NEWS

Slider

Gara- Gara Postingan Di Medsos Seorang Ibu Harus Minta Maaf Di Medsos

LAHAT.DS, -- Berhati- hatilah bila berbicara dimedia Sosial nanti anda kena delik undang- undang ITE, seperti dilakukan salah seorang ibu rumah tangga bernama YN 32 tahun alamat Desa Talang Telang Merapi. Harus berusan dengan pihak berwajib.
Beruntung  Yohn Tito SH.MM  selaku Kadis Dukcapil tidak melanjutkan ke ranah Hukum  kepada Awak Media 29/1 " ibu ini telah mencemarkan nama baik Dukcapil bahwa telah menulis status di Fesbok di Group Cik Ujang Bersatu tanggal 28 Januari 2020 bahwa Dinas Dukcapil telah memungut biaya percetakan E- KTP sebesar RP 50.000 kepada Oknum Pegawai Dukcapil, padahal itu gratis dan tidak benar " ujar Yhon tito.

Lanjut Yhon tito " ibu ini telah mencemarkan nama baik Dinas Dukcapil padahal kami sudah melayani dengan benar, hendaknya masyarakat jangan asal Posting di Medsos" pungkas Kadis Dukcapil

Laporan: Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

Ketua DPRD Dan Anggota Kabupaten Ogan Ilir Berikan Asresiasi Transformasi Pertanian

INDRALAYA.DS, -- Program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Ilir (OI) untuk melakukan transformasi dibidang pertanian di tahun 2020 mendapat apresiasi dari anggota dewan di Bumi Caram Seguguk ini. Karena salah satu tujuan dari program unggulan Pemkab ini untuk meningkatkan kesejahteraan kalangan petani.

Hal ini disampaikan Ketua DPRD OI Suharto, SH., saat dibincangi awak media, terkait rencana Bupati OI HM Ilyas Panji Alam untuk melaksanakan transformasi pertanian mulai tahum 2020 ini, Rabu (29/1/2020).

“Kalau program itu untuk meningkatkan hasil pertanian bagi kalangan petani, tentu saja anggota DPRD OI selaku wakil rakyat sangat mengapresiasi program tersebut,” kata politisi Partai Golkar OI ini.

Menurut Suharto, transformasi pertanian itu suatu proses perubahan dari pertanian tradisional menjadi pertanian modern. Artinya program yang direncanakan Pemkab OI merupakan suatu perubahan ke arah yang lebih baik.

“Kita harapkan program ini nantinya bisa memperbaiki perekonomian rakyat. Intinya apa pun program pemerintah asal untuk kepentingan rakyat banyak pasti kita dukung,” jelas anggota legislatif tiga periode ini.

Alasan lain Ketua DPRD OI ini mendukung transformasi pertanian, juga ada upaya pemerintah untuk memanfaatkan lahan tidur rakyat yang ada di pedesaan.

“Memang kita akui, rakyat kita di OI ini banyak memiliki lahan, tapi tidak mampu memanfaatkan menjadi lahan pertanian akibat tidak punya modal. Nah, sekarang pemerintah siap membantu segalanya, mulai bibit padi, pupuk serta pengolaan lahan dengan sistem modern,”jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian OI H. Hasnandar Setiawan menyampaikan dana yang dibutuhkan untuk pengelolaan transformasi pertanian ini sebanyak Rp1,5 Miliar. Sedangkan untuk pembuatan master plan di 16 kecamatan, pihaknya bekerja sama dengan Unsri dan UGM.

“Dari dana ini kita akan membeli pupuk, padi dan penyewaan ekskavator untuk 25 Hektar lahan, pembuatan Irigasi atau saluran air. Insha Allah pada 4 Februari 2020, program ini akan di launching dengan mengundang tiga Menteri RI,” paparnya dihadapan Sekda OI beberapa waktu lalu. 

