NEWS

Slider

Sepasang Penggedar Barang Haram Narkotika Di Ringkus TIM WALET POLRES Lahat

Dutasumsel.com.LAHAT, -- Kapolres Lahat AKBP Ferry Harahap SIK, MSI melalui Kasat Narkoba Boby Eltarik SH bersama jajaran telah berhasil mengugkap kasus tindak pidana Narkotika di wilayah hukum Polres Lahat.
Hasil laporan polisi bernomor,
Lp / A- 170 / X/ 2019 / Sumsel / Res Lahat, Tanggal 08 Oktober 2019
Pada saat Kejadian di Hari Rabu tanggal 08 Oktober 2019 Jam 23.00 Wib,TKP di 
Jln. Umum Desa Padang Masad Kecamatan mulak ulu Kab. Lahat.


Dengan Tersangka dua Orang, Nama  Bastasi Efendi Bin Basarudin Umur 45 Tahun,Pekerjaan Tani Yang beralamat di Desa Tanjung Periok Kec. Gumay Talang Kab. Lahat, dan yang kedua bernama Riva Andriani Binti Endang Supriadi (alm) Umur 36 thn seorang Ibu Rumah tangga
Yang beralamat di Talang Berangin Kel. Bandar Agung Kab. lahat.

Dengan Barang Bukti yang berhasil di amankan adalah,1 (satu) butir pil warna biru berlogo Lego diduga narkotika jenis ekstasi,1 (satu) buah kotak rokok surya
1 (satu) buah tas warna merah, 8 (delapan) lembar uang pecahan 100.000.dengan berat bruto Extacy 0,53 gram, kepemilikan tersangka sebagai pengedar Narkotika.

Berdasarkan Laporan bernomor
Lp / A- 170 / X/ 2019 / Sumsel / Res Lahat, Tanggal 08 Oktober 2019
Pada hari Rabu tgl 8 Oktober 2019, sekira pkl. 19.00 Wib Tim Walet mendapat info dari masyarakat langsung menuju lokasi di Desa Saling Kec. Mulak Ulu  Kab. Lahat, akan ada transaksi narkoba, kemudian tim melakukan pengintaian terhadap sasaran orang, setelah sasaran terpantau pada pukul 23.00 Wib  Tim Walet berhasil melakukan tangkap tangan terhadap seseorang atas nama Bastasi Efendi dan Sdri Riva Anriani, Kemudian petugas melak penggeledahan badan, di dalam tas warna merah yang sedang disandang oleh Sdr. Riva ditemukan kotak rokok merek Surya yang didalamnya ditemukan 1 (satu ) butir pil warna biru yang diduga narkoba jenis ekstasi, didalam dompet sdr. Bastari Efendi ditemukan uang sebanyak 8 (delapan) lembar pecahan 100.000, selanjutnya BB dan Tersanka dibawa ke Polsek Mulak Ulu untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan selanjutnya dibawa ke Polres Lahat Guna dilakukan riksa lebih lanjut, ungkap Kasat Narkoba Boby Eltarik SH kepada media dutasumsel.com Rabu 09/10/19.

Pewarta : Novita/ Idham

Sebanyak 66 Anggota BPD Sekecamatan Kandis Di Lantik Bupati Ogan Ilir

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Sebanyak 66 Orang Anggota Badan Permusyawarahan Dea ( BPD) Sekecamatan Kandis Kabupaten Ogan Ilir di Lantik Oleh Bupati Ogan Ilir HM.Ilyas Panji Alam SE.SH.MM, bersama Rohaniawan Kecamatan Kandis Rabu 09/10/19.
Hadir dalam Pelantikan Anggota Badan Permusyawarahan Desa, antara lain, Sekertaris Daerah Kabupaten Ogan Ilir H. Herman,SH.MM, Asisten Satu, Kepala OPD Kabupaten Ogan Ilir, Kapolsek Rantau Alai, Danramil Tanjung Batu, Camat Kandis, Kepala Desa Sekecamatan Kandis, Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat sekecamatan Kandis serta Tamu undangan lainnya.
Dalam Proses penjaringan dan pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sudah selesai dilaksanakan oleh masing – masing desa di Kecamatan Kandis pada bulan September 2019, akhir dari tahapan tersebut adalah Pelantikan Anggota BPD Se Kecamatan Kandis, yang dilaksanakan pada Hari Rabu (09/10/2019) bertempat di Kecamatan Kandis, yang dihadiri oleh Muspika Kecamatan Kandis Kepala Desa se Kecamatan Kandis, Rohaniwan dan Anggota BPD yang akan dilantik serta tamu undangan. 

Kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah janji dipimpin langsung oleh Bupati Ogan Ilir HM.Ilyas Panji Alam,SE,SH,MM  sekaligus memberikan sambutannya diharapkan BPD dapat bekerja sama dengan Pemerintahan Desa sehingga dapat mensejahterakan masyarakat, BPD juga wajib memberikan saran kritik yang membangun demi pembangunan desa, untuk masa jabatan BPD adalah 2019 s.d 2025.

Pewarta : Sanditya

Bumi Seribu megalitik Kabupaten Lahat Mendapat Rekor Muri

Dutasumsel.com.LAHAT, -- Sangatlah wajar bila kabupaten Lahat mendapat julukan Bumi Seribu Megalitik karena setelah mendapat rekor MURI sebagai pemilik situs megalitik terbanyak se Indonesia pada tahun 2012 masih terus bermunculan penemuan situs megalitik. Dan baru-baru ini kembali ditemukan situs megalitik di kecamatan Pagar Gunung tepatnya di desa Karang agung. Penemuan ini tidak di sengaja tutur Iskandar Jumaldi camat pagar gunung, awalnya saya mencari burung bersama Umarsid warga desa Karang Agung di hutan berupa semak belukar dan tidak sengaja melihat onggokan baru lalu saya sampaikan kepada Mario staf khusus bupati Lahat bidang pariwisata dan ekonomi kreatif melalui pesan whatsapp dan akhirnya kami bersama meninjau lokasi penemuan.

Lokasi penemuan situs megalitik berada sekitar 3 km dari desa Karang agung tak jauh dari jalan lintas desa Karang agung ke desa talang sejemput. Dari jalan aspal ini hanya berjarak kurang dari 1 km atau berjalan selama 5 menit menyusuri kebun kopi lalu masuk ke semak belukar setelah melalui sedikit jalan menanjak yang baru saja di buka untuk perkebunan. Di situs ini ada temuan Arca dalam posisi duduk memakai gelang tangan dan kalung tetapi bagian kepala sudah hilang, sepertinya bagian kepala yang hilang ini telah lama terjadi. Temuan kedua juga berupa Arca sepertinya Arca hewan seperti badak, terlihat bagian ekor, kepala dengan kedua tanduk, mata, kuping, mulut cula. Tetapi sayang Arca ini sudah tidak utuh lagi karena bagian kanan Arca juga sudah hilang dan terlihat bekas patahan nya. Temuan ketiga berupa baru susun empat atau yang di kenal dengan sebutan tetralit. Tetralit berasal dari bahasa Yunani yaitu tetra berarti empat dan lith berarti batu, jadi tetralit berarti empat batu atau batu susun empat yang berfungsi sebagai sarana berkumpul masyarakat budaya megalitik. Selain itu masih ada beberapa batu batu yang belum dapat di identifikasi. Dan kemungkinan bila area semak belukar ini di buka akan bertemu tinggalan megalitik lainnya.

Saya selalu pendataan megalitik pasemah yang juga ketua lembaga Kebudayaan dan pariwisata panoramic of Lahat berharap dengan temuan situs terbaru ini masyarakat dapat menjaga kelestarian karena ini merupakan peninggalan nenek moyang yang mempunyai nilai budaya yang sangat tinggi dan tidak dimiliki oleh setiap daerah maka dengan temuan ini harus menjadi kebanggaan tersendiri. Kami dari lembaga sudah melaporkan kepada instansi terkait seperti Balai Arkeologi Sumatra Selatan, Balai Pelestarian Cagar Budaya Jambi dan Pusat Penelitian Arkeologi Nasional juga akan kami laporkan dinas terkait di Lahat.

