NEWS

Slider

Polisi: Tak Hanya Pasok Bom Molotov, Oknum Dosen IPB Juga Penyandang Dana

Dutasumsel.com.JAKARTA, -- Polisi terus mendalami keterangan dari oknum dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) berinisial AB, tersangka pemasok bom molotov untuk aksi mujahid 212. Fakta baru pun terungkap.

Selain pemasok, AB juga seorang donatur. Dia mengalirkan dana ke sejumlah orang yang direkrut.

AB sendiri telah merekrut pelaku lain berinisial S alias Laode, untuk memproduksi bom molotov. Selain itu, pelaku lain juga direkrut berinisial OS dengan tugas mencari dana untuk eksekutor di lapangan.

"Contohnya, S alias Laode didatangkan langsung dari Ambon. Dan dibiayain langsung oleh AB untuk datang ke Jakarta," kata Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Rabu (2/10/2019).

Dedi juga menyebut jenis bom yang disita. Ternyata bukan hanya bom molotov. Pihaknya juga menemukan bom ikan dengan daya ledak hebat.

"Bom ikan ini ada paku di dalamnya. Jadi kalau meledak terus kena manusia bisa fatal. Kalau sasarannya properti atau fasilitas publik bisa merusak," ujar dia.

Gagalkan Pelantikan Presiden

Hingga kini, AB masih diperiksa di Polda Metro Jaya. Sejauh ini, diketahui motifnya ingin menggagalkan pelantikan DPR/MPR dan Presiden.

"ini masih berproses. Dalam setiap demo buntutnya kerusuhan. Buntunya, impact turunannya menggangu pelantikan DPR/MPR  kemarin. Kalau tidak dilakukan penegakan hukum dia (AB) akan mengulangi perbuatannya dengan melempar bom, jatuh korban baik aparat maupun masyarakat," tutup dia.

Sumber berita di langsir dari Liputan6.com

Juliansyah Pemuja Narkotika Di Simpang 4 Kecamatan Lahat Tengah Di Bekuk Sat Res Narkoba

Dutasumsel.com.LAHAT, -- Jajaran Kasat Res Narkoba Polres Lahat berhasil ungkap kasus tindak pidana Narkotika di wilayah hukum Polres Lahat.

Dari hasil Laporan Polisi ber Nomor 
- Lp / A- 168 / IX/ 2019 / Sumsel / Res Lahat, Tanggal 30 September 2019
Waktu Kejadian pada Hari Senin tanggal 30 September 2019 Jam 19.00 Wib
Tempat Kejadian Perkara di Jalan 
 Simpang  4 Kecamatan  Lahat Tengah Kabupaten Lahat Sumatera Selatan.

Adapun Tersangka:nya yang berhasil di ringkus bernama Juliansyah, SE Als Ulek Bin Kimsuan Sapawi Ber Umur  41 Tahun
Pekerjaan  Swasta yang ber Alamat  di  Jalan . Smpang 4 Kecamatan  lahat tengah  Kabupaten Lahat Sumatera Selatan.

Dengan Barang Bukti  sebagai berikut 1 (satu) paket kecil daun kering yg diduga narkotika jenis ganja, 1 (satu) btg pirek kaca yg masih tersisa serbuk kristal yg diduga narkotika jenis shabu,1 (satu) set alat penghisap shabu (bong).1(satu) buah tas selempang warna hitam 

Dengan Berat Bruto Ganja 0.22 gram, status tersangka sebagai pemakai,dengan 
Kronologisnya sebagai berikut Pada hari Senin tgl 30 September 2019, sekira pkl. 17.00 Wib tim walet mendapat info dari masy di jln. Simpang 4 kecamatan Lahat Tengah tepatnya dirumah sodara Ulek sering dijadikan tempat pesta shabu, kemudian Tim melakukan pengintaian terhadap sasaran rumah, setelah sasaran terpantau pada pkl 19.00 Wib  tim melakukan tangkap tangan terhadp seseorang atas nama. Juliansyah als ulek, Kemudian petugas melak penggeledahan rumah, didlm kamar pada pintu kamar ditemukan 1 (satu) buah tas selempang yg didlmnya terdapat 1(satu) paket kecil daun kering yang diduga Narkotika Jenis Ganja, didalam lemari kayu samping rumah sodar.a  Juliansyah als ulek ditemukan pirek kaca yg masih ada sisa serbuk kristal yg diduga shabu dan 1 set alat penghisab sabu, kemudian Tsk dan BB dibawa ke Polres Lahat Guna dilakukan riksa lebih lanjut.

