setelah dibohongi saat ini mereka kembali mendzolimi, sepertinya mereka sengaja memancing kami agar kembali melakukan aksi, akan kah kami harus melakukan aksi besar-besaran untuk menghentikan ini semua,  karena sampai saat ini tidak ada upaya, dan terkesan tutup mata, Bahkan terkesan ingin membenturkan kami warga dengqn aparat kepolisian. Apakah ini yang mereka mau,  apakah perlu pertumbahan darah dahulu baru mereka angkat kaki, kami ini sedang berjuang warisan leluhur,  kami takkan menyerah dan tak akan ikhlas dikalau terus dilakukan perusakan.

Ketika Pewarta mencoba menghubungi PT BAU untuk mengkonfirmasi hal ini Via Whatshap tidak bisa dihubugi.

Laporan: Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

Ketua DPRD Kabupaten Ogan Ilir Hadiri Sensus Penduduk 2020 Online Serentak Bertempat Di Gedung Serba Guna KPT Tanjung Senai

INDRALAYA.DS, -- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Ilir Soeharto HS,SH melakukan kunjungan kebakaran bertempat di Mapolres Kab. Ogan Ilir, Senin (17/2).

kebakaran tersebut menghanguskan Gedung Bagian Satuan Reskrim, gudang Logistik, dan gedung Binmas yang terjadi sekitar pukul 07.30 pagi tadi, Ketua DPRD Soeharto HS,SH sangat prihatin atas musibah tersebut semoga kedepan tidak terjadi kembali.
Setelah berkunjung kemapolres, Ketua DPRD melanjutkan menghadiri Sensus Penduduk 2020 Online serentak bertempat di gedung serba guna KPT Tanjung Senai yang dibuka oleh Bupati Kab. Ogan Ilir HM. Ilyas Panji Alam,

Acara tersebut dihadiri oleh Organisasi Perangkat Daerah OI, Badan Pusat Statistik Kab. Ogan Ilir, Kementrian Agama OI, Pabung Dandim OKI/OI, camat, kades dan perangkat desa se Kab.Ogan Ilir.

Dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Soeharto HS,SH bersama Bupati Kab. Ogan Ilir langsung melakukan pengisian terhadap sensus penduduk secara Online tahun 2020. 

Laporan : Tim DS
Redaksi.www.dutasumsel.com

Kantor Satreskrim Dan Binmas Polres Ogan Ilir Hangus Terbakar Akibat Arus Pendek

INDRALAYA.DS, -- Diduga arus korsleting listrik jarak pendek yang membuat kantor Satuan Res Kriminal Polres Ogan Ilir (OI) terbakar. Musibah kebakaran itu terjadi di saat anggota polres sedang mengikuti apel upacara rutin, Senin (17/2) sekitar pukul 07.00 WIB.
Tidak ada korban jiwa dibalik musibah itu, namun seluruh bangunan Satreskrim Polres beserta surat-surat pemberkasan hangus dilalap api.
Keterangan diperoleh, bangunan yang ikut terbakar itu terdiri dari ruang reskrim, linmas dan logistik. Api diperkirakan berasal dari ruang logistik, lalu menjalar ke bangian reskrim dan linmas yang diakibatkan konsleting listrik jarak pendek. Hanya dalam hitungan menit tiba-tiba api berkobar dan mengepulkan asap hitam.
Melihat kobaran api yang menyala, membuat anggota polres yang sedang mengikuti apel rutin di halaman mapolres bergegas belarian menuju lokasi kebakaran yang berjarak sekitar 50 meter.
Para anggota pun bergotong royong memadamkan api dengan mobil water canon, lalu dibantu mobil pemadam kebakaran dari Pemkan OI. Alhasil, sekitar satu jam api bisa dipadamkan setelah bangunan Satreskrim itu hangus terbakar.
Kapolres OI AKBP Imam Tarmudi ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kebakaran yang terjadi di gedung Satreskrim. Namun saat kejadian dirinya tidak berada di tempat kejadian.
“Saya sedang rapat di Polda Sumsel, sekitar pukul 07.20 WIB. Dikabari ibu Wakapolres telah terjadi kebakaran. Saya langsung balik,” ujar Kapolres OI kepada awak media.
Kapolres mengatakan, kebakaran tersebut terjadi diduga akibat adanya arus pendek yang ada di dalam bangunan. Sehingga terjadilah kebakaran tersebut.
“Tapi saat ini tim Labfor sedang mendalami penyebab kebakaran tersebut,” terangnya.
Belum diketahui berapa kerugian yang dialami oleh Polres OI atas kejadian ini. Sebab pihaknya masih bekerja membereskan puing-puing akibat kebakaran tersebut.
“Kami masih bekerja, jadi belum tau kerugian yang kita alami,” kata Kapolres.
Kapolres juga menjelaskan, kendati ada kejadian itu, pelayanan kepada masyarakat tetap dioptimalkan. Terhadap kantor yang terbakar, nantinya akan direlokasikan ke tempat lainnya, seperti dibagian ruang Lantas.
Kemudian pihaknya juga dapat menyalamatkan barang bukti, terutama untuk tindak pidana umum.
“Karena ruang pidana umum tidak ikut terbakar, sehingga berkas dan barang buktinya selamat,” jelas kapolres. 
Laporan: Tim DS
Redaksi.www.dutasumsel.com

