NEWS

Slider

Herdiansyah Kades Karang Lebak Bangun Desa Dengan ADD

Lahat.ds,--- Geliat pembangunan Desa Karang Lebak terus dilakukan dengan mengunakan Dana Desa, walau baru 2 tahun menjabat Kades Herdiansyah namun bukan berarti tiada pembangunan.

Pantauan Awak Media dilokasi Desa Karang Lebak pada Jumat 6/12 ketika menyambangi Desa Karang Lebak, diterima dengan ramah oleh Herdiansyah selaku Kades didampingi ketua BPD Junanto.

Menurut Kades "  dengan dana Desa membangun Rehab air bersih disalurkan kerumah warga, membangun gedung pertemuan yang gunakan untuk seluruh aktifitas di Desa baik itu Pernikahan maupun musyawarah Desa dibangun mengunakan Anggaran Dana Desa tahun 2018. Untuk tahun 2019 kita membangun saluran air atau Drainase, jalan usaha tani, dan Spal Desa" cetus Kades.

Selaras dikatakan Ketua BPD Junanto " Alhamdulilah selama kepemimpinan Kades Herdiansyah Desa Karang Lebak fasilitas Desa sudah memadai dan seluruh kegiatan yang akan dibangun selalu koordinasi dan musdes terlebih dahulu " ujar Nantok demikan panggilan sehari- hari ketua BPD.

Laporan : Tim DS
Redaksi.www.dutasumsel.com

Limbah Ban Bekas Menuai Keuntungan Yang Menggiyurkan

Lahat.ds, --  Memanfaatkan sesuatu  tak berguna menjadi nilai ekonomis yang bisa menopang ekonomi keluarga,   pada prinsipnya DLH dijadikan contoh saat ini Bagaimana menjadikan limbah menjadi nilai rupiah.

Seluruh limbah bisa kita jadikan berbagai hasil yang menarik sepertk slonsong katun penggulung Ban dibuat Celengan tabung, kantong asoi dijadikan bunga cantik, tas dari bungkus kopi, ban bekas dibuat pot bunga cantik " seperti dijelaskan plt DLH Ir Agus Salman melalui  Nenny Ratnadiyani, Amd kasi peningkatan kapasitas lingkungan hidup didampingi Kasi Limbah B3 Chairul Hakim kepada Awak Media di sela pembuatan Pot bunga cantik 6/12

 Bagi  masyarakat yang mau belajar hayo datang ke Stand Pameran UMKM  Pasar Malam di Lapangan Seganti Setungguan Lahat belajar mengelola sampah. kita memfasilitasi Bank Sampah yang ada di Kabupaten Lahat untuk memasarkan Produk 3R, Redus, Reuse, Recly ( Produk daur ulang dari limbah " pungkas Kasi.

Laporan: Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

Malang ,Yanto petani kopi diPagar Alam ditemukan tidak bernyawa dikebunnya akibat diterkam harimau

P. Alam,DS, - Yanto (35) warga Desa Karang Dalam Kecamatan Dempo Selatan Kota Pagar Alam Sumatera - Selatan tewas Mengenaskan dengan penuh luka cabikan disekujur tubuh.

Jenazah Korban ditemukan dan berhasil dievakuasi oleh tim gabungan TNI dan Polri beserta masyarakat sekitar,Kamis (5/12/2019).


Khoiri (40) saksi menerangkan sekiranya
Senin 2 november 2019 sekira pukul 08.00 Wib Yanto sempat berpamitan kepada istri dan anak - anaknya nya untuk pergi ke kebun, guna mengambil hasil petikan kopi yg masih di simpan di pondok di kebunnya.


Selanjutnya korban pergi kekebunnya dengan rencana pulang pada sore harinya namun sudah 3 hari korban tidak kunjung pulang, yg akhirnya pada hari Kamis 5 Des 2019 pihak keluarga menyusul kekebun di karenakan mertua korban meninggal dunia.


Setiba di kebun milik korban keluarga melihat korban sudah tergeletak di samping pondok di tengah kebun kopi milik korban, dengan kondisi sudah meninggal dunia dgn tubuh sudah tercabik (tidak utuh).melihat kejadian tersebut dirinya melihat di area sekitar masih ada harimau yg tadinya menerkam korban,"Saya langsung berlari ke arah kampung guna menyelamatkan diri dan memberitahukan kepada pihak keluaga dan masyarakat,"katanya.

