NEWS

Slider

JANGAN BIARKAN JOKOWI SENDIRI, HTI TUNGGANGI DEMO, HINDARI MARTIR

Dutasumsel.com.JAKARTA, -- Yang saya tuliskan selama sepekan ini terbukti. Mereka akan terus membuat kisruh. Tak akan berhenti selama 5 tahun. Upaya mendirikan negara khilafah, jika tidak ditindak tegas, maka akan semakin marak. Hukum tentang menindak penyebar ajaran khilafah tidak ada. Setiap ada kesempatan kisruh  mereka akan memanfaatkannya. Bahaya laten khilafah. Maka jangan biarkan Jokowi sendirian.

Akibat Rekonsiliasi Politik Rusak Penegakan Hukum

Rancangan kerusuhan 22-25 Mei 2019 yang gagal total. Bravo Polri/TNI yang sigap dan taktis. Polri berhasil mengendus sampai ke aktor intelektualnya. Namun, sayangnya atas nama rekonsiliasi politik, para perusuh, para begundal, para pembunuh secara sengaja, kelompok khilafah yang akan menjerumuskan adu domba polisi membunuh demonstran, mereka tidak dihukum.

Komjen Polisi  M. Iqbal pun gagal mengumumkan aktor intelektual kerusuhan yang nyaris membuat perang saudara itu. Bahkan para perusuh anarkis pun sampai kini tidak jelas – bahkan mungkin telah dibebaskan. Atas nama rekonsiliasi politik. Maka mereka tidak kapok. Tidak jera.

Tak pelak. Eks Kampret alias Kadal gurun dan Taliban  turun di jalanan. Tujuan mereka jelas untuk menjatuhkan Jokowi. Sahih. Mahasiswa yang bergerak sangat berbahaya karena berpotensi ditunggangi oleh Khilafah, HTI, Ikhwanul Muslimin, dan kaum Monaslimin, koruptor, dan para pengkhianat bangsa.

Saya sore tadi datang. Melihat. Indikasi ditunggangi semakin besar. Bukan hanya di depan gedung DPR/MPR. Dari sekitaran tampak Gedung DPR/MPR, logistik disediakan oleh gerakan Khilafah. Mereka tak segan memaksakan diri masuk, walau harus menggeser barikade beton. Dengan atas nama agama, mereka mengintimidasi Polisi dan TNI. Untung mereka sabar. Dari tampilan cingkrang, jidat hitam, plus jenggot, dan omongan bergaya agamis, mereka adalah confirmed khilafah.

Salah Antisipasi

Gerakan membakar hutan benar terjadi. Inisiasi pembakaran sudah sejak Februari 2019. Sayangnya antisipasi kurang. Ini harus disadari sepenuhnya. Memang di dalam tubuh pemerintahan, entah itu gubernur, bupati, camat, lurah, disinyalir banyak sekali  eks Kampret, kadal gurun, dan Taliban. Tentu mereka akan ogah-ogahan bekerja. Jangankan memadamkan api kebakaran hutan dan lahan. Mendukung kinerja Jokowi pun mereka oposan. Enggan.

Begitu kekeringan maksimal, ditambah kekalahan kontestasi politik, maka kebakaran hutan dan lahan adalah kesalahan Jokowi. Itu yang disebut oleh Kampret.  Juga Fadli Zon. Akibat teriakan Zon, maka para eks Kampret pun selfie dan foto-foto di lahan kebakaran. Senang. Tujuannya mendiskreditkan Jokowi.

Secara sistematis revisi UU KPK dan revisi KUHP dijadikan polemik. Terlepas dari kesalahan akibat tidak ada sosialisasi. Mana pasal yang direvisi. Mana yang tidak. Apa tujuannya.Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) gagal berperan menjadi PR Pemerintahan Jokowi-JK. Gagal. Yang lumayan berhasil bidang informatika – jaringan internet. Akibatnya? Pelintiran informasi lebih dominan.

