NEWS

Slider

Dishub Muba tidak bisa keluarkan izin untuk penambahan unit PT MMJ sebelum dokumen lengkap

MUBA.DS,Tenggang waktu satu minggu yang diberikan Sekretaris Daerah Muba, Drs Apriyadi M.Si untuk mengurus izin tambahan unit angkutan batubara PT Gorby terkesan dianggap sepele. PT MMJ yang kedoknya terbongkar karena memanipulasi jumlah unit angkutannya tetap ngotot mengoperasikan 320 unit kendaraan jenis truk tronton dari 75 unit yang mengantongi izin dengan dalih pemenuhan pasokan batubara untuk PLN.

"Karena izin penambahan unit kami tengah dalam proses maka kami akan tetap mengoperasikan semuanya. Kami harus memenuhi kebutuhan batubara pasokan PLN," kata Wandi salah satu perwakilan PT MMJ dalam rapat di Kantor Dinas Perhubungan Muba, Selasa (10/12/2019).
Walau hanya mengantongi izin angkutan 75 unit, pihak perusahaan kata dia tetap memerintahkan menjalankan semua armada. Mereka beralasan sudah beroperasi sejak tahun 2012 dan menyalurkan sejumlah CSR untuk desa disekitar lokasi tambang. Perusahaan tambang batubara yang berlokasi di Kabupaten Muratara ini seolah tak peduli tetap ngotot mengoperasikan semua armadanya melintasi wilayah Kabupaten Muba sekalipun dihadang aksi demo FM2B belum lama ini.

Kepala Dinas Perhubungan Muba, Pathi Ridwan mengaku tak bisa memproses izin tambahan unit tampa dilengkapi kelengkapan dokumen kendaraan yang masih berlaku. Dokumen kendaraan, seperti pajak kendaraan maupun KIR atau tanda lulus uji kendaraan harus dalam kondisi hidup.

"Betul kami sudah menerima pengajuan penambahan unit izin angkutan PT MMJ tapi baru berupa STNK, kami minta agar dilengkapi dengan buku KIR," kata Pathi sembari menunjukkan setumpuk fotocopy STNK.

Ia menegaskan agar proses penambahan izin segera diterbitkan agar pihak MMJ segera melengkapi semua kelengkapan dokumen kendaraan. Dan jika proses penambahan izin sudah selesai maka Dishub akan memberikan tanda dengan memasang stiker bernomor untuk angkutan batubara.

Ketua Umum FM2B, Kurnaidi menyangkan sikap PT MMJ yang terkesan menyepelekan Pemkab Muba. Padahal Pemkab Muba sudah berlaku sangat baik dengan memberikan keringanan serta keluasaan bagi perusahaan PT MMJ. Dengan dalih memasok kebutuhan batubara PLN, mereka bisa berbuat semaunya dan mengabaikan sejumlah aturan.

"Coba bayangkan sejak tahun 2012 perusahaan ini telah melakukan aktivitas  diwilayah Muba. Kami bicara disini bukan untuk pribadi akan tetapi kami mengawal kesepakatan pihak pengusaha dengan pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, kami tak terima pemerintah daerah kami disepelekan," ujarnya.

Idham Zulfikri menambahkan, sebetulnya jika bekaca dari segi aturan tidak ada alasan pihak perusahaan MMJ untuk tetap melanjutkan pengangkutan dengan jumlah armada 320 unit, sementara izin mereka hanya 75 unit.

"Fungsikan saja yang sudah ada, itu resiko mereka. Karena ketika mereka mendapatkan job yang lebih besar dan butuh banyak armada kenapa tidak melengkapi peryaratan sesuai dengan ketentuan. Menurut hemat kami, karena ini menyangkut pelanggaran aturan kami meminta agar permasalah pelanggaran  perusahaan tersebut diproses hukum," imbuhnya.

Pihak perusahaan akhirnya berjanji untuk melengkapi dan kembali meminta tambahan waktu akan menyelesaikan permasalahan tersebut selama 10 hari kedepan.
Terkadang penambahan armada mobil penyiraman pihak perusahaan mengaku akan melakukan tender untuk pengadaan mobil tangki dengan kapasitas 20 ribu liter.

