NEWS

Slider

DPRD Ogan Ilir Hadiri Lelang Lebak Lebung Indralaya Selatan, Sembilan Belas lebak lebung menjadi objek lelang

INDRALAYA.DS, -- Sebanyak sembilan belas objek lebak lebung yang tersebar diwilayah Kecamatan Indralaya Selatan hari ini,kamis (12/12/2020) dilelang untuk masyarakat umum yang berdomisili dikecamatan Indralaya Selatan.

kegiatan Lelang Lebak lebung yang dihadiri anggota komisi 1 dan komisi II DPRD Kabupaten Ogan Ilir tersebut digelar di Aula Kantor Camat Indralaya Selatan.


Kamaludin Camat Indralaya Selatan mengungkapkan, Target lelang lebak lebung tahun kemarin adalah 84 juta 600 ribu, dan terealisasi Lebih dari 100 juta," kami berharap pelaksanaan lelang lebak lebung ini berjalan aman dan tertib sesuai aturan,"katanya.

Ditambahkannya ,"pihak Kecamatan hanya memfasilitasi nanti pelaksanaan lelangnya Desa masing - masing, lelang ini sistem terbuka,"ujarnya


Terpisah Afrizal SH Sekretaris komisi II DPRD Ogan Ilir dalam sambutannya mengatakan Hari ini serentak diKabupaten Ogan Ilir dilakukan Lelang lebung dan Selama ini juga belum pernah melepas bibit (resstoking) setelah pengambilan ikan," Hari ini serentak dikabupaten Ogan Ilir dilakukan lelang lebak lebung, pemkab Ogan Ilir juga menyiapkan bantuan gratis berupa mesin motor ketek dengan berbahan gas,"ujarnya.

Ia juga berharap pemerintahan Desa bersama masyarakat dapat menjaga kelestarian ikan - ikan dilebak lebung dengan cara memakai alat penangkap ikan ramah lingkungan,"kami berharap masyarakat dapat menjaga kelestarian ikan - ikan dilebak lebung dengan cara menggunakan alat tangkap ramah lingkungan,"harap politisi partai Nasdem ini.

Terpisah Zahrudin SE ketua komisi 1 satu DPRD Ogan Ilir, dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya kepada para peserta lelang dalam mengikuti proses lelang lebak lebung,"komisi satu memiliki fungsi pengawasan dan hari ini telah memantau jalannya lelang lebak lebung,"singkatnya.

Turut pula hadir dalam acara lelang Lebak lebung Inspektorat,Dinas perikanan,Camat beserta staf,Koramil dan Polsek.

Laporan : Darius
Redaksi.www.dutasumsel.com

DP Partner di grebek Team Penilai Adipura untuk Kabupaten Lahat

LAHAT.DS,-- Team Penilai Adipura untuk Kabupaten Lahat akhirnya mendatangi Bank Sampah Induk Kab.Lahat yang bernama DP Partner, guna memberikan penilaian Adipura tahun 2020 bagi Kabupaten Lahat.
Dalam penilaian tersebut team terdiri dari 2 orang dari Kementrian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan, 1 orang dari DLH Provinsi Sumatera Selatan serta didampingi oleh Kabid Pengolahan Sampah, LB3 dan peningkatan Kapasitas DLH Kab.Lahat.

Kedatangan Team langsung disambut oleh Direktur Bank Sampah Induk Kab.Lahat Dp Partner, Bripka Dodi Permana bersama dengan Kepala Desa Endikat Ilir Kec.Gumay Talang Bpk Broto, anggota BPD Endikat Ilir Dan Kepala Dusun IV Endikat Ilir.
Pada kesempatan tersebut team memberikan pertanyaan terkait pengolahan sampah yang sudah berlangsung di DP Partner dan memberikan aspresiasi terhadap Bank Sampah Induk Kab.Lahat yang sudah berperan aktif mendukung pemerintah dalam hal pengelolaan sampah berbasis Bank Sampah.

" Kami berterimakasih kepada Bank Sampah Induk DP Partner yang sudah mendukung Kabupaten Lahat untuk menjadi salah satu titik pantau penilaian Adipura, dan semoga saja hasil Penilaian hari ini dapat menambah Nilai tambah bagi Kabupaten Lahat untuk kembali mendapatkan Adipura" ungkap Jonliadi selaku Kabid Pengolahan Sampah, LB3 dan Peningkatan Kapasitas DLH Kab.Lahat.