Kondisi ini ditambah lagi bebalnya DPR untuk memaksakan revisi. Bahkan pengesahan revisi KUHP secara serampangan dan tergesa-gesa. Lagi-lagi sembrono. Ini terbukti dari 11 pasal yang sangat Jokowi sudah ingatkan untuk ditunda. DPR tetap tidak  sensitif. Maka demo makin membesar.

Pendukung Jokowi Terpecah

Untuk kali pertama Netizen waras pendukung Jokowi terpecah. Bahkan dalam satu ruangan relawan yang sama. Tentu karena ada kepentingan. Entah apa. Yang jelas, di tengah rancangan menuju Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih 20 Oktober 2019, gerakan untuk tidak melantik Jokowi bergema. Itu bergema di Yogyakarta.

Para mahasiswa itu tak sadar telah dimanfaatkan oleh gerombolan kadal gurun, Taliban, Monalismin, yang mirip dengan ketika KAMI – saya ikut terlibat penggulingan eyang saya Presiden Soeharto di 1998 – ditunggangi oleh Amien Rais. Tak disangka dia adalah wujud provokator. Kadal gurun. Rakyat paham.

Hindari Korban Tewas

Maka menghadapi provokasi demo-demo di depan DPR – dengan selebaran dan ajakan viral melalui media sosial – dibutuhkan martir. Ada yang tewas. Setelah pembunuhan di 22 Mei 2019 gagal total. Kini mereka akan melakukan pola yang sama.

Perlu diwaspadai upaya membuat martir dari pendemo. Satu nyawa saja melayang maka akan dikapitalisasi menjadi isu seperti Mei 1998. Jokowi jadi target.

Polisi dan TNI pasti akan menahan diri menghadapi mahasiswa di DPR. Yang penting adalah Polri dan TNI menjaga gedung DPR dan obyek vital dari gerakan mahasiswa yang sudah disusupi khilafah tersebut.

Oleh sebab itu maka, tak ada jalan lain. Para relawan Jokowi dan pendukung Jokowi. Pencinta demokrasi. Pembela NKRI harus siap-siap bergerak melakukan perlawanan terhadap gerakan khilafah yang menunggangi mahasiswa tersebut.

Sekali lagi. Yang harus dihindari adalah jatuhnya korban. Persis seperti kasus 22 Mei 2019 lalu. Polri dan TNI bertindak taktis. Tanpa peluru tajam. Hingga rancangan membuat kerusuhan menggagalkan pelantikan Jokowi-Amin 20 Oktober 2019 dapat ditekuk.

Penulis: Ninoy N Karundeng
Redaksi.www.dutasumsel.com

Pengerjaan Proyek Jalan Milik Provinsi Terancam Gagal

Dutasumsel.com.LAHAT, -- Pembagunan proyek jalan milik PU BM Tingkat I Provinsi Sumsel yang selama pengerjaan tidak memasang Papan Merk Proyek, Senin (23/9/2019) distop masyarakat Lahat Tengah Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat.
Proyek yang dipercayakan kepada PT Rotari ini, terpaksa harus dihentikan oleh warga dan RT Kelurahan Lahat Tengah, karena, sangat berdebu dan berpasir sehingga, mengancam bagi pengendara Roda Dua (R2) dan Roda Empat (R4), serta rawan Lakalantas.

Aksi blokkade Jalinsum yang dilakukan warga Lateng tersebut sebagai bentuk protes masyarakat Kelurahan Lahat Tengah dalam pengerjaan Proyek Pengaspalan Jalimsum yang dinilai warga sangat menganggu aktifitas sehari hari.

"Kami juga tidak mengerti pengerjaan proyek apa bukan. Yang kami tau cuma ada Pengaspalan Jalinsum karena dilokasi pengerjaan tidak dipasang Papan Merk Proyek dari awal pembangunan," ungkap Endik (42) warga Kelurahan Lahat Tengah, Kecamatan Lahat Senin (23/9/2019).

Aksi protes RT dan warga Lateng ini, menurutnya, secara spontan saja, lantaran kesal oleh Pengerjaan Pengaspalan Jalinsum yang berdebu dan berpasir dapat mencelakakan orang pengguna Jalan terutama pengendara.

