NEWS

Slider

Ketua DPRD Ogan Ilir Suharto HS,SH Terima Kunjungan Ketua DPRD Banyuasin Terkait Konsultasi dan Koordinasi Tentang Tugas Pokok dan Fungsi Pimpinan DPRD

Dutasumsel.com.INDRALAYA, – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Ogan Ilir menerima kunjungan dari Kabupaten Banyuasin, kunjungan tersebut diterima langsung oleh Ketua DPRD Kab. Ogan Ilir Suharto HS,SH didampingi Kepala Bagian Legislasi Yubhar,S.IP dan Staf Humas & Protokol Hendra Kurniawan bertempat diruang Kerja Ketua DPRD Kab. Ogan Ilir, Kamis/17/10/2019.

Kunjungan Ketua DPRD Kabupaten Banyuasin  Irian Setiawan,SH.,M.Si  yang di dampingi oleh tiga orang Staf Sekretariat DPRD Kabupaten Banyuasin tersebut bermaksud berkonsultasi dan koordinasi tentang Masalah Tugas Pokok dan  Fungsi Pimpinan  DPRD.

Ketua DPRD Ogan Ilir Suharto HS,SH Terima Kunjungan Ketua DPRD Banyuasin Terkait Konsultasi dan Koordinasi Tentang Tugas Pokok dan Fungsi Pimpinan DPRD.
Pewarta : Darius

GIAT MGMP PPKn SMP DISDIKBUD KABUPATEN OGAN ILIR TAHUN 2019

WS PKB 2019.jpg
Workshop PKB Bertema Melalui MGMP Aktif dan Kolaboratif Hasilkan Guru Inovatif dan Produktif)
Oleh: Pengurus MGMP PPKn SMP Kabupaten Ogan Ilir

WS PKB 2019-2.jpg

 Kurikulum 2013 dikenal Kurtilas atau K13 adalah sebuah posturkurikulum penyempurnaan dari kurikulum sebelumnya, yakni Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Tahun 2006. Kebijakan pemberlakuan K-13 melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 160 Tahun 2014 dimaksudkan agar penerapan K-13 di setiap satuan pendidikan dapat dilaksanakan secara terencana dan persiapan yang lebih matang. Seiring berjalannya waktu, akhirnya kurikulum ini disempurnakan kembali terutama pada Buku Teks Revisi 2018. Salah satu mata pelajaran di SMP yang disempurnakan dalam K-13 Revisi adalah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Mata pelajaran PPKn merupakan bidang kajian keilmuan bersifat multidimensional, artinya mata pelajaran ini sebagai pendidikan nilai dan moral, pendidikan kemasyarakatan, pendidikan kebangsaan, pendidikan kewarganegaraan, pendidikan politik, pendidikan hukum dan hak asasi manusia, serta pendidikan demokrasi. Tujuan pembelajaran PPKn pada umumnya untuk mewujudkan peserta didik yang siap menjadi warga negara baik dan cerdas atau good and smart citizenship. Secara spesifik pembelajaran PPKn bercirikan proses tumbuhkembangnya kepekaan, ketanggapan, kritisasi, dan kreativitas sosial dalam konteks kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara secara tertib dan damai yang dilandasi oleh  Pancasila menjadi nilai dasar, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi bernegara, semangat persatuan Bhinneka Tunggal Ika, dan komitmen untuk tetap menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia tercinta.

Keberhasilan pelaksanaan K-13 Revisi Tahun 2018 pada jenjang SMP tersebut tidak terlepas dari kinerja pendidik atau guru yang bersangkutan sebagai pelaksana utamanya. Tentu guru harus memiliki pendekatan, strategi, metode, model, dan teknik yang tepat untuk membelajarkan materi dan praktek dengan memberikan kemudahan dalam proses pembelajaran yang nyaman dan menyenangkan. Strategi pembelajaran PPKn dalam kebijakan K-13 Revisi Tahun 2018 dapat dilaksanakan melalui pembelajaran langsung maupun tidak langsung. Rancangannya berbentuk Perangkat Pembelajaran sebagai salah satu tugas administrasi guru, seperti Rencana Pelaksanaan Pembelajaran disesuaikan dengan sumber belajar, bahan ajar, dan media pembelajaran yang akan digunakan di sekolah tersebut.