Inovasi Pakan Ternak dan Replanting Turunkan Angka Kemiskinan

MUBA, DS.- Berbagai upaya terus digencarkan Bupati Muba Dodi Reza untuk menekan angka kemiskinan di Muba. Salah satu program yang dinilai sukses menekan angka kemiskinan di Bumi Serasan Sekate yakni inovasi pengolahan pakan ternak dan program replanting atau peremajaan perkebunan sawit yang di inisiasi Bupati Muba Dodi Reza sejak dua tahun belakangan. 

Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Muba, Drs H Apriyadi MSi menilai bahwa Program Inovasi Pakan Ternak murah dan berkualitas diyakini bisa menjadi salah satu faktor terjadinya penurunan angka kemiskinan yang cukup signifikan di Kecamatan Lais.

"Menurut data dari Badan Pusat Statistik, bahwa angka kemiskinan masih cukup tinggi di Kabupaten Muba berada di Kecamatan Lais. Oleh karena itu hal terpenting tugas kita bagaimana melakukan percepatan pengurangan angka kemiskinan,"ujar Sekda saat membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kecamatan Lais tahun 2021 di Aula Kantor Kecamatan Lais, Senin (17/2/2020).

Menurut Apriyadi, di Muba mata pencarian warga Muba didominasi oleh petani dan peternak, oleh sebab itu apa yang sudah di inisiasi Bupati Muba Dodi Reza sangat efektif menekan angka kemiskinan di Muba. 

Dikatakan Apriyadi, bahwa dengan dilaksanakan pemberdayaan masyarakat berupa inovasi pakan ternak murah dan berkualitas, sesuai dengan rata-rata mata pencarian masyarakat di Kecamatan Lais yaitu di sektor perikanan dan pertanian.

"Di kecamatan Lais ini ada kurang lebih Sembilan Desa yang dialiri Sungai Musi dan Sungai Batanghari Leko, maka potensi perikanan harus dimanfaatkan secara maksimal. Kemudian bantuan di sektor pertanian, pendidikan dan kesehatan juga akan menyasar pada masyarakat miskin yang ada disni,"ucap Apriyadi.

Apriyadi juga memaparkan kaitan dengan Musrenbang RKPD 2021, Pemkab Muba akan fokus pada program pemberdayaan  dan pembangunan konektifitas guna percepatan pengurangan kemiskinan.

"Jadi tidak usah terlalu banyak usulan dan program kecil-kecil yang nantinya tidak terpenuhi oleh kabupaten. Dengan dana desa silahkan untuk memenuhi fasilitas dan kebutuhan di desa. Nah untuk APBD kita akan fokus bangun jalan konektifitas, misal sepetti di Lais sepanjang jalan Simpang Gardu dan Jalan simpang Petaling. Karena kalau jalan konektifitas bagus, transportasi lancar, maka bisa meningkatkan perekonomian,"paparnya.

Sementara itu Camat Lais, Deni Sukmana mengungkapkan bahwa upaya pemerintah kecamatan Lais dalam Musrenbang RKPD ini fokus pada pengurangan angka kemiskinan. Hal pertama yang dilakukan ialah mendata masyarakat yang tergolong miskin di Kecamatan Lais. Kemudian mencarikan solusi untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, dilihat disini pada sektor pertanian, perikanan dan juga perkebunan.  

"Misalkan seperti sektor perkebunan sawit rakyat membutuhkan program replanting/ peremajaan sawit rakyat maka kita masukan PSR. Kemudian sektor perikanan mereka butuh pakan ternak, nah kita siapkan inovasi pakan ternak murah dan berkualitas. Selain itu kita juga membentuk kelompok pemberdayaan di setiap dusun untuk menyiapkan alat pembuatan pakan ternak dari limbah sawit tersebut,"jelasnya.