"Akibat pengerjaan proyek tersebut, sudah ada warga yang mengalami kecelakaan tebalik saat mengendarai speda motor (SPM) disebabkan licinnya dan berdebunya dilokasi pengerjaan," ujarnya, dengan nada kesal.

Bukan hanya pengendara R2 dan R4 saja dibuat rugi dari Proyek Pengaspalan tersebut, katanya, termasuk para pemilik warung Nasi, Mie Ayam, Pedagang Bakso, Masjid Lateng dan seluruh warga Lahat Tengah Kecamatan Lahat.

"Aksi yang digelar RT dan warga Kelurahan Lahat Tengah ini, spontan saja. Karena mengeluhkan debu yang berterbangan dilokasi membuat seluruh pemilik warung harus tutup, akibat pengerjaan proyek tersebut," pungkas Endik.

Aksi spontan yang dilakukan warga Kelurahan Lahat Tengah Kecamatan Lahat ini, membuat Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lahat turun kejalan guna mengatur arus lalu lintas. Rombongan Kasat Shabara, anggota Intelkam Polres Lahat, Kapolsekta, Kanit Reskrim Polsekta, dan anggota Polsekta Lahat.

Aksi tersebut, baru berhenti setelah 3 unit mobil Damkar milik Pemerintahan Daerah (Pemda) Kabupaten Lahat, dan Anggota Pol PP Pemkab Lahat,  diterjunkan kelokasi guna membersihkan Debu dan Pasir Proyek Pengaspalan yang sejak awal tidak memakai Papan Merk Proyek.

"Penutupan Jalinsum yang dilakukan warga di Kelurahan Lahat Tengah ini, bentuk protes warga terhadap pengerjaan Proyek Pengaspalan Jalinsum," ungkap Kapolsekta Lahat AKP Andriansyah SH didamping Kanit Reskrim Polsekta IPDA Hamdani SH, Senin (23/9/2019).

Yang jelas, kata Kapolsekta, Anggota Gabungan yang terjun kelokasi guna untuk mengatur lajunya Lalu Lintas agar Jalinsum tidak mengalami kemacetan.

"Intinya, saya dan anggota yang ada akan terus stand-bay di TKP guna memantau arus Lalulintas dan mengantisipasi warga Kelurahan Lahat Tengah melakukan aksi aksi yang tidak diinginkan dan terulang lagi," pesan Ardiansyah secara lantang.

Tidak banyak keinginan warga Kelurahan Lahat Tengah, dijelaskan Ardiansyah, hanya kepada kontraktor dapat membersihkan serta menyiram dengan air supaya tidak berdebu dan dapat mengantisifasi terjadinya Lakalantas.

"Penyiraman dilakukan oleh tiga unit mobil Damkar milik Pemkab Lahat, setelah Jalinsum telah disemprot warga baru membubarkan diri dan Lalulintas di Jalinsum telah normal kembali wargapun langsung membubarkan diri," pungkas Kapolsekta Lahat.

Terpisah, kepala dinas (Kadis) PU BM Kabupaten Lahat, Ir Mirza ST dikonfirmasi melalui Via Telp yang mengangkat istrinya.

"Maaf, dengan siapa ini, pak mirza sakit uda beberapa hari, jadi sekarang sedang istirahat total untuk memulihkan awak," kata istrinya.

Sedangkan, Pemborong atau pihak Dinas PU BM Provinsi Sumsel hendak dikonfirmasi selalu tidak berada ditempat lokasi pengerjaan. Hingga, berita ini diturunkan belum ada tanggapan dari pihak ketiga.

