NEWS

Slider

SEBAGIAN PETANI MENGELUHKAN PROGRAM PROYEK SERASI DI KABUPATEN BANYUASIN KARENA TIDAK SESUAI DENGAN HARAPAN DAN DIDUGA BANYAK YANG BERMASALAH.

Banyuasin.DS, -- Program Selamatkan rawa sejahterakan petani (Serasi) dari Kementrian Pertanian (Kementan) RI, sepertinya diduga dikeluhkan oleh petani di Kabupaten Banyuasin, lantaran tak menguntungkan.

Program serasi yang diharapkan pemerintah sebagai penopang hasil panen padi di wilayah perairan terbesar. Tak hanya itu, program serasi juga bisa mengurangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) karena bisa membatasi, kanal agar titik api tak melebar.

Hal tersebut, ternyata jauh dari harapan para petani. Sebab, saluran air tidak berfungsi sebagaimana untuk mengalirkan air dari tempat tinggi ke tempat rendah. Petani masih direpotkan, sebab air tak mengalir.

"Program serasi ini hanya bermanfaat untuk pencegahan terjadinya kebakaran lahan gambut. Karena air sama sekali tak mengalir ke lahan tanaman padi," kata Iswadi warga Tanjung Lago kepada wartawan.

Dijelaskannya, pembuatan saluran air sawah kurang optimal. Sepertinya dikerjakan asal jadi. "Saya lihat saluran air yang dibangun yang lama dan hanya dibersihkan bukan bangunan baru," ungkapnya yang kecewa serasi tidak sesuai dengan keinginan petani.

Pekerjaan proyek Serasi ini yang mana dan dinilai tidak tepat sasaran sebab bukan sawah rawah tapi sawah yang sudah jadi, itupun saluran air tak berpungsi. Sebab itu, Serasi tidak membuat petani sejahtera.

Terlebih lagi, terkait anggaran. Hingga kini petani belum menerima dana serasi untuk petani sebesar Rp 4,3, juta per hektar. "Sampai sekarang petani masih gigit jari," timpal kelompok tani lainnya yang tak mau disebutkan nama.

Terpisah, petani dari Kecamatan Muara Telang Dodi mempersoalkan jumlah pipa saluran yang dipasang ke saluran air hanya 2 batang. Padahal informasinya 5 batang sisanya 3 batang dikemanakan.

"Memang ada yang dipasang 5 batang tapi kebanyakan pipa yang dipasang hanya 2 batang," ungkap Dodi yang meradang bahwa program Serani hanya peluang kesejahteraan bagi oknum pejabat dan petani menjadi kambing hitamkan saja.

Kepala Dinas Pertanian Zainudin kepada wartawan mengatakan, pelaksanaan proyek Serasi ini baru dikerjakan sekitar 35 persen. Perlu diketahui ada 82 UPKK/Desa yang mendapatkan Serasi. Anggaran itu, dikucurkan dari Kementan RI ke Gapoktan.

"Proyek Serasi ini kami awasi dilapangan, jika dikerjakan tidak benar akan ditunda pencairan tahap selanjutnya," tegas  Zainnudin.

Pewarta: Agus
Redaksi.www.dutasumsel.com

Membangun kabupaten Banyuasin layak Anak

BANYUASIN.DS,-- Dalam Acara Rapat koordinasi Kabupaten Layak Anak(KLA) Banyuasin yang di gelar pada hari senin( 17-11-2019)
yang langsung di hadiri kepalah Dinas Pemerdayaan Perempuan Dan Anak Banyuasin Dr  Hj. Yosi  Zartini,MM serta OPD yang sempat turut hadir,
Dalam bersinergi bersama dalam mewujud kan banyuasin menuju kabupaten layak anak sangat penting dalam.mendukung Visi dan  Misi,Kabupaten Banyuasin.


Kabupaten Banyuasin sudah melaku kan kepada seluruh semua  OPD dalam menuju Kabupaten Layak Anak sampai tingkat kecamatan dan keluruhan
dalam.mengemban perlindungan anak supaya menjadi kabupaten layak anak


Bupati banyuasin yang di wakili asisten satu ir kosar rudin mm pemerintah telah mendisein  hak hak anak kebijakan kabupaten banyuasin merupakan tindaklanjut
Perlindungan  hak anak

Untuk menjadikan mereka ber kualitas bahu membahu mewujut kan  hak anak kabupaten layak anak dengan mempunyai penduduk sekian banyak


Pemerintah kabupaten banyuasin mempunyai tujuh rencanah kabupaten cerdas banyuasin relejius pembangunan imprastruktur dan pendidikan mewujudkan banyuasin bangkit semoga kegiatan ini,, jelas asisten satu,,


Rini handayani ,,untuk menuju kabupaten layak anak ini merupakan strategis kabupaten layak anak.bukan hal yang mudah, Banyasin menjadi kabupaten layak anak erat dengan tempat bermain anak.