Laporan: Hasim/Tim
Redaksi.www.dutasumsel.com

PT Bukit Bara Alam Siap Jadikan Bapak Angkat Bank Sampah Harapan

Lahat.ds,--- Bank Sampah Harapan Desa Arahan yang   diketuai oleh Herdiansyah dan rekan baru tiga bulan didirikan, telah banyak membawa perubahan yang singnifikan. Berbagai hasil olahan dari Limbah rumah tangga dijadikan barang bekas mempunyai nilai ekonomis, yang bisa menopang kehidupan lebih baik lagi.
Bertempat dibalai Desa Arahan Launching Bank Sampah Harapan  dan Sosialisasi sistem pemilahan Sampah ke MasabahBank Sampah Harapan Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Lahat, digelar pada Rabu 11/12, diresmikan oleh Fitri Kamelia SE, MM ketua pokja
 II selaku ketua hadir pada Launching tersebut dihadiri Camat Merapi Timur Miharta, Asa'ad Kades Arahan, Dodi Permana pelopor Bank Sampah Induk, Tripika Kecamatan Merapi Timur, perwakilan dari PT Golden Great Borneo, PT BBA, PTP Lahat, PT Mangala,  PT Banjar Sari Pribumi, Pemuka Adat, Pemuka Agama, serta undangan lainnya.

Herdiansyah pada laporannya mengatakan " Bank Sampah Harapan berdiri atas inisiatif dari Ibu - ibu Kader
 Posyandu, Bank Sampah Harapan didominasi Ibu Rumah tangga.Memiliki Nasabah yang masih bersifat sukarela sebanyak 171 Nasabah di Desa Arahan, persoalan sampah  bukan hanya di Desa Arahan, namun sudah terjadi dimana- mana. Untuk itulah kita himpun melalui Bank Sampah, berkat Sinergi semua pihak maka Bank Sampah Harapan terlaksana. Ucapan terima kadih kepads PT BBA  yang bersedia menjadikan Bank Sampah Harapan sebagai Bapak Asuh. Serta ucapan kepads semua pihak yang telah bersinergi.

Asa'ad selaku Kades Desa Arahan berharap dengan adanya Bank Sampah Harapan, bisa menopang Ekonomi dan kesejahteraan menuju Lahat bercahaya, sampah bertebaran dimana- mana bisa diminimalisir.

Komar  selaku Humas  didamping pak Darwin KKT PT  BBA ketika diwawancarai Awak Media mengenai PT BBA yang siap menjadikan Bapak Angkat Bank Sampah Harapan Desa Arahan beliau menjelaskan"  kami siap bersinergi dengan Bank Sampah Harapan secara kesinambungan melalui PPM CSR ( Pemberdayaan pemasyarakat Masyarakat) sehingga nantinya menjadikan Bank Sampah Harapan semakin maju dan terwujudnya Lahat Sejahterah dan bercahaya " pungkas Komar.

Laporan:Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

Warga talang bulu surati bupati mintak kades di menonaktifkan

MUBA.DS,--Warga Masyarakat Desa Talang Buluh Kecamatan Batang Hari Leko Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan selasa (10/12/2019)

Surati Bupati Kabupaten Musi Banyuasin  Dodi Reza Alex Nurdin agar memberhentikan atau menon aktifkan Yenti Puspita Sari.SST Kepala Desa, Desa talang buluh Kecamatan Batang Hari Leko Kab Muba dengan berbagai alasan

Menurut Sudarman warga desa talang buluh mengatakan kepada wartawan media ini. Selasa (10/12/2019) Kami warga masyarakat desa talang buluh kecamatan batang hari leko menyurati Bupati untuk meminta Bupati Muba Dodi Reza Alex agar memberhentikan kepala Desa Desa talang buluh kecamatan batang hari leko Yenti Puspita Sari .SST dari jabatannya karena kami sudah tidak percaya lagi dengan kepemimpinannya didesa kami.

