NEWS

Slider

5 Putra Terbaik Sumsel Jadi Mentri Dalam Kabinet Indonesia Maju Era Jokowi Jilid II

JAKARTA.DS, – Pasca diumumkannya Jajaran Kabinet Indonesia Maju Era Presiden Jokowi jilid II, Rabu pagi (23/10/2019) tadi, selain masih diisi wajah lama juga terdapat banyak wajah baru.

Seperti yang diprediksi banyak pihak sebelumnya, dari 34 pos menteri dan 4 pejabat setarap menteri, serta pimpinan KPK dan BPK, 5 diantaranya diketahui adalah putra terbaik Bumi Sriwijaya, Sumatera Selatan.

Kelimanya, ialah Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian yang kini dipercaya menjabat Menteri Dalam Negeri, Edhy Prabowo Menteri Kelautan dan Perikanan, serta Budi Karya Sumadi yang untuk kedua kalinya dipercaya sebagai Menteri Perhubungan.

Sedangkan duanya lagi, Kapolda Sumsel Irjend Pol Drs Firli Bahuri, putra asli OKU ini setelah melalui seleksi ketat berhasil terpilih sebagai Ketua KPK, dan terakhir Ketua PN Ikatan Alumni (IKA) UNSRI, Agung Firman Sampurna. Alumni Fakultas Ekonomi UNSRI ini dipercaya sebagai Ketua BPK RI periode 1999-2022.

Kelima putra asal Sumsel ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kinerja pemerintahan Presiden Jokowi dan Wapres Ma’ruf Amin, agar menjadi lebih maju dan baik lagi untuk lima tahun kedepan.

Pewarta :  Tim / DS Red
Redaksi.www.dutasumsel.com

POLRES Banyuasin Gelar Apel OprasiZebra Musi 2019

Dutasumsel.com.BANYUASIN, -- Kapolres Banyuasin AKBP Danny Sianipar S IK, Memimpin Apel Gelar pasukan yang terdiri dari gabungan TNI/ Polri,Dishub,serta Jasa Raharja pleton TNI dan pleton personil polres banyuasin yang ter diri dari pleton perwira.pleton staf gabungan Polsek dan jajaran Satu Pleton, Sabhara Satu Plenton reskrim/intel dan Planton Ranmor dan Pleton Dishub Kabupaten Banyuasin.


Kodim0430/banyuasin yang di wakili pasi ops pengadilan negeri banyuasin kacap Jasa Raharja Kabupaten Banyuasin para Penjabat Utama dan Kapolsek Jajaran Bolres Banyuasin.

Amanat kapolda sumsel yang di baca kan oleh kapolres Banyuasin AKBP Danny Sianipar S ik pada apel gelar pasukan ops zebra musi 2019 meng ambil tema "Meningkat kan ke sadaran dan kepatuhan Masyarakat guna mewujudkan Kamseltib Carlantas Ops Zebra Musi 2019" selama 14hari yang di mulai pada tanggal 23 oktober 2019 s/d5 november 2019 dengan sasaran meliputi bentuk potensi gangguan.

Ter hadap pelanggar UU no 22 tahun 2009 tentang lalu lintas angkutan jalan sedang kan target operasi zebra musi 2019 ini berupa pelanggaran
Administrasi per orangan ranmor.orang lokasi dan. kemudian pelaksanan kegiatan operasi sesuai karakter wilayah dengan menge depan kan giat freemtif dan preventif.

