NEWS

Slider

Hari Ini, 7000 Butir Telur Ayam Bakal Dibagikan DPC IWAPI Muba di Kecamatan Lais

MUBA ,DS. -- Dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) DPC IWAPI Muba distribusikan bantuan 7.000 butir telur ayam. Bantuan tersebut merupakan CSR dari PT Chaeron Pokphand.

Bantuan tersebut akan dibagikan di Kecamatan, Lais, Kabupaten Muba, Kamis (13/2/2020) di Gedung Serbaguna, Kecamatan Lais. Untuk memastikan kegiatan IWAPI Muba lakukan rapat konsolidasi dengan Ketua PKK Kecamatan Lais dan Seluruh Perangkat Kesehatan Kecamatan LAIS, Kamis(13 /2 /2020).

“Bantuan itu untuk balita yang terkena dampak Stunting atau yang beresiko dampak Stunting,” kata ketua DPC IWAPI Muba, Hj T Sustiwi SH didampingi Sekretaris Eka Rahma SE, Kamis (13/2/2020).

Ditambahkan Sustiwi, IWAPI sudah berusia 45 tahun tepatnya 10 Februari lalu. “45 tahun IWAPI terus meningkatkan peran dan kualitas perempuan pengusaha menuju Indonesia maju,” tambah dia.

Menurutnya perjalanan selama 45 tahun ini harus menjadi pemicu untuk meningkatkan semangat serta strategi IWAPI dalam hadapi era revolusi insustri 4.0. “Di era yang semua serba cepat, digitalisasi dan global efeknya. Kita dituntut untuk dapat mengaktualisasikan diri mellaui berbagai proses untuk menggapai dan siap menghadapi era selanjutnya,” pungkas dia.

Laporan: Hasim
Redaksi.www.dutasumsel.com

Kembali, Kejari Serahkan Randis Tarikan Dari Mantan Pejabat dan Dewan

MUBA,DS. -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Musi Banyuasin kembali menyerahkan Kendaraan Dinas (Randis) yang merupakan hasil tarikan dari beberapa mantan pejabat maupun anggota DPRD Muba. Dimana, Kejari Muba telah menerima Surat Kuasa Khusus (SKK) sebanyak 32 Randis. 

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Muba, Mirwan Susanto SE MM mengatakan, penyerahan ini merupakan lanjutan dari SKK sebanyak 32 Randis pada tahun 2019 lalu. "Sudah ada 19 Randis telah diserahkan pada tahap pertama, nah ini yang kedua 9 Randis sisanya masih ada 4 lagi, " kata Mirwan. 


Sementara itu, Kajari Muba Suyanto SH MH didampingi Kasi Datun Ellyas Mozart Situmorang SH menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan lanjutan dari Kajari sebelumnya yang mana Jaksa Pengacara Negara telah menerima 32 SKK. "Data diperoleh telah dilaksanakan atau ditarik ada sekitar 28 unit termasuk pada hari ini ada 9 unit Randis. Sisanya ada 4 uni lagi, " kata Suyanto.

Dari 4 unit itu, lanjut dia, 1 mobil mengalami rusak berat, 1 dibengkel sebelumnya di kuasai mantan anggota dewan. Lalu 1 lagi itu di Jakarta dan fisiknya ada tinggal dibawa yang terakhir itu harus pendekatan dan negoisasi secara persuasif. 

"Sebab, kita tidak mau keranah pidana, kalau bisa secara baik-baik. Jangan menimbulkan konflik, insyaallah 1 unit ini bisa ditarik dari pemilik yang menguasai nya, " jelasnya. 

Ditempat yang sama, Sekda Muba Drs Apriyadi M. Si menambahkan, Pemkab sangat berterima kasih sekali atas kinerja dari pihak Kejaksaan, bagaimana tidak beberapa contoh nyata dilakukan JPN meningkatan PAD disektor pajak . 


"Sangat berterima kasih, kerjasama ini membuahkan hasil positif karena kita sudah 3 kali melayangkan surat yang ditanda tangani langsung Bupati, tapi take digubris. Ini sekarang sudah selesai aset Randis yang dikuasai oleh mantan pejabat yang tidak lagi menjabat," tandas dia.

Laporan: Hasim/ril
Redaksi.www.dutasumsel.com

Pemkab Muba Siap Dukung Penetapan Perda RTRW dan RDTR Online Single Submission

MUBA, DS. -- Pentingnya percepatan penetapan peraturan daerah (perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR ) Online Single Submission (OSS), berguna bagi kemajuan pembangunan daerah untuk menarik investor berinventasi ke daerah.

