NEWS

Slider

Dishub Banyuasin Berikan Pelayanan Prima

Dutasumsel.com. BANYUASIN, -- Dutas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banyuasin memberikan Pelayanan Prima Bagi Masyarakat yang Melakukan Pengujian Kir Kendaraan Umum, Salah satunya pelayanan yang ada di Unit Pelayanan Teknis (UPT) KIR yang berlokasi di Jalan Lingkar  Kecamatan Banyuasin III. Kamis (03/10/2019).

Unit Pelaksana Teknis Layanan Angkutan Darat, di Dorong Dinas Perhubungan agar dapat menciptakan pelayanan yang optimal agar masyarakat merasa nyaman dan puas atas pelayanan yang diberikan, khususnya yang berkaitan pelayanan transportasi dan angkutan umum.

Sementara Unit Pelaksana Teknis Layanan Angkutan Darat, Pras menengaskan jajarannya selalu siap untuk melayani keperluan masyarakat yang berkaitan dengan transportasi dan angkutan umum.

"Salah-satu contoh, pelayanan kami dalam hal KIR kendaraan bukan hanya soal PAD, tapi bagaimana memastikan armada yang digunakan masyarakat memang laik jalan," ucapnya.

Pewarta : Dodi
Redaksi.www.dutasumsel.com

Launching Desa Sadar Kerukunan kita Tingkatkan Tri Kerukunan Umat Ber Agama untuk Menuju Ogan Ilir yang Gemilang

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Ogan Ilir menilai peluncuran Desa Sadar Kerukunan di Desa Mekar Sari Kecamatan Rantau Alai Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan menjadi simbol perdamaian di daerah tersebut.

"Ini berperan untuk menyampaikan pesan perdamaian kepada masyarakat secara luas selain di bumi Caram Seguguk dengan Tema Dengan Launching Desa Sadar Kerukunan kita Tingkatkan Tri Kerukunan Umat Ber Agama untuk Menuju Ogan Ilir yang Gemilang, " ucap Ketua FKUB H. Muhammad Ridho,S.Ag.
Hadir dalam acara Launching Desa Sadar Kerukunan di Desa Mekar Sari Kecamatan Rantau Alai antara lain,Bupati Ogan Ilir HM. Ilyas Panji Alam, SE.SH.MM, Anggota DPRD Kab OI Ahmad Yadi SH,Kaban Kesbang Pol Kabupaten Ogan Ilir Wilson Efendi, M.Si,Camat Rantau Alai Suryadi M.Zen,M.Si, Ketua FKUB Sumsel Drs. KH. Mal ' an Abdullah, Kemenag Sumsel yang diwakilkan oleh Kasubag Hukum dan KUB Kemenag Sumsel Feri Suhaimi,S.sos,M.Si, KA Kemenag Kabupaten Ogan Ilir H.M Kholil Azmi,S.Ag, Ketua FKUB Kabupaten Ogan Ilir H M.Ridho,S.Ag,Kasat Intel Polres OI, Pasi Intel Kodim 0402 OKI/OI, Danramil Tanjung Raja, Perwakilan Agama Islam,Katolik,Kristen,Hindu,dan Budha, Camat sekabupaten OI,Kepala Desa sekecamatan Rantau Alai,tamu Undangan yang hadir.


FKUB bersama Kementerian Agama dan Pemerintah Daerah Kabupaten Ogan Ilir menggagas dan membentuk desa sadar kerukunan. Desa Mekar Sari Kecamatan Rantau Alai dipilih oleh instansi tersebut sebagai Desa Percontohan kerukunan yang telah diluncurkan instansi tersebut melibatkan masyarakat.

Launching Desa Mekarsari sebagai desa sadar kerukunan dirangkaikan dengan dialog merawat perdamaian dan peresmian Prasasti FKUB di Desa Mekar Sari Kecamatan Rantau Alai Kabupaten Ogan Ilir.

mengemukakan, Desa Mekar Sari sebelum dipilih dan ditetapkan untuk menjaga desa percontohan sadar akan kerukunan, jauh sebelum itu telah rukun walaupun masyarakat dalam desa itu terdiri dari bermacam suku dan agama.