Pewarta : Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

Disinyalir Merusak Jalan, Masyarakat Sugiwaras Sereka Bersatu Tolak Armada Batubara Melintas

Dutasumsel.com.MUBA, - Berdasarkan Pasal 28 UUD 1945 dan UU No.09 Tahun 1998 bebas menyampaikan dan mengemukakan pendapat di muka umum, Puluhan Masyarakat Desa Sugiwaras dan Sereka Bersatu (MSSB) menggelar unjuk rasa terkait Perusahaan Batubara yang menggunakan fasilitas jalan umum (Jl.Kab.Muba) tepatnya di KM 8 Desa Sereka Kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 09/10/19.

Dikutip dari isi surat pemberitahuan yang dilayangkan ke Mapolres Musi Banyuasin pada tanggal 05 Oktober 2019 lalu, bahwasannya aksi tersebut merujuk pada UU Minerba No.4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, UU No.38 Tahun 2004 tentang jalan, UU No.22 Tahun 2009 tentang lalu lintas angkutan jalan.

Selain itu, tertuang dalam Peraturan Pemerintah RI No.34 Tahun 2006 tentang jalan dan Peraturan Bupati Musi Banyuasin No.25 Tahun 2019 tentang pengaturan, pengendalian angkutan barang dan kelas jalan dalam wilayah Kabupaten Musi Banyuasin.

Menurut salah satu Koordinator aksi, Dodi Armansyah mengatakan bahwasanya sampai saat ini masih banyaknya kendaraan Batu bara yang melintas di Desa Sereka dan Sugiwaras.

"Hampir ratusan armada Batubara PT Astaka Dodol jenis Truk dengan muatan diperkirakan 12 Ton tiap harinya melintasi jalan di Desa Sugiwaras dan Desa Sereka, sehingga disinyalir kuat menjadi salah satu penyebab rusaknya jalan dan debu,"Ujar Dodi.

Senada dengan Dodi Irmansyah, Abu Salim yang merupakan salah satu warga Desa Sereka yang ikut dalam aksi, mengungkapkan dan sangat berharap agar Armada Batu bara tidak lagi melintas di Desanya baik siang ataupun malam hari.

"Kami atas nama masyarakat Sugiwaras dan Sereka Bersatu sangat keberatan dan sangat berharap agar seluruh kendaraan yang mengangkut Batubara kedepannya tidak lagi melintas di Desa kami baik pagi, siang, sore dan malam. karena, mereka diduga sebagai penyebab salah satu rusaknya jalan dan debu di wilayah Desa kami," Ungkap Abu Salim.

Lanjut Abu Salim," Kami tidak menahan, melainkan hanya meminta sesuai kesepakatan warga Desa kami agar setiap mobil yang mengangkut Batubara dilarang melintas di kawasan Desa kami, sehingga setiap mobil Batubara dipersilahkan putar balik dan mencari jalan alternatif lain," Terang Abu Salim.

Sementara itu menurut Riyan yang merupakan pengawas kendaraan salah satu supir mengatakan bahwasanya kendaraan kami tidak bisa melintas di Desa Sereka dan Sugiwaras.

 "Total mobil yang akan melintas Menurut surat jalan ada sekitar 150 unit, namun kami tidak boleh melintas di Desa Sugiwaras dan Sereka jadi kami memilih diam kami tidak mau balik kebelakang karena uang jalan kami terbatas," Ujar Riyan pada awak media, Selasa 09/10/2019.

Selanjutnya, berdasarkan Peraturan Gubernur Provinsi Sumatera Selatan H. Herman Deru yang dilangsir dari metropolisindonesia.com bahwasannya Sekda Sumsel Nasrun Umar dalam keterangan pers di ruang rapat Bina Praja, Selasa (6/11/2018).