Pewarta : Dodi
Redaksi.www.dutasumsel.com

Polres Ogan Ilir Gelar Apel Pasukan Operasi Zebra Musi 2019

Dutasumsel.com.INDRALAYA, --Polres Ogan Ilir mengelar apel gelar Pasukan Ops Zebra Musi 2019 yang digelar di Halaman Mapolres Ogan Ilir,  Rabu(23/10/2019) pagi.
Apel gelar pasukan dipimpin langsung oleh Kapolres Ogan Ilir AKBP Imam Tarmuji SIK,MH dengan dihadiri Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, unsur TNI dari Kodim 0402 OKI/OI,Peserta upacara diikuti anggota Polres Ogan Ilir Dinas Perhubungan Ogan Ilir,Pol PP,Damkar Kabupaten Ogan Ilir.
Untuk diketahui, Ops Zebra Musi 2019 akan berlangsung dari tanggal 23 Oktober hingga 5 November 2019
Dan Satuan Polisi Lalu Lintas Polres Ogan Ilir kembali menggelar Operasi Zebra Musi pada 23 Oktober sampai 5 November 2019 mendatang, yang juga digelar serentak di seluruh Indonesia.
Kapolres Ogan Ilir AKBP Imam Tarmuji S.IK,MH melalui Kasatlantas Polres Banyuasin, AKP Desy Ariyanti,SH, MH,menuturkan operasi ini rutin dilakukan setiap tahun dan lebih mengutamakan penegakan hukum bagi para pelanggar lalu lintas.

“Kita akan mulai melaksanakan Operasi Zebra Musi 2019 pada Rabu tepatnya 23 Oktober 2019. Sebelum itu kita juga melaksanakan apel gelar pasukan,” ujar Kasat Lantas Polres Ogan Ilir AKP Desy Ariyanti,SH, MH saat dikonfirmasi, 

Kasat Lantas melanjutkan, pelanggaran yang ditindak yakni pengendara roda dua maupun roda empat yang menggunakan telepon genggam saat berkendara, karena bisa berakibat fatal.

“Adapun sasaran yang akan ditindak seperti menggunakan ponsel saat berkendara, berboncengan lebih dari dua orang, berkendara dalam kondisi mabuk dan pengemudi yang melawan arus,” tuturnya.

Masih kata AKP Desy Ariyanti, selain itu juga pelanggaran kasat mata lainnya, seperti tidak menggunakan helm SNI dan juga pengendara yang melaju melebihi kecepatan maksimum, dalam arti ugal-ugalan.

“Ada 7 prioritas yang akan kita tindak dalam operasi ini, yang tentunya berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal bagi pengendara dan pengguna jalan lainnya,” jelasnya.

Kasat Lantas mengungkapkan, pihaknya juga melibatkan unsur gabungan TNI, Dishub dan unsur terkait lainnya. “Razia kelengkapan anggota polisi ini rutin dilakukan. Karena bagi penegak hukum, sebelum kemasyarakat ia harus patuhi dulu aturan berlalu lintas,” tegasnya.

Sumber Kasubaghumas Polres OI

Puluhan PSK Terjaring Razia Gabungan Satpol PP Muba

Dutasumsel.com.MUBA, - Mendapatkan Informasi dari Masyarakat terkait menjamurnya Warung Remang-remang, Cafe, dan Penginapan serta Hotel yang disinyalir menjadi Peralihan dari Pesta Malam dan Peredaran Miras serta Narkotika. Satpol PP Muba Gelar Razia Gabungan bersama Kodim 0401/Muba, Polres Muba dan Instansi terkait, sekitar Pukul 20.00 Wib, Selasa (22/10/2019).
Razia yang digelar tersebut bertujuan menertibkan Peredaran Narkotika, Wanita Pekerja Seks Komersial (PSK), Miras. Berdasarkan Pantauan Awak media yang ikut dalam Razia tersebut, hampir setiap Warung Remang-remang dan Cafe di Kabupaten Musi Banyuasin di Razia Satpol PP.

Sasaran Razia yang digelar tersebut, dimulai dari Kecataman Babat Supat, Kecamatan Sungai Lilin, dan Kecamatan Sekayu yang langsung menyasar sejumlah Cafe, Warung Remang-remang dan Penginapan serta Hotel.

