NEWS

Slider

Diperkirakan Pertengahan Bulan Desember Pelantikan 79 Kades

Lahat.Ds,--- Pemilihan Kades secara serentak beberapa waktu lalu telah usai, dan kini ke 79 Kades tepilih di 22 Kecamatan. Sedang menantikan pelantikan untuk menglegalkan kepemimpinan mereka.

Kabid Tata Wilayah dan Administrasi Desa mewakili plt Kadis DPMD drs Benni Zainudin MSi ketika diwawancarai Awak Media diruang kerjanya pada 19/11 menurut beliau " Insyah Allah  SK sekarang lagi diproses tinggal keputusan dari Bupati.

Diperkirakan pada  pertengahan bulan Desember mendatang, menurut Kabid hanya 2 Kecamatan yang tidak ikut kompetisi Pilkades yakni Kecamatan  Gumay Ulu dan Kikim Tengah. " ujar Kabid

Ketika ditanya mengenai ada dua Desa yang ada masalah mengenai Pilkades, dengan bijak Imam Santosa menjawab"
Proses tetap berjalan kita melihat mekanisme mengacu Perbup no 45 tahun 2016 tentang syarat dan tata cara pemilihan kepala desa" pungkas Kabid.

Pewarta: Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

Disnakertrans Kabupaten Lahat Berikan Pelatihan UMKM Loka Latihan Kerja Usaha Kecil Menengah

LAHAT.DS, -- Merubah perekonomian serta meningkatkan taraf hidup dengan membuka usaha, adalah tujuan dari LLK UMKM (Loka Latihan Kerja Usaha Kecil Menengah. Seperti dijelaskan  Agus Senang kepala LLKM ( loka latihan kerja usaha menengah) Disnaker Trans Lahat kepada Awak Media diruang kerjanya pada Selasa 19/11.
10 Kejuruan, kita termasuk paling banyak untuk ukuran Kabupaten,
1. Operator Komputer
2. Teknisi Komputer
3. Mekanik mobil
4. Mekanik sepeda motor
5. Las Listrik
6. Instalasi penerangan /listrik
7. Teknik pendingin AC
8. Tata Rias
9. Teknisi HP
10. Menjahit

Yang paling diminati jurusan  Operator komputer sama teknisi HP, bagi yang berminat mau belajar disini difasilitasi, ruang balajar,  alat praktek, baju seragam dan makan siang  semuanya gratis.

Lama pelatihan itu  tergantung Jampel ( jam pelajaran) berkisar antara  250- 320 jampel, kalu dikalkulasi waktu 1,5  bulan dan paling cepat 2 Minggu tergantung program pusat dari Kementrian.

Untuk saat ini sedang belajar ada 8 kejuruan berjumlah 128 siswa digelombang ke 4 tahun 2019.
Syaratan. Kita diberikan 34 paket kegiatan dari kementrian Tenaga kerja. Untuk tahun anggaran 2020 dibuka untuk pelatihan gelombang pertama pada bulan
Januari." Pungkas Agus Senang.

Pewarta: Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com


Pendaftaran hari jam kerja
Batas pendaftaran tgl 17 Desember 2018
Untuk lebih jelas dpt langsung datang ke LLK
UKM Disnakertran Kab. Lahat. Jl. Jend. A. Yani
km.1,5 Pagar Agung Lahat.

Kurikulum Bakal Berubah Lagi - Bahasa Inggris SMP-SMA Dihapus SD 5 Mata Pelajaran

JAKARTA.DS ,-- Kurikulumpendidikan di tanah air nampaknya bakal berubah lagi.
Hal itu terungkap saat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengundang sejumlah organisasi guru ke kantornya. Dia ingin mendengar cerita dan solusi masalah pendidikan tanah air dari para guru.

Dalam pertemuan pada 4 November itulah muncul wacana mengubah kurikulum. Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia Muhammad Ramli Rahim ikut hadir dan berdiskusi dalam acara itu.

Menurut dia, rencananya, Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, serta pendidikan karakter berbasis agama dan Pancasila menjadi mata pelajaran (mapel) utama di SD.

“Karena itu, mapel bahasa Inggris dihapus untuk SMP dan SMA. Sebab, sudah dituntaskan di SD,” kata Ramli.