Hal di atas telah sesuai dengan upaya yang dicanangkan pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan terutama di sekolah pada abad 21 yang bermuara pada peningkatan kualitas belajar siswa, salah satunya dengan menyelenggarakan Program PKB dan PKP. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa melalui pembinaan dan pelatihan guru dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran yang berorientasi pada berpikir tingkat tinggi (higher order thingking skills), berafeksi tingkat tinggi (higher order feeling skills), dan berkonasi tingkat tinggi (higher order acting skills). Melalui workshop tersebut, guru dituntut harus dapat menyesuaikan dengan gaya pembelajaran milenial yang sedang berkembang saat ini dengan menonjolkan keterampilan 4C ciri pembelajaran HOTs, yaituChritichal Thinking (Berpikir Kritis),Chreativity (Kreativitas), Collaborative(Kolaboratif), dan Effective Communication (Komunikasi Efektif).

Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Sekolah Menengah Pertama (MGMP PPKnPPKn) Kabupaten Ogan Ilir memiliki tanggung jawab bersama mencapai tujuan pembelajaran yang telah direncanakan tersebut. Adapun sebagai tindak lanjutnya berupa kegiatan peningkatan mutu guru melalui WorkshopPengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) yang akan diteruskan dengan Peningkatan Kompetensi Profesionalan (PKP) Berbasis Zonasi. Administrasi guru yang akan dan telah dihasilkan semisal Perangkat Pembelajaran dan Penilaian PPKn sebagai karya bersama yang diselesaikan dalam wadah MGMP ini patutlah diapresiasi dan didukung oleh semua pihak terkait, terutama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan sekolah masing-masing.
Kiprah MGMP PPKn SMP Kabupaten Ogan Ilir  

MGMP merupakan suatu forum atau wadah profesional guru mata pelajaran yang berada di wilayah kabupaten/kota/kecamatan/sanggar/gugus sekolah. Ruang lingkupnya meliputi guru mata pelajaran jenjang SMP/MTs, SMA/SMK/MA negeri dan swasta, baik berstatus PNS atau honorer. Prinsip kerjanya adalah cerminan kegiatan dari, oleh, dan untuk guru dari semua sekolah. Atas dasar inilah, maka MGMP menjadi organisasi non struktural yang bersifat mandiri dan independen, berasaskan kekeluargaan, tidak mempunyai hubungan hierarkis dengan lembaga manapun, sebagai contoh MGMP PPKn SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir ini.

Berbagai peranan MGMP diantaranya sebagai Reformator Perubahan Kelas terutama dalam reorientasi pembelajaran yang efektif; Mediator Pengembangan dan Peningkatan Kompetensi Guru terutama dalam pengembangan kurikulum dan sistem pengujian;Supporting Agency dalam inovasi manajemen kelas dan manajemen sekolah; Collaborator terhadap unit terkait dan organisasi profesi yang relevan; Evaluator dan Developer School Reform dalam konteks MPMBS;Clinical dan Academic Supervisordengan pendekatan penilaian appraisal. Sementara fungsi yang diemban MGMP banyak, seperti menyusun perangkat pembelajaran di awal tahun ajaran mulai dari kalender pendidikan, program tahunan sampai program remedial dan pengayaan, lali meningkatkan profesionalisme guru, membuat pemetaan dan kebutuhan guru, dan meningkatkan mutu pendidikan. Termasuk dalam perekrutan Guru Inti Berbasis Zonasi ini harus mengutamakan guru yang aktif dalam MGMP PPKn yang memiliki pengalaman dan segudang prestasi serta mengacu data yang ada pada SimPKB. Sehingga MGMP PPKn ke depan diharapkan mampu berdaya, bersaing, mumpuni memenuhi harapan semua pihak, terutama siswa dan orang tua, serta masyarakat sebagaistakeholders pengguna utama dari pendidikan di sekolah.