Laporan : Snd
Redaksi.www.dutasumsel.com

Miris Balai Desa Mekar Jaya Seperti Kandang Kambing

LAHAT.DS,--- Desa Mekar Jaya merupakan salah satu Desa terisolir di Kabupaten Lahat tepatnya di Kecamatan Kikim Barat Kabupaten Lahat, penelusuran Awak Media di lokasi menemukan berbagai fakta mengejutkan.
Desa yang dahulunya Eks Transmigrasi binaan Dinas TransmigrasiKependudukan Pemkab Lahat terlihat masih sangat terbelakan. Jaringan listrik tidak ada, akses jalan begitu tragis ditambah WC penduduk memprihatinkan jauh dari kata sehat.

Menurut KS 37 tahun salah seorang warga Desa membeberkan hal ini kepada Awak Media 29/1 " Sudah tiga tahun
Bambang Kades Desa Mekar Jaya sudah tiga tahun menjabat  namun 93 kk versi kaxes namun berbanding terbalik kenyataan dilapangan menurut  Ks 27 tahun jumlah wargq sebenarnya dahulunya berjumlah 300 Kk sekarang hanya tinghal 64 Kk,  karena tidak tahan dengan keadaan didesa ini sudah 3 tahun menjabat Kades tidak ada niat untuk menyelesaikan permasalahan lahan ini.
Hingga berlarut- larut, lihat saja bangunan didesa  kami ini tidak ada pembangunan,  padahal dana Desa dikucurkan setiap tahun besar. Balai Desa seperti kandang kambing dengan plapon sudah bolong apalagi Wc nya seperti kubangan tikus, apalagi mau menyelesaikan masalah ini, padahal hari ini kita kedatangan Sekda H. Januarsyah, semoga pak sekda terbuka matanya dengan kondisi kami ini " ujar Ks (Novita/ Idham)

PROSES HUKUM KETUA NCW LAHAT TERUS BERGULIR

LAHAT.DS, - Berdasarkan surat Kepolisian Resort Lahat tentang penetapan tersangka dengan nomor: S. Tap/03/1/2020/Reskrim. Dodo Arman telah ditetapkan sebagai tersangka sehubungan dugaan tindak pidana yang termasuk dalam Pasal 335 KUHPidana.

Dengan demikian, sejak keluarnya surat tersebut yang bertanggal 23 Januari 2019, yang bersangkutan (Dodo Arman) dapat dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan sebagai tersangka.

Saat dikonfirmasi ke Kejaksaan Negeri Lahat melalui Kasi Intel Kejaksaan Negeri Bani Ginting mengatakan bahwa untuk hal tersebut memang benar sudah masuk SPDB dari kepolisian ke Kejaksaan Negeri Lahat.

"Iya SPDP atau Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyelidikan sudah masuk ke Kejaksaan Negeri. Untuk proses lanjutannya itu ranah kepolisian. Surat tersebut hanya sebatas pemberitahuan," ujar Bani Ginting. Rabu (29/01).

Sementara itu Kapolres Lahat AKBP Irwansyah melalui Kasatreskrim AKP Herry Yusman, SH mengatakan bahwa proses penyidikan sudah berjalan.

"Dalam waktu dekat kita akan panggil yang bersangkutan, sesuai prosesur," ujarnya singkat.

Laporan: HNI
Redaksi.www.dutasumsel.com

Tiga Kecamatan di Muba Bakal Miliki SPBU BBM Satu Harga

MUBA.DS, -- Pembangunan SPBU bahan bakar minyak (BBM) satu harga yang saat ini mulai digarap di seluruh Indonesia langsung disikapi oleh Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Bahkan, dalam waktu dekat Kabupaten Muba telah mendapatkan jatah tiga SPBU BBM satu harga dari BPH Migas untuk pembangunan di Kecamatan yakni di Kecamatan Plakat Tinggi, Keluang, dan Babat Toman.