Ditambahkannya Pada pukul 14.00 Wib anggota TNI-POLRI dan pemerintah serta masyarakat setempat secara bersama pergi ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban


Untuk Saat ini jenazah berada di RS Besemah Kota Pagar Alam guna untuk diotopsi, setelah selesai otopsi direncanakan akan dibawa ke rumah duka di Desa Karang Dalam untuk dikebumikan.

Pewarta : Tim DS
Redaksi.www.dutasumsel.com

Silaturahmi Teman Lama atau Silaturahmi Politik Menjelang Pilkada OKU?

OKU.DS, --Jagat maya di kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) diramaikan dengan beredarnya foto pertemuan dua tokoh pemuda OKU yaitu Tonni Syamsuddin dan Meylan Tomy di jejaring Whatsapp. Dua tokoh pemuda tersebut dalam beberapa bulan ini digadang-gadang akan maju sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati di Kabupaten OKU.

Dua tokoh ini diketahui memang sudah lama saling mengenal bahkan sudah berteman sejak kecil. Pertemuan hari ini (5/12/2019) menimbulkan banyak tanda tanya di sebagian masyarakat OKU. Bahkan ada warga yang mencoba menyimpulkan mereka akan maju melalui jalur independen pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 di Kabupaten OKU.

Ketika dihubungi via WA Tonni Syamsuddin menyatakan bahwa pertemuan ini adalah silaturahmi teman lama. “Kami belum sampai pada kesepakatan apapun, tetapi sebagai pemuda OKU kami banyak berdiskusi tentang hal-hal yang berhubungan tentang keluh kesah masyarakat OKU selama ini”, ujarnya tanpa memberikan penjelasan lebih detail lagi. Sedangkan Meylan Tomy ketika ditanya mengenai pertemuan tersebut menjawab “ini merupakan komitmen anak muda untuk OKU”.

Banyak masyarakat di OKU yang berharap pada Pilkada tahun 2020 kelak muncul tokoh-tokoh alternatif yang berprestasi global dan  berkomitmen untuk melepaskan OKU dari ketertinggalan dan mewujudkan kabupaten OKU yang jauh lebih baik bagi semua lapisan masyarakat.

Laporan : Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

Dinilai ingkari kesepakatan,FM2B Stop Angkutan Batubara PT Gorby

MUBA.DS, -- Puluhan masa yang tergabung dalam Forum Masyarakat Musi Bersat (FM2B) menyetop armada angkutan batubara PT Gorby di Simpang Gorby Desa Bintialo, Kecamatan Batang Hari Leko, Muba, Kamis (5/12/2019). Hal ini dilakukan karena PT Gorby dinilai mengabaikan kesepakatan rapat bersama FM2B dan Pemkab Muba dikantor Bupati Muba sebulan yang lalu.

Rapat yang kala itu dipimpin langsung Sekda Muba Drs Apriyadi M Si dan sejumlah kepala SKPD menelurkan sejumlah kesepakatan. Diantaranya, angkutan PT MMJ yang hanya mengantongi izin 75 unit diberi waktu seminggu untuk mengurus izin. Untuk mengurangi debu jalanan PT Gorby ataupun PT MMJ diminta menambah armada penyiraman. Kemudian PT Gorby juga diminta mengadakan fasilitas mobil untuk angkutan pelajar di Desa Lubuk Bintialo dan Kacang Sakti.

" Satu bulan sudah berlalu dari waktu yang ditetapkan, ternyata apa yang disepakati belum direalisasikan oleh PT Gorby. Makanya hari ini kami menggelar aksi menyetop aktifitas angkutan batubara ini," kata Kurnaidi ST , Ketua Umum FM2B yang dijumpai dilokasi tersebut.

Menurut dia, pihak perusahaan terkesan memandang sepele kesepakatan yang sudah dibuat. Padahal kesepakatan tersebut dibuat bersama Pemerintah Kabupaten Muba.

" Urusan ini bukan semata urusan kami. Tapi pemerintah daerah yang dilecehkan,kami tak bisa berdiam diri atas situasi ini," ujarnya.

Sejumlah warga disepanjang jalur lintasan angkutan batubara PT Gorby terlihat bergabung dan mendukung aksi tersebut. Menurut mereka sebenarnya sudah cukup lama mereka mengeluhkan angkutan batubara di daerah mereka tapi tak pernah ditanggapi.

"Kami terpaksa menutup rumah selama 24 jam karena debunya. Kami minta agar pemerintah menutup atau melarang mobil mobil ini melewati daerah kita," kata Ida seorang IRT yang ikut meramaikan aksi.

Puluhan truk tronton yang menuju lokasi tambang maupun yang keluar tambang diparkir diminta menghentikan aktivitas mereka sampai pihak perusahaan menepati janjinya.