Adapun tujuan dari MGMP PPKn SMP ini, antara lain: (1) memotivasi guru guna meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam merencanakan, melaksanakan, dan membuat evaluasi program pembelajaran dalam rangka meningkatkan keyakinan diri sebagai guru profesional; (2) meningkatkan kemampuan dan kemahiran guru dalam melaksanakan pembelajaran sehingga dapat menunjang usaha peningkatan dan pemerataan mutu pendidikan; (3) mendiskusikan permasalahan yang dihadapi dan dialami oleh guru dalam melaksanakan tugas sehari-hari dan mencari solusi alternatif pemecahannya sesuai dengan karakteristik mata pelajaran masing-masing, guru, kondisi sekolah, dan lingkungannya; (4) membantu guru memperoleh informasi teknis edukatif yang berkaitan dengan kegiatan ilmu pengetahuan dan teknologi, kegiatan kurikulum, metodologi, dan sistem pengujian yang sesuai dengan mata pelajaran yang bersangkutan; (5) saling berbagi informasi dan pengalaman dari hasil lokakarya, simposium, seminar, diklat, classroom action research, referensi, dan lain-lain kegiatan profesional yang dibahas bersama-sama; (6) menjabarkan dan merumuskan agenda reformasi sekolah (school reform), khususnya focus classroom reform berproses pada reorientasi pembelajaran yang efektif.

Sebagai bagian organisasi atau komunitas profesi, MGMP PPKn SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir telah hadir sejak tahun 2007. Sudah berkiprah lebih kurang 12 tahun lamanya dalm membersamai guru-guru PPKn di Kabupaten Ogan Ilir. Tentu sudah banyak produk yang dihasilkan selama kepengurusan dijalankan bahkan prestasi yang ditorehkan sebagai Terbaik Satu MGMP di tingkat provinsi Sumatera Selatan pada tahun 2009 telah disabet komunitas ini di bawah kepengurusan Ibu Dra. Herlina, M.Si. selaku Ketua MGMP PPKn kala itu. Seiring berjalannya waktu roda organisasi harus terus berputar dan berkiprah lebih luas dan produktif lagi, dengan lebih intens melaksanakan pertemuan atau kegiatan rutin maupun kegiatan insidental, maka kepengurusan MGMP PPKn perlu diregenerasi. Bersamaan denganWorkshop Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan tanggal 15-16 Oktober 2019 dilaksanakan juga pemilihan Formatur Kepengurusan Sementara, dikarenakan kepengurusan MGMP lama sudah memasuki masa demisioner dan akan segera berakhir. Secara aklamasi ditunjuklah Saudara Husnil Kirom, M.Pd. (guru PPKn SMP Negeri 1 Indralaya Utara) sekaligus ketua charateker MGMP PPKn SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir sampai dilantiknya kepengurusan yang baru secara definitif nantinya.

Serba-serbi Workshop PKB Tahun 2019
Workshop PKB oleh MGMP PPKn SMP Disdikbud Kabupaten Ogan Ilir dengan tema Melalui MGMP Aktif dan Kolaboratif Hasilkan Guru Inovatif dan Produktif telah selesai dilaksanakan.  

Workshop dilaksanakan selama 3 (tiga) hari yang dimulai tanggal 12 September 2019 kemudian dilanjutkan tanggal 15-16 Oktober 2019 yang dibuka secara resmi langsung oleh Bapak Marsudi, S.Pd., M.M. selaku Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir yang didampingi oleh Ibu Dra. Herlina, M.Si. selaku Kepala SMP Negeri 1 Indralaya Utara sekaligus sebagai Ketua MGMP PPKn SMP Kabupaten Ogan Ilir. Dalam laporan Ketua Pelaksana yang disampaikan oleh Bapak Mulyadi, S.Pd. mengatakan bahwa kegiatan ini berpola In dan On Service serta On The Job Learning berupa penugasan di rumah. Peserta akan menerima sertifikat workshop berdurasi 32 jam pelajaran setelah semua menyelesaikan tagihan penugasan tuntas. Adapun narasumber pada kegiatan workshop tersebut pertama Bapak M. Pahmi, S.Pd., M.Si. selaku Widyaiswara Mata Pelajaran PPKn dari LPMP Sumatera Selatan yang membahas materi tentang Pembelajaran Berbasis HOTs dan HOFsserta Penyusunan Perangkat Pembelajaran Abad 21 Berbasis Karakter, Literasi, HOTs dan HOFs, serta Lingkungan yang Terintegrasi dengan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB).