“Percepatan penetapan perda RTRW dan RDTR OSS itu sangat penting dan fundamental. Ini ibaratnya tapak pembangunan bagi daerah, mau dibawa ke mana dan seperti apa pengembangan daerah bergantung pada bagaimana rencana tata ruang wilayahnya. Pemkab Musi Banyuasin (Muba) siap mendorong percepatan perda tersebut”, ujar Wakil Bupati Muba Beni Hernedi saat menghadiri Rakor Percepatan Penetapan Perda RTRW dan RDTR OSS, di hotel Aryaduta, Jakarta, Rabu (12/2/2020).

Rakor percepatan penetapan perda RTRW dan RDTR OSS dibuka langsung Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo mewakili Mendagri Tito Karnavian. Dalam kata sambutannya yang dibacakan Sekjen Hadi Prabowo ada 3 langkah strategis yang harus dilakukan pemerintah daerah berdasarkan arahan pemerintah pusat.

“Pertama pemda segera mengagendakan propemda rancangan perda RDTR, kedua Bupati/Walikota bersama Ketua DPRD agar memproses hasil bantuan teknis sebagai landasan dalam penetapan perda RDTR OSS, dan ketiga kepada para Gubernur diharapkan dapat melakukan fungsi pembinaan dan pengawasan”, paparnya.

Sementara Sekjen Kementerian Agraria dan Tata Ruang /Kepala Badan Pertanahan, Himawan Arif yang hadir sebagai keynote speech pada Rakor Percepatan Penetapan RTRW dan RDTR OSS menyampaikan percepatan pembangunan infrastruktur harus didukung karena RTRW adalah panglima pembangunan. 34 provinsi di Indonesia sudah memiliki perda RTRW.

“Namun demikian dari 91 kota ada 2 kota yang belum memiliki perda, kemudian dari 329 kabupaten ada 16 kabupaten yang belum memiliki perda, sehingga total ada 18 kabupaten/kota yang belum mempunyai perda RTRW”, tandasnya.

Himawan Arif melanjutkan perda RTRW bukan untuk menghambat pembangunan, tetapi untuk memudahkan terlebih tak lama lagi akan ada omnibus law, oleh karenanya RTRW adalah proses terbuka dan partisipatif.

Laporan :Hasim/ril
Redaksi.www.dutasumsel.com

Berdalih Biaya Prona, Kades Sumber Agung Di Duga Tipu Warganya

MUBA,DS.-Prona adalah singkatan dari Proyek Operasi Nasional Agraria. Prona diatur dalam Kepmendagri No 189 Tahun 1981 tentang Proyek Operasi Nasional Agraria. Tujuan utama dari PRONA adalah memproses pensertipikatan tanah secara masal sebagai perwujudan dari pada program Catur Tertib di bidang Pertanahan yang pelaksanaannya dilakukan secara terpadu dan ditujukan bagi segenap lapisan masyarakat terutama bagi golongan ekonomi lemah, serta menyelesaikan secara tuntas terhadap sengketa-sengketa tanah yang bersifat strategis. Prona dibentuk dalam lingkungan Direktorat Jenderal Agraria Departemen Dalam Negeri.

Kemudian, mengenai biaya yang dikenakan untuk sertifikat tanah Prona, hal itu diatur dalam Keputusan Meneg Agraria atau Kepala Badan pertanahan Nasional No 4 Tahun 1995 tentang Perubahan Besarnya Pungutan Biaya Dalam Rangka Pemberian Sertifikat Hak Tanah yang Berasal Dari Pemberian Hak Atas Tanah Negara, Penegasan Hak Tanah Adat dan Konversi Bekas Hak Tanah Adat, yang Menjadi Obyek Proyek Operasi Nasional Agraria (Kepmeneg Agraria 4/1995).

Disalah satu desa tepatnya desa Sumber Agung Kecamatan Keluang Kabupaten Musi Banyuasin, Prona pun dijalankan oleh oknum Kepala Desa setempat, dalam hal ini oknum Kepala Desa yang berinisial “EM” diduga memungut biaya kepada 10 orang warganya yang kebetulan menyerahkan langsung administrasi maupun urusan lain terkait Prona.

Biaya Pungutan yang dilakukan oleh oknum Kepala Desa dalam hal ini melalui Kepala Dusun 5 sebesar Rp.1250.000,- (Satu Juta Dua Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah ) yang terjadi pada Tahun 2016-2017 lalu. Namun sayangnya, hingga masa jabatan oknum Kepala Desa Sumber Agung  tersebut berakhir hingga kini belum mampu menunjukan Prona yang telah dipercayai oleh warga kepadanya.