Pewarta : Idham/Novita
Redaksi.www.dutasumsel.com

Bupati HM.Ilyas Panji Alam Melantik Padilah Sandi Sebagai PAW Kepala Desa Lebong Jangkar

Dutasumsel.com.INDRALAYA, --
Bupati Ogan Ilir HM. Ilyas Panji Alam,SE,SH,MM melantik  Padilah Sandi sebagai Penganti Antar Waktu (PAW) Kepala Desa Lebong Jangkar Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir, Senin 23 September 2019 di Desa Lebung Jangkar Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir.
Hadir dalam pelantikan PAW Kepala Desa Lebung Jangkar antara lain, Kepala OPD Kabupaten Ogan Ilir, Kapolsek Pemulutan AKP.Iksan,SH , Camat Pemulutan Yahya HL.S.Pd, M.Si, Babinsa Lebung Jangkar, Kepala Desa Sekecamatan Pemulutan, Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat, dan tamu Undangan yang hadir.

Dalam sambutan nya Bupati Ogan Ilir mengatakan, bahwa ogan ilir sudah mencanagkan setiap desa satu diniyah dan sudah berjalan dan Diniyah juga salah satu program di sekolah- sekolah yang ada di kabupaten Ogan Ilir, Ins sya Allah Kabupaten Ogan Ilir menjadi Kabupaten yang benar - benar Kota Santri, dan  Ogan Ilir bisa menjadi contoh untuk kabupaten yang lain di Indobesia.

Dan Program Ngopi OI setiap jumat terus berjalan guna Masyarakat Kabupaten Ogan Ilir datang dan bisa ngobrol bareng dengan Bupati Ogan Ilir untuk menyampaikan Keluhan dan masukan serta saran dalam pembangunan di Desa dan di Kecamatan serta kabupaten OI.

Pewarta : Tim
Redaksi.www.dutasumsel.com

Bupati Ilyas Panji Alam, Daftar Cabup di PDI Perjuangan OI

Dutasumsel.com.INDRALAYA, –Bupati Ogan Ilir (OI) HM Ilyas Panji Alam  akhirnya resmi mendaftar sebagai bakal calon Bupati OI  melalui PDI Perjuangan. Sang Bupati Incumbent ini  mengambil formulir pendaftaran bakal calon Bupati ke kantor DPC PDI Perjuangan OI didampingi Istri yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Sumsel Hj Meli Mustika, Senin (23/9) sekitar pukul 13.30 WIB.
Rombongan Bupati OI HM Ilyas Panji Alam diterima langsung oleh Ketua DPC PDI Perjuangan OI Wahyudi ST serta didampingi sejumlah Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD OI, dan segenap jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan OI.
“ Selaku kader PDI Perjuangan,  Saya juga seperti masyarakat lainnya ingin mencalonkan diri sebagai calon bupati OI dan tentu harus mengikuti semua aturan partai yang telah ditetapkan, dengan mengambil langsung formulir pendaftaran di Kantor DPC PDI Perjuangan OI, “ ujar Bupati OI HM Ilyas Panji Alam yang menjabat juga sebagai Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumatera Selatan.
Ia berharap dengan mencalonkan diri kembali sebagai Bupati OI untuk maju di Pilkada mendatang kemenangan dapat diraih dengan didukung oleh masyarakat OI dan koalisi partai politik lainnya.
“ Dalam waktu dekat saya akan mengambil formulir Cabup OI juga ke sejumlah Partai Politik lainnya yang telah membuka pendaftaran bakal calon Bupati dengan keinginan saya partai politik lain  juga bisa mendukung pencalonan saya kembali sebagai Bupati OI,” jelasnya.
Sementara itu Ketua DPC PDI Perjuangan OI Wahyudi ST mengatakan bahwa selama dibukanya pendaftaran calon bupati dan wakil bupati melalui DPC PDI Perjuangan OI, telah banyak tokoh masyarakat dari berbagai daerah yang telah mengambil dan mengembalikan berkas formulir pencalonan Cabup maupun Cawabup OI. Terkait penjaringan calon kepala daerah pihaknya akan menunggu siapapun yang berminat mendaftar, hingga penjaringan ditutup pada 11 Oktober mendatang.
" Pada hari yang bersamaan beberapa waktu lalu mantan PLT Bupati OI Yulizar Dinoto dan mantan Ketua DPRD OI Endang PU Ishak  juga telah mengambil langsung berkas formulir pendaftaran Cabup dan Cawabup OI  di DPC PDI Perjuangan OI, dan pada  hari ini Bupati OI HM Ilyas Panji Alam yang merupakan kader PDI Perjuangan, telah mengambil formulir pendaftaran bakal calon bupati OI, Siapapun akan kami tunggu sampai penutupan. Setelah itu hasilnya akan dilaporkan ke DPD yang akan diteruskan ke DPP, Semua keputusan nantinya akan diambil oleh DPP PDI Perjuangan,” jelas Wahyudi ST yang menjabat juga sebagai Pimpinan DPRD OI.