Narasumber kedua adalah Saudara Husnil Kirom, M.Pd. selaku guru PPKn SMP Negeri 1 Indralaya Utara dengan pembahasan Penulisan Karya Tulis Ilmiah Hasil Penelitian (PTK) dan Non Penelitian (Makalah Kajian Literatur dan Menulis Opini di Media Massa sebagai Publikasi Ilmiah). Tak lupa, dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan pengimbasan hasil kegiatan, baik Diklat Pembelajaran Inovatif, PKP Berbasis Zonasi, dan Penanaman Nilai-nilai Pancasila oleh guru sebagai anggota MGMP PPKn yang mengikuti kegiatan di tingkat nasional, yaitu Bapak Ali Akbar Dzulhijjah Pane, S.Pd., Bapak Akemalludin, S,Pd., dan Bapak Ihsan Jamil Bahar, S.H. bersama secara bergantian. Workshop PKB di atas telah menghasilkan Perangkat Pembelajaran Berbasis KLHLS, Proposal PTK, Makalah Ilmiah, dan Tulisan Opini yang siap dipublikasikan di media massa cetak dan online. Semoga MGMP PPKn SMP Kabupaten Ogan Ilir ke depan semakin aktif dan produktif, serta tetap menjadi yang terbaik di kabupaten, provinsi, bahkan sampai tingkat nasional. MGMP PPKn "Integritas dan Loyalitas Berkarakter Pancasila".
Gambar 1. Suasana Pembukaan Workshop PKB MGMP PPKn SMP Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2019
WS PKB 2019-3.jpg

Gambar 2. Narasumber sedang menyampaikan materi dan berinteraksi langsung dengan peserta workshop.

Penulis: Adalah Guru SMP N1 Indralaya Utara
Redaksi.www.dutasumsel.com

Daftar Cabup, Ilyas Panji Alam Gandeng Tiga Partai

Dutasumsel.com.INDRALAYA,  -- Dalam sehari HM Ilyas Panji Alam yang merupakan Bupati Ogan Ilir (OI) petahana, melakukan pendaftaran untuk maju sebagai calon bupati (Cabup) sekaligus di tiga partai politik berbeda yang memiliki perwakilan di Kabupaten OI, seperti Partai Nasional Demokrat (Nasdem), PPP dan PAN, Rabu(16/10).
Kedatangan HM Ilyas Panji Alam didampingi langsung oleh Anggota DPR RI H Yulian Gunhar, Ketua DPC PDI Perjuangan OI Wahyudi ST dan sejumlah anggota dewan OI dari fraksi PDI Perjuangan beserta diiringi oleh ratusan kader dan simpatisan PDI Perjuangan OI.
Rombongan HM Ilyas Panji Alam pertama kali mengunjungi Mabes partai Nasdem OI dan diterima langsung oleh Sekretaris Nasdem OI Afrizal SH dan Bendahara Rizal Mustopa. Kemudian dilanjutkan ke kantor DPC PPP OI dan Rumah PAN OI untuk mengambil formulir pendaftaran cabup.

Menurut Afrizal SH sesuai arahan DPP Nasdem untuk pengembalian formulir pendftaran cabup tidak bisa diwakilkan dan nantinya akan ada acara penyampaian visi misi cabup yang telah mendaftar di DPW Nasdem Provinsi Sumsel.

"Partai nasdem tidak pernah mengenal dengan uang mahar politik, jika memang perintah dari DPP Nasdem nantinya harus mendukung HM Ilyas Panji Alam tentu kita akan maksimal mendukung dan memenangkannya,"ujar Afrizal.

Terpisah hal senada diungkapkan juga oleh Ketua DPC PPP OI Armin Heryadi, menurutnya PPP OI akan secara All Out berusaha memenangkan calon bupati pada pilkada mendatang, apabila calon tersebut telah mendapatkan restu dari DPP PPP.

Sementara itu Ketua DPC PDI Perjuangan OI Wahyudi ST mengatakan saat ini kedatangan mereka ke tiga partai politik yang membuka pendaftaran cabup OI adalah mengantarkan HM Ilyas Panji Alam sebagai calon bupati yang merupakan kader terbaik PDI Perjuangan dan putra daerah asli OI, tanpa membawa calon wakil ataupun calon pilihan satu dan dua.