Kepala Desa Endikat Ilir, Broto mengaku bangga akan adanya Bank Sampah Induk DP Partner bertempat di Desa Endikat Ilir Kec.Gumay Talang Kab.Lahat yang dapat membantu Kabupaten Lahat dalam penilaian Adipura.
"Sdr Dodi Permana merupakan Polisi yang berperan aktif dalam lingkungan, dan kami bangga sdr Dodi, disamping kesibukannya dalam berdinas di Polres Lahat, masih menyempatkan diri untuk mengajak masyarakat untuk merubah prilaku yang tadinya suka membuang sampah sembarangan menjadi masyarakat yang lebih peduli akan lingkungan sekitar", ucap Broto.

Laporan : Novita/Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

Kelurahan Talang Jawa Utara Gelar Rakor Pemilihan Ketua RW Dan Ketua RT

Lahat.ds,--- Yoga Firdiansyah S.S, TP. MM selaku Lurah Kelurahan Talang Jawa Utara, memimpin rapat koordinasi pemilihan Ketua RT dan Ketua RW Bertempat di Kantor Kelurahan pada Kamis 12/12 dimulai pukul 09:00 wib.

Hadir pada rapat koordinasi tersebut dihadiri seluruh Ketua RT dan Ketua RW setempat,  staf Kelurahan, Kader Posyandu, Babinsa  dan Pengurus Karang Taruna Kelurahan Talang Jawa Utara.

Menurut Lurah Talang Jawa Utara Yoga Firdiansyah S, STP. MM  Ketua RW dan Ketua RT di 3 RW dan 9 RT semua sudah habis masa Jabatannya, hari ini kita bahas dan menyampaikan penguman  dan Tehnis kepanitian terlebih dahulu dan disepakati 2 orang perwakilan warga disetiap RT dan  RW, pendaftaran dimulai besok tanggal 13 Desember.  Mengenai calon minimal tamat SLTP sedangkan pelaksanaan pemilihan pada tanggal 20 dan 21 Desember 2019.

Laporan: Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

DPRD Ogan Ilir Reses pertama dikecamatan Tanjung Raja, Jalan Desa masih menjadi usul utama warga

INDRALAYA,DS - Berbagai macam usulan pembangunan yang disampaikan masyarakat Kecamatan Tanjung Raja baik berupa infrastruktur pembangunan Jalan lingkar dalam Desa,penambahan Ruang Kelas Belajar (RKB) baru,pagar sekolah serta jembatan .
Penyampaian aspirasi berbagai usulan tersebut langsung diutarakan warga kecamatan Tanjung Raja kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ogan Ilir pada saat reses pertama DPRD Ogan Ilir,Rabu (11/12/2019) di Aula kantor camat Tanjung Raja Ogan Ilir.


Salah satu usulan aspirasi tersebut disampaikan langsung oleh Abu Naim Kepala Desa Tanjung Harapan, ia menyambut apresiasi dengan adanya reses DPRD Ogan Ilir terutama dibidang pertanian, dikarenakan kecamatan Tanjung Raja banyak lahan pertanian khususnya di Desa Tanjung Harapan,"kami menyambut antusias apa yang disampaikan pak Afrizal komisi II tentang peluang - peluang bantuan dibidang pertanian,"katanya.


Mendapat usulan dan pertanyaan tersebut Ketua Komisi III Amir Hamzah SH Menyampaikan, bahwa Pemkab Ogan Ilir tahun 2020 menganggarkan 2 miliar untuk karhutlah dan pertanian,"untuk tahun 2020 nanti pemkab Ogan Ilir sudah menganggarkan dana 2 miliar untuk karhutlah dan pertanian,"ujarnya.


Terpisah Afrizal SH Sekretaris komisi II membidangi pertanian mengatakan, Komisi II DPRD Ogan Ilir siap memfasilitasi untuk menyampaikan aspirasi usulan masyarakat kepemerintahan Kabupaten Ogan Ilir.