Pewarta : H2y
Redaksi.www.dutasumsel.com

PMI Jakarta Timur Berikan Dua Kendaraan Kepada PMI Kabupaten Ogan Ilir

Dalam rangka pelaksanaan apel rutin yang diadakan setiap senin pagi, Bupati Kabupaten Ogan Ilir HM. Ilyas Panji Alam, SE, SH, MM selaku pimpinan upacara melakukan penyerahan piagam penghargaan kepada  Ardha Munir kepala Bagian Hukum Kabupaten Ogan Ilir, dari Yasona H laoly kementerian Hukum dan Hak  azazi Manusia (Kemenkumham) atas sistem jaringan hukum yang terintegrasi dengan jaringan dokumentasi dan informasi Nasional dan piagam penghargaan  dari Cahyo Kumolo Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) serta dari Syafrudin Kementerian pendayagunaan aparatur Negar  (Kemenpan) atas kinerja Gerakan Indonesia Bersatu, Gerakan Nasional Revolusi Mental kepada Drs Wilson Efendi Msi kepala Kesbangpol Kabupaten Ogan Ilir.


Dilanjutkan Penyerahan 2 unit mobil dari Drs H R Krisdianto Msi ketua PMI Jakarta Timur Kepada Ketua PMI Kabupaten Ogan Ilir Hj.Meli Mustika (23/09/2019) Bertempat di Lapangan Upacara Pemkab OI KPT Tanjung Senai Indralaya.
Bupati Ogan Ilir dalam sambutannya menyampaikan "Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir sangat berterimakasih atas bantuan 2 (dua) unit kendaraan mobil ambulance dan tangki air yang diberikan PMI Jakarta Timur  kepada PMI Kabupaten Ogan Ilir. Walaupun kondisinya tidak baru, tapi ini sangat membantu nantinya untuk melayani masyarakat Kabupaten Ogan Ilir dan kami siap menampung jika masih ada lagi kendaraan lainya karna inilah bentuk kesatuan Indonesia", Ujarnya.

Bupati  juga mengapresiasi kepada Bagian Hukum Kabupaten Ogan Ilir dan Kesbangpol Kabupaten Ogan Ilir atas Piagam Penghargaan dari Kemenkumham, Kemendagri, dan Kemenpan semua di berikan karena adanya kemauan dan kinerja yang maksimal dalam melayani masyarakat, saya juga menegaskan kepada seluruh pihak Baik OPD atau ASN Pemkab OI "wajib mensosialisasikan larangan stop membakar Lahan dan Hutan di setiap kegiatan, terutama kegiatan yang berada di Desa/Kelurahan Kabupaten Ogan Ilir sehingga Kebakaran Lahan Dan Hutan dapat di cegah, memang tidak mudah memadamkan kebakaran yang berada di lahan gambut oleh karenanya kita lebih baik mencegah hal tersebut terjadi, dan ini membutuhkan kerjasama seluruh lapisan masyarakat yang ada. Insya Allah nantinya akan kita gelar Sholat Istisqa bersama sebagai masyarakat yang beragama layak bagi kita meminta permohonan kepada Allah SWT", tutupnya.