Salah satu warga Desa Sumber Agung Kecamatan Keluang Kabupaten Musi Banyuasin yang tak ingin disebutkan namanya mengatakan, pungutan yang dilakukan oleh oknum Kades tersebut terjadi pada 2016-2017, dimana kami 10 orang warga desa Sumber Agung mempercayai Kepala Desa untuk menuntaskan pembuatan Prona.

“Namun diantara ke 10 orang ini, hanya 1 Prona yang bisa dituntaskan hingga masa jabatannya habis, dan saat ini oknum Kepala Desa tersebut kembali maju mencalonkan diri sebagai Kepala Desa Sumber Agung dalam Pemilihan Kades Serentak 2020,” dikatakannya dihadapan media, Selasa (11/02/2020).

Lebih lanjut warga desa Sumber Agung ini menambahkan, selain itu Kepala Desa juga kami duga menyalahi wewenangnya sebagai Kepala Desa dengan melakukan ingklap atau mengklaim tanah warga yang sudah bersertifikat.

“Selain itu juga Kepala Desa Sumber Agung ini, diduga menyalahi wewenang dengan mengeluarkan Surat Keterangan Iengkap atau Klaim. Terhadap lahan warga desa tersebut yang sudah bersertifikat,” tandasnya.

Sementara itu Kepala Desa Sumber Agung ketika di hubungi melalui No Handphone nya tidak terhubung karena sedang berada di luar jangkauan.

Laporan : Hasim
Redaksi.www.dutasumsel.com

Tak Layak Pakai, Mobil Angkutan Pelajar Alami Kecelakaan

LAHAT.DS, - Naas dialami para pelajar SMPN 1 Kikim Timur Saat hendak pergi kesekolah. Mobil dam truk Sekolah Ksusus yang memang di siapkan oleh PT. Prima Cipta Mandiri adalah untuk antar jemput para anak sekolah yang orang tuanya Khusus bekerja di PT Tersebut.
Menurut keterangan dari Paman Korban yang keponakannya turut dalam kecelakaan Mobil dum Truk Tersebut bahwa memang Mobil yang di sopiri oleh Sinar Warga Patikal Lama sudah tidak layak lagi untuk di operasikan, sehingga pada saat hendak menanjak di tanjakan tebing maut antara desa Bungamas dengan SP 1 Palembaja Dam truk pengangkut anak sekolah tersebut tidak dapat menanjak dan mengakibatkan mobil mundur dan mengalami kecelakaan.

" Dum Truk tersebut memang sudah buruk dan tidak layak pakai, sehingga pada saat menanjak di tebing maut truk tidak dapat menanjak sehingga terpundur dan terguling " Ujar BL paman dari ED memberikan keterangan.

Sementara itu Elitati ( 42 ) salah satu korban kecelakaan saat di wawancarai media ini pada Rabu ( 12/2/20 ) menceritakan Kronologi Kejadian, Menurutnya penumpang yang berada di dalam Mobil pengangkut para pelajar tersebut berjumlah sekitar 40 orang termasuk sopir yang notaben para penumpang adalah para anak - anak sekolah.

" Mobil tu memang khusus ngakut budak sekolah, nah mobil tu jenis dum truk tapi sudah di modif seperti mobil Angkutan Desa, nah pas menanjak di tebing maut, mobil tepundur dan teguling 2 kali sehingga para penumpang berteriak ketakutan " Ujarnya

Pantauan awak media, para korban kecelakaan sudah di bawa kerumah sakit Umum Daerah Lahat untuk diberikan pertolongan di UGD. tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kecelakaan ini, Namun banyak para korban harus mengalamai patah tulang, terkilir, patah tangan dan kepala memar - memar.

Sementara itu Kasat Lantas Polres Lahat saat di wawancarai membenarkan adanya kecelakaan tersebut.

Laporan : HNI
Redaksi.www.dutasumsel.com

WAHYUDI MARUWAN WAKIL KETUA 1 PIMPIN RAPAT PARIPURNA .