Sebelumnya, inovasi pakan ternak yang dinamai Mososa yang sudah diterapkan sejak lama di bumi Serasan Sekate tersebut memberikan dampak yang positif bagi petani dan peternak di Muba. Tak tanggung-tanggung Teknologi Mososa ini membuat petani dan peternak di Muba bisa hemat hingga 60 persen dan meraup untung mencapai Rp6 juta perbulan.

"Bahannya mudah didapat, kami petani bisa hemat banyak untuk biaya pupuk," ungkap Hary Agus Wibowo selaku pemilik hak paten Teknologi Mososa.

Ia mengaku dirinya bersama petani dan peternak di Lais merasa sangat diringankan dengan inovasi telnologi Mososa. "Jadi kami tidak terlalu bergantung lagi dengan pupuk bersubsidi," bebernya.

Ia mengatakan, pemanfaatan teknologi Mososa untuk kebutuhan petani di Kabupaten Musi Banyuasin terus ditingkatkan.

Teknologi berbasis limbah (solid sawit/limbah decanter) sebagai bahan dasar pembuatan pakan ternak & pupuk organik ini sangat ekonomis karena menjadi murah 60 persen dibawah harga standar dan kualitas SNI.

Ia menjelaskan, semua bahan ini diperoleh dengan membeli di masyarakat.​ Diperkirakan per hektar masyarakat dapat untung minimal Rp4-6 juta per bulan. "Dengan demikian, semua harga ternak atau ikan akan turun tetapi peternak tidak dirugikan," urainya.

Laporan:Hsm/ri 
Redaksi.www.dutasumsel.com

Tutup Kegiatan Basic Training (LK.1) HMI, Ini Harapan Beni pada Peserta

MUBA, DS. -- Bupati Musi Banyuasin Dr. H. Dodi Reza Alex diwakili oleh Wakil Bupati Muba Beni Hernedi menghadiri sekaligus menutup kegiatan Basic training (LKI) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)  Komisariat persiapan Serasan Sekate.

Acara yang bertajuk "Terbinanya kepribadian muslim yang berkualitas akademis, sadar akan fungsi dan perannya dalam berorganisasi serta hak dan kewajiban sebagai kader umat dan kader bangsa" berlangsung enam hari di Politeknik Sekayu, dan ditutup hari ini Minggu (16/2/2020).

Dalam sambutannya Wakil Bupati Muba menyampaikan, pengukuhan anggota baru artinya telah dilaksanakan LK 1 tingkat komisariat Muba, artinya semakin yakin bahwa HMI di Muba akan semakin eksis dan memberikan kontribusi yang tidak sedikit. 

"Saya yakin HMI akan membesar di Kabupaten Muba, siapapun pasti akan membantu dan bekerjasama dengan organisasi ini, karena terkategori organisasi sangat baik dan memang benar visi dan misinya sesuai harapan masyarakat Muba,"pungkas Beni.

Beni mengucapkan selamat kepada 17 orang yang telah terpilih dari 35 orang yang mengikuti seleksi. Tujuan dilaksanakannya LK 1 ini terciptanya kepribadian muslim yang berkualitas, maju di bidang akademis dan sadar akan fungsinya dalam berorganisasi serta hak dan kewajibannya sebagai kader umat dan kader bangsa.

"Pesan saya percayalah bahwa berorganisasi dan fokus akademis itu sama pentingnya jadi keduanya harus diperhatikan dan keduanya harus sukses. Kemudian sadar akan fungsi berorganisasi tentunya kepentingan internal dalam HMI. Setelah masuk dalam organisasi HMI ini pikirkan bagaimana membesarkan nama HMI, sehingga bisa berjalan sebaik-baiknya dan semakin hari menunjukkan manfaat kedalam dan luar,"bebernya.

Dikatakan Beni, pada era sekarang harus telah menyiapkan kader-kader penerus untuk sepuluh tahun akan datang, kalau kualitas SDM nya tidak produktif ini tantangan, nah tentu sudah benar fokus Pemkab Muba sejalan dengan nawacita RI yang kedua yaitu menciptakan SDM yang unggul.

"HMI jangan tidak sadar waktu dan ruang yang terus berganti, nah dengan kepribadian muslim dan nilai akademis yang baik serta berguna bagi umat dan bangsa tentu akan tercipta SDM yang sempurna,"imbuhnya.

Sementara,  sambutan ketua umum HMI cabang Palembang M Sigit Muhaimin melalui Ketua Umum HMI Komisariat Serasan Sekate M Yani Suhendra mengatakan bahwa, peserta LK 1 berjumlah 35 orang mahasiswa,  Latihan Kader 1 HMI bertujuan untuk memberikan pembekalan kepada calon kader HMI komisariat Serasan Sekate.