Tidak berhenti sampai disitu saja, Bupati Muba Dodi Reza juga berencana bakal melobi BPH Migas untuk pengusulan pembangunan SPBU BBM satu harga di setiap Kecamatan yang ada di wilayah Muba.

"Dengan adanya keberadaan SPBU BBM satu harga di tiap Kecamatan di Muba dapat lebih memudahkan kebutuhan warga, dan saat ini sedang saya usulkan kebutuhan tersebut langsung ke BPH Migas," ungkap mantan Pimpinan Komisi VI DPR RI itu.

Kegetolan Bupati Muba Dodi Reza mengusulkan pembangunan SPBU BBM satu harga di tiap Kecamatan di Muba tersebut juga dapat terlihat dengan diutusnya Asisten Bidang Perkonomian dan Pembangunan Setda Muba, Yusman Srianto, didampingi Kabag Perekonomian, SDA, dan Kerjasama Daerah, Sugeng Riyadi untuk menghadiri Rapat Koordinasi Kesiapan Pelaksanaan Pembangunan Penyalur BBM 1 harga di Auditorium BPH Migas Jakarta, Rabu (29/1/2020).

Dodi juga menambahkan Pemkab Muba berkomitmen membantu perizinan yang menjadi kewenangan Pemerintah Daerah dan akan terus menjalin kerjasama yang baik dengan Badan Usaha Penugasan dan PT. Pertamina (Persero) dalam pelaksanaan pembangunan penyalur BBM satu harga.

Sementara itu, Kepala Komite BPH Migas M. Ibnu Fajar mengatakan bahwa Tahun 2020 ada 83 lembaga penyalur (SPBU) BBM satu harga yang akan dibangun di seluruh Indonesia dan berharapa Pemerintah Kabupaten berkomitmen membantu dan mempercepat segala bentuk perizinan yang menjadi kewenangan Pemerintah Daerah.

Dia juga menambahkan untuk sama sama mengawasi nantinya jalannya pelaksanaan penyaluran BBM satu harga dari penyelewengan dikarenakan BBM satu harga hanya untuk masyarakat di wilayah Terdepan,terluar,dan tertinggal. 

Laporan : Hsm/rls
Redaksi.www.dutasumsel.com

Polres Lahat Bekuk Pemilik Senpi Rakitan Dan Pengedar Narkotika

LAHAT.DS, - Polres Kabupaten Lahat mengelar press release terkait keberhasilan satuan narkoba Polres Lahat mengungkap pelaku tindak pidana narkoba jenis sabu. Press release di Polres Lahat dimulai pada Pukul 14.00 WIB, Rabu ( 29/1/20 ).
Press Release ungkap kasus narkoba dipimpin langsung oleh Kapolres Lahat AKBP Irwansyah S.I.K., MH, CLA didampingi Wakapolres Kompol Budi Santoso S.Sos serta Kasat Narkoba AKP Bobby Eltarik, SH. MH dan Bagian Humas Polres Lahat Lispono.

Selain itu polres Lahat juga menghadirkan tersangka Andrianto ( Aan ) Umur 43 tahun Bin Sahiman.

Kepada Awak Media Kapolres Lahat menjelaskan bahwa penangkapan tersangka Andrianto bermula Informasi dari masyarakat bahwa tersangka telah menggunakan obat terlarang tersebut, sehingga anggota Sat Narkoba Polres Lahat dengan sigap menangkap tersangka pada hari Senin 27 Januari 2020 pukul 19.00 WIB di kediamannya Desa Gedung Agung Kecamatan Merapi Timur Kabupaten Lahat.

" Dari hasil pemeriksaan di rumah Tersangka, Sat Narkoba Polres Lahat mendapati barang bukti berupa satu pucuk senjata api rakitan jenis genggam warna putih silver yang berisikan lima butir amunisi senjata api rakitan, satu buah tas pinggang warna hitam, satu buah timbangan digital warna silver, satu buah kotak warna hitam, dan 38 paket kecil serbuk kristal putih terbungkus plastik klip transparan diduga narkotika jenis sabu seberat 10, 52 gram " Ujar Kapolres Lahat dalam press conference nya.