Pewarta : Tim

Forkopimcam Babat Supat dan Sungai Lilin Gelar Rapat Lintas Sektoral Penanganan Karhutla

Dutasumsel.com.MUBA, - Guna mensosialisasikan dan mencegah sekaligus memberikan pemahaman bahaya dampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di Provinsi Sumsel terkhususnya di Kabupaten Musi Banyuasin. Forkopimcam Babat Supat bersama Forkopimcam Sungai Lilin, gelar Rapat Lintas Sektoral digedung Serbaguna Sungai Lilin, Senin (23/9/2019).
Rapat yang digelar tersebut, bertujuan untuk mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) agar tidak menyebar luas, sekaligus memberikan pemahaman kepada Masyarakat untuk tidak membakar hutan, membuang puntung rokok pada saat Musim Kemarau berlangsung.

Kapolsek Babat Supat IPTU Indra Weni Asahi, S.H yang mengikuti Rapat Lintas Sektoral tersebut saat dikonfirmasi awak media melalui Via Whatappsnya menjelaskan, "dengan kerjasama Lintas Sektoral antara Kecamatan, semoga Camat, Kapolsek Danramil, serta Masyarakat dua Kecamatan dapat mencegah dan nengatasi Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Muba, "Ujar Kapolsek.

Sementara itu hal senada disampaikan Danramil 401-01/Sungai Lilin Kapten Inf Zaenuri dalam kesempatannya mengatakan, "di harapkan dalam rapat yang digelar ini dapat menjalin Kerja sama dan saling membantuh dari semua pihak yang terkait, karena Kebakaran Hutan dan Lahan ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk menanggulanginya, "Ungkap Danramil.

Turut hadir dalam Rapat Lintas Sektoral tersebut, Camat Babat Supat, Kapolsek Sungai Lilin, Camat Sungai Lilin, Danramil, ASN Sungai Lilin dan Babat Supat, Kadin Dikbud/mewakili, Kadin Perizinan/mewakili, Lurah dan Kepala Desa dua Kecamatan.

Pewarta : Riyan
Redaksi. www.dutasumsel.com

Fitrizal Homizi ST Di Lantik Sebagai Ketua DPRD Lahat Periode 2019- 2024

Dutasumsel.com.LAHAT,-- Usai melantik 49 Pejabat ASN dilingkup Pemkab Lahat, ketua dan wakil ketua 1 DPRD Kabupaten Lahat juga dilantik. Disumpah oleh ketua Pengadilan Negeri Lahat,  selain ketua DPRD Lahat juga dilantik wakil ketua 1 Gaharu SE, M.M  dari partai Gerinda, sedangkan wakil ketua 2 belum di lantik karena belum melengkapi berkas.

Bertempat di Ruang sidang Paripurna DPRD Kabupaten Lahat pada Senin 23 September 2019 pukukl 10:00 wib. Hadir pula pada pelantikan ini dihadiri Wakil Bupati Lahat H.Haryanto SE, MM, Sekda Lahat H. Djanuarsyah SH.MM, Letkol  Kav Sungudi Msi Dandim 0405,  Efensi Manager Humas PTBA, Forkominda serta para undangan lainnya

Bupati Lahat Cik Ujang pada sambutannya mengatakan " kami percaya diantara kerjasama yang harmonis, penyelenggara DPRD yang diberi mandat sebagai mitra sejajar dengan Pemkab berkewajiban saling berkesinambungan. Rangkaian pelantikan pada hari ini merupakan rangkaian agenda Nasional, tantangan tugas baik ketua, wakil dan anggota telah menunggu tampungan aspirasi masyarakat  kelangsungan hajat orang banyak demi menuju Lahat sejahtera dan bercahaya" pungkas Bupati.

Sementara itu Ketua DPRD Lahat Fitrizal Homizi ST menutup pelantikan ini sekaligus mengatakan " bahwa tugas ini merupakan amanah yang harus diemban "
usai pelantikan sesi poto bersama dan ramah tamah.

Pewarta : Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

Sebanyak 49 ASN Pemkab Lahat Di Lantik

Dutasumsel.com.LAHAT, -- Berdasarkan Surat  Keputusan Bupati Lahat nomor 821.2/091& 092/ Kep/ BKPSDM/ 2019  tentang pengangkatan/  penindahan dan  pemberhentian pejabat  Administrasi di lingkup Pemkab Lahat, sebanyak  49  ASN  dilantik dan disumpah jabatan.