Sekitar tiga jam aksi penyetopan angkutan batubara PT Gorby dilakukan FM2B, PT Gorby melalui humasnya, Daru mendatangi lokasi dan menemui pendemo. Menurut dia untuk saat ini kesepakatan bersama yang dibuat bersama Sekda Muba untuk saat ini belum bisa direalisasikan pihak manajemen, dan baru akan diusulkan untuk anggaran tahun 2020.

"Menurut kami itu bukan kesepakan, tapi berupa usulan yang baru akan kami anggarkan untuk tahun 2020," kata Daru.

Terkait izin angkutan, lanjut dia, saat ini pihaknya sudah mengantongi izin angkutan sebanyak 320 unit. Dan dirinya meminta agar mengecek kebenaran izin tersebut ke pihak terkait atau Dinas Perhubungan Kabupaten Musi Banyuasin.

"Pihak manajemen menyampaikan sudah menambah izin angkutan sebanyak 320 unit," ujarnya.

Namun ketika didesak menunjukkan izin yang menurut dia 320 unit, Deru tidak bisa menunjukkan izin tersebut. Bahkan ia menolak menghentikan operasional angkutan kecuali yang menyetop adalah pihak kepolisian atau dishub Muba.

" Maaf pak tak bisa begitu, kami tak bisa berhenti begitu saja. Kalau polisi atau dishub yang hentikan boleh saja, atau laporkan saja kami ," imbuhnya.

Laporan :Tim DS
Redaksi.www.dutasumsel.com

Jafar Shodiq Ditangkap Bareskrim Polri Terkait Ujaran Kebencian Terhadap Wapres RI

Jakarta.DS, - Video Habib Jafar Shodiq yang menyebut Wakil Presiden Ma'ruf Amin dengan sebutan 'babi' viral di media sosial. Kini, Habib Jafar dikabarkan telah ditangkap.

Dari informasi yang diperoleh, Jafar ditangkap oleh penyidik Mabes Polri di kediamannya di Cimanggis Depok pada Rabu (4/12) dini hari. Penangkapan Jafar disaksikan oleh Ketua RT setempat, Witutu. Saat dihubungi, Witutu membenarkan penangkapan itu.

"Jam setengah 12 (malam) itu dari kepolisian Mabes Polri itu permisi ke rumah, menanyakan ada nggak warga saya yang bernama Jafar Shodiq," ujar Witutu saat dikonfirmasi, Kamis (5/12/2019).
" Viral Hinaan 'Babi' dari Habib Jafar Shodiq, Ma'ruf Amin Memaafkan"

Witutu menuturkan penangkapan terjadi pada Kamis (5/12) sekitar pukul 01.00 WIB. Dia mengantarkan polisi ke rumah Jafar Shodiq yang berada di depan Witutu.

"Malam jam satuan, tadi malam. Ya kebetulan kan rumahnya depan rumah saya, sebagai RT saya antar ke rumah beliau (Jafar Shodiq). Kebetulan beliau tidak ada di rumah, sekitar jam 12-an Pak Jafar nya datang dan saya ajak ke rumah. Jadi setelah itu dikasih tunjuk surat-suratnya, sprin tugasnya dan dibawa ke mabes," katanya.

Saat dikonfirmasi, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono mengatakan dia akan mengeceknya terlebih dahulu. "Saya cek dulu," katanya.

Pewarta : Tim DS
Redaksi.www.dutasumsel.com

Ny Febrita Lustia Deru Beri Suport Kepada Bank Sampah Maju Bersama

Lahat.ds, -- Bank Sampah Maju Bersama Desa Payo Kecamatan Merapi Barat binaan Bhabin Kamtibmas Brigadir Andi W, mulai dikenal baik dari kalangan biasa hingga Ibu Gubernur Sumsel.
Beberapa hari lalu mendapat kunjungan dari Ketua TPKK Lahat Ny Lidyawati Cik Ujang S, Hut, melihat langsung pembuatan tas dan Pot cantik berasal dari limbah rumah tangga.

Kamis ceria 5/12 Desa Payo mendadak menjadi pusat perhatian klayak umum, betapa tidak   Ny Febrita Lustia Herman Deru ketua TPKK Sumsel atau Ibu Gubernur Sumsel bertandang ke  Lahat, Memberi Suport dan dukungan pada Bank Sampah Maju Bersama Desa Payo, dan langsung membeli Pot-pot cantik kreasi serta membeli tas dari daur ulang plastik, binaan N Lidyawati Cik ujang, dan ibu-ibu Tpkk Kabupaten Lahat, binaan Brigadir Andi Widianto dari Polres Lahat  Camat Merapi Barat, ibu eti Listina, pengelolah Bank Sampah Toni iskandar.

