NEWS

Slider
RAHASIA NABI KHIDIR AS DAN NABI ILYAS AS DI BERI UMUR PANJANG OLEH ALLAH HINGGA HARI AKHIR.

AudzubiLlahi minasy syaithanir rajiim
BismiLlahir Rahmanir Rahiim
Allaahumma Sholli ‘Alaa Sayyidina Muhammad Sholallaahu ‘Alayhi wa aalihii wa sallaam,

Maddad yaa Haqqani Hazrat Mawlana Syaikh Nazim
Maddad yaa Sultan Mawlanaa Syaikh Mehmet… maddad…maddad…

Tsw
Suatu hari Nabi SAW sedang duduk didalam masjid Beliau SAW, ketika itu tampak dua orang yang berpenampilan bersih dan rupa yang tampan datang menghampiri. Mereka memberi Salaam.
“Dari mana kalian berasal?” tanya Nabi SAW
“Kami berasal dari masa yang sudah lama berlalu”, jawab mereka. “Sudah lama kami menyembah Allah dan kami telah mendengar untaian kata-kata yang lebih indah dari segala kata yang pernah ada. Dari seluruh Kitab Allah yang ada, untaian kata-kata ini disebutkan sebagai yang terindah, dan untaian kata-kata ini hanya akan muncul di akhir zaman, didalam Kitab yang paling akhir muncul (yakni Al Qur’an Karim, penerj.). Jadi kami kemudian beribadah selama seribu tahun hingga Allah bertanya kepada kami berdua karunia apa yang bisa diberikan-NYA kepada kami. Kami memohon agar bisa mendengar untaian kata-kata indah itu, yakni surah Al-Faatihah.” Allah tidak menjawab mereka. Lalu mereka berdua kembali berdoa selama seribu tahun. Baru Allah menjawab mereka. DIA berkata, “Surah ini hanya KU-peruntukkan bagi Kekasih-KU Tercinta Muhammad SAWS dan umatnya.”

Kedua lelaki itu berdoa selama seribu tahun lagi hingga Allah kembali bertanya kepada mereka karunia apa yang bisa DIA berikan kepada mereka. Mereka menjawab, “Karena kami tak bisa dikaruniai Al-Faatihah mohon agar ijinkan kami  berdua hidup berusia panjang agar bisa menjadi bagian dari Umat Beliau SAWS, menyalami Beliau SAW, dan mendengar pembacaan surah Al-Faatihah, walau hanya sekali saja. Sehingga kami kemudian wafat dalam keadaan puas/ridho.”

Kedua lelaki ini adalah Khidir AS dan Ilyas AS. Mereka kemudian ber-Syahadah kepada Nabi SAW yang dengannya mereka merasa puas. Mereka tidak lagi menjadi Nabi tapi “hanyalah” bagian dari Umat Muhammad SAW. Mereka memohon agar Nabi SAW berkenan membacakan Al-Faatihah untuk mereka. Beliau SAW kemudian membacakan surah Al-Faatihah untuk mereka berdua dan kemudian mereka berdua membacanya bersama Beliau SAW Lalu mereka semua bersama-sama mengucapkan “Amiin” yang artinya “Duhai Allah, mohon terimalah doa kami…”

Mereka kemudian bertanya,

“Duhai Rassulullah, apakah balasannya membaca Al-Faatihah?”

“Jika saja Allah mengaruniaiku kehidupan hingga akhir masa, maka tidaklah cukup untuk mengatakan kepadamu semua manfaatnya (semua kebaikan yang akan kita terima karena membaca surah Al-Faatihah, penerj.)”, jawab Nabi SAWS. “Jadi, aku akan mengatakan kepadamu manfaat dari mengucapkan Amiin.”

“Alif tertulis pada Arsy Allah.
Mim ada pada kaki dari Kursi-NYA.
Yaa ada pada Lawhul Mahfudz.
Nun ada pada Pena (Kalam).”

“Mohon ceritakan lebih banyak lagi”, kata kedua lelaki itu.

“Alif tertulis di kening Israfil AS.
Mim tertulis di kening Mikail AS.
Yaa tertulis di kening Jibril AS.
Nun tertulis di kening Izrail AS.
Siapa saja yang mengucapkan “Amiin” akan mendapat manfaat dari keempat Malaikat ini”.
 “Mohon ceritakan lebih banyak lagi”, kata mereka berdua. 

“Alif tertulis didalam Taurat.
Mim tertulis didalam Zabur.
Yaa tertulis didalam Injil.
Nun tertulis didalam Qur’an.
Siapa saja yang bersungguh-sungguh dalam mengucapkan “Amiin” setelah pembacaan al-Faatihah, maka seolah-olah dia telah membaca Keempat Kitab Suci itu”.