Walaupun demikian, kata dia, pascapeluncuran FKUB akan melakukan pendampingan, pembinaan secara kontinue dan berkesinambungan di desa itu dengan melibatkan Kementerian Agama dan Pemkab Ogan Ilir.

"Iya, jadi pendampingan dan pembinaan akan menjadi kegiatan utama di desa tersebut. Masyarakat dari masing-masing agama dan suku akan dilibatkan dalam kegiatan Non-Ibadah, seperti dialog, seminar, atau kegiatan hari-hari besar nasional," sebut dia.


Dia menyatakan, keberagaman ini berimplikasi pada lahirnya perbedaan. Semakin heterogen sebuah masyarakat semakin banyak perbedaan yang muncul. Bahkan dalam komunitas agama yang sama, masih terdapat perbedaan mazhab, dalam mazhab yang sama masih terdapat perbedaan pemikiran, dan seterusnya.

"Kerukunan tidak diwujudkan dengan menghilangkan perbedaan karena hal itu adalah sebuah kemustahilan.

Kerukunan terwujud justru melalui pengakuan dan penghargaan terhadap wujudnya perbedaan, sehingga tidak melahirkan sikap merasa benar sendiri," katanya.

Menurut dia, mencari titik temu yang dapat menyatukan perbedaan tersebut dalam merajuk kehidupan bersama secara harmonis, maka desa sadar kerukunan merupakan titik temu merajut kehidupan bersama.

Pewarta : Sanditya

Polisi: Tak Hanya Pasok Bom Molotov, Oknum Dosen IPB Juga Penyandang Dana

Dutasumsel.com.JAKARTA, -- Polisi terus mendalami keterangan dari oknum dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) berinisial AB, tersangka pemasok bom molotov untuk aksi mujahid 212. Fakta baru pun terungkap.

Selain pemasok, AB juga seorang donatur. Dia mengalirkan dana ke sejumlah orang yang direkrut.

AB sendiri telah merekrut pelaku lain berinisial S alias Laode, untuk memproduksi bom molotov. Selain itu, pelaku lain juga direkrut berinisial OS dengan tugas mencari dana untuk eksekutor di lapangan.

"Contohnya, S alias Laode didatangkan langsung dari Ambon. Dan dibiayain langsung oleh AB untuk datang ke Jakarta," kata Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Rabu (2/10/2019).

Dedi juga menyebut jenis bom yang disita. Ternyata bukan hanya bom molotov. Pihaknya juga menemukan bom ikan dengan daya ledak hebat.

"Bom ikan ini ada paku di dalamnya. Jadi kalau meledak terus kena manusia bisa fatal. Kalau sasarannya properti atau fasilitas publik bisa merusak," ujar dia.

Gagalkan Pelantikan Presiden

Hingga kini, AB masih diperiksa di Polda Metro Jaya. Sejauh ini, diketahui motifnya ingin menggagalkan pelantikan DPR/MPR dan Presiden.

"ini masih berproses. Dalam setiap demo buntutnya kerusuhan. Buntunya, impact turunannya menggangu pelantikan DPR/MPR  kemarin. Kalau tidak dilakukan penegakan hukum dia (AB) akan mengulangi perbuatannya dengan melempar bom, jatuh korban baik aparat maupun masyarakat," tutup dia.

Sumber berita di langsir dari Liputan6.com

Juliansyah Pemuja Narkotika Di Simpang 4 Kecamatan Lahat Tengah Di Bekuk Sat Res Narkoba

Dutasumsel.com.LAHAT, -- Jajaran Kasat Res Narkoba Polres Lahat berhasil ungkap kasus tindak pidana Narkotika di wilayah hukum Polres Lahat.

Dari hasil Laporan Polisi ber Nomor 
- Lp / A- 168 / IX/ 2019 / Sumsel / Res Lahat, Tanggal 30 September 2019
Waktu Kejadian pada Hari Senin tanggal 30 September 2019 Jam 19.00 Wib
Tempat Kejadian Perkara di Jalan 
 Simpang  4 Kecamatan  Lahat Tengah Kabupaten Lahat Sumatera Selatan.