Jajaran Sat Res Narkoba Polres Lahat mengambil Tindakan yang dilakukan
Dengan Amankan Tersangka menyita barang bukti serta Riksa  Barang Bukti ke Labfor, serta Riksa para Saksi Saksi untuk  Riksa Tersangka.

Yaitu memproses sidik dan pengembangan perkara yang di koordinas kan ke KPU untuk Koordinasi dengan Labfor Abang Palembang
Jelas Kasat ResNarkoba Polres Lahat.

Pewarta : Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

Marzuki Bandar Extacy Bekuk Di Acara Orgen Tunggal Di Desa Kota Dari

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Kapolres Ogan Ilir AKBP Imam Tarmuji SIK, MH, melalui jajaran Sat Resnarkoba berhasil ungkap kasus Narkotika,
Di Acara Orgen Tunggal di Desa Kota Daro Kecamatan Rantau Panjang Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan.
Pelaku yang berhasil tertangkap bernama MARZUKI Als MAR Bin BAKARUDIN / 28 Thn / P : Tani / Dusun II Desa Danau Ceper Kecamatan Jejawi Kabupaten Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan.
Adapun Barang bukti yang berhasil di amankan antara lain,17 (Tujuh belas) butir yang diduga Narkotika jenis Pil Extacy berbentuk Minion berwarna hijau didalam plastik klip bening dengan berat bruto 8.94 Gram seharga Rp.4.250.000,- (Empat juta dua ratus lima puluh ribu rupiah)

Dengan Kronologis penangkapan, 
Pada hari Minggu tanggal 29 September 2019 sekira pukul 00.45 WIB telah tertangkap Seorang pelaku yang memiliki, menyimpan dan menguasai Narkotika jenis Pil EKSTASI. Pada saat diamankan Pelaku sedang di acara Orgen tunggal di Desa Kota Daro Kec. Rantau Panjang Kab. Ogan Ilir. Setelah dilakukan pengamanan dan pemeriksaan badan untuk mencari Barang bukti lalu ditemukanlah Barang bukti yang diduga Narkotika Jenis Pil EKSTASI sebanyak 17 (Tujuh belas) butir berbentuk Minion berwarna hijau didalam plastik klip bening seharga Rp.4.250.000,- (Empat juta dua ratus lima puluh ribu rupiah)_ di tanah dekat kaki pelaku yang sebelumnya dilempar oleh pelaku menggunakan tangan kirinya. Pelaku mengakui bahwa Barang bukti yang diduga Narkotika jenis Pil Ekstasi tersebut diterima dari Sdra. S (DPO).Jelas Kasubag Humas polres Ogan Ilir AKP.Zainalsyah kepada dutasumsel.comRabu,02/10/19.

Pewarta : Tim DS

Aliansi Amunisi Tolak Pelantikan Sekertaris Daerah Banyuasin

Dutasumsel.com.BANYUASIN, -- Aksi unjuk rasa masyarakat Banyuasin menamakan diri Aliansi Instut Banyuasin Koodinator lapangan Arianggara dan Suhaimi sedangkan Totok Priyadiselaku (korlap) dengan jumlah masa lebih dari Dua puluh masa bertujan menolak pelantikan pejabat Asisten ll Dr H M Senen Har SIP, M.Si, pada Rabu 2 Oktober 2019.
Didepan kantor Bupati Banyuasin Kecamatan Banyuasin lll Kabupaten Banyuasin Propinsi sumsel.
Pengunjuk rasa menggunakan pengeras Suara karton sepanduk bendera Organisasi lembar pernyataannya sepanduk yang dibawa.yang bertulisan menolak keras Pelantikan Senen Har yang belum 2 tahun dilantik malah dilantik menjadi Asisten

"Putra Putri terbaik di Kabupaten Banyuasin untuk menjadi Asisten ll masa menilai terlalu Ambisi untuk menjadi Sekda mereka meminta dibatalkan pelantikan senen har". Jadi asisten ll mengapresiasi kenerja Bupati Wakil Bupati Banyuasin selama ini penjabat ASN rangkap jabatan evaluasi kinerja, Sekda yang dipaksakan ingat bumi ini orde baru bukan dinasti.