Sementara itu, menurut keterangan tersangka narkotika jenis sabu tersebut didapat dari ( A ) warga teluk lebuk Kecamatan Belimbing Kabupaten Muara Enim dengan cara membeli. Kemudian barang haram tersebut akan di jual kembali oleh tersangka.

Terkait senjata api rakitan, pihak Kapolres Lahat akan mendalami lebih lanjut melalui tersangka, yang mana menurut pengakuan tersangka Andrianto Senpira tersebut didapat melalui Ableh dengan cara di tukarkan dengan sabu.

Dalam Press Conference nya, Kapolres Lahat mengatakan bahwa Tersangka akan dijerat dengan pasal 114 ayat 2 atau pasal 112 ayat 2 UU No 35 tahun 2009 dengan ancaman pidana paling singkat 5 Tahun penjara dan paling lama 20 tahun penjara.

" Sekali lagi kami menghimbau kepada Masyarakat Kabupaten Lahat untuk tidak menggunakan obat - obat terlarang ( NARKOBA ), karena itu sangat merugikan diri sendiri dan jika kedapatan menggunakan narkoba, kami Polres Lahat tidak segan - segan akan menangkap para pemakai Narkoba tersebut " Himbau Irwansyah selaku Kapolres Lahat.

Laporan: HNI
Redaksi.www.dutasumsel.com

Tim Walet Polres Lahat Bekuk dan amankan 38 paket sabu juga satu pucuk Senjata Api Rakitan

LAHAT.DS, --- Berdasarkan Laporan Masyarakat  Andrianto 43 tahun Bin Sahiman warga Desa Gedung Agung Kecamatan Merapi Timur Kabupaten Lahat salah satu pelaku Pegedar Narkotika diwilayah hukum.Polres Lahat behasil dibekuk Tim walet

Dari tangan Andrianto diamankan 38 paket narkotika jenis sabu seberat 10,52 gram dalam ball plastik kilp transparan,satu timbangan digital,satu kota warna hitam,satu tas warna hitam,dan satu pucuk senjata rakitan dan lima butir amunisi dengan kaliber 99 mm.


AKBP Irwansyah Sik Msi CLA Kapolres Lahat melalui AKP Bobby Eltarik SH MH Kasat Narkoba megatakan 29/1 dibekuknya Pegedar Narkotika di Desa Gedung Agung Kecamatan Merapi Timur tak terlepas dari informasi masyarakat bahwa ada peredaran  narkotika jenis Shabu di wilayah desa gedung agung tersebut. setelah dilakukan lidik dan sasaran tempat dan orang diketahui. Selanjutnya pada hari Senin tanggal 27 Januari 2020 sekira jam 19.00 Wib diamankan terduga pelaku an ANDRIANTO yang sedang berada didalam rumahnya, kemudian saat dilakukan pemeriksaan didalam kamar milik terduga pelaku tepatnya didalam lemari pakaian terduga pelaku didapatkan 1 buah tas warna hitam yang didalamnya terdapat 1 buah kotak plastik warna hitam yang didalamnya berisikan 38 paket diduga narkotika jenis Shabu dan 1 ball plastik transparan lalu ditemukan lagi 1 unit timbangan digital serta 1 pucuk senjata api rakitan dengan amunisi 5 butir kaliber 9 mm dan diakui oleh terduga pelaku bahwa barang bukti tersebut adalah miliknya.

Selanjutnya Tersangka  dan Barang Bukti dibawa ke Polres Lahat untuk diperiksa lebih lanjut dan akan dilakukan pegembangan pungkasnya.