Laporan : Darius
Redaksi.www.dutasumsel.com

Kapolres Ogan Ilir Kunjungi Dua Polsek Sekaligus Guna Menjalin Silaturahmi Antar Jajarannya

INDRALAYA.DS, -- Kapolres Ogan Ilir AKBP ImamTarmudi,S.IK, MH bersama ketua Bhayangkari cabang Ogan Ilir, beserta rombongan Pejabat Utama Polres Ogan Ilir  serta Pengurus Bhayangkari Cabang Ogan Ilir melakukan kunjungan kerja ke Polsek Muara Kuang, yang di sambut oleh Kapolsek Muara Kuang,Camat Muara Kuang dan Camat Rambang Kuang serta Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat Muara Kuang dan Masyarakat Rambang Kuang.
Kunjungan kerja tersebut merupakan salah satu rangkaian dari program kerja Kapolres Ogan Ilir, sebelumnya di kunjungan kerja pertama kali dilaksanakan di Polsek Muara Kuang dan dilanjutkan mengunjungi Polsek Tanjung Batu.
Tujuan dilaksanakannya kunjungan kerja tersebut adalah, untuk mengetahui keadaan serta situasi masing-masing wilayah Polsek.

Kunjungan ini dihadiri oleh Camat Tanjung Batu, Camat Payaraman, Camat Lubuk Keliat, sejumlah Kades, Anggota BPD, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dari Kecamatan Tanjung Batu, Payaraman dan Lubuk keliat.

Dalam acara tersebut tim dari Kapolres Ogan Ilir disambut dengan baik, kemudian rangkain acara dilanjutkan dengan pembukaan acara oleh Kapolsek kata sambutan sebagai pembukaan yang di sampaikan oleh Kapolsek Tanjung Batu yaitu dengan melaporkan situasi serta kondisi wilayah sekitar Polsek.

Setelah acara di buka dengan sambutan dari Kapolsek Tanjung Batu acara dilanjutkan dengan kata sambutan dari Kapolres Ogan Ilir awal sambutannya beliau memperkenalkan diri kepada masyarakat, lalu beliau menyampaikan bahwa kunjungan kerja yang dilakukan merupakan salah satu program dari Polres Ogan Ilir.

Kapolres Ogan Ilir menekankan kepada Kapolsek jajaran agar melaksanakan kebijakan pimpinan tertinggi Polri (KAPOLRI) yaitu, agar selalu meningkatkan solidaritas dan sinegritas terhadap TNI dan instansi terkait serta kepada masyarakat, hal tersebut dilakukan untuk menghadapi tantangan di masa depan yang semakin berat.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres Ogan Ilir memberikan Tali asih,
Dalam kesempatan yang sama, ibu ketua Bhayangkari cabang Ogan Ilir bersama pengurus melakukan tatap muka dengan anggota Bhayangkari ranting jajaran Polres Muara Kuang dan Polsek Tanjung Batu untuk mengetahui peran dan kinerja masing-masing ranting Bhayangkari.

Dengan dilaksanakannya pertemuan dan kunjungan kerja tersebut diharapkan dapat mengetahui kendala yang dihadapi serta dapat dicari solusi yang terbaik.

Laporan : Tim DS
Redaksi.www.dutasumsel.com

PN Muba Vonis Hukuman Mati 2 Orang Tersangka Penyeludupan 10 Kg Sabu Jaringan Internasional

MUBA.DS, -- Pengadilan Negeri Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan, menggelar Sidang Putusan kasus Penyelundupan Barang Haram Narkotika Jenis Sabu sebanyak 10 Kilogram. Terdakwa Kasus penyelundupan sebanyak 4 orang, Rabu (11/12/2019).

Diketahui sebelumnya, ke 4 orang Terdakwa tersebut diciduk oleh tim mabes polri di SPBU kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin pada 27 April 2019 beberapa waktu lalu, kasus ini adalah perkara kedua limpahan Mabes Polri dan Kejaksaan Agung kepada Kejaksaan Negeri Kabupaten Musi Banyuasin.

Diduga, ke 4 orang Terdakwa ini adalah Sindikat Pengedar Narkotika Jaringan Internasional, informasi yang dihimpun oleh awak media, dari tangan terdakwa diamankan Narkotika Jenis Sabu sebanyak 10 Kilogram dan Kendaraan Roda Empat Merk HRV Putih dan Avanza Silver.

Dalam Pembacaan Putusan yang dibacakan oleh Hakim Ketua Sidang Pengadilan Negeri Musi Banyuasin Iriaty Khairul Ummah SH yang didampingi oleh Hakim Andi Willian SH dan Kristopel SH menyatakan, Ke 4 Terdakwa yaitu HD 15 Tahun Penjara, MA Hukuman Mati, IS Seumur Hidup, RS Hukuman Mati, menyikapi putusan yang dibacakan oleh Hakim Ketua Sidang, Kuasa Hukum Ke 4 terdakwa menyatakan Banding.

Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Musi Banyuasin Firdaus Affandi SH melalui Jaksa Penuntut Umum Reni Erlita SH mengungkapkan, ke 4 Terdakwa ini mendapatkan hukuman Vonis yang berbeda 2 diantaranya mendapatkan Hukuman mati.

"Mereka kita jerat diantara 2 orang hukuman mati, 1 orang hukuman seumur hidup dan 1 orang Hukuman 15 Tahun Penjara karena mereka adalah sindikat Jaringan Internasional asal Malaysia, "ujar Kasi Pidum.

Ditambahkannya, berdasarkan fakta persidangan diantara ke 4 terdakwa tersebut, ada salah satu dari mereka yang mengendalikan Peredaran Narkotika pada saat menjalani hukuman di Lapas Prabumulih, "tambahnya.

Sementara itu, Rico Roberto SH Ketua DPC Generasi Anti Narkotika Nasional Kabupaten Musi Banyuasin (GANN) saat dibincangi awak media menyikapi Kasus 10 Kg penyelundupan Sabu tersebut mengungkapkan, Sangat bangga atas Putusan Hakim Ketua Sidang Pengadilan Negeri Musi Banyuasin karena telah memvonis hukuman mati kepada ke 2 terdakwa, karena ini menyangkut masa depan Generasi Penerus Bangsa dan Seluruh Masyarakat.

"Sangat bangga, karena dalam hal ini dampak yang ditimbulkan oleh Peredaran Narkotika ini sangat besar bagi Masyarakat apalagi ditemukan di Kabupaten Musi Banyuasin yang kita cintai, harapannya semoga dengan ditangkapnya para Terdakwa dengan Vonis! yang telah ditetapkan dapat meminimalisir Peredaran Narkotika, dan dapat menyelamatkan Generasi Musi Banyuasin,"ujar.

Laporan : Hasim
Redaksi.www.dutasumsel.com

Bripka Dodi Permana kembali ikut Launching Bank Sampah binaannya

Lahat.ds,-- Sang pelopor Bank Sampah Kabupaten Lahat Bripka Dodi Permana,SH,MM  tidak pernah lelah untuk memperbanyak mitra dalam upaya pengelolaan sampah secara terpadu melalui Bank Sampah di Kabupaten Lahat.
Salah satunya Bank Sampah Harapan Desa Arahan yang diketuai oleh Herdiansyah baru saja diluncurkan "launching" guna diperkenalkan kepada masyarakat Kabupaten Lahat dan sekitarnya.

Bertempat dibalai Desa Arahan Launching Bank Sampah Harapan dan Sosialisasi sistem pemilahan Sampah ke Nasabah Bank Sampah Harapan Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Lahat, digelar pada Rabu 11/12, diresmikan oleh Fitri Kamelia SE, MM ketua pokja
 II selaku ketua hadir pada Launching tersebut dihadiri Camat Merapi Timur Miharta, Asa'ad Kades Arahan, Tripika Kecamatan Merapi Timur, Perwakilan dari PT Golden Great Borneo, PT BBA, PTP Lahat, PT Mangala,  PT Banjar Sari Pribumi, Pemuka Adat, Pemuka Agama, serta undangan lainnya.

Dalam acara tersebut Bripka Dodi Permana memberikan sosialisasi dan edukasi kepada para pengurus dan nasabah Bank Sampah Harapan dalan hal management dan strategi Pengelolaan Sampah melalui Bank Sampah.
Herdiansyah selaku Ketua Bank Sampah Harapan Desa Arahan memberikan apresisasi dan ucapan terimakasih kepada Bripka Dodi Permana yang berperan selaku Pembimbing Bank Sampah Harapan agar dapat lebih bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

Asa'ad selaku Kades Desa Arahan berharap dengan adanya Bank Sampah Harapan, bisa menopang Ekonomi dan kesejahteraan menuju Lahat bercahaya, sampah bertebaran dimana- mana bisa diminimalisir.

"Alhamdulillah, hari ini kita telah melaksanakan Launching dan edukasi Bank Sampah Harapan, dan dari beberapa Bank Sampah unit di Kab.Lahat yang sudah terbentuk, Bank Sampah Harapan adalah Bank Sampah yang terbanyak pengurusnya, hal ini menunjukkan bahwa antusias warga Desa Arahan untuk merubah Desanya menjadi lebih bersih dan nyaman sangatlah besar", ucap Dodi saat ditemui wartawan.