Pembelajaran bahasa Inggris yang dimaksud Nadiem, lanjut dia, lebih fokus mengajarkan percakapan. Bukan tata bahasa.

Kemudian, untuk SMP tidak boleh lebih dari lima mapel yang diajarkan kepada siswa. Sedangkan di SMA, maksimal enam mapel tanpa penjurusan.

“Bagi siswa yang ingin fokus pada keahlian tertentu dipersilakan memilih SMK,” terang Ramli, menirukan ucapan Nadiem.

Karena SMK fokus mengajarkan keahlian tertentu, muncul wacana untuk menggunakan sistem SKS (Satuan Kredit Semester).

Dengan begitu, siswa yang dianggap pintar dan lebih cepat menguasai keahlian tertentu bisa lulus setelah dua tahun menempuh pembelajaran di sekolah. Sedangkan siswa yang lambat menyerap ilmu bisa sampai 4 tahun untuk lulus.

Menurut Ramli, Nadiem bahkan mengusulkan ujian kelulusan SMK tidak hanya normatif. Lebih ke praktis untuk mengukur ketrampilan dan keahlian siswa. “SMK tidak boleh kalah dari Balai Latihan Kerja yang hanya tiga, enam, atau 12 bulan saja,” ujarnya.

Sementara itu, Nadiem mengungkapkan bahwa dirinya hanya mengikuti arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk meningkatkan dan mengelola sumber daya manusia Indonesia agar lebih maju. Menurut dia, mengubah kurikulum itu bukan hanya mengubah konten.

Esensinya adalah menyederhanakan dan mengubah cara penyampaian materi kepada siswa untuk tidak hanya sekadar menghafal.

“Dan itu adalah PR (pekerjaan rumah) saya untuk bisa mengubahnya. Tapi itu bukan sesuatu yang bisa diubah dalam waktu cepat. Butuh pemikiran yang sangat matang dan butuh masukan dari para guru dan pihak lain. Jadi, penyempurnaan, penyederhanaan, dan perubahan kurikulum itu saya mengacu pada guru,” beber mantan bos Goj-Jek itu. Sebab, kata Nadiem, guru yang paling mengetahui apa yang dibutuhkan siswa-siswanya.

Menurut dia, guru-guru era sekarang sudah canggih. Mampu menggunakan teknologi sebagai instrumen untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Dengan teknologi, guru bisa bebas memilih konten seperti apa yang cocok dengan materi pelajaran. Dengan begitu, banyak inovasi akan muncul.

Dari momen-momen tersebut bisa memicu pemerintah daerah untuk menggelar pelatihan guru berbasis teknologi. Dengan memanfaatkan teknologi, pembelajaran bisa menjadi lebih efisien dan fleksibel.

“Namun yang perlu diingat, teknologi tidak bisa menggantikan peran seorang guru. Karena pembelajaran yang sesungguhnya adalah adanya koneksi batin guru dan siswa. Teknologi adalah alat, bukan segalanya,” jelasnya.

Nadiem membenarkan, dalam pertemuan dengan beberapa organisasi guru itu, banyak guru yang ingin bebas dan merdeka untuk memberikan yang terbaik kepada siswanya. Dalam arti, mereka tidak dibebani tugas yang sifatnya administratif.

“Kalau kebanyakan tugas untuk guru itu soal administratif (seperti sertifikasi atau kenaikan pangkat), tentunya waktu untuk anak dan energi akan terkuras. Itu yang harus dipikirkan,” beber Nadiem.

sumber : terpercaya kementerian Disdikbud.

SEBAGIAN PETANI MENGELUHKAN PROGRAM PROYEK SERASI DI KABUPATEN BANYUASIN KARENA TIDAK SESUAI DENGAN HARAPAN DAN DIDUGA BANYAK YANG BERMASALAH.

Banyuasin.DS, -- Program Selamatkan rawa sejahterakan petani (Serasi) dari Kementrian Pertanian (Kementan) RI, sepertinya diduga dikeluhkan oleh petani di Kabupaten Banyuasin, lantaran tak menguntungkan.