“Kalian mau yang lebih lagi?”
“Ya…” jawab mereka.

“Alif tertulis di kening Sayyidina Abu Bakar RA.
Mim tertulis di kening Sayyidina Umar RA.
Yaa tertulis di kening Sayyidina  Utsman RA.
Nun tertulis di kening Sayyidina Ali RA.
Siapa saja yang mengucapkan “Amiin” akan mendapat manfaat dari Keempat Sahabat ini”.

Kedua lelaki baru saja akan berdoa memohon agar Allah mencabut nyawa mereka sebagaimana yang mereka kehendaki apabila keinginan mereka sudah mereka peroleh, ketika Nabi SAW menghentikan maksud mereka. Beliau SAW berkata “Allah telah mengaruniai kalian usia yang panjang dan kekuatan khusus. Umatku lemah dan mereka membutuhkan kalian.”
Kemudian Allah mengaruniai mereka usia yang panjang untuk berkhidmat kepada Umat Sayyidina Muhammad SAWS.
Ilyas AS di daratan
Khidir AS di lautan

Ditulis oleh Hajjah Anne Aminah Adil al-Haqqani. Istri dari maulana syaikh Naziem Adil al Haqqoni.

Wallahu'alam

Allaahumma sholli 'alaa Sayyidinaa Muhammad wa 'alaa aalihii wa shohbihii wa sallaam,
Yaa Sayyidii Yaa Rasulalloh,