"Kami hadir di tiga partai ini, bertujuan meminta formulir pendaftaran sekaligus mengajak ketiga partai ini bergandengan tangan mendukung HM Ilyas Panji Alam yang InsyaAllah diusung PDI Perjuangan untuk melanjutkan pembangunan Kabupaten OI sebagai Bupati periode 2020-2024," ujar Wahyudi ST yang menjabat juga sebagai Wakil Ketua DPRD OI.

Terpisah HM Ilyas Panji Alam mengatakan, dirinya akan mendaftar di seluruh partai politik yang membuka penjaringan untuk bakal cabup OI.

"Harapan saya seluruh partai dapat bergandengan tangan bersama untuk melanjutkan pembangunan kabupaten OI kedepan,"ungkapnya.

Pewarta : H2y
Redaksi.www.dutasumsel.com

Pemerintah Tangapi dan Tindak Lanjuti Aksi GR--PK

Dutasumsel.com.LAHAT, -- Aksi mendukung pemerintah daerah menuntaskan berbagai persoalan di  umi Seganti Setungguan agar tercapainya kinerja Pemerintah yang bersih dan berpihak kerakyat (Kabupaten Lahat Bersatu ) yang dilakukan gerakan rakyat peduli keadilan (GR-PK) tampaknya mendapat tangapan positif selain melaksanakan audensi bersama  dinas  - dinas yang berkaitan dengan  tuntutan GRPK juga akan segera ditindak lanjuti sesuai dengan aturan. Hal ini disampaikan  ketua GRPK  Saryono Sos ketika mengadakan Tuntutan ke Pemkab Lahat pada Rabu 16/10.
Adapun tuntutan yang disampaikan GRPK
 01. Membuat perda tentang retrebusi perpanjangan izin memperkerjakan tenaga asing.
02. Perusahaan dan disnasker memberikan data TKA yang bekerja diperusahaan tersebut.

03. Semua kendaraan batubara harus diwajibkan mengunakan plat Lahat

04. Jelaskan tentang pegurus dan
 penerima manfaat CSR secara transparan

05.  Terapkan dan tegakkan aturan minerba

06.Tutup perusahaan yang tidak mempunyai legalitas

07. Taati pergub 74 tahun 2018 tentang dilarangnya angkutan batubara melintas dijalan umum atau jalan negara.

08. Stop pembuangan limbah perusahaan  (B3) yang dialirkan kesungai.

09. Tertibkan perusahaan /perusahaan batubara yang tak berizin

10. Tertib kan galian C yang tidak berizin dan melanggar aturan.

Menanggapi tuntutan dari GR-PK  H.Januarsyah  Sekda Kabupaten Lahat beliau mengatakan "  pertemuan yang seperti ini yang menjadi harapan kami dari Pemerintah Daerah, kritik membangun demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat dalam menjadikan Kabupaten Lahat bersatu kedepan" tandas Sekda.

Pewarta : Idham/ Novita
Redaksi.www.dutasumsel.com

70 Kasus Narkoba Telah Di Ungkap Kasat Narkoba Boby Eltarik SH

Dutasumsel.com.LAHAT, -- Sudah 7 bulan menjabat  Kasat Narkoba  Polres Lahat Boby Eltarik SH  telah 70 kali  mengungkap kasus penyalahgunaan Narkoba, dari sekian kasus rata- rata Tuna Karya. Menurut beliau ketika disambangi Awak Media diruang kerjanya pada Rabu 16/10.

Kabupaten Lahat merupakan salah satu penguna Narkoba banyak dari berbagai unsur elemen, mirisnya diedarkan melalui barang gelap tanpa diketahui asal usulnya. Remaja dan putus sekolah mengunakan Aibon dan Komik ( obat batuk) sudah bukan menjadi rahasia umum lagi.

Kedua jenis barang ini selain murah, mudah didapat dijual bebas diwarung- warung. Oleh karena itu peran Pemerintah, unsur Politik beserta orang tua sangat besar, karena itu, ia berharap pemerintah daerah turut proaktif dalam memerangi peredaran Narkoba, khususnya Aibon dan Komik yang melibatkan kalangan remaja. Setidaknya membuat aturan perda mengenai aturan pembelian Komik dan Aibon.