Laporan : Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

Anggota DPRD Firmansyah: Tolak Keras Tudingan Soal Ijazah Palsu

INDRALAYA.DS,-- Sepertinya Laporan Ini Bernuansa Politis
Anggota DPRD Ogan Ilir dari Partai Gerindra Firmansyah akhirnya angkat bicara soal tuduhan ijazah palsu sarjana hukum yang diraihnya dari Universitas Islam Azzahra Jakarta. Menurutnya tuduhan tersebut tidaklah benar dan fitnah kejam baginya. Hal tersebut dinyatakannya Rabu (11/12) saat berada di Kantor DPC Gerindra Inderalaya

 Menurut Firman panggilan karibnya, persoalan tersebut merupakan  masalah lama yang pernah tejadi pada dirinya Mei 2016 lalu,  bahwa pernah  ada laporan lsm ke DPD Gerindra Sumsel, soal ijazah s1 yang diraihnya usai lulus dari Universitas Islam Azzahra. Lsm tersebut menuduh adanya kejanggalan soal ijazah.  Tak terima soal pengaduan tersebut, dirinya langsung ke Universitas Islam Azzahra Jakarta untuk meminta keterangan dan klarifikasi mengapa sampai ijazahnya dipersoalkan

"Akhirnya saya dapat surat klasifikasi dari kampus dan memang sempat menjadi terperiksa di Polda Sumsel dan clear dan clean. Kemudian saya tak menyangka ternyata 15 Agustus lalu saya didemo oleh lsm terkait ijazah tersebut di Kejati Sumsel,  bahkan pada  23 Agustus malah saya dilaporkan ke Polda Sumsel, tentunya saya tidak menerima hal ini bahkan mempertanyakan ke kampus,  mengapa hal  itu bisa terjadi. Akhirnya ijazah tersebut juga sudah dilegalisir oleh Dekan Hukum DR Sukardi SH MHum dan nilai yang diperoleh IPK 3,10. Selain itu berdasarkan web forlap.ristekdikti. go.id bahwa status Firmansyah di Universitas Islam AzAhra lulus sejak 11 April 2011.Ditambah lagi dari surat keterangan  kampus tertanggal 24 September 2016 an Firmansyah nim 2009218090 sudah lulus 11 April 2011 fakultas hukum prodi hukum. Jadi ini bukti nyata dari kampus, "tegasnya

Iapun merasa sudah memiliki data akurat soal ijazah tersebut, bahkan  fakultas hukum prodi hukum tempat dirinya mengenyam pendidikan sudah terakreditasi.  Ijazahnya juga bernomor 0862/UNIA/FH/IV/2011 tertanggal 11 April 2011, ditandatangani oleh Rektor Drs Syamsu A Makka Msi dan ditandatangani Dekan Dr Nani Sutiati SH MM.  Selain itu ijazah tersebut juga sudah dilegalisir oleh Dekan Hukum DR Sukardi SH MHum dan nilai yang diperoleh IPK 3,10.


"jadi bukti saya sudah cukup kuatlah.  Bahwa memang saya sekolah dan ijazah saya benar, jadi tidak ada yang palsu, jadi saya menolak keras tudingan dan fitnah tersebut. Sepertinya ini banyaklah nuansa politis kalau saya fikir,  namun kita jalani saja prosedurnya sebagai warga negara  yang baik.  Kedepan mungkin kita ada pertimbangan langkah hukum selanjutnya. Karena saya benar dan tidak merugikan orang lain, ini fitnah kejam karena berdasarkan data yang ada tidak seperti itu.  Saya merasa sangat dirugikan,"ujarnya santai.

Sebelumnya 4 orang anggota Polda Sumatra Selatan (Sumsel) mendatangi Kantor Komisi Pemilihan Umum  (KPU) Kabupaten Ogan Ilir, Rabu (11/12) hal tersebutpun menjadi pertanyaan.

Pantauan, usai keluar dari kantor KPU OI anggota Polda Sumsel membawah berkas dan saat diwancarai oleh awak media pihaknya tidak ada komentar sedikit pun.

Kepala Bagian Teknis dan Humas KPU OI Zulkarnain mengatakan, kedatangan anggota Polda Sumsel hanya bersilaturahmi tidak ada kaitannya dengan ijazah palsu.

"Ya, tadi kedatagan pihak Polda Sumsel hanya bersilaturahmi saja,"katanya.