Selama orasi berlanjut masa menyampaikan orasi- orasi nya antara lain  Sodara Ari Anggara, Suhaimi,Totok Priyadi juga meminta Bupati untuk evaluasi Kenerja  Sekertaris Daerah ( Sekda).

Karna kami juga ada maksud dan tujuan yang lain sedang kan Senen Har ber asal dari Pekan Baru yang di lantik sebagai  PLT Sekda Kabupaten Banyuasin,kini Jabatan se akan tidak ada lagi orang lain yang menduduki posisi Asisten ll kebijakan ini bertujuan untuk meloloskan Senen Har yang kabarnya ikut tes seleksi Sekertaris Daerah Kabupaten Banyuasin.

Dan jika ini memang benar adanya hal ini dipaksakan paparnya meminta Bupati dan Wakil Bupati tidak melantik Senen Har menjadi Asisten ll yang dikarna kan masih banyak putra putri terbaik bangsa yang bisa di jabat, ucap nya

Berdasarkan peraturan  mendagri no.5 Tahun 2005 tentang pedoman penilaian calon Sekertaris Daerah Pasal  1 ayat 2 per mendagri untuk menjadi Sekertaris Daerah harus melalui syarat.atministrasi dan Syarat Wawasan Kebangsaan lebih Tajam juga  dari pasal 1dan  3 b.

"Menyatakan Empat Syarat Atministrasi yaitu  A sekurang kurang nya memiliki Ijazah Sarjana Setara S.1 atau yang sederajat berusia setinggi-tinggi nya satu tahun sebelum mencapai sebatas usia pensiun".

Dengan kebijakan yang ditetapkan oleh kepala daerah setempat yang unsur penilaian nya kenerja DP3 sekurang kurang nya baik dalam dua tahun terahir.


Masa yang akhir nya di temui Ir .H Babul Ibrhim Asisten lll mengucapkan terima kasih kegiatanan ini sebagai Intropeksi Diri bagi pemerinta untuk meninjau kembali,,Paparanya Roling Jabatan hal yang biasa dalam pemerintah dalam Kabupaten Kanyuasin saya ucapkan terimakasih.

Atas masukannya dari saudara dalam hal ini kami menyampaikan apresiasi dari masyarakat yang di wakili teman.teman kami tidak akan anti dengan koreksi dan kritik kan karna ini adalah untuk membangun Pemerintah di Kabupaten Banyuasin.

Pewarta: Dodi
Redaksi.www.dutasumsel.com

Pakai Baju Batik Manager dan Pegawai Grand Zuri Lahat memperigati Hari Batik Nasional

Dutasumsel.com.LAHAT, -- Tradisi dan kebudayaan patut untuk dilestarikan baik oleh Pemerintah maupun masyarakat unum yang perduli terhadap budaya dan tradisi di NKRI.

Hal ini Nanang Manager Grand Zuri Lahat dan seluruh pegawainya, setiap tanggal dan tahun bersejarah Grand Zuri Lahat selalu ikut memperingatinya tanpa melalaikan tugas melayani para pengunjung atau tamu yang menginap di Grand Zuri.

Di peringati  setiap tanggal 2 oktober  seluruh pegawai Granzuri Lahat mengenakan seragam batik , karena setiap tanggal 2 Oktober adalah hari Batik Nasional.

Ketika diwawancarai awak media nanang megatakan 2/10 sebagai warga negara indonesia kita wajib melestarikan dan memperkenalkan Tradisi dan Budaya indonesia ke seluruh Negeri yang ada di Manca Negara, terutama bagi para warga negara Indonesia yang bergerak dibidang Perhotelan.

 Menurutnya dengan berpakaian rapi menarik juga tak terlepas dari Kebudayaan Tradisional merupakan suatu hal utama bagi warga Negara untuk dapat memperkenalkan Kebudayaaan yang ada di Indonesia apa lagi pada tanggal 2 Oktober ini berpakaian batik guna untuk ikut memperingati Hari Batik Nasional. Pungkasnya .

Pewarta : Idham/Novita
Redaksi.www.dutasumsel.com

Dua Oknum Anggota DPRD Lahat Adu Jotos Saat Rapat Komisi

Dutasumsel.com.LAHAT, -- Sungguh tidak patut dicontoh perilaku dua oknum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lahat, berinisial AT dari Partai Nasdem dan NM dari Partai Gerindra.