Karena sepengetahuan kami sejak menjabat sebagai kepala desa - desa talang buluh yang bersangkutan jarang berada didesa.
Bukan hanya itu saja seperti Penggunaan Dana Desa (ADD,APBN)  tidak transparan kepada masyarakat.

Serta penggunaan Dana BUMDES sejak didirikan pada tahun 2017 sampai sekarang juga tidak transparan terhadap masyarakat selain itu pengangkatan perangkat desa.merupakan orang yang tidak bertempat tinggal didesa talang buluh.ungkapnya

Dikesempatan yang sama Rasid juga warga talang buluh menambahkan Berdasarkan hal-hal tersebut diatas maka kami warga masyarakat desa talang buluh kecamatan batang hari leko kab muba mengharapkan Kepada Bapak Bupati Kab Muba dapat menindak lanjuti tuntutan kami.

Ini demi kemajuan desa dan kesejahteraan warga masyarakat talang buluh. untuk itu kami meminta kepada Bapak Bupati Muba Dodi Reza Alex Nurdin agar dapat mengabulkan tuntutan kami.

apabilah tuntutan kami tidak di tindak lanjuti dalam waktu satu minggu kedapan sejak surat kami sampaikan. maka kami warga masyarakat desa talang buluh dengan terpaksa akan melakukan Aksi Damai (DEMO) Dikantor Bupati Muba.Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Muba dan Kantor Dinas Pemerdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Muba terkait tuntutan kami.Tambah.

Laporan : Hasim
Redaksi.www.dutasumsel.com

DPRD Ogan Ilir gelar reses pertama dikecamatan Sungai Pinang,bidang pertanian dan infrastruktur menjadi usulan prioritas

INDRALAYA.DS, - Berbagai macam usulan pembangunan yang disampaikan masyarakat Kecamatan Sungai Pinang baik berupa infrastruktur pembangunan Jalan,penambahan Ruang Kelas Belajar (RKB) baru,pagar sekolah dan Jaringan Listrik serta pengerukan anak sungai.

Penyampaian aspirasi berbagai usulan tersebut langsung diutarakan warga kecamatan Sungai Pinang kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ogan Ilir pada saat reses pertama DPRD Ogan Ilir,Selasa (10/12/2019) di Aula kantor camat Sungai Pinang Ogan Ilir.


Salah satu usulan aspirasi tersebut disampaikan langsung oleh Herian SE MM Kepala Desa Serijabo, ia menyambut apresiasi dengan reses DPRD Ogan Ilir terutama dibidang pertanian, dikarenakan kecamatan Sungai Pinang banyak lahan pertanian khususnya di Desa Serijabo,"kami menyambut antusias apa yang disampaikan pak Afrizal komisi II tentang peluang - peluang bantuan dibidang pertanian,"katanya.

Mendapat usulan dan pertanyaan tersebut Ketua Komisi III Amir Hamzah SH Menyampaikan, bahwa Pemkab Ogan Ilir tahun 2020 menganggarkan 2 miliar untuk karhutlah dan pertanian,"untuk tahun 2020 nanti pemkab Ogan Ilir sudah menganggarkan dana 2 miliar untuk karhutlah dan pertanian,"ujarnya.

Ditambahkannya Untuk tahun 2020 Kecamatan Sungai Pinang mendapat dana 2.5 miliar untuk pembangunan peningkatan jalan dalam wilayah kecamatan Sungai Pinang,"ya tahun 2020 nanti Sungai Pinang mendapat dana 2.5 miliar untuk pembangunan peningkatan jalan dalam kota Sungai Pinang,"ungkapnya.

Terpisah Afrizal SH Sekretaris komisi II membidangi pertanian mengatakan, Komisi II DPRD Ogan Ilir siap memfasilitasi untuk menyampaikan aspirasi usulan masyarakat kepemerintahan Kabupaten Ogan Ilir.