Program serasi yang diharapkan pemerintah sebagai penopang hasil panen padi di wilayah perairan terbesar. Tak hanya itu, program serasi juga bisa mengurangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) karena bisa membatasi, kanal agar titik api tak melebar.

Hal tersebut, ternyata jauh dari harapan para petani. Sebab, saluran air tidak berfungsi sebagaimana untuk mengalirkan air dari tempat tinggi ke tempat rendah. Petani masih direpotkan, sebab air tak mengalir.

"Program serasi ini hanya bermanfaat untuk pencegahan terjadinya kebakaran lahan gambut. Karena air sama sekali tak mengalir ke lahan tanaman padi," kata Iswadi warga Tanjung Lago kepada wartawan.

Dijelaskannya, pembuatan saluran air sawah kurang optimal. Sepertinya dikerjakan asal jadi. "Saya lihat saluran air yang dibangun yang lama dan hanya dibersihkan bukan bangunan baru," ungkapnya yang kecewa serasi tidak sesuai dengan keinginan petani.

Pekerjaan proyek Serasi ini yang mana dan dinilai tidak tepat sasaran sebab bukan sawah rawah tapi sawah yang sudah jadi, itupun saluran air tak berpungsi. Sebab itu, Serasi tidak membuat petani sejahtera.

Terlebih lagi, terkait anggaran. Hingga kini petani belum menerima dana serasi untuk petani sebesar Rp 4,3, juta per hektar. "Sampai sekarang petani masih gigit jari," timpal kelompok tani lainnya yang tak mau disebutkan nama.

Terpisah, petani dari Kecamatan Muara Telang Dodi mempersoalkan jumlah pipa saluran yang dipasang ke saluran air hanya 2 batang. Padahal informasinya 5 batang sisanya 3 batang dikemanakan.

"Memang ada yang dipasang 5 batang tapi kebanyakan pipa yang dipasang hanya 2 batang," ungkap Dodi yang meradang bahwa program Serani hanya peluang kesejahteraan bagi oknum pejabat dan petani menjadi kambing hitamkan saja.

Kepala Dinas Pertanian Zainudin kepada wartawan mengatakan, pelaksanaan proyek Serasi ini baru dikerjakan sekitar 35 persen. Perlu diketahui ada 82 UPKK/Desa yang mendapatkan Serasi. Anggaran itu, dikucurkan dari Kementan RI ke Gapoktan.

"Proyek Serasi ini kami awasi dilapangan, jika dikerjakan tidak benar akan ditunda pencairan tahap selanjutnya," tegas  Zainnudin.

Pewarta: Agus
Redaksi.www.dutasumsel.com

Membangun kabupaten Banyuasin layak Anak

BANYUASIN.DS,-- Dalam Acara Rapat koordinasi Kabupaten Layak Anak(KLA) Banyuasin yang di gelar pada hari senin( 17-11-2019)
yang langsung di hadiri kepalah Dinas Pemerdayaan Perempuan Dan Anak Banyuasin Dr  Hj. Yosi  Zartini,MM serta OPD yang sempat turut hadir,
Dalam bersinergi bersama dalam mewujud kan banyuasin menuju kabupaten layak anak sangat penting dalam.mendukung Visi dan  Misi,Kabupaten Banyuasin.


Kabupaten Banyuasin sudah melaku kan kepada seluruh semua  OPD dalam menuju Kabupaten Layak Anak sampai tingkat kecamatan dan keluruhan
dalam.mengemban perlindungan anak supaya menjadi kabupaten layak anak


Bupati banyuasin yang di wakili asisten satu ir kosar rudin mm pemerintah telah mendisein  hak hak anak kebijakan kabupaten banyuasin merupakan tindaklanjut
Perlindungan  hak anak

Untuk menjadikan mereka ber kualitas bahu membahu mewujut kan  hak anak kabupaten layak anak dengan mempunyai penduduk sekian banyak


Pemerintah kabupaten banyuasin mempunyai tujuh rencanah kabupaten cerdas banyuasin relejius pembangunan imprastruktur dan pendidikan mewujudkan banyuasin bangkit semoga kegiatan ini,, jelas asisten satu,,


Rini handayani ,,untuk menuju kabupaten layak anak ini merupakan strategis kabupaten layak anak.bukan hal yang mudah, Banyasin menjadi kabupaten layak anak erat dengan tempat bermain anak.