INDRALAYA.DS,-- DPRD Ogan Ilir gelar  Rapat Paripurna ke tiga,Tahun sidang 2020 tentang pembahasan Rancangan Peraturan Derah yang diusulkan oleh Badan Pembentukan Peraturan Daerah  (Bapemperda),DPRD Kabupaten Ogan Ilir.
Rapat Paripurna  dipimpin oleh Wakil Ketua I Wahyudi Maruwan, dihadiri Bupati Ogan Ilir yang diwakili Kabag Hukum Setda Ogan Ilir, unsur Forkopimda serta anggota DPRD,  bertempat digedung Paripurna DPRD. komplek perkantoran terpadu Tanjung Senai Indralaya Selasa, 12/2/2020.
Rancangan Peraturan Daerah yang diusulkan oleh Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Kabupaten Ogan Ilir, dibacakan oleh Rahmadi Jakfar sebagai ketua Bapemperda DPRD Ogan Ilir.

31 Raperda disetujui DPRD Ogan Ilir Melalui paripurna yang dibacakan oleh Sekretaris DPRD Ogan Ilir Mukhsina Meliputi,  20 Raperda usulan pemerintah Kabupaten Ogan Ilir  dan 11 Raperda dari Insiatif  DPRD Ogan Ilir.

Laporan : Rosita
Redaksi.www.dutasumsel.com

DP3A kabupaten Ogan Kemering Ulu Timur ( OKUT ) Kunjungi DP3A Kabupaten Muba

MUBA.DS,-- Kepala dinas DP3A  OKUT  Hanafi ,SE,MM dan rombongan kunjungi  Kadis DP3A kabupaten Muba H. Dewi Kartika, SE,MSi diruangan kerja  (11/02/20) 

Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak ( DP3A ) kabupaten Muba dengan Pridikat mendapatkan penghargaan Kabupaten Layak Anak  tiga tahun berturut-turur yaitu tahun 2017,2018 dan 2019 dan mendapatkan Penghargaan  Anugrah Parahiteakapraya tahun 2018, Tetang Kesetaraan Gender menjadi tujuan dinas DP3A kabupaten Oku Timur (Okut ) untuk melakukan stady banding  untuk menimbah pengetahuan dan pengalaman di bidang Pemerdayaan  Perlindungan Perempuan dan Anak .

Sementara itu Plt kepala dinas DP3A kabupaten Oku Timur Hanafi , SE, MM saat di wawancarai oleh awak media mengatakan, kedatangan kami kesini dalam rangka kordinasi , konsultasi dengan DP3A kabupaten Muba .

Kami ingin banyak belajar di sini karna secara prestasi Muba memang sudah menunjukan prestasi sudah mencapai Gred yang bagus, sedangkan kita OKUT baru maju kesana.
sudah itu kita ingin seperti Muba ini," sebutnya.

Sudah itu untuk kegiatan afdeling ingin seperti Muba ini, punya penghargaan- penghargaan yang memang seharusnya sudah kita dapatkan , untuk sementara Oku Timur baru berupaya untuk  mau mendapatkan nya.

kedatangan kami disini kita mendapatkan keramahan , kita di sambut dengan baik. kita mendapatkan wacana , kita mendapatkan ilmu pengetahuan dan yang pasti kita mendapatkan ling yang bagus untuk Provinsi, Kementrian dan lain sebagainya."ini hal yang sangat paling berharga kami dapatkan".

yang paling penting lagi adalah Tip-tip dari Mubaini dalam mencapai yang kami harapkan, "Muba sangat The Best," cetusnya.

Kepala dinas DP3A  kabupaten Muba  mengatakan , sebagai kabupaten pelopor layak anak maupun kesetaraan gender di sumsel menjadi kewajiban kita sesuai arahan dari kementrian kita harus membagi sesama kawan kawan dikota lainnya kemaren sudah 4 kabupaten kota yang sudah kita bimbing muratara , lubuk linggau, pali dan musi rawas sudah masuk kla tingkat pratama sama sudah melakukan kunjungan kerja.

Pemenuhan karakter sama dari kementrian itu sama cuma kiat kiat bagaimana  kita bisa menjadi sekretariat dari upaya pemenuhan perlindungan khusus anak karna yang namanya perlindungan anak itu upaya pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus jadi sebenarnya kabupaten layak anak (KLA) ini merupakan sistem artinya bukan hanya kami dibidang perlakuan anak pelaksananya adalah semua perangkat daerah yang terkait,kalau civil dan kebebasan tentunya yang terkait adalah capil dan lain lain,"jelas Dewi Kartika.