Laporan : Darius
Redaksi.www.dutasumsel.com

Desa Tanjung Menang Gelar Pemilihan BPD

Lahat.ds,--- Kepala Desa Baru anggota BPD ( Badan permusyawaratan Desa) pun baru, hal ini terjadi di Desa Tanjung Menang Kecamatan Tanjung Tebat Kabupaten Lahat. Hari ini Selasa 10/12 melaksanakan Demokrasi pemilihan ketua dan anggota BPD.
Pemilihan berlangsung aman tertib dan lancar dan tiada kendala apapun, peserta calon BPD berjumlah tiga belas orang setelah pemilihan terpilih menjadi enam orang" seperti dikatakan Cadi Pranata kepada Awak Media.

Sementara itu  Aria Pulun SE selaku Camat Tanjung Tebat" Selamat kepada Ketua dan anggota yang terpilih,  berkerjalah sesuai Poksi, bersinergilah dengan Perangkat Desa terutama Kades. Sehingga tercipta pembangunan yang kondusif sejahtera mewujudkan Lahat Bercahaya " cetus Aria Pulun.Berikut nama pengurus BPD yang terpilih
1.Ela
2.Nitri
3.Rismawati
4.Candri
5.Dedi
6.Harlansya

Laporan: Novita/Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

Najwa Shihab Duta Baca Indonesia Akan Hadir di Muba

MUBA.DS, - Najwa Shihab Duta Baca Indonesia Bakal Hadir ke Kabupaten Musi Banyuasin 12 Desember 2019, dalam acara Talkshow interaktif dengan tema literasi digital, sebagai narasumber juga Kepala Perpusnas RI. Bupati Musi Banyuasin H Dodi Reza Alex dan Bunda Baca Muba ibu Thia Yufada, acara ini dilaksanakan di Opproom Pemkab Muba, yang di pandu sebagai moderator Rojaki Abdillah Duta Baca Kabupaten Musi Banyuasin.

Pada acara ini juga melalui Program Pemasyarakatan minat dan budaya membaca, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan  Kabupaten Musi Banyuasin, yang populer dicanangkan Bupati Musi Banyuasin beberapa waktu yang lalu dengan slogan  Muba Membaca dan  pada hari itu juga Bupati Muba akan mengukuhkan Duta Baca Pelajar tingkat SMP Se-Kabupaten Musi Banyuasin, yang akan Melaunching Aplikasi Perpustakaan Digital i-muba dan  Majalah Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Muba "Literasi Arsip Berjaya" yang berisikan informasi kegiatan bidang Perpustakaan dan Bidang Kearsipan.

Acara ini akan melibatkan sekitar 1.000 orang terdiri dari pelajar, Mahasiswa, OPD, Komunitas baca, PKK dan Masyarakat umum lainnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Musi Banyuasin menjelaskan, bahwa acara tgl 12 Desember 2019  nanti, Talkshow interaktif dan pengukuhan Duta Baca Pelajar dan sebelumnya pada tanggal 10 - 11 Desember 2019.

"Kami mengajak anak-anak pelajar yang terpilih sebagai Duta Pelajar Sekolah dan Guru Pembimbing yang berjumlah 150 an melaksanakan city tour ke Perpustakaan Daerah, Command Center Pemkab Muba, Taman Toga Mangun Jaya dan Pusat Pembuatan Batik Gambo di Gedung Dekranasda Muba, puncaknya 12 Desember 2019 dapat bertemu dengan Duta Baca Indonesia Najwa Shihab,"jelasnya.

Masih menurut Yohanes Yubhar, ini merupakan bagian dari program gerakan pemasyarakatan minat dan budaya baca, penguatan literasi dan apresiasi bagi Duta Pelajar tepilih, agar supaya mereka sebagai motivator penggerak budaya membaca di sekolahnya masing - masing,"ungkapnya.

Laporan : Hasim
Redaksi.www.dutasumsel.com

RP 43 M, Anggaran Galian parit program serasi Mubazir

MUBA.DS, -- Pengerjaan parit pada sejumlah areal persawahan di beberapa kecamatan di Muba ! Terkesan asal jadi. ? Sangat disayangkan proyek yang didanai Pemerintah Pusat dalam program Selamatkan Rawa Sejaterahkan Petani melalui APBN sebesar Rp 43 miliar tersebut diperkirakan tidak akan memberikan manfaat bagi petani.
Seperti terlihat di Kecamatan Babat Toman dan Sanga Desa Keberadaan parit terkesan janggal dan mengundang pertanyaan. Bentangan parit yang dibuat menggunakan alat berat jenis eksavator terlihat tampa tujuan yang jelas.