Laporan: Idham/Novita
Redaksi.www.dutasumsel.com

Sekda Lahat Angkat Bicara Terkait Aktifitas PT.SERD Yang diduga Melanggar

LAHAT.DS, -- Banyaknya polemik dilokasi Aktifitas PT.SERD dimulai dari pengrusakan hutan lindung hingga sangat berpegaruh adanya kerusakan ekosistem alam,pengeboran energi Panas Bumi yang membuat bising warga menjadi resah juga permasalahan tapal batas wilayah Kabupaten Lahat dan Muara Enim.

Membuat Pemerintah Kabupaten Lahat mengambil langka langka agar permasalahan ini dapat terselesaikan dengan baik tanpa ada pihak yang dirugikan.

H.Januarsyah Sekda Lahat saat dikonfirmasi diruang kerjanya 29/1 angkat bicara ia megatakan langka awal pemerintah Kabupaten Lahat melalui Dinas Lingkungan Hidup telah melayangkan surat ke KLHK guna untuk mempertayakan semua izin PT.SERD baik itu amdal maupun pinjam pakai lahat hutan lindung selain itu kami juga minta ke Mendagri masalah Batas wilayah dan semua itu sudah dijawab semua dan sudah ada.dikita Pemerintah Kabupaten Lahat

Sekda juga menambahkan kami sudah berkordinasi dengan berbagai pihak memang diakui untuk masuk kewilayah aktifitas PT.SERD agak sulit  namun kami sudah membuat surat terkait amdal,izin begitu juga masalah batasnya

Untuk itu kami dari Pemerintah Kabupaten Lahat berharap kepada berbagai pihak seperti masyarakat, Lembaga Swadaya Masyarakat dan adik adik jurnalis untuk proaktif dan dapat memberikan berbagai masukan yang bersifat positif terkait adanya dugaan permainan curang dari aktifitas yang dilakukan PT .SERD dilapangan  Pungkasnya.

Laporan: Idham/Novita
Redaksi.www.dutasumsel.com

Polisi Amankan Puluhan Pengunjung Cafe di Muara Enim

Muara Enim.DS, -- Polres Enim mengamankan sebanyak 37 orang di salah satu cafe yang ada sungai tebu desa Muara Lawai Kecamatan Muara Enim Kabupaten Muara Enim, Selasa (28/01/2020)
Tim gabungan dari anggota kepolisian reserse narkoba Polres Muara Enim dan sat Intelkam Polres Muara Enim mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di daerah cafe sungai tebu desa Muara lawai Kecamatan Muara Enim Kabupaten Muara Enim sering terjadinya orang bertransaksi narkotika,

mendapatkan informasi tersebut anggota Kepolisian reserse narkoba Polres Muara Enim gabungan dengan sat Intelkam Polres Muara Enim langsung menuju ke lokasi yang disebutkan masyarakat tersebut,

sekitar pukul 03.30 wib gabungan tim sat resnarkoba Polres Muara Enim yang dipimpin langsung oleh kasat resnarkoba AKP I Putu Suryawan, SH., S.I.K langsung melakukan penggerebekan di lokasi tersebut kemudian dilakukan pemeriksaan dan pengeledahan dilokasi tersebut kemudian dilakukan pemeriksaan dan pengeledahan dilokasi cafe di sungai tebu, Desa Muara Lawai Kec. Muara Enim, Kab. Muara Enim

Selanjutnya diamankan sebanyak 22 orang laki-laki dan 15 Orang perempuan dan dibawa ke satuan reserse narkoba Polres Muara Enim untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Kapolres Muara Enim, AKBP AFNER JUWONO, S.H.,S.IK.,MH didampingi Kasat Res Narkoba AKP I Putu Suryawan, SH., S.I.K dan Kasat Intelkam AKP Roy Prima Aldila, S.I.K, menyebutkan 37 0rang tersebut kita lakukan pengambilan sempel urine oleh BNNK Muara Enim.