Adapun Tersangka:nya yang berhasil di ringkus bernama Juliansyah, SE Als Ulek Bin Kimsuan Sapawi Ber Umur  41 Tahun
Pekerjaan  Swasta yang ber Alamat  di  Jalan . Smpang 4 Kecamatan  lahat tengah  Kabupaten Lahat Sumatera Selatan.

Dengan Barang Bukti  sebagai berikut 1 (satu) paket kecil daun kering yg diduga narkotika jenis ganja, 1 (satu) btg pirek kaca yg masih tersisa serbuk kristal yg diduga narkotika jenis shabu,1 (satu) set alat penghisap shabu (bong).1(satu) buah tas selempang warna hitam 

Dengan Berat Bruto Ganja 0.22 gram, status tersangka sebagai pemakai,dengan 
Kronologisnya sebagai berikut Pada hari Senin tgl 30 September 2019, sekira pkl. 17.00 Wib tim walet mendapat info dari masy di jln. Simpang 4 kecamatan Lahat Tengah tepatnya dirumah sodara Ulek sering dijadikan tempat pesta shabu, kemudian Tim melakukan pengintaian terhadap sasaran rumah, setelah sasaran terpantau pada pkl 19.00 Wib  tim melakukan tangkap tangan terhadp seseorang atas nama. Juliansyah als ulek, Kemudian petugas melak penggeledahan rumah, didlm kamar pada pintu kamar ditemukan 1 (satu) buah tas selempang yg didlmnya terdapat 1(satu) paket kecil daun kering yang diduga Narkotika Jenis Ganja, didalam lemari kayu samping rumah sodar.a  Juliansyah als ulek ditemukan pirek kaca yg masih ada sisa serbuk kristal yg diduga shabu dan 1 set alat penghisab sabu, kemudian Tsk dan BB dibawa ke Polres Lahat Guna dilakukan riksa lebih lanjut.

Jajaran Sat Res Narkoba Polres Lahat mengambil Tindakan yang dilakukan
Dengan Amankan Tersangka menyita barang bukti serta Riksa  Barang Bukti ke Labfor, serta Riksa para Saksi Saksi untuk  Riksa Tersangka.

Yaitu memproses sidik dan pengembangan perkara yang di koordinas kan ke KPU untuk Koordinasi dengan Labfor Abang Palembang
Jelas Kasat ResNarkoba Polres Lahat.

Pewarta : Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

Marzuki Bandar Extacy Bekuk Di Acara Orgen Tunggal Di Desa Kota Dari

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Kapolres Ogan Ilir AKBP Imam Tarmuji SIK, MH, melalui jajaran Sat Resnarkoba berhasil ungkap kasus Narkotika,
Di Acara Orgen Tunggal di Desa Kota Daro Kecamatan Rantau Panjang Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan.
Pelaku yang berhasil tertangkap bernama MARZUKI Als MAR Bin BAKARUDIN / 28 Thn / P : Tani / Dusun II Desa Danau Ceper Kecamatan Jejawi Kabupaten Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan.
Adapun Barang bukti yang berhasil di amankan antara lain,17 (Tujuh belas) butir yang diduga Narkotika jenis Pil Extacy berbentuk Minion berwarna hijau didalam plastik klip bening dengan berat bruto 8.94 Gram seharga Rp.4.250.000,- (Empat juta dua ratus lima puluh ribu rupiah)

Dengan Kronologis penangkapan, 
Pada hari Minggu tanggal 29 September 2019 sekira pukul 00.45 WIB telah tertangkap Seorang pelaku yang memiliki, menyimpan dan menguasai Narkotika jenis Pil EKSTASI. Pada saat diamankan Pelaku sedang di acara Orgen tunggal di Desa Kota Daro Kec. Rantau Panjang Kab. Ogan Ilir. Setelah dilakukan pengamanan dan pemeriksaan badan untuk mencari Barang bukti lalu ditemukanlah Barang bukti yang diduga Narkotika Jenis Pil EKSTASI sebanyak 17 (Tujuh belas) butir berbentuk Minion berwarna hijau didalam plastik klip bening seharga Rp.4.250.000,- (Empat juta dua ratus lima puluh ribu rupiah)_ di tanah dekat kaki pelaku yang sebelumnya dilempar oleh pelaku menggunakan tangan kirinya. Pelaku mengakui bahwa Barang bukti yang diduga Narkotika jenis Pil Ekstasi tersebut diterima dari Sdra. S (DPO).Jelas Kasubag Humas polres Ogan Ilir AKP.Zainalsyah kepada dutasumsel.comRabu,02/10/19.