Menurutnya, dengan hanya mengadakan operasi dan penangkapan pada kasus peredaran Narkoba sebenarnya bukan cara yang tepat dalam menanggulangi tingginya peredaran Narkoba. Menurutnya, diperlukan adanya Sosialisasi dari P4GN yang cikal bakal BBN Lahat dan gerakan yang dapat menyadarkan dan memberikan pemahaman bagi kalangan remaja bahayanya memakai narkoba, meningkatkan keagamaan diisi oleh hal yang positif. Kita dari Kepolisian menangkap pengedar Narkoba nya saja,  pungkas Kasat.

Beliau juga menginginkan Kabupaten Lahat bebas Narkoba dan mempunyai Slogan " Jeme Lahat Bersih dari Narkoba" kalu Stickholder bersatu pada dalam pemberantasan Narkoba dan memperdakan aturan  yang boleh dibeli Komik dan Aibon, mudah- mudahan Lahat bersih Narkoba.

Pewarta : Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

Dianggap Kurang Sosialisasi, Diduga Cafe dan Warung Remang-remang di Jalintim Tak Memiliki Izin

Dutasumsel.com.MUBA, - Diduga Ratusan warung Remang-remang dan Cafe tidak meliliki izin di wilayah Jalan Lintas Timur (Jalintim) di Kecamatan Babat Supat, kecamatan Sungai Lilin, Kecamatan Tungkal Jaya dan Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, hingga kini belum ada Rahazia oleh pihak terkait.

Hal tersebut dikatakan oleh salah satu anggota komisi 1 DPRD Kab Muba Iwan Aldes, Rabu (16/10/2019).

Iwan Aldes mengatakan, "Bahwa dalam waktu dekat akan kita panggil Pol-pp, Camat dan pihak terkait, mengapa keberadaan warung remang-remang dan Cafe di jalintim makin bertambah banyak, dan hampir sekitar tiga ratus unit, apa tidak ada sosialisasi dan mengapa kurang razia tempat hiburan malam tersebut, "Ujar Iwan Aldes.

Anggota DPRD Muba ini menambahkan, "berdasarkan laporan masyarakat keberadaannya sangat mengganggu warga, banyak peredaran minuman keras, obat-obatan seperti sabu-sabu, Inex dan lebih ironisnya sangat menggangu warga untuk beribadah shalat subuh dan salah satu Cafe balihai di Kecamatan Banyung Lencir ,buka hingga menjelang subuh, "Tambah Iwan

Sementara itu Suryani (23) wanita pemandu karoake di Cafe mengatakan bahwa bekerja seperti ini melanyani om, karena tuntutan kebutuhan hidup dan untuk makan sehari-hari dan saya janda sudah cerai sama suami, "Dikatakannya.

Terpisah Rahmat Warga Sungai Lilin mengatakan, "keberadaan Cafe dan warung remang-remang makin banyak, peredaran miras, obat-0batan seperti sabu-sabu, apa akibat adanya Perda Pesta malam di kalangan masyakat dan ini kalau saya lihat hampir satu tahun pihak terkait tidak ada melakukan razia di tempat hiburan malam Cafe dan warung remang-remang, "ujarnya kesal.

Pewarta : Tim
Redaksi.www.dutasumsel.com

Polres Ogan Ilir Gelar Apel Pasukan Pengamanan Pelantikan Presiden Dan Wakil Presiden RI

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Kapolres Ogan Ilir AKBP Imam Tarmuji, S.Ik,MH Pimpin Langsung wa Apel Gelar Pasukan Persiapan Pengamanan Pelantikan Presiden & Wakil Presiden Terpilih Periode 2019-2024 di Lapangan Mapolres Ogan Ilir, dengan Komandan Apel Ipda Iwan Heri.
Turut hadir dalam kegiatan apel gelar pasukan tersebut  Dandim 0402-OKI/OI diwakilkan Danramil 402-07 Indralaya Kapt Inf.Tamzil, Pejabat Utama dan Kapolsek Jajaran Polres Ogan Ilir,Kadishub,Kasat Pol PP Pemkab Ogan Ilir Rabu 16/10/19.

Sedangkan Peserta Apel Gelar Pasukan terdiri dari Pleton Perwira Polres Ogan Ilir, Pleton TNI, Satu Pleton Brimob Sinden C Indralaya, Pleton Pasukan Dalmas, Pleton Gabungan Personil Polres Ogan Ilir, Pleton Sat Pol PP, Pleton Dishub Kabupaten Ogan Ilir.