Laporan : Hasim
Redaksi.www.dutasumsel.com

Cik Ujang Bupati Lahat Raih, Penghargaan Menpan RB Predikat B

LAHAT.DS,  - Hasil kerja keras Pemkab Lahat dibawah kepemimpinan Cik Ujang,SH dan H Haryanto,Mba dalam melakukan reformasi birokrasi penyelenggaraan pemerintahan diBumi Seganti Setungguan mendapat penilaian 66,55 (B) dari pemerintah RI. Pencapain tersebut menjadikan bupati Lahat sebagai salah satu kepala daerah yang mendapat penghargaan langsung dari kementrian RB (Kemenpan RB) Tjahyo Kumolo di hotel Radissongolf &Convension centre Batam.

Kepala Diskominfo kabupaten Lahat Rudi Darma,MM melalui Kasub pelayanan publikasi informasi Agus,SE mengatakan, penghargaan yang diraih akan menjadi tolak ukur kedepan bagi Pemkab Lahat intuk terus berbenah dan melakukan reformasi birokrasi yang lebih baik lagi kedepan. Karenanya, pelayanan prima yang diberikan kepada masyarakat akan menjadi salah satu hal utama dalam roda pemerintahan CAHAYA (Cik Ujang-Haryanto).

Untuk penghargaan diberikan langsung oleh Menpan RB Tjahyo Kumolo dibatam kemarin malam. Mudah-mudahan prestasi yang diraih akan berdanpak bagi daerah agar lebih maju," ujarnya.

Dijelaskannya, untuk saat ini tidak hanya perbaikan sistem birokrasi yang menjadi program Pemkab Lahat, melainkan pelayanan kepada masyarakat juga semakin ditingkat kan salah satunya yakni program berobat gratis dimana warga Lahat yang tidak mampu bisa berobat secara gratis hanya dengan menggunakan KK atau E-KTP.

Jadi meski tidak memiliki kartu BPJS kesehatan, masyarakat tidak perlu kwatir untuk berobat keRSUD Lahat karena semuanya sudah ditanggung Pemkab melalui program yang ada," imbuhnya.

Selain itu, pelayanan cepat tanggap teehadap keluhan masyarakat khususnya bagi daerah yang terkena musibah seperti banjir dan longsor juga dilakukan Pemkab Lahat, sehingga para korban dapat terbantu kan dengan cepat melalui petugas dilapangan, bahkan ketersediaan tempat tinggal dan pangan para korban bencana juga siap selama 1x24 jam.

Pemkab Lahat akan terbuka bagi masyarakat yang ingin menyampaikan keluhan, sehingga apa yang menjadi permasalahan kedepan dapat segera ditangani sedini mungkin," jelasnya.

        Sementara itu, Hamdani (50) salah satu tokoh masyarakat kabupaten Lahat mengungkapkan, sangat apresiasi dan bangga atas kinerja yang diberikan bupati Lahat Cik Ujang,SH dan Wabup H Haryanto,Mba dalam melayani masyarakat. Kedepan, mewakili warga lainnya sangat optimis jika pembangunan yang saat inj gencar dilakukan bisa memberikan efek positif bagi daerah khususnya masyarakat yang ada diBumi Seganti setungguan.

Daerah maju rakyat sejahtera,semoga kedepan Lahat semakin ber CAHAYA dibawa kepemimpinan Cik Ujang dan wabup H Haryanto," pungkasnya.

Laporan: HNI
Redaksi.www.dutasumsel.com

Cegah Novel Coronavirus, Kodim 0402/OKI gelar Sosialisasi

KAYUAGUNG.DS,-- Untuk mengantisipasi penyebab dan terpaparnya Novel Coronavirus yang akhir akhir ini menjadi penyebab kematian yang mengkhawatirkan khalayak ramai seluruh belahan bumi ini, Denkes 02.04.04 Palembang menyelenggarakan sosialisasi mengenai virus corona atau yang dikenal dengan 2019 N COV di Makodim 0402/OKI
Dandenkes Palembang Letkol Ckm DR dr Machnizar SP.Kj melalui Kapten Ckm dr Wulan menyampaikan panjang lebar mengenai virus Corona, baik berupa cara penularannya ataupun perkembangannya.
Sosialisasi ini di hadiri Dandim 0402/OKI Letkol Czi Zamroni S.Sos, Kasdim 0402/OKI, Pabung 0402/OKI, Para Danramil, Danunit Intel, Perwira Staf, prajurit dan Pns beserta Persit jajaran kodim 0402/OKI, bertempat di Kantin Kartika Makodim 0402/OKI Jln. Letnan Darna Jambi Kayuagung Sumsel ( Senin 11/2/2020).