Pewarta : Tim DS

Aliansi Amunisi Tolak Pelantikan Sekertaris Daerah Banyuasin

Dutasumsel.com.BANYUASIN, -- Aksi unjuk rasa masyarakat Banyuasin menamakan diri Aliansi Instut Banyuasin Koodinator lapangan Arianggara dan Suhaimi sedangkan Totok Priyadiselaku (korlap) dengan jumlah masa lebih dari Dua puluh masa bertujan menolak pelantikan pejabat Asisten ll Dr H M Senen Har SIP, M.Si, pada Rabu 2 Oktober 2019.
Didepan kantor Bupati Banyuasin Kecamatan Banyuasin lll Kabupaten Banyuasin Propinsi sumsel.
Pengunjuk rasa menggunakan pengeras Suara karton sepanduk bendera Organisasi lembar pernyataannya sepanduk yang dibawa.yang bertulisan menolak keras Pelantikan Senen Har yang belum 2 tahun dilantik malah dilantik menjadi Asisten

"Putra Putri terbaik di Kabupaten Banyuasin untuk menjadi Asisten ll masa menilai terlalu Ambisi untuk menjadi Sekda mereka meminta dibatalkan pelantikan senen har". Jadi asisten ll mengapresiasi kenerja Bupati Wakil Bupati Banyuasin selama ini penjabat ASN rangkap jabatan evaluasi kinerja, Sekda yang dipaksakan ingat bumi ini orde baru bukan dinasti.

Selama orasi berlanjut masa menyampaikan orasi- orasi nya antara lain  Sodara Ari Anggara, Suhaimi,Totok Priyadi juga meminta Bupati untuk evaluasi Kenerja  Sekertaris Daerah ( Sekda).

Karna kami juga ada maksud dan tujuan yang lain sedang kan Senen Har ber asal dari Pekan Baru yang di lantik sebagai  PLT Sekda Kabupaten Banyuasin,kini Jabatan se akan tidak ada lagi orang lain yang menduduki posisi Asisten ll kebijakan ini bertujuan untuk meloloskan Senen Har yang kabarnya ikut tes seleksi Sekertaris Daerah Kabupaten Banyuasin.

Dan jika ini memang benar adanya hal ini dipaksakan paparnya meminta Bupati dan Wakil Bupati tidak melantik Senen Har menjadi Asisten ll yang dikarna kan masih banyak putra putri terbaik bangsa yang bisa di jabat, ucap nya

Berdasarkan peraturan  mendagri no.5 Tahun 2005 tentang pedoman penilaian calon Sekertaris Daerah Pasal  1 ayat 2 per mendagri untuk menjadi Sekertaris Daerah harus melalui syarat.atministrasi dan Syarat Wawasan Kebangsaan lebih Tajam juga  dari pasal 1dan  3 b.

"Menyatakan Empat Syarat Atministrasi yaitu  A sekurang kurang nya memiliki Ijazah Sarjana Setara S.1 atau yang sederajat berusia setinggi-tinggi nya satu tahun sebelum mencapai sebatas usia pensiun".

Dengan kebijakan yang ditetapkan oleh kepala daerah setempat yang unsur penilaian nya kenerja DP3 sekurang kurang nya baik dalam dua tahun terahir.


Masa yang akhir nya di temui Ir .H Babul Ibrhim Asisten lll mengucapkan terima kasih kegiatanan ini sebagai Intropeksi Diri bagi pemerinta untuk meninjau kembali,,Paparanya Roling Jabatan hal yang biasa dalam pemerintah dalam Kabupaten Kanyuasin saya ucapkan terimakasih.