Dalam Apel Gelar Pasukan ini Kapolres Ogan Ilir Menyampaikan Amanat yang intinya bahwa Apel Gelar Pasukan ini dilaksanakan dalam rangka Pengamanan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI Periode 2019 – 2024 yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 20 Oktober 2019 Mendatang.

Apel Gelar Pasukan ini merupakan wujud kesiapan Polres Ogan Ilir dan Stakeholder Terkait Guna Pengecekan Terakhir Terhadap Kesiapan Segenap Unsur Pengamanan Baik Kesiapan Personil, Materiil Maupun peralatan guna mendukung terlaksananya pelantikan Presiden & Wakil Presiden Dengan aman, Damai Lancar dan Sukses.

Diakhir kegiatan apel gelar pasukan ini dilanjutkan dengan pemeriksaan Anggota peserta Apel, dan Selama kegiatan tersebut berlangsung situasi Kamtibmas dalam keadaan Aman, Tertib dan Kondusif. 

Pewarta : H.S Lubis

PENGGADILAN NEGRI AGAMA KELAS SATU B LAHAT TELAH MENANGGANI 623 PERKARA

Dutasumsel.com.LAHAT, -- Pengadilan Negeri Agama tidak mesti identik mengurusi hal perceraian saja, perubahan ini sudah terjadi pada tahun 1993 mensosialisasi Ekonomi Islam   dari peradilan keluarga ditambah peradilan Niaga.

Hal ini dikatakan Kepala Pengadilan Agama  kelas I B Lahat drs Darul Husni. M.H.i ketika disambangi  Awak Media diruang kerjanya pada Selasa 15/10 menurut beliau.

Pengadilan Agama adalah salah satu badan peradilan pelaku kekuasaan kehakiman untuk menyelenggarakan penegakan hukum dan keadilan bagi rakyat pencari keadilan perkara tertentu antara orang-orang yang beragama Islam dibidang Perkawinan, Waris, Wasiat, Hibah, Wakaf, Zakat, Jnfaq, Shadaqah, dan Ekonomi Syari'ah.

Pengadilan Agama kelas I B Lahat dari Januari hingga 15 Oktober 2019 menangani  623 Pekara Pengadilan Agama Lahat  550 perkara Perceraian, pekara Warisan 5 pekara, pekara Isbat nikah  95 perkara.

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

DANDIM 0402/ OKI- OI TARGET KAN 3 HARI PADAMKAN KHARHUTLAH DENGAN CARA KEROYOKAN

dutasumsel.com.KAYUAGUNG, -- Satuan Tugas Pengendalian Kebakaran Hutan Kebun dan Lahan (Satgas Dalkarhutbunlah) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumsel berjibaku memadamkan 22 titik kebakaran yang tersebar di 16 Desa pada 8 Kecamatan di Kabupaten OKI.

Semua elemen terlibat dalam aksi keroyokan ini mulai dari Pemerintah Daerah dari tingkat Kabupaten hingga desa, BPBD, TNI/Polri, RPK Perusahaan, MPA, Manggala Agni serta masyarakat sekitar.

“Kemarin kita lakukan pemantauan udara bersama Kapolres dan Dandim, ada 22 titik kebakaran yang menimbulkan asap, hari ini kita kuatkan upaya keroyokan libatkan masyarakat,” Ungkap Sekda OKI, H. Husin, S. Pd, MM saat memimpin apel pengendalian Kebakaran Hutan Kebun dan Lahan di Kayuagung, Selasa, (15/10).

Dari pemantauan udara pada Senin sore menurut Sekda titik kebakaran tersebar di 22 titik, yaitu Desa Jungkal Kecamatan Pampangan, Desa Cengal dan Talang Rimba Kecamatan Cengal, Desa Karang Sia Kecamatan Sungai Menang, Desa Menang Raya dan Cinta Jaya Kecamatan Pedamaran, Desa Tanjung Beringin Kecamatan Tanjung Lubuk, Desa Tanjung Lubuk, Teloko, dan Desa Tanjung Menang Kecamatan Kota Kayuagung, Desa Pulau Beruang dan Desa Lebung Itam dan Desa Penanggoan Duren Kecamatan Tulung Selapan serta Desa Air Rumbai dan Desa Perigi Kecamatn Pangkalan Lampam.