Dan ini merupakan target bupati banyuasin merupa kan sum ber daya manusia
yang cukup bagus opd di kabupaten banyuasin dan kecamatan dan kelurahan untuk mengelola sum berdaya manusia.untuk mewujud kan kabupaten layak anak ucapnya.

Pewarta : Dodi
Redaksi.www.dutasumsel.com
PALEMBANG. DS, -- Sebanyak 50 Kader KB dan Kesehatan, Tokoh Agama,serta Tokoh Masyarakat mengikuti Advokasi dan Sosialisasi Program KKBPK Untuk penguatan kemitraan Lintas sektor dalam Akselerasi Program KKBPK di Hotel Aston Palembang Senin,18/11/2019.Penyelenggaraan program kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan kependudukan (KKBPK) di daerah masih kurang optimal, salah satunya ditenggarai masih belum efektifnya advokasi dan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE). pagi ini membuka pertemuan KSP kebijakan Advokasi-KIE tentang Program KKBPK ke seluruh kelompok di Kabupaten Kota dalam wilayah Sumatera Selatan.
Dalam pembukaannya, Mukminin,SH,MM, menjelaskan tujuan pertemuan ini adalah untuk mendapatkan informasi permasalahan dan kendala yang dihadapi terkait kebijakan Advokasi-KIE tentang program KKBPK yang di ikuti oleh Tiga Kabupaten Kota Di Sumsel, Yang mana Kabupaten terdekat pertama Kabupaten Ogan Ilir, Kabupaten Banyuasin, dan Kota Madya Palembang,untuk mendapatkan informasi mengenai upaya-upaya strategis yang telah dilakukan terkait kebijakan penguatan advokasi-KIE tentang program KKBPK ke suluruh wilayah dan kelompok; memperoleh masukan mengenai strategi advokasi-KIE yang efektif dan mendorong lintas sektor untuk melakukan koordinasi terkait pelaksanaan kebijakan dan pengembangan strategi advokasi-KIE tentang program KKBPK.

Direktur Advokasi dan KIE BKKBN, Sugiyono,S.Pd,M.Si mengapresiasi adanya pertemuan ini di Hotel Aston Palembang,karena kegiatan ini menjadi sangat penting. Selain itu harapannya agar tim dalam pertemuan ini akan menjadi tim Advokasi-KIE lintas sektor karena kab/kota dan provinsi sebagian sudah terbentuk, karena sesungguhnya keberhasilan program KB itu terletak pada kekuatan Advokasi-KIE.

Acara Advokasi dan Sosialisasi Program KKBPK di Hotel Aston Palembang di hadiri PLT Dinas BKKBN Provinsi Sumatera Selatan Mukminin,SH,MM, dan Direktur Advokasi dan KEI BKKBN Sugiono,S.Pd,M.Si, PKK Kabupaten Ogan Ilir,PKK Kabupaten Banyuasin,PKK Kota Palembang, Kader Kabupaten Ogan Ilir, Banyuasin,dan Kota Palembang,Tokoh Agama dari tiga kabupaten Kota, Tokoh Masyarakat dari tiga kabupaten Kota Sumatera Selatan.

Pewarta : Red DS
Redaksi.www.dutasumsel.com

Puncak Peringatan HUT Smanpala Ke19 berlangsung Meriah

Lahat.Ds,-- Luar biasa SMAN Unggul 4 Lahat semenjak berdiri 19 tahun lalu, berbagai kemajuan pesat diraih baik dibidang seni maupun Pendidikan masih terus didominasi sekolah ini. Berbagai pagelaran yang ditampilkan pada perayaan Puncak peringatan HUT Smanpala.
Dengan tema New Generation pada tema tahun 2019 ini, perayaan Smanpala dihadiri Siswa, Staf, Dewan Guru, Komite dan , Forum Alumni Smanpala.
Baslini MPd selaku Kepala Sekolah SMAN Unggul  4 Lahat,  pada sambutannya mengatakan " perayaan puncak Smanpala ke 19 tahun, ini butuh perjuangan kekompakan serta solidaritas yang tinggi sehingga teselenggara dengan baik dan sukses.  Luar biasa format  Smanpala terbentuk se-  Indonesia. Hari ini Smanpala berumur 19 tahun merupakan usia yang dewasa, semoga semakin matang.