Dan ini merupakan target bupati banyuasin merupa kan sum ber daya manusia
yang cukup bagus opd di kabupaten banyuasin dan kecamatan dan kelurahan untuk mengelola sum berdaya manusia.untuk mewujud kan kabupaten layak anak ucapnya.

Pewarta : Dodi
Redaksi.www.dutasumsel.com
PALEMBANG. DS, -- Sebanyak 50 Kader KB dan Kesehatan, Tokoh Agama,serta Tokoh Masyarakat mengikuti Advokasi dan Sosialisasi Program KKBPK Untuk penguatan kemitraan Lintas sektor dalam Akselerasi Program KKBPK di Hotel Aston Palembang Senin,18/11/2019.Penyelenggaraan program kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan kependudukan (KKBPK) di daerah masih kurang optimal, salah satunya ditenggarai masih belum efektifnya advokasi dan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE). pagi ini membuka pertemuan KSP kebijakan Advokasi-KIE tentang Program KKBPK ke seluruh kelompok di Kabupaten Kota dalam wilayah Sumatera Selatan.
Dalam pembukaannya, Mukminin,SH,MM, menjelaskan tujuan pertemuan ini adalah untuk mendapatkan informasi permasalahan dan kendala yang dihadapi terkait kebijakan Advokasi-KIE tentang program KKBPK yang di ikuti oleh Tiga Kabupaten Kota Di Sumsel, Yang mana Kabupaten terdekat pertama Kabupaten Ogan Ilir, Kabupaten Banyuasin, dan Kota Madya Palembang,untuk mendapatkan informasi mengenai upaya-upaya strategis yang telah dilakukan terkait kebijakan penguatan advokasi-KIE tentang program KKBPK ke suluruh wilayah dan kelompok; memperoleh masukan mengenai strategi advokasi-KIE yang efektif dan mendorong lintas sektor untuk melakukan koordinasi terkait pelaksanaan kebijakan dan pengembangan strategi advokasi-KIE tentang program KKBPK.

Direktur Advokasi dan KIE BKKBN, Sugiyono,S.Pd,M.Si mengapresiasi adanya pertemuan ini di Hotel Aston Palembang,karena kegiatan ini menjadi sangat penting. Selain itu harapannya agar tim dalam pertemuan ini akan menjadi tim Advokasi-KIE lintas sektor karena kab/kota dan provinsi sebagian sudah terbentuk, karena sesungguhnya keberhasilan program KB itu terletak pada kekuatan Advokasi-KIE.

Acara Advokasi dan Sosialisasi Program KKBPK di Hotel Aston Palembang di hadiri PLT Dinas BKKBN Provinsi Sumatera Selatan Mukminin,SH,MM, dan Direktur Advokasi dan KEI BKKBN Sugiono,S.Pd,M.Si, PKK Kabupaten Ogan Ilir,PKK Kabupaten Banyuasin,PKK Kota Palembang, Kader Kabupaten Ogan Ilir, Banyuasin,dan Kota Palembang,Tokoh Agama dari tiga kabupaten Kota, Tokoh Masyarakat dari tiga kabupaten Kota Sumatera Selatan.

Pewarta : Red DS
Redaksi.www.dutasumsel.com

Puncak Peringatan HUT Smanpala Ke19 berlangsung Meriah

Lahat.Ds,-- Luar biasa SMAN Unggul 4 Lahat semenjak berdiri 19 tahun lalu, berbagai kemajuan pesat diraih baik dibidang seni maupun Pendidikan masih terus didominasi sekolah ini. Berbagai pagelaran yang ditampilkan pada perayaan Puncak peringatan HUT Smanpala.
Dengan tema New Generation pada tema tahun 2019 ini, perayaan Smanpala dihadiri Siswa, Staf, Dewan Guru, Komite dan , Forum Alumni Smanpala.
Baslini MPd selaku Kepala Sekolah SMAN Unggul  4 Lahat,  pada sambutannya mengatakan " perayaan puncak Smanpala ke 19 tahun, ini butuh perjuangan kekompakan serta solidaritas yang tinggi sehingga teselenggara dengan baik dan sukses.  Luar biasa format  Smanpala terbentuk se-  Indonesia. Hari ini Smanpala berumur 19 tahun merupakan usia yang dewasa, semoga semakin matang.