Dalam siaran persnya, Sekda menegaskan, dengan pertimbangan yang sangat matang, maka Pergub 23 tahun 2012 tentang tata cara pengangkutan batubara di jalan umum dicabut dan diganti dengan Pergub 74 tahun 2018 tentang tata cara angkutan batubara melalui jalan umum.

Pengangkutan batubara di jalan umum dicabut terhitung mulai tanggal 8 November 2018 mulai pukul 00.00, setelah itu pemerintah mempunyai konsekuensi bahwa angkutan dikembalikan kepada yang diatur di dalam Perda Nomor 5 tahun 2011.

Di mana dalam Perda Nomor 5 tahun 2011 di dalamnya disebutkan pengangkutan batubara dilaksanakan melalui jalur khusus angkutan batubara.

Pewarta : TIM
Redaksi.www.dutasumsel.com

Kecamatan Tanjung Tebat Siap Laksanakan Pilkades serentak

Dutasumsel.com.LAHAT, -- Kecamatan Tanjung Tebat pada pemilihan Kades serentak kali ini hanya tiga Desa yakni Tanjung Baru 2 calon, Tanjung Menang 4 Calon,  Desa Tanjung Raya 4 Calon.

Hal ini dijelaskan Kasi Pelayanan Umum Kecamatan Tanjung Tebat Pomidi SE mewakili Camat Tanjung Tebat Ariapulun SE kepada Awak Media diruang kerjanya pada Rabu 9/10.

"Alhamdulillah meraka sudah siap para calon tinggal menunggu proses tes tertulis wawancara dan vidato tanggal 22 informasi BPMD Lahat di kantor Camat masing- masing, namun soal tes masaih tetap dari Kabupaten Lahat.

Beliau berpesan kepada para calon agar tetap kondusip, pilihan boleh beda namun kita tetap bersaudara dan jangan sampai terjadi hal- hal yang tidak diinginkan " pungkasnya.

Pewarta: Novita/Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

Taman Wisata Lahat Sepertinya Hanyalah Angat Angat Tahi Ayam

Dutasumsel.com.LAHAT,- Wisata di Kabupaten Lahat  kebanyakan angat- angat tai ayam, hal ini terbukti semenjak menjamurnya Wisata dimulai tahun 2016. Bila ada wisata baru cepat jadi viral dan terkenal, setiap orang berbondong - bondong ingin segera datang dengan rasa penasaran dan berpoto ria.

Diawal berdirinya Wisata baru tampak terlihat rami  bahkan sangat padat, seperti   di Wisata Bukit Selfie, Wisata garis milang, Wisata Taman Rekreasi Ribang Kemambang, Tangga Manik dan masih banyak wisata yang lainnya.

Namun seiring berjalannya waktu dan semakin bertambahnya Wisata baru, secara perlahan mulai terlihat sedikit demi sedikit berkurang pengunjungnya. Bahkan tidak  ada sama sekali pengunjung.

Daila   salah seorang Wisatawan lokal dari Merapi mengungkapkan kekecewaannya kepada Wartawan yang kebenaran dilokasi  Wisata Bukit Selfie, mengatakan " Saat ini kesemua Wisata tersebut sudah 80 % tidak dikunjungi pengunjung, bahkan ada yang sudah mati suri. Seharusnya pihak pengelola Wisata ini jeli dengan perkembangan saat ini dan punya ide- ide yang kreatif sehingga pengunjung tidak merasa bosan.

Dinas Pariwisata Kabupaten Lahat angkat bicara ketika disambangi Awak Media di ruang kerjanya pada Rabu 9/10
H.M Saprani SH Selaku Kadis Pariwisata Lahat melalui Seketarisnya H.Kurdy mengatakan " Wisata baru hendaknya terus melakukan Inovasi terkini, hal yang perlu diperhatikan masalah peparkiran, perawatan, SDM yang handal sehingga terus melakukan perubahan,Fasilitas
Keamanan , perlunya pelatihan pemandu wisata dari pengelolah Wisata. Bila faktor pendukung diperhatikan Insya Allah Wisata yang ada di Kabupaten Lahat akan terus hidup" tandas Seketaris ( Novita/ Idham)

Camat Tanjung Tebar Adakan Mediasi Dengan CV.Ratu Mas

Dutasumsel.com.LAHAT, -- Terkait dengan pemortalan jalan yang dilakukan sebagian warga  Desa Tanjung Menang Kecamatan Tanjung Tebat terhadap akses jalan pembuatan renovasi siring Air Makim.