ANUGERAH KONSTITUSI UNTUK GURU TERBAIK OGAN ILIR

PUNCAK AK 2019.jpg
ANUGERAH KONSTITUSI UNTUK OI
Oleh: Husnil Kirom, M.Pd.
(Guru SMP Negeri 1 Indralaya Utara)Penegakan hukum dan konstitusi serta penyelenggaraan negara hukum Pancasila yang demokratis mensyaratkan adanya tingkat kesadaran berkonstitusi yang baik dari segenap warga negara. Oleh karenanya, agar warga negara dapat berperan secara optimal, maka setiap warga negara perlu memahami hak-hak konstitusional yang dimilikinya serta upaya yang dapat ditempuh untuk mempertahankannya. Berangkat dari kegelisahan moral dan intelektual tersebut, Mahkamah Konstitusi mengambil inisiatif untuk turut berperan serta dalam memberikan pendidikan dan pelatihan secara terstruktur dan sistematis dengan melakukan reaktualisasi nilai-nilai Pancasila dan menyebarluaskan nilai­-nilai konstitusi kepada kelompok masyarakat. Salah satu komponen bangsa yang dipandang penting untuk mendapat pemahaman mengenai MK adalah guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Hal ini berdasar pertimbangan ada keterkaitan erat antara MK dengan guru PPKn, yakni MK mendorong terwujudnya budaya sadar berkonstitusi sedangkan para Guru PPKn dapat menjadi pihak yang mendidik peserta didik agar menjadi anak-anak bangsa yang memiliki budaya sadar berkonstitusi. MK memandang penting melakukan kerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Agama Republik Indonesia untuk menyelenggarakan kegiatan Pendidikan Kesadaran Berkonstitusi dan Pemberian Penghargaan “Anugerah Konstitusi” bagi guru PPKn yang berhasil melaksanakan pendidikan kesadaran berkonstitusi di sekolah dan di masyarakat.
Anugerah Konstitusi Guru PPKn adalah wahana kompetisi antar guru PPKn dalam pembelajaran kesadaran berkonstitusi. Tujuan program ini salah satunya mendorong peningkatan budaya sadar berkonstitusi di kalangan guru-guru PPKn dan peserta didik khususnya di lingkungan sekolah, memberikan perhatian dan penghargaan kepada guru PPKn atas prestasi dan dedikasi dalam melaksanakan tugas profesionalnya. Adapun seleksi dalam Anugerah Konstitusi ini adalah guru PPKn yang berhasil menumbuhkembangkan pendidikan kesadaran berkonstitusi bersifat kompetitif, bukan berdasarkan pemerataan, dilakukan secara objektif, transparan, akuntabel. Peserta ajang ini adalah guru SD/MI, SMP/MTsSMA/ SMK/SMALB/MA/MAK, baik sebagai Aparatur Sipil Negara atau bukan ASN melaksanakan tugas sebagai guru PPKn. Persyaratan lainnya memiliki kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional, berhasil melaksanakan pendidikan kesadaran berkonstitusi bagi peserta didik, teman sejawat, dan masyarakat dalam pengembangan profesi, serta berperan aktif di organisasi profesi pendidikan/asosiasi profesi, berhasil membimbing pembentukan sikap peserta didik hingga mencapai prestasi, menghasilkan karya kreatif atau inovatif membentuk kesadaran berkonstitusi di berbagai kegiatan di sekolah maupun di masyarakat, seperti inovasi pembelajaranpenulisan buku, hasil kajian, evaluasi, penelitian, esai PPKn, dan pembinaan kesadaran berkonstitusi di masyarakat, sebagai pribadi melalui organisasi profesi, organisasi kemasyarakatan, dan wadah lainnya.
Anugerah Konstitusi Tahun 2019 ini sudah memasuki tahun ke-9. Pada jenjang pendidikan dasar Kemdikbud dilaksanakan melalui daring terpusat melalui laman www.kesharlindungpgdikdas.id yang diikuti lebih dari 500 peserta guru PPKn seluruh Indonesia. Seleksi tersebut telah dimulai dari tingkat sekolah, lalu kecamatan, dan dilanjutkan di tingkat kabupaten/kota. Hasil pada tingkat kabupaten/kota peserta yang menjadi juara pertama diikutkan dalam seleksi tingkat pusat atau kementerian. Seleksi di tingkat pusat kemudian menetapkan enam orang grand finalis yang akan mewakili kementerian masing-masing di Mahkamah Konstitusi. Khusus di Kemdikbud jenjang SMP sebagai pemenangnya adalah Husnil Kirom, M.Pd. guru PPKn SMP Negeri 1 Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir yang kemudian diundang mengikuti grand final AK IX Tahun 2019 dari tanggal 12 sampai 13 November 2019 di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta Pusat.
Progam grandfinal AK IX Tahun 2019 diikuti oleh 36 peserta dengan rincian 12 orang peserta guru SD/MI, 12 orang guru SMP/MTs/ dan 12 orang guru SMA/MA, SMK/MAK, SLB. Dewan juri lomba tersebut ada empat, terdiri dari Pakar Hukum Tata Negara, Pakar Pendidikan, Juri Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; dan Juri Kementerian Agama. Di mulai dengan pembukaan yang dilaksanakan tanggal 12 November 2019 tepat pukul 15.00 WIB oleh Kepala Pusat Pancasila dan Konstitusi. Dilanjutkan dengan pengundian nomor presentasi dan interview. Hasil undian menempatkan Husnil Kirom, M.Pd. tampil urutan ketiga jenjang SMP/MTs yang diadakan tanggal 13 November 2019 mulai pukul 07.30 WIB. Setelah pengundian, berikutnya peserta bersiap mengikuti Tes Tertulis yang dilaksanakan di gedung Prambanan pukul 19.00 – 21.00 WIB dengan rincian tes objektif 60 soal dan tes uraian 5 soal yang diawasi langsung oleh panitia.
Pada sesi presentasi, Husnil Kirom, M.Pd. menyajikan best practice dengan judul Pelibatan Stakeholders Pendidikan Melalui Pengembangan Civic Community untuk Menumbuhkan Budaya Patuh Siswa. Hasil penelitian tersebut bertujuan memberikan pemahaman dan penguatan tentang pengamalan nilai-nilai Pancasila dan kesadaran berkonstitusi siswa, baik di sekolah maupun di masyarakat. Peningkatan kedisiplinan dan kepedulian siswa sebagai literasi budaya dan literasi kewarganegaraan melalui pengembangan civic community menjadi fokus best practice tersebut. Dalam pelaksanaan penelitian juga melibatkan para pihak (stakeholders) terutama di bidang hukum dan kesehatan. Di bidang hukum atau penegakan aturan sekolah dan peraturan umum di masyarakat melibatkan Kepolisian Resort Ogan Ilir, yakni Satuan Bimbingan Masyarakat melalui Program Upaya Binmas Konseling Sekolah (Ubisela) dipadukan dengan Komunitas Penegak Keteraturan (Kompak) dan UPTD Puskesmas Payakabung melalui Program Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) dipadukan dengan Komunitas Sapu Jagat Bersih (Sagasih). Selain itu, ditampilkan upaya sekolah bersama stakeholders pendidikan dalam pembinaan siswa di sekolah dan di masyarakat. Husnil Kirom, M.Pd. meyakinkan dewan juri bahwa pembelajaran PPKn tidak semata dilakukan oleh guru di kelas, tetapi perlu kolaborasi dengan instansi terkait utamanya penegak hukum dan medis disesuaikan dengan tema yang diangkat MK untuk AK IX Tahun 2019 kali ini. Tentu program, media, dan lainnya yang diperlukan sudah disiapkan sebagai amunisinya. Sementara pada sesi tanya jawab, beliau tampil maksimal dapat menjawab semua pertanyaan dewan juri yang notabenenya berlatar profesor.
Sampailah pada malam Puncak Anugerah Konstitusi IX Tahun 2019 yang dilaksanakan hari Jum’at/15 November 2019 mulai pukul 19.00 WIB sampai dengan selesai. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua MK pertama, Ketua MK keempat, Ketua MK sekarang, Wakil Ketua MK, Para Hakim Konstitusi, Menteri Agama, Dirjen GTK Kemdikbud, Ketua BPK RI, Para Pejabat, Pimpinan dan Jurnalis Media Massa, serta seluruh peserta Peningkatan Pemahaman Hak Konstitusional Warga Negara Bagi Guru PPKn Berprestasi Tahun 2019 se-Indonesia. Acara ditutup secara resmi oleh Ketua MK Dr. Anwar Usman, S.H., M.H. Sebelum pemenang diumumkan, terlebih dahulu ditetapkan 3 Besar Finalis masing-masing jenjang. Khusus jenjang SMP/MTs yang masuk nominasi 3 Besar adalah Husnil Kirom, M.Pd. (Sumsel), Nurwidati, S.Pd. (DIY), dan Nengsri Rohima, M.Pd. (Jabar). Sesi terakhir adalah menjawab pertanyaan kunci dari Juri Kehormatan, yakni Prof. Dr. Jimly Assidiqqie, S.H., M.H. (Ketua MK Periode Pertama), Dr. Hamdan Zoelva, S.H., M.H. (Ketua MK Periode Keempat), Para Wakil Ketua MK dan Hakim Konstitusi (Periode Sekarang), dan Guru Besar Ketatanegaraan. Keputusan dewan juri menetapkan pemenang untuk jenjang SMP/MTs adalah Husnil Kirom, S,Pd., M.Pd. dari SMP Negeri 1 Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan. Beliau berhak menerima sertifikat, piala bergengsi, dan uang pembinaan sebesar Rp.25.000.000. Saat diwawancarai awak media, beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Kabupaten Ogan Ilir, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir, Kepolisian Resort Ogan Ilir melalui Kasat Binmas Polres Ogan Ilir, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir melalui Kepala UPTD Puskesmas Payakabung, Kepala Sekolah dan civitas SMP Negeri 1 Indralaya Utara, dan semua pihak yang telah membantu dan mendukung dalam ajang ini. Semoga keberhasilan ini membawa manfaat bagi siswa, sekolah, pihak terkait. Sekaligus mendapat perhatian dan apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terhadap beliau dan pendidikan. Diakhiri hiburan yang dimeriahkan Wali Band bagi guru PPKn Berprestasi se-Indonesia.