Tahun ini kita hanya menyelenggarakan di sekolah kita merevisi dahulu, generation ourture and our Identitas, yang menuntut pola pikir tanpa itu tidak ada perubahan yang terjadi. Alhamdulilah saat ini SMAN Unggul  4 Lahat Go International tahun ini tertinggi dari tahun 127% diterima di sekolah ikatan dinas se Indonesia. Mudah- mudahan di tahun 2019 ini akan semakin matang dan terbaik se- Sumsel bahkan Se- Indonesia." ujar Baslini MPd

Sementara itu  sambutan Rudi Eduar selaku  komite Smanpala mengatakan " sesuai dengan namanya SMAN Unggul  4 Lahat, semua Lini harus unggul, Leader Ship World yang pantas disematkan untuk pak Baslini MPd  . Kampus biru Smanpala sama halnya dengan Kampus UGM Yogyakarta, Alhamdulikah kita menduduki  Sekolah unggul no 2 se- Sumsel ini merupakan prestasi yang pantas dipertahankan." pungkas Rudi Eduar.

Sebagai puncak peringatan, pemotongan Kue Ulang Tahun, pelepasan balon dan sesi poto bersama.

Pewarta: Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

MTsN 1 Lahat Gelar Pentas Seni

Lahat. DS,-- Dalam rangka menyaring bibit seni yang kreatif dan profesional pada siswa di MTsN 1 Lahat untuk itulah digelar Pentas Seni, bertempat di Madrasah Tsanawiyah 1 Lahat Jalan Kapten Saibuna Talang Jawa Utara Lahat. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari 18- 19- 20 November 2019. Di ikuti seluruh siswa dari kelas VII- VIII dan kelas IX.
Sebelum kegiatan dimulai ketua Panitia Septi pada laporannya menyampaikan
  " Dengan kemampuan seni anak- anak bisa mengeksplor,  pengambilan nilai kesenian pada tahun pelajaran 2019/ 2020  sekaligus mencari bakat  kesenian pada siswa MTsN 1 Lahat, tari, drama, Vokal Group.
Sementara itu Kepala Sekolah MTsN 1 Lahat Neliana SAg. MM  Lahat pada sambutan sekaligus membuka pagelaran seni " ucapan terima kasih kepada segala unsur yang telah berpartisipasi atas teselenggaranya acara ini, Program ini merupakan kegiatan untuk menyaring bibit kesenian dari murid- murid MTsN 1 Lahat, tahun ini merupakan tahun kedua pentas sen. Wali kelas  hendaknya  pro aktif dalam perkembangan muridnya, semoga dengan pentas seni ini akan terlihat hasilnya" pungkas Neliana SAg.MM.

Pewarta: Novita/Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

KEJARI BANYUASIN DIMINTA USUT TUNTAS DUGAAN KORUPSI DANA PERPUSKAB SENILAI RP 4,3 MILYAR

Banyuasin.DS, - Dipenghujung tahun 2019 Pukul 09.40 Wib Kantor Kejari Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan digruduk ratusan massa yang menggelar aksi unjuk rasa yang tergabung dalam Aliansi masyarakat untuk institusi (AMUNISI) yang di Ketuai oleh Efriyadi Effendi dan dikoraki oleh Suhaimi bersama Korlap Toto Pribadi.

Semangat Ketua yang akraf disapa Uju Parlemen Jalanan itu bersama 50 orang unras diawali dengan titik kumpul di Taman Kolam Pemkab Banyuasin massa aksi mendesak pihak Kejari Kabupaten Banyuasin untuk mengungkap tuntas adanya dugaan tindak pidana korupsi di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Banyuasin tahun anggaran 2019 yang nilainya sekutar Rp 4,3 Milyar.

Tuntutan dalam pernyataan sikap dari massa aksi unjuk rasa disuarakan mendukung program Bupati Banyuasin Bangkit, Adil dan Sejahtera, maka kami bagian salah satu elemen masyarakat Kabupaten Banyuasin yang tergabung dalam wadah AMUNISI berkomitmen memperjuangkan Nasib Rakyat yang termarjinalkan dari Penindasan dan Deskriminatif oleh Pihak Pengambil Kebijakan.