Sebanyak Puluhan Diduga Wanita Pekerja Seks Komersial (PSK) dan 1 Laki-laki hidung belang Terjaring Razia Gabungan yang digelar Satpol PP bersama tim Gabungan Kodim 0401/Muba dan Polres Muba.

Salah satu Wanita Pekerja Seks Komersial (PSK) bernama Isnawati (32) yang Terjaring Razia di Salah satu Cafe di Kecamatan Sungai Lilin tepatnya di Desa Sri Gunung mengatakan, kami bekerja sebagai PSK belum lama, karena tuntutan ekonomi.

"Kami baru bekerja sebagai PSK belum lama, saya berasal dari Palembang datang kesini karena selain saya seorang janda, tuntutan ekonomi juga, "Ujarnya kepada awak media.

Saat disinggung pendapatan dalam satu hari sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) Isnawati mengungkapkan, "Kami kadang-kadang dapat, kadang-kadang juga tidak dapat, sekali menerima pesanan kami mendapatkan bayaran sebesar Rp. 250.000,- (Dua Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) hingga Rp. 300.000,- (Tiga Ratus Ribu Rupiah), "Ungkapnya.

Sementara itu Kasat Pol PP Muba Jonni Martohonan, AP, M.M melalu Sekretaris Firman Hirawan, S.Sos, M.Si seusai Razia Gabungan mengungkapkan, "Razia ini adalah berdasarkan Laporan dari Masyarakat, terkait Diduga ada Penyimpangan Seksual baik di Cafe, Warung Remang-remang, Penginapan maupun Hotel yang ada di Kabupaten Musi Banyuasin, "Ungkap Firman.

Ia menambahkan, "Selain itu juga, kita menduga ada Pejajahan Prostitusi Online yang dilakukan oleh Oknum yang sampai saat ini masih kita dalami siapa Pelakunya, untuk malam ini kita amankan wanita Pekerja Seks Komersial (PSK) bersama Puluhan Botol Miras yang kita dapat di Cafe-cafe yang ada di Kabupaten Musi Banyuasin, bersamaan itu juga untuk PSK yang sudah kita amankan akan kita berikan Pembinaan terlebih dahulu, "Tandasnya.

Pewarta : Riyan
Redaksi.www.dutasumsel.com

Kota Pangkalan Balai Diselimuti Asap Tebal

Dutasumsel.com.BANYUASIN, --  Asap tebal yang menyelimuti wilayah di Kabupaten Banyuasin semangkin menjadi hal ini dapat ber dampak bagi kesehatan terutama bagi anak-anak,Salahsatu warga namanya minta tidak di tuliskan.

"Dia mengucapkan asap tebal ini sangat menggangu matapedih hidung tersumbat dada terasa sesak"ucapnya (23-10/2019).

Pengendara pun merasa sulit untuk jarak pandang karena asap tebal yang beberapa hari ini menyelimuti Kabupaten Banyuasin.

Warga yang namanya tidak mau ditulis kan namanya menghimbau dengan harapan pada intansi terkait dapat bertindak untuk menanggulangi keadaan saat ini yang terjadi kebakaran hutan oleh oknum,yang tidak bertanggung jawab.

Aktipitas kegiatan sekolah di Kabupaten Banyuasin dilaksanakan seperti hari hari biasa meski pun dengan darurat Asap.

Pewarta : Dodi
Redaksi.www.dutasumsel.com

Dirut PDAM Lahat Bungkam,Terindikasi Proyek Pemasangan Pipa Meyimpang dari RAB di Sembunyikan

Dutasumsel.com.LAHAT,  -- Terkait hasil keterangan Sumarno pegawai PDAM tirta Lematang Lahat yang ditugaskan untuk megawasi  Proyek pengerjaan pemasangan Pipa PVC  untuk pendistribusian air milik perusahaan daerah PDAM Kabupaten Lahat sepanjang 2000 meter dilokasi Prumnas Selawi Kecamatan Lahat dengan Pagu Anggaran Rp.980 Juta dari sumber dana APBN tahun 2019 dan dikerjakan oleh PT.Jampur Raya selaku pihak ketiga sebagai pelaksana pembangunan pemasangan pipa PVC yang berada dibumi Seganti Setungguan.