Atas masukannya dari saudara dalam hal ini kami menyampaikan apresiasi dari masyarakat yang di wakili teman.teman kami tidak akan anti dengan koreksi dan kritik kan karna ini adalah untuk membangun Pemerintah di Kabupaten Banyuasin.

Pewarta: Dodi
Redaksi.www.dutasumsel.com

Pakai Baju Batik Manager dan Pegawai Grand Zuri Lahat memperigati Hari Batik Nasional

Dutasumsel.com.LAHAT, -- Tradisi dan kebudayaan patut untuk dilestarikan baik oleh Pemerintah maupun masyarakat unum yang perduli terhadap budaya dan tradisi di NKRI.

Hal ini Nanang Manager Grand Zuri Lahat dan seluruh pegawainya, setiap tanggal dan tahun bersejarah Grand Zuri Lahat selalu ikut memperingatinya tanpa melalaikan tugas melayani para pengunjung atau tamu yang menginap di Grand Zuri.

Di peringati  setiap tanggal 2 oktober  seluruh pegawai Granzuri Lahat mengenakan seragam batik , karena setiap tanggal 2 Oktober adalah hari Batik Nasional.

Ketika diwawancarai awak media nanang megatakan 2/10 sebagai warga negara indonesia kita wajib melestarikan dan memperkenalkan Tradisi dan Budaya indonesia ke seluruh Negeri yang ada di Manca Negara, terutama bagi para warga negara Indonesia yang bergerak dibidang Perhotelan.

 Menurutnya dengan berpakaian rapi menarik juga tak terlepas dari Kebudayaan Tradisional merupakan suatu hal utama bagi warga Negara untuk dapat memperkenalkan Kebudayaaan yang ada di Indonesia apa lagi pada tanggal 2 Oktober ini berpakaian batik guna untuk ikut memperingati Hari Batik Nasional. Pungkasnya .

Pewarta : Idham/Novita
Redaksi.www.dutasumsel.com

Dua Oknum Anggota DPRD Lahat Adu Jotos Saat Rapat Komisi

Dutasumsel.com.LAHAT, -- Sungguh tidak patut dicontoh perilaku dua oknum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lahat, berinisial AT dari Partai Nasdem dan NM dari Partai Gerindra.

Pasalnya, saat hendak melakukan Rapat pemilihan Ketua Komisi IV DPRD, kedua Wakil Rakyat sempat terjadi perang mulut dan berujung dengan penganiayaan.

Informasi yang berhasil dikumpulkan dilapangan awak media peristiwa pemukulan tersebut bermula saat Rapat Komisi IV didalam satu ruangan yang sama, hendak melakukan pemilihan Ketua Komisi NM diduga tersinggung atas ucapan AT.
Tak terima ucapan dari AT, dan tanpa pikir panjang lagi, NM pun langsung menghajarnya. Akibat dari kejadian tersebut, AT yang mengalami luka lecet dibagian pipi sebelah kiri, serta luka dibibir atas langsung menuju SPKT Polres Lahat guna membuat Laporan Polisi (LP).

Akibat dari peristiwa itu, puluhan personil dari Polres Lahat dibantu Anggota TNI Kodim 0405/Lahat melakukan penjagaan ketat di Gedung DPRD Kabupaten Lahat.

Kehadiran Anggota Polisi dan Anggota TNI di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lahat, pasca terjadinya perkelahian dua Anggota DPRD Lahat yakni, AT dan NM, Selasa (1/10/2019).

Selanjutnya, AT menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lahat, untuk melakukan Visum atas apa yang baru saja dialaminya.

Bahkan, terlihat di Gedung DPRD Lahat pasca kejadian nampak masih dijaga aparat kepolisian dengan seragam lengkap maupun pakaian preman dibantu Anggota TNI juga beberapa Anggota Satpol PP Pemkab Lahat.

Hingga, berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian. Termasuk AT Anggota DPRD dari Fraksi Partai Nasdem dan NM dari Fraksi Partai Gerindra belum bisa dihubungi dan dimintaki tanggapannya.