Saat disinggung terkait dugaan ijazah palsu yang dilakukan oleh salah satu anggota DPRD OI berinisial "F" dari fraksi Partai Gerindra, pihak KPU enggan mengomentari perihal tersebut.

"Bukan soal ijazah palsu kedatangan pihak Polda dan itu juga bukan wewenang saya untuk mengomentari perihal tersebut silakan tanyakan langsung dengan komisioner.

Laporan : Tim
Redaksi.www.dutasumsel.com

Dinas Pemukiman dan Tata Ruang Laksanakan Program Sanitasi Berbasis Masyarakat

Lahat.ds, -- Guna untuk  peningkatan kebersihan dalam Lingkungan dimasyarakat umum Bumi Seganti Setungguan,Pemerintah Pusat telah mengucurkan dana Alokasi khusus (Dak) tahun 2019 kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Lahat melalui dinas pemukiman dan tata ruang sebesar Rp.10 Milyar

Dengan nama kegiatan Sanitasi berbasis masyarakat tahun 2019, untuk pembuatan MCK dan Tengki Septik Komuna yang disalurkan ke Sekolah maupun desa yang membutuhkan program ini.

Hartawan kepala dinas Pemukiman dan Tata Ruang melalui Limra Naupan Kabid urusan pegawasan lingkungan dan  pemukiman ketika diwawancarai awak media diruang kerjanya megatakan 12/12 memang benar pemerintah daerah melalui dinas pemukiman dan tata ruang telah menerima kucuran dana Dak Pusat senilai Rp 10 Milyar +- dengan nama kegiatan Sanitasi Berbasis Masyarakat tahun 2019, untuk pembuatan MCK dan Tengki Septik Komuna.

Seluruh kegiatan ini kita salurkan ke 20 titik lokasi diantaranya 6 kegiatan kesekolah keagamaan sedangkan sisanya 14 titik lokasi kita salurkan ke desa desa dalam Kabupaten Lahat

Limra juga menambahkan dalam pelaksanaan kegiatan ini dilakukan secara swakelola dan bergotong royang oleh masyarakat penerima kegiatan pungkasnya.

Laporan:Idham /Novita
Redaksi.www.dutasumsel.com

DPRD Ogan Ilir Reses diKecamatan Rantau Alai,ini usulan warga kewakil rakyat

INDRALAYA,DS - Guna menjaring aspirasi usulan masyarakat diwilayah konstituennya,Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Ogan Ilir Daerah Pemilihan (Dapil) tiga periode 2019 - 2024 menggelar reses pertama ,Rabu (11/12/2020) di Aula kantor camat Rantau Alai Kabupaten Ogan Ilir.

Kehadiran wakil rakyat tersebut disambut suka cita dan apresiasi dari masyarakat Kecamatan Rantau Alai,ini dibuktikan dengan berbagai usulan warga tiap Desa yang ada diKecamatan Rantau Alai.

Hal tersebut diungkapkan langsung Waraga (50) warga Sira pulau kilip meminta kepada anggota DPRD Ogan Ilir untuk meninjau kembali pembangunan jalan yang menghubungkan Desa Sira pulau kilip Kecamatan Rantau Alai menuju Desa Tanjung Temiang Kecamatan Tanjung Raja Ogan Ilir.

Hal yang sama juga diungkapkan Kailani kepala Desa Sanding marga, ia menyampaikan usulan jalan yang menghubungkan Desa Kerta bayang menuju Sanding Marga yang sudah dicor sekiranya dapat diaspal, serta meminta pemasangan kabel listrik dan trafo.

Terpisah M Sidik staf pengajar SMP Negeri 2 Rantau Alai mengusulkan bantuan berupa komputer dan server.

Sementara kepala Desa Kertabayang Amirul Mukminin mengusulkan rehab jembatan Desa Kertabayang dan pembangunan Sekolah Madrasah Diniyah. 


Setelah mendengarkan berbagai usulan dari warga masyarakat Kecamatan Rantau Alai anggota DPRD Ogan Ilir ketua komisi III yang juga Ketua rombongan Amir Hamzah SH menjawab terkait usulan warga tersebut ,ia mengatakan semua usulan warga tersebut akan ditampung dan segera mungkin dibawa kepemerintahan daerah Ogan Ilir,"Semua usulan warga tadi semua kita terima dan segera mungkin kita bawa kepemerintahan daerah Ogan Ilir,"ungkap politisi PDI Perjuangan ini.

Laporan : Darius
Redaksi.www.dutasumsel.com