"Dengan diadakanya LK 1 ini juga semoga kedepanya dapat memberikan kontribusi terhadap pembangunan kabupaten Muba, dan juga dapat membentuk jiwa pemimpin yang amanah dan tetap berpedoman pada NKRI dan juga tidak keluar dari syariat Islam,"pungkasnya. 

Laporan : Hasim

Rapat PAC di Perluas, Lawang Wetan Siap Bentuk Ranting dan Anak Ranting Partai

MUBA,DS. - DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Musi Banyuasin menggelar Rapat Pengurus Anak Cabang (PAC) Kecamatan Lawang Wetan yang dihadiri Ketua DPC PDI-Perjuangan Beni Hernedi di dampingi oleh Wakabid-wakabid DPC PDI-Perjuangan, bertempat di Kediaman Ketua Fraksi PDI-Perjuangan Muhammad Yamin, desa Karang Waru Kecamatan Lawang Wetan, Minggu (16/02/2020).

Rapat Pengurus Anak Cabang (PAC) yang digelar ini bertujuan, agar dapat menginstruksikan kepada PAC setiap Kecamatan untuk melakukan pembentukan Ranting dan Anak Ranting di Desa-desa maupun Dusun-dusun disetiap Kecamatan yang ada di Kabupaten Musi Banyuasin.

Hal ini mengacu kepada Peraturan Partai No 9 Tahun 2019 Tentang Konsolidasi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), melalui pembentukan Pengurus Ranting, Pengurus Anak Ranting, dan Pengurus Anak Cabang.

Ketua PAC Kecamatan Lawang Wetan Musmulyadi dalam sambutannya mengatakan, PAC Kecamatan Lawang Wetan terdiri dari 14 Desa, sementara itu Ketua Ranting terdiri dari 14 Desa Se-Kecamatan Lawang Wetan, untuk Kecamatan Sungai Keruh sendiri dalam Rapat ini dibagi 3 kordinator Yaitu saya sendiri M Yamin, Tuti Lalutina, dan Ahmad Arivai.

"Untuk jumlah Pengurus Anak Cabang (PAC) yang masih aktif didalam Kecamatan Lawang Wetan ada 41 Anak Ranting yang masing-masing desa terdiri dari 3 orang," ungkap Musmulyadi.

Sementara itu Ketua DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Musi Banyuasin Beni Hernedi dalam sambutannya mengungkapkan, dalam hal ini tujuan Rapat Pengurus Anak Cabang Sungai Keruh dengan mengajak KSB (Ketua, Sekretaris, Bendahara) Ranting yang telah kami sesuaikan dengan SK Partai yang mengacu pada Peraturan Partai No 9 Tahun 2019. 

"Karena dalam berpartai kita harus tau Aturan Partai Karena Pada intinya telah saya keluarkan juga SK No 010 Februari 2020, berisikan intsruksi kepada PAC Partai untuk membentuk Ranting dan Anak Ranting yang diterjemahkan kepada Desa-desa maupun Dusun-dusun di Kecamatan Lawang Wetan. Maka dari itu saat ini akan kita data dan kita minta di Rapatkan kepada PAC untuk melakukan Pembentukan Ranting dan Anak Ranting Partai," ungkap Beni sekaligus mengarahkan.

Lebih lanjut Beni berharap, kepada seluruh Pengurus untuk bersiap siap merapikan seluruh jajaran baik PAC, Ranting dan Anak Ranting Partai akan kita jaring Calon-calon Ketuanya yang sesuai tingkatan untuk Masa Bakti 2019-2020.

"Untuk Calon-calon Ketua Anak Ranting dan Ranting Partai juga terbuka untuk Umum dan Kaum Muda Lainnya dengan syarat dan ketentuan sesuai PP No 09 tahun 2019," tukasnya

Turut hadir dalam Rapat PAC di Perluas tersebut, Anggota DPRD Sumsel Dapil Musi Banyuasin Susi Imelda Beni, Sekretaris DPC PDI-Perjuangan Yakup Supriyanto, Wakabid Komunikasi Politik Hermanto SH MH, Wakabid Organisasi Sarjono, Seluruh Pengurus PAC Kecamatan Lawang Wetan, Badan dan Sayap Partai. 

Laporan : Hasim
Redaksi.www.dutasumsel.com

Simpan Sabu Rio Handika ditangkap Reserse Narkoba Polres Lahat

LAHAT.DS, -- Kian hari kepiawaian jajaran Reserse Narkotika Polres Lahat dalam memberantas peredaran narkotika dibumi seganti setungguan bukan pepesan kosong,terbukti dan tak henti pegedar maupun penguna narkotika satu persatu dapat diungkap dan ditangkap.