PROFIL PENULIS:
Nama           : Husnil Kirom, S.Pd., M.Pd.
TTL               : Riang Bandung, 16 Mei 1984
Agama          : Islam
Pendidikan : S1 PPKn FKIP Unsri (Cumlaude)
                       S2 Teknologi Pendidikan PPs Unsri (Cumlaude)
Pekerjaan    : ASN Guru
Status          : Menikah (1 Istri dan 2 Anak)
Alamat          : Jl. Ki Anwar Mangku Lrg. Sriraya 7 No. 89 RT 42 RW 15
                       Kelurahan Plaju Ulu Palembang Sumatera Selatan
Prestasi        : Juara 1 Guru PPKn Berprestasi Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2019
Pelatihan     : 1. Perlindungan Profesi Bagi Guru Dikdas Tahap 3 Kemdikbud Tahun 2019
                       2. Workshop Perlombaan Inovasi Pembelajaran (Inobel) Kemdikbud Tahun 2019
                       3. Seminar Nasional Guru Pendidikan Dasar Berprestasi Kemdikbud Tahun 2019
4. Diklat Penguatan Wawasan Kebangsaan P4TKPKnIPS Kemdikbud Tahun 2019
5. Bimtek Penulisan Karya Tulis Ilmiah dan Jurnal P4TKPKnIPS Kemdikbud Tahun 2018

Redaksi.www.dutasumsel.com

Promo SMS Hotel Grandzuri Lahat

Lahat.ds, --- Kabar gembira bagi masyarakat umum baik dari Sumsel atau pun dari luar Sumsel yang ingin megenal keindahan panorama alam juga prasejarah yang ada di Bumi Seganti Setungguan, setelah puas mengelilingi Negeri Seribu Megalith dan 100 air terjun.

Monggo menginap  di Hotel Granzuri  Lahat yang beralamat di Jalan Lingkar Lintas Sumatera nomor 138 Desa Manggul Kecamatan Lahat, dapatkan harga spesial khusus di hari Sabtu,  Minggu dan Senin Promo SMS untuk tipe kamar superior hanya 425.000/room/night
Benefit.

