NEWS

Slider

TATUN Alias Bisu Tak Berkutik Saat Di Tangkap Membawa Narkoba Jenis Exactly

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Kapolres Ogan Ilir AKBP. Imam Tarmuji,SIK,MH Melalui Satres Narkoba berhasil ungkap kasus Narkotika 
Dijalan Permata Hitam Desa Permata Hitam Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir, Pelaku yang tertangkap tangan bernama M.Tatun Alias Bisu 47 Tahun Pekerjaan wiraswasta yang beralamat di Kompleks Permata Indralaya Blok E 06 RT 001/ 001 Desa Permata Baru Kecamatan Indralaya Utara, Pelaku tersebut merupakan penyandang Disabilitas Tuna Tunggu.

Pelaku mempunyai barang bukti berupa,
6 (Enam) butir yang diduga Narkotika jenis Pil Extacy berbentuk Minion berwarna hijau didalam plastik klip bening di bungkus dengan Tisu berwarna Putih dengan berat bruto 2.37 Gram seharga Rp.1.500.000 (Satu juta lima ratus ribu rupiah)

Kronologis terjadi penangkapan terhadap pelaku Pada hari Rabu tanggal 25 September 2019 sekira pukul 22.00 WIB telah tertangkap Seorang pelaku yang memiliki, menyimpan dan Menguasai Narkotika jenis Pil EKSTASI. Pada saat ditangkap Pelaku sedang mengendarai sepeda motor milik pelaku di jalan Permata Hitam desa Permata hitam Kec. Indralaya Utara Kab. Ogan Ilir. Setelah dilakukan Pengamanan dan pemeriksaan untuk mencari Barang bukti lalu ditemukanlah Barang bukti yang diduga Narkotika Jenis Pil EKSTASI sebanyak 6 (Enam) butir berbentuk minion berwarna hijau didalam plastik klip bening dibungkus dengan Tisu berwarna putih seharga Rp.1.500.000,- (Satu juta lima ratus ribu rupiah). Ditanyakan kepada Pelaku melalui Ahli bahwa Pelaku mengakui Barang bukti yang diduga Narkotika jenis Pil Ekstasi tersebut adalah milik dirinya sendiri yang pelaku dapat dari teman Pelaku yang mana pelaku tidak mengetahui namanya. Selanjutnya BB beserta pelaku diamankan ke Satres Narkoba Polres Ogan Ilir untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku, Jelas Kasubag Humas Polres Ogan Ilir AKP Zainalsyah.

Pewarta : Tim


Wabug Buka Satrya Cap SMA 1 Indralaya

Dutasumsel.com.INDRALAYA,- Wakil Gubernur Sumsel, Ir. H. Mawardi Yahya membuka Satrya Cup ke- IX di SMAN 1 Indralaya, Ogan Ilir, Senin (30/9/2019).

Dikatakan Mawardi, Pemprov Sumsel bertekad untuk memajukan kualitas pendidikan di Sumsel agar setara dengan provinsi-provinsi lainnya.

"Selain itu, kita juga berusaha agar para lulusan SMA/SMK di Sumsel dapat terserap di bursa kerja, untuk mengurangi angka pengangguran di Sumsel," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Mawardi juga berpesan agar para Kepala SMA/SMK di OI untuk tidak segan-segan melaporkan segala kekurangan fasilitas yang ada di sekolah.

"Kepala sekolah jangan segan-segan untuk meminta bantuan terkait fasilitas sekolah. Kalau ada kekurangan silahkan sampaikan ke Kepala Dinas Pendidikan," ujarnya.

Satrya Cup merupakan ajang olahraga tahunan se- Sumsel yang digelar oleh SMAN 1 Indralaya, diikuti berbagai SMA/SMK di Sumsel dengan mempertandingkan berbagai cabang olahraga.

Hadir dalam kesempatan tersebut para Kepala OPD di lingkup Pemprov Sumsel, Asisten II Setda OI, Kabid SMP Disdikbud OI serta para Kepala SMA/SMK di OI.

Pewarta : Tim

ADD Tahap II Desa Sendawar Diduga Tidak Dibangun


#Terancam Dana Tahap III Tidak Bisa Dicairkan#

Dutasumsel.com.LAHAT,-- Lantaran diduga tahap II Desa Sendawar Kecamatan Kikim Timur Kabupaten Lahat, tidak dikerjakan menyebabkan terancamnya Desa tersebut tidak bisa dicairkan dana Tahan III Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) Tahun 2019.