Pasalnya, saat hendak melakukan Rapat pemilihan Ketua Komisi IV DPRD, kedua Wakil Rakyat sempat terjadi perang mulut dan berujung dengan penganiayaan.

Informasi yang berhasil dikumpulkan dilapangan awak media peristiwa pemukulan tersebut bermula saat Rapat Komisi IV didalam satu ruangan yang sama, hendak melakukan pemilihan Ketua Komisi NM diduga tersinggung atas ucapan AT.
Tak terima ucapan dari AT, dan tanpa pikir panjang lagi, NM pun langsung menghajarnya. Akibat dari kejadian tersebut, AT yang mengalami luka lecet dibagian pipi sebelah kiri, serta luka dibibir atas langsung menuju SPKT Polres Lahat guna membuat Laporan Polisi (LP).

Akibat dari peristiwa itu, puluhan personil dari Polres Lahat dibantu Anggota TNI Kodim 0405/Lahat melakukan penjagaan ketat di Gedung DPRD Kabupaten Lahat.

Kehadiran Anggota Polisi dan Anggota TNI di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lahat, pasca terjadinya perkelahian dua Anggota DPRD Lahat yakni, AT dan NM, Selasa (1/10/2019).

Selanjutnya, AT menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lahat, untuk melakukan Visum atas apa yang baru saja dialaminya.

Bahkan, terlihat di Gedung DPRD Lahat pasca kejadian nampak masih dijaga aparat kepolisian dengan seragam lengkap maupun pakaian preman dibantu Anggota TNI juga beberapa Anggota Satpol PP Pemkab Lahat.

Hingga, berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian. Termasuk AT Anggota DPRD dari Fraksi Partai Nasdem dan NM dari Fraksi Partai Gerindra belum bisa dihubungi dan dimintaki tanggapannya.

Pewarta :  Idham/Novita
Redaksi.www.dutasumsel.com

KPUD Kabupaten Ogan Ilir Selenggarakan Wisuda Kelas Demokrasi Angkatan Ke Dua

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Ogan Ilir melaksanakan Wisuda Kelas Demokrasi angkatan Ke-2 Tahun 2019, betempat di gedung Pendopoan Rumah Dinas Bupati Ogan Ilir, komplek perkantoran terpadu Tanjung Senai Indralaya, Rabu 02/10/2019.

Tampak Hadir Gubernur Sumatera selatan diwakili kepala Kesbangpol Propinsi , Ketua KPU Propinsi Sumatera selatan Kelly Mariana Beserta Komisioner, Ketua KPU Ogan Ilir Massuryati, Bawaslu OI DermawanIskandar, Sekda OI H.Herman mewakili Bupati OI, para OPD, serta Ratusan para peseta WisudaKelas Demokrasi.

Ketua KPU Kabupaten Ogan Ilir Massuryati,mengatakan dengan adanya
Wisuda Kelas Demokrasi merupakan untuk kedua kalinya diselenggarakan oleh KPU Kabupaten Ogan Ilir, dengan adanya Kelas Demokrasi bertujuan untuk Menumbuh kembangkan kader untuk menuju pelaksana Demokrasi,

“KPU Kabupaten Ogan Ilir menyiapkan kader muda untuk penerus bangsa sebagai baik sebagai penyelengara pemilu maupun sebagai peserta pemilu menuju Ogan Ilir yang gemilang ” imbuhnya.

Massuryati juga menambahkan
Peserta Kelas Demokrasi merupakan siswa Kelas terakhir yang merupakan pemilih pemula yang merupakan kaum milenial.

“Kami Berharap dengan adanya kelas demokrasi ini melaju terus tidak berhenti sampai disini saja, karena kabupaten ogan ilir akan menyelengarakan pilkada 2020” jelasnya.

Sementara Ketua KPU propinsi sumatera selatan, Kelly Mariana dalam sambutannya beliau memuji KPU Kabupaten Ogan Ilir karena di Kabupaten Ogan Ilir yang pertama meyelenggarakan Wisuda Kelas Demokrasi yang merupakan sangat berbeda dengan KPU- KPU kabupaten yang lain, “kami sangat mengapresiasi yang dilaksanakan KPU Daerah Ogan Ilir, Kelas Demokrasi merupakan bagian pendidikan penyelengara pemilu yang Demokratis untuk kaum Milenial ” ujarnya.