Dengan Breakfast untuk 2 orang, free wifi, free Swimming Pool,  free fitness center. Dengan syarat dan ketentuan berlaku. Seperti dikatakan Nanang selaku GM Hotel Grand Zuri Lahat kepada Awak Media 17/11.

Untuk lebih lanjut hubungi call
Hotel : 0731 326999
WA     : 0852 6825 7249                                                       Boni   : 082282264987                                              Retni  : 0811732403                                                       Email : reservation.lahat@grandzuri.com                                               
Pewarta:Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

Bupati Ogan Ilir HM.Ilyas Panji Alam Mendapat Penghargaan Dari GMNI Unsri

INDRALAYA.DS, -- Dunia Pendidikan di Kabupaten Ogan Ilir melalui Gerakan Mahasiswa Nasional Indonsia (GMNI) Universitas Sriwijaya (Unsri)  Cabang Kabupaten Ogan Ilir, beri penghargaan Kepada Bupati Ogan Ilir , H.M.Ilyas Panji Alam, sebagai Bupati Nasionalis yang Religius.

Memberikan Penghargaan yang mana Penghargaan tersebut diberikan atas dasar dari keberhasilannya Bupati Ogan Ilir , H.M. Ilyas Panji Alam membuat Program Sekolah Religius yaitu," Satu Desa, Satu Dianiyah " yang ada di kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan dan satu- satu nya program ini di lakukan oleh Bupati Ogan Ilir HM.Ilyas Panji Alam,SE,SH,MM.

Ketua GMNI Unsri Cabang Ogan Ilir,  Asep Jovi Rafik Syarifudin.  mengatakan kepada Awak Media yang sempat hadir di Rumah Dinas Bupati pada Hari Jum'at 15/11/19.

" Kami memberikan penghargaan ini, bukan tanpa alasan, Kami telah memantau dan menilai seluruh kegiatan , Satu Desa, Satu Diniyah yang ada di Ogan Ilir ini,  berjalan sangat baik,  Bupati Ilyas Panji Alam , Pelopor program religius di Indonesia, Kami sangat terkesan dengan program satu ini, progaram ini sangat selaras dengan Kabupaten Ogan Ilir yang di juluki sebagai  kota Santri, harapan Kami kedepan dengan adanya penghargaan ini, bisa memotivasi Bupati Ogan Ilir untuk membuat program-program Religius lainnya "  Ungkapnya

Menanggapi , penghargaan yang di berikan tersebut,  Bupati Ogan Ilir , H.M.Ilyas Panji Alam, merasa terkesan

" Terima kasih atas penghargaannya, Sebagai Kepala Daerah, Saya ingin berbuat yang terbaik buat masyarakat, tujuan Saya membuat program Satu Desa Satu Diniyah, berharap dari Usia Dini masyarakat Ogan Ilir sudah paham ilmu-ilmu Islam, sudah  menjadi kewajiban Saya, Menjadikan Masyarakat Ogan Ilir yang  Religius " Ujarnya

Kemudian ,  Ia  menambahkan, pentingnya seorang Kepala Daerah mempunyai jiwa Nasionalis

"  Setiap Kepala Daerah harus mempunyai jiwa Nasionalis, Supaya Ihklas merelakan tenaga dan pikirannya dalam membangun suatu daerah " Ujar Bupati Ogan Ilir

Di tahun 2019 ini, Bupati Ogan Ilir, telah beberapa kali mendapatan pengharagaan tetang program-program pro Rakyat, yang diberikan oleh  berbagai pengamat program kerja Kepala Daerah.

Pewarta : H. Afriyadi.Lc

BUPATI BANYUASIN DAMPINGI PRESIDEN JOKOWI WIDODO RESMIKAN JTTS,DAN PEMBANGUNAN JALAN TOL KAPAL BETUNG

Banyuasin. DS,– Bupati Banyuasin H.Askolani SH.,MH Siap Bantu Rencana Presiden. Respon ini diungkapkannya setelah menghadiri Undangan Khusus Presiden RI Ir. Joko Widodo dalam peresmian Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) meliputi Ruas Jalan Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung, dengan panjang 189 Km yang akan menjadi tol terpanjang di Indonesia.

Lokasi peresmian jalan tol ini dipusatkan pada Gerbang Tol Simpang Pematang KM 240, Desa Mulya Agung, Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji, Jum’at (15/11/19) kemarin.

Terpisah, terkait pembangunan Tol Kapal-Betung masih terkendala Bupati Banyuasin mendapat undangan Khusus dari Presiden Joko Widodo untuk mendiskusikan pembangunan jalan Tol tersebut.