Sumarno juga menambahkan dalam pegawasan ia tidak setiap hari megawasi pekerjaan itu, soalnya PDAM Tirta Lematang  Lahat hanya penerima Barang semua dilaksanakan pihak Ketiga yaitu PT.Jampur Raya yang Berkedudukan dipalembang, bila dilapangan ada laporan atau temuan kejangalan dari pekerjaan yang dilksanakan kita hanya melaporkan ke pihak ketiga sebagai pelaksana kegiatan katanya.

Ketika ditanya lebih lanjut paket proyek ini siapa PA, KPA dan PPTK nya sumarno menjawab tidak megetahui alias Bungkam.

Akibat kurangnya pegawasan pekerjaan pemasangan pipa PVC sepanjang 2000 meter terjadi adanya dugaan Korupsi,Kolusi dan Nepotisme dilokasi kegiatan dengan melaksanakan pemasangan pipa tidak sesuai dengan RAB (Rancangan Anggaran Biaya)

Dimana dugaan kecurangan yang dilakukan oleh pelaksana kegiatan PT.Jambur Raya dilapangan terpantau awak media diantaranya, untuk kedalaman galian pemasangan Pipa PVC terutama Pipa 6 Inci dan 3 Inci. Berdasarkan RAB untuk kedalaman galian Pipa PVC 6 Inci sedalam 1 meter, dan Pipa PVC 3 Inci sedalam 60 - 70 CM.

Ferry selaku perwakilan PT Jampur Raya dikonfirmasi terkait temuan yang terindikasi adanya kecurangan dilapangan dirinya mengaku itu tidak benar.

"Itu tidak benar pak, pekerjaan pemasangan Pipa PVC di Perumnas Selawi Kecamatan Lahat tersebut, sesuai RAB yang ada. Karena, proyek itu melalui APBN jadi kita tidak mau nama perusahaan dicap buruk," kilahnya, sembari mudah mudahan dalam waktu dekat kami ke Lahat dan melakukan pengecekan bersama sama terhadap temuan yang ada.

Bungkamnya Sumarno dan kurangnya informasi keterangan terkait paket Proyek Pemasangan Pipa PVC di kabupaten Lahat yang diduga  meyimpang dari RAB milik PDAM Tirta Lematang atau milik PDAM Palembang,untuk itu awak media mencoba mengkonfirmasi  Andi Ka Dirut PDAM Palembang via WA 21/10 dengan meyampaikan pekerjaan pemasangan pipa PVC diKabupaten Lahat agar dapat ditindak Lanjuti.

Andi Ka Dirut PDAM Palembang menjawab Pekerjaan itu milik PDAM Kabupaten Lahat, saya hanya berwenang untuk kota Palembang,kami perusahaan tidak ada hubungan dengan dana Pemerintah juga tidak ada hubungan dengan PDAM Lahat,struktur PDAM adalah Perusahaan Daerah Tingkat II milik kabupaten dan kota masing masing  pungkasnya.

Sedangkan Ka Dirut PDAM Tirta Lematang Lahat ketika dihubungi via WA 22/10 untuk dapat wawncara dan berkordinasi dari adanya pemberitaan dimedia Online H.Stefhanus Plt Ka PDAM Tirta Lematang Lahat tidak ada jawaban.

Pewarta : Idham/Novita
Redaksi.www.dutasumsel.com

ACT Berikan Bantuan Air Bersih Ke Masyarakat Desa Senabing

Dutasumsel.com.Lahat, -- Kekeringan yang melanda pada musim kemarau menyebabkan berkurangnya mata air di Kabupaten Lahat, sehingga menyebabkan sulitnya pasokan air.