Kelly berharap semoga kedepan Kelas Demokrasi jadi contoh untuk penyelengara pemilu Kabupaten lain khususnya Propinsi Sumatera Selatan, tutupnya.

Pewarta : Sanditya

Delapan Bulan Kilang LPG di Muba Ditargetkan KelarGandeng PT Medco, Muba Resmi Miliki Kilang LPG

Dutasumsel.com.MUBA, --  Dalam rangkaian HUT Muba ke-63 tahun ini begitu banyak penghargaan dan kejutan, di momen berbahagia bagi warga Bumi Serasan Sekate ini setelah kinerja Bupati Muba Dodi Reza tercatat di Museum Rekor Indonesia (MURI), Pemkab Muba melalui BUMD Kabupaten Musi Banyuasin PT Petro Muba resmi bekerja sama dengan PT Medco untuk mengembangkan bisnis kilang LPG di wilayah Musi Banyuasin.

Bahkan, setelah momen kerjasama tersebut tertuang dalam MoU, PT Medco dan PT Petro Muba sepakat menargetkan hanya dalam kurun waktu delapan bulan pembangunan kilang LPG di Muba ditargetkan selesai.

"Pembangunan LPG Plan ini akan
memerlukan waktu selama kurang lebih 8 bulan sampai bisa berproduksi secara komersial
sehingga di harapkan Triwulan 3-4 tahun 2020 sudah bisa komersil," ungkap Direktur PT Petro Muba, Yuliar SE usai melakukan MoU dengan PT Medco, Sabtu (28/9/2019).

Yuliar menyebutkan, Kabupaten Musi Banyuasin banyak potensi Migas yang perlu di Sinergikan dengan membawa investor yang benefit dan Expert dibidang Migas dan memang terkenal sebagai pemain Migas di kanca Nasional.

"Dengan adanya kerjasama ini dimana saat ini PT. Petro Muba selalu menciptakan bisnis-bisnis
baru untuk bekerja sama dengan Investor Benefit, Expert di sesuaikan dengan potensi yang
ada, karena begitu kaya potensi Migas yang ada di Muba," ulasnya.

Dikatakan, Gas yang ada di Block Pulau Rimau, block Corridor, block Jambi Merang dan block Saka
Kemang,Baru-baru ini block Saka Kemang menurut hasil survey dari tim Repsol bahwa ditemukannya
Block Saka Kemang di Kabupaten Muba cadangan Gas 2 T. Kaki Kubik terbesar nomor 5 di Dunia.

"Maka dari itu PT PETRO MUBA harus berbenah diri baik dari segi SDM, teknologi, infrastruktur dan modal. Langkah yang diambil PT Petro Muba mencari Investor.
Maka dalam rangka mengisi kekurangan PT. Petro Muba mengandeng Investor-investor yang ahli di bidang Migas untuk bersinergi," jelasnya.

Dijelaskan, kerja sama PT. Petro Muba dengan PT. Medco, dalam rangka percepatan terwujudnya
pembangunan LPG Plant ini, ada beberapa keunggulan yang didapat, dikarenakan PT. Medco yang sudah mempunyai mesin LPG Plant yang tadinya sudah terpasang di daerah Kaji Kecamatan lais Kabupaten Muba dengan Kapasitas 20 MSCFD atau produksi LPG sebesar
+/- 100 – 120 M3/day.

"Hal ini bisa menjadi referensi awal atau basis untuk pengembangan
produksi gas di Lapangan Jambi Merang, akan di relokasi ke Bayung Lincir dengan biaya yang
murah," bebernya.

Lanjutnya, percepatan kerja sama PT.Petro Muba dengan PT. Medco akan menimbulkan diantaranya percepatan mendapatkan Cash Flow, Percepatan pemanfaat LPG Produk, Percepatan mendapatkan Bagi hasil dari Kerja sama PT.Petro Muba dengan PT. Medco dan lain sebagainya.

"Percepatan kerja sama PT.Petro Muba dengan PT Medco, merupakan salah satu BUMD (PT.Petro Muba) Kabupaten Muba yang pertama kali mempunyai Pabrik LPG, sekaligus dapat meningkatkan PAD dan Penerimaan Pendapatan Pemerintah Pusat (Pajak) PT. Petro Muba mengharapkan semua Program Rencana ini perlunya mendapatkan
Support dari semua para pemegang Kepentingan," tegasnya.

Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza selain menekan impor gas, pembangunan kilang LPG juga dapat berpengaruh besar terhadap perekonomian daerahnya. Pasalnya, pembangunan kilang bisa  meningkatkan potensi pendapatan anggaran daerah (PAD) yang bersumber dari Sumur Gas Lapangan Jambi Merang yang telah beroperasi sejak 2011 lalu.

"Selain itu kilang baru ini pun akan menyerap tenaga kerja lokal dari Muba. Jadi kalau bicara dampak positif tentu akan banyak, termasuk mengurangi impor LPG pemerintah," ujar Dodi.

Pembangunan kilang LPG ini pun merupakan langkah lanjutan dari pembangunan stasiun pengumpulan minyak mentah di Kecamatan Babat Toman, Muba, beberapa waktu lalu. Dengan komitmen kuat antara Pertamina dan Pemkab Muba, Dodi berharap dapat mengembangkan perekonomian daerah sekaligus berkontribusi pada ketahanan energi Indonesia.

Disaat MoU PT Petro Muba dengan PT Medco yang diwakili Ariwan Panigoro tersebut dalam hal pembangunan kilang LPG juga disaksikan langsung oleh Gubernur Sumsel Herman Deru.

Pewarta : Riyan
Redaksi.www.dutasumsel.com

15 Tokoh Maju Bertarung, Musda KAHMI OI Bakal Sengit

Dutasumsel.com. INDRALAYA,-- Sejumlah nama mulai mencuat ke permukaan untuk bertarung pada Musda ke- III Majelis Daerah (MD) Korp Alumni HMI (KAHMI) Kabupaten Ogan Ilir, Kamis (03/10/19). Sejauh ini ada 15 tokoh yang santer diperbincangkan bakal maju bertarung merebutkan kursi KAHMI Ogan Ilir periode 2019-2024.

Berdasarkan dinamika yang berkembang di arus bawah KAHMI Ogan Ilir, ada lima latar belakang ketokohan yang bermunculan maju. Para tokoh ini sudah bergerak lama menyosialisasikan diri untuk perhelatan lima tahunan itu.

Di antaranya dari kelompok birokrat ada Wilson Efendi, pejabat yang pernah menduduki kursi Assisten III Setda Pemkab Ogan Ilir ini dipastikan bakal mencalonkan diri.

Wilson yang sekarang sedang menjabat Kepala Kesbang Linmas yang mengorganisasir banyak organisasi berpayung di bawahnya, menjadi modal besar kandidat kuat dari kalangan birokrat.

Selanjutnya, nama birokrat lain ada Saiful Anwar dan Umar Saferi. Keduanya merupakan mantan aktivis HMI yang gemar berteriak turun ke jalanan mengkritisi pemerintah kala masih mahasiswa dulu.

Saiful Anwar alumni HMI Jogja mantan Sekum KAHMI Ogan Ilir periode sebelumnya, dan Umar Saferi mantan Ketum HMI Cabang Curup, Bengkulu, keduanya diprediksi bakal menjadi saingan berat dari kelompok birokrat.

Nama Syamsyul Bahri tokoh mantan birokrat selama 21 tahun menjabat kepala dinas baik di Kabupaten OKI maupun di Ogan Ilir, juga dikabarkan bakal turun gunung ikut bertarung.

Kemudian dari kelompok legislatif, muncul dua nama mantan wartawan yang kini sama-sama duduk di parlemen Ogan Ilir. Dengan latar belakang sama-sama alumni HMI Jogja, keduanya digadang punya kans kuat untuk memimpin KAHMI Ogan Ilir ke depan.

Kedua nama tersebut yakni Sonedi Ariansyah anggota DPRD dari Partai Demokrat terpilih tiga periode dan Rahmadi Djakfar anggota DPRD dari PBB juga tiga periode.

Belakangan, nama Sonedi yang juga menjabat Ketua Bintang Muda Indonesia (BMI) Sumsel ini sendiri makin populer di kalangan kandidat lain yang bakal maju.

Dalam karir politik, mantan santri Pondok Pesantren Raudhatul Ulum yang sekarang diamanatkan sebagai ketua panitia pelaksana Musda KAHMI, dinilai sangat piawai bermanuver politik santun nan cerdas.