“Ya Alhamdulilah tadi kita diundang khusus Pak Presiden untuk diskusi masalah Tol kapal betung,” ungkap Bupati.

Selain itu, Presiden Joko Widodo meminta Pemerintah Kabupaten Banyuasin membantu dalam penyelesaian masalah pembebasan lahan dan rencana pengerjaannya akan dimulai tahun ini sehingga target pembangunan jalan tol tahun 2021 mendatang selesai dilaksanakan.

“Pak presiden minta bupati untuk membantu penyelesaian pembebasan lahan dan akan dimulai kembali pengerjaannya tahun ini dan target 2021 selesai, termasuk pelebaran jalan Palembang – Betung,” lanjut Bupati

Sejalan dengan Program Bupati Banyuasin Bangkit, Adil dan Sejahtera, salah satunya program Infrastruktur Bagus, Bupati menyambut baik rancana presiden dalam undangan Khusus tersebut.
“Kita menyambut baik rencana Pak Presiden,” pungkasnya Bupati.

Peresmian ini juga dihadiri oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli, Bupati Banyuasin H. Askolani, SH MH, Panglima Komando Daerah Militer II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, dan beberapa Menteri Kabinet Indonesia Maju.

Presiden Jokowi lepas landas dari Bandara Halim Perdana Kusuma pukul 08. 00 WIB dan tiba di Bandara Radin Inten II sekitar pukul 08.45 WIB. Selanjutnya, Presiden menggunakan helikopter menuju lokasi peresmian pukul 09.00 WIB.

Pewarta :Agus
Redaksi.www.dutasumsel.com

KEPEMILIKAN SENJATA API ILEGAL BERHASIL DIUNGKAP POLRES BANYUASIN,DUA TERSANGKA TERANCAM HUKUMAN MATI.

Banyuasin.DS, – Waka Polres Banyuasin Kompol Hadi Wijaya, ST Gelar Konferensi Pers Ungkap Kasus Membawa Senjata Api Tanpa Izin Dan Bukan Profesinya, Ju’mat (15/11/2019) bertempat di Mapolres Banyuasin.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut yakni Kabag Ops Polres Banyuasin KOMPOL MP Nasution, SH.,MH, Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP Ginanjar Aliya Sukmana, S.IK , Kanitdik 1 (PIDUM) IPDA Ammukminin dan Beserta Anggota Sat Reskrim Polres Banyuasin.

Pada Konferensi Persnya, Waka Polres Banyuasin KOMPOL Hadi Wijaya, ST Menerangkan, Bahwa Pengungkapan Kasus Membawa Senjata Api Tanpa Izin Dan Bukan Profesinya berdasarkan : LP/A/-248/XI/2019/Sumsel/Res Ba, tgl 14-09-2019 LP/ A – 07 / XI/2019/ Sek Betung, Tanggal 14 Nopember 2019.

Berdasarkan informasi dari masyarakat yang dapat dipercaya bahwa ada pelaku bernama Supriyadi dan Sugio ada memiliki senpi jenis kecepek, setelah mendapat informasi tersebut kemudian dilakukan penyelidikan. Ternyata benar pelaku ada memiliki senjata api. Sehingga, kapolsek IPTU Toto Hernanto dan Kanit Reskrim serta personil dan juga bersama Kanit Pidum beserta anggota melakukan penangkapan terhadap pelaku Supriyadi.

Setelah dilakukan pemeriksaan/penggeledahan didalam kamar pelaku, ditemukan senpi laras pendek yang berisikan 5 butir amunisi revolver.

Selain itu juga dilakukan penangkapan terhadap Sugio yang tidak jauh dari rumah pelaku Supriyadi, kemudian dilakukan penggeledahan ditemukan senpi laras panjang berikut 9 butir amunisi MK VII dan 6 butir peluru revolver jenis 38 berikut peralatan untuk membuat senpi didalam rumah pelaku.

Saat diintrogasi pelaku mengakui bahwa barang tersebut adalah miliknya, selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Polsek betung kemudian dibawa ke Polres Banyuasin untuk ditindak lanjuti sesuai dengan hukum yang berlaku.

Kini 2 (Dua) Tersangka A.n Supriyadi als Yadi als Lukmam Bin Amim, 37 Tahun, Laki-laki, Buruh, Islam, Desa Sri Kembang, Kec Betung Kab, Banyuasin. Dan A.n Sugio als Sugik als Bahak Bin Bukit, 29 tahun, Laki-laki, Islam, Buruh, Jln Betung-Jambi, jati mulyo, desa bukit, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, telah diamankan oleh Polres Banyuasin.