Pewarta : Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

Pengerjaan Jalan Setapak Sepanjang 186 Meter Di Komdoi Oleh LPMK Dan PPTKA Kelurahan Kota Negara

Lahat.ds,--- Dana Kelurahan yang dikucurkan oleh pemerintah pusat, benar dirasakan manfaatnya oleh warga Kelurahan Kota Negara. Hal ini terlihat jelas dana Kelurahan termint ke 2 dibangunkan Jalan setapak sepanjang 186 meter di RT 01 RW 01.

Berdasarkan pantauan Awak Media tampak terlihat warga yang mengerjakan pembuatan Jalan setapak dikomandoi
LPMK Darmawijaya, PPTKA Edi Yustin dengan ketua RT 01 RW 01 Ali Usman.

Lurah Kota Negara Rohim SE, MM kepada Awak Media 5/12 mengatakan " Alhamdulilah, dengan adanya dana Kelurahan, warga di Kelurahan Kota Negara merasakan manfaatnya, tadinya jalan ini kalau dimusim penghujan terlihat becek, tidak akan ada lagi. Jalan mulus dan rapi.

Sementara itu Ketua RT 01 RW 01  Ali Usman mengucapkan terimah kasih kepada Pemerintah terutama Lurah Kota Negara Rohim SE, MM yang memprioritaskan Jalan setapak di RTnya.

Pewarta: Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

SD N01 Dan SDN 20 Kunjungi Perpustakaan Daerah Lahat

Lahat.ds,--- Perpustakaan adalah segudang ilmu, jelajahi dunia melalui buku untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat. Banyak membaca kita akan pintar. Begitu dikatakan salah seorang siswa di SDN 01 Pasar Bawah Lahat.

Hari ini Kamis 5/12 Perpustakaan daerah Lahat yang terletak di Kelurahan Pasar Baru Lahat, mendapat kunjungan dari dua Sekolah dasar bersamaan yaitu SDN 01 Pasar Bawah dan SDN 20 Penghijauan Lahat.

Rombongan Sekolah Dasar ini disambut oleh Yense selaku Pustakawan Lahat, setelah itu mereka melihat buku- buku yang ada disini. Antusiasme pelajar kedua SD ini terlihat jelas.

Menurut Pustakawan Yense " kita selalu terbuka untuk umum dimulai Jam kunjungan pukul 08: 00  dan tutup pukul 16 :00 wib sedangkang Sabtu kita buka setengah hari saja. Bagi yang mau menjadi anggota silakan hubungi operator " cetus Pustakawan.

Pewarta:  Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

Ditemukan Tiga Anak Di Duga Stunting Di Kecamatan Merapi Selatan.

Lahat.ds, -- Lidyawati S.hut selaku Duta Stunting Kabupaten Lahat, tak hentinya menyerukan kepada masyarakat untuk memperhatikan gizi dan perkembangan balita dan ibu hamil agar terhindar dari Stunting.

Kecamatan Merapi Selatan ditemukan ada tiga anak diduga Stunting, seperti dikatakan Gunaidi.S,Sos  KUPT Puskesmas Perangai kepada Awak Media diruang kerjanya pada Kamis 5/12 " Sembilan  Desa di Kecamatan Merapi Selatan sudah 100 %  pemeriksaan dan pendatan Stunting .  Ditemukan. Ada  tiga anak yang dicurigai  Stunting, untuk menghetahui Stuntung atau tidak  dilihat dari tinggi dan berat badan dan usia.

Alek Riski umur 59 bulan hanya 9 kilo alamat Desa Geramat termasuk kurang gizi dari faktor Pola Asuh dikarenakan faktor Ekonomi Single Parent dan akibat kakaknya merokok dan faktor ekonomi Lemah, juga di  Desa Geramat atas nama Sania 29 bulan berat 8 kilo diduga stunting kurang makan dan asupan gizi dan Desa Lubuk Pedaro Ferly umur 38 bulan berat 9, 2 kilo. Tiga anak tersebut dalam keadaan pengawasan pihak Puskesmas Perangai, kita berita makanan tambahan berupa roti PMT balita dan Susu Formula untuk menambah berat badan anak.

Diharapkan anak- anak di daerah Kecamatan Perangai setelah pemeriksaan Stunting tidak ada lagi diketemukan, sehingga dengan demikian anak- anak di Kabupaten Lahat khususnya di Merapi Selatan bebas Stunting " ujar KUPT. Puskesmas Perangai.( Novita/ Idham)