Kedalaman parit yang hampir sama membuat parit hanya menjadi tempat genangan air, sementara air itu sendiri tidak mengalir.

Informasi dilapangan menyebutkan galian parit di persawahan tersebut merupakan proyek salah satu Dinas Pemkab Muba. Proyek tersebut dikerjakan kelompok tani yang ditunjuk dengan menggunakan alat berat milik Pemkab Muba.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan (TPHP) Muba, Thamrin mengatakan pembangunan parit tersebut merupakan program kementerian pertanian di Kabupaten Muba. Program tersebut bernama Selamatkan Rawa Sejahtera kan Petani (Serasi) yang dianggarkan dari APBN sebesar Rp43 miliar untuk Kabupaten Muba.

"Pekerjaan ini dilaksanakan melalui Gapoktan di Sembilan Kecamatan di Muba. Dananya langsung dari kementerian tampa melalui dinas," kata Thamrin saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Jumat (6/12/2019).

Terkait parit yang dibangun terkesan asal jadi dan sudah longsor dibeberapa tempat, kata Thamrin adalah hal yang tak perlu dipermasalahkan, karena nanti pasti akan diperbaiki petani setempat. Demikian juga alat berat yang digunakan merupakan bagian dari bantuan program serasi.

"Tak ada ketentuan yang mengikat, mau beli pompa air, bikin parit boleh saja yang penting sesuai gambar. Waktu kita sudah mepet ,maka kalau ada yang rusak nanti pasti diperbaiki petani, termasuk alat berat yang merupakan bagian program ini," kata dia.

Program tersebut sebenarnya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani, lanjut Thamrin dengan harapan bisa meningkatkan intensitas panen menjadi 3 kali dalam setahun.

Namun pihaknya tidak dapat sepenuhnya mengakomodir program tersebut seperti bantuan bibit dan pupuk yang seharusnya menjadi bagian program terhadap petani terpaksa ditiadakan karena waktunya sudah mepet.

"Sebenarnya ada bantuan bibit dan pupuk dalam program serasi ini tapi terpaksa kita tiadakan karena waktunya mepet," tutup Thamrin sembari menyatakan bahwa ia adalah Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Proyek yang didanai APBN tersebut.

Laporan: Hasim
Redaksi.www.dutasumsel.com

Pemkab Gelar Rakor " Bahas pembentukan Koperasi KORPRI"

LAHAT.DS,--- Bertempat di Pendopoan Rumdin Bupati Lahat, rapat koordinasi ini di gelar pada Selasa 10/12 dihadiri, seluruh kepala OPD, Camat di Kabupaten Lahat, para Lurah, Kabag, Kaban, serta tamu undangan lainnya.

Sekda Lahat Djanuarsah Hambali SH.MM membuka Rakor, tujuan dari rapat ini adalah  agar Keberadaan KORPRI tetap eksis di Kabupaten Lahat serta membentuk Koperasi KORPRI  untuk simpan Pinjam, dikatakan pula oleh sekda bahwa kegiatan Puncak KORPRI agar lebih meriah lagi seperti kegiatan bakti sosial, jalan santai serta kegiatan lainnya.

 Dan di wajibkan bagi kepala opd untuk menyumbang minimal 1 juta setiap OPD untuk keperluan HUT KORPRI nantinya digunakan untuk kegiatan sosial, Jalan santai dan pemberian Reward kepada ASN yang berprestasi

Kita perlu Reorganiasi agar ini bermanfaat,  mengenai  iuran sudah di sepakati, masalah pembentukan koperasi akan kita kaji terlebih dahulu." tandas Sekda mengakhiri Rakor.

Laporan: Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

Gelar Reses pertama, anggota DPRD Ogan Ilir Dapil Tiga jaring aspirasi warga masyarakat Kecamatan Rantau Panjang

INDRALAYA.DS, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) daerah pemilihan (Dapil) III Ogan Ilir periode 2019 - 2024 menggelar reses pertama di Kecamatan Rantau Panjang.