Dari tangan dinginnya meracik dinamika pertarungan politik pada Pemilu lalu, terbukti dengan mulus suami dari Leni Patiyani kembali duduk sebagai wakil rakyat dari partai berlambang Bintang Mercy ini.

Selanjutnya, nama Rahmadi Djakfar, legislator kawakan DPRD Ogan Ilir dari partai Yusril Izza Mahendra ini tidak bisa diremehkan. Rahmadi sendiri tokoh Ogan Ilir yang namanya sudah terkenal luas di masyarakat.

Masuknya Rahmadi tiga periode sebagai penyambung lidah rakyat di DPRD Ogan Ilir, menandakan ia matang dan piawai berpolitik.

Kehadirannya di kelompok mana saja, gampang diterima. Karakternya yang gampang bergaul, rendah hati, kocak beretorika, namun cerdas berkomunikasi, membuat Haji Madek nama akrab Rahmadi Djakfar betul-betul diperhitungkan di Ogan Ilir.

Sedangkan dari tokoh ulama, mencuat nama KH Mudrik Qori Mudir Ponpes Al Ittifaqiah alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kiai Mudrik merupakan penginisiasi pembentukan KAHMI OI pertama Kali.

Selain Kiai Mudrik Qori, juga ada nama KH Ahmad Nahrowi Ketua NU, mantan Sekda dan juga Ketua PKB Ogan Ilir. Lalu ada juga KH Najib Subkie alumni UIN Yogyakarta, mantan Assisten III dan sekarang ketua MUI Ogan Ilir.

Nama Riyad Ramli tokoh ulama mantan ketua PBR yang pernah menjadi calon bupati Ogan Ilir, juga mencuat bakal maju ikut meramaikan bertarung di Musda KAHMI kali ini.

Sisi lain dari klan tokoh akademisi, muncul nama Adji Alamsyah dan Lailatul Fitri. Adji merupakan alumni UGM Yogyakarta, sekarang dosen Fisip di Unsri. Kandidat Doktor di Undip. Sedangkan Lailatul Fitri merupakan alumni UII staf di Ombudsman Sumsel.

Lalu nama Sarono P Sasmito pimpinan redaksi salah satu media online ternama di Sumsel, tiba-tiba dimunculkan kalangan KAHMI muda. Alumni FKIP Unsri yang pernah Ketua Panwaslu Ogan Ilir dan Anggota Timsel KPU dinilai bisa merangkul KAHMI muda.

Kendati tidak dipungkiri, Sarono yang dinilai punya loyalis barisan KAHMI muda ini, dengan gerakan senyapnya terus melakukan lobi-lobi politik dukungan.

“Pak Sarono bakal ikut maju, sekarang lagi gencar turun ke galang dukungan dari KAHMI Muda,” kata Sazili alumni HMI mantan jurnalis ini, Senin (30/09/19).

Terakhir di barisan tokoh pengusaha ada Darul Hadi dan Ayat Parsah.

“Kami patut berbangga, karena yang bakal maju mencalonkan diri merupakan tokoh-tokoh terbaik yang KAHMI Ogan Ilir miliki. Ketokohan dan kapasitas mereka saya nilai layak maju memimpin KAHMI OI ke depan. Karena ada Kanda Sonedi dan Kanda Rahmadi yang kiprahnya untuk KAHMI sudah tidak diragukan lagi,” kata Hajib alumni Fakultas Hukum Unib ini.

“Lalu ada Kanda Wilson Efendi, Kanda Umar Saferi dan Kanda Saiful Anwar. Kemudia ada Kanda H Syamsyul Bahri tokoh senior yang sudah banyak berbuat untuk KAHMI dari masa ke Masa,” ujar anggota KAHMI yang saat ini tengah menempuh magister hukum di FH UMP.

“Terus ada Kanda KH Mudrik Qori yang berjasa meinisiasi pembentukan KAHMI Ogan Ilir. Lalu ada Kanda KH Ahmad Nahrowi ketua NU, Kanda KH Najib Subki ketua MUI, dan Kanda Riyad Ramli satu satunya Kader KAHMI di Ogan Ilir yang pernah mencalonkan jadi bupati, itu kan keren ketokohannya,” tambah Hajib.