Tahun ini kita hanya menyelenggarakan di sekolah kita merevisi dahulu, generation ourture and our Identitas, yang menuntut pola pikir tanpa itu tidak ada perubahan yang terjadi. Alhamdulilah saat ini SMAN Unggul  4 Lahat Go International tahun ini tertinggi dari tahun 127% diterima di sekolah ikatan dinas se Indonesia. Mudah- mudahan di tahun 2019 ini akan semakin matang dan terbaik se- Sumsel bahkan Se- Indonesia." ujar Baslini MPd

Sementara itu  sambutan Rudi Eduar selaku  komite Smanpala mengatakan " sesuai dengan namanya SMAN Unggul  4 Lahat, semua Lini harus unggul, Leader Ship World yang pantas disematkan untuk pak Baslini MPd  . Kampus biru Smanpala sama halnya dengan Kampus UGM Yogyakarta, Alhamdulikah kita menduduki  Sekolah unggul no 2 se- Sumsel ini merupakan prestasi yang pantas dipertahankan." pungkas Rudi Eduar.

Sebagai puncak peringatan, pemotongan Kue Ulang Tahun, pelepasan balon dan sesi poto bersama.

Pewarta: Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

MTsN 1 Lahat Gelar Pentas Seni

Lahat. DS,-- Dalam rangka menyaring bibit seni yang kreatif dan profesional pada siswa di MTsN 1 Lahat untuk itulah digelar Pentas Seni, bertempat di Madrasah Tsanawiyah 1 Lahat Jalan Kapten Saibuna Talang Jawa Utara Lahat. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari 18- 19- 20 November 2019. Di ikuti seluruh siswa dari kelas VII- VIII dan kelas IX.
Sebelum kegiatan dimulai ketua Panitia Septi pada laporannya menyampaikan
  " Dengan kemampuan seni anak- anak bisa mengeksplor,  pengambilan nilai kesenian pada tahun pelajaran 2019/ 2020  sekaligus mencari bakat  kesenian pada siswa MTsN 1 Lahat, tari, drama, Vokal Group.
Sementara itu Kepala Sekolah MTsN 1 Lahat Neliana SAg. MM  Lahat pada sambutan sekaligus membuka pagelaran seni " ucapan terima kasih kepada segala unsur yang telah berpartisipasi atas teselenggaranya acara ini, Program ini merupakan kegiatan untuk menyaring bibit kesenian dari murid- murid MTsN 1 Lahat, tahun ini merupakan tahun kedua pentas sen. Wali kelas  hendaknya  pro aktif dalam perkembangan muridnya, semoga dengan pentas seni ini akan terlihat hasilnya" pungkas Neliana SAg.MM.

Pewarta: Novita/Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

KEJARI BANYUASIN DIMINTA USUT TUNTAS DUGAAN KORUPSI DANA PERPUSKAB SENILAI RP 4,3 MILYAR

Banyuasin.DS, - Dipenghujung tahun 2019 Pukul 09.40 Wib Kantor Kejari Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan digruduk ratusan massa yang menggelar aksi unjuk rasa yang tergabung dalam Aliansi masyarakat untuk institusi (AMUNISI) yang di Ketuai oleh Efriyadi Effendi dan dikoraki oleh Suhaimi bersama Korlap Toto Pribadi.

Semangat Ketua yang akraf disapa Uju Parlemen Jalanan itu bersama 50 orang unras diawali dengan titik kumpul di Taman Kolam Pemkab Banyuasin massa aksi mendesak pihak Kejari Kabupaten Banyuasin untuk mengungkap tuntas adanya dugaan tindak pidana korupsi di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Banyuasin tahun anggaran 2019 yang nilainya sekutar Rp 4,3 Milyar.

Tuntutan dalam pernyataan sikap dari massa aksi unjuk rasa disuarakan mendukung program Bupati Banyuasin Bangkit, Adil dan Sejahtera, maka kami bagian salah satu elemen masyarakat Kabupaten Banyuasin yang tergabung dalam wadah AMUNISI berkomitmen memperjuangkan Nasib Rakyat yang termarjinalkan dari Penindasan dan Deskriminatif oleh Pihak Pengambil Kebijakan.

Untuk itu Amunisi siap mengkawal Institusi dilingkungan Pemerintah dan Instansi lainnya yang bersih dan berkeadilan agar tercapainya Rakyat Sejahtera dan Amunisi terus berjuang bersama Rakyat akan melawan Korupsi dan Kebijakan Pemerintah yang tidak Pro Rakyat.

