NEWS

Slider

TIM WASRIK ITWASDAPOLDA SUMSEL TAHAP II KUNJUNGAN KE POLRES OGAN ILIR DAN POLSEK INDRALAYA

INDRALAYA.DS, -- Polres Ogan Ilir dikunjungi oleh Tim Wasrik Itwasda Polda Sumsel Tahap II Tahun 2019 bertempat di Aula Bhayangkari Polres Ogan Ilir dan selanjutnya ke Polsek Indralaya.

Adapun Tim Wasrik Itwasda Polda Sumsel, tahap II AKBP Febri Ma'arif,SIK,SH beserta rombongan, Dalam sasaran dari kegiatan Tim wasrik ini yaitu ,Pelaksanaan giat dimaksud merupakan wasrik terhadap kinerja satker, Pelaksanaan progiat yang dicapai dan realisasi penggunaan anggaran satuan kerja TA. 2019 serts perwabku dan dokumen pengadaan barang/jasa pemerintah yang belum dilakukan wasrik thn 2019,Pemeliharaan kemampuan dan penggunaan kekuatan satker, Pelaksanaan tugas pokok dan fungsi satker, Pelaksanaan perwaktu pada pengadaan barang atau jasa dan PNBP tahun 2019, terhadap pelaksanasn giat dan anggaran yang bersumber dari dipa dan non dipa.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Imam Tarmudi, SIK. MH menyampaikan dengan adanya pemeriksaan dari Tim Wasrik Itwasda Polda Sumsel tahap II ke Polres Ogan Ilir di maksudkan agar pengelolaan keuangan pada masing-masing satuan kerja Polres Ogan Ilir dan jajaran Polsek sesuai anggaran yang sudah direncanakan, pengelolaan keuangan dapat di pertanggung jawabkan sehingga tidak ada penyalahgunaan anggaran yang ada dalam pelaksanaan tugas-tugas Kepolisian.

Pewarta : Tim/Red

Gepeng Di Bumi Seganti Setungguan Meraja Lela Sepertinya Ada Yang Mengkordinir

LAHAT.DS , --  Bumi Seganti Setungguan kini di pusingkan dengan munculnya beberapa Gelandangan dan pengemis yang entah datangnya dari mana, masyarakat sempat bingung bahkan ada yang sempat meninggal  dunia.

Menanggapi hal ini  Epan Triansyah Kabid Resos Dinas Sosial Kabupaten Lahat ketika disambangi Awak Media di ruang kerjanya pada Selasa 5/11 beliau merespon dengan bermunculan Gepeng di Bumi Seganti Setungguan menurut beliau "memang sering gepeng masuk tiba- tiba ke daerah kita. Contohnya badut di simpang 4 Kejaksaan kita data ternyata orang Tanjung Enim, lalu kita pulangkan ke sana.

Tempo hari  pernah nginap dibedeng seng, namun  oleh Pol pp diusir karena dianggap ganggu warga sekitar,  bila orang Lahat kita Rehabilitasi. Bila ada keluarganya, kita harus berpegang kepada pasal 34 UUD 1945 Pakir miskin dan anak- anak terlantar dipelihara oleh negara.

Kita dikirimi dari luar Lahat, rencanya dalam waktu dekat kita adakan penertiban memberantas Gelandang dan pengemis,  bekerjasama dengan Polres dan Pol pp.Diharapkan Lahat bebas Gepeng" tandas beliau.

Pewarta: Novita/Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

Berlarutnya Permasalahan PT Lonsum Vs Warga Purwaraja, Sekda Gandeng BPN Adakan Rapat Untuk Tuntaskan Masalah

LAHAT.DS,--- Permasalahan yang terjadi antara  PT Lonsum dengan Warga Desa Purwaja Transmigrasi SP 4, mengenai sengketa Lahan 165 Hektar, untuk itulah Sekda Lahat H Januarsah Hambali SH.MM mengadakan rapat untuk menyelesaikan masalah tersebut, bertempat di Kantor BPN Lahat pada Selasa 5/11.

Hadir  pada rapat tersebut dihadiri Sekda  Januarsah Hambali SH. MM, Ir Romanus MM Kepala Pertanahan Lahat,  Asisten 1 Rudi Tamrin, Kadis Dinas Tenaga Kerja Ismail, Kasat Pol PP Fauzan Khoiri Denin, Kabag Ekonomi H Nazarudin.

Ir Romanus  MM selaku kepala Pertanahan mengatakan" permasalahan yang terjadi di Purwaraja ini perlu penganalisa ulang atau mengkaji  HGU, sementara pihak Lonsum menginginkan pengukuran di Purwaraja 165 H yang dituntut warga yang terkena HGU tersebut.