"Kalau memang tidak dikerjakan oleh kepala desa (Kades) Desa Sendawar, maka tidak menutup kemungkinan untuk dana Tahap III tidak akan kita cairkan ADD maupun DD," kata Plt Kepala Dinas (Kadis) BPMDesa Benny, melalui Kabid Pemerintahan Desa Else Hartuti SSTP MM, Senin (30/9/2019).

Akan tetapi, dijelaskannya, terlepas dicairkan atau tidak untuk dana tahap III ADD dan DD pihaknya akan melihat terlebih dahulu dan menghitung penggunaan dana Tahap I dan II apabila telah mencapai 75 persen, maka tidak ada halangan sioknum kades untuk mencairkan dana Tahap III.

"Kita lihat dulu penggunaan dana Tahap I dan II. Apabila mencukupi 75 persen maka pencairan dana untuk Tahap III tidak ada kendala. Karena, itu sebagai syarat laporan realisasi Tahap I dan II untuk ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN)," tambahnya.

Oleh karena itu, rencananya pihak BPMDesa Kabupaten Lahat, kata Else, akan melakukan pemanggilan terhadap oknum kepala desa Sendawar, Kecamatan Kikim Timur Kabupaten Lahat tersebut.

"Oknum kades akan kita panggil dan secepatnya dapat hadir dikantor BPMDesa Lahat, guna untuk klarifikasi kebenaran atas isu maupun pemberitaan yang ada. Yang jelas, saat ini, kita belum tahu berapa persen dana Tahap I dan II yang sudah diterapkan kelapangannya," tukas Else.

Tidak itu saja, sambung Else, untuk dokumen APBDesa perubahan, temuan Inspektorat, serta realisasi APBDesa Semester I yang dapat mengamcam tidak dapat dicairkan.
"Karena aitem tersebut, juga merupakan sebagai syarat pencairan dana ADD dan DD untuk Tahap selanjutnya," imbuh Else.

Termasuk, diungkapkan Else, kalau ada sisa dana lebih dari 30 persen di Rek Desa yang ada, juga terancam tidak dapat dicairkan. Laporan realisasi Tahap III dana desa laporan APBDesa semester ke-II untuk anggaran tahun 2020.

"Jadi, pencairan akan tertunda apabila ada sisa dana di Rek Desa lebih dari 30 persen. Hal ini, sebagai laporan realisasi Tahap III dana Desa APBDesa untuk semester ke-II anggaran 2020 mendatang," pungkas Else.

Pewarta : Idham/Novita
Redaksi.www.dutasumsel.com

Alpian Anggota DPRD Kabupaten Muba Kunjungi Stand PWI dan Tanda Tangani Fakta Integritas

Dutasumsel.com.MUBA, - Gelaran HUT Ke 63 Kabupaten Musi Banyuasin selalu menampilkan hal-hal menarik didalam Penyelenggaraannya, baik secara Pembukaan Muba Expo 2019 maupun Stand-stand yang didirikan OPD, Stakeholder, maupun Organisasi-organisasi yang ada di Kabupaten Musi Banyuasin.

Hal tersebut, sekaligus diharapkan dapat menjadi ujung tombak keberhasilan yang dicapai oleh Bupati Musi Banyuasin H Dodi Reza Alex. Dalam hal itu Bupati Musi Banyuasin H Dodi Reza Alex menyampaikan, ke depan di Muba akan konsisten menggelar event-event nasional maupun internasional.

“Tujuannya pertumbuhan ekenomi di Muba akan terus meningkat dan bergerak menurunkan angka kemiskinan di Muba akan sehingga berkurang,” ujar Dodi di sela Pembukaan Muba Expo.

Hal tersebut senada juga disampaikan oleh salah satu Anggota DPRD Kabupaten Musi Banyuasin dari Fraksi Partai Perindo Alpian, yang dalam sela-selanya mengunjungi Stand Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Musi Banyuasin.

Dalam kesempatannya Alpian mengatakan, "Semoga Kedepannya Pergelaran Muba Expo dapat terus menjadi ajang Perkenalan Ciri Khas asli Daerah Muba yang dapat Go International serta mampu bersaing dengan Kabupaten, Provinsi, maupun tingkat Negara Dunia, "Ungkap Alpian, disela-sela Kunjungannya di Stand PWI Musi Banyuasin, Sabtu (28/9/2019).