Pewarta:Agus
Redaksi.www.dutasumsel.com

KEMENDAGRI LUNCURKAN MESIN ANJUNGAN DUKCAPIL (ADM) BISA CETAK E KTP HANYA 5 MENIT

Palembang.DS , -- Kementerian Dalam Negeri meluncurkan Anjungan Dukcapil Mandiri untuk mencetak dokumen kependudukan,Dan Kemendagri mengklaim Bahwa warga bisa mencetak E-KTP dengan waktu lebih kurang 2 menit Saja.

Zudan Arif Fakrulloh Selaku Ditjen Dukcapil Kemendagri menjelaskan Bahwa ADM ini merupakan mesin pencetak dokumen kependudukan, mulai kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el), kartu keluarga, kartu identitas anak (KIA), akta lahir, dan Serta akta mati.Adapun Bentuknya tak ubahnya dengan mensin anjungan tunai mandiri atau ATM.

Adapun Inovasi ini dirancang khusus agar masyarakat bisa mencetak dokumen dengan sistem cepat, mudah, gratis, dan berstandar sama tanpa diskriminasi.

Melalui Mesin ADM ini kita bisa mencetak sendiri KTP-el, KIA, akta lahir, kartu keluarga, akta mati,ujar Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh dalam keterangan tertulis, Sabtu (16/11/2019).

Zudan Juga mengatakan sistem Mesin ADM bekerja dengan pengamanan NIK, PIN, dan QR code.dan Mesin ini ditargetkan diaplikasikan di berbagai daerah mulai tahun ini dan akan dimasukkan ke dalam e-katalog pengadaan barang.

Serta Sejauh ini daerah sudah banyak yang mau beli. Saya yakin kepala daerah yang ingin memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat pasti butuh,ujar Zudan.

Adapun sistem atau cara kerjanyan ‘ADM’ kependudukan ini Yang Pertama, pemohon dokumen kependudukan melalui mesin ADM harus teregistrasi di kantor dukcapil setempat dan Setelah itu, warga akan diberi nomor PIN lewat SMS Ponsel Pemohon.

Serta PIN yang akan diberikan ada dua jenis. Pertama, untuk masuk ke dalam sistem yang ada di ADM. Kemudian, PIN untuk mencetak data kependudukan, dan setiiap data kependudukan akan diberikan masing-masing PIN dan bisa digunakan hanya sekali pencetakan.

Selain PIN, akan diberikan QR (quick response) code atau kode dalam bentuk barcode di kirim ke Email masing-masing.

Dan Setelah memiliki PIN atau QR code, masyarakat sudah bisa menggunakan mesin ADM, yang rencananya akan ditempatkan di area-area publik, seperti mall, perkantoran, pasar, dan pusat-pusat keramaian lainnya.

Serta Pada tampilan awal mesin ADM ada tiga menu pilihan Antaranya Pilih salah satu, sidik jari, NIK, atau QR code, untuk mencetak data kependudukan yang diinginkan dan Kemudian akan muncul perintah ‘Silakan Cetak’, Serta disertai tampilan menu mau menggunakan PIN atau menggunakan QR code.

Saat uji coba, Kemendagri mengklaim pencetakan e-KTP membutuhkan waktu 1 menit 30 detik dan Proses lebih cepat jika memilih menggunakan menu QR code, hanya butuh waktu sekitar 1 menit.

Dan Kalau sudah teregistrasi, itu PIN atau QR code akan berlaku dua tahun, Karena takut disalahgunakan serta Selain itu untuk memastikan orangnya masih ada apa nggak, kata Kasubdit Sistem Informasi Administrasi Kependudukan Dukcapil Erikson.

Pewarta : Agus
Redaksi.www.dutasumsel.com
RAHASIA NABI KHIDIR AS DAN NABI ILYAS AS DI BERI UMUR PANJANG OLEH ALLAH HINGGA HARI AKHIR.

AudzubiLlahi minasy syaithanir rajiim
BismiLlahir Rahmanir Rahiim
Allaahumma Sholli ‘Alaa Sayyidina Muhammad Sholallaahu ‘Alayhi wa aalihii wa sallaam,

Maddad yaa Haqqani Hazrat Mawlana Syaikh Nazim
Maddad yaa Sultan Mawlanaa Syaikh Mehmet… maddad…maddad…