“Kemudian itu ada Kanda Adji Alamsyah, Lailatul Fitri, Sarono P Sasmito, Darul Hadi dan Ayat Parsah, orang muda yang bisa menjadi motor utama penggerak KAHMI Ogan Ilir mendatang. Saya lengkap sudah pertarungan tokoh kali ini, pasti Musda nanti sengit.” pungkasnya. (Relese)

Berikut nama-nama kandidat yang bakal maju calon pimpinan KAHMI Ogan Ilir periode 2019-2024:

1. Sonedi Ariansyah ( Legislatif )
2. Rahmadi Djakfar ( Legislatif )
3. Wilson Efendi ( Birokrat )
4. Umar Saferi ( Birokrat )
5. Saiful Anwar ( Birokrat )
6. H Syamsyul Bahri ( Eks Birokrat)
7. KH Mudrik Qori ( Ulama )
8. KH Ahmad Nahrowi ( Ulama )
9. KH Najib Subki ( Ulama )
10. Riyad Ramli ( Ulama )
11. Adji Alamsyah ( Akademisi )
12. Lailatul Fitri ( Akademisi )
13. Sarono P Sasmito ( Praktisi )
14. Darul Hadi ( Pengusaha )
15. Ayat Parsah ( Pengusaha )

Pewarta : Rilis KAHMI
Redaksi.www.dutasumsel.com

1 Oktober bagi Warga Desa Ulak Pandan Adalah Hari Yang Sakral

Dutasumsel.com.LAHAT, -- Ulak Pandan,  (1/10/2019)Tepat di hari peringatan kesaktian pancasila, Peringatan yang bisa dijadikan kebangkitan bagi kita semua untuk meningkatkan rasa nasionalisme dan patriotisme yang cenderung mulai luntur. Nilai-nilai itulah yang kemudian kita maknai sebagai semangat untuk membangun kembali jati diri bangsa. Bangsa ini bisa berdiri tegak, hanya jika mau kembali menghidupkan dan sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila. dan segala sesuatu yang hadir dan lahir di negara ini, harus tunduk pada Pancasila.

Warga desa Ulak pandan mengimplementasikan Kesaktian pancasila Sedikit berbeda, untuk menumbuhkan rasa patriotisme cinta terhadap daerah dan negara dengan cara beramai-ramai ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa, untuk melaksanakan Gotong Royong.


Ini adalah budaya yang harus dilestarikan,  karena budaya gotong royong adalah budaya bangsa ini,  Ujar Ahmad Tarmizi Arsal didamping Salman selaku ketua BPD dan Ketua LPM desa Ulak Pandan menjelaskan.

Terima kasih kepada seluruh warga desa yang sempat hadir pada hari ini,  bersama-sama kita membangun desa ini,  karena membangun desa adalah bagian dari membangun negara ini.  Dikalau desa maju tetap mengedepankan nilai-nilai kebudayaan dan kearifan lokal ini akan menambah kecintaan kita kepada bangsa dan negara ini, ujar Susiawan Rama selaku Kades Ulak Pandan menambahkan.

Selama kegiatan terlihat sekitar 600 orang membaur bersama-sama membersihkan lingkungan Tempat Pemakaman Umum desa,  seluruh unsur masyarakat baik laki-laki atau pun wanita,  tua muda terlihat antusias, terlihat ramainya kegiatan ini mencerminkan bahwa masyarakat desa ulak pandan masih sangat melestarikan budaya gotong royong didesanya.

Dalam kesempatan ini selain gotong royong,  untuk selalu menjaga, melestarikan serta mencegah dampak lingkungan terhadap lingkungan alam dan masyarakat,warga masyarakat juga memusyawarakan kesepakatan bersama dengan seluruh unsur Pemerintah Desa, BPD, LPM,  Lembaga Adat, Karang Taruna seluruh instansi lainnya serta masyarakat Bersepakat sbb :
1. Menolak Keras Blasting (Peledakan Eksploitasi Pertambangan) di Wilayah Desa Ulak Pandan.
2. Melarang/tidak mengizinkan Galian atau pengambilan batu (golongan C) yang menggunakan Alat Berat di wilayah Desa Ulak Pandan

Turut hadir dalam kegiatan ini Pemerintah Desa, BPD, LPM, Lembaga adat, Karang Taruna,  Tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta unsur masyarakat.

Pewarta : Novita
Redaksi.www.dutasumsel.com