Hari ini  ( 22/10) Desa Senabing mendapat bantuan dua tanki air bersih dari ACT ( aksi cepat tanggap), antusiasme warga Desa Senabing dengan datangnya bantuan air bersih ini datang membawa ember dan peralatan air.
Marya Leli selaku PJS ( penjabat Kades Sementara) Desa Senabing sekaligus bidan Desa di daerah tersebut, mengucapkan terima kasih yang tak terhingga dengan dibantu nya air besih. Pada hari ini dari ACT, sebelumnya dari Pemkab Lahat.

Menurut beliau " semua ini rezeki dari Allah yang patut kita syukuri, dimusim kemarau ini disaat kita kekurangan air masih ada yang perduli dengan sesama. " tandas Leli.

Pewarta :  Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

256 Anggota BPD Desa Di Kabupaten Banyuasin Akan Di Lantik Di Zona Masing-masing

Dutasumsel.com. BANYUASIN, --Dinas Pemerdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Banyuasin
Kepala Dinas Roni Utama,saat di kompirmasi media menjelas kan
untuk pelaksaan.pelantikan BPD
yang akan di laksanakan pelantikannya Anggota BPD yang terpilih di bagi per zona.

Pelaksanaan.pelantikan anggota BPD yang terpilih di beberapa Desa di wilayah  kecamatan Kabupaten Banyuasin Kepala Dinas DPMD "menjelas kan tidak di benar kan kalau anggota BPD yang terpilih di mintai uang dalam.pelantikan anggota BPD yang ter pilih di.masing masing Desa karena sudah.di anggarkan dari pemerinta"ucapnya.

Kasi Pembinaan BPD DPMD Kabupaten Banyuasin Rizal menjelas kan dalam.pelanti kan anggota BPD yang akan di bagi 9 Zona di Kecamatan dari 21 Kecamatan namun untuk 5 zona belum bisa di pasti kan kapan pelantikan nya jelas Rizal.

Sebanyak 256 Desa di Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Banyuasin yang sudah melaksana kan pemilihan anggota BPD yang akan di jadwakan pelantikan  pada bulan Oktober ini.

Menurut Rizal yang sudah jelas jadwal pelantikan nya zona 1 yang meliputi Kecamatan Banyuasin lll
Kecamatan Rantau Bayur Kecamatan Betung Kecamatan Suak Tapeh dan Kecamatan Sembawa untuk zona 1 jadwal pelantikan nya pada 16 oktober di geraha sedulang setudung pemkab banyuasin.

Rizal.juga menjelaskan bahwa untuk zona 2 Kecamatan Pulau Rimau dan Kecamatan Selat Penogoan yang rencana pelantikan nya pada tanggal.2 November 2019 yang ber tempat di Desa Sumber Agung Kecamatan Pulau Rimau.

Untuk zona 3 kecamatan muaratelang dan kecamatan sumber marga telang yang pelantikanya bertempat didesa karang anyar sementara untuk zona 4 kecamatan Tungkal Ilir untuk pelantikan nya di Kecamatan Tungkal.

Pewarta : Dodi
Redaksi.www.dutasumsel.com

Test Seleksi Calon Kades Se Kecamatan Lahat Di Gelar

Dutasumsel.com.LAHAT, -- Tahapan pencalonan Kades di Kecamatan Lahat, memasuki tahapan test seleksi wawancara dan test tertulis. Bertempat di Kantor Kecamatan Lahat Deklarasi ini digelar, dikuti delapan Desa yang menyelenggarakan Pilkades pada Selasa 22 Oktober 2019. Zubhan Awali S.STP.M.Si selaku Camat Lahat membuka kegiatan tersebut.