Tsw
Suatu hari Nabi SAW sedang duduk didalam masjid Beliau SAW, ketika itu tampak dua orang yang berpenampilan bersih dan rupa yang tampan datang menghampiri. Mereka memberi Salaam.
“Dari mana kalian berasal?” tanya Nabi SAW
“Kami berasal dari masa yang sudah lama berlalu”, jawab mereka. “Sudah lama kami menyembah Allah dan kami telah mendengar untaian kata-kata yang lebih indah dari segala kata yang pernah ada. Dari seluruh Kitab Allah yang ada, untaian kata-kata ini disebutkan sebagai yang terindah, dan untaian kata-kata ini hanya akan muncul di akhir zaman, didalam Kitab yang paling akhir muncul (yakni Al Qur’an Karim, penerj.). Jadi kami kemudian beribadah selama seribu tahun hingga Allah bertanya kepada kami berdua karunia apa yang bisa diberikan-NYA kepada kami. Kami memohon agar bisa mendengar untaian kata-kata indah itu, yakni surah Al-Faatihah.” Allah tidak menjawab mereka. Lalu mereka berdua kembali berdoa selama seribu tahun. Baru Allah menjawab mereka. DIA berkata, “Surah ini hanya KU-peruntukkan bagi Kekasih-KU Tercinta Muhammad SAWS dan umatnya.”

Kedua lelaki itu berdoa selama seribu tahun lagi hingga Allah kembali bertanya kepada mereka karunia apa yang bisa DIA berikan kepada mereka. Mereka menjawab, “Karena kami tak bisa dikaruniai Al-Faatihah mohon agar ijinkan kami  berdua hidup berusia panjang agar bisa menjadi bagian dari Umat Beliau SAWS, menyalami Beliau SAW, dan mendengar pembacaan surah Al-Faatihah, walau hanya sekali saja. Sehingga kami kemudian wafat dalam keadaan puas/ridho.”

Kedua lelaki ini adalah Khidir AS dan Ilyas AS. Mereka kemudian ber-Syahadah kepada Nabi SAW yang dengannya mereka merasa puas. Mereka tidak lagi menjadi Nabi tapi “hanyalah” bagian dari Umat Muhammad SAW. Mereka memohon agar Nabi SAW berkenan membacakan Al-Faatihah untuk mereka. Beliau SAW kemudian membacakan surah Al-Faatihah untuk mereka berdua dan kemudian mereka berdua membacanya bersama Beliau SAW Lalu mereka semua bersama-sama mengucapkan “Amiin” yang artinya “Duhai Allah, mohon terimalah doa kami…”

Mereka kemudian bertanya,

“Duhai Rassulullah, apakah balasannya membaca Al-Faatihah?”

“Jika saja Allah mengaruniaiku kehidupan hingga akhir masa, maka tidaklah cukup untuk mengatakan kepadamu semua manfaatnya (semua kebaikan yang akan kita terima karena membaca surah Al-Faatihah, penerj.)”, jawab Nabi SAWS. “Jadi, aku akan mengatakan kepadamu manfaat dari mengucapkan Amiin.”

“Alif tertulis pada Arsy Allah.
Mim ada pada kaki dari Kursi-NYA.
Yaa ada pada Lawhul Mahfudz.
Nun ada pada Pena (Kalam).”

“Mohon ceritakan lebih banyak lagi”, kata kedua lelaki itu.

“Alif tertulis di kening Israfil AS.
Mim tertulis di kening Mikail AS.
Yaa tertulis di kening Jibril AS.
Nun tertulis di kening Izrail AS.
Siapa saja yang mengucapkan “Amiin” akan mendapat manfaat dari keempat Malaikat ini”.
 “Mohon ceritakan lebih banyak lagi”, kata mereka berdua. 

“Alif tertulis didalam Taurat.
Mim tertulis didalam Zabur.
Yaa tertulis didalam Injil.
Nun tertulis didalam Qur’an.
Siapa saja yang bersungguh-sungguh dalam mengucapkan “Amiin” setelah pembacaan al-Faatihah, maka seolah-olah dia telah membaca Keempat Kitab Suci itu”.

“Kalian mau yang lebih lagi?”
“Ya…” jawab mereka.

“Alif tertulis di kening Sayyidina Abu Bakar RA.
Mim tertulis di kening Sayyidina Umar RA.
Yaa tertulis di kening Sayyidina  Utsman RA.
Nun tertulis di kening Sayyidina Ali RA.
Siapa saja yang mengucapkan “Amiin” akan mendapat manfaat dari Keempat Sahabat ini”.