Guna Penyidikan lebih lanjut berikut barang bukti dengan total keseluruhan dari 2 (Dua) tersangka berupa : 1 (Satu) Pucuk senpi rakitan laras panjang, 9 (Satu) Butir amunisi caliber 303 MK VII, 6 butir amunisi caliber 38, 15 buah besi potongan bulat, 4 buah platuk senjata api, 11 buah per, 1 (Satu) buah mata bor, 1(Satu) buah kunci L ukuran 12, 1(Satu) buah kunci senapan angin, 1(Satu) buah kunci ukuran 17 dan 14, 1 (Satu) buah mesin gerindo merk fujiyama warna hijau, dan 3 (Satu) buah mata gerindra.

Kini ke 2 (dua) tersangka dijerat dengan pasal Pasal 1 ayat 1 UU darurat NO 12 Tahun 1951 tentang Membawa Senjata Api Tanpa Izin Dan Bukan Profesinya dengan ancaman hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara sementara setinggi-tingginya dua puluh tahun.

Pewarta :Agus
Redaksi.www.dutasumsel.com

SD IT ABA TA STA Gelar Pentas Seni Ekskul Di Citimall Lahat

Lahat.DS,--Menggali Potensi, membangun Kreatifitas, berkarya dan raih prestasi untuk Negeri, SD IT ABA TA TSA Lahat menggelar Pentas Eskul di Auditorium  Citimall Lahat pada Sabtu 16/11.

Adapun Pentas Ekskul ( ekstra kurikuler) tersebut  menampilkan kreasi seni dibidang seni tari, seni Kaligrafi, cerita sastra, seni paduan suara dan Olah Raga. Kegiatan ini dihadiri ketua GOW sekaligus wakil ketua TPKK Kabupaten Lahat HJ Sumiati SPd.
Saat event   berlangsung di lakukan lelang delapan  buah Kaligrafi Arab karya putra putri SD IT A BA TA TSA yang  mengikuti ekskul kaligrafi Hj Sumiati SPd  memborong Kaligrafi  seharga Rp 2.000.000 , uang  tersebut nantinya diperuntukkan untuk keperluan ekskul kaligrafi. Diantaranya cat air, bingkai, kanvas. 
Hj Sumiati SPd memberikan penghargaan kepada Mall Manager Citimall Lahat  Fenzrial atas terselenggaranya kegiatan ini.  

Pewarta : Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

Presiden Republik Indonesia Ir.H. JOKOWIDODO Meresmikan Tol Terpanjang Di Sumatera

LAMPUNG.DS, – Presiden RI Jokowi, sore tadi meresmikan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung yang merupakan tol terpanjang di Indonesia, Jumat (15/11/2019).

‘’Yang mana jalan tol ini memiliki panjang 189 km dan akan menjadi jalan tol terpanjang di Indonesia,’’ kata Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, usai peresmian.

Pihaknya bersama Forkopimda telah melakukan rapat pemantapan menjelang peresmian jalan tol itu, dengan lokasi peresmian dipusatkan di Gerbang Tol Simpang Pematang KM 240, Desa Mulya Agung, Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji.

Arinal mengatakan pihaknya bersama Korem 043/Gatam dan Polda Lampung serta pihak istana telah melakukan pengamanan lokasi dan lalu lintas untuk lebih memantapkan persiapan sehingga peresmian jalan tol ini berjalan sukses tanpa hambatan.

Peresmian ini juga dihadiri oleh Gubernur Sumatera Selatan H.Herman Deru, Bupati Banyuasin H. Askolani, SH MH, Panglima Komando Daerah Militer II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, dan beberapa Menteri Kabinet Indonesia Maju.

Presiden Jokowi lepas landas dari Bandara Halim Perdana Kusuma pukul 08. 00 WIB dan tiba di Bandara Radin Inten II sekitar pukul 08.45 WIB. Selanjutnya, Presiden menggunakan helikopter menuju lokasi peresmian pukul 09.00 WIB.

Pewarta : Tim DS
Redaksi.www.dutasumsel.com

Terdekteksi Akan Bertarung Dua Calon Rebutkan Kursi Ketua PWI Lahat

Lahat.ds, -- Tak berapa lama lagi tepatnya tanggal 23/11 PWI Kabupaten Lahat akan meyelenggarakan Konferkab Pemilihan Ketua PWI Lahat masa bakti 2019 -- 2023 .

Dimana dalam seleksi bagi anggota PWI Kabupaten Lahat untuk dapat mencalonkan mereka harus mencukupi berbagai syarat yang tidak bertentangan dengan PD/PRT, diantaranya anggota muda 2 tahun, sudah memiliki kartu Biasa menimal 1 tahun dan sudah UKW,pernah menjabat sebagai pegurus PWI barulah ia dapat mencalonkan diri sebagai salah satu calon ketua dalam pemilihan yang akan dilaksanakan.