Gejala yang disebabkan oleh virus ini menyebabkan penderita mengalami demam tinggi, batuk dan gangguan pernafasan. Virus corona ini sudah ada sejak lama, bahkan yg sudah dikenal menyebabkan penyakit selama ini yaitu SARS dan MERS. Namun virus corona mengalami mutasi dan menjadi jenis virus baru yg saat ini dikenal  sebagai 2019-ncov, satu keluarga dengan virus corona lain yg juga menyerang saluran pernafasan. Virus corona ini banyak terdapat dari hewan liar jenis ular dan kelelawar, yang mana dagingnya dikonsumsi manusia yang tidak dikelola dengan secara benar/matang.

“Penularan virus corona juga bisa melalui udara dan sentuhan langsung dengan penderita yang sudah terjangkit virus corona. Cara menghindarinya yakni dengan mencuci tangan terutama saat makan, menjaga kebersihan, berolahraga, menggunakan masker, dan banyak mengkonsumsi buah serta sayuran.”

Virus ini menyebar seperti virus influenza pada umumnya, corona virus menyebar melalui batuk dan bersin mereka yang terinfeksi, penyebaran juga bisa terjadi lewat sentuhan tangan, atau bagian lain yang umum disentuh oleh penderita, Virus corona mempunyai gejala mirip dengan flu biasa Gejala lainnya pilek, batuk, sakit tenggorokan, sakit kepala dan demam.

Bagi orang yang sistem kekebalan tubuhnya sedang lemah, misalnya orang tua dan anak-anak, virus ini bisa menyebabkan penyakit saluran pernapasan yang lebih serius. Mulai dari pneumonia sampai bronchitis.

Kiat pencegahan penyakit kronis diantaranya, Menerapkan pola hidup yang sehat dengan memakan makanan yang sehat, berolahraga secara rutin agar daya tahan/imunitas tubuh kita tetap prima, ujar dr Wulan.
Sumber Kodim 0402 OKI/OI

Semangat Try Out Akbar Sekda Muba Apriyadi Ungkap Pentingnya Pendidikan

MUBA,DS.-- Ratusan siswa- siswi di wilayah kabupaten Musi Banyuasin, antusias mengikuti pembukaan try out akbar ujian nasional berbasis komputer bimbel BTA 70 Jakarta Cabang Sekayu Tingkat SMP / MTS Se-Kabupaten Musi Banyuasin Tahun Ajaran 2019-2020.

Acara dibuka langsung oleh Bupati Musi Banyuasin Dr. H. Dodi Reza Alex diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs. H. Apriyadi. Turut hadir Asisten III H. Ibnu Sa'ad, Kepala Diknas Muba Musni Wijaya,  Ketua pengurus Bimbel belajar Sekayu, dan perwakilan OPD Muba, Selasa (11/02/2020) di Opproom Pemkab Muba.

Dalam sambutannya, Sekda Muba Drs Apriyadi mengatakan pendidikan merupakan modal utama dalam mewujudkan cita- cita. selain bisa memperluas wawasan, hingga melanjutkan pendidikan ke jenjang perkuliahan juga memberikan peluang kerja lebih besar. 

Untuk itu, lanjutnya, pendidikan sangat penting bagi para siswa- siswi meraih pendidikan setinggi mungkin, setidaknya hingga ke bangku kuliah.

Dirinya berpesan, agar para siswa-siswi fokus dan serius untuk mengikuti try out akbar ujian nasional berbasis komputer bimbel BTA 70 tersebut, hingga apa yang didapatkan hari ini dapat membantu anak-anakku sekalian dalam menjalankan UAS.

"Saya mengapresiasi kegiatan try out akbar ini. Dan saya berharap agar kegiatan ini dapat memberikan pemahaman kepada siswa- siswi dalam menentukan sekolah tinggi menengah Atas yang menjadi pilihannya nanti. 

Pemahaman tersebut akan membantu para siswa-siswi dalam menentukan peluang berdasarkan daya tampung dan passing grade Sekolah menengah Atas yang diminati,"ungkapnya, Selasa (11/2/2020).

Try out akbar yang dilaksanakan di Opproom Pemkab Muba ini, diikuti oleh 757 orang siswa yang terdiri dari SMP Negeri 6 Sekayu sebanyak 121 siswa, SMP Negeri 1 Sekayu 263 siswa, SMP Negeri 2 Sekayu 199 siswa, SMP Negeri 5 Sekayu 94 siswa, dan MTs Negeri 1 Sekayu sebanyak 80 orang siswa.*ril*