Kedua lelaki baru saja akan berdoa memohon agar Allah mencabut nyawa mereka sebagaimana yang mereka kehendaki apabila keinginan mereka sudah mereka peroleh, ketika Nabi SAW menghentikan maksud mereka. Beliau SAW berkata “Allah telah mengaruniai kalian usia yang panjang dan kekuatan khusus. Umatku lemah dan mereka membutuhkan kalian.”
Kemudian Allah mengaruniai mereka usia yang panjang untuk berkhidmat kepada Umat Sayyidina Muhammad SAWS.
Ilyas AS di daratan
Khidir AS di lautan

Ditulis oleh Hajjah Anne Aminah Adil al-Haqqani. Istri dari maulana syaikh Naziem Adil al Haqqoni.

Wallahu'alam

Allaahumma sholli 'alaa Sayyidinaa Muhammad wa 'alaa aalihii wa shohbihii wa sallaam,
Yaa Sayyidii Yaa Rasulalloh,

ANUGERAH KONSTITUSI UNTUK GURU TERBAIK OGAN ILIR

PUNCAK AK 2019.jpg
ANUGERAH KONSTITUSI UNTUK OI
Oleh: Husnil Kirom, M.Pd.
(Guru SMP Negeri 1 Indralaya Utara)Penegakan hukum dan konstitusi serta penyelenggaraan negara hukum Pancasila yang demokratis mensyaratkan adanya tingkat kesadaran berkonstitusi yang baik dari segenap warga negara. Oleh karenanya, agar warga negara dapat berperan secara optimal, maka setiap warga negara perlu memahami hak-hak konstitusional yang dimilikinya serta upaya yang dapat ditempuh untuk mempertahankannya. Berangkat dari kegelisahan moral dan intelektual tersebut, Mahkamah Konstitusi mengambil inisiatif untuk turut berperan serta dalam memberikan pendidikan dan pelatihan secara terstruktur dan sistematis dengan melakukan reaktualisasi nilai-nilai Pancasila dan menyebarluaskan nilai­-nilai konstitusi kepada kelompok masyarakat. Salah satu komponen bangsa yang dipandang penting untuk mendapat pemahaman mengenai MK adalah guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Hal ini berdasar pertimbangan ada keterkaitan erat antara MK dengan guru PPKn, yakni MK mendorong terwujudnya budaya sadar berkonstitusi sedangkan para Guru PPKn dapat menjadi pihak yang mendidik peserta didik agar menjadi anak-anak bangsa yang memiliki budaya sadar berkonstitusi. MK memandang penting melakukan kerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Agama Republik Indonesia untuk menyelenggarakan kegiatan Pendidikan Kesadaran Berkonstitusi dan Pemberian Penghargaan “Anugerah Konstitusi” bagi guru PPKn yang berhasil melaksanakan pendidikan kesadaran berkonstitusi di sekolah dan di masyarakat.
Anugerah Konstitusi Guru PPKn adalah wahana kompetisi antar guru PPKn dalam pembelajaran kesadaran berkonstitusi. Tujuan program ini salah satunya mendorong peningkatan budaya sadar berkonstitusi di kalangan guru-guru PPKn dan peserta didik khususnya di lingkungan sekolah, memberikan perhatian dan penghargaan kepada guru PPKn atas prestasi dan dedikasi dalam melaksanakan tugas profesionalnya. Adapun seleksi dalam Anugerah Konstitusi ini adalah guru PPKn yang berhasil menumbuhkembangkan pendidikan kesadaran berkonstitusi bersifat kompetitif, bukan berdasarkan pemerataan, dilakukan secara objektif, transparan, akuntabel. Peserta ajang ini adalah guru SD/MI, SMP/MTsSMA/ SMK/SMALB/MA/MAK, baik sebagai Aparatur Sipil Negara atau bukan ASN melaksanakan tugas sebagai guru PPKn. Persyaratan lainnya memiliki kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional, berhasil melaksanakan pendidikan kesadaran berkonstitusi bagi peserta didik, teman sejawat, dan masyarakat dalam pengembangan profesi, serta berperan aktif di organisasi profesi pendidikan/asosiasi profesi, berhasil membimbing pembentukan sikap peserta didik hingga mencapai prestasi, menghasilkan karya kreatif atau inovatif membentuk kesadaran berkonstitusi di berbagai kegiatan di sekolah maupun di masyarakat, seperti inovasi pembelajaranpenulisan buku, hasil kajian, evaluasi, penelitian, esai PPKn, dan pembinaan kesadaran berkonstitusi di masyarakat, sebagai pribadi melalui organisasi profesi, organisasi kemasyarakatan, dan wadah lainnya.
Anugerah Konstitusi Tahun 2019 ini sudah memasuki tahun ke-9. Pada jenjang pendidikan dasar Kemdikbud dilaksanakan melalui daring terpusat melalui laman www.kesharlindungpgdikdas.id yang diikuti lebih dari 500 peserta guru PPKn seluruh Indonesia. Seleksi tersebut telah dimulai dari tingkat sekolah, lalu kecamatan, dan dilanjutkan di tingkat kabupaten/kota. Hasil pada tingkat kabupaten/kota peserta yang menjadi juara pertama diikutkan dalam seleksi tingkat pusat atau kementerian. Seleksi di tingkat pusat kemudian menetapkan enam orang grand finalis yang akan mewakili kementerian masing-masing di Mahkamah Konstitusi. Khusus di Kemdikbud jenjang SMP sebagai pemenangnya adalah Husnil Kirom, M.Pd. guru PPKn SMP Negeri 1 Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir yang kemudian diundang mengikuti grand final AK IX Tahun 2019 dari tanggal 12 sampai 13 November 2019 di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta Pusat.