Diperkirakan dari 56 jumlah anggota PWI Kabupaten Lahat yang layak untuk dipilih + - 9 orang anggota dan untuk memilih hanya + - 11 orang anggota sedangkan sisanya belum dapat untuk ikut memilih walaupun mereka sudah memiliki kartu biasa dan UKW soalnya kartu biasa mereka belum cukup waktunya untuk ikut memilih dan dipilih.

Dari + - 9 anggota yang layah untuk dipilih ini sebagian sudah meyatakan tidak akan ikut mencalonkan diri sebagai Calon Ketua dengan berbagai Alasan, seperti yang dikatakan lili wakil bendahara PWI Lahat beberapa waktu lalu via WA meyampaikan ia tidak akan maju sebagai calon ketua karna kondisi habis melahirkan.

Begitu yang disampaikan Herman karna usia yang sudah menjelang senja biarlah yang muda - muda tampil sebagai ketua Baru di priode 2019 --2023 akan tetapi harapan saya kedepan PWI Lahat harus ada perubahan dan peningkatan yang lebih baik dari sekarang katanya

Dalam Investigasi awak media dilapangan untuk Konferkab pemilihan Ketua PWI Lahat masa bakti 2019 -- 2023 Terdekteksi akan tampil dua calon kadidat yang akan bertarung dalam komferkab memperebutkan kursi ketua PWI Lahat mendatang.

Pewarta:Idham/Novita
Redaksi.www.dutasumsel.com

Ingin Mendapat Nilai Terbaik RSUD Lahat Lakukan Pembenahan di Setiap Sektor

Lahat.Ds, – Secara Bertahab namun pasti dibawah pimpinan Dr.Erlinda Mkes Sebagai Direktur,RSUD Lahat Mulai tampak tampil beda dimana Berbagai fasilitas diantaranya, infrastruktur, SDM, Regulasi (Asisment) yang ada, terus dilakukan pembenahan oleh jajaran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Lahat.

Tidak itu saja, Rumah Sakit Daerah Lahat ini, juga tetap berjuang semaksimal mungkin dalam memberikan pelayanan terhadap semua pasien yang ada. Dengan tujuan, agar RSUD Kabupaten Lahat dapat naik kelas.

“Benar, untuk naikkan atau mendapatkan penilaian dari KARS Jakarta, kita harus terus berbenah dari semua segi yang ada RSUD Kabupaten Lahat ini. Dan, memang untuk naik kelas itu tidak segampang membalikkan telapak tangan,” ungkap Dirut rumah sakit umum daerah (RSUD) Kabupaten Lahat, dr Hj Erlinda MKes melalui Humas RSUD Lahat Ferry Agustiansyah SH, Jum’at (15/11/2019).

Hal ini dikatakan Dr.Erlinda Mkes melalui  Ferry humas RSUD megatakan untuk pembenahan maupun peningkatan disegi pelayanan dan ditunjang fasilitas infrastruktur, sumber daya manusia (SDM) regulasi (Asisment) dan sarana perasarana lainnya.

“Alhamdulillah, untuk saat ini RSUD Kabupaten Lahat, telah satu kali mendapatkan penilaian dengan predikat pelayanan Paripurna. Dan, proses peningkatan pelayanan sekarang semoga dapat meningkat selanjutnya ke Tipe B,” tambahnya.

Penilaian yang diberikan oleh Komite Administrasi Rumah Sakit (KARS) yang merupakan suatu Lembaga Independent, yang diberikan tugas untuk memantau dan menilai seluruh Rumah Sakit baik milik Pemerintah Daerah maupun Rumah Sakit Swasta seluruh Indonesia.

“Jadi KARS ini, merupakan lembaga independent yang secara resmi diberikan mandat dari Kementrian Kesehatan untuk memantau dan menilai rumah sakit milik Pemerintah Daerah ataupun Swasta yang ada di Indonesia,” ujarnya.

Tim Independent tersebut, sambung Ferry, menurut rencana dan kalau tidak ada ara melintang pada Senin 18-19 November 2019 akan turun ke Kabupaten Lahat dalam hal ini, ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Lahat.

“Tim ini, untuk yang kedua kalinya turun ke RSUD Kabupaten Lahat, guna melihat dan memberikan penilaian. Setiap kali turun Tim orang orangnya selalu berubah. Semoga dengan turun yang kalinya ini, RSUD Lahat dapat naik kelas sesuai dengan harapan kita bersama,” pungkasnya.

Pewarta: Idham/Novita
Redaksi.www.dutasumsel.com