Reses dalam rangka menjaring aspirasi masyarakat dihadiri camat,Kepala UPTD Pendidikan,Kesehatan dan Pertanian, serta para kepala Desa beserta perangkat sekecamatan Rantau Panjang,Selasa (10/12/2019) dikantor camat Rantau Panjang.

Amir Hamzah SH anggota DPRD Ogan Ilir dari Fraksi PDI Perjuangan selaku ketua rombongan menyampaikan, dalam reses pertama DPRD Kabupaten Ogan Ilir siap menampung aspirasi masyarakat, khususnya masyarakat Kecamatan Rantau Panjang Ogan Ilir,"ya ini reses pertama ,kami siap menampung usulan - usulan warga khususnya Rantau Panjang untuk dibawa kepemerintahan Daerah Ogan Ilir,"katanya.

Terpisah Pathul jaya SH wakil ketua komisi II menuturkan, wakil dari dapil III berjumlah sebelas orang yang duduk di DPRD Ogan Ilir ,"ya,Daerah Pemilihan III banyak dewannya, berjumlah  Sebelas orang , insyaallah kami bersatu untuk menggolkan usulan masyarakat,"ujar politisi PDI perjuangan ini.

Hal yang sama juga diungkapkan Afrizal SH Sekretaris Komisi II, ia mengatakan DPRD Ogan Ilir komisi III yang membidangi infrastruktur hampir diisi anggota dewan dari Daerah Pemilihan III.

Ditambahkannya, "Masyarakat juga dapat membentuk kelompok Nelayan bukan kelompok tani saja, DPRD siap memfasilitasi dalam hal penyampaian usulan  kepemerintah daerah,"tuturnya.

Terpisah Helmi Kepala Desa Rantau Panjang Ulu Kecamatan Rantau Panjang mengungkapkan, Dengan adanya anggota DPRD Ogan Ilir Dapil III lebih banyak duduk di gedung DPRD Ogan Ilir berharap realisasi pembangunan cepat terlaksana,"mudah - mudahan pelaksanaan realisasi pembangunan di Kecamatan Rantau Panjang cepat terlaksana,"harapnya.

Laporan : Darius
Redaksi.www.dutasumsel.com

FUEL TERMINAL LAHAT GELAR BAKTI SOSIAL

LAHAT.DS, -- Dalam rangka menyambut HUT Pertamina ke 62 tahun, bergai kegiatan sosial dilakukan Fuel Terminal Lahat, sebelumnya mengadakan Donor Darah pada tanggal 3 Desember 2019.
Hari ini Selasa 10/12 Fuel Terminal Lahat kembali mengadakan kegiatan sosial, kali ini berbagi kasih dengan sesama, memberikan bantuan Paket sembako  di peruntukan warga  di Ring 1 Fuel Terminal Lahat Kelurahan Kota Negara Lahat.

Teguh Tri Widodo selaku Fuel Terminal Manager Lahat melalui spv RSD (Superviser Resceiving, Storage dan Distribution) Dedi Syahputra kepada Awak Media di sela kegiatan berbagi kasih, beliau mengatakan " Tahun ini  kegiatan Donor Darah dan berbagi kepada warga di Ring satu di sekitar Depot sebanyak 200 paket sembako, telah kita programkan.

Warga sudah kita berikan 200 kupon paket sembako, hanya membayar Rp 10.000 paket sembako tersebut berupa
Paket 5 kg beras, 2 Liter Minyak goreng dan satu Karpet telur " ujar Dedi.

Bu Nel ( 50 tahun) salah satu warga Ring satu di Kelurahan Kota Negara ketika diwawancarai Awak Media beliau mengucapkan terima kasih kepada Fuel Terminal Lahat yang memberikan bantuan sembako kepada kami, ini sangat berarti sekali. Selamat Ulang Tahun Pertamina ke 62 tahun semoga semakin jaya " pungkas Bu Nel.

Laporan: Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com