Dan hasil tes tersebut 14 orang laki-laki dan 14 orang perempuan total 28 orang dari hasil tes urine BNNK dinyatakan positif penyalahguna Narkotika, dan 9 orang lainnya dinyatakan negatif,tambahnya

Untuk yang ke 28 orang yang tesnya positif akan kita limpahkan ke BNNK Muara Enim untuk di tindak lanjuti sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, tegas Kapolres Muara Enim.


Redaksi.www.dutasumsel.com

Bupati OI Lantik Muklis Sebagai Kepala Desa Ulak Bedil Periode Tahun 2020 - 2026

INDRALAYA.DS, -- Bupati Ogan Ilir HM. Ilyas Panji Alam SE, SH, MM didampingi sejumlah Kepala OPD di Lingkungan Pemkab OI melantik Muklis sebagai Kepala Desa Terpilih Desa Ulak Bedil Kecamatan Indralaya. Acara pelantikan ini dilaksanakan di Desa Ulak Bedil Kecamatan Indralaya, Selasa 28/01/020.
Camat Indralaya,Rahmini Nasrullah S.Sos M.Si dalam laporannya menyampaikan,  terima kasih atas kehadiran Bapak Bupati Ogan Ilir beserta rombongan dalam acara pengambilan sumpah dan pelantikan kepala Desa terpilih dikecamatan Indralaya. 
Dan ini kami dari kecamatan Indralaya mengucapkan terimakasih kepada Kepala Desa yang telah berakhir masa jabatannya, yang mana telah mengabdikan tenaga pikirannya untuk Desa semoga menjadi amal ibadah dan kami hargai setinggi-tingginya peran sertanya tersebut. 

Diakhir sambutannya Camat Indralaya mengucapkan Selamat kepada Kpala Desa terpilih semoga Amanah dan ikhlas dalam menjalani segala tugas, tutur Rahmini berharap.

Bupati OI, HM Ilyas Panji Alam. Dalam pengarahannya berpesan, agar Kepala Desa yang baru semoga dapat menjalankan tugas-tugasnya secara Amanah, karena Kepala Desa adalah panutan bagi masyarakat dan setelah dilantik segera melakukan koordinasi bersama perangkatnya dengan mengundang Tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk membahas pembangunan di Desa tersebut.

“Menjadi seorang pemimpin tidaklah mudah untuk itu diperlukan kerjasama semua pihak, seluruh elemen masyarakat harus berperan aktif dalam mendukung pemerintah dalam membangun ogan ilir yang sejahterah dan Gemilang,”Tegas Bupati.

Ditambahkan  Bupati, "Pemkab OI telah meluncurkan ATM Beras yang akan kita berikan kepada masyarakat kurang mampu disetiap Kecamatan yang ada di Kabupaten OI sehingga dengan bergulirnya program ini tidak adalagi masyarakat yang mengalami kelaparan.

Masih kata, Bupati OI HM Ilyas Panji Alam, nantinya akan ada program Transformasi Pertanian, bekerjasama dengan forkompimda, dimulai dari Kecamatan Pemulutan dan kecamatan yang lainnya. Selain itu juga akan memanfaatkan seluruh lahan tidur, sehingga bisa digunakan untuk bercocok tanam.

“Kita akan manfaatkan ini untuk meningkatkan SDA dan SDM di Kabupaten Ogan Ilir, sehingga kedepan bisa membuat Bumi Caram Seguguk menjadi lumbung pangan nasional,” pungkasnya.

Turut Hadir saat Pelantikan Kepala Desa Terpilih Desa Ulak Bedil Kecamatan Indralaya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Anggota DPRD OI, Para Asisten I dan II, Anggota DPRD OI, Kapolsek Indralaya, Pabung Kodim OI/OKI, Kasat Pol pp dan Damkar, Kepala Puskesmas Indralaya dan Talang Aur Penggerak PKK Kabupaten Ogan Ilir, Forum Kades dan Lurah Kecamatan Indralaya, Kepala OPD, tokoh masyarakat dan tokoh agama di Kecamatan Indralaya.

Laporan : Tim DS
Redaksi.www.dutasumsel.com