Selain itu ia menambahkan, "Terimah Kasih kepada PWI Kabupaten Musi Banyuasin atas Sambutan hangatnya kepada kami, diharapkan dengan Sinergitas yang telah dibangun ini dapat terus berlangsung sampai seterusnya, saya selaku Anggota DPRD Kabupaten Musi Banyuasin sangat mengapresiasi hadirnya Organisasi Sekelas PWI Muba, harapan saya nanntinya dapat mengadministrasikan suatu Keadilan Sosial bagi Rakyat indonesia khususnya Rakyat Musi Banyuasin, "Tambahnya.

Terpisah Ketua PWI Kabupaten Musi Banyuasin Herlin Koisasi, SH ketika dibincangi mengatakan, "Kami PWI Musi Banyuasin Sangat berterimah kasih kepada Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, dan kepada Anggota DPRD Musi Banyuasin Bapak Alpian Terima Kasih atas Kunjungannya ke Stand PWI Muba sekaligus Penandatanganan Fakta Integritas yang menjadi bukti Sinergitas bersama, "Ujar Herlin.

Pewarta : Riyan
Redaksi.www.dutasumsel.com

Puskesmas Bandar Jaya Berikan Penyuluhan Kesehatan Ke MTs Negri 1 Lahat

Dutasumsel.com.LAHAT,-- Musim kemarau berkepanjangan, timbulkan berbagai macam penyakit berbahaya, diantaranya Ispa, Hepatitis baik ringan maupun akut.

Selepas upacara bendera hari Senin (30/0)  ratusan siswa MTsN 1 Lahat kedatangan tim Kesehatan Puslesmas Bandar Jaya. Di pandu Dwi Kusumawati Am Keb. Antusias siswa mendengarkan penyuluhan bahaya dan penularan penyakit kuning atau Hepatitis.

Beliau berpesan kepada siswa untuk selalu  menjaga  kesehatan dengan rajin cuci tangan sebelum makan, makan dengan  teratur ( sarapan pagi sebelum berangkat sekolah), hindari dri teman yg punya penyakit kuning karena penyakit tersebut menular. Jika disekolah ada yang terjangkit segeralah di periksa bila sudah masuk Dtadium 3 segeralah dipisahkan dari yang lain agar tidak menulari yg lain serta  rajinlah minum putih yang standar kalau bisa 7 liter sehari.

Neliana SAg.M,M selaku kepala Sekolah MTsN 1 Lahat menghimbau kepada siswanya, setelah mendengarkan penyuluhan kesehatan hendaknya diterapkan. Jangan sampai terjangkit penyakit hepatitis.

Pewarta : Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

Raih Harapan 1 MAN 1 Unggul Lahat Ikuti Workshop Dan Ekspo Di Cianjur

Dutasumsel.com.LAHAT, -- Madrasah Aliayah 1 Unggul Lahat mengikuti Workshop dan Ekspo di Cianjur Jawa Barat berhasil mendapat juara ke 4 Stand Inovatif Produk yang diikuti 157 MA se- Indonesia Pada tanggal 26- 29 di MAN 2 Cianjur. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Direktur KSKK Madrasah Dr, H.A.Umar MA. Dengan Narasumber Direktur GTK Kemenag RI, Prof Dr Suyitno MAg.
Dra Sumila. MPdi, selaku Kepala Sekolah MAN 1 Unggul Lahat ketika disambangi Awak Media diruang kerjanya Senin 30/9 mengatakan " Alhamdulilah Stand  kita dikunjungi 500 pengunjung, adapun unggulan yang ditampilkan tanaman Hidroponik yang dihasilkan  selada bongkol, Bayam, daun seledri  dan Jamur Tiram , Tata Busana pakaian jadi , multi media tiga dimensi.

Harapan kita dengan tampilnya di Workshop dan Expo  di Cianjur memperkenalkan  produk unggulan MAN I Unggul dimata Nasional  .Dapat di Implementasikan,  berinovasi kepada siswa setelah lulus nantinya untuk berwira usaha " tandas Kepsek.

Pewarta : Novita
Redaksi.www.dutasumsel.com

Desa Seri Dalam Kembali Adakan Lomba Bidar Mini untuk Meriahkan Pekan Olah Raga Desa (PORDES XIX)

Dutasumsel.com.INDRALAYA, – Kepala Desa Seri Dalam Kecamatan Tanjung Raja, Sary Puspita mengadakan kegiatan lomba bidar mini di perairan Sungai Ogan Desa Seri Dalam, Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir, Sabtu (28/09/2019).
Kegiatan lomba ini digelar dalam rangka Pekan Olahraga Desa (PORDES) ke XIX sekaligus untuk memperingati hari kemerdekaan HUT-RI yang ke-74 tahun. Lomba bidar mini ini diikuti  30 tim peserta lomba masing-masing dalam satu perahu diisi dengan 5 (lima) orang pendayung.