Untuk menyelesaikan masalah sengketa tersebut Camat Tanjung Tebat beserta unsur Tripika mengadakan mediasi antara pihak CV Ratu Mas dengan warga, bertempat di  ruang Camat pada Rabu 9/10.

Rapat yang dipimpin Ariapulun SE selaku Camat, Kapolsek Kota Agung  Iptu Fredi Rajagukguk, Koptu Meldi Bhabinsa Kota Agung, pjs Kades Tanjung Menang Marta, Sekdes Tanjung Kurung Ilir, Camat Ariapulun SE dan Pak Sunir Tomas Desa Tanjung Menang , perwakilan CV Ratu Mas Alek

Menurut Camat, " Alhamdulilah dengan adanya mediasi menghasilkan  keputusan bahwa  hari Sabtu  tanggal  12 Oktober mendatang, kita langsung ke lapangan untuk meninjau langsung bersama masyarakat yang terlibat dengan  siring Air Makim.

Camat menyarankan untuk segera menyelesaikan masalah ini agar pekerjaan siring Air Makim berjalan dengan semestinya, sedangkan pemortalan jalan saat ini sudah dibuka. Material tetap berjalan,  pihak CV Ratu Mas akan mentaati apapun keputusan dari Pemerintahan khususnya Kecamatan Tanjung Tebat ( Tripika)" pungkas Camat.

Pewarta : Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

PT Pertamina (Persero) TBBM Lahat Serahkan CSR ke Karang Taruna Kota Negar

Dutasumsel.com.LAHAT,-- Demi mewujudkan kesejateraan dan kemajuan masyarakat Lahat khususnya masyarakat kota Negara kecamatan Lahat yang masuk dalam zona wilayah Pertamina.

 Melalui program CRS PT. Pertamina (Persero) Terminal BBM Lahat memberikan dukungan kepada Karang Taruna Kelurahan Kota Negara untuk usaha Pangkas Rambut “Koneg Style” dan Juga Budi daya ikan lele “Koneg Mandiri”

Pemberian ini diberikan secara simbolis kepada Ketua Karang Taruna Kota Negara Suparman berupa Sarana dan Prasarana Pangkas Rambut dan Bibit Ikan Lele, hadir pada acara ini dihadiri Lurah Kota Negara Rohim, Herry PJS Fuel Manager TBBM Lahat. Bertempat di Kantor Kelurahan pada Rabu (9/10).

Menurut Herry, "dengan adanya bantuan ini diharapkan bisa membantu kreatifitas pemuda dan meningkatkan potensi serta kualitas generasi muda dan mandiri " ujarnya.

Pewarta : Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

Balai Penyuluh KB DPPKBP3AD Kecamatan Indralaya Utara Gelar Penyuluhan TRIBINA Dan Layanan KB Gratis

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Dinas Pengendalian Kependudukan dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah ( DPPKBP3AD) Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan,menggelar kegiatan Ketahanan Keluarga Berbasis Kelompok Kegiatan Tribina,Kegiatan itu dilaksanakan di Balai Desa Suak Batok Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir Rabu(9/10/2019).
Kepala Dinas Pengendalian Kependudukan dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah Bustami,SKM Melalui Kepala Bidang Pengendalian Penduduk Penyuluhan dan Penggerakan ( P4) Asmudah,S.Pd.M.Si menjelaskan, Tribina merupakan program yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dan anggota keluarga lainnya dalam membina tumbuh kembang anak baik secara fisik, motorik, kecerdasan dan emosional, serta sosial ekonomi dengan sebaik-baiknya kepada balita dan anak remaja.