Pewarta :  Idham/Novita
Redaksi.www.dutasumsel.com

KPUD Kabupaten Ogan Ilir Selenggarakan Wisuda Kelas Demokrasi Angkatan Ke Dua

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Ogan Ilir melaksanakan Wisuda Kelas Demokrasi angkatan Ke-2 Tahun 2019, betempat di gedung Pendopoan Rumah Dinas Bupati Ogan Ilir, komplek perkantoran terpadu Tanjung Senai Indralaya, Rabu 02/10/2019.

Tampak Hadir Gubernur Sumatera selatan diwakili kepala Kesbangpol Propinsi , Ketua KPU Propinsi Sumatera selatan Kelly Mariana Beserta Komisioner, Ketua KPU Ogan Ilir Massuryati, Bawaslu OI DermawanIskandar, Sekda OI H.Herman mewakili Bupati OI, para OPD, serta Ratusan para peseta WisudaKelas Demokrasi.

Ketua KPU Kabupaten Ogan Ilir Massuryati,mengatakan dengan adanya
Wisuda Kelas Demokrasi merupakan untuk kedua kalinya diselenggarakan oleh KPU Kabupaten Ogan Ilir, dengan adanya Kelas Demokrasi bertujuan untuk Menumbuh kembangkan kader untuk menuju pelaksana Demokrasi,

“KPU Kabupaten Ogan Ilir menyiapkan kader muda untuk penerus bangsa sebagai baik sebagai penyelengara pemilu maupun sebagai peserta pemilu menuju Ogan Ilir yang gemilang ” imbuhnya.

Massuryati juga menambahkan
Peserta Kelas Demokrasi merupakan siswa Kelas terakhir yang merupakan pemilih pemula yang merupakan kaum milenial.

“Kami Berharap dengan adanya kelas demokrasi ini melaju terus tidak berhenti sampai disini saja, karena kabupaten ogan ilir akan menyelengarakan pilkada 2020” jelasnya.

Sementara Ketua KPU propinsi sumatera selatan, Kelly Mariana dalam sambutannya beliau memuji KPU Kabupaten Ogan Ilir karena di Kabupaten Ogan Ilir yang pertama meyelenggarakan Wisuda Kelas Demokrasi yang merupakan sangat berbeda dengan KPU- KPU kabupaten yang lain, “kami sangat mengapresiasi yang dilaksanakan KPU Daerah Ogan Ilir, Kelas Demokrasi merupakan bagian pendidikan penyelengara pemilu yang Demokratis untuk kaum Milenial ” ujarnya.

Kelly berharap semoga kedepan Kelas Demokrasi jadi contoh untuk penyelengara pemilu Kabupaten lain khususnya Propinsi Sumatera Selatan, tutupnya.

Pewarta : Sanditya

Delapan Bulan Kilang LPG di Muba Ditargetkan KelarGandeng PT Medco, Muba Resmi Miliki Kilang LPG

Dutasumsel.com.MUBA, --  Dalam rangkaian HUT Muba ke-63 tahun ini begitu banyak penghargaan dan kejutan, di momen berbahagia bagi warga Bumi Serasan Sekate ini setelah kinerja Bupati Muba Dodi Reza tercatat di Museum Rekor Indonesia (MURI), Pemkab Muba melalui BUMD Kabupaten Musi Banyuasin PT Petro Muba resmi bekerja sama dengan PT Medco untuk mengembangkan bisnis kilang LPG di wilayah Musi Banyuasin.

Bahkan, setelah momen kerjasama tersebut tertuang dalam MoU, PT Medco dan PT Petro Muba sepakat menargetkan hanya dalam kurun waktu delapan bulan pembangunan kilang LPG di Muba ditargetkan selesai.

"Pembangunan LPG Plan ini akan
memerlukan waktu selama kurang lebih 8 bulan sampai bisa berproduksi secara komersial
sehingga di harapkan Triwulan 3-4 tahun 2020 sudah bisa komersil," ungkap Direktur PT Petro Muba, Yuliar SE usai melakukan MoU dengan PT Medco, Sabtu (28/9/2019).