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris camat Tanjung Raja, Kepala Desa Seri Dalam, Sekdes, Ketua Karang Taruna, tokoh masyarakat serta seluruh anggota dari Karang Taruna .

Kepala Desa Seri Dalam Sary Puspita, mengatakan bahwa kegiatan ini setiap tahun dilakukan, dan ia merasa senang dan bersyukur dengan digelarnya acara perlombaan bidar mini ini.

“Begitu pun dengan warga desa tersebut sangat berantusias untuk menyaksikan lomba bidar mini dan Lomba tarik tambang antar RT , Tidak hanya dari desa itu saja yang datang melainkan dari desa-desa lain pun turut hadir menonton perlombaan bidar dan tarik tambang tersebut,” Katanya.

“Pasalnya dari kegiatan ini berbagai manfaat yang dirasakan bagi Pemerintah Desa maupun masyarakat sendiri dan desa-desa lain juga turut memeriahkan acara bidar mini ini,” Jelasnya.

Dirinya berharap, kegiatan ini terus dilaksanakan di masa mendatang sebagai upaya memperkenalkan Desa Seri Dalam sebagai Desa Wisata di Bumi Caram Seguguk, Kegiatan ini juga memberikan dampak peningkatan perekonomian serta pembangunan bagi masyarakat Desa Seri Dalam sendiri.

“Sedangkan untuk hadiah para pemenang lomba, kami dari pihak panitia memberikan hadiah berupa trofi, baik itu juara 1, 2 dan 3. Harapannya untuk ke depan kegiatan ini dapat lebih maju lagi agar bisa untuk berlomba keluar Desa minimal nanti tingkat Kabupaten,” Pungkasnya.

Pewarta : Darius
Redaksi.www.dutasumsel.com

HUT PMI Ke- 74 , Ketua PMI Ogan Ilir Berharap Palang Merah Remaja Tetap Eksis Dan Berkesinambungan

Dutasumsel.com.INDRALAYA,  – Bupati OI HM. Ilyas Panji Alam,SE.SH.MM, didampingi Ketua PMI Kabupaten Ogan Ilir ( OI) Hj Meli Mustika,SE.MMMembuka Peringatan HUT PMI Ke-74 dan Jumpa Bhakti Gembira (Jumbara) Bagi PMR Se-Kabupaten Ogan Ilir Sabtu,(28/09/2019) Bertempat di Lapangan Bola Kaki Tanjung Senai Indralaya.Bupati Ogan Ilir menyampaikan bahwa PMI adalah Sebuah organisasi perhimpunan nasional di Indonesia yang bergerak dalam bidang sosial kemanusiaan dengan komitmen penuh agar tetap bersama masyarakat dan pemerintah dalam membangun ketangguhan.

Masyarakat dan pemerintah tangguh, agar bencana tidak akan menghambat gerak laju kemajuan bangsa dan negara, sesuai dengan tema HUT PMI kali ini, yakni ” KITA TANGGUH, INDONESIA MAJU”.Peringatan HUT PMI ke-74 merupakan usia yang sangat matang dengan banyak pengalaman yang sudah dilalui sebagai organisasi . Pengalaman adalah kekayaan untuk menyongsong masa depan yang penuh tantangan, untuk itu Palang Merah Indonesia perlu melakukan konsolidasi ke dalam dan advokasi kesemua steakholder terkait untuk penguatan organisasi dan menyiapkan anggota dalam menghadapi tantangan tersebut. 

Dengan usia yang sangat matang tentu sudah banyak yang dihasilkan terutama dalam rangka peningkatan eksistensi dan perannya dalam masyarakat.Diakhir Sambutannya Bupati OI HM Ilyas Panji Alam mengucapkan “Selamat Ulang Tahun Palang Merah Indonesia yang Ke-74 dan Selamat Mengikuti Jumpa Bhakti Gembira (Jumbara) Bagi PMR Se-Kabupaten Ogan Ilir.” tutupnya.