Setelah melibatkan para kader Kampung KB di Desa Soak Batu Kecamatan Indralaya Utara dan Dinas Pengendalian Kependudukan dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah ( DPPKBP3AD) mengatakan, untuk memantapkan program ketahanan dan kesejahteraan keluarga diperlukan peranan dari berbagai aspek, dan Kampung KB.Di dalamnya peran dari program Tribina yakni bina keluarga balita, bina keluarga remaja, serta bina keluarga lansia.

"Kami berharap melalui kegiatan ini setiap kelompok Tribina akan memperoleh sekaligus dapat memantapkan setiap program dalam rangka mewujudkan masyarakat di dalamnya keluarga yang sejahtera," ujar

Kesempatan itu juga  di sampaikan Wahdawati,SST,saat menyampaikan materi kaitan dengan cara membina Keluarga Berencana sejak dini bahkan di hadapan para peserta yang rata-rata ibu rumah tangga.

Wahdawati, mengharapkan peran penting ibu dalam keluarga yang adalah juga orangtua, dalam mencegah, mengawasi perilaku anak-anak terlebih anak usia remaja untuk menjauhi narkoba.

"Di samping itu, Tribina juga berguna untuk meningkatkan kesejahteraan lansia melalui kepedulian dan peran keluarga dalam mewujudkan masa lanjut usia yang produktif, mandiri dan bermanfaat bagi keluarga dan lingkungan masyarakat," jelas Kabid.

Hadir juga Kabid Pelayanan KB Kgs M Sopyan,SH,M.Si, Kepala Balai Penyuluh Kecamatan Indralaya Utara Susmaidah,Am.Kep, Kepala Desa Suak Batok Azom Romli, Wahdawati,SST, 
Juga hadir sebagai peserta kelompok-kelompok bina keluarga balita, bina remaja serta kelompok bina lansia.
Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat Desa Suak Batok Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir.

Selain operasional Ketahanan Keluarga berbasis kegiatan Tribina di Desa Suak Batok Kecamatan Indralaya Utara juga melaksanakan Pelayanan KB Gratis, semoga Desa Suak Batok Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir adalah Kampung KB yang profesional.

Pewarta : Umi Iin

Razia Pra Operasi Zebra 2019 Polres Ogan Ilir Mendak 56 Pelanggar Lalu Lintas Di Jalan Lintas Timur KM 36 Indralaya

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Kapolres Ogan Ilir AKBP Imam Tarmuji SIK.MH, melalui Kasat Lantas Polres Ogan Ilir AKP. Desy Ariyanti,SH.MH,
melaksanakan Kegiatan rutin pra operasi zebra 2019 langsung memimpin kegiatan Razia Pra Operasi Zebra dengan Kontinyu bersama jajaran lakukan Pra Operasi Zebra 2019 di Jalan Lintas Timur KM 36 Depan Prioritas Indralaya Ogan Ilir.
Dalam kegiatan Pra Operasi Zebra 2019 Jajaran Sat Lantas Polres berhasil menindak Pelanggaran Kendaraan Sepeda Mortar, baik Roda dua dan Roda Empat sebanyak R Empat 23 dan R Dua 20, SIM 13 pelanggar yang berhasil di tindak dengan di tilang,
Kegiatan rutin ini kontinyu di laksanakan  Polantas Ogan Ilir.

Lebih lanjut Desy menjelaskan, bila kegiatan Pra Operasi Zebra 2019 ini akan di lakukan secara kontinyu dari tempat maupun waktu. Hal ini di lakukan guna menghindari terjadinya kemacetan Lalu Lintas pada titik Lokasi Operasi.

Meski tak menyebutkan secara Lengkap, namun Kasat Lantas AKP.Desy yang di dampingi KBO Lantas,Kanit Laka, Kanit Ident, memberikan Informasi beberapa wilayah di laksanakan di wilayah Hukum Polres Ogan Ilir, Rabu 9/10/19.

Pewarta : Sanditya