Yuliar menyebutkan, Kabupaten Musi Banyuasin banyak potensi Migas yang perlu di Sinergikan dengan membawa investor yang benefit dan Expert dibidang Migas dan memang terkenal sebagai pemain Migas di kanca Nasional.

"Dengan adanya kerjasama ini dimana saat ini PT. Petro Muba selalu menciptakan bisnis-bisnis
baru untuk bekerja sama dengan Investor Benefit, Expert di sesuaikan dengan potensi yang
ada, karena begitu kaya potensi Migas yang ada di Muba," ulasnya.

Dikatakan, Gas yang ada di Block Pulau Rimau, block Corridor, block Jambi Merang dan block Saka
Kemang,Baru-baru ini block Saka Kemang menurut hasil survey dari tim Repsol bahwa ditemukannya
Block Saka Kemang di Kabupaten Muba cadangan Gas 2 T. Kaki Kubik terbesar nomor 5 di Dunia.

"Maka dari itu PT PETRO MUBA harus berbenah diri baik dari segi SDM, teknologi, infrastruktur dan modal. Langkah yang diambil PT Petro Muba mencari Investor.
Maka dalam rangka mengisi kekurangan PT. Petro Muba mengandeng Investor-investor yang ahli di bidang Migas untuk bersinergi," jelasnya.

Dijelaskan, kerja sama PT. Petro Muba dengan PT. Medco, dalam rangka percepatan terwujudnya
pembangunan LPG Plant ini, ada beberapa keunggulan yang didapat, dikarenakan PT. Medco yang sudah mempunyai mesin LPG Plant yang tadinya sudah terpasang di daerah Kaji Kecamatan lais Kabupaten Muba dengan Kapasitas 20 MSCFD atau produksi LPG sebesar
+/- 100 – 120 M3/day.

"Hal ini bisa menjadi referensi awal atau basis untuk pengembangan
produksi gas di Lapangan Jambi Merang, akan di relokasi ke Bayung Lincir dengan biaya yang
murah," bebernya.

Lanjutnya, percepatan kerja sama PT.Petro Muba dengan PT. Medco akan menimbulkan diantaranya percepatan mendapatkan Cash Flow, Percepatan pemanfaat LPG Produk, Percepatan mendapatkan Bagi hasil dari Kerja sama PT.Petro Muba dengan PT. Medco dan lain sebagainya.

"Percepatan kerja sama PT.Petro Muba dengan PT Medco, merupakan salah satu BUMD (PT.Petro Muba) Kabupaten Muba yang pertama kali mempunyai Pabrik LPG, sekaligus dapat meningkatkan PAD dan Penerimaan Pendapatan Pemerintah Pusat (Pajak) PT. Petro Muba mengharapkan semua Program Rencana ini perlunya mendapatkan
Support dari semua para pemegang Kepentingan," tegasnya.

Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza selain menekan impor gas, pembangunan kilang LPG juga dapat berpengaruh besar terhadap perekonomian daerahnya. Pasalnya, pembangunan kilang bisa  meningkatkan potensi pendapatan anggaran daerah (PAD) yang bersumber dari Sumur Gas Lapangan Jambi Merang yang telah beroperasi sejak 2011 lalu.

"Selain itu kilang baru ini pun akan menyerap tenaga kerja lokal dari Muba. Jadi kalau bicara dampak positif tentu akan banyak, termasuk mengurangi impor LPG pemerintah," ujar Dodi.

Pembangunan kilang LPG ini pun merupakan langkah lanjutan dari pembangunan stasiun pengumpulan minyak mentah di Kecamatan Babat Toman, Muba, beberapa waktu lalu. Dengan komitmen kuat antara Pertamina dan Pemkab Muba, Dodi berharap dapat mengembangkan perekonomian daerah sekaligus berkontribusi pada ketahanan energi Indonesia.

Disaat MoU PT Petro Muba dengan PT Medco yang diwakili Ariwan Panigoro tersebut dalam hal pembangunan kilang LPG juga disaksikan langsung oleh Gubernur Sumsel Herman Deru.

Pewarta : Riyan
Redaksi.www.dutasumsel.com