Selaras dikatakan Sekda Lahat untuk  menyelesaikan masalah ini diukur ulang lokasi yang disengketakan agar terlihat jelas, Pemerintah daerah tidak berpihak kepada siapapun akan diselesaikan sebersih mungkin. Perusahan merupakan mitra kami, diharapkan uluran tangan dari pihak Kanwil, dan akan dirapatkan kembali pada tanggal 7 November mendatang, Pemkab welcome dengan pihak Lonsum" ujar Sekda. Beliau berharap penyelesaian masalah Purwaraja ini jangan sampai ada pertumpahan darah, selesaikanlah dengan damai.

Pewarta: Novita/Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

Sebanyak 95 Anggota BPD Se- Kecamatan Pemulutan Selatan Di Lantik Bupati Ogan Ilir

INDRALAYA.DS,--- Sebanyak 95 Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) masa bakti 2019-2025, Senin (04/11/19) resmi diambil sumpahnya dan dilantik oleh Bupati Ogan Ilir HM.Ilyas Panji Alam,SE,SH,MM di Kecamatan Pemulutan Selatan Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan.
Para Anggota BPD yang dilantik itu adalah mereka yang terpilih pada pemilihan secara Demokratis di 15 Desa se kecamatan Pemulutan Selatan Kabupaten Ogan Ilir.
Pelantikan  yang dilakukan oleh Bupati Ogan Ilir HM.Ilyas Panji Alam,SE,SH,MM dihadiri oleh Andika Anggota DPRD OI, Hariman,S.Pd,M.Si Camat Pemulutan Selatan,para Anggota Forkopimda, pimpinan OPD dan undangan lainnya.

Bupati Ogan Ilir HM. Ilyas Panji Alam dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada segenap masyarakat Desa se Kecamatan Pemulutan Selatan terutama panitia dan pemerintah Desa se Kecamatan Pemulutan Selatan dalam mengawal dan mendedikasikan diri dalam pelaksanaan proses pengisian BPD Desa dengan baik dan dalam suasana dan situasi aman dan terkendali.

Anggota BPD yang dilantik kata Bupati, merupakan Wakil dari Penduduk Desa berdasarkan keterwakilan wilayah dan keterwakilan perempuan yang pengisiannya dilakukan melalui proses pemilihan langsung atau musyawarah perwakilan. Hal ini membuktikan bahwa masyarakat Desa di Kecamatan Pemulutan Selatan Kabupaten Ogan Ilir sudah mewujudkan proses demokrasi di tingkat Desa secara efektif.

“Saya berharap kepada saudara-saudara untuk segera menyesuaikan diri dan bekerja agar paham betul dengan situasi kondisi potensi, problematika serta Aspirasi yang ada di masyarakat serta selalu mengedepankan budaya jujur, ikhlas, gotong royong, kebersamaan dan terbuka di dalam bekerja dan melayani masyarakat,” pinta Bupati.

Menurut Bupati semua pemerintahan dalam sebuah kabupaten akan berhasil dengan dukungan para Kepala Desa, BPD dan Masyarakat. Olehnya itu Bupati menitip harapan agar para anggota BPD terpilih dapat mengembang amanah masyarakat yang diwakili.

Pewarta : Tim/Red

Raih Kemenangan Ilyas Panji Alam Gandeng Seluruh Parpol

INDRALAYA.DS, – Demi meraih kemenangan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Ogan Ilir (OI) 2020,  HM Ilyas Panji Alam   Bupati Kabupaten OI Petahana  terus melakukan  komunikasi dan menggandeng seluruh partai poliik (Parpol) di OI yang membuka penjaringan Bacabup dan bacawabup. Hal ini nampak saat dirinya bersama tim PDI Perjuangan OI mengunjungi tiga parpol sekaligus untuk mendaftar dan mengembalikan formulir cabup, Senin (4/11).
Di awal kunjungan H M Ilyas  Panji Alam bersama timnya yang didampingi Ketua DPC PDI Perjuangan  OI Wahyudi ST mendatangi markas DPC PKB OI untuk mengambil formulir  pendaftaran . Mereka disambut oleh Ketua DPC PKB OI H Achmad Nachrowi MM.

“ Kami datang ke sini mengantarkan kader terbaik PDI Perjuangan HM Ilyas Panji Alam  untuk mendaftar sebagai bakal Cabup di PKB OI, dan ingin bergandengan tangan, bersama-sama Partai PKB membangun Ogan Ilir Maju dan Hebat, kami tidak menyiapkan wakil, silahkan PKB menyiapkan  Kader terbaiknya untuk berpasangan dengan HM Ilyas Panji Alam,” ujar Ketua Tm Pemenangan Wahyudi ST.