Hadir seluruh calon Kades, Ketua Panitia, Kades se- Kecamatan Lahat, unsur Tripika Kecamatan, Dinas DPMD. Menurut Zubhan Awali S.S.TP. M.S.i, bahwa  bagi peserta Pilkades yang lebih dari 5 calon disaring lagi menjadi 5 calon. Yaitu Desa Ulak Mas 6 peserta calon dan Desa Selawi 8 peserta,

Seleksi/ pengumuman calon Kades, diikuti  34 peserta calon Kades. Beliau berharap dengan adanya test wawancara dan test tertulis, ini akan terlihat kemampuan serta wawasan calon Kades. Bila nantinya terpilih menjadi Kades yang cerdas dan berwawasan

Sementara itu Beni Zainudin selaku Plt Kadis DPMD Lahat ketika diwawancarai Awak Media disela test wawancara dan test tertulis beliau mengatakan " dengan adanya kegiatan ini tampak terlihat calon Kades yang betul- betul profesional, mandiri, maju sehingga diharapkan nantinya bisa mengelola Desa dengan baik menuju Lahat Bercahaya " tandas Beni.

Pewarta : Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

Pengedar Narkoba Asal Desa Sungai Rebo Di Bekuk Sat Res Narkoba Polres Ogan Ilir

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Kapolres Ogan Ilir AKBP Imam Tarmuji SIK MH melalui Kasat Narkoba Iptu Fajri Anbiyaa,dan Anggota Satuan Reserse Narkoba Polisi Resor (Polres) Ogan Ilir, telah behasil meringkus pengedar Ekstasi yang kerap berkeliaran di acara pesta Orgen Tunggal (OT).

Sebelumnya, sekitar lebih kurang satu setengah bulan yang lalu, Unit Sat Resnarkoba Ogan Ilir , berhasil membekuk sepasang Suami Istri (pasutri) yang kerap mengedarkan ekstasi di acara pesta Orgen Tungal di Desa Ulak Segelung.

Dan Kini giliran ER (58) , warga Desa Sungai Rebo , Kecamatan Banyuasin  1 , Kabupaten Banyuasin , yang berhasil di bekuk unit SatResnarkoba Polres Ogan Ilir, saat mengedarkan Narkoba jenis pil exstasy di acara pesta Orgen Tunggal,  yang  digelar di Desa Babatan Saudagar, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Pada 17 Oktober 2019  malam.

Jajaran Sat Res Narkoba Ogan Ilir , mendapat informasi dari  masyarakat , bahwa pada malam acara OT yang digelar di Desa tersebut,  ada peredaran Narkoba jenis pil Exstasy, dari  informasi itu lah, Jajaran Sat Res Narkoba langsung menuju ke lokasi, untuk melakukan pengintaian,  Hasilnya sekitar Pukul 00:50 WIB sedang berlangsung acara puncak musik remix , Sat Res Narkoba berhasil amankan ER (58)  yang diduga ingin mengedarkan pil Ekstasi di acara tersebut,  ketika dilakukan penggeledahan , di dapatkan 20 butir pil ekstasi warna abu-abu bentuk Boneka logo Panda,   sedang dalam genggaman tangan kiri tersangka, dengan adanya barang bukti tersebut, ER langsung digelandang ke Mapolres Ogan Ilir,  beserta Barang Bukti , 20 butir pil ekstasi, dan uang tunai sebesar Rp.1.047.000 , yang diguga uang hasil penjualan pil ekstasi tersebut.

Dari hasil pemeriksa petugas, Barang Bukti 20 butir  yang diduga pil ekstasi tersebut , beratnya 7,57 gram, jika ditaksir uang senilai Rp.4.400.000-'.

Saat ini tersangka, mendekam di sel Tahanan unit Reserse Narkoba Polres Ogan Ilir, guna pemeriksaan lebih lanjut, jelas Kasubag Humas Polres Ogan Ilir AKP. Zainalsyah lewat reliesnya.

Pewarta : Tim DS