Progam grandfinal AK IX Tahun 2019 diikuti oleh 36 peserta dengan rincian 12 orang peserta guru SD/MI, 12 orang guru SMP/MTs/ dan 12 orang guru SMA/MA, SMK/MAK, SLB. Dewan juri lomba tersebut ada empat, terdiri dari Pakar Hukum Tata Negara, Pakar Pendidikan, Juri Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; dan Juri Kementerian Agama. Di mulai dengan pembukaan yang dilaksanakan tanggal 12 November 2019 tepat pukul 15.00 WIB oleh Kepala Pusat Pancasila dan Konstitusi. Dilanjutkan dengan pengundian nomor presentasi dan interview. Hasil undian menempatkan Husnil Kirom, M.Pd. tampil urutan ketiga jenjang SMP/MTs yang diadakan tanggal 13 November 2019 mulai pukul 07.30 WIB. Setelah pengundian, berikutnya peserta bersiap mengikuti Tes Tertulis yang dilaksanakan di gedung Prambanan pukul 19.00 – 21.00 WIB dengan rincian tes objektif 60 soal dan tes uraian 5 soal yang diawasi langsung oleh panitia.
Pada sesi presentasi, Husnil Kirom, M.Pd. menyajikan best practice dengan judul Pelibatan Stakeholders Pendidikan Melalui Pengembangan Civic Community untuk Menumbuhkan Budaya Patuh Siswa. Hasil penelitian tersebut bertujuan memberikan pemahaman dan penguatan tentang pengamalan nilai-nilai Pancasila dan kesadaran berkonstitusi siswa, baik di sekolah maupun di masyarakat. Peningkatan kedisiplinan dan kepedulian siswa sebagai literasi budaya dan literasi kewarganegaraan melalui pengembangan civic community menjadi fokus best practice tersebut. Dalam pelaksanaan penelitian juga melibatkan para pihak (stakeholders) terutama di bidang hukum dan kesehatan. Di bidang hukum atau penegakan aturan sekolah dan peraturan umum di masyarakat melibatkan Kepolisian Resort Ogan Ilir, yakni Satuan Bimbingan Masyarakat melalui Program Upaya Binmas Konseling Sekolah (Ubisela) dipadukan dengan Komunitas Penegak Keteraturan (Kompak) dan UPTD Puskesmas Payakabung melalui Program Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) dipadukan dengan Komunitas Sapu Jagat Bersih (Sagasih). Selain itu, ditampilkan upaya sekolah bersama stakeholders pendidikan dalam pembinaan siswa di sekolah dan di masyarakat. Husnil Kirom, M.Pd. meyakinkan dewan juri bahwa pembelajaran PPKn tidak semata dilakukan oleh guru di kelas, tetapi perlu kolaborasi dengan instansi terkait utamanya penegak hukum dan medis disesuaikan dengan tema yang diangkat MK untuk AK IX Tahun 2019 kali ini. Tentu program, media, dan lainnya yang diperlukan sudah disiapkan sebagai amunisinya. Sementara pada sesi tanya jawab, beliau tampil maksimal dapat menjawab semua pertanyaan dewan juri yang notabenenya berlatar profesor.
Sampailah pada malam Puncak Anugerah Konstitusi IX Tahun 2019 yang dilaksanakan hari Jum’at/15 November 2019 mulai pukul 19.00 WIB sampai dengan selesai. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua MK pertama, Ketua MK keempat, Ketua MK sekarang, Wakil Ketua MK, Para Hakim Konstitusi, Menteri Agama, Dirjen GTK Kemdikbud, Ketua BPK RI, Para Pejabat, Pimpinan dan Jurnalis Media Massa, serta seluruh peserta Peningkatan Pemahaman Hak Konstitusional Warga Negara Bagi Guru PPKn Berprestasi Tahun 2019 se-Indonesia. Acara ditutup secara resmi oleh Ketua MK Dr. Anwar Usman, S.H., M.H. Sebelum pemenang diumumkan, terlebih dahulu ditetapkan 3 Besar Finalis masing-masing jenjang. Khusus jenjang SMP/MTs yang masuk nominasi 3 Besar adalah Husnil Kirom, M.Pd. (Sumsel), Nurwidati, S.Pd. (DIY), dan Nengsri Rohima, M.Pd. (Jabar). Sesi terakhir adalah menjawab pertanyaan kunci dari Juri Kehormatan, yakni Prof. Dr. Jimly Assidiqqie, S.H., M.H. (Ketua MK Periode Pertama), Dr. Hamdan Zoelva, S.H., M.H. (Ketua MK Periode Keempat), Para Wakil Ketua MK dan Hakim Konstitusi (Periode Sekarang), dan Guru Besar Ketatanegaraan. Keputusan dewan juri menetapkan pemenang untuk jenjang SMP/MTs adalah Husnil Kirom, S,Pd., M.Pd. dari SMP Negeri 1 Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan. Beliau berhak menerima sertifikat, piala bergengsi, dan uang pembinaan sebesar Rp.25.000.000. Saat diwawancarai awak media, beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Kabupaten Ogan Ilir, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir, Kepolisian Resort Ogan Ilir melalui Kasat Binmas Polres Ogan Ilir, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir melalui Kepala UPTD Puskesmas Payakabung, Kepala Sekolah dan civitas SMP Negeri 1 Indralaya Utara, dan semua pihak yang telah membantu dan mendukung dalam ajang ini. Semoga keberhasilan ini membawa manfaat bagi siswa, sekolah, pihak terkait. Sekaligus mendapat perhatian dan apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terhadap beliau dan pendidikan. Diakhiri hiburan yang dimeriahkan Wali Band bagi guru PPKn Berprestasi se-Indonesia.