Masih kata Wahyudi ST yang menjabat juga sebagai Wakil Ketua DPRD OI, PDI Perjuangan siap mengikuti seluruh mekanisme dari partai  politik yang membuka penjaringan,’’ Kami dari Partai Nasionalis siap bergendengan tangan dengan partai titisan Nahdhatul Ulama,  untuk  kemenangan di Pilkada OI 2020, seperti pesan Bung Karno, jika Nasionalis bergandengan dengan Nahdhatul Ulama maka Insya Allah NKRI Berjaya,’’ jelas Wahyudi.

Terpisah di  Sekretariat DPD Perindo OI HM Ilyas Panji Alam  yang mengambil juga formulir pendaftaran Cabup, rombongan disambut hangat oleh ketua DPD Perindo OI Haryata dan Sekjend Perindo OI Johan Wahyudi.

“Kita melihat aura kemenangan ada bersama di H M Ilyas Panji Alam, Kami dari Perindo  merasa  bangga dan siap berkoaliasi  dengan PDI Perjungan , jika mendapat restu dari Perindo Pusat,’’ujar Haryata.

Kemudian terakhir di DPC Hanura OI, H M Ilyas Panji Alam mengembalikan berkas kelengkapan pendaftaran Cabup OI, dimana berkas tersebut  diterima oleh Sekretaris DPC Hanura OI Firdaus.

Sementara itu HM Ilyas  Panji Alam mengatakan, sangat optimis dengan koalisi  partai kemenangan pendukung Jokowi Maaruf Amin pada Pilpres 2019 lalu , dapat terwujud juga pada Pilkada tahun 2020 di Kabupaten OI. 

 “Insya Allah kemenangan yang sudah didepan mata pada Pilkada Kabupaten OI ini, diraih bersama rakyat OI dan seluruh partai koalisi demi Kabupaten OI Maju dan Hebat,” ujar Ilyas Panji Alam.

Pewarta : H2y/ Red
Redaksi.www.dutasumsel.com

Pilkades Desa Tanjung Payang DidugaTerjadi Mata Pilih Ganda dan Pengrusakan Surat Undangan

LAHAT.DS, -- Pemilihan Pilkades yang dilakukan secara serentak di Bumi Seganti Setungguan dari 79 Desa tak seluruhnya bersih dan sesuai prosedur aturan perundang udangan.

Proses pilkades sudah sesuai dengan tahaban dan berjalan dengan transparan juga demokratis, dari DPS dan DPT telah dilaksanakan dan disepakati juga diawasi oleh para calon, para saksi serta ditanda tangani seluruh calon Kades ujar Budi Utama camat Lahat Selatan via Wa.

Hal senada juga dikatakan oleh Yulisman Ketua Panitia Pilkades Desa Tanjung Payang yang megatakan pemilihan pilkades sudah sesuai aturan dan telah ditanda tangani oleh para calon kades .

Ungkapan yang disampaikan Camat Lahat Selatan dan Ketua Panitia  dibantah Hrn dimana duga terjadi di Desa Tajung  Payang Kecamatan Lahat Selatan  dalam investigasi dan laporan HRN saksi 1 dari salah satu calon Pilkades megatakan 4/11 pemilihan calon Kades Desa Tanjung payang yang dilaksanakan pada tanggal 31 oktober lalu.

Namun terjadi kecurangan pada saat pemilihan berlangsung, panitian merusak atau merobek surat undangan pemilih padahal itu merupakan barang bukti dan kami telah intruksi kenapa surat undangan tersebut disobek. Tetapi berhubung banyaknya masyarakat dan berisiknya suara mickropon tidak didengar oleh panitia.

Lagi-lagi diketahui kecurangan setelah selesai perhitungan surat suara, dimana banyak ditemukan pemilih ganda yang didapat petunjuk dari buku register undangan pemilih. Dimana surat undangan yang mencoblos tidak sesuai dengan hasil surat suara yang dicoblos.

Hrn juga menjelaskan dari jumlah DPT  sebayak 2000 suara lebih yang batal sebanyak 28 Suara sedangkan yang tidak memilih sebanyak 799 suara,  begitu juga undangan yang masuk namun tidak memilih sebanyak 91 suara.

Adanya dugaan kecurangan dalam pemilihan pilkades ini dibenarkan oleh Aswari  ketua BPD Desa Tanjung Payang  yang mengatakan pilkades yang ada didesanya sangat jelas ada kejangalan, selain surat suara yang sudah memilih seharusnya dimasukan kedalam kotak ini malah disobek.

Bantahan ini juga disampaikan Heru Calon inkamben namun tidak terpilih, beliau mengatakan saya menanda tangani berkas bukan berarti saya legowo. Dengan kecurangan yang dilakukan Kades terpilih justru dengan adanya bukti kecurangan yang ada saya akan megusut tuntas dan menuntut secara hukum katanya.