Sekda lalu memerintahkan kepada OPD terkait untuk menyebar ke 22 titik kebakaran tersebut dan menghimbau kepada pemerintah di jajaran terbawah untuk melakukan pencegahan dan pemadaman.

“Silahkan pagi ini kita menyebar ke lokasi tugas masing-masing, ajak pemerintah setempat, libatkan masyarakat dalam pengendalian dan pemadaman” Tegas Husin.

Usai apel, Sekda didampingi Kalakha BPBD Kabupaten OKI, Listiadi Martin menuju Desa Sumber Hidup Kecamatan Pedamaran Timur.

Sekda memberikan himbauan langsung kepada masyarakat yang sudah berkumpul di Balai Desa.

“Bencana asap ini tentu tidak kita inginkan. Kami mengetuk nurani masyarakat sekalian untuk bersama-sama mencegah serta memadamkan titik api yang ada di desa masing-masing, mari kita jaga lingkungan dari lingkup terkecil” Ungkap Sekda.

Dikecamatan lain beberapa OPD yang terdiri dari Badan Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, Dinas Perkebunan dan Dinas Sosial mengkoordinir camat dan Kepala Desa untuk mengerahkan masyarakat dalam upaya pencegahan dan pemadaman api.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakha) BPBD OKI, Listiadi Martin mengungkap tren asap yang timbul pada Senin kemarin bukan dari titik api baru namun titik api sebelumnya yang belum tuntas padam.

“Inilah kondisi gambut, padam dipermukaan di kedalaman masih terbakar. Kita sudah melakukan pemetaan, fokus kita pendinginan pada titik-titik tersebut” Kata Listiadi.

Komandan Kodim 0402 OKI/OI, Letkol. Inf. Riyandi mengungkap operasi pemadaman kebakaran lahan di OKI ditarget dalam 3 hari dengan pola keroyokan dan partisipisasi masyarakat.

“Waktu kita cuma 3 hari ke depan karena akan ada konsentrasi lain, pola dengan pelibatan masyarakat” Tegas Dandim.

Dandim Riyandi mengungkap pelibatan masyarakat ini untuk menimbulkan kesadaran dan partisipasi aktif warga dalam pencegehan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan.

“Ke depan kalau masyarakatnya sudah sadar saya pikir sudah tidak perlu ada satgas, masyarakat itu sendiri yang memadamkan api bahkan mencari pelaku pembakar lahan” ungkap Dandim.

Prinsip gotong royongan dan kesadaran menjaga lingkungan tambah Dandim perlu ditanamkan.
Untuk mengendalikan kebakaran lahan pada 22 titik api, Satgas telah membanggi tim serta menambah posko-posko siaga.

“Hari ini kita tambah kekuatan di posko Riding lalu di Kayuagung ditambah dua posko lagi, semua elemen kita sinergikan” Tutup Dandim.

Pewarta : Tim DS

Abdul Somad SH " Ciptakan Pilkades Yang Kondusi Di Desa Keban.

Dutasumsel.com.LAHAT, -- Kompetisi Pilkades serentak  sudah didepan mata, berbagai persiapan dilakukan. Desa Keban  Kecamatan Lahat turut serta melaksanakan. Ada 3 Calon Kepala Desa, yaitu Ismet Setiawan, Namsa dan Tohirin  seperti dikatakan Abdul Somad SH selaku Penjabat Kades Desa Keban kepada Awak Media 15/10.
Pada tanggal 22 Oktober mendatang akan dilaksanakan Deklarasi damai di Kantor Kecamatan Lahat, diharapkan  seluruh calon harus hadir, dengan adanya deklarasi tersebut diharapkan bagi calon siap menang dan siap kalah" ujar Somad.

Ketika Awak Media menanyakan tentang keadaan kondisi Desa Keban pra Pilkades beliau menjawab " Panitia sudah berkerja sesuai dengan arahan Pemdes dan Kecamatan ciptakan kondisi Pilkades yang kondusif, aman dan terkendali, tanpa adanya hal- hal yang tidak di inginkan  tandas Abdul Somad SH.

Pewarta : Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com