Dilanjutkan Ketua PMI Kab OI Hj. Meli Mustika, “Palang Merah Indonesia (PMI) secara nasional terbentuk tepatnya pada tanggal 17 September 1945 untuk Kab. OI pelaksanaan Hut Ke 74 dapat dilaksanakan pada hari Sabtu, 28 September 2019. Semoga dengan diadakannya HUT PMI Ke 74 dan Jumpa Bhakti Gembira (Jumbara) Bagi PMR Se-Kab OI, dapat membentuk suatu pengembangan yang berkesinambungan bagi generasi muda. Jumbara dikemas untuk mempertemukan para relawan-relawan muda dari berbagai tingkatan untuk sama-sama belajar dan bertukar pengalaman,” ujarnya.

Pewarta : HM. Afriyadi,Lc

Hasan Pengedar Shabu Di Bekuk Di Cafe Lay Lahat

Dutasumsel.com.LAHAT, -- AKBP Ferry Harahap SIK, MSI Kapolres Lahat di dampingi Kasat Narkoba Boby Eltarik SH, membenarkan telah di amankan Pada hari Kamis tgl 26 September 2019, sekira pkl. 16.00 Wib tim walet mendapat info dari masy di Cafe Lay jln. Lintas sumatera Desa Wono Rejo ada masyarakat yang sedang menggunakan shabu, kemudian tim melakukan pengintaian terhadap sasaran, setelah sasaran terpantau sekira pukul 21.00 Wib  tim melakukan tangkap tangan seseorang atas nama. Hasan Hidayatullah Als Bejo Bin Sunjaya Matra Suhendra di dalam kamar Cafe Lay, saat dilaksanakan penggeledahan badan terhadap Tersangka pada saku celana depan sebelah kiri  ditemukan bungkus rokok warna biru merk magnum didalamnya berisi 2 (dua) paket sedang serbuk kristal diduga narkotika jenis shabu dan 3 lembar plastik klip bening, kemudian Tersangka dan Barang Bukti dibawa ke Polres Lahat Guna dilakukan riksa lebih lanjut.
Atas dasar Lp / A- 167 / IX/ 2019 / Sumsel / Res Hari Kamis tanggal 26 September 2019 Jam 21.00 Wib, TKP- Kafe Lay Jln. lintas Sumatera Desa Wono Rejo Kec. Kikim Tengah Kab. Lahat 

Tersangka bernama Hasan Hidayatullah Als Bejo Bin Sunjaya umur 44 Tahun
Pekerja Swasta yang beralamat di Desa Sungai Laru  Kec. Kikim Tengah Kab. Lahat

Dengan Barang Bukti 2(dua) paket sedang serbuk kristal yg diduga narkotika   jenis Shabu 3 (tiga) lembar plastik klip bening 1(satu) buah kotak rokok warna biru merk magnum dengan berat bruto shbu 4.66 gram barang tersebut adalah milik Hasan sebagai penggedar Narkoba di wilayahnya, jelas Kapolres Lahat AKBP Ferry Harahap SIK, MSI di dampingi Kasat Narkoba Boby Eltarik SH, dan tersangka Kita amankan sebagai pengedar narkoba dan akan kita kenai undang - undang hukum yang berlaku tentang narkoba.

Pewarta : Novita

Bumi Seganti Setungguan Tradisi Pantauan Masih Di Lestarikan

Dutasumsel.com.LAHAT, -- Pantauan berasal dari kata dasar Pantau  berakhiaran - an, pantau berarti memanggil pengantin atau istilah Lahat Bunting ( sepasang pengantin) selain pengantin di iringin gadis ngantat atau Pagar Ayu dan Bujang ngantat. Mengelilingi rumah kerumah untuk makan bersama.
Seperti terlihat di Kelurahan Kota Jaya Kecamatan Lahat, iringan rombongan pengantin bernama Ayu dan Sawal lagi pantauan  setiap rumah  di RT 04 RW 02. (28/9)

Mala (56th) salah seorang peserta pantauan pengantin mengaku, bahwa kegiatan pantauan ini merupakan tradisi turun temurun memanggil Pengantin atau Bunting" ini merupakan wujud syukur kami  terhadap sanak saudara yang melangsungkan pernikahan, apalagi Sawal ini masih terhitung keluarga dekat"  menurut  Ibu Mala selain pengantin yang kami pantau juga manggil Sima. Sima adalah sebutan Rombongan Besan.

Kemajuan zaman boleh Milenial tapi tradisi dan adat istiadat harus dilestarikan, semoga adat Pantauan ini tetap menurun pada anak cucu kita nanti.

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com