PROFIL PENULIS:
Nama           : Husnil Kirom, S.Pd., M.Pd.
TTL               : Riang Bandung, 16 Mei 1984
Agama          : Islam
Pendidikan : S1 PPKn FKIP Unsri (Cumlaude)
                       S2 Teknologi Pendidikan PPs Unsri (Cumlaude)
Pekerjaan    : ASN Guru
Status          : Menikah (1 Istri dan 2 Anak)
Alamat          : Jl. Ki Anwar Mangku Lrg. Sriraya 7 No. 89 RT 42 RW 15
                       Kelurahan Plaju Ulu Palembang Sumatera Selatan
Prestasi        : Juara 1 Guru PPKn Berprestasi Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2019
Pelatihan     : 1. Perlindungan Profesi Bagi Guru Dikdas Tahap 3 Kemdikbud Tahun 2019
                       2. Workshop Perlombaan Inovasi Pembelajaran (Inobel) Kemdikbud Tahun 2019
                       3. Seminar Nasional Guru Pendidikan Dasar Berprestasi Kemdikbud Tahun 2019
4. Diklat Penguatan Wawasan Kebangsaan P4TKPKnIPS Kemdikbud Tahun 2019
5. Bimtek Penulisan Karya Tulis Ilmiah dan Jurnal P4TKPKnIPS Kemdikbud Tahun 2018

Redaksi.www.dutasumsel.com

Promo SMS Hotel Grandzuri Lahat

Lahat.ds, --- Kabar gembira bagi masyarakat umum baik dari Sumsel atau pun dari luar Sumsel yang ingin megenal keindahan panorama alam juga prasejarah yang ada di Bumi Seganti Setungguan, setelah puas mengelilingi Negeri Seribu Megalith dan 100 air terjun.

Monggo menginap  di Hotel Granzuri  Lahat yang beralamat di Jalan Lingkar Lintas Sumatera nomor 138 Desa Manggul Kecamatan Lahat, dapatkan harga spesial khusus di hari Sabtu,  Minggu dan Senin Promo SMS untuk tipe kamar superior hanya 425.000/room/night
Benefit.

Dengan Breakfast untuk 2 orang, free wifi, free Swimming Pool,  free fitness center. Dengan syarat dan ketentuan berlaku. Seperti dikatakan Nanang selaku GM Hotel Grand Zuri Lahat kepada Awak Media 17/11.

Untuk lebih lanjut hubungi call
Hotel : 0731 326999
WA     : 0852 6825 7249                                                       Boni   : 082282264987                                              Retni  : 0811732403                                                       Email : reservation.lahat@grandzuri.com                                               
Pewarta:Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com