Bertempat di Pendopoan Rumdin Bupati Lahat pada Senin 23/9 pukul 09:00 wib. Cik Ujang selaku Bupati Lahat melantik ASN tersebut.

Prosesi pelantikan berjalan dengan khidmat, usai melantik Bupati berpesan bahwa  Proses mutasi ini sesuai dengan mutasi, dengan mengedepankan prifesionalitas. Sebagai bahan evalusi karir, bagi yang dilantik hendaknya membantu kinerja Bupati dan wakil bupati agar terciptanya Lahat Sejahtera dan bercahaya.

 Mampu  memimpin  serta  meningkatkan disiplin, pelayanan dan aturan sehingga dampaknya terlihat kepada masyarakat. Pahami secara seksama sekaligus menjadi tolak ukur, namunjangan sampai viral di Medsos kinerja yang kurang sesuai, selamat menjalankan tugas " pungkas Bupati.

Usai prosesi pelantikan dilanjutkan poto bersama.

Pewarta:  Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

Wakil Bupati Lahat Serahkan Sepeda Kepada Atlet Balap

Dutasumsel.com.LAHAT, -- Wakil Bupati H. Haryanto, SE, MM, MBA di kediaman rumah dinas wakil bupati Lahat menyerahkan 4 sepeda balap kepada para atlet balap sepeda kabupaten Lahat.
H. Haryanto, SE,MM, MBA selaku Ketua Umum Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kabupaten Lahat menyampaikan dengan adanya sepeda ini dapat meningkatkan prestasi yang telah dicapai selama ini.
Atlet Kabupaten Lahat atas nama Agung Ade Putra yang masih berstatus pelajar SMAN 1 Lahat pada event Pra Pon 2020 dan Kejurnas 2019 yang berlangsung di Lubuklinggau menduduki peringkat 9 nasional.

Selain penyerahan sepeda dari Ketua Umum ISSI Kabupaten Lahat kepada para atlet dalam kesempatan ini Ketua Harian ISSI Kabupaten Lahat Kapten Kav. Umarulzein didampingi Sekretaris Maryoto dan Bendahara Ari Wardani menyampaikan persiapan atlet balap sepeda Kabupaten Lahat untuk mengikuti Porprov 2019 di Prabumulih. Dalam porprov 2019 ISSI kabupaten Lahat menargetkan 3 medali Emas.

Pewarta : Novita
Redaksi.www.dutasumsel.com

Gantada Pimpin Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTSMI ) Sumsel

Dutasumsel.com.PALEMBANG, --- M Aliandra P Gantada, ketua DPRD Sumsel, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (Pemgprov PTSMI) Sumatera Selatan.

Rapat Musyawarah Provinsi PTMSI Sumsel yang dipimpin Komaruddin, Ilham Wijaya, dan Juarsah, berlangsung di Hotel Ilayah, Indralaya (Ogan Ilir), Jumat (20/9), dihadiri 14 pengurus cabang, menyepakati ketua umum dan formatur untuk menyusun kepengurusan baru.

Gantada mengganti ketua umum sebelumnya, Kurmin. "Tenis Meja Sumsel mudah-mudahan lolos ke PON XX di Papua, dalam waktu dekat kita akan menghadapi pra-PON di Kalimantan Timur," kata ketua umum terpilih, Gantada.

Tim tenis meja Sumsel pada PON XIX Jawa Barat tahun 2016 mengirimkan atlet. "Semoga ke depan, atlet tenis meja Sumsel dapat tampil maksimal di ajang nasional dan internasional. Ini tantangan ke depan, berat memang. Tetapi bukan sesuatu yang tidak mungkin," katanya.

Gantada yang 20 tahun aktif sebagai  politisi, bukan kali ini terlibat di dunia olahraga. Sebelumnya adalah dewan penasihat tenis lapangan dan pimpinan tim pra-PON tenis lapangan. Hingga kini, MA Gantada masih tercatat sebagai dewan pembina Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Sumsel.

Pewarta : Joe
Redaksi.www.dutasumsel.com