Imam Sabtoso Kabid  Tata Wilayah dan ADM Pemdes ketika diwawancarai Awak Media via telp megatakan kalaupun ada kendala atau kecurangan setelah pemilihan pilkades usai, masyarakat silakan melayangkan sangahan maupun laporan yang ditujukan ke Bupati Lahat Cq Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD)

Beni Plt Kepala DPMD ketika diwawancarai via Telp menambahkan perlu diketahui kalau ada kecurangan terkait pemilih ganda ini perlanggaran berat dan hukuman pidana pungkasnya.

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

275 Surat Suara Tidak Sah Jadi Polemik Dua Orang Kandidat Dari Desa Keban

LAHAT.DS, -- Pemilihan kepala desa (Pilkades) yang digelar secara serentak oleh Pemerintahan Daerah (Pemkab) Kabupaten Lahat, yang dilaksanakan Tanggal 31 Oktober 2019  yang diikuti sebanyak 79 Desa di Kabupaten Lahat, ternyata masih meninggalkan persoalan dan pertanyaan dari sejumlah Calon Kepala Desa.

Seperti yang diprotes oleh dua Calon Kepala Desa (Pilkades) Desa Keban, Kecamatan Kota, Kabupaten Lahat yakni, Namsari Efendi dan Tohiri yang merupakan warga Desa Keban Kecamatan Kota, Lahat.

"Intinya, kami mempertanyakan terkait 275 hak suara yang dibatalkan atau tidak sah oleh panitia. Pada saat Pilkades berlangsung," jelas dua calon Kepala Desa (Kades) Desa Keban Kecamatan Kota Lahat, Namsari Efendi dan Tohirin, menemui sejumlah wartawan Senin (4/11/2019).

Namsari Efendi dan Tohirin menguraikan, Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang dilaksanakan secara serentak tersebut, untuk Desa Keban Kecamatan Lahat dengan total mata pilih sebanyak 813 orang.

"Namun, dari 813 orang pemilih ini, hanya 782 warga yang jeblos saat pemilihan berlangsung. Yang kami pertanyakan dan persoalkan yakni, soal ratusan kertas suara yang batal, dan kertas suara ada yang ditemukan double ketika penjoblosan," tukasnya.

Untuk diketahui, sambung Namsari Efendi dan Tohirin, Pilkades Desa Keban Kecamatan Lahat, berjumlah tiga Calon Kepala Desa.

1) Ismet Setiawan meraih suara sebanyak 221.

2) Tohirin mendapat suara 156 suara.

3) Namsari Efendi meraub suara sebanyak 130 suara.

"Dari hasil tersebut, keluar nama Ismet Setiawan yang menang dari Pilkades di Desa Keban itu. Kami mintak agar dinas terkait dapat menindaklanjuti keluhan atau protesan kami ini," ujarnya lantang.

Tohirin menambahkan, protesan yang mereka sampaikan ini, merupakan suara hati atas Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang dilaksanakan 31 Oktober 2019 lalu. Karena, kedua Calon Kades Desa Keban melihat sejumlah kejanggalan ketika pemilihan berlangsung.

"Mulai penghitungan kertas suara pemilih. Kami juga menemukan kertas suara pemilih double, kertas suara pemilih ada yang tembus keluar dari foto Paslon. Nah, yang sangat kami pertanyakan terkait 275 kertas suara pemilih dinyatakan batal dan tidak sah oleh panitia Pilkades," tanya Tohirin.

Tohirin mengatakan, usai penjoblosan diri bersama Calon Kepala Desa lainnya, pulang kerumah, dan saat penghitungan kertas suara pemilih hanya disaksikan oleh masing masing saksi dari tiga calon Kepala Desa (Kades).

"Yang kita sesalkan, saksi dari kami kurang mengerti. Sehingga, apa yang disampaikan oleh Panitia Pilkades langsung mereka tanda tangani. Harapan kami berdua Panitia dan Pemkab Lahat melalui Dinas terkait lainnya dapat mengabulkan permintakan kami dengan menghitung ulang kertas suara pemilih," pintak Tohirin dengan sedikit nada geram.

Sementara, Plt Kepala Dinas BPMDesa Kabupaten Lahat, Beni Zainudin melalui Kabid Tata Wilayah dan ADM BPMDesa Imam Santosa SSTP MSi dimintaki tanggapannya menyampaikan, bagi setiap permasalah yang timbul usai Pilkades silakan layangkan surat sanggahan melalui Bupati Lahat Cq Kadis BPMDesa Kabupaten Lahat.


"Silakan laporkan apabila ada kejanggalan. Karena setiap calon kepala desa berhak. Namun, laporannya, bagi Kades yang kalah bertarung siapkan tiga orang untuk diberikuasa dalam menyelesaikan permasalahan yang dilaporkan," ungkap Imam.

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com