Untuk itu Amunisi siap mengkawal Institusi dilingkungan Pemerintah dan Instansi lainnya yang bersih dan berkeadilan agar tercapainya Rakyat Sejahtera dan Amunisi terus berjuang bersama Rakyat akan melawan Korupsi dan Kebijakan Pemerintah yang tidak Pro Rakyat.

Pewarta:Agus
Redaksi.www.dutasumsel.com

KEMENDAGRI LUNCURKAN MESIN ANJUNGAN DUKCAPIL (ADM) BISA CETAK E KTP HANYA 5 MENIT

Palembang.DS , -- Kementerian Dalam Negeri meluncurkan Anjungan Dukcapil Mandiri untuk mencetak dokumen kependudukan,Dan Kemendagri mengklaim Bahwa warga bisa mencetak E-KTP dengan waktu lebih kurang 2 menit Saja.

Zudan Arif Fakrulloh Selaku Ditjen Dukcapil Kemendagri menjelaskan Bahwa ADM ini merupakan mesin pencetak dokumen kependudukan, mulai kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el), kartu keluarga, kartu identitas anak (KIA), akta lahir, dan Serta akta mati.Adapun Bentuknya tak ubahnya dengan mensin anjungan tunai mandiri atau ATM.

Adapun Inovasi ini dirancang khusus agar masyarakat bisa mencetak dokumen dengan sistem cepat, mudah, gratis, dan berstandar sama tanpa diskriminasi.

Melalui Mesin ADM ini kita bisa mencetak sendiri KTP-el, KIA, akta lahir, kartu keluarga, akta mati,ujar Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh dalam keterangan tertulis, Sabtu (16/11/2019).

Zudan Juga mengatakan sistem Mesin ADM bekerja dengan pengamanan NIK, PIN, dan QR code.dan Mesin ini ditargetkan diaplikasikan di berbagai daerah mulai tahun ini dan akan dimasukkan ke dalam e-katalog pengadaan barang.

Serta Sejauh ini daerah sudah banyak yang mau beli. Saya yakin kepala daerah yang ingin memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat pasti butuh,ujar Zudan.

Adapun sistem atau cara kerjanyan ‘ADM’ kependudukan ini Yang Pertama, pemohon dokumen kependudukan melalui mesin ADM harus teregistrasi di kantor dukcapil setempat dan Setelah itu, warga akan diberi nomor PIN lewat SMS Ponsel Pemohon.

Serta PIN yang akan diberikan ada dua jenis. Pertama, untuk masuk ke dalam sistem yang ada di ADM. Kemudian, PIN untuk mencetak data kependudukan, dan setiiap data kependudukan akan diberikan masing-masing PIN dan bisa digunakan hanya sekali pencetakan.

Selain PIN, akan diberikan QR (quick response) code atau kode dalam bentuk barcode di kirim ke Email masing-masing.

Dan Setelah memiliki PIN atau QR code, masyarakat sudah bisa menggunakan mesin ADM, yang rencananya akan ditempatkan di area-area publik, seperti mall, perkantoran, pasar, dan pusat-pusat keramaian lainnya.

Serta Pada tampilan awal mesin ADM ada tiga menu pilihan Antaranya Pilih salah satu, sidik jari, NIK, atau QR code, untuk mencetak data kependudukan yang diinginkan dan Kemudian akan muncul perintah ‘Silakan Cetak’, Serta disertai tampilan menu mau menggunakan PIN atau menggunakan QR code.

Saat uji coba, Kemendagri mengklaim pencetakan e-KTP membutuhkan waktu 1 menit 30 detik dan Proses lebih cepat jika memilih menggunakan menu QR code, hanya butuh waktu sekitar 1 menit.

Dan Kalau sudah teregistrasi, itu PIN atau QR code akan berlaku dua tahun, Karena takut disalahgunakan serta Selain itu untuk memastikan orangnya masih ada apa nggak, kata Kasubdit Sistem Informasi Administrasi Kependudukan Dukcapil Erikson.

Pewarta : Agus
Redaksi.www.dutasumsel.com