Seperti hari ini Minggu tanggal 16/2 pukul  00.05 Wib dilokasi Jalan haji aswari kel. Kota negara kab. Lahat
RIO HANDIKA Bin SAMSURI 23 tahun
Pekerjaan Buruh yang beralamat Kota Negara rt. 03 rw.03 kel.kota negara kecamatan Lahat  kabupaten Lahat berhasil diamankan jajaran reserse Narkotika Polres Lahat dengan Barang Bukti 1 (satu)  paket kecil serbuk kristal putih terbungkus plastik klip transparan diduga Narkotika jenis sabu dengan berat kotor 0.22 gram 1 (satu) lembar kertas timah rokok
       
infomasi didapat berkat adanya laporan dari masyarakat bahwa adanya orang yang akan menggunakan narkotika,setelah dilakukan lidik dan sasaran tempat dan orang diketahui. Selanjutnya pada hari minggu tanggal 16 februari 2020 sekira jam 00.05 Wib diamankan terduga pelaku an RIO HANDIKA tertangkap tangan di Jalan Haji Aswari kel. Kota negara kec. Lahat  kab. Lahat  . kemudian saat dilakukan pemeriksaan  terhadap terduga pelaku di temukan gumpalan kertas timah rokok yang di dalamnya berisi 1 (satu)  paket kecil serbuk kristal putih terbungkus plastik transparan dan diakui oleh pelaku narkotika itu miliknya.

Selanjutnya terduga pelaku berikut barang bukti  dibawa ke Polres Lahat untuk diperiksa lebih lanjut.

Laporan:Idham/Novita
Redaksi.www.dutasumsel.com

PNS Pegedar Sabu di Tangkap Tim Walet Polres Lahat

LAHAT.DS, --  Nama Baik Pemda Lahat Tercoreng oleh seorang Pns salah satu pegedar Nakotika yang selama ini beroprasi diwilayah hukum Polres Lahat .

Berkat kepiawaian jajaran reserse narkotika Darwansyah 46 thn bin Masrid  Pegawai Aparatur Negara  yang diduga kuat Pegedar narkotika akhirnya tertangkap pada Hari Kamis tanggal 13 pukul 19.30 Wib di Desa Tanjung Raya Kecamatan Tanjung Tebat Kabupaten Lahat.

Dari tangan Tersangaka didapatkan  Barang Bukti 2 (dua) paket serbuk kristal diduga narkotika jenis Shabu.
 1 (satu) buah kotak rokok merk Sampoerna 1 (satu) pucuk senjata senapan angin dengan Berat Bruto Shabu 1.86 gram                                                                                                                   
Kapolres Lahat AKBP irwansyah Sik MH CLA melalui Bobby Eltarik SH MH Kasad Narkoba megatakan informasi didapat berkat adanya kerjasama Polri dan masyarakat yang telah terbina dengan baik.

dimana kali ini laporan dari masyarakat bahwa akan ada transaksi narkotika jenis Shabu di wilayah hukum.polres Lahat lalu dilakukan lidik dan setelah sasaran rumah dan orang terpantau,  pada hari Kamis tanggal 13 Februari 2020 sekira jam 19.30 Wib diamankan  DARWANSYAH Bin MARSID dirumah miliknya yang berada di Desa Tanjung Raya Kecamatan Tanjung Tebat Kabupaten Lahat

Saat hendak diamankan pelaku DARWANSYAH membuangkan 1 (satu) buah kotak rokok ke halaman samping rumahnya kemudian saat pelaku sdh diamankan lalu petugas melakukan pemeriksaan terhadap 1 (satu) buah kotak rokok merk Sampoerna yang dibuangkan oleh pelaku DARWANSYAH tersebut didapatkan barang bukti berupa 1 (satu) paket kecil serbuk kristal putih yang terbungkus plastik klip transparan diduga narkotika jenis Shabu kemudian petugas juga mendapatkan barang bukti lain berupa 1 (satu) paket kecil serbuk kristal putih yang terbungkus plastik klip transparan diduga narkotika jenis Shabu didalam gagang senjata senapan angin tepatnya didalam lemari pakaian milik pelaku dan diakui oleh pelaku bahwa barang bukti tersebut adalah miliknya.

 Selanjutnya Tersangka Pns Pegedar Narkotika dan Barang Bukti  dibawah ke Sat Narkoba Polres Lahat guna dilakukan pendalaman dan proses hukum yang berlaku.

Laporan:Idham /Novita
Redaksi.www.dutasumsel.com